Anak Usia Dini

Top PDF Anak Usia Dini:

IьM Pelatihan Kader Pos Paud Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Anak Usia Dini yang Aktif dan Kreatif di Kelurahan Muktiharjo Telogosari

IьM Pelatihan Kader Pos Paud Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Anak Usia Dini yang Aktif dan Kreatif di Kelurahan Muktiharjo Telogosari

PAUD mengembangkan potensi anak secara komprehensif. Posisi anak usia dini di satu pihak berada pada masa penting dan potensi untuk pengembangan masa depannya, akan tetapi di pihak lain termasuk masa rawan dan labil manakala kurang mendapatkan rangsangan yang positif dan menyeluruh. Pemberian rangsangan melalui pendidikan anak usia dini perlu diberikan secara komprehensif, dalam makna anak tidak hanya dicerdaskan otaknya, akan tetapi cerdas pada aspek-aspek lain dalam kehidupannya, seperti: kehalusan budi,dan rasa atau emosi, fisik, dan bahasa.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Makalah Keterampilan Motorik Halus pada Anak Usia Dini

Makalah Keterampilan Motorik Halus pada Anak Usia Dini

Melihat besarnya pengaruh lingkungan terhadap keterampilan motorik anak, sehingga kami mengambil topik mengenai keterampilan motorik halus pada anak usia dini yang terdaftar sebagai siswa(i) di PAUD Golden Kids, agar kami dapat melihat bagaimana keterampilan motorik halus pada anak yang mendapatkan dukungan dan stimulus positif dari lingkungan sekitar dalam hal ini lembaga pendidikan anak usia dini untuk peningkatan keterampilan motorik halus mereka.

3 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) ipi19732

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) ipi19732

Pendidikan Anak Usia Dini memiliki peran strategis dalam proses pendidikan secara keseluruhan karena merupakan landasan dan wahana menyiapkan anak untuk memasuki pendidikan dasar Pemerintah saat ini berusaha keras untuk membuka wacana berfikir masyarakat tentang arti pentingnya pendidikan bagi anak usia dini. Cara-cara ini misalnya dengan memberdayakan masyarakat sekitar, organisasi atau institusi yang ada dalam membuat program layanan pendidikan bagi anak usia dini melalui pertisifasi dan peran organisasi masyarakat yang telah ada.

12 Baca lebih lajut

Penerapan Model Pembelajaran Sentra Untuk Anak Usia Dini

Penerapan Model Pembelajaran Sentra Untuk Anak Usia Dini

Pembelajaran pada anak usia dini selalu menggunakan pendekatan bermain anak. Program ini memberikan kesempatan pada anak untuk bermain dan mengeksplorasi permainannya seluas-luasnya sesuai dengan tahapan perkembangan yang dimiliki oleh individu masing-masing anak. Pada model pembelajaran sentra, seorang guru lebih sebagai pengkonstruksi pemikiran anak dan pengobserver perkembangan anak serta sebagai model bagi anak. Agar tercapai pelaksanaan pembelajaran, tentu saja yang harus diperhatikan adalah karakteristik perkembangan anak, karena dalam pembelajaran model sentra ini, yang diharapkan adalah tercapainya perkembangan psikologis anak sesuai dengan usia biologisnya secara natural sesuai dengan irama perkembangan masing-masing anak.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Tipologi Nekrokultural pada Gambar Mahasiswa S 1 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) IKIP PGRI Semarang Angkatan Tahun 2009 2010 Melalui Analisis Tekstual

Tipologi Nekrokultural pada Gambar Mahasiswa S 1 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) IKIP PGRI Semarang Angkatan Tahun 2009 2010 Melalui Analisis Tekstual

