Top PDF Bab 5 Kerajinan Dari Limbah Organik

Bab 5 Kerajinan Dari Limbah Organik

Bab 5 Kerajinan Dari Limbah Organik

1BEBTFNFTUFS*LJUBTVEBINFOHFOBMMJNCBIPSHBOJL1BEB TFNFTUFS**TFDBSBLIVTVTLJUBBLBONFNQFMBKBSJMJNCBIBOPSHBOJL -JNCBIBOPSHBOJL, BEBMBIKFOJTMJNCBIZBOHCFSXVKVEQBEBU TBOHBUTVMJUBUBVCBILBOUJEBLCJTBVOUVLEJVSBJLBOBUBVUJEBL CJTB NFNCVTVL MJNCBI BOPSHBOJL UJEBL NFOHBOEVOH VOTVS LBSCPODPOUPIMJNCBIBOPSHBOJLBEBMBIQMBTUJLCFMJOHEBOCBKB 4BNQBIBOPSHBOJLCFSBTBMEBSJTVNCFSEBZBBMBNEBOLJNJBZBOH UBLUFSCBIBSVJ "LVNVMBTJMJNCBIZBOHNFSVQBLBOTJTBIBTJM CVBOHBONFNQVOZBJQPUensi sebagai polutan (penZFCBCQPMVTJ 0MFILBSFOBJUVEFOHBOQSPTFTEBVSVMBOH limbah  BOPSHBOJL NFOEBQBUQFSIBUJBOLIVTVTEBOQFOBOHBOBOZBOHTFNBLTJNBM -JNCBIBOPSHBOJLSFMBUJGTVMJUUFSVSBJEBONVOHLJOCFCFSBQB CJTa  UFSVSBJ UFUBQJ NFNFSMVLBO XBLUV ZBOH MBNB -JNCBI UFSTFCVU CFSBTBM  EBSJ TVNCFS EBZB BMBN ZBOH  CFSBTBM EBSJ QFSUBNCBOHBOTFQFSUJNJOZBLCVNJCBUVCBSa, besi, timah, dan OJLFM-JNCBIBOPSHBOJLVNVNOZBCFSBTBMEBSJLFHJBUBOJOEVTUSJ QFStambangan, dan domistik yBJUVEBSJTBNQBISVNBIUBOHHB DPOUPIOZBLBMFOHCFLBTCPUPM, plastikLBSFUTJOUFUJTQPUPOHBO BUBVQFMBUEBSJMPHBNCFSCBHBJKFOJTCBUVCBUVBOQFDBIQFDBIBO HFMBTUVMBOHCFMVMBOHLBSUPOLBSEVTZBOHUFCBMEBOMBJOMBJO 1FOHPMBIBO MJNCBI BOPSganik  ZBOH BEB EJ MJOHLVOHBO NBTZBSBLBUUFSMFCJIEBIVMVEJMBLVLBONFMBMVJCFCFSBQBDBSB ZBJUV
Baca lebih lanjut

38 Baca lebih lajut

Bab 5 Kerajinan Fungsi Pakai

Bab 5 Kerajinan Fungsi Pakai

Kemasan merupakan sentuhan akhir dari VHEXDKSURVHV3DGDNDU\DPRGL¿NDVLNHUDMLQDQGDUL bahan limbah organik, hal yang perlu diperhatikan adalah ukuran dari karya. Tidak semua karya kerajinan dapat dibuat kemasan. Terkadang karena ukurannya sangat besar, karya tidak bisa dibuat kemasan. Oleh sebab, itu kemasan dapat dilakukan pada karya-karya yang berukuran kecil hingga sedang, yang mudah dibawa. Tetaplah mengikuti prinsip bahwa semua bergantung pada cocok tidaknya sebuah produk pada kemasannya. Perlu diingat keempat fungsi kemasan yang telah dibahas pada bagian terdahulu. Prinsip desain berkelanjutan tetap terus menjadi prioritas, meskipun yang dibuat adalah kemasan, perlu dipikirkan agar kemasan tidak langsung dibuang, tetapi dapat digunakan untuk fungsi lain oleh konsumen. Dengan demikian, penting untuk memikirkan bentuk kemasan yang manarik untuk dibuat.
Baca lebih lanjut

