Penilaian kinerja Kepala Sekolah

Top PDF Penilaian kinerja Kepala Sekolah:

PEDOMAN PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH

PEDOMAN PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH

Secara teknis, pelaksanaan penilaian kinerja terhadap guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah/madrasah merupakan tanggung jawab pengawas sekolah/madrasah. Dalam pelaksanaan penilaian kinerja tahunan dilakukan oleh pengawas sekolah/madrasah dengan menggunakan pedoman penilaian kinerja kepala sekolah/madrasah yang berlaku secara nasional. Sedangkan dalam pelaksanaan penilaian empat tahunan dilaksanakan oleh atasan langsung dengan mempertimbangkan penilaian kinerja oleh tim penilai yang terdiri dari pengawas sekolah/madrasah, pendidik, tenaga kependidikan dan komite sekolah. Hasil penilaian kinerja ditindaklanjuti oleh kepala dinas sebagai bahan pertimbangan promosi, periodisasi jabatan dan perhitungan angka kredit serta menjadi bahan dalam membuat rumusan rekomendasi PKBG (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan bagi guru) pada komponen kinerja yang dinilai lemah.
Baca lebih lanjut

42 Baca lebih lajut

pedoman penilaian kinerja kepala sekolah

pedoman penilaian kinerja kepala sekolah

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 28 tahun 2010 tentang Penugasan guru sebagai kepala sekolah/madrasah, Pasal 12 menyatakan bahwa: (1) Penilaian kinerja kepala sekolah/madrasah dilakukan secara berkala setiap tahun dan secara kumulatif setiap empat tahun; (2) Penilaian kinerja tahunan dilaksanakan oleh pengawas sekolah/madrasah; (3) Penilaian kinerja empat tahunan dilaksanakan oleh atasan langsung dengan mempertimbangkan penilaian kinerja oleh tim penilai yang terdiri dari pengawas sekolah/madrasah, pendidik, tenaga kependidikan, dan komite sekolah/madrasah dari tempatnya bertugas; (4) Hasil penilaian kinerja dikategorikan dalam tingkatan amat baik, baik, cukup, sedang atau kurang.
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH 6 KOMPE

PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH 6 KOMPE

Istilah kinerja atau prestasi kerja berasal dari kata job performance yai- tu prestasi kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas pokok, fungsi dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Kinerja diartikan juga sebagai tingkat atau derajat pelaksanaan tugas seseorang atas dasar kompe- tensi yang dimilikinya. Istilah kinerja tidak dapat dipisahkan dengan bekerja karena kinerja merupakan hasil dari proses bekerja. Dalam konteks tersebut maka kinerja adalah hasil kerja dalam mencapai suatu tujuan atau persyaratan pekerjaan yang telah ditetapkan. Kinerja dapat dimaknai sebagai ekspresi po- tensi seseorang berupa perilaku atau cara seseorang dalam melaksanakan tu- gas, sehingga menghasilkan suatu produk (hasil kerja) yang merupakan wujud dari semua tugas serta tanggung jawab pekerjaan yang diberikan kepadanya. Kinerja dapat ditunjukkan seseorang misalnya guru atau kepala sekolah atau pengawas sekolah, dapat pula ditunjukkan pada unit kerja atau organisasi ter- tentu misalnya sekolah, lembaga pendidikan, kursus-kursus, dll. Atas dasar itu maka kinerja diartikan sebagai hasil kerja yang dicapai seseorang atau ke- lompok orang dalam suatu organisasi sesuai wewenang dan tanggungjawab- nya masing-masing dalam rangka mencapai tujuan organisasi yang bersang- kutan. Tulisan ini difokuskan pada penilaian kinerja kepala sekolah.
Baca lebih lanjut

51 Baca lebih lajut

Panduan Pembuatan administrasi Sekolah Dasar Madrasah Untuk Persiapanmenghadapi Penilaian Akreditasi Sekolah dan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah

Panduan Pembuatan administrasi Sekolah Dasar Madrasah Untuk Persiapanmenghadapi Penilaian Akreditasi Sekolah dan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah

Berdasarkan standar kompetensi yang harus dimiliki Kepala Sekolah/Madrasah sebagaimana dipaparkan di atas, saya penulis mencoba menyusun sebuah buku panduan tentang berbagai macam dan jenis administrasi serta bentuk format mengadministrasian dan pelaporan, perencanaan, penyusunan program, pelaksanaan program, pengelolaan, dan pengembangan. Pelaksanaan administrasi Sekolah/Madrasah yang tertib dan teratur sangat diperlukan untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna penyelenggaraan Sekolah/Madrasah yang ada gilirannya akan memajukan proses dan mutu pembelajaran bagi peserta didik.
Baca lebih lanjut

350 Baca lebih lajut

PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH PKKS ID

PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH PKKS ID

Kompetensi : Pengembangan Sekolah PKKS 3 NO KRITERIA BUKTI YANG TERIDENTIFIKASI SKOR 1 2 3 4 1 Menyusun rencana pengembangan sekolah/madrasah jangka panjang, menengah, dan pendek da[r]

8 Baca lebih lajut

D ADP 1103327 Chapter 5

D ADP 1103327 Chapter 5

Evaluasi terhadap penilaian kinerja dipakai sebagai salah satu masukan untuk menilai efektifitas penilaian kinerja terhadap hasil yang diinginkan. Dinas Pendidikan dalam melakukan evaluasi terhadap penilaian kinerja harus dapat menggambarkan sejauhmana pencapaian penilaian kinerja kepala sekolah terhadap tujuan yang akan dicapai.

5 Baca lebih lajut

D ADP 1103327 Chapter 1

D ADP 1103327 Chapter 1

Kabupaten Bandung Barat sebagai kabupaten yang masih terbilang baru (berdiri tahun 2007) terus berupaya untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dengan menciptakan sistem dan mekanisme pelayanan pendidikan yang mampu meningkatkan derajat pendidikan masyarakat Bandung Barat melalui tata kelola pemerintahan yang baik dan efektif melalui peningkatan akses dan pemerataan, mutu dan relvansi pendidikan. Sehingga mampu menciptakan SDM yang memiliki kompetensi yang cakap, mampu dan cekatan di dalam menyelesaikan tugas, pekerjaannya dan mampu bersaing secara nasional maupun internasional. Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah kabupaten bandung barat adalah menata kepala sekolah sebagai ujung tombak pelaksana pendidikan. Hal tersebut ditandai dengan diterbitkannya Peraturan Bupati Bandung Barat Nomor 20 Tahun 2015 Tentang Pengangkatan, Pemindahan Dan Pemberhentian Kepala Sekolah Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, dimana salah satunya dilakukannya penilaian kinerja kepala sekolah untuk masa tugas Kepala Sekolah.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Optimalisasi Penilaian Kinerja Guru Melalui Manajemen Saintifik Dengan Media Pigura Pengingat Pkg/digape

Optimalisasi Penilaian Kinerja Guru Melalui Manajemen Saintifik Dengan Media Pigura Pengingat Pkg/digape

Kepala sekolah adalah guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah, untuk melaksanakan penilaian kinerja guru dan penilaian kinerja kepala sekolah dilakukan oleh pengawas sekolah. Sedangkan kepala sekolah melaksanakan penilaian kinerja guru bagi guru – guru di sekolahnya. Maka kepala sekolah wajib memahami prosedur penilaian kinerja guru secara baik, untuk itu peneliti sebagai pengawas sekolah melakukan penelitian tindakan pengawas sekolah ( PTPS ) dengan mempertimbangkan kurikulum yang berlaku di sekolah. Berdasarkan kurikulum yang berlaku di sekolah binaan, maka sekolah yang melaksanakan kurikulum 2013 adalah: SMP Negeri 1 Salatiga, SMP Negeri 8 Salatiga dan SMP Kristen 2 Salatiga, sekolah yang lain akan menyusul tahun berikutnya. Akhirnya peneliti menggunakan subyek penelitian 3 sekolah binaan tersebut, karena instrumen penelitian yang digunakan merupakan instrumen yang berlaku sesuai dengan kurikulum 2013.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

