TITIK TEMU AL-QUR`AN DAN ALKITAB
(Studi Komparatif Dalam Bidang Muamalah Pada Ayat-Ayat Jual Beli dan Riba)
Skripsi Ini Diajukan
Sebagai Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Agama (S. Ag)
Oleh:
Latifatur Rohimah 15210665
PROGRAM STUDI ILMU AL-QUR`AN DAN TAFSIR FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH INSTITUT ILMU AL-QUR`AN (IIQ) JAKARTA
2019 M/1440 H
TITIK TEMU AL-QUR`AN DAN ALKITAB
(Studi Komparatif Dalam Bidang Muamalah Pada Ayat-Ayat Jual Beli dan Riba)
Skripsi Ini Diajukan
Sebagai Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Agama (S. Ag)
Oleh:
Latifatur Rohimah 15210665 Dosen Pembimbing:
Dr. M. Azizan Fitriana, M.A.
PROGRAM STUDI ILMU AL-QUR`AN DAN TAFSIR FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH INSTITUT ILMU AL-QUR`AN (IIQ) JAKARTA
2019 M/1440 H
i
PERSETUJUAN PEMBIMBING
Skripsi dengan judul “Titik Temu Al-Qur`an dan Alkitab (Studi Komparatif Dalam Bidang Muamalah Pada Ayat-Ayat Jual Beli dan Riba)” yang disusun oleh Latifatur Rohimah dengan Nomor Induk Mahasiswa 15210665 telah melalui proses bimbingan dan disetujui untuk diujikan pada sidang Munaqasyah.
Jakarta, 18 Agustus 2019 Pembimbing
Dr. M. Azizan Fitriana, M.A.
ii
LEMBAR PENGESAHAN
Skripsi dengan judul “Titik Temu Al-Qur`an dan Alkitab (Studi Komparatif Dalam Bidang Muamalah Pada Ayat-Ayat Jual Beli dan Riba)” yang disusun oleh Latifatur Rohimah dengan Nomor Induk Mahasiswa 15210665 telah diujikan pada sidang Munaqasyah Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta pada tanggal 19 Agustus 2019.
Skripsi telah diterima sebagai salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Agama (S.Ag).
Jakarta, 19 Agustus 2019
Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta
Dr. H. M. Ulinnuha, Lc., MA.
Sidang Munaqasyah
Ketua Sidang Sekretaris Sidang
Dr. Hj. Nadjematul Faizah, SH., M.Hum Isman Iskandar, M.Sos
Penguji I Penguji II
Sofian Effendi, S.Th.I, MA Iffaty Zamimah, S.Th.I, M.Ag Pembimbing
Dr. M. Azizan Fitriana, M.A.
iii
PERNYATAAN PENULIS
Saya yang bertandatangan di bawah ini:
Nama : Latifatur Rohimah
NIM : 15210665
Tempat/ tgl Lahir : Sumber Mulyo, 18 Oktober 1997
Menyatakan bahwa skripsi dengan judul “Titik Temu Al-Qur`an dan Alkitab (Studi Komparatif Dalam Bidang Muamalah Pada Ayat-Ayat Jual Beli dan Riba)” adalah benar asli karya penulis kecuali kutipan-kutipan yang sudah disebutkan sumbernya dan tidak menjiplak karya ilmiah lain.
Seluruh isi termasuk kesalahan dan kekurangan dalam karya ini secara keseluruhan menjadi tanggung jawab penulis.
Jakarta, 18 Agustus 2019
Latifatur Rohimah
iv
PERSEMBAHAN
Teruntuk kedua insan kunci pintu surga, Abi dan Ummi yang karena cintanyalah saya mampu melangkah.
Untuk masa depan penuh harapan, doa, cita, cinta, bahagia, dan segala kerahasiaannya.
Untuk keluarga, guru, sahabat, dan teman-teman yang senantiasa memberikan doa dan dukungan saat pasang surut ombak perjuangan.
Terkhusus kepada almamater tercinta, Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta.
-Allah Razı Olsun-
v
MOTTO
Good Vibes Only. Dream, Believe, and Make It Happen.
vi
ِميِحهرلا ِنَْحْهرلا ِهللَّا ِمْسِب KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, segala puji kepada Allah SWT. atas segala limpahan rahmat dan karunia serta kemurahan-Nya yang senantiasa diberikan kepada hambanya. Selawat serta salam selalu tercurahkan kepada manusia pemimpin umat, Baginda Rasulullah SAW. yang terindukan.
Apresiasi yang tinggi dan ucapan terimakasih yang tulus tersirat untuk dua insan yang tak pernah mengenal lelah ataupun berkeluh kesah hingga penulis mampu melangkah, Abi Lukman dan Ummi Hanik. Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan dan keberkahan kepada mereka.
Kepada semua pahlawan tanpa tanda jasa dengan gagahnya membimbing dan mengajarkan ilmu pengetahuan kepada penulis sehingga mampu untuk menyusun penelitian ini.
Penyusunan skripsi ini tidak lepas dari bantuan, dukungan, dan doa banyak pihak. Pada kesempatan ini, dengan segala kerendahan hati dan penuh rasa hormat, penulis menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada:
1. Prof. Dr. Hj. Huzaemah Tahido Yanggo, rektor Institut Ilmu Al- Qur`an (IIQ) Jakarta.
2. Dr. Hj. Nadjematul Faizah, SH., M.Hum., wakil rektor I Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta bidang akademik.
3. Dr. H. M. Dawud Arif Khan, SE., M.Si., Ak., CPA., wakil rektor II Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta bidang administrasi umum dan keuangan.
4. Dr. Hj. Romlah Widayati, M.Ag., wakil rektor III Institut Ilmu Al- Qur`an (IIQ) Jakarta bidang kemahasiswaan dan alumni.
vii
5. Dr. Muhammad Ulinnuha, Lc, MA., dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta yang dengan kesungguhan memberikan pengarahan dan bimbingan kepada penulis.
6. KH. Muhammad Haris Hakam. SH., MA., ketua program studi Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta beserta Ibu Mamluatun Nafisah, M.Ag., selaku sekretaris program studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir.
7. Dr. Muhammad Azizan Fitriana, MA. selaku dosen pembimbing skripsi dengan segala kesibukan yang padat tetap memberikan pengarahan dan bimbingan sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.
8. Bapak Sofian Effendi, S.Th.I, MA dan Ibu Iffaty Zamimah, S.Th.I, M.Ag., selaku penguji dalam sida+]/4e0020ng skripsi ini. Beserta seluruh dosen Instiitut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta yang telah mengajarkan lebih daripada ilmu itu sendiri.
9. KH. Ahmad fatoni, Lc, MA., Ibu Muthmainnah, MA., Ibu Arbiah, Ibu Mahmudah, Kak Ani, dan Ibu Fatimah Askan, yang senantiasa membimbing dalam menghafalkan Al-Qur`an sejak awal perkuliahan hingga saat ini.
10. Seluruh Staf Fakultas Ushuluddin dan Dakwah atas semua waktu, semangat dorongan dan motivasinya, serta mempermudah proses akademik.
