• Tidak ada hasil yang ditemukan

yayasan akrab pekanbaru

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "yayasan akrab pekanbaru"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 5 Nomor 1 Edisi Februari 2020 (150-167) ANALISIA SISTEM PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN INTERN TERHADAP PENGELUARAN KAS (PT. SURYAMAS DUTA MAKMUR, Tbk. RANCAMAYA) DENGAN SPSS.20 -------------------------------------------------------------------------------------------------Lilik Martanto, Harna Adianto, Aswar Hanif, Alvin Syahid Universitas Bina Sarana Informatika (Naskah diterima: 1 Januari 2020, disetujui: 1 Februari 2020) Abstract This study aimed to examine the effect of control activities, monitoring, information and communication, risk assessment and control environment on cash disbursements on the PT. Suryamas Dutamakmur, TBK (Rancamaya). Designs in this research is quantitative method with the approach of causality or causal. Total population in this study were 30 partners companyon PT. Suryamas Dutamakmur, TBK (Rancamaya). Objects in this study are middle managers (department heads) are involved in cash disbursements on the PT. Suryamas Dutamakmur, TBK (Rancamaya. This research is using purposive sampling method, with 46 managers as respondents. Type of data that used in this research is primary data, data collection techniques by distributing questionnaires directly. Methods of data analysis using multiple regression analysis by SPSS 20 software program. Keywords: Control activities, monitoring, information and communication, risk assessment, control environment and cash disbursements. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas pengendalian, pengawasan, informasi dan komunikasi, penilaian resiko, lingkungan pengendalian terhadap pengeluaran kas pada PT. Suryamas Dutamakmur, TBK (Rancamaya). Desain pada penelitian ini yaitu metode kuntitatif dengan pendekatan hubungan kausalitas atau sebab akibat. Jumlah Populasi pada penelitian ini adalah 30 rekanan perusahaan pada PT. Suryamas Dutamakmur, TBK (Rancamaya) Objek pada penelitian ini adalah manajer menengah (departement head) yang terlibat dalam penegluaran kas pada PT. Suryamas Dutamakmur, TBK (Rancamaya). Sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 46 manajer. Jenis data yang digunakan adalah data primer, teknik pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner secara langsung. Metode analisis data dengan menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan program software SPSS 20. Katakunci: Aktivitas pengendalian, pengawasan, informasi dan komunikasi, penilaian resiko, lingkungan pengendalian dan pengeluaran kas.. 150. (2) YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 5 Nomor 1 Edisi Februari 2020 (150-167) I. PENDAHULUAN. perusahaan, untuk tetap dapat mengendalikan. erkembangan suatu usaha baik dalam. P. kegiatan perusahaan secara efektif, manaje-. lingkup maupun dalam ukurannya. men harus mengandalkan diri kepada berbagai. yang semakin kompleks dan semakin. jenis laporan dan analisisnya. Komponen. meluasnya kegiatan usaha. Hal ini menyebab-. pengeluaran kas tersebut dapat diliahat di. kan manajemen tidak lagi dapat dengan lang-. tabel berikut:. sung dan mudah mengendalikan kegiatan Tabel 1. Data Reancana Anggaran Biaya (RAB) Perbaikan kanopi selasar. No I 1 2 3 4. Uraian Pekerjaan Pekerjaan Perbaikan canopy selasar Bongkar polycarbonat Kerok rangka besi hollow selasar Cat minyak rangka besi hollow selasar. Qyt. Sat. M2 M2 M2. 54.40 48.00 48.00. Pengadaan dan pemasangan atap “TWINLITE”. M2. 54.40. II 1 2 3 4. Pekerjaan lain-lain Alat Bantu Keamanan Listrik kerja Pembersihan akhir. Ls Ls Ls Ls. 1.00 1.00 1.00 1.00. Harga. Jumlah. 15.000 25.000 55.000. 816.000 1.200.000 2.640.000 23.120.00 425.000 0 Total : 27.776.000 1.000.000 1.000.000 1.500.000 1.500.000 700.000 700.000 500.000 500.000 Total : 3.700.000 Grand Total : 31.476.000. Sumber : Data diolah 2017 Hal tersebut dapat terjadi oleh karena. II. KAJIAN TEORI. adanya fungsi pemeriksaan (check) dan penin-. Ana Sufiyanti (2014), Pengaruh Efekti-. jauan ulang (review) yang melekat pada pe-. vitas Pengendalian Intern Kas Terhadap Likui-. ngendalian intern yang memadai. Dengan. ditas Pada Koprasi Pegawai Republik Indone-. menerapkan pengendalian intern yang mema-. sia (KPRI) Di Kecamatan Kota Kabupaten. dai, diharapkan dapat menghasilkan laporan-. Kudus. Presentase efektivitas pengendalian. laporan dan analisis-analisis yang dapat. intern penerimaan kas adalah 59,03% dan. diandalkan dalam rangka pengambilan kepu-. efektivitas pengendalian intern pengeluaran. tusan-keputusan bisnis. Tanpa adanya pengen-. kas adalah 66,86%. Dari hasil nilai rasio. dalian intern akan mudah terjadi penggelapan. menunjukan nilai rata-rata nilai current ratio. uang kas.. sebesar 559,08% nilai acid test ratio sebesar 549,91% dan cash ratio sebesar 5,45%. Dan melalui analisis regresi linier sederhana 151. (3) YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 5 Nomor 1 Edisi Februari 2020 (150-167) current ratio diproleh persamaan Y= -2,610 +. citra yang baik dan positif pada koprasi. 0.053X. dari persamaan regresi tersebut berar-. tersebut.. ti pengendalian intern kas(X) berpengaruh. 1. Pengertian Sistem Pengendalian Intern.. terhadap current ratio (Y1) thitung = 3,535. Pengendalian intern atau internal control. dengan tingkat probabilasi signifikasi 0,002.. merupakan salah satu bagian dari menejemen. Sedangkan R2 = 0,342 berpengaruh terhadap. resiko yang harus dilaksakan oleh setiap. variable sebesar 34,2% dan sisanya 65,8%. lembaga untuk mencapai tujuan dari setiap. dipengaruhi oleh variable lain yang tidak dika-. lembaga maka dari itu setiap lembaga sangat. ji. Dan melalui analisis regresi linier sederha-. membutuhkan peran system pengendalian. na acid test ratio diproleh persamaan Y=. intern. Committee Of Sponsorsing Organiza-. 