• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUMBUH KEMBANG ANAK

N/A
N/A
Cucu Sudrajat

Academic year: 2024

Membagikan "TUMBUH KEMBANG ANAK "

Copied!
56
0
0

Teks penuh

(1)

“ “ TUMBUH KEMBANG TUMBUH KEMBANG ANAK”

ANAK”

(2)

Prinsip-prinsip:

Anak berkembang secara bertahap, dimana masing - masing tahap memiliki tugas perkembangan dan kebutuhan yang berbeda ^ setiap orang unik

•Setiap orang mengikuti urutan perkembangan yang sama.

•Perkembangan terjadi bersamaan dengan pertumbuhan namun kecepatannya berbeda-beda pada setiap anak

•Perkembangan merupakan suatu proses yang berkesinambungan.

•Perkembangan merupakan hasil interaksi dari banyak faktor (internal dan eksternal)

(3)

TUMBUH KEMBANG TUMBUH KEMBANG

ANAK ANAK

Tumbuh (pertumbuhan) berkenaan Tumbuh (pertumbuhan) berkenaan

dengan pertumbuhan ukuran organ dengan pertumbuhan ukuran organ

tubuh tubuh

Kembang (perkembangan) berkenaan Kembang (perkembangan) berkenaan

dengan perubahan fungsi organ tubuh dengan perubahan fungsi organ tubuh

(4)

PERTUMBUHAN PERTUMBUHAN

BBerkaitan dengan masalah perubahan dalam erkaitan dengan masalah perubahan dalam besar, jumlah, ukuran organ

besar, jumlah, ukuran organ individu dan hal individu dan hal ini dapat diukur melalui ukuran berat, ukuran ini dapat diukur melalui ukuran berat, ukuran

panjang, besar panjang, besar

lingkaran kepala. Semua hal ini memerlukan lingkaran kepala. Semua hal ini memerlukan

proses pemantauan yang tepat.

proses pemantauan yang tepat.

PERKEMBANGAN PERKEMBANGAN

AAdalah bertambahnya kemampuan dalah bertambahnya kemampuan (skill)(skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat kompleks dalam pola yang teratur dan dapat

diramalkan, sebagai hasil dari proses diramalkan, sebagai hasil dari proses pematangan. Peristiwa perkembangan ini pematangan. Peristiwa perkembangan ini

biasanya berkaitan dengan masalah psikologis biasanya berkaitan dengan masalah psikologis

seperti kemampuan gerak kasar dan halus, seperti kemampuan gerak kasar dan halus,

intelektual, sosial dan emosional.

intelektual, sosial dan emosional.

(5)

UNDANG-UNDANG REPUBLIK UNDANG-UNDANG REPUBLIK

INDONESIA INDONESIA

NO 23 TAHUN 2002 TENTANG NO 23 TAHUN 2002 TENTANG

PERLINDUNGAN ANAK PERLINDUNGAN ANAK

• BAB I, PASAL 1 (1,2)BAB I, PASAL 1 (1,2)

1. ANAK ADALAH SESEORANG YANG 1. ANAK ADALAH SESEORANG YANG BELUM BERUSIA 18 (DELAPAN

BELUM BERUSIA 18 (DELAPAN BELAS ) TAHUN TERMASUK ANAK BELAS ) TAHUN TERMASUK ANAK

YANG MASIH DALAM KANDUNGAN YANG MASIH DALAM KANDUNGAN

(6)

6

CIRI KHAS ANAK CIRI KHAS ANAK

ANAK BUKAN

DEWASA KECIL

(7)

CIRI KHAS CIRI KHAS

ANAK ANAK

Proses bertambahnya ukuran / dimensi tubuh Akibat bertambahnya sel-sel dan

Bertambah besarnya sel tersebut

Proses pematangan / maturasi fungsi organ Tubuh, berkembangnya kemampuan,

Intelegensi serta perilaku anak

TUMBUH

KEMBANG

(8)

8

TUMBU TUMBU

H H

Pertumbuhan dalam jumlah dan besarPertumbuhan dalam jumlah dan besar

Bertambah besar organ, otot dan tulangBertambah besar organ, otot dan tulang

Bertambah ukuran BB, TB, lingkaran kepala, Bertambah ukuran BB, TB, lingkaran kepala, lingkar dada

lingkar dada

Pemantauan dengan grafik kurva normalPemantauan dengan grafik kurva normal

KEMBANG

Meningkatnya fungsi sel tubuh Maturasi organ dan sistim

Keterampilan

Kemampuan afektif kreaktivitas

(9)