Berdasarkan tabel dalam kategori B tersebut, paradigmatik yang tercipta belum simbolik namun masih melalui penanda yang mengacu pada tema secara literal atau denotatif. Namun, kategori B berbeda dengan kategori A. Pertama, Jika selama ini tema alam selalu didominasi ada jalan, gunung, maka sebagai pengganti konsep tersebut maka sudah ada upaya menawarkan objek pantai, pesawahan, dan pepohonan. Pada karya B 7 pemilihan gunung sudah tidak dua gunung kembar lagi melainkan beberapa gunung. Begitu juga keberadaan jalan bukan di tengah tetapi dengan menyamping ke kiri. Penanda tersebut meskipun adalah sesuatu yang lazim dalam dunia alam dan dunia anak-anak namun cara menyampaikannya sudah ada upaya diferensiasi Sehingga terjadi variasi dan keunikan dari sebuah gambar. Dengan demikian, mahasiswa tersebut telah memiliki kesadaran untuk tidak meniru pola yang sudah ada. Mereka telah menampilkan objek-objek dengan pilihan paradigmatik sesuai keinginannya. Tidak lagi terbelenggu akan objek-objek yang sudah mapan dan komposisi yang normal.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Tahapan Perkembangan Bermain Anak Usia Dini

Tahapan Perkembangan Bermain Anak Usia Dini

Anak melakukan kegiatan bermain bersama-sama dengan teman secara terorganisasi dan saling bekerja sama, ada tujuan yang ingin dicapai bersama dan ada pembagian tugas yang disepakati bersama. Misalnya bermain rumah-rumahan ada yang jadi bapak, ibu dan anak, masing-masing memiliki tugas.

2 Baca lebih lajut

PENTINGNYA BINTEK (BIMBINGAN TEKNIS) DALAM PENGEMBANGAN KARAKTERISTIK TENAGA PENGAJAR DI POS PAUD SEBAGAI PERWUJUDAN MUTU PENDIDIK PROFESIONAL ipi7011

PENTINGNYA BINTEK (BIMBINGAN TEKNIS) DALAM PENGEMBANGAN KARAKTERISTIK TENAGA PENGAJAR DI POS PAUD SEBAGAI PERWUJUDAN MUTU PENDIDIK PROFESIONAL ipi7011

Berhubungan dengan istilah pendidik pada Pendidikan Anak Usia Dini, maka terdapat berbagai sebutan yang berbeda tetapi memiliki makna sama. Istilah tersebut antara lain: sebutan guru bagi mereka yang mengajar di TK dan SD, istilah pamong belajar bagi mereka yang mengajar di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang menyelenggarakan pendidikan Kelompok Bermain. Istilah lain sering terdengar adalah tutor, fasilitator, bunda, kader di BKB dan Posyandu atau bahkan ada yang memanggil dengan sapaan yang cukup akrab seperti tante atau kakak pengasuh. Semua istilah tersebut mengacu pada pengertian satu, yaitu sebagai pendidik anak usia dini.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN SAINS FLORA ANAK DENGAN PEMBELAJARAN BERBASIS ALAM DI PAUD ipi100554

PENINGKATAN KEMAMPUAN SAINS FLORA ANAK DENGAN PEMBELAJARAN BERBASIS ALAM DI PAUD ipi100554

Proses pendidikan yang efektif hendaknya ditunjang dengan kurikulum yang relevan dengan sistem intruksional yang efektif dan didukung oleh sistem pelayanan bimbingan yang baik dan terarah. Dalam proses pembelajaran anak usia dini, pendidik memegang peranan penting. Kedudukan pendidik dalam pendidikan anak usia dini sangat berperan untuk anak didiknya baik dalam mengidentifikasi kebutuhan belajar, maupun menumbuhkan minat belajar anak, sehingga dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Maka dalam memberikan pelayanan pendidikan pada anak usia dini diupayakan agar terciptanya pembelajaran yang menyenangkan (Joyful Learning) dan bermakna (Meaning Learning) bagi anak. Anak dapat belajar melalui bermain, karena bermain itu dapat membantu anak- anak mengepresikan apa yang mereka rasakan dan amatlah menyenangkan dalam pembelajaran
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI PERMAINAN LUDO GEOMETRI DI PAUD HABIBUL UMMI II ipi100556

PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI PERMAINAN LUDO GEOMETRI DI PAUD HABIBUL UMMI II ipi100556

Pendidikan Anak Usia Dini sangat penting dilakukan sebagai upaya untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki jenjang pendidikan lebih lanjut. Usia dini merupakan usia emas (golden age) yang terjadi sekali selama kehidupan seorang manusia. Masa ini merupakan masa yang tepat untuk meletakkan dasar-dasar pengembangan fisik, bahasa, sosial emosional, konsep diri, seni, moral, dan nilai-nilai agama. Sehingga upaya pengembangan seluruh potensi anak usia dini harus dimulai agar pertumbuhan dan perkembangan anak tercapai secara optimal.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

ANALISIS SEMIOTIKA KARYA SENI PENDIDIK PAUD MELALUI TEKNIK GRAVING PADA SENI MENGGAMBAR DI KOTA SEMARANG ipi7018

ANALISIS SEMIOTIKA KARYA SENI PENDIDIK PAUD MELALUI TEKNIK GRAVING PADA SENI MENGGAMBAR DI KOTA SEMARANG ipi7018

Guru yang baik untuk anak-anak memiliki banyak sifat dan ciri khas, yaitu : kehangatan hati, kepekaan, mudah beradaptasi, jujur, ketulusan hati, sifat yang bersahaja, sifat yang menghibur, menerima perbedaan individu, mampu mendukung pertumbuhan tanpa terlalu melindungi, badan yang sehat dan kuat, ketegaran hidup, perasaan kasihan/keharuan, menerima diri, emosi yang stabil, percaya diri, mampu untuk terus-menerus berprestasi dan dapat belajar dari pengalaman. Peran dari guru anak usia dini, diantaranya adalah sebagai berikut : 1) Peran Guru dalam Beriteraksi
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Kemampuan Mengajar Guru Paud Nonformal Mekar Sari dalam Menerapkan BCCT (BEYOND CENTERS and CIRCLES TIME)

Kemampuan Mengajar Guru Paud Nonformal Mekar Sari dalam Menerapkan BCCT (BEYOND CENTERS and CIRCLES TIME)

Anak usia dini memiliki masa keemasan, yang pada masa tersebut setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya dan tingkat kecerdasannya sesuai dengan minat dan bakatnya. Anak usia dini di bawah 6 tahun dilayani pendidikannya melalui PAUD. Bentuk penyelenggaraan Paud dapat secara formal, informal, maupun nonformal. Paud Nonformal Mekar Sari diselenggarakan secara nonformal dengan guru nonformal dari ibu-ibu PKK. Jumlah guru terbatas, begitu juga dalam kemampuan mengajarnya juga terbatas. Mereka pernah mengikuti pelatihan pembelajaran dengan BCCT, namun dalam hal praktik belum menguasai, maka Tim dari IKIP PGRI Semarang memberikan bantuan berupa pemberian pelatihan dengan model mengajar dengan BCCT. Setelah diberi model para guru yang praktik sesuai dengan kemampuan dan kreativitasnya. Hasil yang diperoleh cukup baik, hanya ada kendala untuk mempersiapkan peralatan yang beragam karena tenaga terbatas. Demikian juga ketika mengelola anak bermain dengan ragam yang banyak pengelolaan terhadap kelompok bermain anak tenaga juga kurang memadai. Penerapan pembelajaran dengan BCCT hanya menggunakan dua pijakan agar persiapan dan pengelolaan terhadap anak-anak dapat teratasi.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

MENCIPTAKAN PERAN TUTOR PAUD BERBASIS NATURAL SAINS DALAM MENCIPTAKAN KOTA LAYAK ANAK ipi7009

MENCIPTAKAN PERAN TUTOR PAUD BERBASIS NATURAL SAINS DALAM MENCIPTAKAN KOTA LAYAK ANAK ipi7009

Berhubungan dengan istilah pendidik pada Pendidikan Anak usia Dini, maka terdapat berbagai sebutan yang berbeda tetapi memiliki makna sama. Istilah tersebut antara lain: sebutan guru bagi mereka yang mengajar di TK dan SD, istilah pamong belajarbagi mereka yang mengajar di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang menyelenggarakan pendidikan Kelompok Bermian. Istilah lain sering terdengar adalah tutor, fasilitator, bunda, kader di BKB dan Posyandu atau bahkan ada yang memanggil dengan sapaan yang cukup akrab seperti tante atau kakak pengasuh. Semua istilah tersebut mengacu pada pengertian satu, yaitu sebagai pendidik anak usia dini.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