0,399 + 0,009X. dari persamaan regresi terse-. tion Of The Treadway Commision (COSO). but berarti pengendalian intern kas(X) berpe-. adalah organisasi nirlaba independen yang. ngaruh terhadap acid test ratio (Y2) thitung =. mempunyai tujuan untuk meningkatkan kuali-. 2,323 dengan tingkat probabilasi signifikasi. tas pelaporan keuangan melalui etika dan. 0,029. Sedangkan R2 = 0,184 berpengaruh. pengendalian intern yang efektif dibentuk. terhadap variable sebesar 18,4% dan sisanya. pada tahun 1985 dan disponsori oleh 5 organi-. 81,6% dipengaruhi oleh variable lain yang. sasi besar di Amerika. COSO menyatakan. tidak dikaji. Dan melalui analisis regresi linier. bahwa:. sederhana cash ratio diproleh persamaan Y=. “Intercal Control is process, affected by. 0,639 + 0,033X. dari persamaan regresi terse-. an entity’s board of directors, management. but berarti pengendalian intern kas(X) berpe-. and other personnel, design to providereaso-. ngaruh terhadap cash ratio (Y3) thitung = 1,893. nable assurance regarding the achievement of. dengan tingkat probabilasi signifikasi 0,070.. objectives in the following categories: effecti-. Sedangkan R2 = 0,130 berpengaruh terhadap. veness and efficiency of operations; reliability. variable sebesar 13,0% dan sisanya 87,0% di-. of financial reporting, and compliance with. pengaruhi oleh variable lain yang tidak dikaji.. laws andregulations”. Dengan Likuiditas yang baik sebagai salah. Sistem pengendalian intern adalah Pro-. satu analisis yang datanya harus akurat dan. ses yang integral padatindakan dan kegiatan. dapat diandalkan maka akan mencerminkan. yang dilakukan secara terus-menerus oleh. 152. (4) YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 5 Nomor 1 Edisi Februari 2020 (150-167) pimpinan dan seluruh pegawai untuk membe-. COSO (Committee of Sponsoring Organiza-. rikan keyakinan memadai atas tercapainya. tion treadway Commision).. tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif. Sistem pengendalian yang baik harus. dan efisien, keandalan pelaporan keuangan,. dapat memenuhi tujuan pembuatannya dan. pengamanan. ketaatan. menangkal resiko kecurangan. Secara garis. terhadap peraturan perundang-undangan (PP. besar, tujuan pengendalian internal dibagi ke. 60/2008, Bab I Ps. 1 butir 1).. dalam empat kelompok (Tuanakotta,2013):. 2. Tujuan Sistem Pengendalian Intern.. 1. Strategis,. aset. negara,. dan. Esensi dari organisasi yang dikendalikan. sasaran-sasaran. utama. yang. mendukung misi entitas.. dengan efektif terletak pada setiap manaje-. 2. Pengendalian. men, jika manajmen puncak merasa bahwa pe-. keuangan.. internal. atas. pelaporan. ngendalian intern itu penting maka anggota. 3. Pengendalian operasional.. dalam organisasi akan merasakan hal itu dan. 4. Kepatuhan terhadap hukum dan ketentuan. bereaksi dengan sungguh-sungguh untuk memenuhi kebijakan dan prosedur yang telah. perundang-undangan. 3. Unsur Sistem Pengendalian Intern. ditetapkan. Di lain pihak, jika pengendalian. Agar mencapai pengendalian intern. intern tidak dijadikan kepentingan utama ma-. yang memadai maka diperlukan beberapa. najemen puncak dan hanya dijadikan lip. komponen pengendalian intern seperti yang. service maka dapat dipastikan bahwa tujuan. diungkapkan COSO (Committee of Sponso-. pengendalian intern. ring Organization treadway), penelitian. tidak dapat. dicapai. dengan efektif. Menurut tujuannya pengenda-. COSO (Committee of Sponsoring Orga-. lian intern dirancang untuk memberikan jami-. nization treadway) mengatakan bahwa pe-. nan bahwa tujuan organisasi akan dapat dica-. ngendalian intern sebagai proses yang diim-. pai melalui efisiensi dan efektifitas operasi,. plementasikan oleh dewan komisaris, pihak. penyajian laporan keuangan yang dapat diper-. manajemen, dan mereka yang ada dibawah. caya, dan ketaatan terhadap undang-undang. arahan keduanya untuk memberikan jaminan. dan aturan yang berlaku seperti yang tertera. yang wajar bahwa tujuan pengendalian dapat. dalam. tercapai.. pengertian. pengendalian. menurut. 153. (5) YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 5 Nomor 1 Edisi Februari 2020 (150-167) 4. Komponen Sistem Pengendalian Intern.. 6. Keterbatasan Pengendalian Intern. Pengendalian internal mencakup lima. Kehadiran pengendalian intern pemerin-. komponen dasar kebijakan prosedur yang. tah hanya dapat memberikan keyakinan me-. dirancang manajemen untuk memberikan ke-. madai bagi manajemen atau pimpinan peme-. yakinan yang memadai bahwa tujuan tertentu. rintah berkaitan dengan pencapaian tujuan. perusahaan dapat dipenuhi. Arens (2012). pengendalian intern entitas. Kemungkinan. mengemukakan bahwa sistem pengendalian. pencapaian tersebut dipengaruhi oleh keterba-. internal sesuai dengan COSO’s Internal Con-. tasan bawaan yang melekat dalam pengenda-. trol – Integrated Framework terdiri atas lima. lian intern sangatlah besar.. komponen untuk mencapai tujuan perusahaan,. Hal ini menegaskan bahwa personil da-. yakni: Lingkungan Pengendalian (Control En-. lam perusahaan menjadi komponen yang. vironment), Penilaian Risiko (Risk Assess-. paling penting dalam menentukan keberhasi-. ment), Aktivitas Pengendalian (Control Activi-. lan maupun kegagalan dalam keberlangsungan. ty), Informasi dan Komunikasi (Information. sistem pengendalian internal.. and Communication), serta Pengawasan (Mo-. III. METODE PENELITIAN. nitoring). Berikut merupakan bagan yang. 1. Objek dan Lokasi Penelitian. menunjukkan komponen pengendalian internal menurut COSO:. Objek penelitian adalah target sasaran peneliti, dapat berupa orang atau institusi. Objek pada penelitian ini yaitu manajer menengah (departement head) ke bawah pada PT. Suryamas Dutamakmur, TBK. 2. Definisi variabel dan Pengukuran variabel Variabel yaitu suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, objek atau kegiatan yang. Sumber: diperoleh dari website Minnesota Management & Budget Gambar 1. Bagan Komponen Pengendalian Internal COSO. mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya (Juliansyah, 2011:48). pengujian akan dilakukan terhadap :. 