Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, kami panjatkan puji dan syukur atas kehadiran-Nya yang telah melimpahkan kebaikan, bimbingan, dan rahmat-Nya kepada peneliti, sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi ini sebagai tugas akhir. . berjudul: “Kompetensi Kepemimpinan dan Kepercayaan Serta Peran Mediasi Kepuasan Kerja Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Pada Kantor Pemerintahan Daerah Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan” Skripsi ini ditulis untuk memenuhi salah satu syarat akademik untuk memperoleh gelar Magister. Gelar Manajemen (S2) di Universitas Bosowa Makassar. Akhir kata, peneliti mengucapkan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung penyusunan skripsi ini.
PENDAHULUAN
- Latar Belakang
- Rumusan Masalah
- Manfaat Penelitian
- Lingkup Penelitian
- Sistematika Penulisan
Apakah kepercayaan manajemen berpengaruh terhadap kepuasan kerja pada Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Pangkajena dan Kepulauan? Apakah kepercayaan manajemen berpengaruh terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja pada Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Pangkajena dan Kepulauan?
KAJIAN TEORI DAN KERANGKA PIKIR
Kepemimpinan
Gaya kepemimpinan merupakan norma perilaku yang diinginkan oleh seseorang ketika orang tersebut berusaha mempengaruhi perilaku orang lain sebagaimana yang dilihatnya. Menurut Ansory dan Indrasari (2018:90), gaya kepemimpinan adalah suatu norma perilaku yang digunakan seseorang ketika orang tersebut berusaha mempengaruhi perilaku orang lain.
Kepuasan Kerja
Menurut Hamali, kepuasan kerja adalah sikap (positif) pekerja terhadap pekerjaannya, yang timbul atas dasar penilaian terhadap situasi kerja. Hal-hal yang berkaitan dengan prosedur dan peraturan di tempat kerja mempengaruhi kepuasan kerja seseorang, seperti birokrasi dan beban kerja.
Kinerja Pegawai
Oleh karena itu, untuk mengetahui kinerja pegawai perlu dilakukan penilaian kinerja secara berkala dan sistematis. Sebaliknya jika penilaian kinerja bersifat subjektif maka akan menyebabkan karyawan kehilangan motivasi dan menimbulkan ketidakpuasan. Untuk itu, penting untuk memperhatikan metode penilaian kinerja mengingat baik atau tidaknya penilaian kinerja yang dilakukan akan terpengaruh olehnya.
Oleh karena itu, penting untuk fokus pada penggunaan, jenis dan proses penilaian kinerja formal. Sedangkan tujuan khusus evaluasi kinerja digolongkan menjadi dua bagian besar, yaitu evaluasi dan pengembangan. Hasil evaluasi kinerja selanjutnya akan memberikan informasi kepada pemerintah dalam menilai kondisi perusahaan.
Penelitian Terdahulu
Selanjutnya diketahui bahwa faktor kepemimpinan, komunikasi dan kepuasan kerja secara simultan mempunyai pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Pengaruh kompetensi, budaya organisasi, motivasi kerja dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja pada UKM batik tulis di Malang Raya. Hasil penelitian SEM menunjukkan bahwa jika kompetensi menunjukkan pengaruh positif signifikan terhadap kinerja, maka kompetensi menunjukkan pengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja yang ditunjukkan dengan kepuasan kerja.
Pengaruh kompetensi dan motivasi pegawai terhadap kinerja melalui kepuasan kerja sebagai variabel tidak langsung. SEM Hasil penelitian yang diperoleh melalui analisis SEM PLS menunjukkan bahwa kompetensi dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Analisis Jalur Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kepuasan kerja.
Kerangka Pikir
- Pengaruh trust kepemimpinan terhadap kepuasan kerja
- Pengaruh kompetensi terhadap kepuasan kerja
- Pengaruh trust kepemimpinan terhadap kinerja pegawai
- Pengaruh kompetensi berpengaruh terhadap kinerja pegawai
- Pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai
- Pengaruh trust kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja
- Pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja Menurut Sutrisno (2020:203) kompetensi diartikan sebagai pengetahuan,
Temuan tersebut juga sejalan dengan temuan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Dwihartono (2010) yang menyatakan bahwa kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Kepercayaan manajerial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Pangkaje dan Kepulauan. Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.
Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Pemerintahan Daerah Kabupaten Pangkajen dan Kepulauan. Kepercayaan kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja pada Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Pangkajen dan Kepulauan. Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja pada Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.
