dye sensitized solar cell (DSSC)

Top PDF dye sensitized solar cell (DSSC):

OPTIMALISASI DYE SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) BERBAHAN TITANIUM DIOKSIDA DENGAN KONFIGURASI TIPE MONOLITIK OPTIMIZATION DYE SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) PROVIDED TITANIUM DIOXIDE WITH MONOLITHIC TYPE CONFIGURATION

OPTIMALISASI DYE SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) BERBAHAN TITANIUM DIOKSIDA DENGAN KONFIGURASI TIPE MONOLITIK OPTIMIZATION DYE SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) PROVIDED TITANIUM DIOXIDE WITH MONOLITHIC TYPE CONFIGURATION

Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) merupakan sel surya yang terbuat dari semikonduktor yang dilapisi oleh zat warna untuk meningkatkan efisiensi. DSSC tersusun atas sepasang elektroda, yakni elektroda kerja dan elektroda lawan (counter electrode). Kedua elektroda tersebut terbuat dari substrat kaca konduktif, yang telah dilapisi Transparent Conductive Oxide (TCO). Elektroda kerja tersusun atas lapisan oksida partikel nano yang dilapisi oleh molekul zat pewarna (dye) sensitasi. Molekul dye berfungsi sebagai penangkap foton cahaya dan semikonduktor yang umumnya berstruktur nano berfungsi meneruskan foton menjadi electron [1]. Selain sel surya DSSC konvensional yang memiliki dua jenis elektroda (atau disebut juga dengan struktur sandwich), sel surya DSSC juga dapat dibuat pada satu substrat elektroda yang disebut dengan konfigurasi tipe monolitik. Pada tipe monolitik ini hanya menggunakan satu pelapisan substrat glass yang terlapisi TCO. Hal ini sangat menguntungkan secara ekonomis karena harga TCO glass yang relatif mahal, sehingga tipe monolitik ini lebih hemat dalam penggunaannya. Pada penelitian ini, dikembangkan sel surya DSSC menggunakan konfigurasi tipe monolitik. Metode yang digunakan yaitu metode screen printing serta melihat pengaruh lapisan ZrO 2 dan counter electrode karbon dan platina terhadap efisiensi sel
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PEMBUATAN PROTOTIPE DYE SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) DENGAN VARIASI KONSENTRASI DYE KUNYIT.

PEMBUATAN PROTOTIPE DYE SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) DENGAN VARIASI KONSENTRASI DYE KUNYIT.

Prototype of dye sensitized solar cell (DSSC) has been fabricated using turmeric extract as dye. The dye made by adding 30 gram turmeric extracts to maserasion solution which comprised of 42% aquades, 8% asetat acid and 50% metanol. This Solution placed on the dark room for minimun 24 hour. This research using 25%, 50%,75%, and 100% of turmeric dye concentration. Turmeric dye work as an active layer on working electrode TiO 2 nano. Working electrode comprised of suspension PVA (Polyvinil Alcohol) and
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

KARAKTERISTIK PASTA TiO2 UNTUK APLIKASI DYE SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) FLEKSIBEL.

KARAKTERISTIK PASTA TiO2 UNTUK APLIKASI DYE SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) FLEKSIBEL.

dipanaskan pada s uhu sinter 120˚C dengan Scanning Elektron Microscopy (SEM). Sifat listrik dari DSSC dihasilkan dari kurva I-V yang menghasilkan variabel terukur yaitu tegangan sirkuit terbuka (Voc), arus hubungan pendek (Isc), tegangan maksimum (Vm), dan arus maksimum (Im). Dari paramater terukur yang diperoleh didapat hasil unjuk kerja yaitu daya maksimum (Pm), fill factor (FF), dan efisiensi ( � ).

34 Baca lebih lajut

KARAKTERISTIK HYBRIDS DYE ALAM-TITANIUM DIOXIDE SEBAGAI MATERIAL SENSITIZER DALAM PEMBUATAN DYE SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) - UNS Institutional Repository

KARAKTERISTIK HYBRIDS DYE ALAM-TITANIUM DIOXIDE SEBAGAI MATERIAL SENSITIZER DALAM PEMBUATAN DYE SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) - UNS Institutional Repository