11. Pimpinan dan pengurus Pesantren Takhassus Instiitut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta yang telah menyediakan rumah kedua.
12. Pengurus asrama Al-Husainy, Ibu Nasiatun dan Bapak Ahmad Zainuri, yang mengisi semester akhir penulis.
viii
13. Al-Husainy Squad, teman-teman Ushuluddin IAT, dan teman seperjuangan IIQ Jakarta angkatan 2015, serta Yayasan Kampung Al- Qur`an yang telah menjadi keluarga di tanah perantauan.
14. Saudara-saudaraku, Mas Fuad Muzaki, Mbak Munirotul Fitriyah, Mbak Sri Suwarni, Mbak Kholis Lillah, dan Mas Dawamul Khoir.
Dengan segala kasih dan sayangnya memberi dukungan maril dan materi serta segala doa yang dipanjatkannya.
15. Kepada teman yang menemani saat 03:00 a.m. dengan semangat dan dukungannya.
16. Seluruh perpustakaan yang memberikan kontribusi besar dalam penyusunan skripsi ini.
17. Teman-teman nan jauh di mata dengan senantiasa memberi dukungan melalui media sosial.
18. Seluruh pihak yang ikut terlibat dalam penyusunan skripsi ini, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Sepenuhnya penulis menyadari ketidaksempurnaan skripsi ini. Namun dengan doa, dukungan, dan motivasi dari mereka yang telah disebutkan dapat memberikan nafas baru bagi penulis dalam setiap langkah penyusunan penelitian. Semoga Allah senantiasa membimbing kita pada jalan-Nya.
ix DAFTAR ISI
PERSETUJUAN PEMBIMBING ... i
LEMBAR PENGESAHAN ... ii
PERNYATAAN PENULIS ... iii
PERSEMBAHAN ... iv
MOTTO ... v
KATA PENGANTAR ... vi
DAFTAR ISI ... ix
PEDOMAN TRANSLITERASI ...xii
ABSTRAK ...xv
BAB I: PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ...1
B. Identifikasi, Pembatasan dan Perumusan Masalah ...7
C. Tujuan dan Manfaat Penelitian ... 9
D. Tinjauan Pustaka ...10
E. Metodologi Penelitian ...12
F. SistematikaPenulisan ...15
BAB II: KONSEP MUAMALAH DALAM AGAMA ISLAM DAN KRISTEN A. Muamalah Dalam Islam ...17
1. Pengertian Muamalah ...18
2. Objek Kajian Muamalah ...20
3. Pembagian Muamalah ...20
4. Prinsip-Prinsip Muamalah ...22
5. Sumber Hukum Muamalah ...28
B. Mumalah Dalam Kristen ...30
1. Sumber Muamalah Kristen ...31
x
2. Dasar dan Tujuan Muamalah Kristen ...32
3. Pensyariatan Dalam Agama Kristen ...33
4. Konsep Syariat Dalam Kristen ...35
BAB III: JUAL BELI DAN RIBA PERPEKTIF AL-QUR`AN DAN ALKITAB A. Jual Beli ...38
1. Pengertian Jual Beli Dalam Islam ...38
2. Hukum Jual Beli Dalam Islam ...42
3. Hikmah Disyariatkannya Jual Beli ...43
4. Rukun (Unsur) dan Syarat Jual Beli ...43
5. Jual Beli Dalam Kristen ...44
B. Riba ...45
1. Pengertian Riba ...45
2. Riba Dalam Islam ...47
3. Riba Dalam Kristen ...48
4. Dampak Riba ...53
5. Hikmah Diharamkannya Riba ...55
BAB IV: ANALISIS AYAT-AYAT JUAL BELI DAN RIBA DALAM AL- QUR`AN DAN ALKITAB A. Ayat-Ayat Jual Beli ...58
1. Pensyariatan Jual Beli ...59
2. Syarat Jual Beli ...61
3. Ayat Lainnya ...63
B. Ayat-Ayat Riba ...69
1. Larangan Riba ...70
2. Sanksi Terhadap Praktik Riba ...78
xi BAB V: PENUTUP
A. Kesimpulan ...83 B. Saran ...84 DAFTAR PUSTAKA ...85
xii
PEDOMAN TRANSLITERASI
Transliterasi ini berpedoman pada buku penulisan skripsi, tesis, dan disertasi Institut Ilmu Al-Qur‟an (IIQ) Jakarta tahun 2017. Transliterasi Arab- Latin mengacu pada berikut ini:
1. Konsonan
No. Arab Latin No. Arab Latin
1.
ا
A 16.ط
th2.
ة
B 17.ظ
zh3.
ث
T 18.ع
„4.
ث
Ts 19.غ
gh5.
ج
J 20.ف
f6.
ح
H 21.ق
q7.
خ
Kh 22.ك
k8.
د
D 23.ل
l9.
ذ
Dz 24.و
m10.
ز
R 25.ن
n11.
ش
Z 26.و
w12.
س
S 27.ه
h13.
ش
Sy 28.ء
,14.
ص
Sh 29.ي
y15.
ض
Dhxiii 2. Vokal
Vokal Tunggal Vokal panjang Vokal Rangkap
Fathah : a
آ
: ȃْْي َ
.. : aiKasrah : i
ي
: ȋ ْو َ
.. :auDhammah : u
و
: ȗ3. Kata Sandang
a. Kata sandang yang diikuti alif lam
(لا)
qamariyah.Kata sandang yang diikuti alif lam
(لا)
qamariyah ditransliterasikan sesuai dengan bunyinya.Contoh :
ةسقبنا
: al-Baqarahتنيدمنا
: al-Madȋnahb. Kata Sandang yang diikuti oleh
(لا)
syamsiahKata sandang yang diikuti alif lam
(لا)
syamsiahditransliterasikan sesuai dengan aturan yang digariskan di depan dan sesuai dengan bunyinya. Contoh:
مجسنا
: ar-rajulةديسنا
:as-Sayyidahصمشنا
: asy-syamsيمزادنا
:ad-Dȃrimȋc. Syaddah (Tasydȋd)
Syaddah (Tasydȋd) dalam sistem aksara Arab digunakan lambang (
ْ َ َ َ)
sedangkan untuk alih aksara ini dilambangkan dengan huruf, yaitu dengan cara menggandengkan huruf yang bertanda tasydȋd. Aturan ini berlaku secara umum, baik tasydȋd yang beradaxiv
di tengah kata ataupun yang terletak setelah kata sandang yang diikuti oleh huruf-huruf syamsiah. Contoh:
ِّْاللبِبْآّن م ء :
Ȃmannȃ billȃhiِْعّكُّسنا و :
wa ar-rukka‟iْ ءآه فُّسناْ ه ما ء ْ :
Ȃmannȃas-Sufahȃ‟uْ هْيِرناْ َّنِإ : ْ
Inna al ladzȋna d. Ta Marbȗthah (ة
)Ta Marbȗthah (
ة
) apabila berdiri sendiri, waqaf atau diikuti oleh kata sifat (na‟at),maka huruf tersebut diaksarakan menjadi huruf“h”. Contoh:
ِْة دِئْف ْلْ ا
: al-Af‟idahْ ت يِم لَْسِلإاْ ت عِمب جْن ا
: al-Jȃmi‟ah al-IslȃmiyyahSedangkan ta marbuthah (ة) yang diikuti atau disambungkan (di- washal) dengan kata benda (ism) maka dialih aksarakan menjadi huruf ”t”. Contoh:
ِْت بِصب نناْ ت هِمب ع
: „Ȃmilatun Nȃshibah.ى سْب كْناْ ت ي ْلْ ا
: al-Ȃyat al-Kubra e. Huruf KapitalSistem penulisan huruf Arab tidak mengenal huruf kapital, akan tetapi apabila telah dialih aksarakan maka berlaku ketentuan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), seperti penulisan awal kalimat,huruf awal, nama tempat, nama bulan, nama diri dan lain-lain.
