• Tidak ada hasil yang ditemukan

VARIASI INDIVIDU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "VARIASI INDIVIDU"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

VARIASI INDIVIDU

Dr. Salamiah Sari Dewi, S.Psi,

M.Psi

(2)

VARIASI INDIVIDUAL

Memahami gambaran perbedaan dan ragam variasi peserta didik yang dapat mempengaruhi teknik pengajaran dan evaluasi

Variasi

Individual:

Inteligensi

Gaya Belajar &

Berpikir

Kepribadian

&

Tempramen

(3)

INTELIGENSI

APA ITU

INTELIGENSI?

(4)

Secara umum, inteligensi dapat dikatakan sebagai kemampuan

memecahkan masalah dan

kemampuan untuk beradapatasi, belajar dari pengalaman hidup

sehari-hari.

Pengertian Inteligensi

(5)

Cara Mengukur Inteligensi

Beberapa tokoh yang mengusung konsep IQ secara umum adalah Binet dan Weschler. Ini merupakan tes berbasis individual

1. Tes Binet

Mengembangkan konsep Mental Age dan Intelligence Quotient (IQ)

Mental Age

Level perkembangan mental individual yang berhubungan dengan perkembangan lainnya

Intelligence Quotient

Usia mental (MA) seseorang dibagi dengan usia kronologis (CA) dikalikan 100

Rumus:

IQ = MA/CA X 100

(6)

Jenis Skala Wechsler:

1. Wechsler Preschool and Primary Scale of

Intelligence-Revised (WPPSI-R) Menguji anak usia 4 sampai 6,5 tahun

2. Wechsler Intelligence Scale for Children-Revised (WISC-R) untuk anak dan remaja usia 6 – 16 tahun 3. Wechsler Adult Intelligence Scale-Revised (WAIS-R)

Untuk dewasa

Cara Mengukur Inteligensi

2. Skala Wechsler

Banyak dipakai untuk menilai inteligensi murid

Menunjukkan IQ verbal dan IQ kinerja

(7)

PRAKTIS

Kemampuan menggunakan, mengaplikasikan, mengimplementasikan, dan mempraktikkan

KREATIF

Kemampuan menciptakan, mendesain, menemukan, dan mengimajinasikan

TEORI MULTIPLE INTELLIGENCES

ANALITIS

Kemampuan menganalisis, menilai, mengevaluasi, membandingkan, dan mempertentangkan

• Teori Triarkis Sternberg

Pandangan Sternberg, inteligensi muncul dalam 3

bentuk:

(8)

TEORI MULTIPLE INTELLIGENCES

2. Teori Kerangka

Pikiran Howard Gardner

Keahlian Verbal

Keahlian Matematika

Keahlian Spasial (Kemampuan berpikir 3 dimensi)

Keahlian Tubuh Kinestetik

Keahlian Musik

Keahlian Intrapersonal Keahlian

Interpersonal Keahlian Naturalis

(Kemampuan mengamati &

memahami sistem alam dan sistem buatan

manusia)

(9)

EMOTIONAL INTELLIGENCE

EQ diartikan sebagai kemampuan untuk memonitor perasaan dan emosi sendiri maupun orang lain. Termasuk kemampuan untuk membedakan emosi, serta kemampuan menggunakan

informasi untuk memandu pikiran dan tindakan.

Menurut Goleman, EI ada 4 area :

Developmental emotional awareness : kemampuan memisahkan perasaan dari tindakan

Managing emotions : mampu mengendalikan amarah

Reading emotions : memahami perspektif orang lain

Handling relationships : mampu untuk memecahkan masalah di hubungan

(10)

 Inteligensi tidak niscaya mempengaruhi prestasi, melainkan hanya berkorelasi

IQ DAN PRESTASI SEKOLAH

 Hubungan antar skor-skor IQ dan prestasi tidak lah sempurna, terdapat banyak perkecualian

 Skor IQ bisa berubah

(11)

Belajar Verbal &

Visual

2. GAYA BERPIKIR DAN BELAJAR 2. GAYA BERPIKIR DAN BELAJAR

Gaya Impulsif &

Reflektif

Gaya Mendalam &

Permukaan

(12)

Kecenderungan siswa untuk bertindak cepat

dan secara impulsif

GAYA IMPULSIF & REFLEKTIF

Mengambil lebih banyak waktu untuk melakukan rspon dan

memikirkan ketepatan jawaban

Menetapkan tujuan belajar sendiri

Lebih konsentrasi pada informasi yang relevan

standar prestasi lebih tinggi

(13)

Belajar dengan cara memahami arti materi

pelajaran (gaya mendalam)

GAYA MENDALAM & PERMUKAAN

Belajar hanya apa yang perlu dipelajari dari materi pelajaran

(gaya permukaan)

Belajar secara pasif -> Mengingat informasi di luar kepala

Belajar secara aktif -> membangun apa yang mereka pelajari &

memberikan arti untuk apa yang perlu diingat

(14)

VERBAL: Belajar lebih baik apabila informasi disajikan dalam bentuk

kata-kata

BELAJAR SECARA VERBAL & VISUAL

VISUAL: Belajar lebih baik apabila informasi disajikan dalam bentuk

gambar

(15)

Kepribadian

KEPRIBADIAN & TEMPRAMEN

Pikiran, emosi, dan perilaku khas yang dipakai seseorang untuk beradaptasi dengan

dunianya

Gaya perilaku sesorang dan cara khasnya dalam memberi

tanggapan

Tempramen

(16)

FAKTOR KEPRIBADIAN "BIG FIVE"

OPENNESS

• Imajinatif vs Praktis

• Tertarik pada variasi vs rutinitas

• Independen vs mudah

menyesuaikan diri

CONSCIENTIOUSNESS

• Rapi vs tidak rapi

• Perhatian vs ceroboh

• Disiplin vs impulsif

EXTRAVERSION

• Terbuka secara sosial vs

menyendiri

• Suka bersenang vs bersedih

• kasih sayang vs sebaliknya

AGREEABLENESS

• Berhati lembut vs kasar

• Percaya vs curiga

• Membantu vs tidak kooperatif

NEUROTICISM

• Tenang vs cemas

• Merasa aman vs tidak aman

• Puas pada diri vs mengasihani diri sendiri

(17)

3 KELOMPOK TEMPRAMEN

Suasana hati positif

Cepat membentuk rutinitas tetap

Mudah beradaptasi

dengan pengalaman baru

Cenderung beraksi secara negatif

Kecenderungan agresif

Pengendalian diri kurang

Lambat dalam menerima pengalaman baru

Tingkat aktivitas rendah

Agak negatif

Adaptabilitas rendah

Intensitas suasana hati yang rendah

ANAK YANG MUDAH (EASY CHILD)

ANAK YANG SULIT (DIFFICULT CHILD)

ANAK YANG LAMBAT (SLOW TO WARM UP

CHILD)

(18)

THANK YOU

Referensi

Dokumen terkait

Latihan-latihan yang diberikan membantu siswa lebih memahami pelajaran (menerapkan strategi menebak arti kata berdasarkan konteks dalam belajar kosakata baru)... Apa saja

kepada siswa tentang materi yang telah lalu. Cara guru menutup pelajaran dengan mengutarakan apa yang akan dipelajari pada minggu depan dan mengingatkan peralatan apa saja

Pada tahapiniperlu ditekankan : (1) mengembangkan materi pembelajaran sesuai dengan apa yang akan dipelajari siswa dalam kelompok, (2) menekankan bahwa belajar adalah memahami

Motivasi adalah keinginan atau dorongan untuk belajar, tanpa motivasi siswa tidak akan mengerti apa yang akan dipelajari dan tidak memahami mengapa hal itu perlu

Siswa dengan gaya belajar auditori memiliki tingkat kecepatan yang rendah dalam memahami, dan memaknai materi-materi esensial pelajaran Al- Qur’an dan Hadist,

Mahasiswa perlu mengetahui bahwa belajar tidak hanya berarti memahami materi pelajaran, tapi juga melakukan berbagai cara untuk belajar. Strategi belajar mandiri

Kemampuan  kognitif  yang  amat  pen‐ ting kaitannya dengan proses pembelajaran  adalah strategi belajar memahami isi materi 

Pada tahapiniperlu ditekankan : (1) mengembangkan materi pembelajaran sesuai dengan apa yang akan dipelajari siswa dalam kelompok, (2) menekankan bahwa belajar adalah memahami