• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS I MANAJEMEN DAN BISNIS PERENCANAAN

N/A
N/A
Van Fandi

Academic year: 2024

Membagikan "TUGAS I MANAJEMEN DAN BISNIS PERENCANAAN"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS I

MASALAH MANAJEMEN PEMBANGUNAN INDONESIA

Masalah Manajemen Pembangunan Indonesia Untuk Memenuhi Tugas

Mata Kuliah Manajemen dan Busines Plan

OLEH :

M. ARI FANDI (20070321306)

MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS ISLAM BANDUNG TAHUN 2022

(2)

MANAJEMEN PEMBANGUNAN INDONESIA

Kesejahteraan merupakan harapan manusia hidup. Kesejahteraan merupakan langkah awal menuju kebahagiaan. Setiap manusia mempunyai pandangan yang berbeda tentang batasan kesejahteraan, karena setiap individu atau setiap sesuatu kelompok manusia mempunyai kebutuhan yang berbeda satu sama lain terhadap suatu barang dan/atau jasa. Manusia harus melakukan suatu tindakan untuk mencapai kesejahteraan yang dibutuhkannya itu, sedemikian hingga, setiap individu ata kelompok manusia akan mempunyai tindakan yang berbeda satu sama lain untuk mencapai kesejahteraan yang dibutuhkan itu. Kesejahteraan manusia ditentukan sampai seberapa jauh manusia dapat memperoleh barang dan/atau jasa yang dibutuhkan. Negara adalah institusi yang dihasilkan dari suatu perjanjian sosial (social contract) oleh sekelompok manusia yang bersepakat membentuk suatu negara.

Merujuk pada amanah pendiri bangsa dalam UUD 1945, tujuan berbangsa adalah memerdekakan bangsa Indonesia dari kebodohan, kemiskinan, ketidakberdayaan, dan keterkucilan dari pergaulan masyarakat global. Gagasan tersebut merupakan kontrak sosial yang harus dimanajemeni dengan baik agar terealisasikan dalam proses pembangunan.

Pembangunan merupakan proses multidimensial meliputi perubahan struktur sosial, sikap hidup masyarakat dan kelembagaan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pengurangan kemiskinan serta ketimpangan pendapatan (Korua, Rumate and Siwu, 2016). Pembangunan pada dasarnya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berazaskan keadilan sosial dan dilakukan secara berkelanjutan. Pembangunan secara terpadu dan berkesinambunga berorientasi pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Sampai saat ini, disparitas dan kemiskinan masih menjadi permasalahan pembangunan.

Dalam pembangunan, diperlukan modal dasar, yang menjadi faktor masukan (input).

Keberhasilan pembangunan, sedikit banyak juga ditentukan oleh modal dasar yang dimiliki suatu negara. Negara yang memiliki modal dasar yang besar balk potensial maupun riil, akan mampu membentuk dirinya menjadi negara yang besar dan kuat.

Akan tetapi belum seluruh pemangku kepentingan pembangunan memiliki pemahaman dan berkemampuan mengelola modal pembangunan di wilayahnya. Pada umumnya, pengelolaan perencanaan pembangunan daerah masih bersifat konvensional dan belum menjadikan hasil penelitian, pengembangan, desain, dan inovasi sebagai acuannya.

(3)

Menurut Rogers dalam Suyono (2001) pembangunan adalah suatu proses perubahan sosial dengan partisipatori yang luas dalam suatu masyarakat yang dimaksudkan untuk kemajuan sosial dan material (termasuk bertambah besarnya keadilan, kebebasan dan kualitas lainnya yang dihargai) untuk mayoritas rakyat melalui kontrol yang lebih besar yang mereka peroleh terhadap lingkungan mereka.

Berdasarkan hal tersebut jelas bahwa pembangunan itu proses perubahan kearah lebih baik tersebut hanya terwujud dengan melibatkan, menggerakkan manusianya baik dalam perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan serta mengevaluasi hasilnya. Selain itu pembangunan merupakan suatu proses, ini dimaksudkan bahwa setiap usaha pembangunan pasti memerlukan kesinambungan pelaksanaan, dalam arti tanpa mengenal batas akhir meskipun dalam perencanaannya dapat diatur berdasarkan azas skala prioritas dan suatu tahapan tertentu.

Seiring dengan perkembangan mengenai konsep dan pelaksanaan pembangunan di berbagai negara. Indonesia juga mengalami pergeseran paradigma pembangunan, baik dari strategi ekonomi, strategi people centered, hingga pada strategi pemberdayaan masyarakat yang dikatakan suatu alternatif dari model pembangunan masyarakat.

Pengertian Manajemen Pembangunan menurut (Siagian, 2005) adalah upaya atau rangkaian pertumbuhan yang direncanakan dan upaya perubahan yang dilakukan oleh suatu bangsa, negara dan pemerintah secara sadar menuju modernitas dalam konteks pembangunan bangsa.

Sedangkan pengertian manajemen pembangunan menurut (Tjokroamidjojo, 1995) adalah proses kontrol pemerintah (pemerintah) terhadap bisnis (administrasi) untuk mewujudkan pertumbuhan yang direncanakan menuju situasi yang dianggap lebih baik dan lebih maju dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa.

Manajemen pembangunan adalah aktivitas mengatur masyarakat di bidang ekonomi dan perubahan sosial dengan tujuan untuk membangun ketertiban umum (Meadows, 1987).