76 Baca lebih lajut

Bab I. Prakarya Kelas 8 Semester 1. Database www.dadangjsn.blogspot.com

Bab I. Prakarya Kelas 8 Semester 1. Database www.dadangjsn.blogspot.com

Pengolahan limbah organik kering tidak perlu banyak persiapan, karena sifatnya yang kering jenis limbah ini dapat langsung digunakan. Namun yang perlu diantisipasi adalah jika bahan limbah organik kering ini terkena air, maka yang dapat dilakukan adalah dengan cara pengeringan menggunakan sinar matahari langsung atau alat pengering lain hingga kadar air dalam bahan limbah organik kembali seperti kondisi semula. Bahan limbah organik kering merupakan bahan baku yang nantinya dapat dibuat berbagai macam produk kerajinan. Sama halnya dengan bahan organik basah, proses bahan baku menjadi bahan yang siap pakai ditentukan oleh pengrajin, apakah akan dicelup warna atau diberi pelapis agar kuat dan tahan lama, dan semuanya juga dipengaruhi oleh tujuan pembuat karya.
Baca lebih lanjut

50 Baca lebih lajut

Bab 5 Wirausaha Produk Kerajinan Fungsional dari Limbah

Bab 5 Wirausaha Produk Kerajinan Fungsional dari Limbah

Produk fungsional pada dasarnya dibuat untuk memudahkan suatu kegiatan. Kegiatan yang dilakukan setiap orang dapat berbeda bergantung dari jenis pekerjaan, usia, dan gender. Pemahaman terdapat kegiatan seseorang dapat mendorong munculnya ide tentang produk fungsional apa yang dibutuhkannya. Pencarian data melalui pengamatan dan wawancara dapat dilakukan kepada pengguna untuk mengetahui kebutuhan akan suatu produk fungsional. Pengguna yang beragam memiliki kebutuhan yang sangat beragam pula. Petani tanaman hias, misalnya, melakukan berbagai kegiatan sejak persiapan lahan, persiapan bibit, penanaman, perawatan, panen hingga pengemasan dan pemasaran bunga hias yang dihasilkan. Pengendara motor membutuhkan pelindung pakaian dan sepatu di waktu hujan. Pedagang makanan membutuhkan alat mengusir lalat. Setiap kegiatan tersebut membutuhkan produk fungsional yang dapat dibuat dari bahan limbah yang diolah menjadi produk fungsional.
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

BAB 1 Kerajinan Limbah Lunak

BAB 1 Kerajinan Limbah Lunak

Perubahan perilaku terhadap pengolahan limbah seharusnya sudah mulai dapat dikondisikan melalui proses pemilahan limbah organik dan anorganik. Hal ini merupakan perilaku cerdas sebagai peningkatan kualitas hidup manusia. Partisipasi untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan serta kreativitas kita sangat dibutuhkan. Adakah di antaramu yang mau proaktif dalam memerangi limbah? Hendak dibuat apakah limbah di bumi kita tercinta ini jika tidak kita olah. Berpikirlah sejenak tentang membuat karya kerajinan yang mungkin menjadi alternatif solusi dari permasalahan tersebut. Selain dapat mengurangi limbah di lingkungan sekitar, kerajinan dapat menjadi aset budaya bangsa yang dapat menambah devisa negara. Jadilah pahlawan limbah!
Baca lebih lanjut