T ADP 1308048 Chapter1

T ADP 1308048 Chapter1

4. Menurut pengawas SD, walaupun sampai saat ini di kecamatan Gununghalu pelaksanaan penilaian kinerja kepala sekolah belum secara ideal dan sempurna terlaksana seperti alur pada gambar 1.1 di atas, namun hasil PKKS menunjukkan bahwa kinerja kepala SDN di Kec. Gununghalu mayoritas berada pada kategori baik. Hal ini dibuktikan oleh belum pernah terjadi sepanjang sejarah di Kec. Gununghalu ada kepala sekolah yang kembali menjadi guru dan semua kepala sekolah dapat melanjutkan masa jabatan pada periode berikutnya bahkan sampai berakhir masa pensiun. Di sisi lain dalam hal kenaikan pangkat dan golongan, mayoritas kepala sekolah mentok pada golongan IVa. Pernyataan senada dikemukakan oleh kepala UPT Pendidikan SD dan PAUDNI dan kepala Sub Bagian Tata Usaha Kec. Gununghalu. 5. Berdasarkan hasil evaluasi kinerja kepala sekolah yang dilakukan oleh para
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

D ADP 1103327 Table of Content

D ADP 1103327 Table of Content

3. Dampak secara individu kepala sekolah dan lembaga dari penilaian kinerja kepala sekolah serta tindak lanjut dari penilaian kinerja kepala SMPN di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat ……………………… 158 C. Model Pengembangan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah ……… 160

7 Baca lebih lajut

PEDOMAN PENILAIAN KINERJA GURU DENGAN TU

PEDOMAN PENILAIAN KINERJA GURU DENGAN TU

Penilaian adalah suatu proses pengumpulan, pengolahan, analisis dan interpretasi data sebagai bahan dalam rangka pengambilan keputusan. Dengan demikian, dalam setiap kegiatan penilaian, ujungnya adalah pengambilan keputusan. Penilaian kinerja kepala perpustakaan sekolah/madrasah tidak hanya berkisar pada aspek karakter individu melainkan juga pada hal-hal yang menunjukkan proses dan hasil kerja yang dicapainya seperti kualitas, kuantitas hasil kerja, ketepatan waktu kerja, dan sebagainya. Apa yang terjadi dan dikerjakan kepala perpustakaan sekolah merupakan sebuah proses pengolahan input menjadi output tertentu. Atas dasar itu, terdapat tiga komponen penilaian kinerja kepala perpustakaan sekolah /madrasah, yakni:
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Pedoman Penilaian Kinerja Guru dengan Tugas Tambahan Kepala Perpustakaan Sekolah Madrasah

Pedoman Penilaian Kinerja Guru dengan Tugas Tambahan Kepala Perpustakaan Sekolah Madrasah

Penilaian kinerja kepala perpustakaan sekolah/madrasah dilaksanakan oleh kepala sekolah/madrasah sesuai dengan kewenangannya. Namun demikian, sesuai dengan pendekatan Penilaian 360°, penilaian kinerja kepala perpustakaan sekolah /madrasah harus dilakukan dengan menggali informasi dari unsur- unsur pemangku kepentingan (stakeholders) yang meliputi siswa, guru dan tenaga kependidikan di sekolah. Penilaian dilakukan dengan cara memberikan skor pada setiap kriteria berdasarkan kelengkapan dan keabsahan bukti yang releven dan teridentifikasi. Pemberian nilai untuk setiap kinerja dilakukan dengan tahapan angka 4, 3, 2, atau 1 dengan ketentuan sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN buku 2 pedoman pkg