The effect of variation of annealing temperatures has done through four variation that is 60C, 90C, 120C, and 150C. Characterization of absorbance showed that variation of annealing temperatures make the absorbance decrease as the given annealing temperature increases. The optimum of efficiency was obtained at 120C with an 0.011% both in hybrids natural dye-titanium dioxide from Rhoeo spathacea extract and hybrids natural dye-titanium dioxide and black glutinous extract. The lowest efficiency was obtained at 150C with an 0.007% for hybrids natural dye-titanium dioxide from Rhoeo spathacea extract and 0.002% for hybrids natural dye-titanium dioxide and black glutinous extract. Based on the result of this research is known that the performance of DSSC by direct mixing of natural dye and TiO 2 by stirring method
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Uji stabilitas curcumin sebagai natural dye untuk photosensitizer pada dye sensitized solar cell (dssc) AWAL

Uji stabilitas curcumin sebagai natural dye untuk photosensitizer pada dye sensitized solar cell (dssc) AWAL

the conversion efficiency. The characteristics of the dye were studied. The current conversion efficiency was 0.259% for the Cu_curcumin dye, which was 1.4 times of the bare curcumin dye. The short circuit current density (Jsc), open circuit voltage (Voc), and fill factor of the DSSC by using the Cu-curcumin dye were 0.658 mA/cm2, 630 mV, and 0.62 respectively. The test of stabilitation had done on the temperature of 50°C for 100 hours and 200 hours. The stability of DSSC which used the Cu-curcumin dye was better than that of used the curcumin dye. The efficiency of DSSC using the Cu-curcumin dye was 0.179% at 100 hours and 0.046% at 200 hours. Therefore, the modification of Cu on the curcumin dye results in slightly higher conversion efficiency and the better stability than the bare curcumin dye.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Aplikasi Semikonduktor TiO2 dengan Variasi Temperatur dan Waktu Tahan Kalsinasi sebagai Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) dengan Dye dari Ekstrak Buah Terung Belanda (Solanum betaceum)

Aplikasi Semikonduktor TiO2 dengan Variasi Temperatur dan Waktu Tahan Kalsinasi sebagai Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) dengan Dye dari Ekstrak Buah Terung Belanda (Solanum betaceum)

permukaan aktif dibandingkan dengan hasil kelistrikan DSSC, yang selaras meningkat dari temperatur 550 0 C ke 650 0 C, namun menurun pada 750 0 C. Densitas arus dan voltase maksimum diperoleh pada variasi temperatur 650 o C dengan waktu tahan 60 menit yaitu sebesar 0,356 mA/cm 2 dan 593,1 mV. Efisiensi maksimum yang diperoleh sebesar 0,469208%. DSSC dimodifikasi dengan menambahkan pembungkus plastik, sehingga dapat memperlambat penurunan daya yang terjadi saat DSSC bekerja.

6 Baca lebih lajut

Modifikasi Rangkaian Dye Sensitized Solar Cell (DSSC).

Modifikasi Rangkaian Dye Sensitized Solar Cell (DSSC).

Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh modifikasi rangkaian moduldengan karakteristik I-V terbaik untuk diaplikasikan pada solar window . Modul solar window dibuat dari sel DSSC. Penelitian sebelumnya telah membuat sel tunggal DSSC dengan ukuran kecil1cm x1cm. DSSC dengan ukuran kecil, belum bisa diaplikasikan dalam pembuatan solar window . Fabrikasi solar window membutuhkan ukuran yang lebih besar dari sel tunggal. Penelitian selanjutnya yaitu modul solar window dibuat dengan menggabungkan beberapa sel dari DSSC. Modifikasi rangkaian yang dibuat adalah koneksi monolitik, koneksi eksternal seri tipe Z, koneksi eksternal paralel dan koneksi internal seri tipe Z. Fabrikasi modulDSSC memiliki ukuran sel aktif 5cm x 9cm. Sel DSSC disusun berdasarkan struktur sandwich yang terdiri dari lapisan aktif TiO 2 sebagai
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

GREEN SOLAR CELL : KOPIGMENTASI ANTOSIANIN HASIL ISOLASI KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) SEBAGAI NATURAL DYE SENSITIZED PADA DYE SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC).

GREEN SOLAR CELL : KOPIGMENTASI ANTOSIANIN HASIL ISOLASI KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) SEBAGAI NATURAL DYE SENSITIZED PADA DYE SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC).

