Izin yang dibutuhkan untuk sebuah proyek dapat bervariasi tergantung pada jenis proyek, lokasi, dan skala proyek tersebut. Izin Lingkungan: Izin untuk memastikan proyek tidak merusak lingkungan, seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) atau Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL). Izin Gangguan (HO): Izin untuk kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan terhadap lingkungan sekitar, seperti kebisingan atau pencemaran.
Izin Tenaga Kerja: Izin terkait dengan penggunaan tenaga kerja, termasuk izin tenaga kerja asing jika ada. Izin Pemanfaatan Air: Izin untuk penggunaan sumber daya air, jika proyek memerlukan penggunaan air dalam jumlah besar. Izin Lalu Lintas: Izin terkait dengan dampak proyek terhadap lalu lintas di sekitar lokasi proyek.
Selain izin-izin di atas, masih ada izin khusus lainnya tergantung pada spesifikasi dan kebutuhan proyek tersebut. Sebaiknya, konsultasikan dengan pihak berwenang setempat atau konsultan perizinan untuk memastikan semua izin yang diperlukan telah diperoleh sebelum memulai proyek.
Survei Lokasi
Pembuatan Pagar Proyek
Pekerjaan Pembersihan Lapangan
Pemasangan Fasilitas Sementara & Direksikeet
SETIABUDI, KUNINGAN JAKARTA SELATAN 12920
Batching plant Terdekat Yaitu di jalan menteng atas barat dengan jarak tempuh yaitu 1.6 Km dengan waktu tempuh 7 menit. Putih, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10520 dengan jarak tempuh 10 km dan waktu tempuh 18 m. Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12220 dengan jarak 8,6KM dengan waktu tempuh 14 menit.
Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550 dengan jarak tempuh 13,7 KM dengan waktu tempuh 25 menit. Area Buang Puing Terletak di kembang selatan kecamatan kembang Jakarta barat dengan jarak tempuh 9.7 km dengan waktu tempuh 23 menit. Area penampungan lumpur terdapat di Pinang Ranti, Makasar, East Jakarta City, Jakarta 13560 dengan jarak 16,9 dengan waktu tempuh 39 menit.
Metode konvensional adalah metode konstruksi yang menggunakan bahan-bahan konstruksi konvensional seperti batu bata, semen, dan kayu.
Metode Konvesional
Perencanaan dan Perancangan: Proses dimulai dengan perencanaan dan perancangan bangunan oleh arsitek dan insinyur. Ini melibatkan pembuatan gambar dan spesifikasi teknis yang diperlukan
Pembangunan Pondasi: Tahap pertama konstruksi adalah pembangunan pondasi. Pondasi ini diperlukan untuk mendukung berat struktur bangunan di atasnya
Tahapan Metode Konvesional
Pembangunan Struktur: Setelah pondasi selesai, pembangunan struktur utama bangunan
Penyelesaian Interior dan Eksterior: Setelah struktur bangunan selesai, pekerjaan interior seperti pemasangan kabel listrik, instalasi pipa air, dan penyelesaian lantai dan dinding interior dilakukan
PEKERJAAN PERSIAPAN
Direksi keet asumsi untuk 1 orang membutuhkan 2 m2, pada stuktur organisasi terdapat 14 orang berarti ukuran
Gudang material di tempatkan dekat direksi keet agar mudah untuk kordinasi mengenai kebutuhan material
Untuk menjaga keamanan pintu masuk di beri pos penjaga 6. Area parkir untuk pekerja
Area cuci ban
Kebutuhan panel listrik untuk direksi keet
Kebutuhan panel listrik untuk pekerjaan perakitan besi
TAHAP PRA KONSTRUKSI
Hitung Kebutuhan Dumptruck ( Mobil angkut sampah ) untuk membuang sampah 796,5 m3, dengan produktiviitas kerja 1 unit
METODE PELAKSANAAN
TAHAPAN PEKERJAAN
MULAI
PEKERJAAN PONDASI
PEKERJAAN DEMOBILISASI SELESAI
TAHAP KONSTRUKSI
PEKERJAAN DEWATERING
Metode Bottom-up atau metode pembangunan gedung yang dimulai dari bawah hingga ke atas ini juga fokus terhadap pembuatan basement terlebih dahulu. Dengan menggali tanah terlebih dahulu hingga mencapai elevasi yang direncanakan merupakan tahapan pertama yang dilakukan dalam metode ini. Setelah itu lakukan pekerjaan pondasi, pekerjaan kolom, dan pekerjaan pelat hingga ke lantai paling atas.
