• Tidak ada hasil yang ditemukan

Untitled - JURNAL KEFARMASIAN

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "Untitled - JURNAL KEFARMASIAN"

Copied!
139
0
0

Teks penuh

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAUN BINTANG (Calophyllum inophyllum L.) TERHADAP RADIKAL BEBAS DPPH (1,1 diphenyl-2-picrihidrazil. Ahmad Purnawarman Faisal, Pratiwi Rukmana Nasution, Riza Fahlevi Wakidi). Identifikasi metabolit sekunder dan aktivitas antioksidan daun Bintangur (Calophyllum inophyllum L.) terhadap radikal bebas DPPH (1,1 diphenyl-2-pikrihidrazil).

Gambar 2.  Grafik operating time  Uji
Gambar 2. Grafik operating time Uji

POTENSI EKSTRAK N-HEKSAN, DIKLOROMETANA, ETIL ASETAT, DAN ETANOL 70% JAMUR DEWA (Agaricus blazei

Murill) TERHADAP SEL MCF-7

POTENTIAL EXTRACTS OF N-HEXANE, DICHLOROMETHANE, ETHYL ACETATE, AND 70% ETHANOL OF DEWA

MUSHROOMS (Agaricus blazei Murill) ON MCF-7 CELLS

Sebagai uji pendahuluan untuk mendapatkan bahan aktif penangkal kanker pada sel MCF-7, dilakukan pengujian terhadap beberapa pelarut untuk mengekstrak bahan aktif yang terdapat pada jamur dewa. Hasil aktivitas antikanker ekstrak n-heksana, ekstrak diklorometana, ekstrak etil asetat dan ekstrak etanol yang ditunjukkan dengan nilai IC50 terdapat pada Tabel 2 berikut.

Gambar 1 Kromatogram hasil KLT Ekstrak n-heksan (H), diklorometana (D), etil  asetat (EA), dan etanol (ET)
Gambar 1 Kromatogram hasil KLT Ekstrak n-heksan (H), diklorometana (D), etil asetat (EA), dan etanol (ET)

TINGKAT PEMAHAMAN TENAGA TEKNIS KEFARMASIAN TERHADAP OBAT PATEN DAN OBAT GENERIK DI KOTA

PADANG

LEVEL OF UNDERSTANDING OF PHARMACEUTICAL TECHNICIANS OF PATENT AND GENERIC DRUG IN PADANG

CITY

Sebaran ini menunjukkan persepsi sebagian besar TTK di Kota Padang terfokus pada obat generik dan obat paten. Sebaran ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan TTK tentang obat generik dan obat paten masih kurang.

Tabel 1. Karakteristik Responden
Tabel 1. Karakteristik Responden

UJI AKTIFITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN TABAT BARITO (Ficus deltoidea) TERHADAP BAKTERI Bacillus substillis

DENGAN TINGKATAN POLARITAS PELARUT

ANTIBACTERIAL ACTIVITY OF TABAT BARITO LEAVES EXTRACT (Ficus deltoidea) AGAINST Bacillus substillis WITH

SOLVENTS POLARITY LEVELS

Penelitian yang dilakukan oleh Samah et al., (2012) menggunakan ekstrak daun tabat barito dengan 3 pelarut yaitu metanol, kloroform dan air. Penelitian ini dilakukan untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak daun tabat barito yang dibuat dengan stratifikasi maserasi terhadap bakteri Bacillus substilis. Blok Barito (Ficus deltoidea) diperoleh dari Kalimantan Tengah, dimana bagian tumbuhan yang digunakan dalam penelitian ini adalah daunnya.

Pada metode ini diamati diameter zona hambat bakteri Bacillus substillis yang menunjukkan bahwa ekstrak n-heksana, ekstrak metanol dan ekstrak etil asetat daun tabat barito memiliki aktivitas antibakteri. Berikut hasil uji aktivitas antibakteri ekstrak n-heksana, ekstrak metanol dan ekstrak etil asetat daun tabat barito terhadap Bacillus substillis seperti pada Tabel I berikut. Dari Tabel I diketahui bahwa ekstrak n-heksana, ekstrak metanol dan ekstrak etil asetat daun tabat barito memiliki aktivitas antibakteri terhadap Bacillus substillis.

Berdasarkan kriteria tersebut, pengelompokan potensi antibakteri ekstrak n-heksana, ekstrak metanol dan ekstrak etil asetat daun tabat barito terhadap Bacillus substillis menunjukkan bahwa ekstrak Hexan 15% memiliki aktivitas antibakteri yang sangat kuat.

Tabel I. Hasil pengujian antimikroba  ekstrak n-hexan, ekstrak methanol dan ekstrak etil  asetat terhadap bakteri Bacillus substillis
Tabel I. Hasil pengujian antimikroba ekstrak n-hexan, ekstrak methanol dan ekstrak etil asetat terhadap bakteri Bacillus substillis

PERSEPSI MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN DARING PADA MATA KULIAH FARMASI SIMULASI DI MASA PANDEMI

COVID-19

STUDENT’S PERCEPTION OF ONLINE LEARNING IN SIMULATION PHARMACY COURSES

DURING THE COVID-19 PANDEMIC

Setiap item skala Likert memiliki persentase yang berbeda-beda, sehingga dapat dilihat hasil skor persentase responden. Dalam proses belajar mengajar pelaksanaan kuliah online yang dapat diakses dengan mudah, 54,5% responden yang menjawab setuju, untuk pelaksanaan kuliah online tepat waktu dan sesuai rencana, 48,1% responden menjawab ragu, untuk artikel kuliah. secara online secara individu meningkatkan pemahaman teori dan keterampilan responden yang menjawab ragu sebesar 48,1%, untuk materi yang disampaikan secara online sesuai dengan kontrak kuliah/RPS, responden yang menjawab setuju sebesar 68,8%, untuk kemudahan dalam menyampaikan tugas/laporan praktikum, responden. Dilihat dari kemampuan (kompetensi dosen), dosen selalu mendampingi pembelajaran daring sampai selesai, 61,0% responden yang menjawab setuju, dosen menjelaskan arah dan tujuannya.

Dalam proses belajar mengajar untuk pelaksanaan kuliah daring yang dapat diakses dengan mudah diperoleh hasil persentase responden sebesar 73,2%. Untuk materi yang disampaikan secara online sesuai dengan kontrak perkuliahan/RPS diperoleh hasil persentase responden sebesar 80,3% yang berarti termasuk dalam kriteria baik kemudahan penyampaian tugas/laporan. Dilihat dari kemampuan (kompetensi dosen) dosen selalu mendampingi pembelajaran daring sampai selesai, hasil persentase responden 76,4% yang berarti termasuk dalam kriteria baik, dosen menjelaskan arah dan tujuan dalam pembelajaran. masing-masing daring. pembelajaran diperoleh hasil persentase responden sebesar 78,4% yang berarti termasuk dalam kriteria baik.

Dilihat dari sarana dan prasarana, materi pembelajaran daring mudah diakses, penilaian dalam persentase responden adalah 80,0% yang berarti tergolong baik dan dosen memiliki alat/peralatan untuk melaksanakan latihan di rumah sesuai dengan instruksi yang diberikan, rating untuk persentase responden adalah 70,1%.

Tabel II . Kriteria Interpretasi Skor
Tabel II . Kriteria Interpretasi Skor

OVERVIEW DRUG INTERACTIONS OF CORONARY HEART DISEASE WITH METABOLIC SYNDROME ON

OUTPATIENT IN DR. SOEPRAOEN HOSPITAL MALANG

Rekam medis diseleksi terlebih dahulu berdasarkan kriteria inklusi, kemudian dirangkum untuk menggambarkan interaksi obat penyakit jantung koroner dengan sindrom metabolik pada pasien rawat jalan. Tabel di atas menunjukkan bahwa angka kejadian pasien penyakit jantung koroner dengan sindrom metabolik di Tk II dr. Gambaran data data medis pada pasien penyakit jantung koroner dengan sindrom metabolik di RS Tk II dr.

Tabel vii menunjukkan bahwa tingkat interaksi obat yang paling penting adalah tingkat sedang (85,71%). Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa Pasien Penyakit Koroner dengan Sindrom Metabolik pada Tk II dr. Penelitian ini menunjukkan persentase interaksi obat tertinggi adalah interaksi farmakodinamik sebanyak 21 kasus (91,30%) dan farmakokinetik 2 kasus (8,70%).

Berdasarkan hasil penelitian gambaran interaksi obat penyakit jantung koroner dengan sindrom metabolik pada pasien rawat jalan di RS Tk II dr.

Tabel I. Karakteristik Pasien Penyakit Jantung Koroner dengan Sindrom  Metabolik
Tabel I. Karakteristik Pasien Penyakit Jantung Koroner dengan Sindrom Metabolik

IDENTIFIKASI PARASETAMOL DALAM JAMU PEGAL LINU YANG DIPEROLEH DARI DEPOT JAMU DI KOTA DENPASAR

IDENTIFIKASI PARACETAMOL PADA JAMU PEGAL LINE DITERIMA DARI PENYIMPANAN JAMU DI KOTA DENPASAR.

IDENTIFICATION OF PARACETAMOL IN JAMU PEGAL LINU OBTAINED FROM THE JAMU DEPOT IN DENPASAR CITY

Identifikasi terhadap 14 (empat belas) sampel obat herbal rematik yang beredar di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan metode kromatografi lapis tipis ditemukan 3 (tiga) sampel obat herbal yang mengandung paracetamol (Harimurti et al., 2020). Penyiapan sampel obat herbal padat dan rematik Timbang obat herbal dosis 700 mg, masukkan ke dalam Erlenmayer, tambahkan 25 ml etanol p.a, kocok selama 30 menit, centrifuge, pisahkan residu dan filtratnya. Jika nilai Rf larutan sampel mendekati larutan baku pembanding dan warna kedua bercak sama, maka sampel sediaan serbuk jamu yang diteliti mengandung paracetamol (selisih nilai Rf larutan larutan uji dan larutan baku acuan kurang dari sama dengan 0,05).

Sedangkan jika nilai Rf larutan uji tidak mendekati nilai Rf larutan pembanding dan warna kedua bercak tidak sama, maka sampel jamu bubuk yang diteliti tidak mengandung parasetamol. Empat belas (14) sampel obat herbal bubuk berbagai merk. yang dijelaskan dengan kode merek jamu diperoleh dari depot jamu yang tersebar di berbagai wilayah kota. Diambil dari 14 sampel jamu, terdapat 7 sampel yang termasuk nomor izin edar fiktif atau NIE fiktif.

Pembuatan larutan kontrol positif dengan menggunakan salah satu sampel herbal ditambah acetaminophen sebagai standar acuan bertujuan untuk memperkuat keputusan dan lebih meyakinkan dalam identifikasi senyawa.

Tabel I. Pengamatan Label Kemasan Sampel Penelitian  Kode Merk
Tabel I. Pengamatan Label Kemasan Sampel Penelitian Kode Merk

DAN KAYU MANIS (Cinnamomum burmanii) BERDASARKAN PERBEDAAN SIRUP GLUKOSA

FORMULATION OF STRONG STICKS FROM GELLER (Citrus aurantifolio), HONEY (Mell depuratum) AND CINNAMON (Cinnamomum . burmanii) BASED ON DIFFERENT GLUCOSE SYRUPS. For efficient use of lime, it can be processed into a product that is easier to use, such as hard candy. The results of the physical evaluation performed on the 3 formulas showed that all formulas met the SNI hard candy quality requirements for water content and ash content, also the results of the hedonic test using non-parametric SPSS showed that there was a significant effect on taste and texture where formula III was the most preferred by the panelists.

Berdasarkan uraian tersebut maka dilakukan penelitian untuk membuat permen keras dengan menggunakan kombinasi perasan jeruk nipis, madu dan kayu manis dengan berbagai sirup glukosa, sehingga diharapkan dapat menjadi alternatif yang efektif untuk konsumsi bahan alami yang umum. Bobot Abu = Bobot Akhir - Bobot Nilai Tukar (gram) Bobot Awal = Bobot Sampel Awal (gram) Uji Organoleptik Hard Candy Skala Hedonik. Aroma permen keras adalah aroma jeruk nipis, madu, dan kayu manis yang berbeda.

Penambahan sirup glukosa yang lebih tinggi mempengaruhi kualitas rasa manis permen keras, sedangkan penambahan sirup glukosa rendah membuat permen keras terasa sedikit asam karena adanya perasan jeruk nipis (Merta, 2017).

Tabel I. Formulasi hard candy Sari Buah Jeuk Nipis, Madu dan Kayu Manis
Tabel I. Formulasi hard candy Sari Buah Jeuk Nipis, Madu dan Kayu Manis

PERIODE TRIWULAN I TAHUN 2020

DIBANDINGKAN DENGAN TRIWULAN IV TAHUN 2019

Penggunaan antibiotik di rumah sakit dipantau oleh Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) tahunan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui dan mengevaluasi penggunaan antibiotik lini 3 di RS X Bekasi triwulan I tahun 2020 dibandingkan dengan triwulan IV tahun 2019. Data yang akan dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data pada penggunaan antibiotik lini 3 yang digunakan oleh pasien rawat inap di RSUD X Bekasi periode Oktober 2019 sampai dengan Maret 2020 yang diperoleh dari instalasi farmasi.

Di RS X Bekasi, penggunaan antibiotik mengacu pada pedoman penggunaan antibiotik rumah sakit (PPAB) dengan stratifikasi antibiotik berdasarkan hasil pemetaan sampel kuman yang dibagi menjadi 3 kelompok. Penggunaan antibiotik lini 3 di RS X Bekasi sangat besar dan bervariasi pada triwulan IV tahun 2019 dibandingkan triwulan I tahun 2020. Hal ini tercermin dari aliran klaim antibiotik lini 3 yang dinilai secara sistematis dan berkesinambungan, sehingga tidak ada penggunaan antibiotik lini 3 di RS X. Bekasi yang tidak diketahui panitia PPRA.

Tren penggunaan antibiotik lini ke-3 yang meskipun meningkat pada triwulan IV tahun 2019, dapat menurun kembali pada triwulan I tahun 2020, seperti imipenem-silastatin injeksi, doripenem injeksi 500 mg, injeksi ceftazidime 1 g, injeksi cefepime 1 g , injeksi vankomisin 500 mg dan injeksi piperacillin tazobactam.

Tabel I. Penggunaan Antibiotika Lini 3 di RS X Bekasi
Tabel I. Penggunaan Antibiotika Lini 3 di RS X Bekasi

EVALUASI SEDIAAN MASKER GEL PEEL-OFF KOMBINASI EKSTRAK DAUN MANGGA BACANG (Mangifera foetida)

DAN DAUN SALAM (Syzygium polyanthum)

EVALUATION OF THE PREPARATION PEEL-OFF GEL MASK COMBINATION OF MANGO BACANG (Mangifera foetida) AND.

EVALUATION OF THE PEEL-OFF GEL MASK PREPARATION COMBINATION OF MANGO BACANG (Mangifera foetida) AND

BAY LEAF EXTRACT (Syzygium polyanthum)

Masker gel peel-off memiliki keunggulan mudah dilepas karena memiliki membran yang elastis (Rahmawanty et al, 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil evaluasi sediaan masker gel peel off yang memenuhi persyaratan farmasi. Uji organoleptik dilakukan dengan melihat bentuk dan warna serta penciuman sediaan masker gel ekstrak daun mangga, pisang raja dan daun salam.

Dengan mengukur daya sebar masker gel peel off sebesar 1 gram, sediaan diletakkan di tengah 2 cawan Petri terbalik. Hasil uji viskositas masker gel peel off dengan ekstrak daun mangga dan ekstrak daun salam memenuhi persyaratan standar nilai viskositas. Hasil nilai viskositas sediaan masker gel peel off informasi formula Centipoise (viskositas memenuhi persyaratan 2000-4000 Centipoise).

Hasil uji daya sebar masker gel peel off ekstrak daun mangga dan daun salam pada Tabel 4 menunjukkan bahwa daya sebar keempat formula berkisar antara 2-5,7 cm.

Tabel 3. Hasil nilai viskositas  pada sediaan  masker gel peel off      Formula             Centipoise           Keterangan ( Viskositas memenuhi syarat                                                                      2000-4000 Centipoise)
Tabel 3. Hasil nilai viskositas pada sediaan masker gel peel off Formula Centipoise Keterangan ( Viskositas memenuhi syarat 2000-4000 Centipoise)

TERHADAP NYAMUK AEDES AEGYPTI

MAT INSECTICIDES AGAINST AEDES AEGYPTI MOSQUITO

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan alternatif yang aman digunakan oleh masyarakat dalam penggunaan bahan alam sebagai pengusir nyamuk Aedes aegypti. Populasi dalam penelitian ini adalah nyamuk Aedes aegypti, dimana setiap kotak berisi 10 ekor nyamuk dengan 2 ulangan. Setiap kelompok diberi sabu-sabu yang mengandung ekstrak etanol kombinasi daun alpukat (Persea americana) dan daun sirih (Piper betle) pada konsentrasi kontrol positif dan kontrol negatif.

Nyamuk Aedes aegypti yang bergerak sangat aktif berusaha keluar (karena bau yang dikeluarkan keset) hingga akhirnya menjadi lamban dan lemah, kemudian menjadi lumpuh dan mati. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol kombinasi daun alpukat (Persea americana) dan daun sirih (Piper betle) memiliki potensi insektisida. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak etanol kombinasi daun alpukat (Persea americana) dan daun sirih (Piper betle) dengan konsentrasi 1% dan.

Fuad, 2020. Khasiat Ekstrak Etanol Daun Sirih Sebagai Larvasida Terhadap Larva Aedes aegypti, Kecamatan Denpasar Selatan, Bali.

Tabel 1. Rata-rata kematian nyamuk Aedes aegypti selama 1 jam  Konsentrasi
Tabel 1. Rata-rata kematian nyamuk Aedes aegypti selama 1 jam Konsentrasi

Gambar

Gambar 2.  Grafik operating time  Uji
Tabel 1.  Hubungan konsentrasi larutan uji terhadap peredaman DPPH
Tabel 2. Nilai IC 50
Gambar 1 Kromatogram hasil KLT Ekstrak n-heksan (H), diklorometana (D), etil  asetat (EA), dan etanol (ET)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Sediaan masker peel-off anti aging dibuat dengan menambahkan ekstrak buah terong belanda masing-masing dengan konsentrasi 1, 3 , dan 5%.Pengujian terhadap sediaan masker

Berdasarkan pada hasil pengamatan, dapat disimpulkan bahwa peningkatan konsentrasi PVA dapat meningkatkan viskositas pada sediaan masker gel peel-off secara signifikan

Grafik yang menunjukkan hubungan berbagai macam formula sediaan masker peel off gel ekstrak buah tomat (Lycopersicum esculentum M.) terhadap kekencangan lapisan

Optimasi yang dilakukan pada basis masker gel peel off yaitu CMC-Na dan PVA dengan parameter sifat fisis masker gel peel off meliputi Viskositas, kecepatan mengering daya

Penelitian dilanjutkan dengan pembuatan sediaan masker gel peel-off yang mengandung ekstrak daun pepaya dengan konsentrasi optimum berdasarkan hasil pengujian

Hasil penelitian menunjukkan mutu fisik pada sediaan masker gel peel off ekstrak Daun Daruju ( Acanthus ilicifolius L.) memenuhi standar sediaan kosmetik dan

Berdasarkan pada hasil pengamatan, dapat disimpulkan bahwa peningkatan konsentrasi PVA dapat meningkatkan viskositas pada sediaan masker gel peel-off secara signifikan

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa masker wajah peel off dari ekstrak sabut kelapa Cocos nucifera L dengan perbedaan formula konsentrasi zat aktif dan