“ “ TUMBUH KEMBANG TUMBUH KEMBANG ANAK”
ANAK”
Prinsip-prinsip:
Anak berkembang secara bertahap, dimana masing - masing tahap memiliki tugas perkembangan dan kebutuhan yang berbeda ^ setiap orang unik
•Setiap orang mengikuti urutan perkembangan yang sama.
•Perkembangan terjadi bersamaan dengan pertumbuhan namun kecepatannya berbeda-beda pada setiap anak
•Perkembangan merupakan suatu proses yang berkesinambungan.
•Perkembangan merupakan hasil interaksi dari banyak faktor (internal dan eksternal)
TUMBUH KEMBANG TUMBUH KEMBANG
ANAK ANAK
Tumbuh (pertumbuhan) berkenaan Tumbuh (pertumbuhan) berkenaan
dengan pertumbuhan ukuran organ dengan pertumbuhan ukuran organ
tubuh tubuh
Kembang (perkembangan) berkenaan Kembang (perkembangan) berkenaan
dengan perubahan fungsi organ tubuh dengan perubahan fungsi organ tubuh
PERTUMBUHAN PERTUMBUHAN
BBerkaitan dengan masalah perubahan dalam erkaitan dengan masalah perubahan dalam besar, jumlah, ukuran organ
besar, jumlah, ukuran organ individu dan hal individu dan hal ini dapat diukur melalui ukuran berat, ukuran ini dapat diukur melalui ukuran berat, ukuran
panjang, besar panjang, besar
lingkaran kepala. Semua hal ini memerlukan lingkaran kepala. Semua hal ini memerlukan
proses pemantauan yang tepat.
proses pemantauan yang tepat.
PERKEMBANGAN PERKEMBANGAN
AAdalah bertambahnya kemampuan dalah bertambahnya kemampuan (skill)(skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat kompleks dalam pola yang teratur dan dapat
diramalkan, sebagai hasil dari proses diramalkan, sebagai hasil dari proses pematangan. Peristiwa perkembangan ini pematangan. Peristiwa perkembangan ini
biasanya berkaitan dengan masalah psikologis biasanya berkaitan dengan masalah psikologis
seperti kemampuan gerak kasar dan halus, seperti kemampuan gerak kasar dan halus,
intelektual, sosial dan emosional.
intelektual, sosial dan emosional.
UNDANG-UNDANG REPUBLIK UNDANG-UNDANG REPUBLIK
INDONESIA INDONESIA
NO 23 TAHUN 2002 TENTANG NO 23 TAHUN 2002 TENTANG
PERLINDUNGAN ANAK PERLINDUNGAN ANAK
• BAB I, PASAL 1 (1,2)BAB I, PASAL 1 (1,2)
1. ANAK ADALAH SESEORANG YANG 1. ANAK ADALAH SESEORANG YANG BELUM BERUSIA 18 (DELAPAN
BELUM BERUSIA 18 (DELAPAN BELAS ) TAHUN TERMASUK ANAK BELAS ) TAHUN TERMASUK ANAK
YANG MASIH DALAM KANDUNGAN YANG MASIH DALAM KANDUNGAN
6
CIRI KHAS ANAK CIRI KHAS ANAK
ANAK BUKAN
DEWASA KECIL
CIRI KHAS CIRI KHAS
ANAK ANAK
Proses bertambahnya ukuran / dimensi tubuh Akibat bertambahnya sel-sel dan
Bertambah besarnya sel tersebut
Proses pematangan / maturasi fungsi organ Tubuh, berkembangnya kemampuan,
Intelegensi serta perilaku anak
TUMBUH
KEMBANG
8
TUMBU TUMBU
H H
• Pertumbuhan dalam jumlah dan besarPertumbuhan dalam jumlah dan besar
• Bertambah besar organ, otot dan tulangBertambah besar organ, otot dan tulang
• Bertambah ukuran BB, TB, lingkaran kepala, Bertambah ukuran BB, TB, lingkaran kepala, lingkar dada
lingkar dada