9

CIRI KHAS ANAK

TUMBUH KEMBANG

TUMBUH BERKEMBANG

Bertambahny a ukuran, jumah sel,

jaringan interseluler

Bertambah ukuran fisik, struktur

tubuh

Bertambahnya kemampuan

struktur & fungsi tubuh yang lebih kompleks

KUALITATIF

Anak dapat tumbuh kembang melalui

tahapan yang sesuai Stimulasi

,Deteksi,Intervensi Dini

(10)

Faktor-faktor yang mempengaruhi Tumbuh Kembang

(11)

ILMU TUMBUH ILMU TUMBUH

KEMBANG KEMBANG

• Mempelajari berbagai hal yang Mempelajari berbagai hal yang

berhubungan dengan segala upaya untuk berhubungan dengan segala upaya untuk

menjaga dan mengoptimalkan tumbuh menjaga dan mengoptimalkan tumbuh

kembang anak baik fisik,mental dan sosial kembang anak baik fisik,mental dan sosial

• Menegakkan diagnosis dini setiap Menegakkan diagnosis dini setiap kelainan tumbuh kembang dan

kelainan tumbuh kembang dan

kemungkinan penanganan yang efektif, kemungkinan penanganan yang efektif, serta mencari penyebab dan mencegah serta mencari penyebab dan mencegah

keadaan tsb keadaan tsb

(12)

12

• TUMBUH KEMBANG TUMBUH KEMBANG

– Berlangsung sejak konsepsi sampi Berlangsung sejak konsepsi sampi akhir remaja

akhir remaja

FAKTOR PENENTU TUMBUH KEMBANG

Genetik

• Lingkungan

terutama pada periode:

pranatal natal

pasca natal

(13)

Perspektif Teori

Berbagai investigasi memandang perkembangan anak dari perspektif teori yang berbeda dan memfokuskan pada aspek yang berbeda

1. Perspektif Biologis - Temperamen 2. Perspektif Psikoanalisis

- Teori psikoseksual dari Freud - Teori psikososial dari Erikson 3. Perspektif Pembelajaran

Teori Skinner, Watson dan Bandura

4. Perspektif Kognitif - Teori Piaget and Vigotsky

5. Perspektif Kontekstual - Teori ekologi Bronfrenbrenner

6. Perspektif Evolusionari/ Sosio-biologik -Teori attachment dari Bowlby dan Ainsworth

7. Perspektif Moral - Teori Kohlberg

(14)

GENETIK LINGKUNGAN

PRENATAL

NATAL

NEONATUS

BAYI

PRA SEKOLAH ANAK

SEKOLAH REMAJA

DEWASA MUDA

ORANG TUA

Tahap – tahap tumbuh kembang

(15)

PENGARUH GIZI TERHADAP TUMBUH PENGARUH GIZI TERHADAP TUMBUH

KEMBANG KEMBANG

Wanita

Dewasa muda kerdil

Pertumbuhan janin terganggu Penurunan potensi intelektual

Infeksi perinatal Nutrisi buruk

Nutrisi buruk

Selama kehamilan

BBLR

(16)

16

PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP

TUMBUH KEMBANG ANAK TUMBUH KEMBANG ANAK

INDIVIDU

KELUARGA MASYARAKAT

BIOLOGI FISIK

SOSIAL BUDAYA EKONOMI & POLITIK

(17)

INPUT Perawatan terus menerus OUTCOME

berkesinambungan

ASUH ASIH ASAH

Sempurna Kualitas &

potensi Konsepsi

optimal

ASI

LINGKUNGAN

MIRO ; IBU

MINI ; KELUARGA MESO ; SEKOLAH / ORGANISASI

MAKRO ; EKSEKUTIF

(18)

18

LINGKUNGAN

MIKRO MINI MESO MAKRO

ORGANISASI PROFESI

“IDAI”

KEBIJAKAN PEMERINTAH

“DEPKES”