METODE PENELITIAN
- Jenis Penelitian
- Lokasi Penelitian
- Sampel
- Instrumen Penelitian
- Variabel Penelitian
- Jenis dan Sumber Data
- Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Analisis Data
- Definisi Operasional Variabel
Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yaitu data yang berupa angka-angka atau data numerik. Sumber data yang disajikan dalam penelitian ini ada dua yaitu data primer dan data sekunder yang dapat anda lihat pada uraian dibawah ini. Pengumpulan data hendaknya menggunakan prosedur yang sistematis dan terstandar untuk memperoleh data yang diperlukan untuk suatu penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
Dalam penelitian ini kami menggunakan teknik dokumentasi untuk memperoleh data berupa dokumentasi dampak Kepercayaan dan Kompetensi Kepemimpinan terhadap peningkatan kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Teknik analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Structural Equation Model (SEM) dengan menggunakan Amos Edisi 21. Kendala operasional dalam penelitian ini meliputi variabel independen (X) yang terdiri dari: kepercayaan manajemen (X1) dan kompetensi (X2). variabel antara kepuasan kerja (Z) dan variabel terikatnya adalah kinerja karyawan (Y).
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Gambaran Umum Obyek Penelitian
- Sejarah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
- Letak dan Kondisi Geografis
- Kondisi Topografi
- Visi dan Misi a. VISI
- Struktur Organisasi
Wilayah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan yang berbentuk kepulauan mempunyai potensi wilayah yang besar untuk dikembangkan lebih optimal, guna menunjang pengembangan wilayah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Kecamatan yang terletak di wilayah Kabupaten Kepulauan dan Kepulauan Pangkajene antara lain Kecamatan Liukang Tuppabiring, Kecamatan Liukang Tuppabiring Utara, Kecamatan Liukang Kalmas dan Kecamatan Liukang Tangaya. Dataran pegunungan (500-1000 Mpdl), terutama di Kecamatan Balocci, Kecamatan Mandalle, Kecamatan Segeri dan Kecamatan Tondong Tallasa atau di bagian timur Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.
Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan mempunyai kondisi topografi yang relatif bervariasi yang secara garis besar dapat dibagi menjadi empat (empat) bagian yaitu. Dataran pegunungan (500-1000 Mpdl), terutama di Kecamatan Balocci, Kecamatan Mandalle, Kecamatan Segeri dan Kecamatan Tondong Tallasa atau di bagian timur Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan sedang mewujudkan masyarakat sipil yang sejahtera, unggul, berdaya saing dan religius berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan.”
Hasil Penelitian
- Karakteristik Identitas Responden
- Indeks Jawaban Responden atas Variabel Penelitian
- Uji Instrumen Data
- Analisis Data Penelitian Dengan Structural Equation Modeling Dengan Amos Dengan Amos
- Uji Konfirmatori Konstruk Eksogen
- Uji Konfirmatori Variabel/Konstruk Endogen
- Evaluasi Asumsi SEM a. Uji Normalitas
- Analisis Pengujian Hipotesis Penelitian
Hasil penyebaran kuesioner kepada sejumlah responden akan mencerminkan karakteristik responden berdasarkan senioritas seperti terlihat pada Tabel 5.4 di bawah ini. Untuk lebih jelasnya akan disajikan analisis kelayakan model pada SEM Amos (goodness of fit) yang dapat dilihat pada Tabel 5.12 yaitu sebagai berikut. Berdasarkan Gambar 5.2 yaitu uji kelayakan model endogen (Awal) maka akan disajikan analisis indeks kebaikan yang dapat ditunjukkan pada Tabel 5.14 yaitu sebagai berikut.
Sehubungan dengan uraian diatas maka akan disajikan uji normalitas multivariat dengan menggunakan SEM Amos yang dapat dilihat pada Tabel 5.18 yaitu sebagai berikut. Di bawah ini kami sajikan hasil uji outlier pada SEM Amos yang dapat dilihat pada Tabel 5.19 yaitu. Berdasarkan Gambar 5.4 yaitu model pengujian hipotesis penelitian (model struktural keseluruhan), maka akan disajikan terlebih dahulu analisis kelayakan model struktural keseluruhan (Awal), yang dapat ditunjukkan pada Tabel 5.20, yaitu sebagai berikut.
Pengaruh Langsung
Berdasarkan hasil analisis menggunakan SEM Amos diperoleh nilai bobot regresi terstandar sebesar 0,129 yang berarti semakin tinggi kepercayaan terhadap kepemimpinan dari atasan khususnya pada kantor-kantor Pemerintahan Daerah di Kabupaten Pangkep maka akan diikuti dengan peningkatan pada kinerja pegawai sebesar 0,129 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kepercayaan pimpinan maka semakin tinggi pula kinerja pegawai. Temuan ini menunjukkan bahwa kepercayaan kepemimpinan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai pada Kantor Pemerintahan Daerah di Kabupaten Pangkep.