154. (6) YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 5 Nomor 1 Edisi Februari 2020 (150-167) 1. Variabel Independen (Variabel X) Variabel independen yaitu. variabel. yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahan atau timbulnya variabel terikat (Juliansyah, 2011:48-49).Variabel terikat / Independen dalam penelitian ini adalah : Aktivitas Pengendalian (X1) Pengawasan (X2) Informasi. sikap, peraturan, dan prosedur yang 1. Gambaran garis wewenang dan tanggung menunjukkan sikap keseluruhan dari jawa yang jelas manajemen level atas. Lingkungan 2. Struktur organisasi menunjang Arens dkk (2012) 5 pengendalian pengendalian intern (X5) 3. Memberikan ide tentang operasi yang dilaksanakan 4. Mematuhi perosedur dan kebijakan yang berlaku 1. Pengeluaran kas dilakukan tepat waktu Pengeluaran 6 Kas (Y).. 2. Pemantauan pengeluaran kas suatu perusahaan dapat bersifat terus Anggaran pengeluaran kas yang menerus, seperti pembayaran upah dan 3. ditetapkan gaji Dll. Waluyo (2012:73) 4. Pengeluaran kas berdasarkan kebutuhan dan keperluan. Likert 1-5. Likert 1-5. 4. Unit Analisis, Populasi, Sampel, dan Teknik Pengambilan Sampel Unit analisis merupakan satuan tertentu. dan Komunikasi (X3) Dengan Penilaian. yang diperhitungkan sebagai subyek peneliti-. risiko (X4) dan Lingkungan pengendalian. an. unit analisis dalam penelitian ini yaitu ma-. (X5) sebagai variabel moderating (memper-. najer menengah (departement head) pada. kuat/memperlemah) varibel terikat.. bagian/organisasi di perusahaan-perusahaan. 2. Variabel Devenden (Variabel Y). yang ada di Kota Bogor dan luar Bogor.. Variabel Dependen adalah faktor utama. Populasi dalam penelitian ini adalah. yang ingin dijelaskan atau diprediksi dan. satuan kerja perangkat manajemen dalam or-. dipengaruhi oleh bebrapa faktor lain (Robbin. ganisasi yang menduduki jabatan manajer. dalam Juliansyah, 2011:49). Variabel deven-. menengah (departemen head) ke bawah de-. den juga disebut sebagai variabel konsekuensi. ngan pertimbangan kriteria tertentu pada peru-. (consequentvariabel). Variabel devenden da-. sahaan-perusahaan yang ada di kota bogor dan. lam penelitian ini adalah Pengeluaran. Kas. (Y).. Teknik sampling yang digunakan dalam Tabel 2. Operasionalisasi Variabel Penelitian. No. Variabel. Konsep. Indikator. 1. Kas sebagai oprasi normal perusahaan Merupakan prosedur dan peraturan yang 2. Pencatatan yang cukup Aktivitas membantu memastikan tindakan yang 1 Pengendalian 3. Penggunaan dana secara efektif dibutuhkan untuk mengatasi risiko untuk (X1) mencapai tujuan entitas. Arens dkk (2012) 4. Pencatatan pengeluaran kas 5. Otorisasi pengeluaran kas 1. Pemeriksaan dokumen 2. luar bogor.. Pengawasan (X2). Penilaian kualitas pengendalian internal 2. Sanksi untuk pelanggaran yang sengaja untuk menentukan apakah pengendalian 3. Evaluasi posisi kas tersebut telah beroperasi sesuai dengan 4. Sikap dan tanggapan harapan. Arens dkk (2012) 5. Pemeriksaan dan evaluasi 1. Pencatatan dalam jurnal. 2. Pencatatan sesuai priode Informasi dan menyangkut tujuan pelaporan keuangan, 3. Transaksi yang dicatatat yang benar-benar 3 Komunikasi termasuk sistem akuntansi. Arens dkk terjadi (X3) (2012) 4. Dokumen yang sudah diterima dicatat dengan segera 5. Pengelompokan atas transaksi mengevaluasi seberapa signifikan dan 1. Penilaian hasil kerja karyawan kemungkinan terjadinya risiko. Arens dkk (2012) 2. Teknologi mempengaruhi kinerja Penilaian 4 3. Penggantian pimpinan didalam perusahaan risiko (X4) 4. Karyawan berkualitas. Skala Likert. penelitian ini yaitu dengan menggunakan purposive sampling dengan tujuan untuk. 1-5. memperoleh sampel yang representatif sesuai Likert 1-5. Likert. dengan kriteria yang ditetapkan. Kriteria sampel yaitu sebagai berikut :. 1-5. 1. Perusahaan-perusahaan Likert. yang. memiliki. Struktur Organisasi.. 1-5. 5. Penyelenggaraan pelatihan kerja (Training). 155. (7) YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 5 Nomor 1 Edisi Februari 2020 (150-167) 2. Kriteria jabatan sebagai Manajer (departement head) yang terlibat dalam pengeluaran kas. 3. Seorang manajer minimal telah menduduki jabatannya selama satu tahun Berdasarkan kriteria diatas, sampel pada penelitian ini sebagai berikut :. 34. PT. Pancar Teknik. 35. PT. Bima Global Mandiri. 36. PT, Putra Kalibama Mars. 37. PT, Bumindo Sahabat Sejahtera. 38. CV. Dewi Lestari. 39 40. PT. Indoconsult Cipta Prestatama CV. Shifa Designer. ME Jaringan ME Jaringan ME Jaringan ME Jaringan ME Jaringan ME Consultan Designer. Tabel 3. Tabel sampel penelitian No. Nama Perusahaan. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14. 