52 Baca lebih lajut

S PKK 1100976 Chapter 5

S PKK 1100976 Chapter 5

Harapan peserta didik terkait bahan limbah organik dan limbah anorganik yang digunakan dalam pembuatan kerajinan pada mata pelajaran prakarya yang paling tinggi diinginkan yaitu bahan limbah yang mudah diolah dalam proses pembuatannya, dan sesuai dengan lokasi tempat tinggal peserta didik seperti limbah jerami dan limbah kaleng. Limbah jerami merupakan salah satu limbah yang mudah diperoleh di lingkungan peserta didik dan sekolah karena limbah jerami banyak dihasilkan dari limbah pertanian, sesuai dengan sumber daya yang ada bahwa lembang merupakan lokasi yang cukup tinggi dalam penghasilan pertanianya, sama halnya seperti limbah kaleng yang merupakan limbah yang dihasilkan dari proses produksi industri makanan instan. Selain bahan yang mudah didapatkan di lingkungan sekolah, peserta didik menginginkan bahan limbah organik dan limbah anorganik yang mudah diolah, seperti kaleng bekas susu yang mudah di bentuk dan mudah untuk dihias menggunakan cat aklirik.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Bab 5 Kerajinan dan Wirausaha Limbah Tekstil

Bab 5 Kerajinan dan Wirausaha Limbah Tekstil

Limbah tekstil memiliki protensi besar untuk dikembangkan menjadi kerajinan yang memiliki nilai jual tinggi. Limbah tekstil cukup mudah didapatkan karena tekstil merupakan salah satu produk yang digunakan pada keseharian. Limbah tekstil bisa diperoleh dari perusahaan garmen, konveksi, penjahit atau bahkan dari pakaian, sarung bantal, atau tirai bekas yang sudah tidak dapat digunakan sebagai mana fungsi sebelumnya. Seiring dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan hidup, kerajinan limbah tekstil pun makin diminati. Dengan demikian, kerajinan limbah tekstil menjadi peluang berwira- usaha yang dapat dikembangkan.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

Bab 1 Kerajinan dari Limbah Organik

Bab 1 Kerajinan dari Limbah Organik

Batang padi yang biasa disebut jerami mer upakan limbah pertanian yang sangat banyak didapat di daerah persawahan. Selama ini jerami biasa dipergunakan sebagai media tanam jamur merang, dan campuran makanan ternak. Meskipun demikian jerami yang ada masih berlimpah dan harus dibakar. Terkadang petani memanfaatkannya sebagai bahan bakar saat pembakaran batu bata atau genteng yang dilakukan di daerah sawah. Bagi para pedagang telur dan buah, jerami juga dapat dimanfaatkan sebagai alas, agar barang dagangan mereka tidak mudah rusak akibat goncangan. Tidak ada manfaat lain yang dapat dihasilkan dari seputar kebutuhan tersebut. Tentunya jika masa tanam padi tiba jerami ini masih saja menjadi limbah yang mengganggu bagi para petani. Biasanya petani hanya menumpuknya dipinggir sawah dan membiarkannya busuk, sehingga dapat digunakan sebagai pupuk tanaman lainnya.
Baca lebih lanjut

61 Baca lebih lajut

Bab 1 Wirausaha Produk Kerajinan Hiasan dari Limbah

Bab 1 Wirausaha Produk Kerajinan Hiasan dari Limbah

Biaya produksi harus dihitung sejak awal. Biaya produksi akan menentukan harga pokok produksi (HPP) sebuah produk. Contohnya untuk memproduksi produk perhiasan dari limbah botol plastik, dibutuhkan bahan baku limbah botol plastik sebanyak satu karung, dan benang 50 meter, waktu pengerjaan dua hari oleh lima orang pekerja dan biaya overhead berupa biaya angkut limbah dan sabun pembersih untuk mencuci botol. Total biaya yang dikeluarkan untuk proses produksi tersebut disebut dengan biaya produksi. Proses produksi tersebut misalnya menghasilkan 90 buat produk, maka HPP per produk adalah biaya produksi dibagi dengan 90. Misalnya satu kali proses produksi menghasilkan 90 buah produk hiasan dengan total biaya produksi Rp. 450.000, maka Harga Pokok Produksi (HPP)/ unit adalah Rp.450.000: 90= Rp. 5.000.
Baca lebih lanjut

