Jumlah Kuesioner Dan Proses Penentuan Sampel
Tabel 4.1 Rumus Penentuan Jumlah Sampel. Group Comparison. Keterangan : : Jumlah Kelompok
11
Tabel 6 Proses Pengambilan Sampel Keterangan Jumlah
21
Adapun kriteria dalam pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah: Tabel 3.1 Penentuan Populasi dan Sampel Penelitian No Kriteria Jumlah
9
BAB V ANALISA HASIL PENELITIAN. Tabel 5.1 Jumlah Sampel dan Tingkat Pengembalian Kuesioner
19
purposive sampling yaitu metode penentuan jumlah sampel yang diambil secara acak berdasarkan kriteria-kriteria tertentu.
15
BAB IV HASIL PERCOBAAN DAN PEMBAHASAN. 4.1 Studi Pendahuluan dan Penentuan Jumlah Sampel Penelitian
8
Penentuan Besar sampel minimal
7
Jumlah Kedatangan (Colly) Jumlah Sampel Yang Diambil (Colly)
6
Jumlah Kuesioner. Keterangan. Kuesioner yang disebar 86 Kuesioner yang tidak kembali 19 Kuesioner yang kembali 67 Kuesioner yang tidak digunakan 1
18
Penentuan Kadar Fe (II) Dalam Sampel
19
6.5 Pertimbangan penentuan ukuran sampel
8
Jumlah auditor yang bersedia mengisi kuesioner
31
III. METODELOGI PENELITIAN. sampel dari suatu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat
18
Tabel Penentuan Jumlah Sampel Dari Populasi Tertentu Dengan Taraf Kesalahan 1, 5 dan 10 N Signifikasi1 5 10
18
LAMPIRAN 1 TABEL PENENTUAN JUMLAH SAMPEL ISAAC DAN MICHAEL UNTUK TINGKAT KESALAHAN 1%, 5%, DAN 10%
24
TABEL PENENTUAN JUMLAH SAMPEL DARI POPULASI TERTENTU DENGAN TARAF KESALAHAN, 1, 5, DAN 10% s N s N
26
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Proses pemilihan sampel dalam penelitian disajikan pada Tabel 4.1. TABEL 4. 1 PENENTUAN SAMPEL PENELITIAN
13
BAB III METODE PENELITIAN. B. Populasi dan Teknik Penentuan Sampel. penentuan sampel adalah purposive sampling. Kriteria dalam
8
Pengambilan sampel diatas dapat dilihat pada tabel pengambilan sampel dibawah ini yang dikutib dari buku Sugiyono Statistik untuk Penelitian: Tabel 3.1 Tabel Pengambilan Sampel Jumlah Populasi Jumlah Sampel
15
METODE PENELITIAN. Keterangan: n = Jumlah sampel N = Jumlah Populasi
11