Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa

Top PDF Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa:

PENDAHULUAN  Optimalisasi Model Pembelajaran Problem Posing Tipe Pre Solution Posing Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa Kelas VII SMP N 3 Colomadu Pada Pokok Bahasan Segi Empat Tahun Ajaran 2011/2012.

PENDAHULUAN Optimalisasi Model Pembelajaran Problem Posing Tipe Pre Solution Posing Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa Kelas VII SMP N 3 Colomadu Pada Pokok Bahasan Segi Empat Tahun Ajaran 2011/2012.

Berbagai usaha telah dilakukan oleh guru matematika di SMP N 3 Colomadu dalam mengatasi permasalahan tersebut dengan diskusi dan tanya jawab dalam kelas, namun usaha tersebut belum mampu merangsang kemampuan komunikasi matematika siswa. Siswa yang menjawab pertanyaan maupun siswa yang mengajukan pertanyaan hanya beberapa siswa saja dan hanya siswa itu-itu saja. Sedangkan siswa yang lain hanya mendengarkan dan mencatat informasi yang disampaikan oleh temannya.

7 Baca lebih lajut

ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATERI LINGKARAN PADA KELAS VIII MTs NEGERI JAMBEWANGI SELOPURO BLITAR TAHUN AJARAN 2016 2017 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATERI LINGKARAN PADA KELAS VIII MTs NEGERI JAMBEWANGI SELOPURO BLITAR TAHUN AJARAN 2016 2017 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Dalam hal ini, peneliti mengambil pokok materi lingkaran, karena pada materi tersebut cukup banyak mengandung istilah, simbol, gambar dan ide-ide matematika lainnya. Untuk menyelesaiakan masalah matematika terkait materi tersebut dengan benar, maka diperlukan kemampuan komunikasi matematika yang baik. Kesalahan-kesalahan dalam menuliskan model matematika serta ide- ide matematika lainnya sangat mungkin terjadi dalam menyelesaikan masalah terkait materi lingkaran. Oleh karena itu perlu adanya penyelidikan terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa dalam menyelesaikan masalah matematika terkait materi lingkaran agar dapat ditentukan langkah-langkah yang tepat untuk perbaikan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematika siswa. Berdasarkan latar belakang inilah, peneliti melakukan penelitian dengan judul “Analisis kemampuan komunikasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal materi lingkaran pada kelas VIII MTs Negeri Jambewangi Selopuro Blitar tahun ajaran 2 016/2017”.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA KELAS VII B SMP NEGERI 2 SUMBANG

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA KELAS VII B SMP NEGERI 2 SUMBANG

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematika siswa kelas VII B di SMP Negeri 2 Sumbang melalui pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share . Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, tiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan dan 1x40 menit digunakan untuk evaluasi tes kemampuan komunikasi matematika tertulis. Setiap siklusnya terdapat perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII B di SMP Negeri 2 Sumbang yang terdiri dari 32 siswa yaitu 14 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Data dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan lembar observasi aktivitas guru dan siswa serta komunikasi lisan siswa, tes kemampuan komunikasi matematika tertulis yang berbentuk uraian yang diberikan pada setiap akhir siklus,. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk kemampuan komunikasi metematika tertulis mengalami peningkatan yaitu dari nilai rata-rata 57,03 pada siklus I menjadi 67,03 pada siklus II dan dari siklus II nilai rata-rata menjadi 79,53 pada siklus III. Berdasarkan data-data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematika siswa kelas VII B SMP Negeri 2 Sumbang pada pokok bahasan himpunan.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA

KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA

Pendidikan Matematika berperan penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Suherman (2003:19) mengartikan matematika sebagai pola berpikir, pola mengorganisasi, pembuktian yang logik, bahasa yang menggunakan istilah yang didefinisikan dengan cermat, jelas, dan akurat representasinya dengan simbol-simbol sehingga memudahkan dalam aplikasinya. Proses pembelajaran yang mengkaitkan konsep Matematika dengan pengetahuan lain yang berbeda akan mengarahkan kepada kemampuan komunikasi Matematika siswa. Maka dari itu, pembelajaran Matematika harus memberikan kesempatan kepada siswa untuk berbicara, menulis, membaca, dan mendengar dalam simbol-simbol Matematika. Model pembelajaran yang demikian memberikan keuntungan ganda, karena selain siswa berkomunikasi untuk belajar Matematika, dan juga mereka berkomunikasi secara Matematika. Sardiman (2006:73) berpendapat bahwa komunikasi dalam pembelajaran Matematika diberikan dalam bentuk komunikasi simbol, komunikasi tertulis, dan juga komunikasi lisan yang berisi gagasan - gagasan.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Pengaruh pembelajaran konstektual terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa

Pengaruh pembelajaran konstektual terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa

Suprapto mengutip beberapa pendapat ahli mengenai komunikasi antara lain menurut Hovland mengatakan bahwa komunikasi adalah proses dimana seseorang individu atau komunikator mengoperkan stimulan biasanya dengan lambang-lambang bahasa (verbal maupun nonverbal) untuk mengubah tingkah laku orang lain. Menurut Theodorson dan Thedorson mengartikan komunikasi adalah penyebaran informasi, ide-ide sebagai sikap atau emosi dari seseorang kepada orang lain terutama melalui simbol-simbol. Sedangkan menurut Winnet komunikasi merupakan proses pengalihan suatu maksud dari sumber kepada penerima, proses tersebut merupakan suatu seri aktivitas, rangkaian atau tahap-tahap yang memudahkan peralihan maksud tersebut. 25 Artinya agar proses komunikasi menghasilkan suatu pemahaman/maksud yang sama dari sumber kepada penerima maka proses komunikasi tersebut harus dilakukan secara bertahap. Selain itu komunikasi adalah sebuah cara berbagi ide-ide dan memperjelas pemahaman, maka melalui komunikasi ide-ide direfleksikan, diperbaiki, didiskusikan dan diubah. 26
Baca lebih lanjut

173 Baca lebih lajut

ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATERI LINGKARAN PADA KELAS VIII MTs NEGERI JAMBEWANGI SELOPURO BLITAR TAHUN AJARAN 2016 2017 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATERI LINGKARAN PADA KELAS VIII MTs NEGERI JAMBEWANGI SELOPURO BLITAR TAHUN AJARAN 2016 2017 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Azizatul Fajriyah. 2814133026. 2017. “ Analisis Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa dala m Menyelesaikan Soal Materi Lingkaran pada Kelas VIII MTs Negeri Jambewangi Selopuro Blitar Tahun Ajaran 2016/2017”. Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, Pembimbing Ibu Dr. Dewi Asmarani, M.Pd.

5 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KOMUNIKASI MATEMATIKA DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI STRATEGI THINK TALK WRITE KOMBINASI  Peningkatan Komunikasi Matematika Dan Prestasi Belajar Siswa Melalui Strategi Think Talk Write Kombinasi Cooperative Integrated Reading And Compositi

PENINGKATAN KOMUNIKASI MATEMATIKA DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI STRATEGI THINK TALK WRITE KOMBINASI Peningkatan Komunikasi Matematika Dan Prestasi Belajar Siswa Melalui Strategi Think Talk Write Kombinasi Cooperative Integrated Reading And Compositi

Dari tabel dan grafik 1 menunjukkan indikator-indikator yang diteliti oleh peneliti mengalami perubahan yang baik. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematika siswa pada kondisi sebelum tindakan sampai dengan putaran I dan Putaran II mengalami peningkatan. Proses komunikasi matematika siswa merupakan bagian yang sangat penting pada matematika. Sebagaimana di ungkapkan Clark (2005:1) komunikasi matematik merupakan way of sharing ideas and clarifyng understanding. Trough communication, ideas become objects of reflection, refinement, discussion, and amendment. The communication process helps build meaning and permanence for ideas and makes them public. Komunikasi merupakan cara berbagi ide dan memperjelas pemahaman. Melalui komunikasi ide dapat dicerminkan, diperbaiki, di diskusikan, dan dikembangkan. Proses komunikasi juga membantu membangun
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMUNIKASI MATEMATIK MELALUI PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK PADA SISWA SMP KELAS VII LANGSA.

PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMUNIKASI MATEMATIK MELALUI PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK PADA SISWA SMP KELAS VII LANGSA.

terlepas dari peran komunikasi. Kemampuan komunikasi matematik adalah kecakapan untuk menyatakan ide matematika melalui ucapan, tulisan, demonstrasi, dan melukiskan secara visual dalam tipe yang berbeda, memahami, menafsirkan, dan menilai ide yang disajikan dalam tulisan, lisan atau dalam bentuk visual, mengkontruksikan dan menghubungkan bermacam-macam representasi ide dan hubungannya. Menurut National Council of Teachers of Mathematics (NCTM) (2000) komunikasi matematik siswa merupakan bahwa (1) Kemampuan mengekspresikan ide-ide matematis melalui lisan, tulisan, dan mendemonstrasikannya serta menggambarkannya secara visual, (2) Kemampuan memahami, mengiterpretasikan, dan mengevaluasi ide-ide matematis baik secara lisan, tulisan, maupun dalam bentuk visual lainnya, (3) Kemampuan dalam menggunakan istilah-istilah, notasi-notasi matematika dan struktur-strukturnya untuk menyejikan ide-ide, menggambarkan hubungan-hubungan dengan model- model situasi.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

t mtk 0705384 chapter1

t mtk 0705384 chapter1

Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan oleh guru dalam menumbuhkembangkan kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematik adalah pendekatan open-ended. Pendekatan open-ended adalah pendekatan berbasis masalah, dimana jenis masalah yang digunakan adalah masalah terbuka. Masalah terbuka adalah masalah yang memiliki lebih dari satu metode penyelesaian yang benar atau memiliki lebih dari satu jawaban benar. Dalam pembelajaran menggunakan pendekatan open-ended siswa tidak hanya dituntut menemukan solusi dari masalah yang diberikan tetapi juga memberikan argumentasi tentang jawabannya serta menjelaskan bagaimana siswa bisa sampai pada jawaban tersebut. (Shimada, 1997:1).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR.

PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR.

Perubahan cepat dan pesat sering kali terjadi dalam berbagai bidang seperti pendidikan, politik, ekonomi, ilmu pengetahuan, teknologi, dan budaya. Hal ini memungkinkan semua pihak dapat memperoleh informasi dengan melimpah, cepat, dan mudah dari berbagai sumber dan tempat di dunia. Di sisi lain kita tidak mungkin untuk mempelajari keseluruhan informasi dan pengetahuan yang tersedia karena sangat banyak dan tidak semuanya berguna dan diperlukan (Dikti dalam Hidayat, 2010). Kondisi seperti ini merupakan tantangan yang hanya dihadapi oleh orang-orang terdidik dan mempunyai kemampuan mendapatkan, memilih, dan mengolah informasi atau pengetahuan dengan efektif dan efisien. Agar orang-orang terdidik di masa depan mempunyai kemampuan seperti yang dikemukakan tadi diperlukan sistem pendidikan yang berorientasi pada pemecahan masalah, kemampuan berpikir kritis, kreatif, sistematis dan logis (Depdiknas, 2003). Hal ini sangat mungkin dimunculkan dalam pembelajaran matematika karena mengingat semua kemampuan tersebut merupakan bagian dari tujuan pembelajaran matematika (Depdiknas, 2003). Oleh karena itu pelajaran matematika perlu diberikan kepada setiap siswa sejak sekolah dasar.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

