Tanggung Jawab

Top PDF Tanggung Jawab:

Tanggung Jawab Sosial dan Etika Bisnis

Tanggung Jawab Sosial dan Etika Bisnis

Hari demi hari perkembangan masyarakat Indonesia semakin kompleks. bidang garapan dan intervensi pekerjaan sosial juga semakin luas. Globalisasi dan industrialisasi telah membuka kesempatan bagi pekerja sosial untuk terlibat dalam bidang yang relative baru. Dan tidaklah banyak terjadi konflik kepentingan antara kepentingan masyarakat umum dan kepentingan perusahaan. Benturan kepentingan tersebut banyak terjadi baik terhadap perusahaan besar, menengah ataupun perusahaan kecil. Bentrokan kepentingan ini sering terjadi terutama dalam hal ditimbulkannya polusi oleh perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Polusi ini dapat berupa polusi udara, polusi air limbah, polusi suara dan bahkan polusi mental kejiwaan. Sehingga dengan latar belakang itulah membuktikan bahwa tanggung jawab sosial suatu bisnis, menjadi suatu topik yang cukup menonjol. Perusahaan dituntut unuk lebih banyak memperhatikan aspek-aspek sosial dan menerapkan etika bisnis secara jujur.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Tanggung jawab mahasiswa

Tanggung jawab mahasiswa

yang kompeten perlu mempunyai kepribadian yang berkualitas agar menunjang jalannya konseling yang efektif. Beberapa ciri-ciri kepribadian yang perlu dimiliki konselor: 1) beriman dan bertakwa, 2) komunikator yang terampil, 3) pendengar yang baik, 4) memiliki ilmu yang luas terutama tentang wawasan tentang manusia dan sosial-budaya, 5) menjadi narasumber yang kompeten, 6) fleksibel, tenang, dan sabar, 7) menguasai keterampilan atau teknik, 8) memiliki intuisi, 9) memahami etika profesi, 10) respek dan jujur, 11) empati, memahami, menerima, hangat, dan bersahabat, 12) fasilitator dan motivator, 13) emosi stabil dan pikiran jernih, 14) Objektif, rasioanl, logis, dan konkrit, 15) konsisten dan tanggung jawab.
Baca lebih lanjut

98 Baca lebih lajut

TANGGUNG JAWAB PELAKU USAHA PENGOBATAN TRADISIONAL DI BIDANG PELAYANAN KESEHATAN UNTUK MEMENUHI HAK-HAK PASIEN SEBAGAI KONSUMEN JASA.

TANGGUNG JAWAB PELAKU USAHA PENGOBATAN TRADISIONAL DI BIDANG PELAYANAN KESEHATAN UNTUK MEMENUHI HAK-HAK PASIEN SEBAGAI KONSUMEN JASA.

Tanggung jawab pelaku usaha pengobatan tradisional sangat diperlukan bagi konsumen jasa yang menggunakannya. Namun Undang undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan belum mengatur secara jelas mengenai tanggung jawab pelaku usaha khususnya penyehat tradisional. Berbeda dengan UUPK yang telah jelas mengatur tentang hak-dan kewajiban bagi konsumen dan pelaku usaha. Ini membuktikan bahwa adanya kemajuan dalam melindungi pihak- pihak pada kegiatan ekonomi. Tanggung jawab pelaku usaha atas produk yang merugikan konsumen secara umum mempunyai prinsip- prinsip hukum, seperti prinsip tanggung jawab berdasarkan unsur kesalahan, prinsip praduga selalu bertanggung jawab, prinsip praduga untuk tidak selalu bertanggung jawab, prinsip tanggung jawab mutlak, dan prinsip tanggung jawab dengan pembatasan. Pelaku usaha terikat untuk memperhatikan apa yang menjadi hak-hak dari konsumen. Tanggung jawab pelaku
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Pertemuan ketiga Tanggung Jawab Sosial d

Pertemuan ketiga Tanggung Jawab Sosial d

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan eksternal perusahaan melalui berbagai kegiatan yang dilakukan dalam rangka penjagaan lingkungan, norma masyarakat, partisipasi pembangunan, serta berbagai bentuk tanggung jawab sosial lainnya.