ORG. NASIO- NAL/INTER NUTRISI

ASI

PASI

MPASI IBU Pendidikan

Gizi

KB

SUASANA RUMAH

SARANA PELAYANAN KESEHATAN

KELUARGA

Nenek/Kakek

Ayah

Saudara

SARANA IBADAH SARANA PENDIDIKAN

TUMBUH - KEMBANG

KEBUTUHAN DASAR ANAK

ASUH ASIH ASAH

DIAGRAM KERANGKA KONSEPTUAL DIAGRAM KERANGKA KONSEPTUAL

PROSES TUMBUH KEMBANG ANAK PROSES TUMBUH KEMBANG ANAK

PRENATAL NEONATUS BAYI BALITA ANAK REMAJA

FAKTOR RISIKO

SI-300404SI-300404

Ismael S,1991

(19)

KEBUTUHAN DASAR ANAK

1. FISIK BIOMEDIK 2. KASIH SAYANG 3. STIMULASI DINI

ASUH

ASIH

ASAH

(20)

20

FISIK BIOMEDIK FISIK BIOMEDIK

(ASUH) (ASUH)

PANGAN / GIZI / NUTRISI Perawatan kesehatan dasar

imunisasi, ASI, penimbangan, pengobtan, KMS Pemukiman

Hygiene sanitasi Sandang

Kesegaran jasmani, rekreasi dsb

(21)

KASIH SAYANG ( ASIH ) KASIH SAYANG ( ASIH )

• Diperlukan pada tahun-tahun Diperlukan pada tahun-tahun pertama kehidupan

pertama kehidupan

• Hubungan yang erat, mesra antara Hubungan yang erat, mesra antara ibu adalh syrata mutlak

ibu adalh syrata mutlak

• EMOTIONAL SECURITY (rasa EMOTIONAL SECURITY (rasa aman )

aman )

• Jika kuranga : sindroma deprisiasi Jika kuranga : sindroma deprisiasi maternal

maternal

(22)

22

Stimulasi dini ( asah ) Stimulasi dini ( asah )

• Cikal bakal proses belajarCikal bakal proses belajar

• Pendidikan & pelatihanPendidikan & pelatihan

• Perkembangan mental psikososialPerkembangan mental psikososial

KecerdasanKecerdasan KeterampilanKeterampilan KemandirianKemandirian KreaktifitasKreaktifitas KepribadianKepribadian Moral & etikaMoral & etika

(23)

CIRI-CIRI CIRI-CIRI TUMBANG TUMBANG

• KONTINU KONTINU

• PERCEPATAN & PERLAMBATAN PERCEPATAN & PERLAMBATAN

• POLA PERKEMBANGAN SAMA POLA PERKEMBANGAN SAMA

• BERHUBUNGAN DG MATURASI BERHUBUNGAN DG MATURASI SISTIM SUSUNAN SARAF

SISTIM SUSUNAN SARAF

(24)

24

• RESPON INDIVIDU : KHAS RESPON INDIVIDU : KHAS

• ARAH : SEFALOKAUDAL ARAH : SEFALOKAUDAL

• REFLEKS PRIMITIF HILANG REFLEKS PRIMITIF HILANG SEBELUM GERAKAN

SEBELUM GERAKAN VOLUNTER +

VOLUNTER +

CIRI-CIRI TUMBUH KEMBANG

(25)
(26)

My Name Is Today My Name Is Today

Kita malu telah melakukan berbagai kesalahan dan kelalaian Kita malu telah melakukan berbagai kesalahan dan kelalaian Tetapi kejahatan terbesar kita adalah

Tetapi kejahatan terbesar kita adalah Karena menelantarkan anak-anak kita Karena menelantarkan anak-anak kita Mengabaikan mata air kehidupan

Mengabaikan mata air kehidupan

Banyak hal yang kita perlukan tapi itu semua bisa menunggu Sedangkan kebutuhan anak-anak tidak

Disadur dari My Name is Today oleh Gabriel Mistral (Penerima Hadiah Nobel dari Chile)

Saat ini tulang-tulang mereka sedang tumbuh Darahnya sedang terbentuk

Dan kecerdasannya sedang berkembang Untuk mereka tidak ada kata esok

Kebutuhan mereka adalah hari ini dan tidak bisa ditunda

(27)

“ “ Anak bukanlah miniatur Anak bukanlah miniatur orang dewasa tetapi

orang dewasa tetapi

mereka adalah makhluk mereka adalah makhluk

kecil yang diyakini kecil yang diyakini memiliki potensi diri memiliki potensi diri

untuk berkembang

untuk berkembang.” .”