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28. Rancamaya Estate Management R Hotel Rancamaya Rancamaya Golf Estate Highscope Bumame PT. Hexaon Business Mitrasindo CV. Dicta Panca Artha PT. Utama Tiga Diharja PT. Karta Santosa Unggul PT. Sriartama Sukses PT. Dwijaya Prima Sarana PT. Ikagriya Darma Persada CV Infra Sentosa PT. Adityama Prasindo PT. Asia Pasific Konstruksi & Rekayasa PT. Bangun Tirta Sarana CV. Amido Pratama PT. Anugrah Harapan Mandiri PT. Cipta Sarana Nusantara PT. Jaya Abadi Konstruksindo PT. Bangun Asih Mandiri CV. Agus Basuki Konstruksi PT. Bumi Sentosa Dwi Agung PT. Putra Mandiri Sukses Makmur PT. Multi Anugerah Swadaya PT. Kode Dame Konstruksi PT. Terang Andalan PT. Harmoni Jaya Sejahtera. 29. CV Briman. 30. CV Mega Elektro. 31. CV Citra Razatama Graha. 32. CV Multidaya. 33. PT. Sumber Matahari Elektrindo. 15. Klasifikasi Bidang Usaha Developer Hotel Golf School Scurity Building Building Building Building Building Building Building Building Building Building Building Building Infrastruktur Infrastruktur Infrastruktur Infrastruktur Infrastruktur Infrastruktur Infrastruktur Infrastruktur Infrastruktur Infrastruktur Infrastruktur Jaringan ME Jaringan ME Jaringan ME Jaringan ME Jaringan. 5. Metode Pengumpulan Data 1. Jenis dan Sumber Data Jenis data yang digunakan adalah data primer. Data primer diperoleh langsung melalui motede survei menggunakan kuesioner (angket) yang dibagikan kepada responden. Data primer selanjutnya diklasifikasikan sesuai bentuk karakteristik, responden (tanggapan) yang diberikan. Respon diberikan berupa pertanyaan tertulis (kuesioner) yang diajukan oleh peneliti. 2.Teknik Pengumpulan Data Untuk memperoleh data dan informasi yang diperlukan, maka pengumpulan data tersebut dilakukan dengan metode-metode sebagai berikut: a. Studi Pustaka (Library Reasearch). Penelitian ini dilakukan melalui studi kepustakaan atau studi literatur dengan cara mempelajari, dan mengkaji literatur berupa buku-buku, artikel, dan penelitian-penelitian. 156. (8) YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 5 Nomor 1 Edisi Februari 2020 (150-167) sebelumnya. yang. memiliki. hubungan. Keterangan:. dengan masalah yang diteliti.. = Koefisien product moment. b. Kuesioner (Angket). = Jumlah sampel. Kuesioner adalah suatu teknik pengumpu-. = Skor pertanyaan. lan data dengan memberikan atau menye-. = skor total. barkan daftar pertanyaan kepada respon-. = Jumlah perkalian x dan y. den. Skala pengukur yang digunakan untuk menilai setiap jawaban pada kuesioner. = Jumlah kuadrat dari x. adalah skala likert dengan bobot nilai ter-. = Jumlah kuadrat dari y. tentu pada setiap jawaban atau dengan. b. Reliabilitas. rincian sebagai berikut :. Tinggi rendahnya reliabilitas secara. Tabel 4. Tabel Instrumen Skala Likert (Likert Scale) No. 1 2 3 4 5. Kode SS S RG TS STS. Pernyataan Sangat Setuju Setuju Ragu-Ragu Tidak Sejutu Sangat Tidak Setuju. empiric ditunjukkan oleh suatu angka yang disebut dengan nilai koefisien reliabilitas. Pe-. Bobot/Skor 5 4 3 2 1. ngujian realibilitas suatu data menggunakan rumus Alpha Cronbach yang dirumuskan sebagai berikut:. 3. Uji Validitas dan Reliabilitas a. Uji Validitas Uji validitas digunakan untuk mengukur. Keterangan : = Realibilitas instrument. sah atau valid tidaknya suatu kuesioner. Suatu. = jumlah Soal. kuesioner dikatakan valid jika pernyataan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut. Pengujian validitas dalam penelitian ini akan menggunakan rumus Korelasi Product moment Sebagai berikut:. K. = banyaknya soal = variansi total. 4. Metode Analisis Data Pada pengolahan dan perhitungan data, pada penelitian dilakukan dengan bantuan program komputer SPSS For Windows Versi 20.0 untuk mempermudah dan mempercepat proses perhitungan data. 157. (9) YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 5 Nomor 1 Edisi Februari 2020 (150-167). 5. Analisis Data a. Uji Normalitas. 3. Analisis Korelasi (R). Uji normalitas dilakukan unutk menge-. Analisis ini digunakan untuk mengukur. tahui apakah data yang diambil berasal dari. tingkat hubungan antara dua variabel yang. populasi yang berdistribusi normal atau tidak.. diteliti yaitu variabel bebas dengan variabel. Model regresi yang baik yaitu bila distribusi. terikat. Dari analisis regresi tersebut dilakukan. data normal atau mendekati normal. Pada. Uji kelayakan model (uji F) dan uji hipotesis. penelitian ini, uji normalitas dengan menggu-. (uji T).. nakan grafik normal propability plots sedang-. 1. Uji F. kan uji statistik dilakukan dengan pendekatan. Uji F atau koefisien regrasi secara seren-. kolmogrov-smirnov.. tak digunakan untuk mengetahui sistem pe-. b. Uji Heterokedastitas. ngendalian intern aktivitas pengendalian (X₁),. Uji heterokedastitas digunakan untuk. pengawasan (X₂), informasi dan komunikasi. menguji model regresi terjadi ketidaksamaan. (X₃), penilaian risiko (X4), Lingkungan pe-. variance dari residual satu pengamatan ke. ngendalian (X5), secara simultan terhadap. pengamatan yang lain. biasanya digunakan. pengeluaran kas sebagai variabel terikat (Y).. sebagai persyaratan dalam analisis korelasi. Uji F dihitung dengan persamaan sebagai. atau regresi linear.. berikut. Y= a+b1X1+ b2X2+ b3X3+ b4X4+ b5X5+e Fhitung =. Keterangan : Y. = Pengeluaran kas. Α. = Konstanta. X₁. = Aktivitas pengendalian. X₂. = Pengawasan. X₃. = Informasi dan komunikasi. X4. = Penilaian risiko. X5. = Lingkungan. e. pengendalian. = Error atau variabel pengganggu. Di mana : R. = Koefisien korelasi ganda. K. = Jumlah variabel independen. N. = Jumlah anggota sampel Adapun proses pengambilan keputusan. pada uji f dengan kriteria sebagai berikut: H0 : β 1 < : 0, artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara aktivitas pengendalian, pe158. (10) YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 5 Nomor 1 Edisi Februari 2020 (150-167) ngawasan, informasi dan komunikasi, peni-. 