Pengaruh Sifat Agregat Pada Sifat Beton

Top PDF Pengaruh Sifat Agregat Pada Sifat Beton:

PENGARUH PENGGUNAAN BAMBU SEBAGAI AGREGAT KASAR TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON RINGAN TUGAS AKHIR - Pengaruh Penggunaan Bambu Sebagai Agregat Kasar Terhadap Sifat Mekanik Beton Ringan

PENGARUH PENGGUNAAN BAMBU SEBAGAI AGREGAT KASAR TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON RINGAN TUGAS AKHIR - Pengaruh Penggunaan Bambu Sebagai Agregat Kasar Terhadap Sifat Mekanik Beton Ringan

Pemakaian bambu sebagai pengganti agregat adalah salah satu usaha untuk mereduksi berat jenis dari beton terutama pada produksi beton ringan. Bambu adalah jenis material organik yang terdiri dari glukosa dan serat (sellulosa) seperti layaknya kayu pada umumnya. Serat dapat memberikan manfaat lebih dalam beton. Namun material bambu memberikan konsekuensi berupa menurunnya kuat tekan dan kuat tarik pada beton.

15 Read more

PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK KACA SEBAGAISUBSTITUSI AGREGAT HALUS TERHADAP SIFAT PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK KACA SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON.

PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK KACA SEBAGAISUBSTITUSI AGREGAT HALUS TERHADAP SIFAT PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK KACA SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON.

Salah satu limbah yang banyak ditemukan saat ini adalah limbah produksi pabrik kaca. Limbah produksi tersebut berupa limbah serbuk kaca bevel. Limbah serbuk kaca bevel tersebut biasanya dibuang langsung di tanah maupun sungai setiap minggunya dalam jumlah yang relatif banyak. Hal ini tentu saja menyebabkan pencemaran lingkungan, baik pencemaran pada tanah maupun air secara tidak langsung serta mengganggu ekosistem yang ada. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan serbuk kaca sebagai substitusi sebagian agregat halus terhadap sifat mekanik pada beton.
Show more

19 Read more

Pengaruh Penggunaan Bambu Sebagai Agregat Kasar Terhadap Sifat Mekanik Beton Ringan

Pengaruh Penggunaan Bambu Sebagai Agregat Kasar Terhadap Sifat Mekanik Beton Ringan

Shear parallel to grain MPa 7.15 5.35 14 Sumber : Pannipa Malanit, The Suitability of Dendrocalamus asper Backer for Oriented Strand Lumber , 2009, Hamburg Bahan bambu diperoleh dari Desa Huta Pohon, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Batang bambu utuh, berumur lebih kurang 3 tahun, kemudian dipotong/dicacah dengan ukuran maksimum 15-20 mm. Untuk menghindari terjadinya pelapukan oleh organisme serangga / kutu, potongan-potongan bambu tersebut direndam selama 7 hari di dalam air, kemudian dikeringkan di ruangan terbuka untuk menurunkan kadar airnya hingga mendapatkan kondisi kering permukaan (SSD). Dari hasil penelitian sebelumnya, agregat bambu memiliki berat jenis 0,347 gr/cm 3 dan kadar air 19 % pada kondisi SSD. (M. Riang Endarto dan M.
Show more

152 Read more

PENGARUH SUBSTITUSI SEBAGIAN AGREGAT HALUS DENGAN SERBUK KACA TERHADAP SIFAT MEKANIK  PENGARUH SUBSTITUSI SEBAGIAN AGREGAT HALUS DENGAN SERBUK KACA TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON.

PENGARUH SUBSTITUSI SEBAGIAN AGREGAT HALUS DENGAN SERBUK KACA TERHADAP SIFAT MEKANIK PENGARUH SUBSTITUSI SEBAGIAN AGREGAT HALUS DENGAN SERBUK KACA TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON.

Benda uji yang dibuat pada penelitian ini sebanyak 9 buah beton normal tanpa serbuk kaca dan 36 buah untuk beton dengan serbuk kaca. Perencanaan adukan beton menggunakan SNI T-15-1990-03 dengan perencanaan kuat tekan 20 MPa, faktor air semen (fas) 0,57 dan variasi kadar substitusi sebesar 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40%. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm sebanyak 30 buah untuk pengujian kuat tekan, modulus elastisitas, kuat tarik belah beton, dan penyerapan air beton. Benda uji berbentuk silinder dengan diameter 100 mm dan tinggi 200 mm untuk pengujian penyerapan air beton.
Show more

16 Read more

PENGARUH PENGGUNAAN ZEOLIT SEBAGAI PENGGANTI SEMENTERHADAP SIFAT MEKANIS BETON RINGAN DENGAN AGREGAT PENGARUH PENGGUNAAN ZEOLIT SEBAGAI PENGGANTI SEMEN TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON RINGAN DENGAN AGREGAT KASAR BATU APUNG.

