• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tugas 1 Akuntansi Perpajakan

N/A
N/A
Muhammad Albaihaqi66

Academic year: 2023

Membagikan "Tugas 1 Akuntansi Perpajakan"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

Tugas 1

Berikan tanda centang pada istilah yang saya berikan jika istilah itu terdapat pada salah satu atau keduanya serta jelaskan alasan saudara/i atas pendapat tersebut ?

No Istilah Akuntansi Komersial Akuntansi Fiskal

1

Neraca Jelaskan !

Akuntansi Komersial, merupakan informasi akuntansi yang didasarkan

pada Standar Akuntansi Keuangan (SAK) atau prinsipprinsip akuntansi yang

berlaku umum (PABU), atau dengan kata lain merupakan informasi akuntansi yang menjadi alat komunikasi atau informasi kepada manajemen (pihak intern perusahaan) serta pihak-pihak lain/ekstern,

selain kantor pajak, yang dihasilkan oleh akuntansi

keuangan.

Akuntansi Fiskal, merupakan informasi akuntansi yang

disusun berdasar pada peraturan perundangan pajak

yang berlaku

dan khusus digunakan untuk keperluan penghitung Pajak Penghasilan/PPh perusahaan.

√ √

2

Laba Rugi Jelaskan !

Laba rugi komersial merupakan laba rugi bersih selama satu periode sebelum

dikurangi beban pajak yang dihitung berdasarkan prinsip

akuntansi yang berlaku.

Sedangkan menurut PSAK 46 paragraf ketujuh laba komersial adalah laba atau

rugi bersih selama satu periode sebelum dikurangi

beban pajak.

Laba rugi fiskal adalah laba atau rugi selama periode yang dihitung bedasarkan peeraturan perpajakan dan ditujukan untuk

menjadi dasar perhitungan.

Laporan keuangan fiskal dibuat dengan cara disusun melalui

sebuah proses rekonsiliasi antara akuntansi komersial

dengan akuntansi fiskal.

3 Arus Kas Jelaskan ! Laporan arus kas atau cash flow statement merupakan catatan keuangan yang isinya

segala informasi pemasukan dan pengeluaran dalam satu periode. Fungsi laporan arus

kas adalah untuk mengevaluasi struktur keuangan (likuiditas dan solvabilitas), dan aktiva bersih perusahaan. Selain itu, tujuan

dari pembuatan cash flow statement ini sebagai strategi

adaptif dalam menghadapi

x

(2)

√ √ 4

Metode Penyusutan Jelaskan !

Metode garis lurus atau straight line method yang menghasilkan pembebanan

yang tetap selama umur manfaat aset jika dinilai residunya tidak berubah.

Metode saldo menurun atau diminishing balance method

yang menghasilkan pembebanan menurun selama umur manfaat aset.

Metode jumlah unit atau sum of the unit method yang menghasilkan pembebanan yang menurun selama umur

manfaat aset (Sumber :IAI,2007).

Sedangkan untuk yang bagian fiskal metode peyusutan yang

sesuai dengan Undang – undang pasal 11 dengan mekanisme sebagai berikut:

1. Metode garis lurus (straight line metode) Pasal 11 ayat 1

2. Metode saldo menurun (declining balance method)

(Pasal 11 Ayat (2)

√ 5 Penghasilan Final Jelaskan ! Pada akuntansi komersial

penghasilan itu adalah arus masuk bruto atas manfaat

ekonomi selama periode tertentu yang timbul dari aktivitas biasa dari suatu perusahaan atau entitas di

mana arus kas masuk tersebut menghasilkan peningkatan ekuitas, selain dari peningkatan yang terkait

kontribusi dari para pemilik modal.

(IFRS IAS 18)

Sedangkan, menurut UU No.

36 Tahun 2008 Pasal 4 Tentang Pajak Penghasilan,

“penghasilan adalah setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh oleh Wajib Pajak, baik berasal dari Indonesia atau luar Indonesia yang dapat dipakai

untuk konsumsi atau menambah kekayaan Wajib

Pajak dengan nama serta dalam bentuk apapun.”

Jadi penghasilan final pada akun.fiskal adalah penghasilan

yang sudah dikenai pajak langsung saat wajib pajak menerima penghasilan Ketentuan final tersebut juga tercantum pada Pasal 4 ayat (2)

UU PPh.

Pada pasal tersebut juga penghasilan yang dikenai pajak

langsung yaitu dari jasa Konstruksi dan Undian /hadiah.

Dan yang terakhir ketentuan penghasilan final juga tercantum dalam beberapa pasal yaitu sebegai berikut:

1. Pasal 15 tentang kegiatan pelayaran

2.pasal 17 ayat (2c) tentang

(3)

√ 6

Penghasilan Bukan Obyek Pajak Jelaskan !