Ketentuan yang berlaku pada PUEBI berlaku pula dalam alih aksara ini, seperti cetak miring (italic) atau cetak tebal (bold) dan ketentuan lainnya.
xv ABSTRAK
Rohimah, Latifatur. 15210665. Titik Temu Al-Qur`an dan Alkitab (Studi Komparatif Dalam Bidang Muamalah Pada Ayat-Ayat Jual Beli dan Riba). Skripsi. Jurusan Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta.
Pembimbing: Dr. M. Azizan Fitriana, M.A.
Manusia adalah makhluk sosial yang akan selalu membutuhkan manusia lain. Terutama dalam rangka memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti transaksi muamalah. Hubungan tersebut sangat luas karena mencakup hubungan antara sesama manusia, maka yang dimaksud tidak hanya hubungan sesama muslim, tetapi juga hubungan muslim dengan non-muslim. Penelitian ini dilakukan guna mengindahkan hubungan muamalah dengan semua kalangan, terkhusus antara muslim dan non-muslim.
Penilitian ini merupakan penilitian kualitatif dengan metode komparatif pendekatan fikih sosial yang merujuk pada ayat- ayat jual beli dan riba dengan data primer Al-Qur`an dan Alkitab. Sedang buku-buku fikih muamalah, jual beli, dan riba dijadikan sebagai sumber sekunder.
Setelah dilakukan penilitian mengenai ayat-ayat jual beli dan riba dalam Al-Qur`an dan Alkitab, didapatkan hasil sebagai berikut:
1. Al-Qur`an dan Alkitab memiliki kesamaan dalam pensyariatan jual beli meskipun ada perbedaan dalam teks dan cara pemaparan ayat.
2. Tidak ada kontradiktif terhadap pelarangan riba dan secara tegas diharamkan oleh Al-Qur`an dan Alkitab bahkan pelaku riba akan diberi hukuman yang berat, yang hukuman tersebut berbeda sesuai dengan kitab masing-masing.
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
Islam adalah agama yang membawa angin kedamaian, agama yang mengajak kepada kebaikan bersama. Tidak ingin bermasalah dengan umat agama lain, dengan saling menghargai mereka, baik dari pribadi mereka atau sesembahan mereka atau simbol-simbol agama yang mereka agungkan.1 Soal hubungan muslim dengan masyarakat nonmuslim, pola kehidupan yang diinginkan adalah rasa saling menghargai, menghormati, atas dasar kemanusiaan.2
Islam sebagai agama (way of life) memiliki cakupan yang amat luas. Dalam kaitan secara eksplisit Imtiaz Perez mengomentari:
[Islam] ia a comprehensive way of life, religious and secular; it is a set of beliefs and a way of worship; it is a vast and integrated system of law; it is a culture and civilization; it is an economic system and commercial norm; it is a polity and a method of governance; it is a society and family conduct; it is a prescribes for inheritance and divorce, dress and etiquette, food and personal hygiene. It is spiritual and human totality; this worldly and other-worldly.
Sebagai agama universal, Islam dengan kerangka dasar ajarannya jelas merupakan sebuah agama yang tidak hanya mengajarkan hal-hal yang berkaitan dengan ibadah ritual atau aspek-aspek kerohanian,
1Ahsin Sakho Muhammad, Keberkahan Al-Qur`an: Memahami Tema-Tema Penting Kehidupan Dalam Terang Kitab Suci, (PT Qaf Media Kreativa, 2017), h.
318.
2Ahsin Sakho Muhammad, Keberkahan Al-Qur`an: Memahami Tema-Tema Penting Kehidupan Dalam Terang Kitab Suci, h. 347.
2 aturan kehidupan iman dan moralitas, melainkan juga mengandung asas pengaturan kehidupan bermasyarakat.3
Lebih lanjut lagi, Al-Qur`an sebagai sumber petunjuk umat manusia mengajarkan kepada kita bahwa hidup menyendiri yang permanen bagi satu makhluk, tidak ada tempatnya dalam ajaran Islam.
Manusia yang mencapai kesadaran batin yang tinggi memandang alam semesta dan sekitarnya sebagai satu kesatuan, dimana kehadiran yang satu terkait dan tergantung serta berkepentingan dengan kehadiran yang lain.4 Saling terkait dan berkepentingan dengan kehadiran manusia lain menciptakan sebuah hubungan antara sesama manusia yang dalam Islam, hal ini disebut dengan muamalah.
Hubungan tersebut sangat luas karena mancakup hubungan antara sesama manusia, baik muslim maupun nonmuslim.5
Nonmuslim terbagi dua macam, Pertama, pemeluk agama watsaniyah (berhala) atau agama budaya, seperti kaum musyrik penyembah berhala, kaum Majusi penyembah api, dan kaum shabiah (shabiin) penyembah binatang-binatang. Kedua, pemeluk agama samawi atau kitabiyah, yaitu mereka yang mempunyai agama samawi pada asalnya dan mempunyai kitab yang diturunkan dari sisi Allah, seperti Yahudi dan Nasrani, yang oleh Al-Qur`an disebut dengan
"Ahlul Kitab" sebagai sikap lemah lembut kepada mereka dan untuk menyenangkan mereka.
3Muhammad, Aspek Hukum Dalam Muamalah, (Yogyakarta: Graha Ilmu, 2007), h. 14.
4Yafie, Ali, Menggagas Fiqih Sosial Dari Soal Lingkungan Hidup, Asuransi hingga Ukhuwah. (Bandung: Penerbit Mizan, 1995), Cet. III, h. 193-194.
5Ahmad Wardi Muslich, Fiqh Muamalat, (Jakarta: Amzah, 2013), Cet. II, h. 3.
3 Ahlul-kitab (ahli kitab) itu diperlakukan secara istimewa oleh Islam. Islam memperbolehkan memakan makanan (sembelihan) mereka dan menganggap makanan mereka halal dan baik.6
Kitab-kitab yang diturunkan oleh Allah diantaranya; Kitab Zabur sebagai pedoman untuk kaum nabi Daud, Kitab Taurat untuk kaum nabi Musa yang disebut dengan kaum Yahudi, dan Kitab Injil (Alkitab) untuk kaum nabi Isa yang dipanggil dengan sebutan kaum Nasrani atau Kristen, serta Al-Qur`an diwahyukan kepada Nabi Muhammad untuk diajarkan kepada umat Islam.