Pemakaian bahan bakar fosil di Indonesia terus meningkat. Hal ini menyebabkan penurunan ketersediaan minyak bumi yang merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbaharui. Beberapa usaha telah dilakukan untuk mengembangkan pemakaian sumber energi lain, salah satunya dengan memanfaatkan energi matahari untuk sistem sel surya. Pemanfaatan tenaga matahari untuk keperluan energi di Indonesia masih kurang dari 1%. DSSC (Dye Sensitized Solar Cell) adalah sistem sel surya generasi ketiga yang relatif baru dan masih memerlukan start up penelitian untuk peningkatan efisiensi. Salah satu komponen terpenting dalam DSSC adalah dye. Salah satu dye dari bahan alam yang banyak digunakan adalah antosianin dari kulit manggis. Akan tetapi pemanfaatan zat warna hasil isolasi murni antosianin dari kulit buah manggis sebagai dye sensitizer masih memiliki kelemahan yaitu kestabilan warna yang rendah. Oleh karena itu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kestabilan warna merah dari antosianin adalah dengan kopigmentasi. Dalam penelitian kopigmentasi dilakukan dengan logam Sn dan asam tanat. Adanya kopigmentasi dengan logam dan molekul organik lain cenderung meningkatkan stabilitas warna antosianin. Hal ini dikarenakan adanya interaksi antara struktur antosianin dengan senyawa kopigmen membentuk kompleksasi logam.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

KARAKTERISASI OPTIK DAN LISTRIK LARUTAN KLOROFIL SPIRULINA SP SEBAGAI DYE SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC)

KARAKTERISASI OPTIK DAN LISTRIK LARUTAN KLOROFIL SPIRULINA SP SEBAGAI DYE SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC)

Telah dilakukan Karakterisasi optik dan Listrik Larutan Klorofil spirulina sp sebagai dye-sensitized solar cell (DSSC). Klorofil hasil isolasi telah dibuat dan mampu menjadi dye pada DSSC dengan uji absorbansi dan uji kelistrikan pada kondisi gelap dan terang. Sampel di ekstraksi dari Spirulina Sp dengan menggunakan metode kolom Chromatografi. Karakterisasi fisis meliputi sifat optik dan sifat listrik. Hasil menunjukkan karakter optik unggul dan menujukkan konsistensi dengan spektrum absorbansi pada umumnya yakni muncul dua puncak, yang teramati dari karakterisrik puncak kurva absorbansi pada
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Analisa Pengaruh Komposisi Graphene- TiO2 Terhadap Unjuk Kerja Dye Sensitized Solar Cell (DSSC)

Analisa Pengaruh Komposisi Graphene- TiO2 Terhadap Unjuk Kerja Dye Sensitized Solar Cell (DSSC)

meningkat, sehingga dampaknya dapat meningkatkan kemampuan elektroda kerja dalam mengabsorbsi dye. Akhirnya cahaya matahari yang ditangkap dye akan lebih banyak, dan efisiensi dari DSSC akan semakin meningkat pula. Ketika melewati batas maksimal penambahan sebesar 10%, partikel graphene akan teragregasi dan menutupi permukaan TiO 2 sehingga specific surface area-nya menurun.

Baca lebih lajut

Pengaruh Jarak Elektroda terhadap Efisiensi Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) - UNS Institutional Repository

Pengaruh Jarak Elektroda terhadap Efisiensi Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) - UNS Institutional Repository

Penelitian ini mengkaji pengaruh jarak elektroda terhadap effisiensi Dye Sensitized Solar Cell (DSSC). Jarak elektroda pada DSSC akan mempengaruhi jumlah larutan elektrolit yang diberikan dan kestabilannya. Jarak antara elektroda kerja dan elektroda lawan divariasi dengan ketebalan 38 µm, 76 µm, 114 µm, dan 152 µm. Karakterisasi sifat listrik menggunakan Keithley I-V meter untuk mengetahui efisiensi DSSC. Karakterisasi I-V dilakukan selama 21 hari dengan selang 7 hari untuk mengetahui kestabilan DSSC. Hasil karakterisasi I-V menunjukkan bahwa pada hari ke-1 jarak elektroda optimum DSSC yaitu pada 76 µm dengan efisiensi 0,0231 %. Selang waktu pengukuran menunjukkan bahwa DSSC dengan jarak elektroda 38 µm hanya stabil pada hari ke-1 dengan efisiensi 0,0116 %. Jarak 76 µm stabil hingga hari ke-7 dengan efisiensi 0,0347 %. Pada jarak 114 µm dan 152 µm stabil hingga hari ke-14 dengan efisiensi 0,0117 % dan 0,0092 %.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Analisa Pengaruh Komposisi Graphene- TiO2 Terhadap Unjuk Kerja Dye Sensitized Solar Cell (DSSC)

Analisa Pengaruh Komposisi Graphene- TiO2 Terhadap Unjuk Kerja Dye Sensitized Solar Cell (DSSC)