(28)

CIRI-CIRI ANAK CIRI-CIRI ANAK (Maria Monstessori) (Maria Monstessori)

1.1. Semua anak mempunyai ingatan yang Semua anak mempunyai ingatan yang mudah

mudah menyerap menyerap /cepat belajar /cepat belajar

2.2. Semua anak belajar melalui bermainSemua anak belajar melalui bermain belajar ide-ide baru,

belajar ide-ide baru,

adaptasi sosial, mengatasi masalah-masalah adaptasi sosial, mengatasi masalah-masalah

emosi emosi

3.3. Semua anak melalui sejumlah tahapSemua anak melalui sejumlah tahap perkembangan

perkembangan setiap tahap saling setiap tahap saling berkaitan

berkaitan

4.4. Semua anak ingin kebebasan dalam Semua anak ingin kebebasan dalam menunjukkan

menunjukkan kemampuan/keterampilan kemampuan/keterampilan yang dimiliki

yang dimiliki

(29)

Karakteristik AUD Karakteristik AUD

• Suka meniruSuka meniru

• Selalu ingin mencobaSelalu ingin mencoba

• SpontanSpontan

• RiangRiang

• Selalu ingin tahuSelalu ingin tahu

• UnikUnik

• Suka bermainSuka bermain

• dlldll

(30)

Usia Dini merupakan MASA KEEMASAN (GOLDEN AGE).

Pertumbuhan & Perkembangan yang terjadi semasa usia dini akan menjadi fondasi bagi anak di masa dewasa.

MASA

TUMBUH DAN BERKEMBANG

ANAK

Setiap Anak akan tumbuh, berkembang dan belajar dengan kecepatan yang berbeda dengan anak yang seusianya.

(31)

Saat lahir bayi memiliki sekitar 100 Saat lahir bayi memiliki sekitar 100 milyar sel otak yang belum saling milyar sel otak yang belum saling

bersambungan.

bersambungan.

Banjir pengalaman indera dari Banjir pengalaman indera dari banyaknya rangsangan yang banyaknya rangsangan yang

diterima anak akan memperkuat diterima anak akan memperkuat dan memperbanyak sambungan dan memperbanyak sambungan ((synapssynaps) antar sel.) antar sel.

Kerja otak sangat efisien, bagian Kerja otak sangat efisien, bagian yang tidak digunakan akan

yang tidak digunakan akan dimusnahkan

dimusnahkan (atrophy).(atrophy).

Banyaknya sambungan akan Banyaknya sambungan akan

menjadikan otak rimbun yang turut menjadikan otak rimbun yang turut

menentukan tingkat kecerdasan menentukan tingkat kecerdasan

anak nantinya.

anak nantinya.

50% perkembangan kecerdasan 50% perkembangan kecerdasan anak terjadi pada usia 0-4 tahun, anak terjadi pada usia 0-4 tahun,

dan 50% sisanya pada rentang usia dan 50% sisanya pada rentang usia

Pentingnya PAUD

dikaitkan dengan

Perkembangan Otak:

(32)

Pembentukan Sinaps Pembentukan Sinaps

Lahir-3 tahunLahir-3 tahun: banyak dan cepat.: banyak dan cepat.

Usia 3-8 tahunUsia 3-8 tahun: kepadatan sinaps 2 kali : kepadatan sinaps 2 kali lipat orang dewasa.

lipat orang dewasa.

Usia 8-18 tahunUsia 8-18 tahun: terjadi : terjadi pemangkasan

pemangkasanpenurunan kepadatan penurunan kepadatan sinaps

sinaps..

Sumber:

Sumber: Huttenlocher, 1987; Jernigan, dkk, 1991; Pfefferbaum dkk, Huttenlocher, 1987; Jernigan, dkk, 1991; Pfefferbaum dkk, 1994; Chugani, 1998; Kolb et al, 1999; Huttenlocher, 1999)

1994; Chugani, 1998; Kolb et al, 1999; Huttenlocher, 1999)

(33)

KEPADATAN SINAPS SEJAK LAHIR SAMPAI 14 TAHUN KEPADATAN SINAPS SEJAK LAHIR SAMPAI 14 TAHUN

(34)

SINAPS YANG SUDAH TERBENTUK SINAPS YANG SUDAH TERBENTUK

Sumber: http//www.willamette.edu/~gorr/classes/cs449/figs/neurons.jpg 34

(35)