6 Baca lebih lajut

Teori Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Teori Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Pengungkapan mengenai pertanggungjawaban sosial perusahaan mencerminkan suatu pendekatan perusahaan dalam melakukan adaptasi dengan lingkungan yang dinamis dan bersifat multidimensi. Hubungan antara pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan dan profitabilitas perusahaan telah diyakini mencerminkan pandangan bahwa reaksi sosial memerlukan gaya manajerial yang sama dengan gaya manajerial yang dilakukan pihak manajemen untuk membuat suatu perusahaan memperoleh keuntungan.[6] Pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan merupakan cerminan suatu pendekatan manajemen dalam menghadapi lingkungan yang dinamis dan multidimensional serta kemampuan untuk mempertemukan tekanan sosial dengan reaksi kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, ketrampilan manajemen perlu dipertimbangkan untuk survive dalam lingkungan perusahaan masa kini
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Manusia dan Tanggung Jawab dan

Manusia dan Tanggung Jawab dan

manusia diciptakan oleh Tuhan mengalami periode lahir, hidup, kemudian mati. Agar manusia dalam hidupnya mempunyai “harga”, sebagai pengisi fase kehidupannya itu maka manusia tersebut atas namanya sendiri dibebani tanggung jawab. Sebab apabila tidak ada tanggung jawab terhadap dirinya sendiri maka tindakannnya tidak terkontrol lagi. Intinya dari masing-masing individu dituntut adanya tanggung jawab untuk melangsungkan hidupnya di dunia sebagai makhluk Tuhan.

5 Baca lebih lajut

TANGGUNG JAWAB DAN TANGGUNG GUGAT PERAWA

TANGGUNG JAWAB DAN TANGGUNG GUGAT PERAWA

• Pada shift sore perawat diminta oleh kepala ruangan untuk memberikan antibiotik secara IM kepada kepala ruangan menggunakan obat-obatan klien. Apa yang harus dilakukan perawat? Kepada siapa perawat bertanggung jawab? bagaimana analisa saudara mengenai kasus

15 Baca lebih lajut

ETIKA BISNIS DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL P (2)

ETIKA BISNIS DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL P (2)

Etika berasal dari bahasa Yunani kuno ethikos, yang berarti timbul dari kebiasaan. Pengertian etika menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak). Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar-salah, baik-buruk, dan tanggung jawab. Secara metodologis, tidak setiap hal menilai perbuatan dapat dikatakan sebagai etika. Etika memerlukan sikap kritis, metodis, dan sistematis dalam melakukan refleksi. Karena itulah etika merupakan suatu ilmu. Sebagai suatu ilmu, objek dari etika adalah tingkah laku manusia. Akan tetapi berbeda dengan ilmu-ilmu lain yang meneliti juga tingkah laku manusia, etika memiliki sudut pandang normatif.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Index of /enm/images/dokumen

Index of /enm/images/dokumen

Terkait dengan komitmen waktu, semua anggota direksi harus memberikan komitmennya secara penuh. Setiap komisaris biasanya bekerja paruh waktu. Terkait dengan tanggung jawab, baik direktur maupun komisaris, keduanya mempunyai risiko tanggung jawab renteng sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang dipikul oleh mereka.

Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Sistem Pertanggungjawaban Koperasi Simpan Pinjam Berbadan Hukum T2 322010008 BAB IV

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Sistem Pertanggungjawaban Koperasi Simpan Pinjam Berbadan Hukum T2 322010008 BAB IV

1. Tanggung jawab Organ Koperasi terletak pada batas tanggung jawab masing-masing organ koperasi adalah : (1) Tanggung jawab terbatas bagi rapat anggota; (2) Tanggung jawab kewenangan bagi rapat anggota; (3) Tanggung jawab sesuai kewenangan bagi anggota koperasi. Pada prinsipnya masing-masing organ koperasi bertindak sesuai dengan batas tanggung jawabnya (intravires).

Baca lebih lajut

Model Rencana Strategi Sistem Informasi Di Universitas Bale Bandung (UNIBBA)

Model Rencana Strategi Sistem Informasi Di Universitas Bale Bandung (UNIBBA)

jawab organisasi SI. Berdasarkan hal tersebut, proses SI dan bagaimana cara kerjanya tersebut, maka akan terselesaikan. Tahap ini juga mencakup penelaahan terhadap pengeluaran SI, mengidentifikasi perubahan anggaran, dan menganalisa pengeluaran. Mengetahui beban kerja SI, mengenali masalah yang ada atau berbagai macam proyek, meninjau tren eksternal SI dan mengenali bagaimana industri terbaru yang mungkin bisa mempengaruhi lingkungan dan masa depan, sangatlah penting dan diharuskan. Bagian yang menarik dari proses perencanaan adalah dengan melihat pesaing dan menentukan bagaimana mereka menggunakan SI.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

S PAI 1001980 Chapter1

S PAI 1001980 Chapter1

Pendidik mempunyai tanggung jawab yang besar dalam pembinaan manusia yang berkualitas, cerdas, dan tanggung jawab khususnya tanggung jawab spiritual agar anak didik dapat menjalankan ajaran agamanya dengan baik yang tentu saja sudah menjadi tanggung jawab sekolah, masyarakat, dan pemerintah. Hal ini sangat berkaitan dengan pendidikan Agama Islam sebagai bagian yang tidak dapat dipisahkan dari sistem pendidikan di Indonesia. Sebagaimana yang tercantum dalam undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional bahwa:
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...