BASEMENT
Fabrikasi tulangan kolom Tulangan kolom terlebih dahulu diukur dan dipotong sesuai dengan shop drawing di area fabrikasi besi. Tulangan joint kedua diangkat menggunakan tower crane kemudian disambungkan dengan tulangan joint pertama yang telah dipasang sebelumnya. Proses pemasangan bekisting dilakukan setelah proses pembesian kolom telah selesai dan telah mendapatkan proses persetujuan dari konsultan pengawas.
Minyak/pelumas berfungsi agar beton tidak menempat pada permukaan bekisting sehingga memudahkan pada saat pembongkaran bekisting. Setelah proses checklist selesai, panel bekisting diangkat dari lokasi fabrikasi bekisting menggunakan tower cranemenuju posisi kolom yang akan dicor. Setelah bekisting telah diposisikan pada garis marking yang telah disiapkan, selanjutnya kickers, push, dan push prop dipasang pada base plate yang sudah terpasang, lalu dilakukan pengencangan tie rod dan penyesuaian adjustable kickers pada bekisting.
Bekisting yang telah dilepas diangkat menggunakan tower crane kemudian dibersihkan bagian permukaan dalam bekisting dan diolesi kembali dengan minyak bekisting untuk kemudian dipindahkan kelokasi pengecoran kolom berikutnya. Pemasangan tulangan tangga dilakukan dengan memasang tulangan arah memanjang terlebih dahulu baru kemudian dilanjutkan dengan memasang tulangan arah melintang. Masukkan beton segar kedalam bucket berkapasitas 0.9 m, setelah bucket terisi tower crane akan mengangkat bucket menuju tempat pengecoran yang telah ditetapkan.
Beton yang cukup umur ialah beton yang dapat menahan berat sendiri dan beban dari luar. Bekisting yang telah dibongkar dibersihkan dari sisa-sisa beton yang melekat dan disimpan pada tempat yang terlindung untuk menjaga bekisting untuk pekerjaan selanjutnya. Bongkar plywood secara hati-hati untuk bagian pinggir area yang beton yang telah cukup umur.
Papan tersebut dirakit diatas perancah dengan bentuk seperti sisi-sisi balok, sisi atasnya dibiarkan terbuka untuk proses pengecoran, pemasangan bekisting harus sangat kuat karena saat melakukan pengecoran, bekisting mengalami tekanan yang sangat kuat saat pemadatan dan oleh berat beton itu sendiri. Penulangan ramp berupa tulangan dua lapis, dalam pemasangan tulangan ramp terlebih dahulu dilakukan penulangan lapis pertama setelah itu tulangan lapis kedua, kedua lapis tulangan diberi jarak 5cm, lalu beton decking dipasang di bawah dan samping tulangan dan setelah semua tulangan terpasang dan terkait oleh kawat bendrat selanjutnya proses pengecoran. Marking and Surveying Marking merupakan proses pengukuran dan penandaan lokasi yang akan dibuat ramp agar sesuai dengan gambar rencana.
PEKERJAAN STRUKTUR ATAS
- Penentuan Elevasi
- Pemasangan Bekisting
- Pembesian
- Pengecekan Tulangan
Tipe tersebut tersebut berkaitan berkaitan dengan fungsi ruangan ruangan di atas balok tersebut, tersebut, dikarenakan fungsi ruangan akan mempengaruhi beban yang akan disalurkan pada balok. Mempersiapkan peralatan dan bahan-bahan yang akan digu an yang akan digunakan untuk an untuk pembuatan pembuatan acuan dan perancah perancah termasuk termasuk memeriksa memeriksa kembali kembali kondisi kondisi peralatan yang akan di pakai. Pembuatan bet atan beton deking yan ing yang akan d g akan digunakan seba kan sebagai seli gai selimut bet mut beton yang on yang tebalnya 40 cm sesuai dengan gambar kerja.
Kerangka balok ini dipasang mengelilingi kolom dengan ketinggian yang telah ditentukan, dilanjutkan dengan pemasangan penyangga untuk acuan dasar bekisting balok. Pemasangan acu an din ding bek isting balok pad a sisi kiri kanan dengan menggunakan multiplek Untuk memastikan cetakan kokoh dan k kokoh dan kuat maka dipasanglah uat maka dipasanglah skor pada sisi luar cetakan. Sebelum dilakukan fabrikas um dilakukan fabrikasi tulangan balok dan gan balok dan pelat dilakuk pelat dilakukan uji tarik baja untuk mengetahui apakah baja tulangan memenuhi spesifikasi, pada proyek ini pengujian tersebut dilakuk proyek ini pengujian tersebut dilakukan di PT Suco an di PT Sucofindo.