Pada UU No 36 Tahun 2008 mengenai Pajak,pada ayat ke-3

dijelaskan bahwa ada pengecualian yang menyebutkan tentang bukan

objek penghasilan.

Penghasilan yang dikecualikan dari objek pajak adalah

1.Bantuan atau sumbangann yang diterima oleh penerima yang berhak, termasuk zakat yang dtiterima oleh badan amil

zakat.

2. harta warisan 3. hibahan

4. penggantian atau imbalan.

√ 7

Koreksi Fiskal Positif Jelaskan !

Koreksi fiskal positif adalah koreksi fiskal yang dilakukan dengan tujuan menambah laba

fiskal atau pendapatan kena pajak melalui penambahan pendapatan atau mengurangi

biaya-biaya yang tidak boleh diakui menurut ketentuan perpajakan dalam Undang- undang Pajak Penghasilan

Pasal 9.

Koreksi fiskal positif meliputi, antara lain:

1. Biaya-biaya atau pengeluaran yang tidak boleh

diakui menurut ketentuan perpajakan;

2. Selisih biaya depresiasi atau amortisasi di atas biaya depresiasi atau amortisasi menurut ketentuan perpajakan;

3. Sejumlah biaya yang pengakuannya ditangguhkan menurut ketentuan perpajakan;

dan

4. Penyesuaian fiskal positif lainnya

√ √

8 Hubungan Istimewa Jelaskan ! Hubungan istimewa dalam PMK 22/2020 Pasal 4 Ayat 1

(4)

akuntansi komersial pun sama hal nya dengan akuntansi

fiskal

PMK 22/2020 Pasal 4 Ayat 1 mendefinisikan hubungan istimewa dalam pajak sebagai

kondisi ketertarikan atau ketergantungan suatu pihak

dengan pihak lain berdasarkan kepemilikan atau

penyertaan modal, penguasaan, atau hubungan

sedarah dalam keluarga.

mendefinisikan hubungan istimewa dalam pajak sebagai

kondisi ketertarikan atau ketergantungan suatu pihak dengan pihak lain berdasarkan

kepemilikan atau penyertaan modal, penguasaan, atau hubungan sedarah dalam

keluarga.

√ 9

Deviden Jelaskan !

dividen adalah bagian dari laba perusahaan yang menjadi hak dari pemegang

saham. Terkadang tidak seluruh laba yang dihasilkan

oleh perusahaan dibagikan dalam bentuk dividen.

Sebagian dari keuntungan tersebut juga digunakan lagi

sebagai modal ekspansi usaha Perusahaan dimasa

yang akan dating atau biasanya juga bisa dijadikan

cadangan apabila terjadi sesuatu dimasa mendatang.

√ 10

Metode Gross Up Jelaskan !

Metode gross up adalah metode di mana perusahaan memberikan tunjangan pajak sama besar dengan PPh Pasal

21 yang dipotong atas gaji karyawannya. Ini merupakan metode pemotongan pajak di mana perusahaan memberikan

tunjangan pajak yang jumlahnya sama besar dengan jumlah pajak yang dipotong dari

karyawan.

Referensi

Dokumen terkait

Namun sistem Informasi yang digunakan saat ini belum dapat memberikan laporan keuangan berdasarkan standar akuntansi yang berlaku umum untuk menilai kinerja perusahaan

Dirgantara Indonesia telah sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di indonesia, yaitu prinsip akuntansi yang didasarkan pada Standar Akuntansi Keuangan serta

Dirgantara Indonesia telah sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di indonesia, yaitu prinsip akuntansi yang didasarkan pada Standar Akuntansi Keuangan serta

PLN (Persero) menggunakan standar akuntansi keuangan (SAK) dalam penyusunan laporan keuangan, jurnal yang dicatat bagian akuntansi pada saat pihak bank membayar

Dalam Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) laporan keuangan berdasarkan siklus akuntansi, yang terdiri dari transaksi, jurnal,

13 standar akuntansi keuangan entitas tanpa akuntabilitas publik (SAK ETAP) sehingga cenderung pemahaman pelaku koperasi mengenai standar akuntansi keuangan entitas

Hukum akuntansi komersial yang diamandemen pada tahun 1987, mengatur catatan akuntansi dan laporan keuangan di Taiwan. Hukum ini berlaku bagi perusahaan – perusahaan yang

Sistem pencatatan dan metode penilaian persediaan barang dagang pada CV Istana Komputer harus sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan SAK yang berlaku yaitu Standar Akuntansi Keuangan