1) X1 terhadap Y. laian risiko dan lingkungan pengendalian. H01 : β1 < : berati aktivitas pengendalian. terhadap pengeluaran kas. Ha : β. > : 0,. tidak berpengaruh positif dan signifikan. artinya terdapat pengaruh yang signifikan. terhadap pengeluaran kas. Ha1 : β1 > :. antara aktivitas pengendalian, pengawasan,. berarti aktivitas pengendalian berpengaruh. informasi dan komunikasi, penilaian risiko. positif dan signifikan terhadap pengeluaran. dan lingkungan pengendalian terhadap penge-. kas.. 1. luaran kas. Pengujian ini dengan kriteria Fhitung. 2) X2 terhadap Y. > Ftabel maka H0 diolak dan Ha diterima atau. H02 : β2 < : berarti pengawasan tidak ber-. dengan tingkat signifikan < 0,05 maka H0. pengaruh positif dan signifikan terhadap. ditolak dan Ha diterima, sedangkan dengan. pengeluaran kas. Ha2 : β2 > : berarti penga-. signifikan 0,05 > maka H0 diterima dan Ha. wasan berpengaruh positif dan signifikan. ditolak.. terhadap pengeluaran kas.. 1. Uji t. 3) X3 terhadap Y. Uji t dilakukan untuk pengujian atau. H03 : β3 < : berarti informasi dan komuni-. pembandingan nilai rata suatu sampel dengan. kasi. nilai lainnya. Uji t digunakan untuk mengeta-. signifikan terhadap pengeluaran kas. Ha3 :. hui apakah seluruh varaiabel bebas (X) secara. β3 > : berarti informasi dan komunikasi. parsial berpengaruh signifikan terhadap varia-. berpengaruh positif dan signifikan terhadap. bel terikat (Y). Uji t dilakukan dengan persa-. pengeluaran kas.. maan sebagai berikut:. tidak. berpengaruh. positif. dan. 4) X4 terhadap Y H04 : β4 < : berarti penilaian risiko tidak. t=. berpengaruh positif dan signifikan terhadap. di mana:. pengeluaran kas. Ha4 : β4 > : berarti penila-. r. = nilai korelasi. ian risiko berpengaruh positif dan signifi-. n. = Jumlah sampel. kan terhadap pengeluaran kas.. Adapun perumusan kriteria pengambilan keputusan uji t sebagai berikut:. 5) X5 terhadap Y H05 : β5 < : berarti lingkungan pengendalian tidak berpengaruh positif dan signifikan. 159. (11) YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 5 Nomor 1 Edisi Februari 2020 (150-167) terhadap pengeluaran kas. Ha5 : β5 > :. Tabel 5. Data Sample Perusahaan untuk. berarti Lingkungan pengendalian berpenga-. Klasifikasi Bidang Usaha. ruh positif dan signifikan terhadap penge-. No. luaran kas.. 1. Uji ini dilakukan dengan tingkat yang ditentukan yaitu dengan tingkat signifikan sebesar 0,05 % dan membandingkan thitung > ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Atau dengan signifikan < 0,05 maka H0 ditolak dan. 2 3 4 5 6 7 8 9. Ha diterima sebaliknya apabila signifikan >. 10. 0,05, maka H0 diterima dan Ha ditolak.. 11. IV. HASIL PENELITIAN. 12. Data pada penelitian ini menggunakan. 13 14. data primer yaitu diperoleh dengan cara me-. 15. nyebarkan secara langsung kuesioner atau. 16. angket pada perusahaan-perusahaan di kota bogor dan luar bogor yang menjadi objek pada. 17 18 19. Nama Perusahaan Rancamaya Estate Management R Hotel Rancamaya Rancamaya Golf Estate Highscope Bumame PT. Hexaon Business Mitrasindo CV. Dicta Panca Artha PT. Utama Tiga Diharja PT. Karta Santosa Unggul PT. Sriartama Sukses PT. Dwijaya Prima Sarana PT. Ikagriya Darma Persada CV Infra Sentosa PT. Adityama Prasindo PT. Asia Pasific Konstruksi & Rekayasa PT. Bangun Tirta Sarana PT. Multi Anugerah Swadaya PT. Kode Dame Konstruksi PT. Terang Andalan. Klasifikasi Bidang Usaha. Sample. Developer. 2. Hotel Golf School Scurity. 2 2 2 2. Building. 2. Building Building. 2 2. Building. 2. Building. 2. Building. 2. Building. 2. Building Building. 2 2. Building. 2. Building. 2. Infrastruktur. 2. Infrastruktur. 2. Infrastruktur. 2. penelitian ini. Kuesioner disebarkan kepada. Rincian penyebaran dan hasil pengum-. responden yang menduduki jabatan struktural. pulan kuesioner yang diperoleh yaitu sebagai. sebagai. berikut :. manajer. menengah. (departement. head) pada PT. Suryamas Dutamakmur, TBK. Tabel 6. Hasil Pengumpulan Data. Dari 40 perusahaan-perusahaan di kota. kuesioner. bogor dan luar bogor dengan jumlah sampel. Keterangan. sebanyak 80 responden, hanya 30 perusahaan rekanan pada Pt. Suryamas Dutamakmur, TBK yang bersedia untuk mengisi kuesioner dengan jumlah responden 60. Berikut ini data sampel perusahaan yang bersedia untuk mengisi kuesioner. Jumlah. Prosentase. Kuesioner yang disebar. 60. 100%. Kuesioner kembali Kuesioner tidak kembali Kuesioner yang dapat diolah. 46. 80%. 14. 20%. 46. 80%. Sumber Data diolah Dapat disimpulkan bahwa kuesioner yang layak dan dapat diolah sebanyak 46 (80%) 160. (12) YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 5 Nomor 1 Edisi Februari 2020 (150-167) dari jumlah kuesioner yang disebar sebanyak. karakteristik responden :. 60. Berikut adalah rincian demografis atau 1. Karakteristik Jenis Kelamin Tabel 7. Jenis Kelamin Jenis Kelamin Laki-laki Valid Perempuan Total. Freq. 32 14 46. Percent 69,6 30,4 100,0. Valid Percent 69,6 25,0 100,0. Cumulative Percent 69,6 100,0. Sumber: Data diolah diatas 50 Total. Persentase sebaran responden berdasarkan jenis kelamin terdiri atas: reponden laki-. 46. 100. 100. Sumber: Data diolah. laki sebanyak 32 responden (69,9%) dan. Dapat. diuraikan. sebaran. responden. perempuan sebanyak 14 responden (30,4%).. berdasarkan usianya, yang terdiri atas: usia 22. 2.. sampai 27 tahun, 30 sampai 38 tahun, 42. Karakteristik Usia Responden Hasil uji demografis atau karakteristik. berdasarkan pendidikan terakhir. tase sebaran responden berdasarkan usia. Tabel 8. Karakteristik Usia Usia (Th). Freq. Valid. Usia 2227 Usia 3038 Usia 4250 Usia. sampai 50 tahun dan diatas 50 tahun. Persen-. terdiri atas: usia 22 sampai 27 tahun sebanyak. Percent. Valid Percent. Cumulative Percent. 13 responden (28.3%), 30 sampai 38 tahun. 13. 28.3. 