STIMULASI PENDIDIKAN STIMULASI PENDIDIKAN

PADA ANAK PADA ANAK

• Memahami karakteristik anak Memahami karakteristik anak

• Didasarkan pada tahap-tahap Didasarkan pada tahap-tahap tumbuh kembang anak

tumbuh kembang anak

• Memperhatikan seluruh aspek Memperhatikan seluruh aspek kecerdasan anak

kecerdasan anak

• Ciptakan suasana yang Ciptakan suasana yang menyenangkan, tidak menyenangkan, tidak

membosankan dan tidak memaksa

membosankan dan tidak memaksa

(36)

Dimensi Kecerdasan Jamak Dimensi Kecerdasan Jamak

(Multiple intelligences) (Multiple intelligences)

Kecerdasan SpiritualKecerdasan Spiritual

Kecerdasan linguistik (Merangkai kalimat, bercerita)Kecerdasan linguistik (Merangkai kalimat, bercerita)

Kecerdasan logika dan matematika (cerdas angka dan Kecerdasan logika dan matematika (cerdas angka dan rasional, pemecahan masalah)

rasional, pemecahan masalah)

Kecerdasan spasial (cerdas ruang/tempat/gambar)Kecerdasan spasial (cerdas ruang/tempat/gambar)

Kecerdasan kinestetika-raga (cerdas raga, olah tubuh)Kecerdasan kinestetika-raga (cerdas raga, olah tubuh)

Kecerdasan musik (nada, irama, lagu, musik)Kecerdasan musik (nada, irama, lagu, musik)

Kecerdasan interpersonal (memahami dan menyesuaikan diri Kecerdasan interpersonal (memahami dan menyesuaikan diri dengan oranglain)

dengan oranglain)

Kecerdasan intrapersonal (memahami dan kontrol diri Kecerdasan intrapersonal (memahami dan kontrol diri sendiri)

sendiri)

Kecerdasan naturalis (menikmati dan memanfaatkan alam Kecerdasan naturalis (menikmati dan memanfaatkan alam untuk kebaikan lingkungan)

untuk kebaikan lingkungan)

(37)
(38)

MANFAAT BERMAIN UNTUK ANAK MANFAAT BERMAIN UNTUK ANAK

• Bermain adalah salahsatu cara untuk Bermain adalah salahsatu cara untuk

membentuk kepribadian dan kecerdasan membentuk kepribadian dan kecerdasan

anak.

anak.

• Dalam melakukan aktivitas bermain, anak Dalam melakukan aktivitas bermain, anak tidak menyadari kalau dirinya juga

tidak menyadari kalau dirinya juga

belajar. Mereka bermain dengan perasaan belajar. Mereka bermain dengan perasaan

senang, lucu, spontan, dan tidak ada senang, lucu, spontan, dan tidak ada

unsur paksaan.

unsur paksaan.

• Anak yang selalu gembira akan memiliki Anak yang selalu gembira akan memiliki pertumbuhan badan dan perkembangan pertumbuhan badan dan perkembangan

jiwa yang baik.

jiwa yang baik.

(39)

“ “ Permainan Anak itulah Permainan Anak itulah Pendidikan

Pendidikan ” ”

(Ki Hadjar Dewantara)(Ki Hadjar Dewantara)

(40)

ANAK BELAJAR MELALUI SELURUH INDERA ANAK BELAJAR MELALUI SELURUH INDERA YANG DIMILIKI DENGAN CARA BERMAIN YANG DIMILIKI DENGAN CARA BERMAIN DAN KEGIATAN LAIN YANG MENYENANGKAN DAN KEGIATAN LAIN YANG MENYENANGKAN UNTUK MENGEKSPLORASI LINGKUNGANNYA UNTUK MENGEKSPLORASI LINGKUNGANNYA

(41)

A CHILD A CHILD

A child is a butterfly in the wind A child is a butterfly in the wind

Some can fly higher than other Some can fly higher than other

But each one flies the best it can But each one flies the best it can

Why compare one against the Why compare one against the

other other

Each one is different Each one is different

Each one is special Each one is special

Each one is beautiful Each one is beautiful

(42)

Pendekatan pada Anak Pendekatan pada Anak

yang dapat dilakukan yang dapat dilakukan

Pendidik Pendidik

• Otoriter Otoriter

• Permisive Permisive

• Demokratis Demokratis

(43)

Otoriter Otoriter

Adalah cara mendidik yang bersifat keras, Adalah cara mendidik yang bersifat keras, tegas dan harus dilakukan oleh anak

tegas dan harus dilakukan oleh anak

setelah diperintah pendidik. Tujuannya setelah diperintah pendidik. Tujuannya

agar anak menurut, disiplin, tertib dan agar anak menurut, disiplin, tertib dan

tidak banyak kemauan atau melawan.

tidak banyak kemauan atau melawan.