• Pemantauan dengan grafik kurva normalPemantauan dengan grafik kurva normal
KEMBANG
Meningkatnya fungsi sel tubuh Maturasi organ dan sistim
Keterampilan
Kemampuan afektif kreaktivitas
9
CIRI KHAS ANAK
TUMBUH KEMBANG
TUMBUH BERKEMBANG
•Bertambahny a ukuran, jumah sel,
jaringan interseluler
•Bertambah ukuran fisik, struktur
tubuh
•Bertambahnya kemampuan
struktur & fungsi tubuh yang lebih kompleks
•KUALITATIF
• Anak dapat tumbuh kembang melalui
tahapan yang sesuai Stimulasi
,Deteksi,Intervensi Dini
Faktor-faktor yang mempengaruhi Tumbuh Kembang
ILMU TUMBUH ILMU TUMBUH
KEMBANG KEMBANG
• Mempelajari berbagai hal yang Mempelajari berbagai hal yang
berhubungan dengan segala upaya untuk berhubungan dengan segala upaya untuk
menjaga dan mengoptimalkan tumbuh menjaga dan mengoptimalkan tumbuh
kembang anak baik fisik,mental dan sosial kembang anak baik fisik,mental dan sosial
• Menegakkan diagnosis dini setiap Menegakkan diagnosis dini setiap kelainan tumbuh kembang dan
kelainan tumbuh kembang dan
kemungkinan penanganan yang efektif, kemungkinan penanganan yang efektif, serta mencari penyebab dan mencegah serta mencari penyebab dan mencegah
keadaan tsb keadaan tsb
12
• TUMBUH KEMBANG TUMBUH KEMBANG
– Berlangsung sejak konsepsi sampi Berlangsung sejak konsepsi sampi akhir remaja
akhir remaja
FAKTOR PENENTU TUMBUH KEMBANG
• Genetik
• Lingkungan
terutama pada periode:
pranatal natal
pasca natal
Perspektif Teori
Berbagai investigasi memandang perkembangan anak dari perspektif teori yang berbeda dan memfokuskan pada aspek yang berbeda
1. Perspektif Biologis - Temperamen 2. Perspektif Psikoanalisis
- Teori psikoseksual dari Freud - Teori psikososial dari Erikson 3. Perspektif Pembelajaran
Teori Skinner, Watson dan Bandura
4. Perspektif Kognitif - Teori Piaget and Vigotsky
5. Perspektif Kontekstual - Teori ekologi Bronfrenbrenner
6. Perspektif Evolusionari/ Sosio-biologik -Teori attachment dari Bowlby dan Ainsworth
7. Perspektif Moral - Teori Kohlberg
GENETIK LINGKUNGAN
PRENATAL
NATAL
NEONATUS
BAYI
PRA SEKOLAH ANAK
SEKOLAH REMAJA
DEWASA MUDA
ORANG TUA
Tahap – tahap tumbuh kembang
PENGARUH GIZI TERHADAP TUMBUH PENGARUH GIZI TERHADAP TUMBUH
KEMBANG KEMBANG
Wanita
Dewasa muda kerdil
Pertumbuhan janin terganggu Penurunan potensi intelektual
Infeksi perinatal Nutrisi buruk
Nutrisi buruk
Selama kehamilan
BBLR
16
PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP
TUMBUH KEMBANG ANAK TUMBUH KEMBANG ANAK
INDIVIDU
KELUARGA MASYARAKAT
BIOLOGI FISIK
SOSIAL BUDAYA EKONOMI & POLITIK
INPUT Perawatan terus menerus OUTCOME
berkesinambungan
ASUH ASIH ASAH
Sempurna Kualitas &
potensi Konsepsi
optimal
ASI
LINGKUNGAN
MIRO ; IBU
MINI ; KELUARGA MESO ; SEKOLAH / ORGANISASI
MAKRO ; EKSEKUTIF
18
LINGKUNGAN
MIKRO MINI MESO MAKRO
ORGANISASI PROFESI
“IDAI”
KEBIJAKAN PEMERINTAH
“DEPKES”
ORG. NASIO- NAL/INTER NUTRISI
• ASI
• PASI
• MPASI IBU• Pendidikan
• Gizi
• KB
SUASANA RUMAH