28.3. sebanyak 13 responden (28.3%), 42 sampai 50. 13. 28.3. 28.3. tahun sebanyak 14 responden (30.4%), dan. 14. 30.4. 30.4. diatas 50 tahun sebanyak 6 responden (13.. 6. 13. 13. 0%).. Tabel 9. Karakteristik Pendidikan Terakhir Responden. Valid. Freq. Percent. 12 20 14 46. 26.1 43.5 30.4 100. SMK/SMA D3 S1 Total. Valid Percent 26.1 43.5 30.4 100. Cumulative Percent 26.1 69.6 100. Sumber: Data Diolah. 161. (13) YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 5 Nomor 1 Edisi Februari 2020 (150-167) 4. Karakteristik Usia Masa Kerja. Hasil pengujian diolah dengan menggu-. Tabel 10. Karakteristik Usia Masa Kerja Masa Kerja (Th). Valid. Frequency. Percent. Valid Percent. 36. 78.3. 78.3. 10. 21.7. 21.7. 46. 100. 100. Masa kerja 1-5 Masa kerja 5-10 Total. Sumber: Data diolah. nakan bantuan software Statistical Product and Service Solution (SPSS) 20.0 for window yang ditunjukan pada tabel 11 sebagai berikut: Tabel 11. Hasil Uji Validitas Instrumen Variabel. Item Pernyataan. Nilai Perason Correlation. Nilai. Status. r tabel. Berdasarkan diatas dapat diuraikan sebaran responden berdasarkan usia masa kerja. Usia masa kerja 1-5 tahun merupakan yang. Aktivitas Pengenda lian (X1). paling banyak menjabat sebagai manajer yaitu sebanyak 36 responden (78.3%) dan masa kerja 5-10 tahun sebanyak 10 responden. Pengawa san (X2). (21.7%). Uji Validitas dan Uji Reliabilitas 1. Uji Validitas Instrumen Uji validitas bertujuan untuk melihat. Informasi dan Komunik asi (X3). ITM1. 0,394. 0,2907. Valid. ITM2. 0,363. 0,2907. Valid. ITM3. 0,377. 0,2907. Valid. ITM4. 0,305. 0,2907. Valid. ITM5 ITM1 ITM2. 0,343 0,473 0,383. 0,2907 0,2907 0,2907. Valid Valid Valid. ITM3. 0,299. 0,2907. Valid. ITM4. 0,353. 0,2907. Valid. ITM5. 0,320. 0,2907. Valid. ITM1. 0,501. 0,2907. Valid. ITM2. 0,257. 0,2907. Valid. ITM3. 0,400. 0,2907. Valid. ITM4. 0,292. 0,2907. Valid. kelayakan butir-butir pertanyaan dalam kuesi-. ITM5. 0,311. 0,2907. Valid. oner tersebut dapat mendefinisikan suatu vari-. ITM1. 0,474. 0,2907. Valid. ITM2. 0,336. 0,2907. Valid. ITM3. 0,382. 0,2907. Valid. ITM4. 0,269. 0,2907. Valid. ITM5. 0,377. 0,2907. Valid. ITM1. 0,397. 0,2907. Valid. ITM2. 0,379. 0,2907. Valid. ITM3. 0,445. 0,2907. Valid. ITM4 ITM1. 0,329 0,389. 0,2907 0,2907. Valid Valid. ITM2. 0,471. 0,2907. Valid. ITM3. 0,371. 0,2907. Valid. ITM4. 0,348. 0,2907. Valid. abel. Uji ini menguji valid tidaknya suatu kuesioner yang dilakukan dengan menghitung. Penilaian risiko (X4). korelasi antar masing–masing butir pernyataan dengan. skor. total. pada. masing–masing. variabel. Hasilnya dibandingkan dengan rtabel | df = n – k dengan tingkat kesalahan 5% (juliansyah, 2011:169). Jika rtabel < rhitung, maka butir soal disebut valid. Hasil perhitungan berdasarkan nilai. rhitung > rtabel sebesar 0,2907. untuk df=46-2=44, α=0,05 (uji dua sisi). Lingkung an pengenda lian (X5). Pengelua ran kas (Y). Sumber: Data Diolah. dinyatakan valid dan sebaliknya. 162. (14) YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 5 Nomor 1 Edisi Februari 2020 (150-167) Berdasarkan tabel diatas, dapat di. keputusuan semua item untuk variabel infor-. simpulkan bahwa semua item pertanyaan pada. masi dan komunikasi dinyatakan memenuhi. umumnya memiliki nilai rtabel sebesar 0,2907.. syarat validitas.. Pada hasil uji validitas diatas menunjukan,. Untuk variabel penilaian resiko diukur. variabel Aktivitas pengendalian diukur dengan. dengan 5 butir item pertanyaan yang memiliki. 5 butir item pertanyaan yang memiliki nilai. nilai pearson correlation tertinggi sebesar. pearson correlation tertinggi sebesar 0,394. 0,474 dan nilai pearson correlation terendah. nilai pearson correlation terendah sebesar. sebesar 0,269 dengan perbandingan nilai rtabel. 0,305. Dengan demikian rhitung > rtabel (0,394 >. 0,2907. Dengan demikian rhitung lebih besar. 0,2907), dengan keputusan semua item perta-. dari rtabel (0,474 > 0,2907), dengan keputusu-. nyaan Aktivitas pengendalian memenuhi sya-. an semua item untuk variabel penilaian resiko. rat validitas.. dinyatakan memenuhi syarat validitas.. Pada variabel pengawasan diukur de-. Untuk variabel lingkungan pengendalian. ngan 5 butir item pertanyaan yang memiliki. diukur dengan 4 butir item pertanyaan yang. nilai pearson correlation tertinggi sebesar. memiliki nilai pearson correlation tertinggi. 0,473 dan nilai pearson correlation terendah. sebesar 0,445 dan nilai pearson correlation. sebesar 0,299 dengan perbandingan nilai rtabel. terendah sebesar 0,329 dengan perbandingan. sebesar 0,2907. Dengan demikian rhitung lebih. nilai rtabel 0,2907. Dengan demikian rhitung lebih. besar dari rtabel (0,473 > 0,2907), dengan kepu-. besar dari rtabel (0,445 > 0,2907), dengan. tusan semua item pertanyaan untuk variabel. keputusuan semua item untuk variabel lingku-. pengawasan dinyatakan memenuhi syarat vali-. ngan pengendalian dinyatakan memenuhi. ditas.. syarat validitas. Untuk variabel informasi dan komunika-. Untuk variabel pengeluaran kas diukur. si diukur dengan 5 butir item pertanyaan yang. dengan 4 butir pertanyaan yang memiliki nilai. memiliki nilai pearson correlation tertinggi. pearson correlation tertinggi sebesar 0,471. sebesar 0,501 dan nilai pearson correlation. dan nilai pearson correlation terendah sebesar. terendah sebesar 0,257 dengan perbandingan. 0,348 dengan perbandingan nilai rtabel 0,2907.. nilai rtabel 0,2907. Dengan demikian rhitung lebih. Dengan demikian rhitung > rtabel (0,471 >. besar dari rtabel (0,501 > 0,2907), dengan. 0,2907), dengan keputusan semua item untuk. 