KelebihannyaKelebihannya: sekolah atau keluarga : sekolah atau keluarga

terlihat aman, tertib tidak ada masalah, terlihat aman, tertib tidak ada masalah,

disiplin, tenang dan semua anak menurut.

disiplin, tenang dan semua anak menurut.

KekurangannyaKekurangannya: Anak tidak memiliki : Anak tidak memiliki

kreativitas, penakut, rendah diri, tidak ada kreativitas, penakut, rendah diri, tidak ada

kemauan untuk mencoba atau menciptakan kemauan untuk mencoba atau menciptakan

hal-hal baru.

hal-hal baru.

(44)

Permisive Permisive

• Pendekatan ini lebih banyak Pendekatan ini lebih banyak

memberikan kebebasan pada anak memberikan kebebasan pada anak

untuk bertindak, berbuat atau berkreasi.

untuk bertindak, berbuat atau berkreasi.

Pendidik lebih banyak membiarkan, Pendidik lebih banyak membiarkan,

memantau dan mengawasi seandainya memantau dan mengawasi seandainya

anak menghadapi bahaya.

anak menghadapi bahaya.

• KelebihannyaKelebihannya: tidak banyak resiko, dan : tidak banyak resiko, dan tugas pendidik terasa ringan.

tugas pendidik terasa ringan.

• KekurangannyaKekurangannya: tidak mempunyai : tidak mempunyai tujuan pendidikan yang jelas dan tujuan pendidikan yang jelas dan

terencana terencana

(45)

Demokratis

Demokratis

Cara pendekatan ini memberikan Cara pendekatan ini memberikan kesempatan kepada anak untuk kesempatan kepada anak untuk

menampilkan kreativitasnya, tetapi menampilkan kreativitasnya, tetapi dengan penuh bimbingan pendidik.

dengan penuh bimbingan pendidik.

Anak dapat bebas tetapi masih di bawah Anak dapat bebas tetapi masih di bawah pengawasan dan pemantauan pendidik.

pengawasan dan pemantauan pendidik.

Dalam mendidik anak tidak dikekang Dalam mendidik anak tidak dikekang

malah diberi peluang untuk berbicara, malah diberi peluang untuk berbicara,

berpendapat, mengemukakan berpendapat, mengemukakan

pandangan dan berargumentasi.

pandangan dan berargumentasi.

(46)

PENDIDIKAN ANAK USIA PENDIDIKAN ANAK USIA

REMAJA REMAJA

• Setelah melewati masa kanak-kanak, Setelah melewati masa kanak-kanak, maka seorang manusia akan masuk maka seorang manusia akan masuk

ke masa peralihan menuju dewasa.

ke masa peralihan menuju dewasa.

Masa tersebut dinamakan masa Masa tersebut dinamakan masa

remaja.

remaja.

• Ditandai dengan perubahan fisik, Ditandai dengan perubahan fisik, kognisi, kepribadian, dan sosial.

kognisi, kepribadian, dan sosial.

(47)

Perubahan fisik Perubahan fisik ditandai dengan mulai ditandai dengan mulai

berfungsinya organ reproduksi karena kematangan berfungsinya organ reproduksi karena kematangan

seksual telah tercapai.

seksual telah tercapai. Secara fisik, remaja tak mau Secara fisik, remaja tak mau lagi dianggap sebagai anak kecil yang bisa disuruh lagi dianggap sebagai anak kecil yang bisa disuruh atau dilarang. Mereka berani protes, dan dilakukan atau dilarang. Mereka berani protes, dan dilakukan secara terang-terangan maupun secara diam-diam.

secara terang-terangan maupun secara diam-diam.

Perubahan kognisi Perubahan kognisi meliputi perubahan proses meliputi perubahan proses berpikir masa kanak-kanak yang berorientasi berpikir masa kanak-kanak yang berorientasi

konkrit menjadi proses berpikir abstrak.

konkrit menjadi proses berpikir abstrak.

Perubahan kepribadian dan sosial Perubahan kepribadian dan sosial ditunjukkan ditunjukkan

dengan adanya kebutuhan yang lebih besar untuk dengan adanya kebutuhan yang lebih besar untuk

terlibat dalam lingkungan, khususnya kelompok terlibat dalam lingkungan, khususnya kelompok

seusianya.

seusianya.

