Derajat Obstruksi

Top PDF Derajat Obstruksi:

HUBUNGAN DERAJAT OBSTRUKSI PARU DENGAN  KUALITAS HIDUP PENDERITA PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIS (PPOK)  Hubungan Derajat Obstruksi Paru Dengan Kualitas Hidup Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK).

HUBUNGAN DERAJAT OBSTRUKSI PARU DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIS (PPOK) Hubungan Derajat Obstruksi Paru Dengan Kualitas Hidup Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK).

Hasil : Interpretasi hasil uji korelasi Somers’d antara derajat obstruksi kronis dengan nilai kualitas hidup mendapatkan nilai signifikansi p < 0,05 yang artinya ada korelasi yang bermakna antara derajat obstruksi kronis dengan nilai kualitas hidup (p = 0,004), dengan besar koefisien korelasi (r) yang didapat adalah 0,337 yang menunjukkan bahwa koefisien korelasinya adalah lemah. Sedangkan pada uji korelasi Gamma antara derajat obstruksi paru dengan nilai kualitas hidup mendapatkan koefisien korelasi (r) 0,573 yang menunjukkan bahwa koefisien korelasinya adalah sedang 
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Korelasi Derajat Obstruksi Saluran Napas Dengan Jenis Rokok Pada Penderita Ppok Stabil Pada Pasien Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Tahun 2013

Korelasi Derajat Obstruksi Saluran Napas Dengan Jenis Rokok Pada Penderita Ppok Stabil Pada Pasien Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Tahun 2013

Kesimpulan: Dari hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa ada korelasi derajat obstruksi saluran napas dengan jenis rokok pada penderita PPOK stabil dan diketahui bahwa derajat obstruksi yang berat disebabkan karena konsumsi rokok filter dalam jangka waktu yang lama .

14 Baca lebih lajut

Korelasi Derajat Obstruksi Dengan Transpor Mukosiliar Hidung Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronik Stabil Di RSUP H. Adam Malik dan BP4 Medan

Korelasi Derajat Obstruksi Dengan Transpor Mukosiliar Hidung Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronik Stabil Di RSUP H. Adam Malik dan BP4 Medan

Saya dr. Syamsul Bihar, saat ini sedang menjalani penelitian program pendidikan magister kedokteran klinis dan program pendidikan dokter spesialis Departemen Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi di RSUP H. Adam Malik Medan dan RS. Pirngadi Medan dan saya sedang melakukan penelitian yang berjudul “KORELASI DERAJAT OBSTRUKSI DENGAN TRANSPOR MUKOSILIAR HIDUNG PENDERITA PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIK STABIL DI RSUP H.ADAM MALIK DAN BP4 MEDAN” . Penelitian ini untuk melihat korelasi antara derajat obstruksi dengan waktu transpor mukosiliar hidung pada penderita PPOK stabil di RSUP H.Adam Malik Medan dan BP4 Medan.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Korelasi Derajat Obstruksi Saluran Napas Dengan Jenis Rokok Pada Penderita Ppok Stabil Pada Pasien Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Tahun 2013

Korelasi Derajat Obstruksi Saluran Napas Dengan Jenis Rokok Pada Penderita Ppok Stabil Pada Pasien Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Tahun 2013

Penelitian yang bertujuan untuk mencari hubungan antara dua variabel paling baik dilakukan dengan desain kohort (prospektif), yakni dengan pengamatan dan follow up ke masa yang akan datang. Dengan follow up yang cukup akan didapati apakah satu variabel memiliki hubungan yang kuat dengan variabel lainnya. Kelemahan penelitian ini terletak pada desain penelitian yang hanya menggunakan studi cross sectional, dimana pengamatan yang bagus bersifat retrospektif, yaitu melihat apakah selama ini responden memiliki faktor risiko terhadap derajat obstruksi saluran napas dengan konsumsi jenis rokok yang berbeda , melihat keparah derajat obstruksi. Tetapi keterbatasan waktu pengamatan ini menyebabkan ketidakmampuan dalam menggambarkan perjalanan penyakit.
Baca lebih lanjut

80 Baca lebih lajut

Korelasi Derajat Obstruksi Saluran Napas Dengan Jenis Rokok Pada Penderita Ppok Stabil Pada Pasien Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Tahun 2013

Korelasi Derajat Obstruksi Saluran Napas Dengan Jenis Rokok Pada Penderita Ppok Stabil Pada Pasien Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Tahun 2013

Saya adalah mahasiswa semester VII Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara yang sedang melakukan penelitian berjudul Korelasi derajat obstruksi dengan jenis rokok pada penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronis stabil di RSUP H Adam Malik Medan 2013 . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya korelasi derajat obstruksi dan menilai tingkat derajat obstruksi yang dihasilkan dari jenis rokok untuk melihat keparahannya.