SARANA PELAYANAN KESEHATAN
KELUARGA
• Nenek/Kakek
• Ayah
• Saudara
SARANA IBADAH SARANA PENDIDIKAN
TUMBUH - KEMBANG
KEBUTUHAN DASAR ANAK
ASUH ASIH ASAH
DIAGRAM KERANGKA KONSEPTUAL DIAGRAM KERANGKA KONSEPTUAL
PROSES TUMBUH KEMBANG ANAK PROSES TUMBUH KEMBANG ANAK
PRENATAL NEONATUS BAYI BALITA ANAK REMAJA
FAKTOR RISIKO
SI-300404SI-300404
Ismael S,1991
KEBUTUHAN DASAR ANAK
1. FISIK BIOMEDIK 2. KASIH SAYANG 3. STIMULASI DINI
ASUH
ASIH
ASAH
20
FISIK BIOMEDIK FISIK BIOMEDIK
(ASUH) (ASUH)
PANGAN / GIZI / NUTRISI Perawatan kesehatan dasar
imunisasi, ASI, penimbangan, pengobtan, KMS Pemukiman
Hygiene sanitasi Sandang
Kesegaran jasmani, rekreasi dsb
KASIH SAYANG ( ASIH ) KASIH SAYANG ( ASIH )
• Diperlukan pada tahun-tahun Diperlukan pada tahun-tahun pertama kehidupan
pertama kehidupan
• Hubungan yang erat, mesra antara Hubungan yang erat, mesra antara ibu adalh syrata mutlak
ibu adalh syrata mutlak
• EMOTIONAL SECURITY (rasa EMOTIONAL SECURITY (rasa aman )
aman )
• Jika kuranga : sindroma deprisiasi Jika kuranga : sindroma deprisiasi maternal
maternal
22
Stimulasi dini ( asah ) Stimulasi dini ( asah )
• Cikal bakal proses belajarCikal bakal proses belajar
• Pendidikan & pelatihanPendidikan & pelatihan
• Perkembangan mental psikososialPerkembangan mental psikososial
– KecerdasanKecerdasan – KeterampilanKeterampilan – KemandirianKemandirian – KreaktifitasKreaktifitas – KepribadianKepribadian – Moral & etikaMoral & etika
CIRI-CIRI CIRI-CIRI TUMBANG TUMBANG
• KONTINU KONTINU
• PERCEPATAN & PERLAMBATAN PERCEPATAN & PERLAMBATAN
• POLA PERKEMBANGAN SAMA POLA PERKEMBANGAN SAMA
• BERHUBUNGAN DG MATURASI BERHUBUNGAN DG MATURASI SISTIM SUSUNAN SARAF
SISTIM SUSUNAN SARAF
24
• RESPON INDIVIDU : KHAS RESPON INDIVIDU : KHAS
• ARAH : SEFALOKAUDAL ARAH : SEFALOKAUDAL
• REFLEKS PRIMITIF HILANG REFLEKS PRIMITIF HILANG SEBELUM GERAKAN
SEBELUM GERAKAN VOLUNTER +
VOLUNTER +
CIRI-CIRI TUMBUH KEMBANG
My Name Is Today My Name Is Today
Kita malu telah melakukan berbagai kesalahan dan kelalaian Kita malu telah melakukan berbagai kesalahan dan kelalaian Tetapi kejahatan terbesar kita adalah
Tetapi kejahatan terbesar kita adalah Karena menelantarkan anak-anak kita Karena menelantarkan anak-anak kita Mengabaikan mata air kehidupan
Mengabaikan mata air kehidupan
Banyak hal yang kita perlukan tapi itu semua bisa menunggu Sedangkan kebutuhan anak-anak tidak
Disadur dari My Name is Today oleh Gabriel Mistral (Penerima Hadiah Nobel dari Chile)
Saat ini tulang-tulang mereka sedang tumbuh Darahnya sedang terbentuk
Dan kecerdasannya sedang berkembang Untuk mereka tidak ada kata esok
Kebutuhan mereka adalah hari ini dan tidak bisa ditunda
“ “ Anak bukanlah miniatur Anak bukanlah miniatur orang dewasa tetapi
orang dewasa tetapi
mereka adalah makhluk mereka adalah makhluk
kecil yang diyakini kecil yang diyakini memiliki potensi diri memiliki potensi diri
untuk berkembang
untuk berkembang.” .”