Dilihat nilai = 0,012 < 0,05 menunjukkan bahwa kompetensi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai khususnya pada kantor pemerintahan daerah di kabupaten Pangkep. Kemudian pada pengujian jalur dengan menggunakan SEM Amos diperoleh nilai = 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa kepuasan karyawan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja karyawan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan kantoran.
Pengaruh tidak langsung (Indirect Effect)
Melalui kepuasan kerja, hasil tes sobel online mempengaruhi kepercayaan manajemen terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin besar kepercayaan atasan kepada manajemen maka karyawan akan merasa puas, sehingga akan berdampak pada kinerja karyawan yang semakin tinggi, sehingga hipotesis yang telah dikemukakan sebelumnya diterima. Berdasarkan hasil pengujian jalur mengenai pengaruh kompetensi terhadap kompetensi melalui kepuasan kerja pada kantor pemerintahan daerah di Kabupaten Pangkep, dimana besarnya pengaruh tidak langsung sebesar 0,225 atau x 0,545).
Oleh karena itu, ukuran total efeknya kira-kira 0,396. Hasil tes Sobel online akan disajikan mengenai pengaruh kompetensi terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja. Dimana dapat diindikasikan bahwa semakin tinggi kompetensi pegawai dalam melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya maka hal tersebut dapat diikuti dengan peningkatan kinerja pegawai. Untuk lebih jelasnya, hasil pengujian jalur pada analisis pada penelitian ini dapat ditunjukkan pada 5.25 sebagai berikut.
Pembahasan
- Pengaruh Trust Kepemimpinan terhadap Kepuasan Kerja
- Pengaruh Kompetensi terhadap Kepuasan Kerja
- Pengaruh Trust kepemimpinan terhadap kinerja pegawai
- Pengaruh Kompetensi terhadap kinerja pegawai
- Pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai
- Pengaruh Trust kepemimpinan terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan Kerja
- Pengaruh Kompetensi terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan Kerja
Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kompetensi kerja yang dimiliki oleh pegawai maka akan semakin besar pula kepuasan kerja pegawai tersebut. Dari hasil pengujian regresi mengenai pengaruh kompetensi terhadap kepuasan kerja pegawai pada Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan diperoleh temuan bahwa kompetensi mempunyai pengaruh yang nyata terhadap peningkatan kepuasan kerja pegawai. Berdasarkan hasil pengujian pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Pemerintahan Daerah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja mempunyai pengaruh yang nyata terhadap peningkatan kinerja pegawai pada Kantor Pemerintahan Daerah.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja karyawan akan didukung oleh peningkatan kinerja karyawan. Hasil uji mediasi melalui proses start-up pada Smartpls 3.0 menunjukkan bahwa kepuasan kerja dapat memediasi pengaruh kepercayaan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kompetensi kerja pegawai maka akan semakin besar pengaruhnya terhadap kepuasan kerja sehingga mempengaruhi peningkatan kinerja pegawai pada Kantor Pemerintahan Daerah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.
PENUTUP
Kesimpulan
Saran-saran
DAFTAR PUSTAKA
Pengaruh manajemen dan kompetensi terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada Badan Intelijen Negara (Binda) Daerah Kepulauan Riau. 2010), “Analisis pengaruh kompensasi, motivasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai negeri sipil di lingkungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang. Pengaruh kepemimpinan, komunikasi, motivasi, pengembangan karir dan promosi terhadap kinerja pegawai di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat Kadek Loka Suristya dan Nyoman Rasmen Adi (2021), Pengaruh kompetensi dan motivasi pegawai terhadap kinerja melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening.
Lia Sapta Nugraeni (2008) Pengaruh kepercayaan terhadap kinerja melalui kepuasan kerja pada karyawan sales sepeda motor Yamaha SE Kota Batu. Hafiz Matondang (2021) Pengaruh kepercayaan pada pemimpin dan komunikasi terhadap kinerja karyawan melalui motivasi di PT. Kepemimpinan pelayan berbasis kinerja yang dimediasi oleh Organizational Citizenship Behavior (studi kasus pada Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Blora).
KUESIONER
TRUST KEPEMIMPINAN DAN KOMPETENSI SERTA PERAN MEDIASI KEPUASAN KERJA TERHADAP PENINGKATAN
KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN PANGKAJENE DAN
KEPULAUAN
Pilihlah jawaban yang menurut Anda paling sesuai dengan diri Anda dengan memberi tanda (X) pada jawaban yang Anda pilih. Manajer selalu mengarahkan agar karyawan selalu bekerja dengan baik dan mencapai prestasi kerja yang tinggi. Setiap pegawai harus mandiri dalam pekerjaannya, sehingga tidak bergantung pada rekan kerja lainnya.
Setiap pegawai harus mampu beradaptasi terhadap perubahan atau aturan yang terjadi dalam organisasi.