PENGARUH PENGGUNAAN ZEOLIT SEBAGAI PENGGANTI SEMENTERHADAP SIFAT MEKANIS BETON RINGAN DENGAN AGREGAT PENGARUH PENGGUNAAN ZEOLIT SEBAGAI PENGGANTI SEMEN TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON RINGAN DENGAN AGREGAT KASAR BATU APUNG.

Kebutuhan beton ringan dalam teknologi konstruksi modern meningkat dengan cepat karena keuntungan dari penggunaan teknologi beton ringan di antaranya, berat jenis beton yang lebih kecil sehingga dapat mengurangi berat sendiri elemen struktur. Salah satu alternatif adalah penggunaan batu apungyang memiliki berat jenis ringan sebagai agregat kasar beton. Disamping itu juga untuk mengurangi penggunaan semen, maka digunakan zeolit alam sebagai bahan pengganti semen. Diharapkan pengunaan zeolit dapat mengganti fungsi semen sebagai pengikat campuran. Penelitian ini bertuan untuk mendapatkan kadar optimum subtitusi semen menggunakan zeolityang ditinjau pada kuat tekan, modulus elastisitas dan kuat lentur beton.
Show more

15 Read more

PENGARUH PENGGUNAAN ZEOLIT SEBAGAI PENGGANTI SEMENTERHADAP SIFAT MEKANIS BETON RINGAN DENGAN AGREGAT PENGARUH PENGGUNAAN ZEOLIT SEBAGAI PENGGANTI SEMEN TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON RINGAN DENGAN AGREGAT KASAR PECAHAN BATA CITICON.

PENGARUH PENGGUNAAN ZEOLIT SEBAGAI PENGGANTI SEMENTERHADAP SIFAT MEKANIS BETON RINGAN DENGAN AGREGAT PENGARUH PENGGUNAAN ZEOLIT SEBAGAI PENGGANTI SEMEN TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON RINGAN DENGAN AGREGAT KASAR PECAHAN BATA CITICON.

Pada Penelitian ini diuji 15 buah silinder beton berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm untuk kuat tekan dan modulus elastisitas, serta 15 buah balok beton berukuran 10 x 10 x 50 cm untuk kuat lentur. Agregat ringan citicon yang digunakan tertahan saringan 20 mm. Mutu beton ringan yang direncanakan adalah f’c = 15 MPa dan umur rencana beton ringan adalah 28 hari. Pengujian dilakukan di Laboratorium Struktur dan Bahan Bangunan Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

16 Read more

Sifat Mekanis Beton Akibat Pengaruh Steel Slag sebagai Bahan Subtitusi Agregat Halus dengan Agregat Lokal Riau

Sifat Mekanis Beton Akibat Pengaruh Steel Slag sebagai Bahan Subtitusi Agregat Halus dengan Agregat Lokal Riau

membentuk bahan seperti semen. Bahan ini dapat mengikat agregat dan menjadi pasta semen, sehingga mengurangi pori-pori dalam beton. Gambar 4 memperlihatkan penyebaran slag dalam campuran merata. Gambar 4 merupakan hasil scanning lekatan matrik slag terhadap agregat dengan perbesaran 5000X. Dan juga memperlihatkan bahwa kristral-kristal slag berfungsi sebagai pengisi rongga yang terdapat antara lekatan agregat dengan pasta semen, sehingga daerah yang berongga tersebut akan menjadi lebih padat dan mempunyai kekuatan yang lebih tinggi. Dari Gambar 4 memperlihatkan jumlah rongga yang terdapat pada campuran beton yang mengandung steel slag lebih kecil dan lebih sedikit. Berdasarkan hasil uji EDS dari Tabel 10 dan Gambar 4 bahwa senyawa kimia yang paling dominan adalah C sebesar 27,86%, O sebesar 29,41%, Al 2 O 3 sebesar 12,32%, SiO 2 sebesar
Show more

11 Read more

Sifat Mekanis Beton Akibat Pengaruh Steel Slag Sebagai Bahan Subtitusi Agregat Halus dengan Agregat Lokal Riau

