TEKNIK PENULISAN ILMIAH Semester I
Annisa’ Bias Cahyanurani, M.P
Aplikasi dan Teknik Pengumpulan Data
Pertemuan 11 - 13
POLITEKNIK KELAUTAN DAN PERIKANAN SIDOARJO TAHUN 2022
P o k o k B a h a s a n
Cara menyajikan data
02
Cara membuat tabel, gambar dan grafik
03
Jenis Data
01
JENIS DATA
Pertemuan 11
Capaian pembelajaran:
Taruna diharapkan mampu mengidentifikasi dan
menyebutkan jenis-jenis data
Pertemuan 11
01 Pengertian Data
02 03 04 05
Sumber Data
Jenis Data berdasarkan Sumber
Jenis Data berdasarkan Bentuk dan Sifatnya
Jenis Data berdasarkan Waktu Pengumpulannya
06 Teknik Pengumpulan Data
Pengertian Data
▪ Data adalah bukti yang ditemukan dari hasil penelitian yang dapat dijadikan dasar kajian atau pendapat
▪ Data adalah segala fakta dan angka yang dapat dijadikan bahan untuk menyusun suatu informasi
▪ Kriteria agar data dapat disebut baik atau berkualitas, adalah
▪ a) tepat waktu,
▪ b) objektif,
▪ c) relevan,
▪ d) representatif, dan
▪ e) memiliki penyimpangan baku kecil.
Sumber Data
▪ Sumber data dalam penelitian adalah subyek dari mana data dapat diperoleh.
▪ Jika penelitian menggunakan kuisioner atau wawancara maka sumber data disebut responden, yaitu orang yang merespon atau menjawab pertanyaan peneliti, baik pertanyaan tertulis maupun lisan.
▪ Jika menggunakan teknik observasi, maka sumber datanya bisa
berupa benda, gerak atau proses tertentu. Jadi yang dimaksud
sumber data dari uraian diatas adalah subyek penelitian dimana
data menempel.
Data Primer
▪ Data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh
peneliti secara langsung dari sumber data utama.
▪ Disebut juga sebagaidata asli atau data baru yang memiliki sifatuptodate.
▪ Peneliti harus mengumpulkannya secaralangsung.
▪ Teknik yang dapat digunakan peneliti untuk mengumpulkan data primer antara lain pengujian lab, observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner.
Jenis Data Berdasarkan Sumber
DataSekunder
▪ Data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh peneliti dari berbagai sumber yang telah ada (peneliti sebagai tangan kedua).
▪ Data sekunder dapat diperoleh dari berbagai sumber seperti Biro Pusat
Statistik (BPS), buku, laporan keuangan, laporan perusahaan, jurnal, danlain-lain.
Data
Primary
Interview
Depth Interview Subjective
Projective Techniques
Objective Structured
Interview
Observation
Subjective Judgments
Objective
Audits
Measuring Devices
Direct Observation of
Facts
Secondary
EksternalData
Commercial Research Agencies Business Reference Sources Government
Sources and
Internal Data Company Records
Sumber : Sethana, Beheruz N and Groeneveld, L., 1984. Research Methods in Marketing and Management.
Keuntungan Data Sekunder
a. Relatif lebihmurah;
b. Membutuhkan waktu yang lebih sedikit untuk mengumpulkannya;
c. Memberikan informasi yang mungkin sangat sulit atau tidak layak untuk perusahaan
biasa/umumnya untuk mengumpulkannya, misalnya, data sensus atau informasipesaing.
Kelemahan Data Sekunder
▪ Data sekunder lebih kaku/kurang fleksibel dalam hal data yang tersedia harus
cocok/sesuai dengan masalah. Pengumpulan data primer mungkin dapat dihindarkan hanya jika informasi yang dibutuhkan untuk penyelesaian masalahtersedia.
▪ Ketepatan data sekunder sering kali tidak diketahui. Pada kasus data primer ketepatan data dan batas kesalahan (selang kepercayaan) biasanya dapat ditentukan.