3 kemampuan komunikasi matematis siswa kelas

3 kemampuan komunikasi matematis siswa kelas

Menulis adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan sadar untuk mengungkapkan dan merefleksikan pikiran. Manzo (1995) mengatakan menulis dapat meningkatkan taraf berfikir siswa ke arah yang lebih tinggi (higer-order-thingking). Menurut Baroody (1993), ada beberapa kegunaan dan keuntungan dari menulis : (1) Summaries, yaitu siswa disuruh merangkum pelajaran dalam bahasa mereka sendiri. Kegiatan ini berguna, karena dapat membantu siswa memfokuskan pada konsep-konsep kunci dalam suatu pelajaran, menilai pemahaman dan memudahkan retensi. (2) Question, yaitu siswa disuruh membuat pertanyaan sendiri dalam tulisan. Kegiatan ini berguna membantu siswa merefleksikan pada fokus yang tidak mereka pahami. (3) Explanations, yaitu siswa disuruh menjelaskan prosedur penyelesaian, dan bagaimana menghindari suatu kesalahan. Kegiatan ini berguna, karena dapat mempercepat refleksi, pemahaman, dan penggunaan kata-kata yang tepat. (4) Definition, yaitu mereka disuruh menjelaskan istilah-istilah yang muncul dalam bahasa mereka sendiri. Kegiatan ini berguna, karena dapat membantu siswa berpikir tentang makna istilah dan menjelaskan pemahaman mereka terhadap istilah. (5) Reports, yaitu siswa disuruh baik sebagai individu maupun sebagai suatu kelompok untuk menulis laporan. Kegiatan ini berguna, karena membantu pemahaman siswa, bahwa menulis adalah suatu aspek penting dalam matematika untuk menyelidiki topik-topik dan isu-isu dalam matematika dan kepribadian..
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PENINGKATAN KEMANDIRIAN SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOMUNIKASI INTERAKTIF (PTK Pembelajaran Matematika Kelas IV SD 3 AL-ISLAM Gebang Kadipiro Surakarta).

PENDAHULUAN PENINGKATAN KEMANDIRIAN SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOMUNIKASI INTERAKTIF (PTK Pembelajaran Matematika Kelas IV SD 3 AL-ISLAM Gebang Kadipiro Surakarta).

Mengingat pentingnya matematika dan permasalahan dalam pembelajaran matematika idealnya usaha ini dimulai dari pembenahan proses pembelajaran yang dilakukan guru yaitu dengan menawarkan suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemandirian matematika siswa dan kemampuan matematika meningkat. Salah satu cara untuk mengatasinya yaitu dengan menerapkan model pembelajaran komunikasi interaktif. Di dalam hal ini siswa dilatih untuk dapat menemukan sendiri konsep matematika.

8 Baca lebih lajut

KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS  SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 SUKOHARJO  Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2016/2017.

KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 SUKOHARJO Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2016/2017.

Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa berkemampuan awal matematika tinggi, sedang dan rendah pada aspek gramatikal, sosiolinguistik, strategis, dan memahami wacana. Jenis penelitian kualitatif menggunakan desain etnografi. Tempat penelitian SMP Negeri 3 Sukoharjo. Waktu penelitian Juli sampai September 2016. Subjek penelitian adalah sembilan siswa kelas VII H SMP Negeri 3 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2016/2017. Teknik pengambilan sampel dengan proporsional random sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data dengan triangulasi waktu yang membandingkan antara data wawancara berbasis tugas I dengan data wawancara berbasis tugas II. Hasil penelitian Kemampuan komunikasi matematis siswa berkemampuan awal matematika: 1) Tinggi : (a) gramatikal, siswa mampu memenuhi semua indikator kecuali merumuskan definisi bilangan pecahan; (b) sosiolinguistik, siswa mampu membaca notasi ketaksamaan pada bilangan bulat dan pecahan untuk indikator yang lain belum terpenuhi; (c) strategis, siswa hanya mampu memenuhi pada indikator bilangan bulat; (d) memahami wacana, siswa memenuhi semua indikator kecuali memberikan argument yang logis pada pecahan. 2) Sedang, (a) gramatikal, siswa mampu memenuhi semua indikator kecuali merumuskan definisi bilangan pecahan; (b) sosiolinguistik, siswa mampu memenuhi semua indikator meskipun ada indicator yang belum sempurna; (c) strategis, siswa mampu memenuhi semua indikator meskipun ada indicator yang belum sempurna; (d) memahami wacana, siswa mampu memenuhi semua indikator. 3) Rendah : (a) gramatikal, siswa mampu memenuhi semua indikator kecuali merumuskan definisi bilangan pecahan dan operasi hitung pecahan; (b) sosiolinguistik, siswa belum mampu memenuhi semua indicator kecuali mampu membaca notasi ketaksamaan pada bilangan bulat dan pecahan; (c) strategis, siswa belum memenuhi semua indkator dengan sempurna; (d) memahami wacana, siswa belum memenuhi semua indicator.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