43 Baca lebih lajut

BAB 1 Kerajinan dari Limbah Organik

BAB 1 Kerajinan dari Limbah Organik

proses pemilahan organik dan nonorganik. Hal ini merupakan perilaku cerdas sebagai peningkatan kualitas hidup manusia. Partisipasi untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan serta kreativitas kita sangat dibutuhkan. Adakah diantaramu yang mau proaktif dalam memerangi limbah? Apakah yang akan terjadi limbah-limbah yang ada di bumi kita tercinta ini jika tidak kita olah? Berpikirlah sejenak tentang membuat karya kerajinan yang mungkin menjadi alternatif solusi dari permasalahan tersebut. Selain dapat mengurangi limbah di lingkungan sekitar, kerajinan dapat menjadi aset budaya bangsa yang dapat menambah devisa negara, yang artinya meningkatkan nilai ekonomi kreatif bangsa Indonesia. Jadilah pahlawan limbah!
Baca lebih lanjut

63 Baca lebih lajut

PENILAIAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN KETERAMPILAN MATERI KERAJINAN KELAS VIII DI SMP NEGERI 14 YOGYAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015.

PENILAIAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN KETERAMPILAN MATERI KERAJINAN KELAS VIII DI SMP NEGERI 14 YOGYAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015.

A yaitu, observasi, penilaian diri, dan penilaian antar teman. Observasi merupakan salah satu teknik penilaian dimana guru mengamati secara visual gejala yang diamati serta meninterpretasikan hasil pengamatan tersebut dalam bentuk catatan. Kegiatan penilaian observasi dilakukan guru dalam mata pelajaran keterampilan dengan menggunakan bentuk instrumen lembar observasi, yang memuat beberapa kompetensi sikap spritual dan kompetensi sikap spritual. Guru melakukan penilaian observasi selama proses pembelajaran keterampilan berlangsung sesuai dengan butir nilai sikap spiritual dan siakap sosial yang telah dibuat, yaitu: Menghargai keberagaman produk kerajinan limbah organik di daerah setempat sebagai anugerah Tuhan, menunjukkan rasa ingin tahu dan sikap santun dalam menggali informasi tentang keberagaman produk kerajinan daerah setempat sebagai wujud cinta tanah air dan bangga pada produk Indonesia. Dengan indikator sebagai berikut: 1) Bersyukur kepada Tuhan atas anugerah keberagaman produk kerajinan didaerah setempat, 2) Menghargai keberagaman produk kerajinan sebagai ungkapan cinta karya kerajinan didaerah setempat, 3) Suka bertanya kepada guru dalam pembelajaran pembuatan kerajinan limbah organik, 4) Kurang puas pada jawaban yang diberikan guru saat bertanya dalam pembelajaran karya kerajinan limbah organik, 5) Menggunakan bahasa yang baik saat berkomunikasi dalam pembelajaran pembuatan kerajinan limbah organik, 6) Menyatakan perbedaan pendapat secara sopan saat berdiskusi tentang karya kerajinan dari limbah organik di daerah setempat
Baca lebih lanjut

248 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMP NEGERI 2 NGEMPLAK Disusun sebagai Pertanggung jawaban Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Tahun Akademik 2016/2017.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMP NEGERI 2 NGEMPLAK Disusun sebagai Pertanggung jawaban Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Tahun Akademik 2016/2017.

 Mempresentasikan rancangan gagasan dan pembuatan karya kerajinan modifikasi dari bahan limbah anorganik lunak atau mkeras, serta penyajian dan pengemasannya berdasarkan konsep dan prosedur berkarya, juga untuk memperlihatkan kejujuran, mandiri, dan tanggung jawab dalam berkarya.

237 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL).

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL).

Observasi selama kegiatan pembelajaran berlangsung ketika peserta didik sedang belajar mengenai materi pengertian kerajinan, benda-benda kerajinan dan bahan-bahan dari limbah organik yang dapat digunakan untuk membuat benda kerajinan. Pada awalnya guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam kemudian melakukan apersepsi dan motivasi untuk membuat siswa tertarik pada materi yang akan diajarkan, setelah itu guru memberikan materi kemudian siswa mengerjakan soal yang diberikan guru. Guru mempersilahkan siswa untuk saling berdiskusi dengan teman sebangku dan boleh menggunakan panduan buku referensi. Selama mengerjakan soal siswa aktif berdiskusi dan bertanya kepada guru serta mandiri melihat buku referensi. Apabila ada siswa yang ramai dan tidak fokus mengerjakan soal, maka guru langsung menunjuk siswa tersebut dan bertanya tentang pekerjaannya. Setelah itu guru menyimpulkan pembelajaran yang di pelajari hari ini, memberi pekerjaan rumah dan memberi tugas untuk pembelajaran berikutnya kemudian diikuti penutup dengan berdoa bersama-sama.
Baca lebih lanjut