Kekurangan dan Kelemahan Data Sekunder
Kualitatif
Data kualitatif adalah data yang berbentuk kata- kata, bukan dalam bentuk angka. Data kualitatif diperoleh melalui berbagai macam teknik
pengumpulan data misalnya wawancara, analisis dokumen, diskusi terfokus, atau
observasi yang telah dituangkan dalam catatan lapangan (transkrip). Bentuk lain data kualitatif adalah gambar yang diperoleh melalui
pemotretan atau rekaman video.
Jenis Data Berdasarkan Bentuk dan Sifatnya
Kuantitatif
Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka atau bilangan.
Sesuai dengan bentuknya, data kuantitatif dapat diolah atau dianalisis menggunakan teknik perhitungan matematika atau statistika.
DATA BERDASARKAN BENTUK DAN SIFATNYA
Data
Kualitatif Kuantitatif
Diskrit Nominal
Kontinu
Interval Ordinal
Rasio
Klasifikasi Data Kuantitatif
1. Data Diskrit/Nominal
Data nominal adalah data yang hanya dapat digolong- golongkan secara terpisah, secara diskrit atau kategori.
Data ini diperoleh dari hasil menghitung, misalnya dalam suatu klas setelah dihitung terdapat 50 mahasiswa, terdiri atas 30 pria dan 20 wanita. Dalam suatu kelompok
terdapat 1000 orang suku Jawa dan 500 suku sunda dll.
Jadi data nominal adalah data diskrit.
Klasifikasi Data Kuantitatif
2. Data Kontinum
Data kontinum, adalah data yang bervariasi menurut
tingkatan dan ini diperoleh dari hasil pengukuran. Data ini dibagi menjadi
a. Data ordinal, data yang berbentuk rangking atau peringkat b. Data interval, data yang diukur dengan jarak diantara dua
titik pada skala yang sudah diketahui. Contoh : 1) suhu udara dalam Celsius berkisar antara 0 derajat hingga 100 derajat.
c. Data ratio, data yang diukur dengan suatu proporsi dan
mempunyai jarak yang sama. Contoh : Data tentang berat,
panjang dan volume.
Jenis Data Berdasarkan Waktu Pengumpulannya
❑ Data Cross Section
Data cross-section adalah data yang menunjukkan titik waktu tertentu.
Contohnya laporan keuangan per 31 desember 2006, data pelanggan PT.
angin ribut bulan mei 2004, dan lain sebagainya.
❑ Data Time Series / Berkala
Data berkala adalah data yang datanya menggambarkan sesuatu dari waktu ke waktu atau periode secara historis. Contoh data time series adalah data perkembangan nilai tukar dollar amerika terhadap euro eropa dari tahun 2004 sampai 2006, produktivitas udang vanamei dari siklus ke siklus
selanjutnya.
INTERVIEW (WAWANCARA)
Dilakukan bila peneliti ingin melakukan studi pendahuluan
untuk menemukan permasalahan yang harus diteliti dan juga apabila peneliti
ingin mengetahui hal-hal dari responden yang lebih mendalam dan jumlah
respondennya sedikit.
KUISIONER
Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data
yang dilakukan dengan cara memberi
seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk
dijawab.
OBSERVASI
Observasi digunakan bila penelitian berkenaan
dengan perilaku manusia, proses kerja, gejala-
gejala alam dan bila responden yang diamati
tidak besar. Observasi partisipan dan
nonpartisipan.
Teknik Pengumpulan Data
TEKNIK SURVEI
TEKNIK OBSERVASI KUESIONER
DIBERIKAN LANGSUNG DIKIRIM VIAALAT
KOMUNIKASI
WAWANCARA
BERTATAP LANGSUNG PAKAI TELEPON
SECARA LANGSUNG
DIKETAHUI RESPONDEN
TIDAK DIKETAHUI RESPONDEN
BANTUAN ALAT
DIKETAHUI RESPONDEN
TIDAK DIKETAHUI RESPONDEN
TE K N IK PE N GUMP U LA N D A T A
B I A S
D A T A
Sumber : Sanusi, A. (2013). Metodologi Penelitian Bisnis, cetakan ketiga. Salemba Empat, Jakarta. 13