15 Baca lebih lajut

Hubungan Pola Kuman Dengan Derajat Obstruksi (VEP1) Pada Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Eksaserbasi Akut di RSUP H. Adam Malik dan RS. Pirngadi Medan

Hubungan Pola Kuman Dengan Derajat Obstruksi (VEP1) Pada Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Eksaserbasi Akut di RSUP H. Adam Malik dan RS. Pirngadi Medan

Selamat pagi/siang Bapak/Ibu, saya dr. Rianti Tarigan, PPDS Departemen Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi, saat ini sedang melakukan penelitian yang berjudul Hubungan antara pola kuman dengan derajat obstruksi (VEP 1 ) pada penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) eksaserbasi akut di RSUP.

5 Baca lebih lajut

Korelasi Derajat Obstruksi Dengan Transpor Mukosiliar Hidung Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronik Stabil Di RSUP H. Adam Malik dan BP4 Medan Chapter III V

Korelasi Derajat Obstruksi Dengan Transpor Mukosiliar Hidung Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronik Stabil Di RSUP H. Adam Malik dan BP4 Medan Chapter III V

Peserta yang dipilih untuk mengikuti penelitian ini adalah penderita-penderita yang memenuhi semua kriteria inklusi dan eksklusi. Untuk memastikan peserta adalah penderita PPOK stabil dilakukan seleksi antara lain: berdasarkan usia, riwayat merokok yang meliputi lama merokok dan jumlah batang rokok per hari, indeks brinkman dan riwayat menderita PPOK. Sebelumnya dilakukan pemeriksaan ulang oleh peneliti berupa anamnese, pemeriksaan fisik dada dan spirometri. Gejala dan tanda kelainan yang diamati yaitu sesak napas dan batuk dahak, dengan riwayat menderita PPOK sebelumnya, suara pernapasan yang melemah dengan disertai ekspirasi memanjang dan wheezing. Pada pemeriksaan spirometri didapati kelainan obstruksi dan bertujuan untuk penentuan derajat obstruksi penderita PPOK stabil.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Korelasi Derajat Obstruksi Dengan Transpor Mukosiliar Hidung Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronik Stabil Di RSUP H. Adam Malik dan BP4 Medan

Korelasi Derajat Obstruksi Dengan Transpor Mukosiliar Hidung Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronik Stabil Di RSUP H. Adam Malik dan BP4 Medan

Metode : Penelitian ini merupakan studi analisa observasional dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk menganalisa korelasi atau hubungan antara derajat obstruksi dengan waktu transpor mukosiliar pada penderita PPOK stabil dengan sampel yang diambil dari penderita yang dilakukan spirometri dan uji sakarin di RSUP. H. Adam Malik Medan dan BP4 Medan.

1 Baca lebih lajut

Korelasi Derajat Obstruksi Dengan Transpor Mukosiliar Hidung Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronik Stabil Di RSUP H. Adam Malik dan BP4 Medan

Korelasi Derajat Obstruksi Dengan Transpor Mukosiliar Hidung Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronik Stabil Di RSUP H. Adam Malik dan BP4 Medan

Metode : Penelitian ini merupakan studi analisa observasional dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk menganalisa korelasi atau hubungan antara derajat obstruksi dengan waktu transpor mukosiliar pada penderita PPOK stabil dengan sampel yang diambil dari penderita yang dilakukan spirometri dan uji sakarin di RSUP. H. Adam Malik Medan dan BP4 Medan.

18 Baca lebih lajut

Hubungan Pola Kuman Dengan Derajat Obstruksi (VEP1) Pada Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Eksaserbasi Akut di RSUP H. Adam Malik dan RS. Pirngadi Medan

Hubungan Pola Kuman Dengan Derajat Obstruksi (VEP1) Pada Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Eksaserbasi Akut di RSUP H. Adam Malik dan RS. Pirngadi Medan

Berdasarkan latar belakang diatas peneliti ingin meneliti bagaimana peranan bakteri pada PPOK eksaserbasi akut dan hubungannya dengan derajat obstruksi pada pasien yang dirawat di ruang rawat inap paru di RSUP H. Adam Malik Medan dan RS.Pirngadi Medan.