KOMUNIKASI MATEMATIS PADA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFAE) BERDASARKAN GENDER DI MA AL-HIKMAH LANGKAPAN SRENGAT BLITAR TAHUN AJARAN 2015 2016 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

KOMUNIKASI MATEMATIS PADA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFAE) BERDASARKAN GENDER DI MA AL-HIKMAH LANGKAPAN SRENGAT BLITAR TAHUN AJARAN 2015 2016 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

(komunikasi adalah suatu proses melalui seseorang (Komunikator) menyampaikan stimulus (biasanya dalam bentuk kata-kata) dengan tujuan mengubah atau membentuk perilaku orang-orang lainnya). 13 Selain definisi yang telah disebutkan diatas, pemikir komunikasi yang cukup terkenal yaitu Wilbur Schramm memiliki pengertian yang sedikit lebih detil. Menurutnya, komunikasi merupakan tindakan melaksanakan kontak antara pengirim dan penerima, dengan bantuan pesan, pengirim dan penerima memiliki beberapa pengalaman bersama yang memberi arti pada pesan dan simbol yang dikirim oleh pengirim, dan diterima serta ditafsirkan oleh penerima. 14 Maka komunikasi akan terjadi selama ada kesamaan makna mengenai apa yang dibicarakan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN SOFTWARE AUTOGRAPH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN SELF EFFICACY SISWA DI SMP KOTA PADANGSIDIMPUAN.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN SOFTWARE AUTOGRAPH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN SELF EFFICACY SISWA DI SMP KOTA PADANGSIDIMPUAN.

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya serta sholawat dan salam kita sanjung sajikan khadirat Nabi besar Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabat-sahabat beliau sekalian. Sehingga tesis saya yang berjudul: ”Penerapan Model Pembelajaran kooperatif Tipe STAD Berbantuan Sofware Autograph untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi dan Self-Efficacy Siswa di SMP Kota Padangsidimpuan” dapat diselesaikan. Tesis ini disusun dalam rangka memenuhi persyaratan dalam memperoleh gelar Magister Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Matematika di Program Pascasarjana Universitas Negeri Medan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Perbedaan kemampuan komunikasi matematika menggunakan metode pembelajaran talking stick dan talking chips pada siswa kelas vii mts Miftahussalam Medan  Repository UIN Sumatera Utara

Perbedaan kemampuan komunikasi matematika menggunakan metode pembelajaran talking stick dan talking chips pada siswa kelas vii mts Miftahussalam Medan Repository UIN Sumatera Utara

Ayat di atas menjelaskan bahwa komunikasi itu sebaiknya mengandung materi yang bermanfaat. Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa komunikasi adalah suatu transaksi, proses simbolik yang menghendaki orang-orang mengatur lingkungannya dengan (1) Membangun hubungan antar sesama manusia; (2) Melalui pertukaran informasi, ide, keterampilan, dengan menggunakan simbol-simbol, gambar, dsb; (3) Untuk menguatkan sikap dan tingkah laku orang lain; serta (4) Berusaha mengubah sikap dan tingkah laku itu. Secara umum dapat diartikan sebagai suatu peristiwa saling menyampaikan pesan yang berlangsung dalam suatu komunitas dan konteks budaya. 9
Baca lebih lanjut