Agar batas jarak dan ukuran sesuai dengan yang direncanakan maka dibe kan maka diberi tanda meng ri tanda menggunakan kapur, kemudian ikat an ikat tulangan tersebut dengan menggunakan kawat bendrat. Pada proyek, Pada proyek, pembersihan dilakuka rsihan dilakukan dengan menggunakan sapu dan tongkat yang diberi magnet. Pelat Lantai Penentuan elevasi pelat lantai harus dilakukan secara cermat dan teliti, agar menghasilkan elevasi yang sama.
Penentuan ini dilakukan dengan mengukur dari kolom atau dinding yang telah di-marking terlebih dahulu. Kemudian digunakan waterpass untuk membuat marking pada beberapa beberapa kolom lainnya, di mana kolom yang telah di- marking tersebut akan digunakan sebagai titik koordinat untuk mengukur dan mengecek elevasi balok dan pelat lantai. Dari marking tersebut, waterpass diletakkan di posisi yang sesuai untuk mengecek elevasi balok dan elevasi balok dan pelat lantai, kemudian diukur ket pelat lantai, kemudian diukur ketinggian elevasi da inggian elevasi dasar bekis sar bekisting balok dan pelat lantai.
Pemasangan bekisting dengan tepat dan sudah diperkuat, sesuai dengan design dan standard yang telah ditentukan. Pemasangan tulangan pada ngan tulangan pada pelat lantai pelat lantai dan balok dan balok dilakukan secara. Pengecekan yang dilakukan meliputi yang dilakukan meliputi ukuran bekisting lebar dan tinggi, pemeriksaan elevasi dan kelurusan bekisting, pemeriksaan pemeriksaan sambungan sambungan pada bekisting bekisting dan pengecekan pengecekan agar tidak ada serpihan serpihan kayu dan paku pada pelat lantai yang akan dicor.
Metode kerja untuk pelaksanaan pekerjaan plat lantai
- Proses Pengecoran
- Pembongkaran Bekisting
- Perawatan
- 17 Pekerjaan Kolom
Memasang tulangan pokok memanjang, kemudian untuk mempermudah pemasangan tulangan pemasangan tulangan sengkang, tulangan sengkang, tulangan tersebut tersebut diikat sementara sementara dibagian dibagian tengah tulangan. Dari concrete pum p beton ready mi x akan dipompa dan dialirkan ke elemen struktur yang akan dicor.
PEKERJAAN MEP
PEKERJAAN PLUMBING
General Information
NI-3 (PUBB) 1956 NI-3 1963, PUBB 1969
START
PERBAIKAN
SERAH
Persiapan pelaksanaan pekerjaan pembuatan shop drawing dan persiapan approval material dilengkapi dengan contoh material / moke up yang diajukan ke direksi/Konsultan Pengawas. Pelaksanaan Pengukuran / marking berkoordinasi dengan surveyor arsitek untuk penentuan ruang toilet sesuai shop drawing yang telah disetujui. Pemasangan pipa sparing di ruang toilet sesuai shop drawing yang telah disetujui - Pabrikasi support dan gantungan sesuai contoh material dan gambar yang telah.
Pemasangan Instalasi pipa Air bersih di ruang toilet dan di shaft sesuai shop drawing yang telah disetujui. Pemasangan seluruh peralatan Plumbing di ruang toilet lengkap accessories sesuai shop drawing yang telah disetujui. Pemasangan Pompa Boster lengkap Instalasi dan accessories - Pemasangan Panel Pompa lengkap Instalasi kabel Power - Testing Commissioning Sistem Air bersih.
PIPA SISTEM PP-R
Air kotor ; air yang berasal dari buangan closet atau urinoirPEKERJAAN INSTALASI AIR KOTOR & BEKAS
Pipa ventilasi pada instalasi air kotor/bekas disambungkan pada bagian atas pipa tersebut dan disalurkan pada daerah tertinggi (atap atau atas plafond) dengan dilengkapi ventcup.
HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN
YANG DIMAKSUD DENGAN AIR KOTOR DAN BEKAS PADA PROYEK INI
Air bekas; air yang berasal dari wastafel, bak cuci dan floor drain
PEKERJAAN MEKANIKAL
FLOWCHART PEKERJAAN FIRE HYDRANT HALAMAN
Blok Diagram Fire Hydrant
FLOWCHART PEK. POMPA FIRE HYDRANT
PEMASANGAN INSTALASI PIPA FIRE HYDRANT DAN FIRE SPRINGKLER DARI SHYAFT KE BOX HYDRANT TIAP LANTAI. Persiapan pelaksanaan pekerjaan pembuatan shop drawing dan persiapan approval material dilengkapi dengan contoh material dan diajukan ke Konsultan Pengawas / Owner. Pelaksanaan Pengukuran / marking jalur utama pipa Fire Hydrant dan Fire Springkler dikoordinasikan dengan pekerjaan sipil.
