• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tugas.1 Pembelajaran Berwawasan Kemasyarakatan

Setyo Budi

Academic year: 2023

Membagikan "Tugas.1 Pembelajaran Berwawasan Kemasyarakatan"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Tugas.1 Mata Pelajaran Pembelajaran Berwawasan Kemasyarakatan Ulasan Laporan

TAMAN BACAAN MASYARAKAT Tutor : Bpk. Syaefur Rokhman M. Pd.

Penyusun : KELOMPOK V

1. ANINDA SELVI WULANSARI - NIM : 857631965 2. NOK FIRQOTUN NAJIYAH - NIM : 857631782

3. SETYO BUDI PURWANTO - NIM : 857631356 4. YAYAN SOPYAN - NIM : 857632032

PROGRAM STUDI S1 PGSD

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP) UNIVERSITAS TERBUKA

UNIT PROGRAM BELAJAR JARAK JAUH (UPBJJ) PURWOKERTO

TAHUN 2023

(2)

Bab 1

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Taman Bacaan Masyarakat

Program Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Telah dimulai sejak tahun 1992/1993. Kehadiran TBM merupakan pembaharuan dari Taman Pustaka Rakyat (TPR) yang didirikan oleh Pendidikan Masyarakat pada tahun limapuluhan.

Program TBM ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan budaya baca masyarakat. Karena itu keberadaan TBM sangat penting sebagai sarana belajar masyarakat, dengan demikian diharapkan bisa sebagai pembina dalam kegiatan pembrantasan buta aksara.

B. Pengertian Taman Bacaan Masyarakat

Taman Bacaan Masyarakat (TBM) adalah suatu Lembaga atau unit layanan yang didirikan ditengah tengah komunitas membaca yang dikelola secara sederhana, swakarsa, swadana dan swasembada oleh masyarakat dngan tujuan memberikaan akses layanan bahan bacaan kepada masyarakat sekitar sebagai sarana pembelajaran dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat.

TBM merupakan Lembaga yang mempromosikan kebiasaan membaca yang menyediakan ruang untuk membaca, diskusi, menulis dan kegiatan serupa lainya yang dilengkapi dengan bahan bahan bacaan seperti buku, majalah, tabloid, surat kabar, komik dan materi multimedia lainya yang didukung oleh sumber daya manusia yang bertindak sebagai motivator.

TBM merupakan salah satu Pendidikan non formal yang dilaksanakan untuk membantu masyarakat dalam rangka menumbuhkembangkan minat dalam membaca. TBM menjadi sarana dalam meningkatkan budaya membaca bagi masyarakat karena TBM menyediakan bahan bacaan dan kegiatan lainya yang menunjang warga belajarnya agar mau memperoleh informasi dari buku dan kegiatan yang lainya.

C. Tujuan Taman Bacaan Masyarakat

Tujuan yang ingin dicapai dengan adanya kegiatan TBM ini adalah membangkitkan dan meningkatkan minat baca sehingga tercipta masyarakat yang cerdas. Menjadi sebuah wadah kegitan belajar masyarakat. Dan mendukung peningkatan kemampuan akarawan baru dalam rangka membrantas buta aksara sehingga mereka yang telah melek huruf tidak menjadibuta aksara Kembali.

D. Pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat

Pengelolaan TBM diwajibkan memiliki berbagai ketrampilan untuk menunjang keberhasilan TBM. Pengelola TBM harus memiliki sikap peduli dan tanpa pamrih dalam melayani bahan bacaan dan membimbing masyarakat dengan

(3)

latar belakang bidang komunikasi sgsr dapat mengembangkan minat baca masyarakat.

Beberapa tugas pokok dari pengelola TBM antara lain Melakukan sosialisasi promosi bahan bacaan yang ada di TBM bagi masyarakat sekitar dan keberadaan TBM itu sendiri. Melakukan kajian sederhana untuk mendapat data profil

masyarakat yang akan dilayani sehingga jenis bahan bacaan yang disediakan bisa sesuai dengan kebutuhan bahan bacaan masyarakat. Mengumpulkan bahan bacaan selain buku buku seperti koran, tabloid, dan referensi seperti brosur dan leafleat sehinnga bisa lebih banyak menyediaka informasi bahan bacaan dan bervariasi.