321 Baca lebih lajut

Buku Siswa SMP Kelas 8 Prakarya Semester 1 (2014)

Buku Siswa SMP Kelas 8 Prakarya Semester 1 (2014)

proses pemilahan organik dan nonorganik. Hal ini merupakan perilaku cerdas sebagai peningkatan kualitas hidup manusia. Partisipasi untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan serta kreativitas kita sangat dibutuhkan. Adakah diantaramu yang mau proaktif dalam memerangi limbah? Apakah yang akan terjadi limbah-limbah yang ada di bumi kita tercinta ini jika tidak kita olah? Berpikirlah sejenak tentang membuat karya kerajinan yang mungkin menjadi alternatif solusi dari permasalahan tersebut. Selain dapat mengurangi limbah di lingkungan sekitar, kerajinan dapat menjadi aset budaya bangsa yang dapat menambah devisa negara, yang artinya meningkatkan nilai ekonomi kreatif bangsa Indonesia. Jadilah pahlawan limbah!
Baca lebih lanjut

248 Baca lebih lajut

Bab 5 Kerajinan Behan Keras dan Wirausaha

Bab 5 Kerajinan Behan Keras dan Wirausaha

Pada materi kerajinan dari bahan lunak, kamu sudah mempelajari tentang pengemasan produk kerajinan dari bahan keras. Diharapkan kamu dapat mengeksplorasi lebih jauh berbagai macam pengemasan produk kerajinan dari bahan keras yang ada di daerahmu serta di wilayah Nusantara. Pengemasan merupakan sistem yang terkoordinasi untuk menyiapkan barang menjadi siap untuk ditransportasikan, didistribusikan, disimpan, dijual, dan dipakai. Wadah atau pembungkus dapat membantu mencegah atau mengurangi kerusakan, melindungi produk yang ada di dalamnya, melindungi dari bahaya pencemaran serta gangguan isik (gesekan, benturan, getaran). Di samping itu pengemasan berfungsi untuk menempatkan suatu hasil pengolahan atau produk industri agar mempunyai bentuk yang memudahkan dalam penyimpanan, pengangkutan dan distribusi. Dari segi promosi wadah atau pembungkus berfungsi sebagai perangsang atau daya tarik pembeli. Karena itu bentuk, warna dan dekorasi dari kemasan perlu diperhatikan dalam perencanaan.
Baca lebih lanjut