CIRI-CIRI ANAK CIRI-CIRI ANAK (Maria Monstessori) (Maria Monstessori)
1.1. Semua anak mempunyai ingatan yang Semua anak mempunyai ingatan yang mudah
mudah menyerap menyerap /cepat belajar /cepat belajar
2.2. Semua anak belajar melalui bermainSemua anak belajar melalui bermain belajar ide-ide baru,
belajar ide-ide baru,
adaptasi sosial, mengatasi masalah-masalah adaptasi sosial, mengatasi masalah-masalah
emosi emosi
3.3. Semua anak melalui sejumlah tahapSemua anak melalui sejumlah tahap perkembangan
perkembangan setiap tahap saling setiap tahap saling berkaitan
berkaitan
4.4. Semua anak ingin kebebasan dalam Semua anak ingin kebebasan dalam menunjukkan
menunjukkan kemampuan/keterampilan kemampuan/keterampilan yang dimiliki
yang dimiliki
Karakteristik AUD Karakteristik AUD
• Suka meniruSuka meniru
• Selalu ingin mencobaSelalu ingin mencoba
• SpontanSpontan
• RiangRiang
• Selalu ingin tahuSelalu ingin tahu
• UnikUnik
• Suka bermainSuka bermain
• dlldll
Usia Dini merupakan MASA KEEMASAN (GOLDEN AGE).
Pertumbuhan & Perkembangan yang terjadi semasa usia dini akan menjadi fondasi bagi anak di masa dewasa.
MASA
TUMBUH DAN BERKEMBANG
ANAK
Setiap Anak akan tumbuh, berkembang dan belajar dengan kecepatan yang berbeda dengan anak yang seusianya.
•Saat lahir bayi memiliki sekitar 100 Saat lahir bayi memiliki sekitar 100 milyar sel otak yang belum saling milyar sel otak yang belum saling
bersambungan.
bersambungan.
•Banjir pengalaman indera dari Banjir pengalaman indera dari banyaknya rangsangan yang banyaknya rangsangan yang
diterima anak akan memperkuat diterima anak akan memperkuat dan memperbanyak sambungan dan memperbanyak sambungan ((synapssynaps) antar sel.) antar sel.
•Kerja otak sangat efisien, bagian Kerja otak sangat efisien, bagian yang tidak digunakan akan
yang tidak digunakan akan dimusnahkan
dimusnahkan (atrophy).(atrophy).
•Banyaknya sambungan akan Banyaknya sambungan akan
menjadikan otak rimbun yang turut menjadikan otak rimbun yang turut
menentukan tingkat kecerdasan menentukan tingkat kecerdasan
anak nantinya.
anak nantinya.
•50% perkembangan kecerdasan 50% perkembangan kecerdasan anak terjadi pada usia 0-4 tahun, anak terjadi pada usia 0-4 tahun,
dan 50% sisanya pada rentang usia dan 50% sisanya pada rentang usia
Pentingnya PAUD
dikaitkan dengan
Perkembangan Otak:
Pembentukan Sinaps Pembentukan Sinaps
Lahir-3 tahunLahir-3 tahun: banyak dan cepat.: banyak dan cepat.
Usia 3-8 tahunUsia 3-8 tahun: kepadatan sinaps 2 kali : kepadatan sinaps 2 kali lipat orang dewasa.lipat orang dewasa.
Usia 8-18 tahunUsia 8-18 tahun: terjadi : terjadi pemangkasanpemangkasanpenurunan kepadatan penurunan kepadatan sinaps
sinaps..
Sumber:
Sumber: Huttenlocher, 1987; Jernigan, dkk, 1991; Pfefferbaum dkk, Huttenlocher, 1987; Jernigan, dkk, 1991; Pfefferbaum dkk, 1994; Chugani, 1998; Kolb et al, 1999; Huttenlocher, 1999)
1994; Chugani, 1998; Kolb et al, 1999; Huttenlocher, 1999)
KEPADATAN SINAPS SEJAK LAHIR SAMPAI 14 TAHUN KEPADATAN SINAPS SEJAK LAHIR SAMPAI 14 TAHUN
SINAPS YANG SUDAH TERBENTUK SINAPS YANG SUDAH TERBENTUK
Sumber: http//www.willamette.edu/~gorr/classes/cs449/figs/neurons.jpg 34
STIMULASI PENDIDIKAN STIMULASI PENDIDIKAN
PADA ANAK PADA ANAK
• Memahami karakteristik anak Memahami karakteristik anak
• Didasarkan pada tahap-tahap Didasarkan pada tahap-tahap tumbuh kembang anak
tumbuh kembang anak
• Memperhatikan seluruh aspek Memperhatikan seluruh aspek kecerdasan anak
kecerdasan anak
• Ciptakan suasana yang Ciptakan suasana yang menyenangkan, tidak menyenangkan, tidak
membosankan dan tidak memaksa
membosankan dan tidak memaksa
Dimensi Kecerdasan Jamak Dimensi Kecerdasan Jamak
(Multiple intelligences) (Multiple intelligences)
Kecerdasan SpiritualKecerdasan Spiritual
Kecerdasan linguistik (Merangkai kalimat, bercerita)Kecerdasan linguistik (Merangkai kalimat, bercerita)
Kecerdasan logika dan matematika (cerdas angka dan Kecerdasan logika dan matematika (cerdas angka dan rasional, pemecahan masalah)
rasional, pemecahan masalah)
Kecerdasan spasial (cerdas ruang/tempat/gambar)Kecerdasan spasial (cerdas ruang/tempat/gambar)
Kecerdasan kinestetika-raga (cerdas raga, olah tubuh)Kecerdasan kinestetika-raga (cerdas raga, olah tubuh)
Kecerdasan musik (nada, irama, lagu, musik)Kecerdasan musik (nada, irama, lagu, musik)
Kecerdasan interpersonal (memahami dan menyesuaikan diri Kecerdasan interpersonal (memahami dan menyesuaikan diri dengan oranglain)
dengan oranglain)
Kecerdasan intrapersonal (memahami dan kontrol diri Kecerdasan intrapersonal (memahami dan kontrol diri sendiri)
sendiri)
Kecerdasan naturalis (menikmati dan memanfaatkan alam Kecerdasan naturalis (menikmati dan memanfaatkan alam untuk kebaikan lingkungan)
untuk kebaikan lingkungan)
MANFAAT BERMAIN UNTUK ANAK MANFAAT BERMAIN UNTUK ANAK
• Bermain adalah salahsatu cara untuk Bermain adalah salahsatu cara untuk
membentuk kepribadian dan kecerdasan membentuk kepribadian dan kecerdasan
anak.
anak.
• Dalam melakukan aktivitas bermain, anak Dalam melakukan aktivitas bermain, anak tidak menyadari kalau dirinya juga
tidak menyadari kalau dirinya juga
belajar. Mereka bermain dengan perasaan belajar. Mereka bermain dengan perasaan
senang, lucu, spontan, dan tidak ada senang, lucu, spontan, dan tidak ada
unsur paksaan.
unsur paksaan.
• Anak yang selalu gembira akan memiliki Anak yang selalu gembira akan memiliki pertumbuhan badan dan perkembangan pertumbuhan badan dan perkembangan
jiwa yang baik.
jiwa yang baik.
“ “ Permainan Anak itulah Permainan Anak itulah Pendidikan
Pendidikan ” ”
(Ki Hadjar Dewantara)(Ki Hadjar Dewantara)
ANAK BELAJAR MELALUI SELURUH INDERA ANAK BELAJAR MELALUI SELURUH INDERA YANG DIMILIKI DENGAN CARA BERMAIN YANG DIMILIKI DENGAN CARA BERMAIN DAN KEGIATAN LAIN YANG MENYENANGKAN DAN KEGIATAN LAIN YANG MENYENANGKAN UNTUK MENGEKSPLORASI LINGKUNGANNYA UNTUK MENGEKSPLORASI LINGKUNGANNYA
A CHILD A CHILD
A child is a butterfly in the wind A child is a butterfly in the wind
Some can fly higher than other Some can fly higher than other
But each one flies the best it can But each one flies the best it can
Why compare one against the Why compare one against the
other other
Each one is different Each one is different
Each one is special Each one is special
Each one is beautiful Each one is beautiful
Pendekatan pada Anak Pendekatan pada Anak
yang dapat dilakukan yang dapat dilakukan
Pendidik Pendidik
• Otoriter Otoriter
• Permisive Permisive
• Demokratis Demokratis
Otoriter Otoriter
• Adalah cara mendidik yang bersifat keras, Adalah cara mendidik yang bersifat keras, tegas dan harus dilakukan oleh anak
tegas dan harus dilakukan oleh anak
setelah diperintah pendidik. Tujuannya setelah diperintah pendidik. Tujuannya
agar anak menurut, disiplin, tertib dan agar anak menurut, disiplin, tertib dan
tidak banyak kemauan atau melawan.
tidak banyak kemauan atau melawan.
• KelebihannyaKelebihannya: sekolah atau keluarga : sekolah atau keluarga
terlihat aman, tertib tidak ada masalah, terlihat aman, tertib tidak ada masalah,
disiplin, tenang dan semua anak menurut.
disiplin, tenang dan semua anak menurut.
• KekurangannyaKekurangannya: Anak tidak memiliki : Anak tidak memiliki
kreativitas, penakut, rendah diri, tidak ada kreativitas, penakut, rendah diri, tidak ada
kemauan untuk mencoba atau menciptakan kemauan untuk mencoba atau menciptakan
hal-hal baru.
hal-hal baru.
Permisive Permisive
• Pendekatan ini lebih banyak Pendekatan ini lebih banyak
memberikan kebebasan pada anak memberikan kebebasan pada anak
untuk bertindak, berbuat atau berkreasi.
untuk bertindak, berbuat atau berkreasi.
Pendidik lebih banyak membiarkan, Pendidik lebih banyak membiarkan,
memantau dan mengawasi seandainya memantau dan mengawasi seandainya
anak menghadapi bahaya.
anak menghadapi bahaya.
• KelebihannyaKelebihannya: tidak banyak resiko, dan : tidak banyak resiko, dan tugas pendidik terasa ringan.
tugas pendidik terasa ringan.
• KekurangannyaKekurangannya: tidak mempunyai : tidak mempunyai tujuan pendidikan yang jelas dan tujuan pendidikan yang jelas dan
terencana terencana
Demokratis
Demokratis•
Cara pendekatan ini memberikan Cara pendekatan ini memberikan kesempatan kepada anak untuk kesempatan kepada anak untuk
menampilkan kreativitasnya, tetapi menampilkan kreativitasnya, tetapi dengan penuh bimbingan pendidik.
dengan penuh bimbingan pendidik.
•
Anak dapat bebas tetapi masih di bawah Anak dapat bebas tetapi masih di bawah pengawasan dan pemantauan pendidik.
pengawasan dan pemantauan pendidik.
Dalam mendidik anak tidak dikekang Dalam mendidik anak tidak dikekang
malah diberi peluang untuk berbicara, malah diberi peluang untuk berbicara,
berpendapat, mengemukakan berpendapat, mengemukakan
pandangan dan berargumentasi.
pandangan dan berargumentasi.
PENDIDIKAN ANAK USIA PENDIDIKAN ANAK USIA
REMAJA REMAJA
• Setelah melewati masa kanak-kanak, Setelah melewati masa kanak-kanak, maka seorang manusia akan masuk maka seorang manusia akan masuk
ke masa peralihan menuju dewasa.
ke masa peralihan menuju dewasa.
Masa tersebut dinamakan masa Masa tersebut dinamakan masa
remaja.
remaja.
• Ditandai dengan perubahan fisik, Ditandai dengan perubahan fisik, kognisi, kepribadian, dan sosial.
kognisi, kepribadian, dan sosial.