4 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA PAPARAN DEBU DENGAN DERAJAT OBSTRUKSI DAN DERAJAT RESTRIKSI PADA PENAMBANG KAPUR TRADISIONAL DI DUSUN KORO DESA PONGPONGAN KECAMATAN MERAKURAK KABUPATEN TUBAN

HUBUNGAN ANTARA PAPARAN DEBU DENGAN DERAJAT OBSTRUKSI DAN DERAJAT RESTRIKSI PADA PENAMBANG KAPUR TRADISIONAL DI DUSUN KORO DESA PONGPONGAN KECAMATAN MERAKURAK KABUPATEN TUBAN

Oleh karena tingginya angka kejadian PPOK dan tingginya tingkat polusi yang dihasilkan di tambang kapur maka perlu penelitian terhadap hubungan antara paparan debu dengan derajat obstruksi dan derajat restriksi pada pekerja tambang kapur tradisional di Dusun Koro Desa Pongpongan Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban.

24 Baca lebih lajut

Korelasi Derajat Obstruksi Saluran Napas Dengan Jenis Rokok Pada Penderita Ppok Stabil Pada Pasien Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Tahun 2013

Korelasi Derajat Obstruksi Saluran Napas Dengan Jenis Rokok Pada Penderita Ppok Stabil Pada Pasien Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Tahun 2013

Kesimpulan: Dari hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa ada korelasi derajat obstruksi saluran napas dengan jenis rokok pada penderita PPOK stabil dan diketahui bahwa derajat obstruksi yang berat disebabkan karena konsumsi rokok filter dalam jangka waktu yang lama .

2 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Hubungan Derajat Obstruksi Paru Dengan Kualitas Hidup Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK).

PENDAHULUAN Hubungan Derajat Obstruksi Paru Dengan Kualitas Hidup Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK).

Kualitas hidup adalah karakteristik dari fisikal, sosial dan psikologi yang digambarkan dengan individu mengerjakan sesuatu, perasaan puas terhadap sesuatu yang dikerjakan hal ini berhubungan dengan penyakit dan pengobatan. Aspek yang diukur dari kemampuan fungsional, keterbatasan masalah fisik dan emosional, rasa nyeri, kesejahteraan mental, persepsi kesehatan umum, energi dan fungsi sosial (Lina, 2008). Pentingnya kualitas hidup bagi seseorang adalah untuk meningkatkan kualitas nilai peran dalam kehidupan untuk diri sendiri atau untuk kehidupan bersosial bermsyarakat, meningkatkan kepercayaan diri dan membantu dalam berinteraksi dengan dunia kerja untuk lebih produktif. Nilai kualitas hidup kesemuanya dirangkum dalam quisioner SF-36 yang dapat digunakan untuk mengukur nilai kualitas hidup seseorang dengan penyakit kornis. Dari semua hal tersebut mendorong peneliti untuk meneliti “ Hubungan derajat obstruksi paru dengan kualitas hidup penderita PPOK ”.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Hubungan Pola Kuman Dengan Derajat Obstruksi (VEP1) Pada Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Eksaserbasi Akut di RSUP H. Adam Malik dan RS. Pirngadi Medan

Hubungan Pola Kuman Dengan Derajat Obstruksi (VEP1) Pada Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Eksaserbasi Akut di RSUP H. Adam Malik dan RS. Pirngadi Medan

Puji syukur dan terimakasih penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebab berkat rahmat dan kasih karuniaNya penulis dapat menyelesaikan tesis ini dengan judul “ Hubungan Pola Kuman Dengan Derajat Obstruksi (VEP 1 ) pada Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Eksaserbasi Akut di

18 Baca lebih lajut

Hubungan Pola Kuman Dengan Derajat Obstruksi (VEP1) Pada Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Eksaserbasi Akut di RSUP H. Adam Malik dan RS. Pirngadi Medan

Hubungan Pola Kuman Dengan Derajat Obstruksi (VEP1) Pada Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Eksaserbasi Akut di RSUP H. Adam Malik dan RS. Pirngadi Medan