(48)

Menjalin komunikasi dengan Menjalin komunikasi dengan remaja harus dilakukan dengan remaja harus dilakukan dengan

hati-hati dan lemah lembut.

hati-hati dan lemah lembut.

Cara yang dapat dilakukan orangtua dan Cara yang dapat dilakukan orangtua dan pendidik terhadap remaja, antara lain:

pendidik terhadap remaja, antara lain:

Jadikan remaja sebagai teman bicara, bukan Jadikan remaja sebagai teman bicara, bukan lawan bicara seolah-olah mereka kita tuding lawan bicara seolah-olah mereka kita tuding

sebagai permasalahan sebagai permasalahan

Jadilah orangtua yang bijak dengan mengajak Jadilah orangtua yang bijak dengan mengajak remaja untuk mengungkapkan apa yang

remaja untuk mengungkapkan apa yang

dirasakannya dan bersama-sama mengatasi dirasakannya dan bersama-sama mengatasi

permasalahan yang ada.

permasalahan yang ada.

Hargailah pendapat remajaHargailah pendapat remaja

Bimbing dan arahkan Bimbing dan arahkan

(49)
(50)

Perkembangan Perkembangan setiap setiap anak anak memiliki memiliki keunikan tersendiri dan kecepatan keunikan tersendiri dan kecepatan pencapaian perkembangan tiap anak pencapaian perkembangan tiap anak berbeda. Kisaran waktu pencapaian tiap berbeda. Kisaran waktu pencapaian tiap tahap perkembangan umumnya cukup besar, tahap perkembangan umumnya cukup besar, misalnya seorang anak dikatakan normal jika misalnya seorang anak dikatakan normal jika ia dapat berjalan mulai usia 10 hingga 18 ia dapat berjalan mulai usia 10 hingga 18 bulan, sehingga seringkali terjadi perbedaan bulan, sehingga seringkali terjadi perbedaan perkembangan di antara anak yang seusia.

perkembangan di antara anak yang seusia.

Untuk itu, orang tua perlu mengenal tanda Untuk itu, orang tua perlu mengenal tanda

bahaya (

bahaya (red flag) perkembangan anak.red flag) perkembangan anak.

(51)

Tanda bahaya Tanda bahaya

perkembangan motor perkembangan motor

kasar kasar

Gerakan yang asimetris atau tidak seimbang Gerakan yang asimetris atau tidak seimbang misalnya antara anggota tubuh bagian kiri misalnya antara anggota tubuh bagian kiri

dan kanan.

dan kanan.

Menetapnya refleks primitif (refleks yang Menetapnya refleks primitif (refleks yang muncul saat bayi) hingga lebih dari usia 6 muncul saat bayi) hingga lebih dari usia 6

bulan bulan

Hiper / hipotonia atau gangguan tonus ototHiper / hipotonia atau gangguan tonus otot

Hiper / hiporefleksia atau gangguan refleks Hiper / hiporefleksia atau gangguan refleks tubuh

tubuh

Adanya gerakan yang tidak terkontrolAdanya gerakan yang tidak terkontrol

(52)

Tanda bahaya gangguan Tanda bahaya gangguan

motor halus motor halus

• Bayi masih menggenggam setelah usia Bayi masih menggenggam setelah usia 4 bulan

4 bulan

• Adanya dominasi satu tangan Adanya dominasi satu tangan

( ( handedness handedness ) sebelum usia 1 tahun ) sebelum usia 1 tahun

• Eksplorasi oral (seperti memasukkan Eksplorasi oral (seperti memasukkan mainan ke dalam mulut) masih sangat mainan ke dalam mulut) masih sangat

dominan setelah usia 14 bulan dominan setelah usia 14 bulan

• Perhatian penglihatan yang inkonsisten Perhatian penglihatan yang inkonsisten

(53)

Tanda bahaya bicara dan Tanda bahaya bicara dan

bahasa (ekspresif) bahasa (ekspresif)

• Kurangnya kemampuan menunjuk Kurangnya kemampuan menunjuk untuk memperlihatkan ketertarikan untuk memperlihatkan ketertarikan

terhadap suatu benda pada usia 20 terhadap suatu benda pada usia 20

bulan bulan

• Ketidakmampuan membuat frase Ketidakmampuan membuat frase yang bermakna setelah 24 bulan yang bermakna setelah 24 bulan