Fabrikasi support dan gantungan untuk pipa Fire Hydrant dan Fire Springkler sesuai shop drawing approval. Fabrikasi Box Hydrant di pabrik sesuai shop drawing yang sudah disetujui oleh Konsultan Pengawas / Owner dan berdasarkan approval material. Fabrikasi pipa Fire Hydrant dan Fire Springkler yaitu : Pengelasan untuk pipa Fire Hydrant dan Fire Springkler disesuaikan dengan spesifikasi teknik dan berdasarkan gambar yang sudah disetujui oleh Konsultan Pengawas / Owner.
Pemasangan Instalasi Pipa Fire Hydrant dan Fire Springkler dari shaft ke Box Hydrant dan ke pipa cabang tiap lantai lengkap accessories.
PEMASANGAN PILLAR HYDRANT LENGKAP GATE VALVE
PEKERJAAN ELEKTRIKAL
FLOWCHART PEK. INSTALASI PENERANGAN DAN STOP KONTAK
Instalasi Penerangan Dan Stop Kontak Dalam Gedung
Instalasi Penangkal Petir
Instalasi Kabel Feeder dan Tray 4. Pemasangan Panel-Panel Listrik
Panel dan kotak pembagi 2. Saklar dan zekering-zekering
Stop kontak / stop kontak daya 6. Lampu penerangan
Grounding atau pentanahan - Waktu Kerja
METODE PEMASANGAN
Pipa yang dipasang pada dinding dilaksanakan sebelum pekerjaan plesteran dan acian dikerjakan
Penempatan sambungan/percabangan harus ditempatkan di daerah yang mudah dicapai untuk perbaikan (perawatan)
Sambungan harus menggunakan klem / isolasi kabel supaya terlindung dengan baik sehingga tidak tersentuh atau menggunakan lasdop dan ditempatkan pada Te Dos
Lekukan/belokan pipa harus beradius > 3 kali diameter pipa dan harus rata (untuk memudahkan penarikan kabel)
Jaringan arde harus dipasang tersendiri / terpisah dengan arde penangkal petir
Pada hantaran di atas langit-langit, harus diklem pada bagian bawah plat / balok atau pada balok kayu rangka langit- langit
Untuk hantaran/tarikan kabel yang menyusur dinding bata/beton pada shaft harus diklem atau dengan papan dan kabeltrey bila jaringan terlalu rumit (banyak)
Box / kotak Panel bodynya harus diarde, untuk menghindari adanya arus
SERAH TERIMA
SELESAI
FLOWCHART PEKERJAAN INSTALASI PENANGKAL PETIR
URUTAN PEKERJAAN INSTALASI PENANGKAL PETIR
FABRIKASI PANEL TEGANGAN RENDAH DI
WORKSHOPE
FLOWCHART PEK. PANEL LISTRIK TEGANGAN RENDAH
PEMASANGAN ISOLASI PIPA /HARMAFLEX - PENGELASAN FITING PIPA TEMBAGA -PEMASANGAN INDOOR DAN OUTDOOR -PEMASANGAN INSTALASI LISTRIK AC - PEMASANGAN PIPA DRAIN.
FLOWCHART PEK. SISTEM TATA UDARA
URUTAN PEKERJAAN PANEL TEGANGAN RENDAH
URUTAN PEKERJAAN TATA UDARA / AIR CONDITIONING
OUTDOOR UNIT AC
PIPA DRAINPIPA REFRIGERANT
AC System N I
Pabrikasi gantungan untuk ducting Exhaut sesuai shop drawing approvel - Pabrikasi ducting ducting exhaust fan tanpa isolasi.
Urutan pekerjaan INSTALASI DUCTNG
PERAKITAN SANGKAR LIFT DAN MESIN LIFT -PEMASANGAN KABEL POWER,PANEL KONTROL ,HALL BOTTON ,HALL INDICATOR.
FLOWC HART PEKERJAAN LIFTPekerjaan Elektrikal
URUTAN PEKERJAAN INSTALASI LIFT
GLASS, TELEPHONE JACK, ADDRESABLE HEAT DETECTOR, ADDRESSABLE SMOKE DETECTOR, SMOKE DETECTOR PHOTOELECTRIC, RATE OF RISE DETECTOR, END OFF LINE LENGKAP ACCESSORIES MENGIKUTI PEKPERJAAN ARSITEK.
URUTAN PEKERJAAN PEMASANGAN FIRE ALARM
FLOWCHART PEKERJAAN AKHIR M & E