MAKALAH
STRATEGI MEMBANGUN KEPEMIMPINAN DAN TIM DALAM INDUSTRI KECANTIKAN
Dosen Pengampu : Dr.Reflianto S. T.,M.Pd
Di Susun Oleh : Silvia Ayuni 23078071
PRODI D4 PENDIDIKAN TATA RIAS DAN KECANTIKAN DEPARTEMEN TATA RIAS DAN KECANTIKAN
FAKULTAS PARIWISATA DAN PERHOTELAN UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2024
1
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kehadirat Allah yang telah memberikan banyak kemudahan dan limpahan rezeki-Nya sehingga saya mampu menyelesaikan tugas individu dalam membuat makalah yang berjudul “ Strategi Membangun Kepemimpinan dan Tim dalam Industri kecantikan.”
Saya sadar betul dalam membuat makalah ini banyak kekurangan dan kesalahannya, terimakasih kepada Bapak Dr.Reflianto S.T.,M.Pd selaku dosen pengampu mata Kepemimpinan yang sudah memberikan ilmunya kepada Saya.
Selain itu, makalah yang saya buat masih jauh dari kata sempurna karena keterbatasan pengalaman dan pengetahuan saya. Kiranya, saya berharap adanya saran dan kritik untuk makalah yang baru saya buat. Terakhir, saya berharap semoga makalah saya bisa memberi manfaat yang banyak dan ilmu yang baru bagi pembaca.
Padang, 1 Oktober 2024
Penulis
2
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...1
DAFTAR ISI...2
BAB I PENDAHULUAN...3
A. Latar Belakang...3
B. Rumusan Masalah...3
C. Tujuan...3
BAB II PEMBAHASAN...4
A. Defenisi Kepemimpinan...4
B. Jenis Kepemimpinan Strategis...5
C. Strategi Membangun Kepemimpinan dalam Industri Kecantikan...5
D. Strategi Membangun Tim dalam Industri Kecantikan...6
BAB II PENUTUP...7
Kesimpulan...7
DAFTAR PUSTAKA...8
3
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Industri kecantikan terus berkembang pesat dengan kebutuhan akan kepemimpinan yang kuat dan tim yang solid untuk mencapai keberhasilan. Kepemimpinan yang efektif tidak hanya berfokus pada hasil bisnis tetapi juga pada pengembangan individu dalam tim. Dalam industri ini, penting untuk membangun pemimpin yang mampu menciptakan lingkungan kerja yang kolaboratif, kreatif, dan inovatif.
B. Rumusan Masalah
1. Apa Definisi Kepemimpinan dalam Industri Kecantikan ? 2. Apa Saja jenis kepemimpinan yang Starategis ?
3. Bagaiman Strategi Membangun Kepemimpinan dalam Industri Kecantikan 4. Bagaimana Strategi Membangun Tim dalam Industri Kecantikan
C. Tujuan
1. Untuk Mengetahui apa itu Kepemimpinan 2. Untuk Mengetahui jenis kepemimpinan
3. Untuk mengetahui bagaimana cara membangun kepemimpinan dalam industri kecantikan 4. Untuk mengetahui bagaimana membangun tim dalam industri kecantikan
4
BAB II PEMBAHASAN A. Definisi Kepemimpinan
Kepemimpinan adalah suatu proses dimana individu mempengaruhi kelompok untuk mencapai sebuah tujuan. Tim yang hebat adalah memiliki tujuan yang sama, terdapat kerjasama, komunikasi yang baik serta memiliki komitmen (Maxwell, 1997).Kepemimpinan nilai pada kehidupan kerja orang lain (Paul Birch, 2001). Seorang pemimpin sejati harus memperhatikan karakter dan integritas, serta memiliki kemampuan dalam metode kepemimpinan, serta menunjukkan perilaku maupun kebiasaan seorang pemimpin (Wahyu, 2005).
“Anda tidak dapat melakukannya sendirian,” adalah mantra dari pemimpin teladan dan pernyataan ini amat beralasan. Anda tidak dapat menyelesaikan hal-hal yang luar biasa hanya oleh diri Anda sendiri. Kerja sama adalah keahlian tingkat tingg yang memungkinkan tim, rekanan dan aliansi lain berfungsi secara efektif. Kerja sama dapat dipertahankan hanya ketika para pemimpin mempromosikan rasa saling bergantung—perasaan bahwa kita menghadapi masalah secara bersama-sama. Tujuan dan peran yang saling terkait berkontribusi pada rasa saling bergantung insentif yang paling baik bagi orang lain untuk membantu Anda dalam meraih tujuan adalah dengan mengetahui bahwa Anda akan menyambutnya secara timbal balik, dan membantu mereka kembali sebagai balasannya (KOUZES POSNER, 2004).
Strategi kepemimpinan adalah pemimpin yang memiliki metode atau rencana yang strategis bertujuan untuk membawa perubahan dalam perusahaan atau organisasi, mengimplementasikan strategi dengan kualitas kepemimpinan yang efektif, dan membuat karyawan memahami tujuan perusahaan serta tantangan yang akan dihadapi perusahaan.
Strategi kepemimpinan merupakan suatu masalah yang menarik, karena hal tersebut menyangkut dengan maju mundurnya perusahaan. Apabila seorang pemimpin tidak efektif dalam melaksanakan strateginya maka dapat berpengaruh pada kinerja karyawan, dimana hal tersebut juga berpengaruh pada kinerja perusahaan yang akan menghasilkan citra yang buruk dan tidak tercapainya tujuan perusahaan.