AAT ini, 89,5% pembangkit tenaga listrik di Indonesia menggunakan energi fosil. Pada tahun 2012 diperkirakan produksi energi listrik di Indonesia mencapai 192,590 GWh, di mana 172,360 GWh listrik yang diproduksi menggunakan energi fosil. Dampak penggunaan energi fosil salah satunya adalah mengahasilkan emisi gas buang yang besar [1]. Atas dasar tersebutlah, berbagai energi alternative yang terbarukan dan lebih ramah lingkungan dikembangkan. Indonesia, sebagai negara yang beriklim tropis, salah satu energi alternatif yang mempunyai potensi adalah sinar matahari. Untuk dapat memanfaatkan energi dari cahaya matahari tersebut, maka diperlukan suatu alat pengonversi cahaya matahari menjadi energi listrik yang disebut sebagai sel surya. Sayangnya, jenis sel surya yang banyak ditemui di sekitar kita, memiliki beberapa keterbatasan di antaranya: memerlukan material dengan kemurnian tinggi dan material yang digunakan berbahaya untuk lingkungan. Atas dasar itulah kemudian dikembangkan jenis sel surya baru yang dinamakan sebagai dye- sensitized solar cell (DSSC). Prinsip kerja dari DSSC antara lain absorbsi cahaya dilakukan oleh molekul dye dan separasi muatan oleh inorganik semikonduktor nanokristal
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Susunan Komposit Laminat Graphene-TiO2 sebagai Lapisan Semikonduktor Terhadap Unjuk Kerja Dye Sensitized Solar Cell (DSSC)

Analisis Pengaruh Susunan Komposit Laminat Graphene-TiO2 sebagai Lapisan Semikonduktor Terhadap Unjuk Kerja Dye Sensitized Solar Cell (DSSC)

Abstrak — Penelitian mengenai sel surya mengalami peningkatan yang signifikan beberapa tahun terakhir. Khususnya penelitian tentang sel surya lanjutan, Dye Sensitized Solar Cell (DSSC).Karena fabrikasinya yang mudah dan murah dibandingkan dengan sel surya konvensional. Penelitian ini akan dilakukan untuk menghasilkan prototype DSSC. DSSC tersebut difabrikasi menggunakan susunan komposit laminat Graphene – TiO 2 yang berbeda dengan metode Spincoating sebagai lapisan

6 Baca lebih lajut

Isolasi dye klorofil dari daun kenikir (cosmos caudatus kunth) sebagai dye sensitized solar cell (dssc) Cover

Isolasi dye klorofil dari daun kenikir (cosmos caudatus kunth) sebagai dye sensitized solar cell (dssc) Cover

1. Tesis yang berjudul “ Isolasi Dye Klorofil dari Daun Kenikir (Cosmos Caudatus Kunth) sebagai Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) ” ini adalah karya penelitian saya sendiri, tidak terdapat karya ilmiah yang pernah diajukan oleh orang lain untuk memperoleh gelar akademik, serta tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain kecuali secara tertulis digunakan sebagai acuan dalam naskah dan disbutkan dalam sumber acuan serta daftar pustaka. Apabila dikemudian hari terbukti pernyataan saya ini tidak benar, maka saya bersedia menerima sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan (Permendiknas No. 17, Tahun 2010)
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PEMBUATAN PROTOTIPE DYE SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) DENGAN VARIASI KONSENTRASI DYE KUNYIT - repository UPI S FIS 1006799 Title

PEMBUATAN PROTOTIPE DYE SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) DENGAN VARIASI KONSENTRASI DYE KUNYIT - repository UPI S FIS 1006799 Title

Sensitized Solar Cell (DSSC) dengan Variasi Konsentrasi Dye Kunyit ” ini beserta seluruh isinya adalah benar-benar karya saya sendiri dan saya tidak melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan etika keilmuan yang berlaku dalam masyarakat keilmuan. Atas pernyataan ini, saya siap menanggung resiko/sanksi yang dijatuhkan kepada saya apabila kemudian ditemukan adanya pelanggaran terhadap etika keilmuan dalam karya saya ini atau ada klaim dari pihak lain atas keaslian karya saya ini.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

STUDI PERFORMA DYE-SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) BERBASIS PEWARNA ALAMI.

STUDI PERFORMA DYE-SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) BERBASIS PEWARNA ALAMI.