63 Baca lebih lajut

Kerajinan Dari Limbah Anorganik

Kerajinan Dari Limbah Anorganik

1BEBTFNFTUFS*LJUBTVEBINFOHFOBMMJNCBIPSHBOJL1BEB TFNFTUFS**TFDBSBLIVTVTLJUBBLBONFNQFMBKBSJMJNCBIBOPSHBOJL -JNCBIBOPSHBOJL, BEBMBIKFOJTMJNCBIZBOHCFSXVKVEQBEBU TBOHBUTVMJUBUBVCBILBOUJEBLCJTBVOUVLEJVSBJLBOBUBVUJEBL CJTB NFNCVTVL MJNCBI BOPSHBOJL UJEBL NFOHBOEVOH VOTVS LBSCPODPOUPIMJNCBIBOPSHBOJLBEBMBIQMBTUJLCFMJOHEBOCBKB 4BNQBIBOPSHBOJLCFSBTBMEBSJTVNCFSEBZBBMBNEBOLJNJBZBOH UBLUFSCBIBSVJ "LVNVMBTJMJNCBIZBOHNFSVQBLBOTJTBIBTJM CVBOHBONFNQVOZBJQPUensi sebagai polutan (penZFCBCQPMVTJ 0MFILBSFOBJUVEFOHBOQSPTFTEBVSVMBOH limbah  BOPSHBOJL NFOEBQBUQFSIBUJBOLIVTVTEBOQFOBOHBOBOZBOHTFNBLTJNBM -JNCBIBOPSHBOJLSFMBUJGTVMJUUFSVSBJEBONVOHLJOCFCFSBQB CJTa  UFSVSBJ UFUBQJ NFNFSMVLBO XBLUV ZBOH MBNB -JNCBI UFSTFCVU CFSBTBM  EBSJ TVNCFS EBZB BMBN ZBOH  CFSBTBM EBSJ QFSUBNCBOHBOTFQFSUJNJOZBLCVNJCBUVCBSa, besi, timah, dan OJLFM-JNCBIBOPSHBOJLVNVNOZBCFSBTBMEBSJLFHJBUBOJOEVTUSJ QFStambangan, dan domistik yBJUVEBSJTBNQBISVNBIUBOHHB DPOUPIOZBLBMFOHCFLBTCPUPM, plastikLBSFUTJOUFUJTQPUPOHBO BUBVQFMBUEBSJMPHBNCFSCBHBJKFOJTCBUVCBUVBOQFDBIQFDBIBO HFMBTUVMBOHCFMVMBOHLBSUPOLBSEVTZBOHUFCBMEBOMBJOMBJO 1FOHPMBIBO MJNCBI BOPSganik  ZBOH BEB EJ MJOHLVOHBO NBTZBSBLBUUFSMFCJIEBIVMVEJMBLVLBONFMBMVJCFCFSBQBDBSB ZBJUV
Baca lebih lanjut

38 Baca lebih lajut

1 Silabus Prakarya Kerajinan SMP Kls 8 d

1 Silabus Prakarya Kerajinan SMP Kls 8 d

 Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan motif ragam hias daerah, bahan, alat , teknik dan prosedur pembuatan karya kerajinan modifikasi dari bahan limbah organik lunak atau keras yang ada di lingkungan wilayah setempat agar terbangun rasa

15 Baca lebih lajut

RPP PRAKARYA KERAJINAN VIII.1

RPP PRAKARYA KERAJINAN VIII.1

3. Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio- visual, media maya (internet) dan produksi pembuatan karya kerajinan dari kerajinan dari bahan limbah organik lunak atau keras (serat alam, biji-bijian, kerang, serbuk/hasil serutan kayu, batok kelapa, potongan kayu, dll) di lingkungan setempat

10 Baca lebih lajut

RPP PRAKARYA KERAJINAN VIII.2

RPP PRAKARYA KERAJINAN VIII.2

 Membuat rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan modifikasi dari bahan limbah organik lunak atau keras dan pengemasannya berdasarkan orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.  Membuat karya kerajinan modifikasi dari bahan limbah organik lunak atau keras dan

11 Baca lebih lajut

Buku Siswa Kelas 8 SMP Prakarya   Backup Data www.dadangjsn.blogspot.com

Buku Siswa Kelas 8 SMP Prakarya Backup Data www.dadangjsn.blogspot.com

Kemasan merupakan sentuhan akhir dari sebuah proses. Pada karya modifikasi kerajinan dari bahan limbah organik yang perlu diperhatikan adalah ukuran dari karya. Tidak semua karya kerajinan dapat dibuat kemasan, terkadang karena ukurannya sangat besar karya tidak bisa dibuat kemasan. Oleh sebab itu kemasan dapat dilakukan pada karya-karya yang berukuran kecil hingga sedang, yang mudah dibawa. Tetaplah mengikuti prinsip bahwa semua bergantung kepada cocok tidaknya sebuah produk pada kemasannya. Perlu diingat keempat fungsi kemasan yang telah dibahas pada bagian terdahulu. Prinsip desain berkelanjutan tetap terus menjadi prioritas, meskipun yang dibuat adalah kemasan, perlu dipikirkan agar kemasan tidak langsung dibuang namun dapat digunakan untuk fungsi lain oleh konsumen. Dengan demikian penting untuk memikirkan bentuk kemasan yang manarik untuk dibuat.
Baca lebih lanjut

248 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...