• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II METODOLOGI PENELITIAN - Repository UNISBA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB II METODOLOGI PENELITIAN - Repository UNISBA"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

17

BAB II

METODOLOGI PENELITIAN

Tahapan proses penelitian ini meliputi proses pengumpulan dan determinasi tanaman, penyiapan simplisia kulit buah salak, penapisan fitokimia, penetapan karakteristik awal simplisia, ekstraksi, uji antihiperkolesterolemia pada hewan yang diinduksi dengan diet tinggi lemak (DTL), dan analisa data.

Hewan yang digunakan adalah mencit Swiss Webster jantan dengan berat 20-30 g. Pengujian aktivitas antihiperkolesterolemia dibagi menjadi 4 kelompok secara acak dimana semua kelompok diberi induksi hiperkolesterol secara eksogen. kelompok I, II, III sebagai uji diberi DTL dan diberi suspensi ekstrak kulit buah salak dengan berbagai variasi dosis serta kelompok IV sebagai pembanding diberi DTL dan diberi suspensi simvastatin.

Untuk mengevaluasi aktivitas antihiperkolesterolemia dilakukan selama 28 hari, parameter yang diuji adalah kolesterol total menggunakan alat strip test Easytouch®. Selanjutnya dilakukan pengolahan data statistik menggunakan paired sample t-test untuk mengetahui signifikansi sesudah induksi dan sesudah terapi serta analisis Anova dan uji lanjutan LSD untuk melihat perbedaan bermakna kadar kolesterol total antar kelompok dengan tingkat kepercayaan 90%.

repository.unisba.ac.id

(2)

18

Pengumpulan dan determinasi bahan

Ekstraksi simplisia dengan etanol 70 %

Uji aktivitas antihiperkolesterolemia diet tinggi lemak Penapisan fitokimia dan penetapan karakteristik awal simplisia

Kelompok I (uji I) Mencit diberi diet tinggi lemak

Kelompok II (uji II) Mencit diberi diet tinggi lemak

Kelompok III (uji III) Mencit diberi diet tinggi lemak

Kelompok IV (pembanding) Mencit diberi diet tinggi lemak

Kelompok I Diberi ekstrak etanol kulit buah salak dosis 210 mg/kg BB

Kelompok II Diberi ekstrak etanol kulit buah salak dosis 420 mg/kg BB

Kelompok III Diberi ekstrak etanol kulit buah salak dosis 840 mg/kg BB

Kelompok IV Diberi simvastatin dosis 1,3 mg/Kg BB

Pengukuran kadar kolesterol darah pasca terapi (H-28)

Pengolahan data statistik paired sample t-test, Anova dan LSD Pengukuran kadar kolesterol pra induksi (H-0)

Pengukuran kadar kolesterol pasca induksi (H-7, H-14 dan H-21) Penyiapan simplisia kulit buah salak

Gambar II.1 Skema pengujian aktivitas antihiperkolesterolemia diet tinggi lemak

repository.unisba.ac.id

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik simplisia, skrining fitokimia dan ekstraksi secara perkolasi serta aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol buah

Penelitian yang dilakukan meliputi pengumpulan dan determinasi bahan, pembuatan simplisia, pemeriksaan parameter standar simplisia, ekstraksi, penetapan kadar

penelitian ini meliputi pengumpulan buah ketumbar, determinasi, pengolahan simplisia, penetapan karakteristik pendahuluan simplisia, pembuatan ekstrak dengan cara

25 Gambar II.1Bagan alir metode penelitian Daun Pepaya Simplisia Ekstrak Pembuatan Sediaan Masker Gelpell-off Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Masker GelPeel-off Uji Parameter

27 Karakterisasi simplisia Ekstraksi Evaluasi basis mikroemulsi Penapisan fitokimia Uji aktivitas antioksidan Gambar II.1Bagan alir penelitian Pengumpulan dan Penyiapan bahan buah

Hasil penapisan fitokimia simplisia daun bidara upas menunjukkan adanya kandungan flavonoid, kuinon, senyawa fenolat, triterpenoid dan steroid.. Tahapan isolasi dimulai dengan melakukan

24 Gambar II.1Bagan alir penelitian Penyiapan dan pengumpulan bahan dari bekicot Achatina fulica Orientasi formulasi basis masker gelpeel-off Evaluasi basis masker gelpeel-off

Penetapan kadar sari larut etanol Sebanyak 5 gram simplisia dimaserasi selama 24 jam dengan 100 mL etanol 95% menggunakan labu bersumbat sambil berkali-kali dikocok selama 6 jam