Metode : Desain penelitian adalah penelitian cross sectional dari semua pasien PPOK eksaserbasi akut di RSUP H. Adam Malik Medan dan RS Pirngadi Medan pada September 2015 sampai September 2016. Pada 45 subjek yang memenuhi kriteria inklusi dilakukan pemeriksaan Spirometri kemudian dilakukan penilaian derajat keparahan PPOK sesuai GOLD 2017. Pada setiap sampel sputum ekspektorasi dibuat hapusan gram, untuk menghitung jumlah sel epitel dan PMN digunakan kriteria Barttlet. Sampel kemudian ditanam pada Agar Darah. Dilakukan uji kepekaan bakteri terhadap antibiotik dengan metode VITEC 2.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Hubungan Pola Kuman Dengan Derajat Obstruksi (VEP1) Pada Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Eksaserbasi Akut di RSUP H. Adam Malik dan RS. Pirngadi Medan

Hubungan Pola Kuman Dengan Derajat Obstruksi (VEP1) Pada Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Eksaserbasi Akut di RSUP H. Adam Malik dan RS. Pirngadi Medan

Sementara menurut ATS/ERS (American Thoracic Society/ Europen Respiratry Society) mendefinisikan PPOK sebagai suatu penyakit yang ditandai dengan adanya obstruksi saluran napas yang umumnya bersifat progresif, berhubungan dengan bronkitis kronis atau emfisema, dan dapat disertai dengan hipereaktivitas dari saluran napas yang reversibel. PPOK adalah kelainan spesifik dengan perlambatan arus udara ekspirasi maksimal yang terjadi akibat kombinasi penyakit jalan napas dan emfisema, umumnya perjalanan penyakit kronik progresif dan irreversibel serta tidak menunjukan perubahan yang berarti dalam pengamatan beberapa bulan. (GOLD, 2008; GOLD, 2001)
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Korelasi Derajat Obstruksi Dengan Transpor Mukosiliar Hidung Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronik Stabil Di RSUP H. Adam Malik dan BP4 Medan

Korelasi Derajat Obstruksi Dengan Transpor Mukosiliar Hidung Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronik Stabil Di RSUP H. Adam Malik dan BP4 Medan

32. Ritonga A. Profil Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronik Stabil Berdasarkan Penilaian BODE Index di RSUP H.Adam Malik dan RS PTP II Tembakau Deli Medan (tesis). Medan : Program Pendidikan Dokter Spesialis dan Magister Kedokteran I. Penyakit Paru FK USU. 2011

4 Baca lebih lajut

Korelasi Derajat Obstruksi Dengan Transpor Mukosiliar Hidung Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronik Stabil Di RSUP H. Adam Malik dan BP4 Medan

Korelasi Derajat Obstruksi Dengan Transpor Mukosiliar Hidung Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronik Stabil Di RSUP H. Adam Malik dan BP4 Medan

Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) adalah penyakit paru yang dapat dicegah dan diobati,ditandai oleh hambatan aliran udara yang tidak sepenuhnya reversibel, bersifat progresif dan berhubungan dengan respon inflamasi paru terhadap partikel atau gas yang beracun/berbahaya, disertai eksaserbasi dan faktor komorbid berkontribusi terhadap derajat berat penyakit. 1,2

4 Baca lebih lajut

Korelasi Derajat Obstruksi Dengan Transpor Mukosiliar Hidung Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronik Stabil Di RSUP H. Adam Malik dan BP4 Medan

Korelasi Derajat Obstruksi Dengan Transpor Mukosiliar Hidung Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronik Stabil Di RSUP H. Adam Malik dan BP4 Medan

PPOK derajat ringan ditandai dengan gejala klinis berupa batuk kronik yang disertai dengan produksi sputum. Keluhan ini telah berlangsung beberapa tahun, namun sering diacuhkan oleh penderita. PPOK derajat sedang, dimana hambatan aliran udara semakin memberat, gejala klinis berupa sesak napas sering timbul, dan pada derajat sedang ini penderita sudah mulai memeriksakan diri ke sarana kesehatan. Pada PPOK derajat berat dan sangat berat, gejala klinis berupa sesak napas, baruk kronik yang disertai dengan produksi sputum berlangsung secara terus – menerus. Pada derajat ini, PPOK sering disertai dengan komplikasi, dapat berupa gagal napas, gagal jantung, penurunan kesadaran dan lainnya. 1,3,4
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Show all 6127 documents...