Al-Qur`an menjadi bahan kajian dari dahulu, dari zaman ketika kritik hanya terfokus pada asal muasal, kronologi surah dan ayat, bacaan hingga meluas sampai bidang tafsir, teori tafsir, tata bahasa, manuskrip, sejarah teks, seni membaca yaitu tradisi qiraat, sampai seni tulis menulis (khat). Al-Qur`an merupakan teks penting dalam keagamaan Muslim, dari bacaan solat, doa di luar itu, sampai seni di luar ritual pokok. Maka Al-Qur`an banyak menarik perhatian.
Pada awalnya, studi terfokus pada ilmu-ilmu Al-Qur`an seperti yang dilakukan oleh Nöldeke, Hubert Grimme, Hirschfeld, Richard Bell, dan lain-lain. Namun, dari sisi historis teks Al-Qur`an sendiri menjadi kajian asal muasal, sebagaimana studi terhadap teks Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Perbedaannya adalah teks Alkitab mengalami revisi karena temuan baru, dan studi kritis sudah terjadi
6Yusuf Al-Qaradhawi, Fatwa-Fatwa Kontemporer 2, Terj. As`ad Yasin, (Jakarta:
Gema Insani, 2014), Cet. VIII, h. 965-966.
4 sejak lama, sejak ilmu hermeneutika sendiri, sementara teks Al-Qur`an dianggap suci, yang tidak bisa diubah dan tidak pernah berubah.7
Meskipun para pemeluk kitab suci Al-Qur`an dan Injil menyadari beberapa perbedaan di antara mereka, Al-Qur`an yang didukung oleh kajian keagamaan modern lebih banyak memandang adanya titik-titik persamaan dibandingkan titik-titik perbedaannya. Maka pada prinsipnya kitab-kitab suci tersebut tidak boleh dikonfrontasikan, tetapi justru harus dicari dan dihayati dasar-dasar pertemuannya. Al-Qur`an tidak menghendaki konfrontasi serupa itu, karena kitab suci kaum muslim melihat dirinya sebagai kelanjutan yang konsisten dari Injil dan Taurat, bahkan kitab-kitab atau lembaran-lembaran (shuhuf) para Nabi sebelumnya. Kenyataan bahwa Al-Qur`an hadir setelah Injil mengisyaratkan adanya perkembangan maupun perbedaan, meskipun segi persamaanya lebih asasi.8
Kedua kitab ini sama sama mengajarkan hukum yang menetapkan peraturan hidup manusia, hubungan manusia dengan Tuhannya, hubungan manusia dengan manusia dan alam sekitar yang kemudian dalam agama Islam, hal seperti ini disebut dengan hukum syariat. Pada dasarnya syariat agama melarang segala yang merusak tatanan kehidupan dan menganjurkan segala yang bisa memakmurkan kemaslahatan umat manusia.
Menurut ajaran agama Islam memang syariat ditentukan sebagai kaidah-kaidah pokok untuk keselamatan manusia di dunia dan akhirat kelak. Maka itu Al-Qur`an mensyariatkan wajib adil, wajib adanya
7Al Makin, Antara Barat dan Timur: Batasan, Dominasi, Relasi, dan Globalisasi, (Jakarta: PT Serambi Ilmu Semesta), 2015, Cet. I, h. 123.
8Nurcholish Madjid, dkk., Fiqih Lintas Agama Membangun Masyarakat Inklusif-Pluralis, (Jakarta: Paradigma, 2004), Cet. V, h. 54-55.
5 permusyawaratan, persamaan, menghormati orang lain, memelihara amanah, yang kesemuanya itu merupakan pokok atau dasar bagi teraturnya suatu masyarakat.9
Selanjutnya, pelaksanaan hukum syariat mengacu pada kitab suci masing-masing agama, begitupun dengan pelaksanaan muamalah, yakni seperti jual beli, sewa menyewa, hutang piutang, dan sebagainya.
Kegiatan muamalah akan selalu dilaksanakan oleh setiap manusia.
Terdapat pilar-pilar yang menjadi acuan dalam pelaksanaan muamalah yang diajarkan dalam kitab suci. Salah satu kegiatan muamalah, yaitu persoalan jual beli dan riba sudah melekat pada kehidupan ekonomi manusia sejak zaman dahulu dan akan terus berlangsung.
Ayat-ayat yang berbicara tentang jual beli tidak hanya terdapat dalam Al-Qur`an, tetapi dalam Alkitab pun dimuat ayat-ayat yang membahas perihal jual beli. Semisal firman Allah pada surat Al- Baqarah: 275,
…
…“...Padahal Allah telah mengahalalkan jual beli dan mengharamkan riba....” (QS. Al-Baqarah [2]: 275)
Ayat ini menyatakan dua pensyariatan sekaligus, yaitu dihalalkannya (diperbolehkan) jual beli dan diharamkannya riba.
Kemudian dalam Alkitab juga terdapat ayat yang mensyariatkan jual beli dan melarang adanya perbuatan riba. Semisal dalam kitab Ulangan 2: 6 menyeru untuk melakukan transaksi jual beli, yang berbunyi:
9Abdullah Siddik, Asas Asas Hukum Islam, (Jakarta: PT Bumirestu, 1982), h.
183-184.
6
“Makanan haruslah kamu beli dari mereka dengan uang, supaya kamu dapat makan; juga air haruslah kamu beli dari mereka dengan uang, supaya kamu dapat minum.”
Ayat ini berisi perintah melaksanakan jual beli untuk memenuhi kebutuhan, sepeti makan dan minum dengan alat transaksinya harus berupa uang.
Kemudian larangan berbuat riba disebutkan dalam Imamat 25: 36- 37. Demikian bunyinya:
“Janganlah engkau mengambil bunga uang atau riba dari padanya, melainkan engkau harus takut akan Allahmu, supaya saudaramu dapat hidup di antaramu. Janganlah engkau memberi uangmu kepadanya dengan meminta bunga, juga makananmu janganlah kauberikan dengan meminta riba.”
Di atas merupakan contoh ayat dalam Al-Qur`an dan Alkitab yang memiliki kesamaan topik. Penulis menemukan banyak ayat-ayat lain yang memiliki kesamaan isi dalam berbagai tema. Dengan demikian, penulis ingin mengkaji lebih lanjut tentang jual beli dan riba dalam Al- Qur`an dan Alkitab, guna memaparkan bahwa keduanya memilki persamaan dalam segi konteks.
Hal yang melatarbelakangi penulis dalam mengambil tema ini selain yang dipaparkan di atas adalah karena sudah bukan hal baru lagi persoalan perdebatan antara dua kitab ini, terutama perdebatan atau perselisihan antar golongan yang kaku dari masing-masing agama.