246 Baca lebih lajut

Analisis Kemampuan Siswa Dalam Mengomunikasikan Soal Cerita Menjadi Kalimat Matematika Pada Materi Volume Kubus dan Balok Kelas VIII SMPN 4 Tulungagung - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Analisis Kemampuan Siswa Dalam Mengomunikasikan Soal Cerita Menjadi Kalimat Matematika Pada Materi Volume Kubus dan Balok Kelas VIII SMPN 4 Tulungagung - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Dengan adanya penelitian ini diharapkan guru dapat menggunakan metode- metode yang tepat untuk dapat meningkatkan kemampuaan komunikasi siswa dalam pembelajaran dan menjelaskan konsep matematika yang lebih detail dengan menyediakan media yang efektif serta buku yang bermutu untuk dapat menunjang terlaksananya pembelajaran secara efektif.

Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL  Peningkatan Keaktifan Dan Kemampuan Komunikasi Belajar Matematika Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match (PTK Pada Siswa Kelas VIII G SMP Negeri

PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL Peningkatan Keaktifan Dan Kemampuan Komunikasi Belajar Matematika Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match (PTK Pada Siswa Kelas VIII G SMP Negeri

Teknik yang digunakan peneliti dalam mengumpulkan data pada penelitian ini adalah observasi, tes, catatan lapangan, dokumentasi dan wawancara. Validitas dalam penelitian ini menggunakan triangulasi data yang meliputi triangulasi sumber, triangulasi metode, dan triangulasi pengamat. Triangulasi sumber data yaitu membandingkan data hasil pengamatan dengan data hasil wawancara. Triangulasi metode yaitu mengumpulkan data yang sejenis dengan menggunakan lembar observasi. Sedangkan untuk triangulasi pengamat yaitu adanya pengamat diluar peneliti yang turut memeriksa hasil pengumpulan data. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini mempunyai harapan agar terjadi adanya perubahan yang lebih baik dalam pembelajaran matematika. Adapun indikator-indikator yang yang dicapai sebagai bentuk keberhasilan penelitian tindakan kelas ini yaitu, indikator keaktifan : (1) siswa mampu mengerjakan tugas 19,23% (2) siswa mampu menyelesaikan soal latihan 26,92% (3) siswa mampu bekerjasama dalam kelompok 11,53%. Dilihat dari beberapa indikator kemampuan komunikasi belajar sebagai berikut : (1) siswa mampu menjawab pertanyaan 19,23% (2) siswa mampu mengajukan pertanyaan 38,46% (3) siswa mampu mengemukakan ide matematika secara tertulis 26,92%.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Analisis Komunikasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Lingkaran Kelas VIII SMPN 1 Ngunut Tulungagung Tahun Ajaran 2016/2017 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Analisis Komunikasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Lingkaran Kelas VIII SMPN 1 Ngunut Tulungagung Tahun Ajaran 2016/2017 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Walaupun tidak semua soal dijelaskan dengan tepat dan benar. Namun siswa memenuhi indikator komunikasi matematis tentang mengorganisasi dan mengkonsolidasi ide matematis melalui komunikasi, dan mengkomunikasikan ide matematika secara logis dan jelas kepada teman, guru, dan lainnya. Hal tersebut juga ditunjukkan oleh kedua subjek OI dan TRS, siswa sebenarnya mampu dalam menjawab dan menjelaskan penyelesaian jawabannya, namun pada soal nomer 5, siswa kurang memahami apa yang dimaksud dalam soal, sehingga penyelesaiannya pun kurang tepat.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS PADA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) MATERI KOMPOSISI FUNGSI DI MA AL-HIKMAH LANGKAPAN SRENGAT BLITAR - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS PADA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) MATERI KOMPOSISI FUNGSI DI MA AL-HIKMAH LANGKAPAN SRENGAT BLITAR - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Dalam penelitian ini menggunakan pola penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, sumber data yang diambil yaitu kelas XI A dalam penelitian ini juga digunakan metode observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Metode tes untuk memperoleh data tentang komunikasi matematis siswa berkemampuan rendah dan sedang dalam menyelesaikan materi komposisi fungsi kelas XI A MA Al-Hikmah Langkapan Srengat.

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...