5
B. Jenis kepemimpinan strategis
Kepemimpinan Transaksional
Pemimpin jenis ini memberikan reward pada karyawan berupa insentif gaji atau penambahan gaji, promosi jabatan, dan bonus untuk kinerja yang baik dengan melihat kinerja karyawan. Namun apabila kinerja buruk dapat mengkuhum dengan pengurangan gaji, penurunan jabatan, hingga kehilangan pekerjaan. Kepemimpinan strategi seperti ini dapat memberikan hasil yang tidak selalu optimal.
Kepemimpinan Transformasional
Jenis kepemimpinan strategi ini merupakan adaptif dan mengontrol tindakan. Pemimpin jenis ini menggabungkan strategi dan kepemimpinannya dengan menggunakan visi organisasi untuk mengontrol tindakan dan perilaku karyawan. Strategi pemimpin seperti ini mempengaruhi orang lain agar berubah dengan fokus strategi untuk kebaikan organisasi. Kepemimpinan strategis ini membuat karyawan untuk meningkatkan kepercayaan diri, memegang tanggung jawab, dan mengidentifikasi tujuan organisasi.
Kepemimpinan Karismatik
Pemimpin jenis ini memiliki daya tarik atau pesona untuk membujuk orang lain. Individu merasa memiliki dorongan untuk menyelesaikan perkejaan dengan tepat waktu. Fokus pekerjaan kepemimpinan karismatik ini adalah perubahan status quo dan perubahan dalam organisasi tidak tentu.
C. Strategi Membangun Kepemimpinan dalam Industri Kecantikan
Pemimpin di industri kecantikan harus mampu mendefinisikan visi dan misi yang jelas bagi timnya. Visi ini harus mencerminkan nilai-nilai inti perusahaan, seperti inovasi, kualitas, dan kepuasan pelanggan.
Mengembangkan Kemampuan Berpikir Strategis: Pemimpin harus mampu menganalisis tren pasar, memahami kebutuhan konsumen, dan merumuskan strategi yang tepat untuk mencapai tujuan perusahaan. Kemampuan ini penting untuk mengantisipasi perubahan dan persaingan di industri kecantikan yang dinamis.
Membangun Kepercayaan dan Komunikasi Efektif: Kepercayaan dan komunikasi terbuka menjadi pondasi penting dalam membangun tim yang solid. Pemimpin harus mampu membangun hubungan yang kuat dengan anggota tim, mendengarkan masukan, dan memberikan arahan yang jelas.
Fokus pada Pengembangan Tim: Pemimpin harus mendorong pertumbuhan dan pengembangan anggota tim. Ini dapat dilakukan melalui pelatihan, mentoring, dan kesempatan untuk belajar dari pengalaman. Pemimpin yang efektif adalah yang mampu memaksimalkan potensi timnya.
6
D. Strategi Membangun Tim dalam Industri Kecantikan
Membangun Budaya Kerja yang Positif: Tim yang solid dibangun di atas budaya kerja yang positif, saling menghormati, dan mendukung. Pemimpin harus menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan memotivasi anggota tim untuk memberikan yang terbaik.
Mendorong Kolaborasi dan Kerja Sama: Tim yang efektif adalah tim yang mampu bekerja sama dengan baik. Pemimpin harus mendorong kolaborasi, komunikasi terbuka, dan saling berbagi pengetahuan di antara anggota tim.
Membangun Kepemimpinan Tim: Pemimpin harus mengembangkan anggota tim yang memiliki potensi menjadi pemimpin. Ini dapat dilakukan melalui pelatihan, mentoring, dan kesempatan untuk mengambil tanggung jawab. Tim yang memiliki pemimpin yang kuat akan lebih efektif dalam mencapai tujuan.
Menghargai Prestasi dan Kontribusi: Pemimpin harus memberikan penghargaan dan pengakuan atas prestasi dan kontribusi anggota tim. Ini akan memotivasi anggota tim untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik.
7
BAB III PENUTUP
Kesimpulan
Strategi kepemimpinan adalah pemimpin yang memiliki metode atau rencana yang strategis bertujuan untuk membawa perubahan dalam perusahaan atau organisasi, mengimplementasikan strategi dengan kualitas kepemimpinan yang efektif, dan membuat karyawan memahami tujuan perusahaan serta tantangan yang akan dihadapi perusahaan. Strategi kepemimpinan merupakan suatu masalah yang menarik, karena hal tersebut menyangkut dengan maju mundurnya perusahaan. Apabila seorang pemimpin tidak efektif dalam melaksanakan strateginya maka dapat berpengaruh pada kinerja karyawan, dimana hal tersebut juga berpengaruh pada kinerja perusahaan yang akan menghasilkan citra yang buruk dan tidak tercapainya tujuan perusahaan.
8
DAFTAR PUSTAKA
Birch, P. (2001).Pemimpin yang Sukses: Cara Membimbing Tim Anda Menuju Kesuksesan.
Maxwell, JC (1997). 21 Hukum Kepemimpinan yang Tak Terbantahkan: Ikutilah Hukum-hukum Itu dan Orang-Orang Akan Mengikuti Anda. Thomas Nelson
Kouzes, J. M., & Posner, B. Z. (2004). Follower-oriented leadership.
Wahyu, A. (2005).Kepemimpinan Sejati: Karakter, Integritas, dan Metode.