Maka dari itu, dengan diambilnya tema ini memberikan ide bagi penulis untuk memberi judul skripsi yang akan ditulis, yaitu “Titik
7 Temu Al-Qur`an dan Alkitab (Studi Komparatif Dalam Bidang Muamalah Pada Ayat-Ayat Jual Beli dan Riba”.
B. Identifikasi, Pembatasan dan Perumusan Masalah 1. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan sebelumnya, maka didapati beberapa masalah untuk dikaji. Masalah-masalah tersebut antara lain:
a. Konsep muamalah dalam agama Islam dan Kristen perlu dikaji guna menunjang penilitian yang dilakukan terhadap ayat-ayat Al-Qur`an dan Alkitab sebagai sumber ajaran dalam bermuamalah.
b. Kajian mendalam tentang jual beli dan riba baik dari perspektif Al-Qur`an maupun Alkitab.
c. Ayat-ayat jual beli dan riba dalam Al-Qur`an dan Alkitab perlu diteliti dalam aspek penafsirannya guna mengetahui konteks masing-masing ayat.
d. Banyaknya ayat-ayat tentang jual beli dan riba sehingga perlu dilakukan pengkodifikasian sesuai konteks yang terkandung di dalamnya.
e. Pengamatan serta pengambilan ayat-ayat jual beli dan riba perlu dilakukan secara teliti karena banyaknya ayat yang membahas kedua hal ini, yakni jual beli dan riba.
2. Pembatasan Masalah
Karena banyaknya isi dari kedua kitab yang akan diteliti dan dikaji, maka diperlukan adanya pembatasan masalah. Ini bertujuan agar tulisan yang akan disusun lebih terfokus terhadap tema dan ayat-ayat yang telah ditentukan dan memperjelas permasalahan
8 demi menghindari penyimpangan dan melebarnya pembahasan.
Dalam hal ini, masalah dibatasi pada aspek hukum muamalah jual beli dan riba dalam Al-Qur`an dan Alkitab.
Berikut ayat-ayat tentang jual beli yang dikaji dalam Al-Qur`an, QS. Al-Baqarah [2]: 254, 275, 282, QS. An-Nisâ` [4]: 39, QS.
Ibrâhîm [14]: 31, QS. At-Taubah [9]: 111, QS. Al-Jumu‟ah [6]: 9, QS. An-Nûr [24]: 37. Sedangkan ayat-ayat Alkitabnya antar lain, Ulangan 2: 6, Amsal 23: 23, Lukas 17: 28, 22: 36, Matius 13: 44, 13: 46, 21: 12, 25: 9, Markus 11: 15, Imamat 25: 14-16, 25: 27-28, Wahyu 13: 17, Zakharia 11: 5, Yehezkiel 7: 12, Kejadian 47: 20, 47: 22, Nehemia 5: 8, Amos 8: 6.
Untuk persoalan riba, pengkajian terhadap Al-Qur`an yaitu pada QS. Al-Rûm [30]: 39, QS. Al-Baqarah [2]: 275- 276, QS. Al- Baqarah [2]: 278-279, QS. An-Nisâ` [4]: 160-161, QS. Ali Imrân [3]: 130. Dan dalam Alkitabnya terhadap ayat Mazmur 15: 5, Yehezkiel 18: 8, 18: 13, 18: 17, 22: 12, Imamat 25: 36-37, Nehemia 5: 7, Amsal 28: 8, Keluaran 22: 25-26, Ulangan 23: 19.
3. Perumusan Masalah
Sebagaimana dijelaskan dalam pembatasan masalah, guna menyesuaikan dengan batasan masalah dalam skripsi yang akan disusun, maka rumusan masalah yang ditetapkan adalah sebagai berikut:
a. Bagaimana Konsep Muamalah dalam Al-Qur`an dan Alkitab?
b. Bagaimana Jual Beli dan Riba Diatur Dalam Al-Qur`an dan Alkitab?
9 c. Adakah Persamaan Konteks Dalam Ayat Jual Beli Dan
Riba Antara Al-Qur`An Dan Alkitab?
C. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian
Sesuai dengan perumusan masalah di atas, tujuan penelitian ini adalah:
a. Untuk mengetahui makna muamalah dalam Al-Qur`an dan Alkitab yang sebenarnya.
b. Untuk mengetahui bagaimana jual beli dan riba dijelaskan dalam Al-Qur`an dan Alkitab sehingga dapat dicari titik temu di antara kedua kitab.
c. Guna menemukan titik temu yang mampu memberikan pemahaman yang baik akan jual beli dan riba dalam Al-Qur`an dan Alkitab sehingga dapat tercipta keharmonisan antar umat beragama.
2. Manfaat Penelitian
Dengan mengetahui adanya persamaan dan titik temu Al-Qur`an dan Alkitab, diharapkan dapat menjadi wawasan yang mampu memberikan pemahaman yang lebih luas dan pengetahuan yang mendalam agar tidak timbul lagi perselisihan dan perdebatan antar golongan (khususnya yang kaku) sehingga keharmonisan mampu tercipta.
Secara teoritis, dapat terjalin sikap toleransi antar umat beragama khususnya antar pemeluk agama Islam dan Kristen.
10 D. Tinjauan Pustaka
Tinjauan pustaka berisi tentang kajian literasi yang relevan dan berkaitan dengan pokok pembahasan permasalahan dalam penilitian yang akan dilakukan. Tinjauan pustaka diambil dari beberapa karya tulis berupa buku, jurnal, disertasi, tesis dan atau skripsi yang juga membahas tentang permasalahan yang akan diteliti.
Sejauh ini, menurut pengamatan penulis, diantara karya yang membahas permasalahan dan topik yang mirip dengan judul yang diangkat oleh penulis, yaitu:
1. Jurnal Iqtishadia Vol. 1 No. 1 berjudul „Riba Dalam Perspektif Islam dan Sejarah‟ yang ditulis oleh Wasilul Chair tahun 2014. Dalam jurnal ini, Wasilul Chair menganalisis riba dari segi makna dan sejarahnya dimulai dari zaman Romawi, Yahudi, dan Nasrani.
Membahas tentang riba dalam Nasrani termasuk dalam kajian skripsi karya penulis sehingga jurnal tersebut dapat memberi kontribusi dalam menganalisis sejarah dan pelarangan riba dalan agama Nasrani, yang juga dikaji dalam penulisan skripsi ini.
2. Jurnal Bisnis dan Manajemen Islam berjudul „Jual Beli Dalam Pandangan Islam‟ Vol. 3 No. 2 karya Shobirin tahun 2015 mengemukakan secara rinci persoalan jual beli.
Sebagaimana yang telah dijelaskan dimuka bahwa skripsi ini membahas persoalan jual beli baik dalam perspektif Islam maupun Kristen.
Kontribusi jurnal tersebut adalah dalam memberikan gambaran tentang jual beli perspektif Islam.