PENDIDIKAN buku 2 pedoman pkg

Penilaian kinerja guru dilakukan terhadap kompetensi guru sesuai dengan tugas pembelajaran, pembimbingan, atau tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Bagi guru kelas/mata pelajaran dan guru bimbingan dan konseling/konselor, kompetensi yang dijadikan dasar untuk penilaian kinerja guru adalah kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian, sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007. Keempat kompetensi ini telah dijabarkan menjadi subkompetensi dan indikator yang harus dapat ditunjukkan dan diamati dalam berbagai kegiatan, tindakan, dan sikap guru dalam melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan. Sedangkan, untuk tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah, penilaian kinerjanya dilakukan berdasarkan kompetensi tertentu sesuai dengan tugas tambahan yang dibebankan (misalnya; sebagai kepala sekolah/madrasah, wakil kepala sekolah/ madrasah, pengelola perpustakaan, dan sebagainya) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 16 Tahun 2009.
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

BUKTI FISIK PENILAIAN KINERJA KEPALA SEK

BUKTI FISIK PENILAIAN KINERJA KEPALA SEK

1. Mampu meningkatkan kinerja sekolah secara signifikan sesuai dengan visi, misi, tujuan sekolah yang berkaitan dengan bidang manajeria (contoh: peningkatan kinerja sekolah secara efektif dan efisien dibidang sarana prasarana, pengelolaan, pendidik dan tenaga kependidikan serta pembiayaan).

26 Baca lebih lajut

INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOL

INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOL

MANAJERIAL 2.1 Kemampuan menyusun program sekolah 2.2 Kemampuan menyusun struktur organisasi sekolah 2.3 Kemampuan menggerakkan tenaga pendidik dan kependidikan ( pendidik dan tenaga kependidikan ) 2.4 Kemampuan mengoptimalkan sumberdaya sekolah 2.5 Kemampuan mengelola administrasi PBM dan BK 2.6 Kemampuan mengelola administrasi kesiswaan 2.7 Kemampuan mengelola administrasi pendidik dan tenaga kependidikan

13 Baca lebih lajut

BUKU 2 PEDOMAN PKG

BUKU 2 PEDOMAN PKG

Penilaian kinerja guru dilakukan terhadap kompetensi guru sesuai dengan tugas pembelajaran, pembimbingan, atau tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Bagi guru kelas/mata pelajaran dan guru bimbingan dan konseling/konselor, kompetensi yang dijadikan dasar untuk penilaian kinerja guru adalah kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian, sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007. Keempat kompetensi ini telah dijabarkan menjadi subkompetensi dan indikator yang harus dapat ditunjukkan dan diamati dalam berbagai kegiatan, tindakan, dan sikap guru dalam melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan. Sedangkan, untuk tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah, penilaian kinerjanya dilakukan berdasarkan kompetensi tertentu sesuai dengan tugas tambahan yang dibebankan (misalnya; sebagai kepala sekolah/madrasah, wakil kepala sekolah/ madrasah, pengelola perpustakaan, dan sebagainya) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 16 Tahun 2009.
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

B Hitungan Angka Kredit Guru

B Hitungan Angka Kredit Guru

Adi Agus, S.Pd. jabatan Guru Madya pangkat Pembina golongan ruang IV/a TMT 1 April 2013 mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris dan diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah. Adi Agus, SPd. memperoleh hasil penilaian kinerja sebagai guru 50 dan sebagai kepala sekolah mendapat nilai 20, serta melaksanakan tugas mengajar tatap muka 6 jam per minggu berturut-turut selama 4 tahun. Jika ybs dalam 4 tahun terakhir memperoleh 4 angka kredit dari kegiatan pengembangan diri, 10 angka kredit dari publikasi ilmiah dan karya innovatif, dan 8 angka kredit dari kegiatan penunjang, apakah Adi Agus, SPd. dapat naik pangkat dalam kurun waktu 4 tahun?
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