ANALISIS KEMAMPUAN PENGUASAAN KOSA KATA BARU PADA ANAK POS PAUD MUTIARA SEMARANG MELALUI METODE GLENN DOMAN ipi6985

ANALISIS KEMAMPUAN PENGUASAAN KOSA KATA BARU PADA ANAK POS PAUD MUTIARA SEMARANG MELALUI METODE GLENN DOMAN ipi6985

2. Metode Glenn Doman menggunakan Flash Cards sebagai media belajar utama yakni berupa gambar tersaji dalam bentuk kartu yang terbuat dari kertas. Dalam penelitian ini dilakukan 4 tahap pengajaran, yaitu: Tahap I (Latihan Perbedaan Penglihatan), Tahap II (Pengenalan Diri), Tahap III (Rumahku), dan Tahap IV (Gabungan 2 Kata). Pada setiap kelanjutan tahap, ukuran kertas Flash Cards yang digunakan akan semakin mengecil tetapi tidak secara signifikan. Metode ini diterapkan secara bertahap dan dilakukan dalam waktu yang sangat singkat. Di setiap pertemuan, murid-murid mempelajari 5 kosa kata baru dalam waktu @1 detik, diulang sebanyak 3 kali dalam 1 putaran, dan akan diulang lagi 3x putaran dengan jeda 1,5 jam. Dalam praktiknya ditemukan perubahan signifikan terhadap pencapaian hasil belajar membaca pada anak usia dini.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

SOSIALISASI CALON INSTRUKTUR POS PAUD DI KELURAHAN SAMPANGAN KECAMATAN GAJAH MUNGKUR SEMARANG” ipi6988

SOSIALISASI CALON INSTRUKTUR POS PAUD DI KELURAHAN SAMPANGAN KECAMATAN GAJAH MUNGKUR SEMARANG” ipi6988

Kelurahan Sampangan kecamatan Gajahmungkur merupakan salah satu kelurahan yang sangat aktif dan partisipatif dalam rangka mendukung program kegiatan pemerintah kita. Salah satu bentuk realita keaktifan warganya adalah berhasil memenangkan perlombaan yang bermula pada tahun 2004. Saat itu Sampoerna Hijau bekerjasama dengan Jawa Pos Group menggelar program Semarang Hijau, dengan penekanan lomba taman. Hasilnya pada 2004-2009, Kelurahan Sampangan RT 05/RW 05 menyabet juara lomba taman Semarang Hijau. Semangat cinta lingkungan dan kekompakan dari warga sekitar akhirnya membuahkan hasil yang manis. Bukan hanya semangat lingkungan yang asri dan bersih, namun semangat dan motivasi untuk mengadakan Pos PAUD untuk tiap-tiap RW juga tengah menggelora. Hal ini turut disampaikan pula oleh Ibu Lurah Sampangan agar program Pos PAUD dapat terlaksana di setiap RW. Pengetahuan dan rasa tak percaya diri tentang PAUD, membendung semangat warga untuk memulai dan mengawali terbentuknya Pos PAUD di wilayah RW setempat. Dengan adanya bimbingan, arahan serta kerjasama dengan Tim Paud IKIP PGRI Semarang, diharapkan dapat membentuk karakter anak usia dini. Saat ini Pos Paud yang ada di kelurahan sampangan hanya ada 1, yaitu berada di wilayah RW 05, yaitu Rt 05. Namun warga setempat tidak memiliki cukup keterampilan untuk membina dan membimbing anak usia dini. Sehingga dalam pelaksanaannya masih dalam tahap mengumpulkan anak-anak usia dini untuk bermain dan menyanyi bersama. Sehingga pengajaran tutor, dalam hal ini dilakukan oleh ibu-ibu, sangat jauh dari pendidikan PAUD.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI ORANG TUA DALAM MENDIDIK ANAK MELALUI PAUD DENGAN PARTISIPASINYA DI PAUD KASIH IBU ipi100550