3. Jurnal Alhikmah: Jurnal Studi Agama-Agama berjudul „Isa Al-Masih Menurut Al-Qur`an dan Injil‟ Vol. 2 No. 1 yang ditulis oleh Farhad dan
11 Sholihul Huda tahun 2016 meneliti stasus dan kedudukan nabi Isa dalam Al-Qur`an dan Injil serta persamaan dan perbedaannya.
Hemat penulis, meski objek kajian jurnal ini berbeda dengan objek penelitian dalam skripsi ini, namun jurnal cukup relevan untuk memberikan gambaran tentang penilitian komparatif antara Al-Qur`an dan Injil.
4. Tesis „Keesaan Tuhan Dalam Al-Qur`an dan Alkitab‟ yang ditulis oleh Muhammad Khairil Anwar, S. Thi, mahasiswa pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Progam Studi Aqidah dan Filsafat Islam Konsentrasi Studi Al-Qur`an dan Hadis pada tahun 2017.
Tesis tersebut meneliti tentang keesaan Tuhan dalam Al-Qur`an dan Alkitab dengan pendekatan Hermeneutika Hans-Georg Gadamer dengan cara menganalisa ayat-ayat tentang keesaan Tuhan dalam kedua kitab suci.
Persamaan antara tesis dan skripsi penulis adalah dalam segi pengumpulan ayat-ayat yang ada dalam Al-Qur`an dan Alkitab lalu menganalisisnya. Tesis ini memberikan gambaran bagaimana menganalis ayat-ayat dari kedua kitab, yakni Al-Qur`an dan Alkitab.
5. Skipsi „Kelahiran Nabi Isa As Dalam Al-Qur`an dan Alkitab (Studi Komparatif Antara Penafsiran Quraish Shihab dan Mathew Henry)‟
yang ditulis oleh Qoth‟i Arifah, mahasiswi IAIN Surakarta Jurusan Ilmu Al-Qur`an dan tafsir pada tahun 2019. Pada bagian awal skripsi tersebut membahas tentang kisah dalam Al-Qur`an dan Alkitab, kemudian memaparkan tentang kelahiran nabi Isa versi kedua kitab dan menganalisa persamaan dan perbedaanya. Selanjutnya, dipaparkan penafsiran Quraish Shihab dan Henry Mathew mengenai kelahiran nabi Isa.
12 Skripsi tersebut memiliki metode penelitian yang sama dengan penilitian yang dilakukan penulis. Kontribusinya dalam memberikan gambaran analisis dan penafsiran terhadap ayat-ayat Al-Qur`an dan Alkitab cukup relevan bagi skipsi karya penulis.
E. Metode Penelitian 1. Jenis Penilitian
Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah Library Research (penelitian perpustakaan), yakni pengumpulan data dengan cara membaca, menelaah buku dan literatur lainnya yang berhubungan dengan skripsi. Jadi penelitian ini tergolong penelitian kualitatif, yaitu pendekatan penelitian yang memerlukan pemahaman mendalam yang berhubungan dengan objek yang diteliti,10 atau juga dikategorikan sebagai kualitatif studi kasual komparatif11, yaitu dengan mengkompromikan Al-Qur`an dan Alkitab yang terdapat kesamaan dalam aspek muamalah terkhusus jual beli dan riba di dalamnya.
2. Sumber Data
Untuk memperoleh data dalam penyusunan skripsi ini, penulis mengumpulkan dan mengambil sumber data yang dianggap relevan.
Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder,
10Iskandar, Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial, (Jakarta: Referensi, 2013), h. 196.
11Penelitian kualitatif merupakan metode untuk menguji teori-teori tertentu dengan cara meneliti hubungan antarvariabel. Studi kasual komparatif erat dengan studi relasi atau hubungan sebab akibat untuk menyelidiki kemungkinan sebab- akibat dengan cara berdasar atas pengamatan terhadap akibat yang ada dan mencari kembali faktor yang mungkin menjadi penyebab melalui data tertentu. Lihat:
Metodogi Penelitian karya Dr. Juliansyah Noor, h. 38-39.
13 a. Data Primer. Data primer adalah data yang diperoleh dari buku- buku yang relevan dengan penelitian yang hendak dilakukan, materi demikian merupakan buku utama12, diantara sumber pokok dalam penilitian ini yaitu Al-Qur`an dan terjemahnya, Alkitab terbitan Lembaga Alkitab Indonesia, dan buku yang berjudul Fiqh Muamalat karya Ahmad Wardi Muslich, serta buku Fiqih Riba- Studi Komprehensif tentang Riba Sejak Zaman Klasik hingga Modern karya „Abdul „Azhim Jalal Abu Zaid yang diterjemahkan oleh Abdullah.
b. Data Sekunder. Data sekunder berupa buku penunjang berfungsi sebagai referensi agar wawasan latar belakang masalah lebih detail dan akurat13.bersumber dari beberapa buku, jurnal dan karya tulis dalam bentuk skripsi dan atau tesis yang berkaitan dengan skripsi yang ditulis oleh penulis. Diantara sumber data sekunder yang diambil oleh penulis adalah sebagai berikut.
1) Buku Petunjuk Penulisan Proposal dan Skripsi Institut Ilmu Al-Qur`an Jakarta karya Huzaemah T. Yanggo dkk.
2) Buku-buku yang membahas dengan muamalah, seperti buku Fiqh Muamalat karya Ahmad Wardi Muslich, buku Fiqh Muamalah karya Nasrun Haroen, buku Pengantar Memahami Kristologi karya Ahmad Syalaby, dan lain sebagainya.
3) Buku-buku yang membahas jual beli dan riba seperti buku Fiqih Jual Beli karya Enang Hidayat, buku Fiqih Riba karya Abdul Azhim Jalal Abu Zaid, dan lain sebagainya.
12Lexy Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: PT Rosda Karya, 2004), h. 4.
13Lexy Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, h. 12.
14 c. Adapun data yang diambil dari internet merupakan data yang
dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan berkaitan erat dengan pokok permasalahan penilitian.
3. Teknik Pengumpulan Data
Guna merelevansikan dengan jenis dan metode penelitian, maka tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah tehnik dokumentatif dengan langkah-langkah yang akan ditempuh adalah:
a. Mengumpulkan ayat-ayat yang berkaitan dengan jual beli dan riba dalam Al-Qur`an dan Alkitab.
b. Menjelaskan gambaran muamalah dalam Islam dan Kristen ditinjau dari makna, pensyariatan, dan hukumnya.
c. Mengemukakan penjelasan tentang jual beli dan riba perspektif Al-Qur`an dan Alkitab dengan mencantumkan ayat-ayat yang berkenaan dengan tema penelitian.
d. Mengelompokkan ayat-ayat jual beli dan riba yang sudah dikumpulkan sesuai konteks dan keserasian isi.
e. Menganalisis ayat-ayat yang telah dikelompokkan dan membandingkan isi ayat-ayat tersebut.
4. Metode Analisis data
Metode yang digunakan untuk menganalisis data dalam peneliyian ini adalah metode analisis komparataif. Di sini penulis mencoba menghimpun ayat-ayat jual beli dan riba yang terdapat kesamaan di dalam Al-Qur`an dan Alkitab, kemudian analisis secara kritis terhadap ayat-ayat yang telah dihimpun.
Metode komparatif ini tidak hanya menyandingkan saja, akan tetapi lebih untuk membandingkan kitab satu dengan kitab yang lain untuk memperjelas kekayaan alternatif yang terdapat dalam suatu permasalahan tertentu dan menyoroti titik temu pemikiran dengan
15 tetap mempertahankan dan menjelaskan perbedaan yang ada, baik dari metodologi maupun pemikirannya.14
F. Sistematika Penulisan
Dalam skripsi yang akan disusun memuat lima bab. Diawali BAB I, berisi pendahuluan meliputi alasan pemilihan judul yang termuat dalam latar belakang masalah, kemudian identifikasi masalah, pembatasan masalah, dengan tujuan memberikan batasan yang jelas dan terarah mengenai materi penelitian, disusul dengan perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, tinjauan pustaka, tehnik pengumpulan data, metode analisis data dan diakhiri dengan sistematika penulisan sebagai penuntun bagi pembaca.
Adapun dalam BAB II, mengemukakan tentang konsep muamalah menurut Islam dan Kristen, meliputi pengertian, pensyariatan, sumber hukum, prinsip-prinsip muamalah. Serta kajian lebih lanjut tentang muamalah.
BAB III memaparkan tentang persoalan jual beli dan riba dalam Al- Qur`an dan Alkitab. Meliputi pengertian, hukum, sejarah, dan lain sebagainya mengenai jual beli dan riba dengan mencantumkan ayat-ayat yang berkenaan dengan materi tersebut.
BAB IV memaparkan ayat-ayat jual beli dan riba yang terdapat dalam Al-Qur`an dan Alkitab. Mulanya analisis ayat-ayat Al-Qur`an dengan keserasian konteks dan beberapa pendapat ulama mengenai ayat-ayat tersebut, kemudian memberikan ayat-ayat Alkitab untuk disandingkan
14Abdul Mustaqim, Metode Penelitian Al-Qur`an dan Tafsir, (Yogyakarta: Idea Press, 2017), h. 171.
16 dengan ayat-ayat Al-Qur`an yang telah dianalisis serta memaparkan persamaan dan berbedaannya.
Bab V merupakan penutup yang terdiri dari dua bagian, yaitu kesimpulan yang merupakan jawaban atas rumusan masalah sebelumnya.
Bab V ini diakhiri dengan saran-saran dari penulis untuk penelitian lebih lanjut.
83
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Manusia adalah makhluk sosial yang akan selalu membutuhkan manusia lain. Terutama dalam rangka memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti transaksi muamalah. Hubungan tersebut sangat luas karena mencakup hubungan antara sesama manusia, maka yang dimaksud tidak hanya hubungan sesama muslim, tetapi juga hubungan muslim dengan non-muslim.
Dalam persoalan muamalah syariat Islam yang dipentingkan adalah substansi makna yang terkandung dalam suatu bentuk muamalah serta sasaran yang akan dicapainya. Jika muamalah yang dilakukan dan dikembangkan itu sesuai dengan substansi makna yang dikendaki oleh syara‟, yaitu membangun prinsip dan kaidah yang ditetapkan syara‟, dan bertujuan untuk kemaslahatan umat manusia dan meninggalkan kemudaratan mereka, maka jenis muamalah itu dapat diterima.
Dalam ajaran Kristen mengatakan bahwa, manusia harus mengabaikan sama sekali sifat-sifat pribadi pada orang-orang tertentu yang biasanya menimbulkan perasaan suka atau tidak suka terhadap mereka. Karena itu hendaklah seorang manusia menghilangkan sifat mementingkan diri sendiri dan bersifat pemurah dalam setiap hal yang menyangkut kebaikan.
Kedua agama ini sependapat dalam mengutamakan kepentingan dan kemaslahatan sosial lebih dari kepentingan pribadi.
Selanjutnya perihal jual beli dalam Al-Qur`an dan Alkitab tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam menguraikan dan
84 menjelaskan hukumnya. Kedua kitab menghalalkan jual beli selama itu tidak mendatangkan kemudaratan dan tidak merugikan. Pensyariatan ini terdapat dalam ayat-ayat Al-Qur`an dan Alkitab dengan bahasa yang berbeda tetapi pada intinya sama-sama memperbolehkan jual beli.
Seperti yang diterangkan dalam QS. Al-Baqarah: 275 dan Ulangan 2: 6.
Mengenai hukum riba, kedua kitab yang diteliti mengecam keras atas pelaksanaan dan perbuatan riba. Keharaman dan larangan melakukan riba dijelaskan secara tegas bahkan pelakunya akan diberi hukuman yang berat, kendati hukuman yang diberikan AL-Qur`an dan Alkitab berbeda adanya.
B. Saran
Penelitian secara komparatif terhadap Al-Qur`an dan Alkitab telah sering dilakukan. Sebagian besar fokus pada kisah-kisah Nabi atau keesaan Tuhan. Masih jarang sekali ditemukan kajian tentang penilitian Al-Qur`an dan Alkitab dari aspek syariat.
Hemat penulis, kajian tentang muamalah khususnya jual beli dan riba sudah banyak dilakukan dari kalangan Muslim sehingga memudahkan penyusunan penilitian. Namun, cukup sulit untuk menemukan karya tulis yang meneliti aspek jual beli dan riba dari kalangan Kristen dengan Alkitab sebagai kajiannya.
Meskipun terdapat banyak kekurangan dalam penilitian ini, penulis berharap karya ini dapat memberikan kontribusi pada penelitian- penelitian mendatang.
Diharapkan lebih banyak lagi diciptakan karya-karya yang serupa dan lebih baik dari skripsi ini sehingga samudera ilmu dapat semakin dalam untuk diselami, terkhusus pada kajian komparatif Al-Qur`an dan Alkitab.
85
DAFTAR PUSTAKA
Al-Qur`an dan Terjemahannya
Alkitab Terjemahan Baru Lembaga Alkitab Indonesia
Abdullah, Sohari Sahrani dan Ruf‟ah. Fikih Muamalah. Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia, 2011.
Ahmad, Idris. Fiqh al-Syafi‟iyyah. Jakarta: Karya Indah, 1986).
Al-Alusi, Syihabuddin al-Baghdadi. Ruh al-Ma‟ani fi Tafsir al-Qur`an al-
„Adzim wa al-Sab‟ al-Matsani. Mesir: Idarah al-Tiba‟ah al-Munirah.
Al-„Arabi, Ibn. Ahkam al-Qur`an. Ed. M. Ali al-Bajawi. Beirut: Dar Ihya‟ al- Kutub al-„Arabiyyah, 1957.
Ali, Mohammad Daud. Hukum Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2004.
Al-Makin. Antara Barat dan Timur: Batasan, Dominasi, Relasi, dan Globalisasi. Jakarta: PT Serambi Ilmu Semesta.
Al-Qaradhawi, Yusuf. Fatwa-Fatwa Kontemporer 2, Terj. As`ad Yasin, Jakarta: Gema Insani, 2014.
Basyir, Ahmad Azhar. Asas-Asas Hukum Muamalah. Yogyakarta: UII Press, 2000.
Chair,Wasilul. Riba Dalam Perspektif Islam Dan Sejarah. Iqstishadia. Vol. 1 No.1. 2014.
Ensiklopedia Umum. Yogyakarta: Yayasan Kanisius, 1973.
Fachruddin, Fuad Mohd. Riba Dalam Bank, Koperasi, Perseroan dan Asuransi. Bandung: PT Alma‟arif, 1985.
Haroen, Nasrun. Fiqh Muamalah. Jakarta: Gaya Media Pratama, 2007.
Hasanudin, dan Isnawati Rais. Fikih Muamalah dan Aplikasinya pada Lembar Keuangan Syariah. Ciputat: Lembaga Penelitian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2011.
Hidayat, Enang. Fiqih Jual Beli. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2015.
86 Hosein, Imran N. Larangan Riba dalam Al-Qur`an dan Sunnah. Depok:
Pustaka Adina, 2018.
Iqbal, Muhaimin. Asuransi Umum Syariah Dalam Praktik. Jakarta: Gema Insani Press, 2005.
Iskandar. Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial. Jakarta: Referensi, 2013.
Lathif, Azharudin. Fiqh Muamalat. Jakarta: UIN Jakarta Press, 2005.
Madjid, Nurcholish dkk. Fiqih Lintas Agama Membangun Masyarakat Inklusif-Pluralis. Jakarta: Paradigma, 2004.
Manaf, Mudjahid Abdul. Sejarah Agama-Agama. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1996.
Mardani. Fiqh Ekonomi Syariah. Jakarta: Prenadamedia, 2015.
Moleong, Lexy. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Rosda Karya, 2004.
Muhammad, Ahsin Sakho. Keberkahan Al-Qur`an: Memahami Tema-Tema Penting Kehidupan Dalam Terang Kitab Suci. PT Qaf Media Kreativa, 2017.
Muhammad. Aspek Hukum Dalam Muamalah. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2007.
Munawir, Ahmad Warson. Al-Munawwir: Kamus Arab-Indonesia Terlengkap.
Surabaya: Pustaka Progresif, 1997.
______________. Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia Terlengkap.
Surabaya: Penerbit Pustaka Progresif, 2002.
Muslich, Ahmad Wardi. Fiqh Muamalat. Jakarta: Amzah, 2013.
Mustaqim, Abdul. Metode Penelitian Al-Qur`an dan Tafsir. Yogyakarta: Idea Press, 2017.
Qutb, Sayiid. Fi Zilal Al-Qur`an. Beirut: Dar al-Turas al-„Arabi, 1967.
Ramsey, Paul. Basic Christian Ethics. New York: Charles Scribner‟s Son, 1952.
87 Romas, Chumaidi Syarief. Agama-Agama Besar Dunia: Bagian Agama
Protestan. Yogyakarta: IAIN Sunan Kalijaga Press, 1998.
Shidiq, Sapiudin, Fikih Kontemporer. Jakarta: Kencana, 2016.
Siddik, Abdullah. Asas Asas Hukum Islam. Jakarta: PT Bumirestu, 1982.
Suhendi, Hendi. Fikih Muamalah. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2003.
Syalaby, Ahmad. Pengantar Memahami Kristologi. Terj. Ahmad. Jakarta:
Pustaka Da‟i, 2004.
______________. Perbandingan Agama Bagian Agama Masehi. Terj. Fuad Muhammad Fachruddin. Jakarta: Jaya Murni, 1964.
Syarifuddin, Amir. Ushul Fiqih. Jakarta: Kencana, 2008.
Sya‟rowi, Muhammad Mutawalli. Halal dan Haram, Terj. Amir Hamzah Fachrudin. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 1994.
Unais, Ibrahim dkk. Al-Mu‟jam Al-Wasit., Juz II. Dar Ihya‟ At-Turats Al- Arabi.
Yafie, Ali. Menggagas Fiqih Sosial Dari Soal Lingkungan Hidup, Asuransi hingga Ukhuwah. Bandung: Penerbit Mizan, 1995.
Yanggo, Huzaemah Tahido. Masail Fikhiyah, Kajian Hukum Islam Kontemporer. Bandung: Angkasa, 2005.
Zaid, Abdul Azhim Jalal Abu. Fiqih Riba-Studi Komprehensif tentang Riba Sejak Zaman Klasik Hingga Modern. Terj. Abdullah. Jakarta: Senayan Publishing, 2011.
Zuhri, Muh. Riba Dalam Al-Qur`an dan Masalah Perbankan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1996.
Https://alquranmulia.wordpress.com/2015/04/30/tafsir-ibnu-katsir-surat-al- baqarah-ayat-282/. Diakses pada tanggal 17/08/2019 Pukul 10:33 Http://judistan.blogspot.com/2010/02/etika-filosofis-dan-etika-
teologis.html?m=1. Diakses pada tanggal 12/09/2019 Pukul 21:40
88
TENTANG PENULIS
Latifatur Rohimah, saat skripsi ini disusun, ia tercatat sebagai mahasiswi Strata Satu (S1) di Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta fakultas Ushuluddin dan Dakwah jurusan Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir. Lahir di Sumber Mulyo, 18 Oktober 1997 dari pasangan Lukman dan Umi Hanik. Bungsu dari empat bersaudara ini memulai pendidikan di TK RA Sumber Mulyo kemudian Madrasah Ibtidaiyah NU Sumber Mulyo. Sekolah menengah pertama ia tempuh di MTs Islamiyah Sumber Mulyo. Setelah lulus, ia melanjutkan studinya di pesantren Al-Falah Ploso Kediri sembari sekolah formal di SMAN 1 Mojo.
Sejak di bangku SD ia aktif mengikuti kegiatan di dalam dan di luar kelas, seperti olimpiade dan perlombaan lainnya. Diamanahi sebagai ketua OSIS di MTs Islamiyah Sumber Mulyo periode 2011-2012 memotivasinya untuk terus berorganisasi hingga di bangku perkuliahan. Tercatat beberapa organisasi dalam dan luar kampus pernah ia ikuti. Salah satunya diamanahi menjadi Pimpinan Redaksi di Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) IIQ Jakarta periode 2016-2017. Organisasi di luar kampus ia ikuti seperti Yayasan Kampung Al-Qur`an yang berorientasi di bidang sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan. Tahun 2015 ia bersama teman-temannya mendirikan sebuah komunitas yang bergerak pada penuntasan buta huruf dan pembelajaran Al- Qur`an, bernama Komunitas Bismillah.
Rasa syukur dipanjatkan atas terselesaikannya skripsi dengan judul
“Titik Temu Al-Qur`an dan Alkitab (Studi Komparatif Dalam Bidang Muamalah Pada Ayat-Ayat Jual Beli dan Riba)”. Tulisan ilmiah ini merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Agama (S.Ag) dari Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta.