• Tidak ada hasil yang ditemukan

View/Open

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "View/Open"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

23

BAB II

METODE PENELITIAN

Penelitian dimulai dari pengambilan sampel daun yaitu daun api-api (Avicennia marina) yang terdapat di daerah Balikpapan lalu dilakukan penyiapan bahan, determinasi tumbuhan, pengamatan morfologi dan anatomi. Sampel dikeringkan dengan cara diangin-anginkan hingga menjadi simplisia kering.

Simplisia kering akan dipakai untuk pemeriksaan mikroskopis, parameter standar simplisia meliputi parameter spesifik (kadar sari larut dalam air dan kadar sari larut etanol) dan parameter non spesifik (penetapan kadar air, kadar abu total dan kadar abu tidak larut asam), untuk penapisan fitokimia (alkaloid, flavonoid, kuinon, monoterpen, sesquiterpen, tanin, saponin) dan untuk dimaserasi menggunakan etanol 95% selama 3 x 24 jam menghasilkan ekstrak cair. Ekstrak cair dipekatkan menggunakan vacum rotary evaporator sehingga dihasilkan ekstrak kental.

Selanjutnya ekstrak kental yang dihasilkan difraksinasi menggunakan corong pisah (ekstrasi cair-cair) menghasilkan fraksi alkaloid total lalu dilanjutkan dengan pemantauan kromatografi lapis tipis dengan eluen kloroform - metanol dan dideteksi menggunakan pereaksi Dragendroff.

Isolasi dilakukan menggunakan KLT preparatif dengan pengembang kloroform : metanol. Pemurnian menggunakan KLT dua dimensi, KLT pengembang tunggal dengan berbagai eluen yang cocok. Apabila sudah didapat

repository.unisba.ac.id

(2)

24

satu noda maka isolat telah murni. Selanjutnya isolat diidentifikasi secara spektrofotometri UV-Vis dan spektrofotometri FTIR. Diagram alir penelitian dapat dilihat padaGambar II.1.

repository.unisba.ac.id

(3)

25

Gambar II. 1Diagram alir penelitian

DETERMINASI DAUN MAKROSKOPIS

DIKERINGKAN

SIMPLISIA PARAMETER STANDAR

SPESIFIK DAN NONSPESIFIK

PENAPISAN FITOKIMIA

MASERASI

EKSTRAK

EKSTRAKSI CAIR-CAIR

FRAKSI ALKALOID TOTAL PEMANTAUAN KLT

KROMATOGRAFI PREPARATIF MIKROSKOPIS

ISOLAT UJI KEMURNIAN

ISOLAT MURNI

IDENTIFIKASI DENGAN SPEKTROFOTOMETER UV-Vis, FTIR

EKSTRAK CAIR DIPEKATKAN

MIKROSKOPIS

repository.unisba.ac.id

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan tahapan penelitian yaitu determinasi bahan, penyiapan simplisia, penapisan fitokimia simplisia, pengujian

21 Kulit batang kemuning dibersihkan, dikeringkan Ekstraksi dengan metode maserasi Dilakukan pengujian efek sedatif-hipnotik 25 ekor mencit sebelum pengujian dipuasakan selama ± 18

24 BAB II METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini dimulai dengan tahap pengumpulan bahan, determinasi tanaman, pembuatan simplisia, karakterisasi simplisia, ekstraksi daun suji, serta

Tahap selanjutnya yaitu pembuatan simplisia dengan cara dikeringkan sampai berbentuk simplisia kering yang mudah hancur bila diremas lalu di blender menghasilkan serbuk, kemudian

31 Pengumpulan dan penyiapan buah segar Determinasi Pembuatan sari buah belimbing wuluh Penapisan fitokimia Pengeringan sari buah belimbing wuluh dengan metode freeze dryer

33 Gambar II.1.Bagan alir penelitian Pengumpulan dan Penyiapan Bahan Pembuatan Simplisia Ekstraksi Ekstrak Cair Formulasi Tablet Amylum Manihot 3 formula PVP 3 formula

Gambar II.1 Bagan alir penelitian Determinasi tanaman Pembuatan simplisia - Penapisan alkaloid - Penapisan alkaloid - Penapisan saponin - Penapisan polifonelat Penafisan

Karakterisasi secara spesifik pada simplisia meliputi uji organoleptis, mikroskopis, makroskopis, kadar sari larut dalam air dan etanol serta nonspesifik berupa penentuan kadar air dan