Sifat Mekanis Beton Akibat Pengaruh Steel Slag Sebagai Bahan Subtitusi Agregat Halus dengan Agregat Lokal Riau

membentuk bahan seperti semen. Bahan ini dapat mengikat agregat dan menjadi pasta semen, sehingga mengurangi pori-pori dalam beton. Gambar 4 memperlihatkan penyebaran slag dalam campuran merata. Gambar 4 merupakan hasil scanning lekatan matrik slag terhadap agregat dengan perbesaran 5000X. Dan juga memperlihatkan bahwa kristral-kristal slag berfungsi sebagai pengisi rongga yang terdapat antara lekatan agregat dengan pasta semen, sehingga daerah yang berongga tersebut akan menjadi lebih padat dan mempunyai kekuatan yang lebih tinggi. Dari Gambar 4 memperlihatkan jumlah rongga yang terdapat pada campuran beton yang mengandung steel slag lebih kecil dan lebih sedikit. Berdasarkan hasil uji EDS dari Tabel 10 dan Gambar 4 bahwa senyawa kimia yang paling dominan adalah C sebesar 27,86%, O sebesar 29,41%, Al 2 O 3 sebesar 12,32%, SiO 2 sebesar
Show more

11 Read more

Pengaruh Epoxy Terhadap Sifat Mekanik Beton Dengan  Bahan Tambah Kaca Sebagai Substitusi Agregat Halus

Pengaruh Epoxy Terhadap Sifat Mekanik Beton Dengan Bahan Tambah Kaca Sebagai Substitusi Agregat Halus

Kebutuhan bahan bangunan untuk pekerjaan konstruksi terus meningkat seiring dengan berkembangnya zaman. Dunia teknologi bahan konstruksi mengalami kemajuan yang pesat dari tahun ke tahun. Salah satu contoh yaitu perkembangan teknologi beton. Hal ini dikarenakan beton merupakan salah satu bahan konstruksi yang paling banyak digunakan dalam proyek konstruksi. Beton merupakan campuran dari semen, kerikil, pasir, dan air. Beton memiliki beberapa kelebihan yaitu memiliki kuat tekan yang tinggi, proses pembuatannya mudah sekaligus dimensinya dapat disesuaikan dengan bentuk yang diinginkan, serta dengan harga yang relatif terjangkau. Pada kondisi tertentu, beton dapat diberikan bahan tambah dalam kadar tertentu dengan tujuan untuk meningkatkan kekuatan dari beton tersebut khususnya dalam hal kuat tekan dan daktilitas.
Show more

10 Read more

PENDAHULUAN  PENGARUH SUBSTITUSI SEBAGIAN AGREGAT HALUS DENGAN SERBUK KACA TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON.

PENDAHULUAN PENGARUH SUBSTITUSI SEBAGIAN AGREGAT HALUS DENGAN SERBUK KACA TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON.

Saat ini bidang konstruksi semakin berkembang. Salah satu bahan yang paling sering digunakan dalam pekerjaan konstruksi adalah beton, karena mudah dibentuk dan harga yang relatif murah. Beton adalah suatu campuran yang terdiri dari pasir, kerikil, batu pecah, atau agregat-agregat lain yang dicampur menjadi satu dengan suatu pasta yang terbuat dari semen dan air yang membentuk suatu massa mirip batuan. Terkadang, satu atau lebih bahan tambah ditambahkan untuk menghasilkan beton dengan karakteristik tertentu, seperti kemudahan pengerjaan ( workability ), durabilitas, dan waktu pengerasan (McCormac, 2000). Pemilihan bahan tambah baik kimia maupun bukan kimia pada beton akan mempengaruhi kualitas dari beton tersebut.
Show more

6 Read more

PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK KACA SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI AGREGAT HALUS TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON

PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK KACA SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI AGREGAT HALUS TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON

Abstrak: Limbah serbuk kaca biasanya dibuang langsung di tanah maupun di sungai dalam jumlah yang cukup banyak. Hal ini tentu saja menyebabkan pencemaran lingkungan, baik pada tanah maupun air. Salah satu upaya untuk mengurangi volume limbah serbuk kaca adalah dengan memanfaatkannya sebagai substitusi agregat halus dalam campuran beton. Dalam penelitian ini digunakan benda uji berbentuk silinder dengan ukuran tinggi 300 mm dan diameter 150 mm untuk uji kuat tekan, modulus elastisitas dan kuat tarik belah, dan balok dengan ukuran lebar 100 mm, tinggi 100 mm dan panjang 500 mm untuk uji kuat lentur. Campuran beton dibuat dengan dua nilai faktor air semen yaitu 0,57 dan 0,46. Pengujian yang dilakukan meliputi: uji kuat tekan beton dan modulus elastisitas, uji kuat tarik belah dan uji kuat lentur yang dilakukan saat benda uji berumur 28 hari. Dari hasil pengujian diperoleh hasil beton dengan faktor air semen 0,46 memperlihatkan kenaikan kuat tekan sebesar rata-rata 21,13%, kenaikan modulus elastisitas sebesar rata-rata 9,09%, kenaikan kuat tarik belah sebesar rata-rata 14,02% dan kenaikan kuat lentur sebesar rata- rata 19,35% dibanding beton dengan faktor air semen 0,57. Beton dengan serbuk kaca 10% dan 20% dan faktor air semen 0,46 masih memiliki kuat tekan di atas 20 MPa sehingga masih dapat digunakan untuk struktur bangunan.
Show more

12 Read more

PENGARUH PENAMBAHAN FLY ASH TERHADAP SIFAT WORKABILITY DAN SIFAT FISIK - MEKANIK BETON NON PASIR DENGAN AGREGAT ALWA ASAL CILACAP

PENGARUH PENAMBAHAN FLY ASH TERHADAP SIFAT WORKABILITY DAN SIFAT FISIK - MEKANIK BETON NON PASIR DENGAN AGREGAT ALWA ASAL CILACAP

Beton non pasir adalah jenis beton ringan yang tidak menggunakan agregat halus (pasir), beton tersebut memiliki beberapa keunggulan yang dominan yaitu porositas yang tinggi, bobot yang ringan, bersifat isolasi panas, tidak memiliki daya kapiler, susutnya yang kecil, tidak mudah bersegregasi pada saat pengecoran dan kebutuhan semen yang sedikit (Tjokrodimuljo, 2004). Karena tidak menggunakan pasir maka kebutuhan semen akan lebih sedikit dibanding beton normal. Selain keunggulan tesebut terdapat kelemahan pada sifat fisik beton segar, yaitu workability beton non pasir yang rendah. Masalah muncul di saat kegiatan pengecoran ke dalam cetakan kolom atau balok, ukuran cetakan dan formasi tulangan yang terbatas akan menyulitkan pemadatan. Masalah akan bertambah jika produk ini
Show more

8 Read more

 PENGARUH PENAMBAHAN GLENIUM ACE 8590 TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON RINGAN DENGAN  PENGARUH PENAMBAHAN GLENIUM ACE 8590 TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON RINGAN DENGAN AGREGAT KASAR BATU APUNG.

PENGARUH PENAMBAHAN GLENIUM ACE 8590 TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON RINGAN DENGAN PENGARUH PENAMBAHAN GLENIUM ACE 8590 TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON RINGAN DENGAN AGREGAT KASAR BATU APUNG.

Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan Glenium ACE 8590 sebesar 0%, 0.5%, 1%, dan 1,5% terhadap mutu beton ringan. Pengujian yang dilakukan adalah berat jenis, kuat tekan, modulus elastisitas, dan kuat lentur beton ringan dengan penambahan Glenium ACE 8590. Bentuk benda uji yang akan digunakan untuk pengujian kuat tekan dan modulus elastisitas adalah berupa silinder, dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. sedangkan untuk pengujian kuat lentur menggunakan balok dengan ukuran 10 cm x 10 cm x 50 cm. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7 hari, 14 hari, dan 28 hari. Sedangkan pengujian modulus elastisitas dan juga kuat lentur dilakukan pada umur 28 hari.
Show more

15 Read more

Pengaruh Substitusi Sebagian Agregat Halus Dengan Serbuk Kaca Dan Silica Fume Terhadap Sifat Mekanik Beton

Pengaruh Substitusi Sebagian Agregat Halus Dengan Serbuk Kaca Dan Silica Fume Terhadap Sifat Mekanik Beton

silica fume kemudian ditinjau sifat mekanik dari beton dengan melakukan pengujian kuat tekan, modulus elastisitas, kuat tarik belah dan uji serapan air. Sebagai pembanding dibuat campuran beton dengan bahan penyusun yang sama tapi tidak menggunakan silica fume. Kuat tekan beton rencana fc ' = 20 MPa, serbuk kaca yang digunakan dengan ukuran gradasi menerus, variabel bebas berupa substitusi agregat halus oleh serbuk kaca sebesar 0%, 10%, 20%, 30% dan 40%, perencanaan adukan beton menggunakan metode SNI T-15-1990- 03 dan pengujian terhadap benda uji dilakukan pada umur 28 hari.
Show more

10 Read more

TINJAUAN PUSTAKA  PENGARUH SUBSTITUSI SEBAGIAN AGREGAT HALUS DENGAN SERBUK KACA TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON.

TINJAUAN PUSTAKA PENGARUH SUBSTITUSI SEBAGIAN AGREGAT HALUS DENGAN SERBUK KACA TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON.

Nilai kekuatan serta daya tahan ( durability ) beton merupakan fungsi dari banyak faktor, diantaranya ialah nilai banding campuran dan mutu bahan susun, metode pelaksanaan pengecoran, pelaksanaan finishing, temperatur, dan kondisi perawatan pengerasannya. Nilai kuat beton relatif tinggi dibandingkan dengan kuat tariknya, dan beton merupakan bahan bersifat getas. Nilai kuat tariknya hanya berkisar 9% - 15% saja dari kuat tekannya. Pada penggunaan sebagai komponen struktural bangunan, umumnya beton diperkuat dengan batang tulangan baja sebagai bahan yang dapat bekerja sama dan mampu membantu kelemahannya, terutama pada bagian yang menahan gaya tarik (Dipohusodo, 1996).
Show more

14 Read more

LANDASAN TEORI  PENGARUH SUBSTITUSI SEBAGIAN AGREGAT HALUS DENGAN SERBUK KACA TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON.

LANDASAN TEORI PENGARUH SUBSTITUSI SEBAGIAN AGREGAT HALUS DENGAN SERBUK KACA TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON.

Nilai kuat tekan beton didapat dari pengujian standar dengan benda uji yang lazim digunakan berbentuk silinder. Dimensi benda uji standar adalah tinggi 300 mm, diameter 150 mm seperti pada Gambar 3.1. Kuat tekan masing-masing benda uji ditentukan oleh tegangan tekan tertinggi (fc') yang dicapai benda uji umur 28 hari akibat beban tekan selama percobaan (Dipohusodo, 1996).

4 Read more

KESIMPULAN DAN SARAN  PENGARUH SUBSTITUSI SEBAGIAN AGREGAT HALUS DENGAN SERBUK KACA TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON.

KESIMPULAN DAN SARAN PENGARUH SUBSTITUSI SEBAGIAN AGREGAT HALUS DENGAN SERBUK KACA TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON.

1. Substitusi agregat halus dengan serbuk kaca terhadap kuat tekan beton menyebabkan kenaikan kuat tekan beton pada benda uji dengan substitusi 10% serbuk kaca, sedangkan untuk variasi lain mengalami sedikit penurunan dibanding beton normal (tanpa substitusi serbuk kaca), yaitu tidak lebih dari 15 %.

14 Read more

PENDAHULUAN  PENGARUH SERBUK KACA SEBAGAI SUBSTITUSI SEBAGIAN AGREGAT HALUS DAN SEBAGAI FILLER TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON.

PENDAHULUAN PENGARUH SERBUK KACA SEBAGAI SUBSTITUSI SEBAGIAN AGREGAT HALUS DAN SEBAGAI FILLER TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON.

Dalam penelitian ini penulis mencoba mensubstitusi sebagian agregat halus dengan limbah serbuk kaca dan dengan menambahkan serbuk kaca yang lebih halus sebagai pengisi rongga-rongga kosong pada beton atau sebagai filler sehingga dapat mengurangi porositas beton. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat menghasilkan kualitas beton yang lebih pampat dan padat serta dapat meningkatkan nilai kuat tekan beton.

5 Read more

TINJAUAN PUSTAKA PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK KACA SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON.

TINJAUAN PUSTAKA PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK KACA SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON.

Kekuatan desak beton akan bertambah dengan naiknya umur beton. Kekuatan beton akan naik secara cepat (linier) sampai umur 28 hari, tetapi setelah itu kenaikannya akan kecil. Kekuatan desak beton pada kasus tertentu terus akan bertambah sampai beberapa tahun dimuka. Biasanya kekuatan desak rencana beton dihitung pada umur 28 hari. Untuk struktur yang menghendaki awal tinggi, maka campuran dikombinasikan dengan semen khusus atau ditambah dengan bahan tambah kimia dengan tetap menggunakan jenis semen tipe I (OPC-1). Laju kenaikan umur beton sangat tergantung dari penggunaan bahan penyusunnya yang paling utama adalah penggunaan bahan semen karena semen cenderung secara langsung memperbaiki kinerja desaknya (Mulyono, 2005).
Show more

20 Read more

KESIMPULAN DAN SARAN PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK KACA SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON.

KESIMPULAN DAN SARAN PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK KACA SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON.

3. Kuat tarik belah beton tertinggi berada pada beton normal, yaitu 2,5787 MPa. Sedangkan untuk nilai kuat tarik belah beton serbuk kaca 10%, beton serbuk kaca 20% dan beton serbuk kaca 30% berturut-turut adalah sebagai berikut: 2,0786 MPa, 2,5749 MPa dan 2,1254 MPa.

67 Read more

Show all 10000 documents...