Disampimg itu dengan peralatan elektoniknya TBM dapat juga menyediakan layanan internet yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk mengakses informasi dari dunia maya sebagai tempat rekreasi edukasi.

Guna mendukung sarana sosialisasi dan promosi TBM sebagai sarana penyedia informasi dan meningkatkan budaya literasi di masyarakat maka perlu dukungan pengelolaan TBM berbasis tekologi informasi, aspek teknologi informasi banyak pilihan untuk di manfaatkan pengelola TBM guna menunjang pengelolaan lembaga TBM diantaranya melalui jejaringnsosial seperti Facebook, twitter, Instagram, website, blogspot

.

E. Manfaat Taman Bacaan Masyarakat

Praktek ini memiliki manfaat bagi berbagai pihak antara lain 1. Warga Belajar

 Dapat meningkatkan kecintaan dan kegemaran membaca.

 Memperkaya pengalaman belajar dan pengetahuan.

 Menumbuhkan kegiatan belajar mandiri.

 Membantu pengembangan kecukupan membaca.

 Menambah wawasan tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

2. Bagi Masyarakat.

 Meningkatkan pemberdayaan masyarakat

 Meningkatkan masyarakat yang bermutu dan berkwalitas

 Memotivasi masyarakat untuk kecintaan ilmu pengetahuan

3. Bagi Peneliti

Sebagai bahan untuk peningkatan profesional mahasiswa dan menambah pengetahuan serta wawasan dalam bidang Pendidikan dimasa yang akan dating.

(4)

BAB 2

TAHAPAN PELAKSANAAN PRAKTEK

A. Langkah Langkah Jalannya TBM

Langkah pertama dalam usaha Menyusun program TBM ini adalah mencari informasi dari kepala desa atau perangkat desa lain untuk mencari data tentang 7 warga belajar yng masih buta aksara, ataupun yang putus sekolah kemudian mendokumentasikan calaon peserta yang akan menjadi sasaran kegiatan berdasar data yang diperoleh dari desa . Langkah berikutnya Menyusun daftar calon peserta yang akan di jadikan sasaran kegiatan.

TBM diikuti oleh 7 peserta TBM dengan harapan untuk dapat

meningkatkn ilmu kemampuan, pengetahuan, ketrampilan, dan memperluas wawasan bagi mereka yang telah melek aksara, serta bagi mereka yang telah putus sekolah atau tamat sekolah tpi tidak melanjutkan sebagai bekal pengembangan diri, bekerja

ataupun berusah secara mandiri dalam setiap aktifitas mereka di masyarakat.

B. Strategi Dalam Pelaksanaan Kegiatan TBM

Strategi yang dilakukan dalam dalam program ini adalah membaca yang menyeangkan dan menyadarkan warga belajar tentang pentingnya membaca dengan cara pendekatan emosional baik perorangan maupun secara kelompok dengan

mengumpulkan mereka dalam situasi yang non formal dengan demikian warga belajar akan merasa lebih nyaman untuk memisahkan segala permasalahan atau kendala yang menjadi penghambat mereka dalam kegiatan membaca.

C. Strategi Dalam Meningkatkan Minat Baca Warga Belajar

Upaya yang peerlu dilakukan dalam meningkatkan minat baca warga belajar yang tersusun dalam program program pelaksanaan TBM antara lain : 1. Memelih bacaan yang sederhana tidak terlalu tebal , banyak gambar serta sesuai

dengan kebutuhan kerja warga.

2. Menarik minat baca warga belajar dngan memberi contoh membaca lebih dulu kemudian meminta pada warga lain untuk melanjutkan nya.

3. Apabila ada warga yang mengalami kesulitan mengenal kata kita bantu dengan cara menyuruhnya untuk memperkirakan dengan kalimatnya sendiri lanjutanya dari kalimat yang terpotong tersebut.

4. Membuat suasana belajar semenyenangkan mungkin dengan menyelingi kegiatan membaca ini diselingi dengan kegiatan lain

5. Tempat untuk kegiatan gemar membaca ini tidak harus selalu dalam ruangan selingi dengan membaca di tempat tempat terbuka.