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI ORANG TUA DALAM MENDIDIK ANAK MELALUI PAUD DENGAN PARTISIPASINYA DI PAUD KASIH IBU ipi100550

Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua peserta didik Paud, berjumlah 32 orang yang berdomisili dan bertempat tinggal di sekitar tempat pelaksanaan program kegiatan ini (data tahun pelajaran 2011/2012). Adapun Sampel dalam penelitian ini adalah orang tua peserta didik. Adapun orang tua yang dimaksud dan menjadi responden penelitian adalah ibu anak usia dini. Peneliti memilih ibu sebagai responden dengan pertimbangan: karena ibu yang paling dekat dengan anak dalam keluarga, ibu lebih sering dari pada ayah yang mengantar dan menjemput anak ke PAUD, dan terakhir kebutuhan anak usia dini lebih diketahui oleh ibunya sendiri. Berdasarkan pertimbangan tersebut maka diputuskan untuk mengambil responden di Paud Kasih Ibu dengan jumlah 32 orang, yang anaknya terdaftar sebagai peserta didik di Paud Kasih Ibu (data tahun 2011-2012).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

MENINGKATKAN KREATIVITAS SENI RUPA ANAK MELALUI KEGIATAN MENCETAK DENGAN BAHAN ALAM DI PAUD AISYIYAH LANSANO PESISIR SELATAN ipi100559

MENINGKATKAN KREATIVITAS SENI RUPA ANAK MELALUI KEGIATAN MENCETAK DENGAN BAHAN ALAM DI PAUD AISYIYAH LANSANO PESISIR SELATAN ipi100559

Secara khusus tujuan pendidikan anak usia dini adalah (Yuliani Nurani Sujiono, 2009: 42 – 43): Agar anak percaya akan adanya Tuhan dan mampu beribadah serta mencintai sesamanya, Agar anak mampu mengelola keterampilan tubuhnya termasuk gerakan motorik kasar dan motorik halus, serta mampu menerima rangsangan sensorik, Anak mampu menggunakan bahasa untuk pemahaman bahasa pasif dan dapat berkomunikasi secara efektif sehingga dapat bermanfaat untuk berpikir dan belajar, Anak mampu berpikir logis, kritis, memberikan alasan, memecahkan masalah dan menemukan hubungan sebab akibat, Anak mampu mengenal lingkungan alam, lingkungan social, peranan masyarakat dan menghargai keragaman social dan budaya serta mampu mngembangkan konsep diri yang positif dan control diri, Anak memiliki kepekaan terhadap irama, nada, berbagai bunyi, serta menghargai karya kreatif.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

LAPORAN AKHIR observasii

LAPORAN AKHIR observasii

Melihat besarnya pengaruh lingkungan terhadap keterampilan motorik anak, sehingga kami mengambil topik mengenai keterampilan motorik halus pada anak usia dini yang terdaftar sebagai siswa(i) di PAUD Golden Kids, agar kami dapat melihat bagaimana keterampilan motorik halus pada anak yang mendapatkan dukungan dan stimulus positif dari lingkungan sekitar dalam hal ini lembaga pendidikan anak usia dini untuk peningkatan keterampilan motorik halus mereka.