• Perubahan fisik Perubahan fisik ditandai dengan mulai ditandai dengan mulai
berfungsinya organ reproduksi karena kematangan berfungsinya organ reproduksi karena kematangan
seksual telah tercapai.
seksual telah tercapai. Secara fisik, remaja tak mau Secara fisik, remaja tak mau lagi dianggap sebagai anak kecil yang bisa disuruh lagi dianggap sebagai anak kecil yang bisa disuruh atau dilarang. Mereka berani protes, dan dilakukan atau dilarang. Mereka berani protes, dan dilakukan secara terang-terangan maupun secara diam-diam.
secara terang-terangan maupun secara diam-diam.
• Perubahan kognisi Perubahan kognisi meliputi perubahan proses meliputi perubahan proses berpikir masa kanak-kanak yang berorientasi berpikir masa kanak-kanak yang berorientasi
konkrit menjadi proses berpikir abstrak.
konkrit menjadi proses berpikir abstrak.
• Perubahan kepribadian dan sosial Perubahan kepribadian dan sosial ditunjukkan ditunjukkan
dengan adanya kebutuhan yang lebih besar untuk dengan adanya kebutuhan yang lebih besar untuk
terlibat dalam lingkungan, khususnya kelompok terlibat dalam lingkungan, khususnya kelompok
seusianya.
seusianya.
Menjalin komunikasi dengan Menjalin komunikasi dengan remaja harus dilakukan dengan remaja harus dilakukan dengan
hati-hati dan lemah lembut.
hati-hati dan lemah lembut.
Cara yang dapat dilakukan orangtua dan Cara yang dapat dilakukan orangtua dan pendidik terhadap remaja, antara lain:
pendidik terhadap remaja, antara lain:
• Jadikan remaja sebagai teman bicara, bukan Jadikan remaja sebagai teman bicara, bukan lawan bicara seolah-olah mereka kita tuding lawan bicara seolah-olah mereka kita tuding
sebagai permasalahan sebagai permasalahan
• Jadilah orangtua yang bijak dengan mengajak Jadilah orangtua yang bijak dengan mengajak remaja untuk mengungkapkan apa yang
remaja untuk mengungkapkan apa yang
dirasakannya dan bersama-sama mengatasi dirasakannya dan bersama-sama mengatasi
permasalahan yang ada.
permasalahan yang ada.
• Hargailah pendapat remajaHargailah pendapat remaja
• Bimbing dan arahkan Bimbing dan arahkan
• Perkembangan Perkembangan setiap setiap anak anak memiliki memiliki keunikan tersendiri dan kecepatan keunikan tersendiri dan kecepatan pencapaian perkembangan tiap anak pencapaian perkembangan tiap anak berbeda. Kisaran waktu pencapaian tiap berbeda. Kisaran waktu pencapaian tiap tahap perkembangan umumnya cukup besar, tahap perkembangan umumnya cukup besar, misalnya seorang anak dikatakan normal jika misalnya seorang anak dikatakan normal jika ia dapat berjalan mulai usia 10 hingga 18 ia dapat berjalan mulai usia 10 hingga 18 bulan, sehingga seringkali terjadi perbedaan bulan, sehingga seringkali terjadi perbedaan perkembangan di antara anak yang seusia.
perkembangan di antara anak yang seusia.
Untuk itu, orang tua perlu mengenal tanda Untuk itu, orang tua perlu mengenal tanda
bahaya (
bahaya (red flag) perkembangan anak.red flag) perkembangan anak.
Tanda bahaya Tanda bahaya
perkembangan motor perkembangan motor
kasar kasar
• Gerakan yang asimetris atau tidak seimbang Gerakan yang asimetris atau tidak seimbang misalnya antara anggota tubuh bagian kiri misalnya antara anggota tubuh bagian kiri
dan kanan.
dan kanan.