• Orang tua masih tidak mengerti Orang tua masih tidak mengerti

perkataan anak pada usia 30 bulan

perkataan anak pada usia 30 bulan

(54)

Tanda bahaya bicara dan Tanda bahaya bicara dan

bahasa (reseptif) bahasa (reseptif)

• Perhatian atau respons yang tidak Perhatian atau respons yang tidak

konsisten terhadap suara atau bunyi, konsisten terhadap suara atau bunyi,

misalnya saat dipanggil tidak selalu misalnya saat dipanggil tidak selalu

member respons member respons

• Kurangnya Kurangnya join attention join attention atau kemampuan atau kemampuan berbagi perhatian atau ketertarikan

berbagi perhatian atau ketertarikan dengan orang lain pada usia 20 bulan dengan orang lain pada usia 20 bulan

• Sering mengulang ucapan orang lain Sering mengulang ucapan orang lain (membeo) setelah usia 30 bulan

(membeo) setelah usia 30 bulan

(55)

Tanda bahaya gangguan Tanda bahaya gangguan

sosio-emosional sosio-emosional

6 bulan: jarang senyum atau ekspresi 6 bulan: jarang senyum atau ekspresi kesenangan lain

kesenangan lain

9 bulan: kurang bersuara dan menunjukkan 9 bulan: kurang bersuara dan menunjukkan ekspresi wajah

ekspresi wajah

12 bulan: tidak merespon panggilan 12 bulan: tidak merespon panggilan namanya

namanya

15 bulan: belum ada kata15 bulan: belum ada kata

18 bulan: tidak bisa bermain pura-pura18 bulan: tidak bisa bermain pura-pura

24 bulan: belum ada gabungan 2 kata yang 24 bulan: belum ada gabungan 2 kata yang berarti

berarti

Segala usia: tidak adanya babbling, bicara Segala usia: tidak adanya babbling, bicara

(56)

Tanda bahaya gangguan Tanda bahaya gangguan

kognitif kognitif

• 2 bulan: kurangnya 2 bulan: kurangnya fixationfixation

• 4 bulan: kurangnya kemampuan mata 4 bulan: kurangnya kemampuan mata mengikuti gerak benda

mengikuti gerak benda

• 6 bulan: belum berespons atau mencari 6 bulan: belum berespons atau mencari sumber suara

sumber suara

• 9 bulan: belum babbling seperti mama, 9 bulan: belum babbling seperti mama, babababa

• 24 bulan: belum ada kata berarti24 bulan: belum ada kata berarti

• 36 bulan: belum dapat merangkai 3 kata36 bulan: belum dapat merangkai 3 kata

Gambar

DIAGRAM KERANGKA KONSEPTUALDIAGRAM KERANGKA KONSEPTUAL

Referensi

Dokumen terkait

di Honduras mendapatkan bahwa bayi yang mendapat ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan mempunyai fungsi lokomotor lebih baik, terlihat bahwa lebih cepat merangkak dan

Anak dengan SD memiliki berbagai masalah kesehatan dan tumbuh kembang yang tak jarang cukup kompleks, maka skrining pra dan pasca natal, intervensi dini, dan pemantauan tumbuh kembang

Berdasarkan hasil regresi logistic berganda pada tabel 5.7 untuk mengethui Pengaruh antara factor eksternal dan factor post natal dengan gangguan tumbuh kembang,

Peraturan Menteri Kesehatan/PMK Nomor 66 Tahun 2014 Tentang Pemantauan Pertumbuhan, Perkembangan, dan Gangguan Tumbuh Kembang Anak, sebagaimana dijelaskan dalam

Berdasarkan pengamatan peneliti yang telah dilakukan pada bulan Juni-Juli bahwa pada setiap anak yang diberikan senam irama yang mengalami keterlambatan pada

 Tes ini bertujuan untuk mengetahui secara dini gangguan pada daya dengar anak sehingga berbagai cara dapat dilakukan. untuk meningkatkan kemampuan daya dengar dan

deteksi dini masalah mental emosional pada anak pra sekolah dengan tujuan untuk mendeteksi secara dini adanya penyimpangan atau masalah mental emosional pada

Hubungan Berat Badan dan Gangguan Perkembangan Hasil uji statistik dengan uji Chi- Squarediperoleh nilai p 0,213>α 0,05, sehingga hipotesa Ho ditolak, yang artinya dapat