(5)

D. Skenario Dalam Proses Pembelajaran

Skenario dalam proses Pembelajaran ini di bagi beberapa tahap

1. Memulai dengan materi awalyang menyenangkan dengan kegiatan yang inovatif, motifatif, inspiratif.

2. Memberikan persepsi dan apresiasi berupa betapa pentingnya membaca.

3. Mempraktekan masing masing wacana baik secara perorangan atau berpasangan.

(6)

BAB 3

TAHAPAN EVALUASI KEGIATAN TBM

Evaluasi yang dilakukan tidak hanya melibatkan supervisor, tetapi juga dari pihak desa dan tutor dikmas. Namun untuk keperluan penilaian supervisor yang ditunjuk UPBJJ – UT saja yang memberikan penilaian, sementara pihak desa atau tutor adalah naras umber yang berjalan, yang dapat dimintai pendapatnya apakah program pembinaan yang dilakukan telah berjalan. Dalam tahapan ini supervisor akan mengunjungi TBM guna melihat keberhasilan warga belajar dengan melihat wacana yang mampu mereka baca selama masa pembinaan.

Adapun metode evaluasi yang dapat digunakan yaitu :

 Pendekatan Evaluasi

Yaitu dalam Menyusun laporan evaluasi menggunakan pendekatan kualitatif.

Pendekatan kualitatif adalah prosedur evaluasi yang menghaslkan data diskriptif berupa narasi kata kata tertulis atau lisan dari fakta fakta yang ditanyakan dan atau diamati.

 Jenis Metode evaluasi

Jenis metode evaluasi yang digunakan adalah dskripsi atau studi kasus utuk mengetahui secara komprehensif tentang program TMB dilihat dari aspek perencanaan, pengelolaan dan hasil program.

 Karakteristik responden evaluasi.

Responden dari kegiatan ini adalah warga belajar TBM

 Teknik Pengumpulan data.

1. Observasi.

Observasi dilakukan untuk memperoleh sumber data dan informasi melalui pengamatan dilokasi.

2. Wawancara

Wawancara dilakukan terhadap warga belajar untuk menggali informasi yang diperlukan dalam menunjang praktik keguiatan TBM ini.

3. Dokumentasi

Mengambil Teknik dokumentasi yang dilakukan dilapangan berupa pendumentasian berbagai catatan lapangan dan pendokuntasian visual berupa foto untuk menghasilkan data pelengkap kegiatan.

(7)

DAFTAR PUSTAKA

Hatimah Ihat., dan Sadri. (2023). Pembelajaran Berwawasan Kemasyarakatan (BMP).

Tanggerang : Universitas Terbuka

Setyoningrum, I (2016). Evaluasi program taman bacaan masyarakat binaan badan arsip dan perpustakaan kota Surabaya diakses dari https://www.academia.edu.

Mariyat. (2012). Laporan kegiatan taman bacaan masyarakat didesa wates kecamatan wei ratai kabupaten pesawaran. Diakses dari https://id.scribd.com

Referensi

Dokumen terkait

Pembelajaran yang mengaitkan antara materi dengan ayat-ayat Al-Qur’an ini merupakan pembelajaran berwawasan ESQ (Emotional Spiritual Quotient), yaitu pembelajaran yang dalam satu

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada pembelajaran matematika berwawasan

TUGAS MATA KULIAH. RENCANA

Mahasiswa yang akan mengikuti tuton perlu melakukan registrasi mata kuliah, baik paket semester maupun mata kuliah registrasi matakuliah. Setelah melakukan

Pemanfaatan IT dalam Pembelajaran Bahasa Asing Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Strategi

Simpulan Penerapan model pembelajaran kolaboratif pada perkuliahan mata kuliah Filsafat Pendidikan dan mata kuliah Evaluasi Pembelajaran dapat terlaksana sesuai dengan harapan,

Tugas.1 Tutor Mata Kuliah Pendidikan

Jawaban Tugas 1 Karya Ilmiyah adalah tugas pertama untuk mata kuliah Karay