• Menetapnya refleks primitif (refleks yang Menetapnya refleks primitif (refleks yang muncul saat bayi) hingga lebih dari usia 6 muncul saat bayi) hingga lebih dari usia 6
bulan bulan
• Hiper / hipotonia atau gangguan tonus ototHiper / hipotonia atau gangguan tonus otot
• Hiper / hiporefleksia atau gangguan refleks Hiper / hiporefleksia atau gangguan refleks tubuh
tubuh
• Adanya gerakan yang tidak terkontrolAdanya gerakan yang tidak terkontrol
Tanda bahaya gangguan Tanda bahaya gangguan
motor halus motor halus
• Bayi masih menggenggam setelah usia Bayi masih menggenggam setelah usia 4 bulan
4 bulan
• Adanya dominasi satu tangan Adanya dominasi satu tangan
( ( handedness handedness ) sebelum usia 1 tahun ) sebelum usia 1 tahun
• Eksplorasi oral (seperti memasukkan Eksplorasi oral (seperti memasukkan mainan ke dalam mulut) masih sangat mainan ke dalam mulut) masih sangat
dominan setelah usia 14 bulan dominan setelah usia 14 bulan
• Perhatian penglihatan yang inkonsisten Perhatian penglihatan yang inkonsisten
Tanda bahaya bicara dan Tanda bahaya bicara dan
bahasa (ekspresif) bahasa (ekspresif)
• Kurangnya kemampuan menunjuk Kurangnya kemampuan menunjuk untuk memperlihatkan ketertarikan untuk memperlihatkan ketertarikan
terhadap suatu benda pada usia 20 terhadap suatu benda pada usia 20
bulan bulan
• Ketidakmampuan membuat frase Ketidakmampuan membuat frase yang bermakna setelah 24 bulan yang bermakna setelah 24 bulan
• Orang tua masih tidak mengerti Orang tua masih tidak mengerti
perkataan anak pada usia 30 bulan
perkataan anak pada usia 30 bulan
Tanda bahaya bicara dan Tanda bahaya bicara dan
bahasa (reseptif) bahasa (reseptif)
• Perhatian atau respons yang tidak Perhatian atau respons yang tidak
konsisten terhadap suara atau bunyi, konsisten terhadap suara atau bunyi,
misalnya saat dipanggil tidak selalu misalnya saat dipanggil tidak selalu
member respons member respons
• Kurangnya Kurangnya join attention join attention atau kemampuan atau kemampuan berbagi perhatian atau ketertarikan
berbagi perhatian atau ketertarikan dengan orang lain pada usia 20 bulan dengan orang lain pada usia 20 bulan
• Sering mengulang ucapan orang lain Sering mengulang ucapan orang lain (membeo) setelah usia 30 bulan
(membeo) setelah usia 30 bulan
Tanda bahaya gangguan Tanda bahaya gangguan
sosio-emosional sosio-emosional
• 6 bulan: jarang senyum atau ekspresi 6 bulan: jarang senyum atau ekspresi kesenangan lain
kesenangan lain
• 9 bulan: kurang bersuara dan menunjukkan 9 bulan: kurang bersuara dan menunjukkan ekspresi wajah
ekspresi wajah
• 12 bulan: tidak merespon panggilan 12 bulan: tidak merespon panggilan namanya
namanya
• 15 bulan: belum ada kata15 bulan: belum ada kata
• 18 bulan: tidak bisa bermain pura-pura18 bulan: tidak bisa bermain pura-pura
• 24 bulan: belum ada gabungan 2 kata yang 24 bulan: belum ada gabungan 2 kata yang berarti
berarti
• Segala usia: tidak adanya babbling, bicara Segala usia: tidak adanya babbling, bicara
Tanda bahaya gangguan Tanda bahaya gangguan
kognitif kognitif
• 2 bulan: kurangnya 2 bulan: kurangnya fixationfixation
• 4 bulan: kurangnya kemampuan mata 4 bulan: kurangnya kemampuan mata mengikuti gerak benda
mengikuti gerak benda
• 6 bulan: belum berespons atau mencari 6 bulan: belum berespons atau mencari sumber suara
sumber suara
• 9 bulan: belum babbling seperti mama, 9 bulan: belum babbling seperti mama, babababa
• 24 bulan: belum ada kata berarti24 bulan: belum ada kata berarti
• 36 bulan: belum dapat merangkai 3 kata36 bulan: belum dapat merangkai 3 kata