Baca lebih lajut

PENINGKATAN PERILAKU MORAL ANAK MELALUI METODE BERCERITA MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR ORANG-ORANGAN DI PAUD HABIBUL UMMI II KECAMATAN SUTERA KABUPATEN PESISIR SELATAN ipi100548

PENINGKATAN PERILAKU MORAL ANAK MELALUI METODE BERCERITA MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR ORANG-ORANGAN DI PAUD HABIBUL UMMI II KECAMATAN SUTERA KABUPATEN PESISIR SELATAN ipi100548

Penelitian ini dilatar belakangi oleh prilaku moral anak yang masih rendah di PAUD Habibul Ummi II Koto Panjang. Hal ini terutama disebabkan karena metode dan media yang digunakan guru dalam mengajar tidak bervariasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan prilaku moral anak dengan menggunakan metode bercerita dengan media gambar orang-orangan. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah anak umur 5-6 tahun sebanyak 10 orang yang belajar pada semester 2 tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian terdiri atas dua siklus teknik yang digunakan adalah lembar observasi dan dokumentasi yang dianalisis dengan menggunakan perhitungan persen. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa terjadi peningkatan prilaku moral anak dengan metode bercerita menggunakan media gambar orang-orangan dari siklus I dan II. Harapan dari penelitian ini adalah pendidik anak usia dini dapat menggunakan metode bercerita menggunakan media gambar orang- orangan untuk meningkatkan prilaku moral anak agar berkembang dengan optimal. Kata Kunci : Prilaku Moral; Methode Bercerita; Media Gambars
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI DENGAN SIKAP ORANGTUA TERHADAP PAUD KHAIRUNNISA SEBERANG PADANG KECAMATAN PADANG SELATAN KOTA PADANG ipi100541

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI DENGAN SIKAP ORANGTUA TERHADAP PAUD KHAIRUNNISA SEBERANG PADANG KECAMATAN PADANG SELATAN KOTA PADANG ipi100541

Populasi Menurut Arikunto (1992: 102) populasi adalah keseluruha subjek penelitian berdasarkan permasalahan yang dibahas dalam penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh orang tua yang mempunyai anak usia dini di PAUD Kharunnisa Kelurahan Seberang Padang Kecamatan Padang Selatan Kota Padang berjumlah 30 orang. Sampel Pengambilan sampel penelitian ini dilakukan dengan teknik total sampling, mengambil semua populasi dijadikan sampel. Dalam penelitian ini sampelnya tidak dikelompokkan menurut jenisnya tapi semuanya sama anaknya yang bersekolah di PAUD Khairunnisa Kelurahan Seberang Padang Kecamatan Padang Selatan Kota Padang. Instrumen dalam penelitian ini adalah angket yang digunakan untuk mengetahui seberapa besar hubungan antara persepsi dan sikap orang tua terhadap PAUD Khairunnisa di Kelurahan Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang. Penyusunan instrumen dalam bentuk kuesioner dilakukan dengan pengembangan veriabel menjadi indikator berdasarkan kajian teori.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENYULUHAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS INTELEGENSI NATURAL PADA GURU PAUD NON FORMAL DI KECAMATAN GAYAMSARI SEMARANG ipi6993

PENYULUHAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS INTELEGENSI NATURAL PADA GURU PAUD NON FORMAL DI KECAMATAN GAYAMSARI SEMARANG ipi6993

Standar perkembangan dasar pendidikan anak usia dini (Depdiknas, 2007) memiliki ruang lingkup yang terbagi atas beberapa aspek, di antaranya adalah aspek perkembangan bahasa. Keterampilan berbahasa mencakup empat jenis, yaitu: keterampilan menyimak, keterampilan berbicara, keterampilan membaca, dan keterampilan menulis (Tarigan, 1986:1). Setiap anak memiliki perkembangan bahasa lisan yang berbeda-beda karena muatan informasi yang dapat dikumpulkan anak tidak hanya tergantung pada banyak dan jenis penglihatan serta pendengaran yang mereka miliki. Pemenuhan kebutuhan komponen pendukung penyelenggaraan pendidikan, termasuk sumber daya manusia sebagai pengajar, dapat dilakukan dengan pendekatan konstruktivisme dengan mengacu pada pengembangan kemampuan yang digali dari setiap diri invidu yang mampu mendukung keberhasilan proses pembelajaran.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...