163. (15) YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 5 Nomor 1 Edisi Februari 2020 (150-167) variabel pengeluaran kas dinyatakan memenu-. Hasil pengujian pada koefisien reliabi-. hi syarat validitas.. litas variabel aktivitas pengendalian (X1) pada. 2. Uji Reliabilitas Instrumen. nilai rhitung dibandingkan dengan rtabel dipero-. Uji Reliabilitas bertujuan untuk menge-. leh Cronbach alpha nilai koefisiennya sebesar. tahui kestabilan / keandalan ukuran dan kon-. 0,413 atau lebih besar dari 0,60 (0,413 >. sistensi jika dilakukan perhitungan ulang. Ke-. 0,2907). Hal ini menunjukan bahwa semua. andalan pengukuran dilihat dengan menggu-. indikator pada variabel aktivitas pengendalian. nakan nilai Cronbach’s Alpha yang menunju-. dinyatakan reliabel dan jika pengujian diulang. kan seberapa baiknya item setiap variabel. kembali atau berulang kali diharapkan sebesar. masing-masing dalam suatu kumpulan secara. 41.3% hasilnya relatif sama.. positif berkorelasi satu sama lain. Uji relia-. 1. Analisa Deskripsi Variabel Penelitian. bilitas dilakukan secara bersama-sama terha-. Tabel 13. Hasil Statistik Deskriptif. dap seluruh pertanyaan. Nilai rhitung dibandingkan dengan nilai rtabel, apabila nilai rhitung lebih besar dari rtabel maka dinyatakan reliabel atau bisa dengan menggunakan pengukuran ketetapan nilai Cronbach’s Alpha > 0,6 maka dinyatakan lolos uji reliabilitas (Juliansyah, 2011:170). Pada panelitian ini pengujian reliabilitas dengan membandingkan nilai r hitung dengan rtabel.. Aktivtas Pengendalian Pengawasan Penilaian Resiko Informasi Dan Komunikasi Lingkungan Pengendalian Pengeluaran Kas Valid N (listwise). N. Min. Max. Mean. Std. Deviation. 46. 16. 25. 22.1. 2.334. 46. 16. 25. 22.2. 2.485. 46. 18. 25. 21.8. 2.029. 46. 16. 25. 21.9. 2.669. 46. 13. 20. 18. 1.776. 46. 15. 20. 18.1. 1.603. 46. Sumber: Data diolah. Tabel 12. Hasil Uji Reliabilitas Instrumen. 2. Analisa Uji Regresi Linear Berganda.. Nilai Cronbach’s Alpha 0,413. Reliabel. Pengawasan (X2). 0,453. Reliabel. lebih variabel bebas (independen) terhadap. Informasi dan Komunikasi (X3). 0,400. Reliabel. variabel terikat (dependen). Dalam menguji. Penilaian risiko (X4). 0,442. Reliabel. Lingkungan pengendalian (X5). 0,411. Reliabel. pengaruh antara partisipasi anggaran sebagai. Pengeluaran kas (Y). 0,435. Reliabel. variabel bebas terhadap slack anggaran seba-. Variabel Aktivitas Pengendalian (X1). Sumber: Data Diolah. Status. Uji regresi linear berganda bertujuan untuk mengukur pengaruh antara satu atau. gai variabel terikat dan hubungan antara pene164. (16) YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 5 Nomor 1 Edisi Februari 2020 (150-167) kanan anggaran dan ketidakpastian lingku-. terikat. Analisis korelasi bertujuan untuk. ngan sebagai variabel moderating. Hasil pe-. mengetahui adanya hubungan antara dua. ngujian model regresi. variabel tersebut.. Tabel 14. Hasil Uji Model Regresi. Tabel 15. Pedoman Untuk Memberikan. Berganda Coefficients. Interpretasi Koefesien Korelasi. Coefficientsa. Model. Interval Koefisien Tingkat Hubungan. Unstandardiz Standardized ed Coefficients Coefficients. T. Sig.. 3.11. 0.003. B. Std. Error. (Constant). 5.39. 1.73. Aktivtas Pengendalian. 0.46. 0.16. 0.663. 2.86. 0.007. Pengawasan. 0.78. 0.28. .1.209. 2.75. 0.009. 0.21. 0.15. 0.261. 1.4. 0.17. Informasi Dan Komunikasi. 0.6. 0.23. 0.997. 2.66. 0.011. Lingkungan Pengendalian. 0.63. 0.11. 0.696. 5.53. 0. 1 Penilaian Resiko. Beta. 0,00 - 0,199. Sanagat rendah. 0,20 - 0,399. Rendah. 0,40 - 0,599. Sedang. 0,60 - 0,799. Kuat. 0,80 - 1,000. Sangat Kuat. Tabel 16. Hasil Uji Korelasi Parsial. a. Dependent Variable: Pengeluaran Kas. Sumber: Data diolah Berdasarkan data pengolahan pada tabel 14. dapat disusun persamaan dari model regresi sebagai berikut: Y = 5.392 + 0,455X1 + 0,780X2 + 0,206X3 + 0,599X4 + 0,628X5 Di mana : Y. = Pengeluaran Kas. X1. = Aktivitas Pengendalian. X2. = Pengawasan. X3. = Penilain Resiko. X4. = Informasi dan Komunikasi. X5. = Lingkungan Pengendalian. Aktivitas Pengendalian. Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Pengawasan Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Penilaian Sig. (2-tailed) Resiko N Pearson Correlation Informasi Dan Sig. (2-tailed) Komunikasi N Pearson Correlation Lingkungan Sig. (2-tailed) Pengendalian N Pearson Correlation Pengeluaran Sig. (2-tailed) Kas N. Analisis ini digunakan untuk mengukur tingkat hubungan antara dua variabel yang diteliti yaitu variabel bebas dengan variabel. Lingkungan Pengeluaran Pengendalian Kas .658 ** 0 46 .723 ** 0 46 .687 ** 0 46 .718 ** 0 46 1. .644 ** 0 46 .637 ** 0 46 .593 ** 0 46 .662 ** 0 46 .795 ** 0 46 1. 46 .795 ** 0 46. 46. 2. Koefisien Determinasi Dari hasil pengujian analisis regregi, terdapat hasil model summary yang akan menginterpretasikan koefisien determinasi pada model regresi. Hasil output nya adalah: Tabel 17. Hasil Koefisien Determinasi Model Summaryb. 3. Pengujian Koefisien Korelasi 1. Koefisien Korelasi. Informasi Aktivitas Penilaian Pengawasan Dan Pengendalian Resiko Komunikasi 1 .914 ** .733 ** .823 ** 0 0 0 46 46 46 46 .914 ** 1 .815 ** .952 ** 0 0 0 46 46 46 46 .733 ** .815 ** 1 .878 ** 0 0 0 46 46 46 46 .823 ** .952 ** .878 ** 1 0 0 0 46 46 46 46 .658 ** .723 ** .687 ** .718 ** 0 0 0 0 46 46 46 46 .644 ** .637 ** .593 ** .662 ** 0 0 0 0 46 46 46 46. Model. R. R Square. Adjusted R Square. Std. Error of the Estimate. 1. .846a. .715. .680. .907. a. Predictors: (Constant), Lingkungan Pengendalian, Aktivtas Pengendalian, Penilaian Resiko, Informasi Dan Komunikasi, Pengawasan 165. (17) YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 5 Nomor 1 Edisi Februari 2020 (150-167) b. Dependent Variable: Pengeluaran Kas. lian (X1), pengawasan (X2), informasi dan. V. KESIMPULAN. komunikasi (X4) dan aktivitas pengendalian. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat. dibuatkan. kesimpulannya. sebagai. (X5) secara secara masing-masing terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penge-. berikut:. luaran kas (Y). Sedangkan penilaian resiko. 1. Kondisi sistem pengendalian intern terha-. (X3), tidak terdapat pengaruh signifikan. dap pengeluan kas pada PT. Suryamas. terhadap pengeluaran kas (Y). Dutamakmur, TBK. (Rancamaya). Kondisi aktivitas pengendalian (X1) sangat baik, pe-. DAFTAR PUSTAKA. ngawasan (X2) sangat baik, penilaian resiko. Alvin Syahid. 2018. Pengaruh Faktor-Faktor Sistem Pengendalian Intern Terhadap Pengeluaran Kas. Bogor: Jurusan Akutansi Fakultas Ekonomi Universitas Djuanda.. (X3) sangat baik, informasi dan komunikasi (X4) sangat baik, aktivitas pengendalian (X5) sangat baik, pengeluaran kas (Y) sangat baik. 2. Pelaksaan dan pengaruh sistem pengendalian intern terhadap pengeluan kas pada PT. Suryamas Dutamakmur, TBK. (Ranca-. Ana Sufiyanti. 2014. Pengaruh Efektivitas Pengendalian Intern KasTerhadap Likuiditas Pada Koprasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Di Kecamatan Kota Kabupaten Kudus. Universitas Negri Semarang.. maya). Hasil pengujian uji F (Uji Selimutan). Hal ini menunjukan bahwa aktivitas pengendalian (X1), pengawasan (X2), penilaian resiko (X3), informasi dan komunikasi (X4) dan aktivitas pengendalian (X5) secara bersama-sama terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pengeluaran kas (Y). 3. Pelaksaan dan pengaruh sistem pengendalian intern terhadap pengeluan kas pada PT. Suryamas Dutamakmur, TBK. (Rancama-. Arens A., Randal J. Mark S, Beasley. 2012. Auditing And Assurance Services: An Integrated Appoach 14th Edition. New Jersey: Prentice-Hall. Harrison dan Horngren. 2012. Pengantar akuntansi. Jakarta: Erlangga. Harna Adianto. 2018. Analisa Pengaruh Ketepatan Waktu Pengiriman Dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan, Jurnal AKSARA PUBLIC Volume 2 Nomor 4 (48-61), Pekanbaru. Desember 2018. ya). Hasil pengujian uji T (Uji Parsial). Hal ini menunjukan bahwa aktivitas pengenda-. Halim dan Budisantoso. 2014. Auditing 2. Edisi 3 Penertib: Yogyakarta. 166. (18) YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 5 Nomor 1 Edisi Februari 2020 (150-167) Hery. 2014. Pengendalian Akuntansi dan Manajemen, Edisi Pertama. Laksana: Jakarta.. Kas (Pada Pt. Astra Internasional, Tbk HSO Kudus) Universitas Kristen Setya Wacana.. Ikatan Akuntansi Indonesia. 2012. Standar Akuntansi Keuangan. Jakarta : IAI. Robi Maulana M. 2014. Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Evektivitas Pengendalian Internal Penjualan Pada (PT. Arta Boga Cemerlang Cabang Majalengka). PB 275-635-1.. Karyono. 2013. Edisi 1. Forensic Fraud. Andi. Yogyakarta. Krismiaji. 2015. Sistem Informasi Akuntansi. Edisi keempat Penertib Yogyakarta. Mulyadi. 2013. Sistem Akuntansi. Edisi 3, Penertib Salemba Empat. Mulyadi . 2014. Sitem Akuntansi. Yogyakarta Selemba Empat. Mulyadi. 2016. Sistem Akuntansi. Penertib Salemba Empat.. Edisi 4,. Marshall B Rommey. 2014. Sistem Informasi Akuntansi – Accounting Information Systems. Edisi 13, Selemba Empat.. Romney dan Paul John Steinbart. 2015. Sistem Informasi Akuntansi. Edisi 13. Selemba Empat. Sutrisno. 2013. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi 1. Jakarta Kencana. Sumangando dan Nangoi. 2015. Evaluasi Penerapan Pengendalian Intern Terhadap Proses Penerimaan dan Pengembalian Barang Jaminan Pada PT. Pegadaian (Persero) Unit Pelayanan Cabang Ratahan Universitas Manado.. Parno. 2015. Pengaruh Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Terhadap Keberhasilan Usaha Koprasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) di Kota Semarang. Universitas Negri Semarang.. Tamodia, Widya. 2013. Evaluasi Penerapan Sistem Pengendalian Intern untuk Persedian Barang Dagang Pada PT. Laris Manis Utama. Jurnal Ekonomi dan Bangunan (EMBA). Vol. 1 No. 3, 20-29. Manado:Fakultas Ekonomi Universitas Sam Ratulangi.. Ricky Himawan Budianto. 2014. Penentuan Tingkat Risiko Pengendalian Dalam Siklus Penjualan Tunai Dan Pengeluaran. Theodorus M. Tunakotta. 2013. “Audit Berbasis ISA”. Jakarta: Penerbit Selemba Empat.. 167. (19)

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengedukasi warga mengenai pentingnya menjaga lingkungan melalui kampanye komunikasi lingkungan dengan

YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 7 Nomor 1 Edisi Februari 2022 53-64 60 Gambar 9: Class Diagram Sistem Informasi akuntansi Arus Kas Klinik Citama 3.1.4 Squence

Keywords: Altman Z Score, Financial Distress Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi keuangan perusahaan dengan menggunakan metode prediksi potensi kebangkrutan

Adapun pelaksanaan kegiatan strategi pemasaran yang dilakukan PT Trikomsel oke Outlet Samsung Experience Store Mall Grand Indonesia dalam meningkatkan volume penjualan produk sudah

Abstrak Surat Pemberitahuan atau SPT adalah surat dalam bentuk formulir yang digunakan oleh Wajib Pajak WP setiap kali hendak melaporkan penghitungan atau pembayaran pajak, objek pajak

KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian di SMP XYZ mengenai Efektifitas Bimbingan Kelom- pok Dengan Teknik Cinema Therapy Dalam Meningkatkan komunikasi interpersonal dapat ditarik

Keyword: Utilization of Youtube, Learning Media Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan pemanfaatan Youtube sebagai media pembelajaran, dalam meningkatkan kreativitas

Dependent Variable: Pengendalian Intern Persediaan Sumber : Output SPSS 22 Data diolah 2020 Berdasarkan hasil analisis data yang ada pada tabel 4 dengan menggunakan SPSS 22 maka