• Tidak ada hasil yang ditemukan

tugas hukum kewarganegaraan dan imigrasi

N/A
N/A
YUYUNYUNI WAHYUNI

Academic year: 2024

Membagikan "tugas hukum kewarganegaraan dan imigrasi"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

MENGANALISA JURNAL “NATURALISASI DALAM

HUKUM KEWARGANEGARAAN:

MEMAHAMI KONSEP, SEJARAH, DAN ISU

HUKUMNYA”

(2)

A. HAL IHWAL NATURALISASI

1. Warga Negara

Pasal 26 ayat (1) UUD Tahun 1945 menjelaskan bahwa “warga negara adalah orang-orang bangsa indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara”.

Adapun warga negara asing yang merupakan pendatang dari suatu negara untuk tujuan menetap di Indonesia dengan batasan waktu yang telah ditentukan dengan hubungannya dengan negara yang sifatnya sementara hanya sampai warga negara asing tersebut kembali ke negara asalnya.

2. Sejarah kewarganegaraan yang berlaku di Indonesia

Regirings Reglement tahun 1854 membagi penduduk Hindia Belanda menjadi 3 golongan yaitu Europeanen, Inlanders dan Vreemde Oosterlingen (Timur jauh termasuk Arab, India, Tionghoa , dll kecuali Jepang)

Setelah Indonesia merdeka pada tanggal 18 Agustus 1945, PPKI mengesahkan UUD 1945. Dalam UUD 1945 diatur tentang kewarganegaraan pada pasal 26 yang menyebutkan bahwa:

a. Yang menjadi warga negara adalah orang-orang bangsa indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara.

b. Syarat-syarat yang mengenai kewarganegaraan ditetapkan dengan undang undang.

secara yuridis, berdasarkan pasal 26 Ayat (1) UUD Tahun 1945, istilah warga negara Indonesia dibedakan menjadi 2 golongan :

c. Warga Negara Asli (pribumi), yaitu penduduk asli negara tersebut. Misalnya suku jawa, suku madura dan etnis keturunan yang sejak kelahirannya menjadi WNI, merupakan warga negara asli indonesia.

d. Warga Negara Asing (vreemdeling), misalnya, bangsa Tionghoa, Timur Tengah dan sebagainya yang telah disahkan berdasarkan peraturan perundang-undangan menjadi WNI.

(3)

3. Proses naturalisasi sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia.

a. Undang undng nomor 62 tahun 1958 tentang kewarganegaraan republik indonesia : pewarganegaraan atau naturalisasi dibedakan menjadi 2 macam, yaitu

pewarganegraan secara biasa dan secara istimewa.

b. Keputusan presiden nomor 13 tahun 1980 tentang tata cara penyelesaian permohonan pewarganegaraan republik indonesia : Keppres ini merupakan pelaksanaan dari Pasal 5 Undang-Undang Nomor 62 Tahun 1958 tentang kewarganegaraan republik indonesia.

c. Keputusan presiden Nomor 57 Tahun 1995 tentang Tata Cara Penyelesaian Permohonan pewarganegaraan Republik Indonesia.

d. Intruksi Presiden Nomor 6 Tahun 1995 tentang Percepatan Penyelesaian Permohonan Pewarganegaraan Republik Indonesia.

4. Naturalisasi Biasa dan Naturalisasi Istimewa.

naturalisasi Biasa yaitu suatu naturalisasi yang dilakukan oleh orang asing melalui permohonan dan prosuder yang telah ditentukan. Sedangkan, Naturalisasi Istimewa adalah pewarganegaraan yang dapat diberikan kepada mereka (warga asing) yang telah berjasa kepada Negara RI dengan pernyataan sendiri (pemohon) untuk menjadi warga Negara RI atau dapat diminta menjadi warga Negara RI.

(4)

5. ketentuan syarat dan proses naturalisasi di Indonesia

Dapat diperoleh dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut :

• Telah berusia 18 tahun atau sudah kawin

• Sehat jasmani dan rohani

• Pada waktu mengajukan permohonan sudah bertempat tinggal di wilayah negara indonesia paling singkat 5 tahun berturut-turut atau paling singkat 10 tahun tidak berturut-turut.

• Dapat berbahasa indonesia serta mengakui dasar negara Pancasila dan UUD NRI tahun 1945

• Tidak pernah dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 1 tahun atau lebih

• Jika memperoleh kewarganegaraan republik indonesia, tidak menjadi bekewarganegaraan ganda

• Mempunyai pekerjaan dan/atau berpenghasilan tetap

• Membayar uang pewarganegaraan ke Kas Negara

Referensi

Dokumen terkait

Menurut pasal26 UUD 1945, yang menjadiwarga negara ialah orang-orang bangsa bangsa lain yang disyahkan dengan .... Undang-undang sebagai warga

Pasal 26, ayat (1), yang menjadi warga negara adalah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara.. Dan

Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga

I ndonesia asli, orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara.  Penduduk adalah warga negara I ndonesia dan warga negara asing yang bertempat

Beberapa pengertian tentang warga negara juga diatur oleh Undang-Undang Dasar 1945, Pasal 26 menyatakan "warga negara adalah bangsa Indonesia asli dan bangsa lain yang

Yang menjadi warga Negara Indonesia ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai

Jawaban: Pernyataan warga negara Indonesia menurut Pasal 26 ayat (1) adalah orang- orang bangsa Indonesia asli dan orang lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga

a) Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang- orang bangsa lainyang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara (pasal 26 ayat 1). b)