Nama : Pospa
NIM : 2030404106
Matkul : Akuntansi Pengantar
Dosen Pengampu : Eltri Erpita SE,ME
A. Makna Yang Terkandung Dalam Surah Al-Baqarah ayat 282 Tentang Akuntansi Proses akuntansi sudah diatur dalam SAK atau standar akuntansi keuangan,yaitu suatu kerangka dalam prosedur pembuatan laporan keuangan agar terjadi keseragaman dalam penyajian laporan keuangan.Akan tetapi jika dilihat dari segi islam,islam memandang akuntansi tidak sekedar ilmu untuk melakukan pencatatan transaksi pengikhtisaran dan pelaporan saja,tetapi juga sebagai alat untuk menjalankan nilai-nilai yang sesuai dengan ketentuan syariah.Akuntansi merupakan alat untuk melaksanakan perintah Allah yang dijelaskan dalam surah Al-Baqarah ayat 282 untuk melaksanakan pencatatan atau transaksi usaha,implikasi lebih jauh mengenai keperluan terhadap suatu sistem pencatatan hak dan kewajiban.Adapun bunyi ayat tersebut :
للل لللو لۚ لِلل لْلدللللعلْلللالِلب لٌلبلِلتلاللللك لْلملُلكلللنلْليلللب لْلبلُلت لْلكللليلْلل لللو لۚ لُلهلولُلبلُلت لْلكلالللف لى لًلّلملللسلُلم لٍلل لللجللأ لٰلىللللِلإ لٍلنلْليلللدلِلب لْلملُلتلْلنللليلالللدلللت لالللذِلإ لالولُلنلللملآ لللنليلِلَذلّلللا لالللُهلّليللأ لالللي لْلس لللخلْلبلللي للل لللو لُلَهلّلب لللر للّلا لِلَقلّلتللليلْلل لللو لّلَق للللحلْلللا لِلَهلْليلللللللع ليلِلَذلّلللا لِلللِلل لْلملُليلْلل لللو لْلبلُلت لْلكللليلْلللللف لۚ لُ ّلا لُلَهلللملّلللللع لالللملللك لللبلُلت لْلكلللي لْلنللأ لٌلبلِلتلالللك لللبْلألللي لُلَهلّليلِلل لللو لْللللِلل لْلملُليلْلللللف لللوللُله لّلل للِلملُلي لْلنللأ لُلعلي لِلطلللت لْللسلللي للل لْلوللأ لالًلفلي لِلع للللض لْلوللأ لالًلُهليلِلف للللس لّلَق لللحلْلللا لِلَهلْليلللللللع ليلِلَذلّلللا لللنلالللك لْلنِلإلللف لۚ لاًلئلْليلللش لُلَهلْلن لِلم
لللن لْلو للللض لْلرلللت لْلنلّلم لِلم لِلنلاللللتللأ لللر لْلملا لللو لٌلل للُلج لللرلللف لِلنلْليلللل لُلج لللر لاللللنلولُلكلللي لْلملللل لْلنِلإللللف لۖ لْلملُلكلِلللا لللجلِلر لْلن لِلم لِلنلْليلللدليلِلُهلللش لالولُلدلِلُه لْلشلللت لْلسلا لللو لۚ لِلل لْلدلللعلْلللالِلب للل لللو لۚ لالوللُلعلُلد لاللللم لالللذِلإ لُلءلالللدلللُه لّللشلللا لللبْلأللللي للل لللو لۚ لٰلى لللر للْلخُ ْلللا لالللملُلهلالللد للْلحِلإ لللرلّلكلللَذللُلتلللف لالللملُلهلالللد للْلحِلإ لّلل لِللضلللت لْلنللأ لِلءلالللدلللُه لّللشلللا لللنلِلم
ّللللأ لٰلىلللن لْلدللأ لللو لِلةلللدلالللُه لّللشلللِلل لُلم لللوللْلقللأ لللو لِّلا لللدللْلن لِلع لُلط للللسلْلقللأ لْلملُلكلِلل لٰلللذ لۚ لِلَهللِلل لللجللأ لٰلىللللِلإ لا لًلرليللِلبلللك لْلوللأ لا لًلرلي لِلغ لللص لُلهلولُلبلُلت لْلكلللت لْلنللأ لالولُلمللأ لْلسلللت لالولُلدلِلُه لْللشللأ لللو لۗ لاللللهلولُلبلُلت لْلكلللت ّللللأ لٌلحلاللللن لُلج لْلملُلكلْليلللل لللع لللسلْليلللللللف لْلملُلكلللنلْليلللب لالللُهلللنلو لُلرليلِلدلُلت لًلة لللر لِلضلا لللح لًلة لللرلا لللجلِلت لللنلولُلكلللت لْلنللأ ّللِلإ لۖ لالولُلبلالللت لْلرلللت لۗ لُ ّلا لُلملُلكلُلملّلللللعلُلي لللو لۖ للّلا لالوللُلَقلّلتلا لللو لۗ لْلملُلكلِلب لٌلقلولُلسلُلف لُلَهلّلنِلإلللف لالولُلللللعلْلفلللت لْلنِلإ لللو لۚ لٌلدليلِلُهلللش للل لللو لٌلبلِلتلالللك لّلرلا لللضلُلي للل لللو لۚ لْلملُلتلْلعللليلالللبلللت لالللذِلإ
ل) لٌلمليلِلل لللع لٍلء لْليلللش لّلللُلكلِلب لُ ّلا لللو 282
ل(
Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu'amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya, meka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya. Jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau dia sendiri tidak mampu mengimlakkan, maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur. Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di antaramu). Jika tak ada dua oang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa maka yang seorang mengingatkannya.
Janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil; dan janganlah
kamu jemu menulis hutang itu, baik kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya. Yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah dan lebih menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak (menimbulkan) keraguanmu. (Tulislah mu'amalahmu itu), kecuali jika mu'amalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan di antara kamu, maka tidak ada dosa bagi kamu, (jika) kamu tidak menulisnya. Dan persaksikanlah apabila kamu berjual beli; dan janganlah penulis dan saksi saling sulit menyulitkan. Jika kamu lakukan (yang demikian), maka sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada dirimu. Dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.(282)
Muhammad (2005) dalam pengantar akuntansi syariah menyatakan prinsip umum akuntansi syariah yang terkandung dalam surah Al-Baqarah ayat 282 antara lain :
1. Prinsip Pertanggungjawaban
Pertanggung jawaban selalu berkaitan dengan konsep amanah.Implikasi dalam bisnis dan akuntansi adalah bahwa individu yang terlibat dalam praktik bisnis harus selalu melakukan pertanggungjawaban apa yang telah di amanatkan dan diperbuat kepada pihak-pihak yang terkait.Wujud pertanggungjawaban biasanya dalam bentuk laporan keuangan.
2. Prinsip Keadilan
Dalam konteks akuntansi menegaskan kata adil dalam ayat 282 surah Al- Baqarah,secara sederhana dapat berarti bahwa setiap transaksi yang dilakukan oleh perusahaan dicatatat dengan benar.Dengan demikian, kata keadilan dalam konteks aplikasi akuntansi mengandung dua pengertian : Pertama adalah berkaitan dengan praktik moral,yaitu kejujuran,yang merupakan faktor yang sangat dominan.Tanpa kejujuran ini,informasi akuntansi yang disajikan akan menyesatkan.Kedua,kata adil bersifat lebih fundamental (dan tetap berpijak pada nilai-nilai etika/syari’ah dan moral).
3. Prinsip Kebenaran
Dalam akuntasi kita akan selalu dihadapkan pada masalah pengakuan,pengukuran,dan pelaporan.Aktivitas ini akan dapat dilakukan dengan baik apabila dilandaskan pada nilai kebenaran.Kebenaran ini akan dapat menciptakankeadilan dalam mengakui,mengukur,dan melaporkan transaksi-transaksi ekonomi.
B. Definisi Pengertian Akuntansi Menurut Para Ahli
1. Menurut Harrison et al (2011:3) akuntansi (Accounting)adalah “bahasa inggris dan sistem informasi yang mengukur aktivitas,memperoleh data menjadi laporan serta mengkomunikasikan hasilnya bagi pengambilan keputusanyang akan membuat keputusan yang dapat mempengaruhi aktivitas bisnis”.
2. Menurut Rudianto (2009:4) “Akuntansi adalah sistem informasi yang menghasilkan informasi keuangan kepada pihak-pihak yang berkepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi suatu perusahaan”
3. Menurut Sirait (2014:2) akuntansi adalah “suatu seni kegiatan jasa dalam proses pengolahan data keuangan menjadi suatu informasi mengenai suatu badan ekonomi yang digunakan untuk pengambilan keputusan”.
C. Definisi Pengertian Akuntansi Menurut Pendapat Mahasiswa
Menurut saya akuntansi adalah identifikasi informasi dalam bentuk angka yang memberikan informasi kuantitatif yang berguna dalam pengambilan keputusan bagi suatu instansi,dengan menglokasikan sumber-sumber daya langka sehingga pemakai informasi dapat memutuskan modal harus diinvestasikan kemana.