Performa Dye Sensitized Solar Cell sangat bergantung pada pewarna ( dye ) sebagai sensitizer . Pewarna alami menjadi alternatif yang menjanjikan dari pada pewarna sintetis (ruthenium) karena harganya murah, mudah didapat, mudah diekstrak, dan tentunya ramah lingkungan. Daun pepaya, kulit manggis, dan umbi bit menjadi salah satu bahan yang bisa digunakan untuk pewarna DSSC, serta karakteristiknya mudah dipelajari. Semikonduktor ZnO nanorod berperan sebagai elektroda kerja yang ditempelkan pada fluor-doped tin oxide dengan metode doctor blade . Counter electrode terdiri dari kaca konduktif yang dilapisi dengan katalis platina. Elektroda kerja direndam dalam pewarna alami dengan konsentrasi 8 g/100 ml dan 21 g/100 ml sedangkan N719 dengan konsentrasi 0,3 mM. Kedua elektroda ini dirangkai dan diisi dengan cairan elektrolit sebagai penghubungnya. Spektrum absorptansi pewarna dan elektroda kerja semikonduktor-dye diperoleh dengan spektroskopi UV-Vis. Spektroskopi Fourier Transformation Infra Red (FTIR) digunakan untuk menentukan fungsi karakteristik dari molekul dye . DSSC menggunakan pewarna daun pepaya menghasilkan efisiensi tertinggi 0,195% diantara pewarna alami lainnya karena absorptansinya yang tinggi, sedangkan DSSC berbasis ruthenium masih belum terkalahkan dengan efisiensi 0,495%. Peningkatan efisiensi dalam DSSC berbasis pewarna alami ini disebabkan oleh peningkatan nilai kerapatan arus. Arus yang dibangkitkan dari sel surya sangat dipengaruhi oleh absorptansi dari pewarna dan efek rekombinasi. Fill factor dari sel surya yang masih rendah menunjukkan bahwa hambatan series dari sel surya masih tinggi. Metode untuk menurunkan efek rekombinasi dan menurunkan hambatan series menarik untuk diteliti lebih lanjut.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PROS Moc Choirul M, Suryasatriya T,Adita S Pembuatan Prototipe Dye Full text

PROS Moc Choirul M, Suryasatriya T,Adita S Pembuatan Prototipe Dye Full text

Pada penelitian ini dilakukan kajian terhadap pembuatan prototipe Dye Sensitized Solar Cell (DSSC)dengan memanfaatkan ekstrak antosianin strawberry sebagai dye sensitizernya. Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) initerdiri dari sepasang substrat kaca berlapis bahan TCO (Transparent Conducting Oxide)yang saling berhadapan. Kaca tersebut berperan sebagaielektroda dan counter elektroda dan dipisahkan oleh elektrolit redoks yang kemudian disusun dengan struktur sandwich, seperti yang dilihatkan pada gambar 1. Pasangan redoks yang sering kali digunakan yaituI - /I 3
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

 M00842

M00842

Pada penelitian ini dilakukan kajian terhadap pembuatan prototipe Dye Sensitized Solar Cell (DSSC)dengan memanfaatkan ekstrak antosianin strawberry sebagai dye sensitizernya. Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) initerdiri dari sepasang substrat kaca berlapis bahan TCO (Transparent Conducting Oxide)yang saling berhadapan. Kaca tersebut berperan sebagaielektroda dan counter elektroda dan dipisahkan oleh elektrolit redoks yang kemudian disusun dengan struktur sandwich, seperti yang dilihatkan pada gambar 1. Pasangan redoks yang sering kali digunakan yaituI - /I 3
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

SIDANG TUGAS AKHIR - Analisa Pengaruh Komposisi Graphene-TiO2 Terhadap Unjuk Kerja Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC) - ITS Repository

SIDANG TUGAS AKHIR - Analisa Pengaruh Komposisi Graphene-TiO2 Terhadap Unjuk Kerja Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC) - ITS Repository

• Nadeak, S., Susanti, D., 2012. Variasi Temperatur dan Waktu Tahan Kalsinasi Terhadap Unjuk Kerja Semikonduktor TiO 2 Sebagai Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) dengan Dye dari Ekstrak Buah Naga Merah. Tugas Akhir S1, Jurusan Teknik Material dan Metalurgi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.

59 Baca lebih lajut

S FIS 1006799 Abstract

S FIS 1006799 Abstract

Prototype of dye sensitized solar cell (DSSC) has been fabricated using turmeric extract as dye. The dye made by adding 30 gram turmeric extracts to maserasion solution which comprised of 42% aquades, 8% asetat acid and 50% metanol. This Solution placed on the dark room for minimun 24 hour. This research using 25%, 50%,75%, and 100% of turmeric dye concentration. Turmeric dye work as an active layer on working electrode TiO 2 nano. Working electrode comprised of suspension PVA (Polyvinil Alcohol) and
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 3546 documents...