04b Hitungan Soal AK hasil PK Guru.jwbn

04b Hitungan Soal AK hasil PK Guru.jwbn

Adi Agus, S.Pd. jabatan Guru Madya pangkat Pembina golongan ruang IV/a TMT 1 April 2013 mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris dan diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah. Adi Agus, SPd. memperoleh hasil penilaian kinerja sebagai guru 50 dan sebagai kepala sekolah mendapat nilai 20, serta melaksanakan tugas mengajar tatap muka 6 jam per minggu berturut-turut selama 4 tahun. Jika ybs dalam 4 tahun terakhir memperoleh 4 angka kredit dari kegiatan pengembangan diri, 10 angka kredit dari publikasi ilmiah dan karya innovatif, dan 8 angka kredit dari kegiatan penunjang, apakah Adi Agus, SPd. dapat naik pangkat dalam kurun waktu 4 tahun?
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

5 pengantar dan tata laksana mk

5 pengantar dan tata laksana mk

Penyiapan calon kepala sekolah/madrasah adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk memilih guru-guru berpotensi dan berpengalaman terbaik yang siap menerima tugas tambahan sebagai kepala sekolah/madrasah. Prosesnya mencakup dua tahapan, yakni (1) rekrutmen, dan (2) pendidikan dan pelatihan. Rekrutmen meliputi kegiatan (1) pengusulan calon oleh kepala sekolah/madrasah, (2) seleksi administratif, dan (3) seleksi akademik. Calon yang diusulkan harus memenuhi persyaratan umum dan persyaratan khusus sebagaimana yang dimaksud pada Pasal 2 ayat (2) Permendiknas Nomor 28 Tahun 2010. Seleksi administratif dilakukan melalui penilaian terhadap kelengkapan dokumen yang diserahkan oleh calon. Calon yang telah memenuhi persyaratan umum dan khusus dinyatakan lulus dan berhak mengikuti seleksi akademik. Seleksi akademik dilakukan untuk mengungkap potensi kepemimpinan calon kepala sekolah/madrasah melalui rekomendasi dari kepala sekolah dan pengawas sekolahnya, penilaian kinerja guru, penilaian potensi kepemimpinan (PPK), dan penulisan makalah kepemimpinan. Calon yang lulus seleksi akademik mengikuti pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah/madrasah. Pendidikan dan pelatihan ini merupakan kegiatan pemberian pengalaman teoretik maupun praktik yang bertujuan untuk menumbuhkembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan calon pada dimensi kompetensi kepribadian, sosial, manajerial, supervisi, dan kewirausahaan.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENGARUH KOMPETENSI, KECERDASAN EMOSIONAL, KEPEMIMPINAN ENTREPRENEUR DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP MUTU KINERJA KEPALA SEKOLAH PADA SMA DI KABUPATEN BOGOR.

PENGARUH KOMPETENSI, KECERDASAN EMOSIONAL, KEPEMIMPINAN ENTREPRENEUR DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP MUTU KINERJA KEPALA SEKOLAH PADA SMA DI KABUPATEN BOGOR.

memeriksa jawaban responden sesuai dengan kirteria yang telah ditetapkan; (2) menentukan bobot nilai untuk setiap kemungkinan jawaban pada setiap item variabel penelitian dengan menggunakan skala penilaian yang telah ditentukan, kemudian menentukan skornya; (3) melakukan analisis secara deskriptif, untuk mengetahui kecenderungan data. Dari analisis ini dapat diketahui rata-rata, median, standar deviasi dan varians data dari masing-masing variabel; (4) melakukan uji persyaratan analisis karena kita menggunakan analisis parametrik. Sebelum melakukan analisis data statistic parametrik (teknik korelasi, regresi dan path analysis) harus memenuhi persyaratan uji analisis yang akan digunakan. Analisis regresi atau korelasi mempunyai persyaratan analisis yaitu (1) data berbentuk interval dan ratio; (2) data dipilih secara random (acak); (3) sebaran data berdistribusi normal; (4) data linier; (5) setiap data yang dikorelasikan mempunyai pasangan yang sama. Untuk menganalisisnya data yang sudah ditabulasi terlebih dahulu diuji, apakah data tersebut memiliki persyaratan tersebut dengan menguji persyaratan analisis, yaitu (1) uji normalitas (2) uji linieritas dan (3) uji homogenitas (Riduwan, 2007:184).
Baca lebih lanjut

98 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...