Pendekatan manajemen menurut Digdowiseiso (2019) dimulai dengan menyusun Visi, disusul Misi, Strategi, dan Aksi pembangunan. Visi adalah arah ke mana kita hendak pergi. Visi pembangunan Indonesia adalah sebuah negara yang berisi rakyat yang makmur, mandiri, berdasarkan Pancasila dan UUD 45, artinya Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Musyawarah, dan Keadilan. Misi, adalah alasan keberadaan kita sebagai bangsa, atau raison d’être. Misi pembangunan Indonesia adalah sebagai sebuah negara-bangsa yang merdeka, bersatu, dan berdaulat, di dalam kerangka kehidupan bersama umat manusia di dunia. Visi dan Misi pembangunan Indonesia harus sama

(4)

bagi setiap organisasi dan masyarakat, namun aspirasinya dapat berlainan sesuai dengan tempat dan kondisi masing-masing.

Manajemen pembangunan indonesia berlandasan yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 Strateginya yaitu manajemen proses pembangunan yang mengusahakan (strategi) secara serasi dan berkaitan dengan trilogi pembangunan (pertumbuhan ekonomi, pemerataan. dan stabilitas nasional) yang pada akhirnya akan menunjang ketahanan nasional.

Pada tahap pelaksanaan rencana, seluruh OPD di pemerintah kabupaten/kota merealisasikan rencana pembangunannya ke dalam kegiatan nyata sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

Pelaksanaan rencana tersebut dapat dibagi atas tiga bentuk kegiatan. Pertama, rencana dilaksanakan dalam bentuk kegiatan rutin dan swakelola yang dilakukan oleh setiap OPD.

Kedua, rencana dilaksanakan dengan bantuan pihak lain, seperti konsultan, kontraktor, atau penyedia barang. Ketiga, rencana dilaksanakan oleh masyarakat dan swasta

Konsep manajemen pembangunan (management of development) merupakan sebuah perspektif dan istilah lain dari konsep administrasi pembangunan (administration of development), karena melihat peran administrasi dalam mewujudkan pembangunan (Esman, 1991). Karena itu pada dasarnya dapat dikatakan bahwa masalah administrasi pembangunan adalah juga masalah manajemen pembangunan.

Menurut Saksono, (2019) manajemen pembangunan semestinya mampu mengoptimalkan modal pembangunan di suatu wilayah dan mengelolanya untuk mewujudkan kesejahteraan yang lebih baik. Akan tetapi belum seluruh pemangku kepentingan pembangunan memiliki pemahaman dan berkemampuan mengelola modal pembangunan di wilayahnya. Pada umumnya, pengelolaan perencanaan pembangunan daerah masih bersifat konvensional dan belum menjadikan hasil penelitian, pengembangan, desain, dan inovasi sebagai acuannya.

Melalui studi ini diharapkan diperoleh model ideal pengelolaan pembangunan daerah. Penting bagi setiap pemerintah daerah kabupaten/kota untuk mengelola perencanaan dan pembangunan di daerahnya berbasis penelitian, pengembangan, desain, dan inovasi

Kegagalan pemerintah daerah dalam mengelola pemerintahan umumnya terlihat dalam kekayaan daerah, pendapatan asli daerah, anggaran, jasa, perdagangan, teknologi serta manajemen SDM. Permasalahan ini dapat diperkecil ketika pihak pemerintah menggunakan manajemen yang baik, untuk itu perlu dibuat model manajemen pemerintahan daerah.

(5)

Identifikasi masalah dari penelitian ini ialah bagaimana strategi, hambatan dan upaya pembaharuan manajemen pemerintahan daerah melalui pendekatan management back to basic.

Salah satu penyebabnya adalah Visi dan Misi Kota belum sepenuhnya dijadikan landasan dalam pelaksanaan pembangunan. Fungsi manajemen melalui manajemen SDM, manajemen perencanaan, manajemen keuangan, manajemen sarana dan prasarana, serta manajemen konflik belum terkelola dengan baik. Bentuk organisasi belum berjalan dengan baik banyak penumpukan penugasan dalam sebuah organisasi.

Referensi

Dokumen terkait

Berpijak pada beberapa pengertian di atas, maka yang dimaksud dengan implementasi manajemen kelas adalah suatu upaya guru dalam menerapkan sebuah pengelolaan

Terkait dengan perubahan paradigma pembangunan yang tidak sekedar terfokus pada pertumbuhan ekonomi namun juga pada upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya,

pembangunan proyek MTH tower untuk di kerjakan, dari aspek finansial dan pendanaan, bila di pengaruhi oleh faktor risiko perubahan inflasi, tingkat suku bunga, dan pertumbuhan

Dari berbagai definisi dan pengertian mengenai manajemen perubahan ini, dapat disimpulkan manajemen perubahan adalah suatu proses yang sistematis dengan menerapkan

Konsep mutu berkembang seiring berkembangnya Manajemen Kualitas Total (Total Quality Management – TQM) yaitu adanya kemauan dari pengusaha untuk melakukan perbaikan yang

Dari beberapa pendapat mengenai pengertian bisnis tersebut di atas, tampaknya ada kesamaan di antara para pakar manajemen bisnis dalam memberikan definsi mengenai bisnis sehingga dapat

Kementerian Kesehatan, 2015 Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional RPJMN Bidang Kesehatan Tahun 2020-2024, perencanaan SDM Kesehatan didefinisikan sebagai upaya penetapan