TOPIC : DASAR & SEJARAH ILMU TEKNIK INDUSTRI
Program Studi K3 Poltekkes Kerta Cendekia Sidoarjo | November 2023
Mata Kuliah : Teknik Industri by Aditya Wiralaksana Putra ST. MMT.
Director PT Linus Trans Indonesia
Bidang Teknik Industri berkaitan dengan desain, peningkatan, dan pemasangan sebuah sistem
terpadu yang terdiri dari manusia, material, peralatan, dan energi.
Yang mengacu pada pengetahuan dan keterampilan khusus dalam ilmu matematika, fisika dan sosial bersama dengan prinsip-prinsip dan metode analisis dan desain teknik untuk menentukan,
memprediksi dan mengevaluasi hasil yang akan diperoleh dari sebuah sistem tersebut.
Definisi Teknik Industri
(Industrial Engineering Handbook; Institute of Industrial Engineers, Industrial Engineering and Management Press, 1983, Page 207)
sejarah Teknik Industri
Disiplin Ilmu Teknik Industri pada awalnya dikembangkan oleh beberapa individu yang berusaha
mencari metoda atau cara untuk meningkatkan produk>vitas kerja melalui sistem kerja yang lebih efek>f dan efisien dengan mengkaji interaksi kerja antara manusia dan mesin sebagai suatu sistem terintegrasi.
Disiplin Teknik Industri muncul dan berakar kuat pada masa revolusi industri di Inggris (1750-an). Revolusi industri dianggap sebagai era modern disiplin Teknik Industri, dimana telah terjadi perubahan proses
manufaktur secara dramatis serta membantu
melahirkan konsep ilmu pengetahuan. Disiplin teknik
industri dikembangkan oleh individu yang berusaha
mencari/mengembangkan prinsip organisasi dan
manajemen produksi tingkat lanjut.
sejarah Teknik Industri
1. Teknik Industri lahir sebagai profesi yang merupakan hasil dari Revolusi Industri.
2. Faktor-faktor yang mendorong adalah:
• Kebutuhan akan ahli teknik yang dapat merencanakan,
mengorganisasikan, dan
mengoperasikan sistem-sistem yang kompleks;
• Kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas; serta
• Kebutuhan untuk mengembangkan sistem manajemen yang lebih baik.
Beberapa penemuan pada masa revolusi industri:
Aspek Teknologi
• James Hargreaves menemukan mesin pintal (1765).
• Richard Arkweight mengembangkan water frame (1769).
• James Watt menemukan mesin uap.
• Samuel Morse mengembangkan pesawat telegram (1840).
• Thomas Alfa Edison menemukan lampu
(1880).
sejarah Teknik Industri
Penemuan pada Aspek Pengembangan Konsep : Adam Smith
• Pembagian tenaga kerja (division of labor).
• Pembagian kerja memberikan peningkatan hasil dengan faktor yang mendekati lima kalinya.
Charles Babbage
• Penggunaan tenaga kerja yang terampil dan tidak terampil.
• Pembagian kerja menjadi elemen yang lebih kecil (subdividing task)
Eli Whitney
• Konsep manufaktur yang dapat-saling menggantikan (interchangeable parts).
• Perancangan dan konstruksi mesin yang tidak memerlukan keterampilan yang tinggi.
Henry R. Towne
• Orang teknik harus juga memperhatikan dampak keuntungan ekonomis (profitability effects).
• Asumsi biaya sebagai keperluan yang tidak bisa dikendalikan.
Frederick W. Taylor
• “Scientific management” yang berupa tahapan-tahapan dalam mendesain dan merancang pekerjaan dengan efisiensi yang tinggi.
• Tahapan tersebut adalah (1) analisis dan pengembangan metode; (2) kurangi waktu yang diperlukan;
dan (3) ciptakan produktivitas yang tinggi.
• Formula: pekerjaan yang jelas – waktu yang tetap – metode yang tegas.
hubungan Teknik industri dengan disiplin ilmu lain
Disiplin Teknik Industri 0dak dapat dipisahkan dengan disiplin ilmu lain.
Konsep teknik industri yang bertujuan mendapatkan efisiensi kerja dalam segala bidang pekerjaan meluas ke segala
bidangkehidupan 7dak hanya diaplikasikan khusus pada industri saja, melainkan
semua operasi yang ada pada pemerintahan, perdagangan, jasa pelayanan, dan
jugakemiliteran.
Tujuan Teknik Industri
ILMU DASAR DISIPLIN TEKNIK INDUSTRI
• Analisis dan perancangan kerja.
• Pengawasan operasi.
• Manajemen operasi
Tiga kriteria yang harus dilakukan agar aplikasi Teknik Industri dapat berhasil yaitu :
• Kualitas.
• Waktu.
• Biaya
TUJUAN TEKNIK INDUSTRI :
Menjamin bahwa produk/jasa yang dihasilkan berkualitas, tepat waktu dan dengan biaya yang sesuai.
REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Manfaat Teknik industri
1. Perencanaan dan pemilihan metode kerja dalam proses produksi
2. Pemilihan dan perancangan perkakas kerja serta peralatan yang dibutuhkan dalam proses produksi
3. Desain fasilitas pabrik, termasuk perencanaan tata letak asilitas produksi, peralatan pemindahan material.
4. Desain dan perbaikan sistem
perencanaan dan pengendalian untuk distribusi barang/jasa, pengendalian persediaan, pengendalian kualitas 5. Pengembangan system pengendalian
ongkos produksi (pengendalian budget, analisa biaya standar produksi, dll).
6. Perancangan dan pengembangan produk.
7. Desain dan pengembangan system pengukuran performans serta standar kerja.
8. Pengembangan dan penerapan system pengupahan dan pemberian insenVf.
9. Perencanaan dan pengembangan organisasi, prosedur kerja.
10. Analisa lokasi dengan
memperVmbangkan pemasaran, bahan baku, suplai tenaga
kerja.
11. analisa matemaVk, simulasi, program linier, teori pengambilan keputusan dll.
Manfaat Teknik industri
Manfaat Teknik industry untuk bidang k3
Referensi bahan bacaan
1. Hilk, Philip E., 1977, Introduction to Industrial Engineering And Management Science, Mc Graw-Hill Kogukusha, Tokyo.
2. Hari Purnomo, 2004, Pengantar Teknik Industri, GrahaIlmu, Yogyakarta.
3. I Nyoman Pujawan, 1995, Ekonomi Teknik, Guna Widya, Jakarta
4. P. Siagian, 1987, Penelitian Operasional, Universitas Indonesia Press, Jakarta.
5. Sritomo Wignjosoebroto, 1995, Pengantar Teknik Industri, Guna Widya, Jakarta.
6. Wayne C. Turner, 1993, Introduction to Industrial And Systems Engineering, Prentice- Hall, Inc, New Jersey.
THANK YOU
by Aditya Wiralaksana Putra ST. MMT.
Director PT Linus Trans Indonesia