Top PDF Disleksia Berpengaruh Pada Kemampuan Membaca Dan Menulis

Disleksia Berpengaruh Pada Kemampuan Membaca Dan Menulis

Disleksia Berpengaruh Pada Kemampuan Membaca Dan Menulis

Beberapa anak mengalami gangguan membaca dan menulis. Gangguan itu disebut disleksia yaitu hilangnya kemampuan membaca dan menulis.Kondisi tersebut bukan berbentuk ketidakmampuan fisik melainkan mengarah pada otak yang berfungsi sebagai pengolah dan pemroses informasi. Guru dan Orangtua kurang menyadari kondisi anak yang mengalami gangguan seperti itu.Bila kondisi itu dibiarkan saja maka akan berpengaruh pada tingkat kemampuan membaca dan menulis seseorang. Oleh sebab itu dalam makalah ini, penulis merumuskan masalah” Bagaimanakah gejala dan penyebab serta cara penyembuhan disleksia?” Selanjutnya pada pembahasan, penulis uraikan gejala disleksia, yaitu, ragu-ragu dan lambat dalam berbicara, kesulitan memilih kata yang tepat untuk menyampaikan maksud yang diucapkan, kesalahan mengeja yang dilakukan terus-menerus, membaca kata demi kata secara lamban dan intonasi naik turun, membalikkan huruf, kata, dan angka yang mirip, kesulitan dalam menulis. Penyebab disleksia,yakni masalah fonologi yaitu hubungan sistematik antara huruf dan bunyi, masalah mengingat perkataan, masalah penyusunan yang sistematis, masalah ingatan jangka pendek, dan masalah pemahaman sintaksis (tata bahasa).Di antara sekian banyak penyebab, faktor utamanya adalah otak. Alternatif penyembuhan disleksia, antara lain anak distimuli di bagian otak dengan sejumlah pembelajaran membaca,. Dengan metode multi-sensory pembelajaran mengeja, dan mengajar dengan bunyi-bunyian dengan isyarat yang bervariasi. Dengan pemberian bantuan yang beragam dan teratur, anak disleksia akan mencapai kemajuan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Pengaruh Kemampuan Membaca Pemahaman dan Minat Belajar terhadap Kemampuan Menulis Cerita Pendek

Pengaruh Kemampuan Membaca Pemahaman dan Minat Belajar terhadap Kemampuan Menulis Cerita Pendek

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh kemampuan membaca pemahaman dan minat belajar terhadap Kemampuan Menulis cerita pendek. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode survey deskriptif yaitu suatu metoda penelitian yang mengambil sampel dari suatu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 4 kelas dari 2 sekolah yaitu SMP PGRI 338 dan MTs Daarussalam Kabupaten Tangerang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1). Terdapat pengaruh yang signifikan kemampuan membaca pemahaman dan minat belajar secara bersama-sama terhadap kemampuan menulis cerita pendek siswa SMP Swasta Kabupaten Tangerang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. 0,005 < 0,05 dan F hitung = 5,744 Secara bersama-sama variabel kemampuan membaca pemahaman
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS PERMULAAN MENGGUNAKAN STRATEGI BENGKEL LITERASI PADA SISWA SD

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS PERMULAAN MENGGUNAKAN STRATEGI BENGKEL LITERASI PADA SISWA SD

sendirinya, tetapi perlu diajarkan. Jika pembelajaran literasi (membaca dan menulis) di kelas awal tidak kuat, maka pada tahap membaca dan menulis lanjut siswa akan mengalami kesulitan untuk dapat memiliki kemampuan membaca dan menulis yang memadai. Padahal seperti yang kita ketahui bersama bahwa kemampuan membaca dan menulis sangat diperlukan oleh setiap orang yang ingin memperluas pengetahuan dan pengalaman, mempertinggi daya pikir, mempertajam penalaran, untuk mencapai kemajuan dan peningkatan diri
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DAN PENGUASAAN KOSAKATA TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS TANGGAPAN DESKRIPTIF

KONTRIBUSI KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DAN PENGUASAAN KOSAKATA TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS TANGGAPAN DESKRIPTIF

Hasil analisis data dan pengujian hipotesis menunjukkan bahwa ketiga hipotesis yang diuji dalam penelitian ini dapat diterima. Dengan demikian, dapat dibuktikan bahwa variabel kemampuan membaca pemahaman dan penguasaan kosakata berkontribusi terhadap variabel keterampilan menulis teks tanggapan deskriptif, baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama. Ini berarti semakin baik kemampuan membaca pemahaman siswa maka semakin baiklah keterampilan menulis seorang siswa. Hal ini tentunya perlu latihan-latihan serta strategi belajar yang diberikan guru untuk dapat meningkatkan kemampuan membaca seorang
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

KORELASI KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN MENULIS KARANGAN NARASI

KORELASI KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN MENULIS KARANGAN NARASI

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Menurut Hadari Nawawi (2007: 67), “Metode deskriptif dapat diartikan sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan/melukiskan keadaan subyek atau/obyek penelitian (seseorang, lembaga, masyarakat, dan lain– lain) pada saat sekarang berdasarkan fakta–fakta yang tampak, atau sebagaimana adanya”. Alasan peneliti menggunakan metode deskriptif dalam penelitian ini adalah untuk menggambarkan suatu keadaan atau peristiwa yang terjadi berdasarkan kejadian sebenarnya pada saat melakukan penelitian di Sekolah Dasar Negeri 39 Sungai Kakap. Dalam penelitian ini bentuk penelitian yang digunakan yaitu studi hubungan (interrelationship studies) untuk mengetahui hubungan antara kemampuan membaca pemahaman dengan kemampuan menulis karangan narasi pada pembelajaran bahasa Indonesia kelas VA Sekolah Dasar Negeri 39 Sungai Kakap.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Korelasi Kemampuan Membaca Pemahaman dengan Menulis Karangan Narasi

Korelasi Kemampuan Membaca Pemahaman dengan Menulis Karangan Narasi

Selain kemampuan membaca, salah satu aspek keterampilan dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang juga sangat penting adalah kemampuan PHQXOLV 0HQXUXW $NKDGL\DK GDODP $KPDG 5RIL¶XGGLQ GDQ 'DUPL\DWL Zuhdi, ³0HQXOLV GDSDW GLDUWLNDQ VHEDJDL DNWLYLWDV SHQJHNVSUHVLDQ LGH gagasan, pikiran atau perasaan kedalam lambang-lambang kebahasaan (bahasa WXOLV ´ 6HODQMXWQ\D PHQXUXW 6XSDUQR GDQ 0 <XQXV ³0HQXOLV DGDODK kegiatan komunikasi berupa penyampaian pesan secara tertulis kepada pihak ODLQ´ Menulis sangat penting bagi siswa karena dengan menulis dapat meningkatkan kecerdasan, mengembangkan daya inisiatif dan kreativitas, menumbuhkan keberanian, serta merangsang kemauan dan kemampuan mengumpulkan informasi.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

HUBUNGAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN TEKS WIRTSCHAFTSDEUTSCH DENGAN KEMAMPUAN MENULIS SURAT BISNIS MENGGUNAKAN BANTUAN TEXTBAUSTEINEN.

HUBUNGAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN TEKS WIRTSCHAFTSDEUTSCH DENGAN KEMAMPUAN MENULIS SURAT BISNIS MENGGUNAKAN BANTUAN TEXTBAUSTEINEN.

Setelah dilakukan penenlitian mengenai kemampuan membaca pemahaman teks Wirtschaftsdeutsch dan kemampuan menulis menggunakan bantuan Textbausteine pada mahasiswa semester VII Jurusan Pendidkan Bahasa Jerman FPBS UPI tahun ajaran 2012/2013 dapat ditarik kesimpulan bahwa:

29 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN. penyandang buta aksara, agar memiliki kemampuan membaca, menulis, berhitung

BAB I PENDAHULUAN. penyandang buta aksara, agar memiliki kemampuan membaca, menulis, berhitung

Pendidikan Luar Sekolah diharapkan dapat mengatasi persoalan tersebut, melalui pelaksanaan program “Keaksaraan Fungsional”. Program ini adalah bentuk layanan Pendidikan Luar Sekolah untuk membelajarkan warga masyarakat penyandang buta aksara, agar memiliki kemampuan membaca, menulis, berhitung dan keterampilan fungsional yang berorientasi pada kehidupan sehari-hari dengan memanfaatkan potensi lokal.

8 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS AKSARA JAWA MELALUI METODE DRILL

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS AKSARA JAWA MELALUI METODE DRILL

Sehubungan dengan indikator keberhasilan di atas, data yang dikumpulkan dalam penelitian ini (1) tingkat keaktifan siswa, dan (2) penguasaan kemampuan membaca dan menulis aksara jawa. Tingkat keaktifan siswa diukur dengan cara, pengamatan terhadap langkah-langkah pembelajaran dan suasana kelas pada saat pembelajaran berlangsung, Penguasaan kemampuan membaca dan menulis aksara siswa diukur dengan cara memberikan post tes. Data tentang keaktifan siswa dikumpulkan oleh pengamat sedangkan data tentang penguasaan kemampuan membaca dan menulis aksara dikumpulkan oleh peneliti. Mengingat ini adalah PTK, maka di dalam penelitian ini juga dikumpulkan data-data tentang praktik/tindakan guru. Dalam hal ini, tersedia catatan lapangan.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

KEMAMPUAN MEMBACA, MENULIS, DAN MEMAHAMI SIMBOL-SIMBOL MATEMATIKA SISWA SMP

KEMAMPUAN MEMBACA, MENULIS, DAN MEMAHAMI SIMBOL-SIMBOL MATEMATIKA SISWA SMP

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi berjudul “Kemampuan Membaca, Menulis, dan Memahami Simbol-Simbol Matematika Siswa SMP Studi di Kelas VIII SMP Negeri 2 Suruh” adalah benar-benar karya sendiri. Hal-hal yang bukan karya saya dalam skripsi ini diberi citasi dan ditunjukkan daftar pustaka. Apabila dikemudian hari terbukti saya tidak benar, maka saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan skripsi dan gelar yang saya peroleh dari skripsi tersebut.

18 Baca lebih lajut

2015 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MULTILITERASI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA DAN KEMAMPUAN MENULIS SISWA SEKOLAH DASAR

2015 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MULTILITERASI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA DAN KEMAMPUAN MENULIS SISWA SEKOLAH DASAR

Penelitian Swanson, et al. (2011) yang meneliti tentang penerapan strategi kohesif dalam pembelajaran membaca pemahaman berbasis konten area. Kesimpulan yang disampaikan Swanson (2011) adalah pembelajaran membaca secara konten area telah mampu meningkatkan kemampuan membaca siswa, sekaligus meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi ajar yang sedang dipelajari. Meskipun penelitian tentang model pembelajaran multiliterasi telah banyak dilakukan, namun itu kebanyakan adalah di luar negeri. Maka, pada penelitian ini peneliti akan meneliti berbeda dari peneliti- peneliti sebelumnya. Pada penelitian, pembelajaran yang digunakan adalah kolaborasi pebelajaran membaca dan pembelajaran menulis dengan menggunakan teks sains dan teks sosial. Selain itu sumber belajar yang digunakan beragam, yaitu dimulai dari pengetahuan awal siswa, video tentang tema pembelajaran, gambar tentang tema pembelajaran, buku-buku tentang tema pembelajaran, serta lingkungan yang ada di sekitar siswa.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Pengaruh Kemampuan Membaca dan Teori Sastra terhadap Kemampuan Menulis  (Survei SMA Swasta Jakarta Timur)

Pengaruh Kemampuan Membaca dan Teori Sastra terhadap Kemampuan Menulis (Survei SMA Swasta Jakarta Timur)

Penelitian ini berjudul Pengaruh Kemampun Membaca dan Penguasaan Teori Sastra Terhadap Kemampuan Menulis (Survei SMA Swasta Jakarta Timur). Penelitian ini bertujan untuk memperoleh gambaran empirik mengenai pengaruh kemampuan membaca dan penguasaan teori sastra terhadap kemampuan menulis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Peneliti melakukan survei pada 60 sampel yang dipilih secara acak dari seluruh siswa di SMA 1 Cawang Baru dan SMA Karya Enam-Enam. Analisis data menggunakan teknik korelasional. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh sebagai berikut 1) Terdapat pengaruh yang signifikan kemampuan membaca dan penguasaan teori sastra secara bersama-sama terhadap kemampuan menulis, diperoleh harga F hitung = 53,613>F tabel = 1,67 pada tingkat signifikan 5%. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan Kemampuan Membaca terhadap kemampuan menulis, diperoleh harga t hitung = 5,167>t tabel = 1,67 pada tingkat signifikan 5%. 3) Terdapat pengaruh yang signifikan penguasaan teori sastra terhadap kemampuan menulis, diperoleh harga t hitung = 5,924>t tabel = 1,67 pada tingkat signifikan 5%.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS MAHASISWA ASING MENGGUNAKAN BAHASA DI UIN WALISONGO SEMARANG

KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS MAHASISWA ASING MENGGUNAKAN BAHASA DI UIN WALISONGO SEMARANG

Artikel ini membahas mengenai kemampuan membaca dan menulis responden yang merupakan mahasiswa asing di UIN Walisongo Semarang. Responden berasal dari wilayah kelompok propinsi Th ailand Selatan. Kemampuan membaca dan menulis responden diukur menggunakan indikator bahasa Indonesia (Bahasa) yaitu kemampuan membaca dan menulis. Responden berjumlah 37 orang, terdiri dari 25 mahasiswi dan 12 mahasiswa yang tersebar di 3 fakultas di UIN Walisongo Semarang. Responden berusia antara 20 hingga 28 tahun dari angkatan 2012 hingga 2016. Bahasa asli dari responden adalah bahasa Melayu. Bahasa kedua yang dikuasai responden adalah bahasa Th ailand. Responden belum cukup mempunyai bekal kemampuan Bahasa sebelum tiba di Indonesia. Pengumpulan data pada artikel ini menggunakan kuisioner. Hasil temuan yang diperoleh untuk indikator membaca adalah mean atau rata-rata responden dalam membaca tulisan Bahasa berada pada angka 22. Angka tersebut berada di antara interval 21 – 22 yang menunjuk pada kategori sedang. Sedangkan hasil temuan untuk indikator menulis adalah mean berada pada angka 25. Angka 25 terletak di antara interval 24 – 25 yang menunjuk pada kategori sedang. Kategori ini menggunakan interval standar lima yaitu sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah dan sangat rendah. Kesimpulan yang dapat diperoleh dalam artikel ini adalah baik kemampuan membaca dan menulis responden menggunakan Bahasa berada pada kategori sedang.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS terhadap

KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS terhadap

Kemampuan membaca dan menulis dikembangkan dengan cara banyak membaca, mengulangi bacaan kemudian mengambil sebuah kesimpulan tentang apa yang sedang dibaca. Selanjutnya menulis dimulai dengan merangkai sebuah kata yang sudah pernah dipelajari kemudian ditulis dengan sistematis.

3 Baca lebih lajut

Peningkatan Kemampuan Membaca dan Menulis Permulaan Menggunakan Strategi Bengkel Literasi pada Siswa SD

Peningkatan Kemampuan Membaca dan Menulis Permulaan Menggunakan Strategi Bengkel Literasi pada Siswa SD

the Evaluation Achievement . Hasil studi menunjukkan bahwa rata-rata anak Indonesia berada pada urutan keempat dari bawah dari 45 negara di dunia. Hal ini membuat peneliti berusaha memaparkan bagaimana tingkat pemahaman literasi pada siswa Sekolah Dasar dan memiliki potensi untuk meningkatkan kemampuan membaca menulis permulaan khususnya di SD Labschool, Kecamatan Gajahmungkur. Peneliti menggunakan model strategi bengkel literasi untuk meningkatkan kemampuan membaca menulis siswa SD Labschool Kecamatan Gajahmungkur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu dengan desain one
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Implementasi Strategi Membaca dan Menghafal Al Qur’an dan Pengaruhnya Terhadap Kemampuan Membaca dan Menulis Arab permulaan

Implementasi Strategi Membaca dan Menghafal Al Qur’an dan Pengaruhnya Terhadap Kemampuan Membaca dan Menulis Arab permulaan

Perintah, membaca yang tertuang dalam surah Al- Alaq ayat 1-5 adalah tonggak komando untuk merubah suatu bangsa yang tidak berbudaya menjadi bangsa yang mulia dengan perantara keutamaan kalam. Jika tidak ada tulisan, tentu pengetahuan tidak terekam, agama tidak tersebar, dan generasi muda tidak akan mengenal sejarah umat sebelumnya. Jadi membaca dan menulis

6 Baca lebih lajut

HUBUNGAN BERPIKIR KRITIS DAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN KEMAMPUAN MENULIS ARGUMENTASI

HUBUNGAN BERPIKIR KRITIS DAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN KEMAMPUAN MENULIS ARGUMENTASI

Haryadi mengatakan di dalam membaca pemahaman merupakan suatu proses untuk mengenali atau mengidentifikasi teks, kemudian mengingat kembali isi teks. Membaca pemahaman juga dapat berarti sebagai suatu kegiatan membuat urutan tentang uraian/ menggorganisasi isi teks, bisa mengevaluasi sekaligus dapat merespon apa yang tersurat atau yang tersirat dalam teks, sedangkan pemahaman berhubungan laras dengan kecepatan. Pemahaman atau comprehension, adalah kemampuan membaca untuk mengerti: ide pokok, detail penting dan seluruh pengertian. Membaca pemahaman (reading for understanding) yang dimaksudkan di sini adalah sejenis membaca yang bertujuan untuk memahami: 1) standar atau norma-norma sesastra (letery standards), 2) resensi kritis (ctitical review), 3) drama tulis (printed drama), dan 4) pola-pola fiksi (pattems of fiction).
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Kemampuan Membaca Nyaring Siswa Disleksia Sekolah Luar Biasa Pelita Hati Pekanbaru

Kemampuan Membaca Nyaring Siswa Disleksia Sekolah Luar Biasa Pelita Hati Pekanbaru

Pada hakikatnya, membaca pemahaman termasuk di dalam aktivitas otak manusia memperoleh gagasan dari sumber tertulis (Razak, 2007:11). Artinya, ketika seseorang melakukan kegiatan membaca dengan melibatkan aktivitas otak untuk memperoleh gagasan dari sumber tertulis yang dibacanaya, maka membaca yang demikian itu merupakan membaca pemahaman. Kegiatan membaca yang melibatkan kemampuan kognitif ini tentu diperlukan ketelitian yang lebih agar tidak salah menafsirkan gagasan yang terkandung dalam sumber bacaan. Pandangan ini senada dengan pernyataan Crawley dan Montain (2007:2), Membaca pada hakikatnya adalah proses yang rumit yang melibatkan banyak hal, tidak hanya sekedar melafalkan tulisan tetapi juga melibatkan aktivitas visual, berfikir, psikolinguitik, dan metakognitif.Membaca merupakan dasar utama untuk memperoleh kemampuan belajar di berbagai bidang. Melalui membaca seseorang dapat membuka cakrawala dunia, mengetahui apa yang sebelumnya tidak diketahui. Berbeda dengan menulis dan berhitung. Membaca merupakan suatu proses yang kompleks dengan melibatkan kedua belahan otak. Menggunakan mata dan pikiran sekaligus untuk mengerti apa maksud dari setiap huruf yang telah dibaca. Oleh karena itu, wajar jika orangtua merasa kuatir ketika anaknya mengalami kesulitan membaca.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN TEKNIK PUZZLE HURUF UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA ANAK DISLEKSIA

PEMBELAJARAN TEKNIK PUZZLE HURUF UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA ANAK DISLEKSIA

Anak-anak di sekolah pada umumnya memiliki karakteristik individu yang berbeda, baik dari segi fisik, mental, intelektual, ataupun sosial-emosional. Ada siswa yang menempuh kegiatan belajranya dengan lancar dan berhasil tanpa mengalami kesulitan, namun di sisi lain tidak sedikit pula siswa yang justru mengalami berbagai kesulitan belajar. Beberapa anak mengalami gangguan membaca. Yang disebut dengan disleksia yaitu hilangnya kemampuan membaca. Kondisi tersebut bukan berbentuk ketidakmampuan fisik melainkan mengarah pada otak yang berfungsi sebagai pengolah dan pemroses informasi. Hal tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja, guru dan orang tua harus berusaha mencari jalan keluar untuk mengatasi kesulitan dalam belajar. Gejala disleksia, yaitu, ragu-ragu dan lambat dalam berbicara, kesulitan memilih kata yang tepat untuk menyampaikan maksud yang diucapkan, kesalahan mengeja yang dilakukan terus-menerus, membaca kata demi kata secara lamban dan intonasi naik turun, membalikkan huruf, kata, dan angka yang mirip, kesulitan dalam menulis. Penyebab disleksia diantaranya mengalami masalah mengingat perkataan, masalah penyusunan yang sistematis, masalah ingatan jangka pendek, dan masalah pemahaman sintaksis (tata bahasa). Di antara sekian banyak penyebab, faktor utamanya adalah otak. Alternatif penyembuhan disleksia, antara lain anak distimuasi di bagian otak dengan sejumlah pembelajaran membaca. Dengan menggunakan teknik Puzzle huruf pembelajaran membaca dan menulis diharapkan dapat meningkatkan ketrampilan membaca pada anak disleksia.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects