Top PDF KEDUDUKAN KEUANGAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

KEDUDUKAN KEUANGAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

KEDUDUKAN KEUANGAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

Dalam rangka usaha menyederhanakan peraturan perundangan dan menciptakan tertib pengeluaran keuangan Negara, maka segala pembiayaan bagi Presiden dan Wakil Presiden, seperti gaji, tunjangan, pembiayaan yang perlu dalam melaksanakan tugas, biaya rumah tangga dan perawatan kesehatan, sudah selayaknya diatur dalam satu Undang-undang dan perinciannya ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun yang bersangkutan.

0 Baca lebih lajut

PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 26 TAHUN 1973 TENTANG KEDUDUKAN KEUANGAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 26 TAHUN 1973 TENTANG KEDUDUKAN KEUANGAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 1977 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 26 TAHUN 1973 TENTANG KEDUDUKAN KEUANGAN PRE[r]

0 Baca lebih lajut

KEDUDUKAN KEUANGAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN SERTA BEKAS PRESIDEN DAN BEKAS WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

KEDUDUKAN KEUANGAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN SERTA BEKAS PRESIDEN DAN BEKAS WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

b. bahwa ketentuan yang terdapat dalam berbagai peraturan perundang- undangan tentang tunjangan yang bersifat pensiun bagi bekas Presiden dan, bekas Wakil Presiden Republik Indonesia yang telah memberikan jasa dan pengabdiannya kepada Bangsa dan Negara Republik Indonesia itu, pada waktu ini sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan, oleh sebab itu perlu ditinjau kembali dan disempurnakan;

0 Baca lebih lajut

KAJIAN YURIDIS KEDUDUKAN DAN TANGUNG JAWAB WAKIL PRESIDEN DALAM SISTEM KETATANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA

KAJIAN YURIDIS KEDUDUKAN DAN TANGUNG JAWAB WAKIL PRESIDEN DALAM SISTEM KETATANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA

Wakil presiden adalah suatu jabatan yang diemban oleh seseorang yang mendapat amanah untuk membantu seorang presiden dalam menjalankan roda pemerintahan. Wakil presiden dipilih juga melalui Pemilihan Umum. Wakil presiden merupakan pembantu dari seorang Presiden, Pembantu disini adalah seseorang yang dengan sigap melakukan segala sesuatu tugas adapun tugas tersebut adalah tugas negara yang diberikan oleh Presiden terhadapnya. Wakil presiden dipilih melalui mekanisme pemilihan langsung oleh rakyat melalui Pemilihan Umum, pemilihan umum ini dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Di dalam ketentuan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 bahwa sangat terlihat jelas dan nampak bahwa Presiden itu dalam melakukan kewajibannya dibantu oleh seorang wakil yaitu wakil presiden.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

KEDUDUKAN MAHKAMAH KONSTITUSI DALAM PROSES PEMBERHENTIAN PRESIDEN DAN/ATAU WAKIL PRESIDEN DALAM MASA JABATANNYA DI INDONESIA.

KEDUDUKAN MAHKAMAH KONSTITUSI DALAM PROSES PEMBERHENTIAN PRESIDEN DAN/ATAU WAKIL PRESIDEN DALAM MASA JABATANNYA DI INDONESIA.

1. Kedudukan Mahkamah Konstitusi diatur secara tegas dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik. Pengaturannya terdapat dalam Pasal 7B ayat (1) serta Pasal 24 ayat (2). Kedudukan Mahkamah Konstitusi ini diatur setelah amandemen ketiga Undang-Undang Dasar Negara Republik 1945. Berdasarkan sejarah impeachment yang telah terjadi di Indonesia, dimana prosedur pemberhentian Presiden dalam masa jabatannya sebelum amandemen dikatakan cukup mudah. Oleh sebab itu kedudukan Mahkamah Konstitusi diatur secara tegas di dalam Undang-Undang Dasar Negara Republlik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 Tentang Mahkamah Konstitusi yang telah direvisi menjadi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 Tentang Mahkamah Konstitusi, serta Peraturan Mahkamah Konstitusi Nomor 21 Tahun 2009 Tentang Pedoman Beracara Dalam Memutus Pendapat Dewan Perwakilan Rakyat Mengenai Dugaan Pelanggaran Oleh Presiden Dan/Atau Wakil Presiden. 2. Mahkamah Konstitusi diberi kewenangan dalam prosedur pemberhentian
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Index of /ProdukHukum/Sekneg

Index of /ProdukHukum/Sekneg

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 73 TAHUN 2002 TENTANG PENUGASAN WAKIL PRESIDEN MELAKSANAKAN TUGAS PRESIDEN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa sehubunga[r]

1 Baca lebih lajut

KAJIAN YURIDIS KEDUDUKAN DAN TANGUNG JAWAB WAKIL PRESIDEN DALAM SISTEM KETATANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA

KAJIAN YURIDIS KEDUDUKAN DAN TANGUNG JAWAB WAKIL PRESIDEN DALAM SISTEM KETATANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA

Vice president is a department carried by the person who gets the trust to help the president in the exercise wheel rule . Elected vice president as well as through general elections . An assistant vice president of a President, Assistant Here is someone with alacrity does everything work as for the task is the task assigned him by the President . Vice president elected by direct election mechanism by people through general elections , the election is conducted every five years . In the provision of the Constitution of the Republic of Indonesia of 1945 that very obvious and visible that the President was doing his duty , assisted by a representative that is representative of the president . In this regard has been proven that the president has the duty and function as well as clear accountability boiling in the Constitution of 1945, the cry of Representatives president should be Assistant to the President but the authority and duties and accountability never clearly arranged in the Law of 1945 .
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Index of /ProdukHukum/Sekneg

Index of /ProdukHukum/Sekneg

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2000 TENTANG PENUGASAN WAKIL PRESIDEN MELAKSANAKAN TUGAS PRESIDEN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa sehubungan dengan[r]

1 Baca lebih lajut

J.D.I.H. - Dewan Perwakilan Rakyat

J.D.I.H. - Dewan Perwakilan Rakyat

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 1959 TENTANG KEDUDUKAN KEUANGAN PRESIDEN, WAKIL PRESIDEN DAN PEJABAT YANG MENJALANKAN PEKERJAAN JABATAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PRE[r]

8 Baca lebih lajut

KEDUDUKAN KEUANGAN PRESIDEN, WAKIL PRESIDEN DAN PEJABAT YANG MENJALANKAN PEKERJAAN JABATAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA uu0111959

KEDUDUKAN KEUANGAN PRESIDEN, WAKIL PRESIDEN DAN PEJABAT YANG MENJALANKAN PEKERJAAN JABATAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA uu0111959

Menimbang : a. bahwa gaji, biaya perjalanan, biaya penginapan dan lain-lain tunjangan bagi Presiden, Wakil Presiden dan Pejabat yang menjalankan pekerjaan jabatan Presiden Republik Indonesia (sebagai yang dimaksud dalam Undang-undang No. 29 tahun 1957), kini masih diatur dalam pelbagai Peraturan Pemerintah;

0 Baca lebih lajut

Perpres Nomor 144 Tahun 2015

Perpres Nomor 144 Tahun 2015

2. Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2012 tentang Utusan Khusus Presiden, Staf Khusus Presiden, dan Staf Khusus Wakil Presiden (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 44), sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2015 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 97);

5 Baca lebih lajut

ProdukHukum DalamNegri

ProdukHukum DalamNegri

(1)Pengamanan dan pengawalan calon Presiden dan calon Wakil Presiden diberikan terhitung sejak diumumkannya calon Presiden dan calon Wakil Presiden secara resmi oleh KPU sampai dengan terpilihnya pasangan Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden putaran pertama.

1 Baca lebih lajut

Kep Pres No. 11 Tahun 2006

Kep Pres No. 11 Tahun 2006

Menimbang : bahwa sehubungan dengan pelaksanaan Kunjungan Kerja Presiden ke Malaysia dan Singapura mulai tanggal 2 Agustus 2006 sampai dengan 7 Agustus 2006, maka untuk menjaga lancarnya pelaksanaan pemerintahan dipandang perlu untuk menugaskan Wakil Presiden melaksanakan tugas sehari-hari Presiden selama berlangsungnya kunjungan tersebut;

2 Baca lebih lajut

Index of /ProdukHukum/Sekneg

Index of /ProdukHukum/Sekneg

Menugaskan Wakil Presiden untuk melaksanakan tugas sehari-hari Presiden sebagaimana dimaksud dalam Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2000 tentang Penugasan Wakil Presiden Melaksanakan Tugas Presiden Dalam Hal Presiden Berada di Luar Negeri, selama Presiden melaksanakan kunjungan ke luar negeri yang akan berlangsung mulai tanggal 22 Pebruari 2001 sampai dengan tanggal 7 Maret 2001 atau sampai dengan tanggal tiba kembali di tanah air.

1 Baca lebih lajut

Index of /ProdukHukum/Sekneg

Index of /ProdukHukum/Sekneg

Menugaskan Wakil Presiden untuk melaksanakan tugas sehari-hari Presiden sebagaimana dimaksud dalam Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2000 tentang Penugasan Wakil Presiden Melaksanakan Tugas Presiden Dalam Hal Presiden Berada di Luar Negeri, selama Presiden melaksanakan kunjungan ke luar negeri yang akan berlangsung mulai tanggal 17 September 2001 sampai dengan tanggal 30 September 2001 atau sampai dengan tanggal tiba kembali di tanah air.

1 Baca lebih lajut

Index of /ProdukHukum/Sekneg

Index of /ProdukHukum/Sekneg

PERTAMA : Menugaskan Wakil Presiden untuk melaksanakan tugas sehari-hari Presiden sebagaimana dimaksud dalam Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2000 tentang Penugasan Wakil Presiden Melaksanakan Tugas Presiden Dalam Hal Presiden Berada di Luar Negeri, selama Presiden melaksanakan kunjungan kerja ke Singapura dan Malaysia pada tanggal 17 sampai dengan 19 Mei 2010 atau sampai dengan tanggal tiba kembali di tanah air.

2 Baca lebih lajut

Index of /ProdukHukum/Sekneg

Index of /ProdukHukum/Sekneg

Menimbang : bahwa sehubungan dengan pelaksanaan kunjungan kerja Presiden ke Vietnam dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke- 16 pada tanggal 7 sampai dengan 9 April 2010, maka untuk menjaga lancarnya pelaksanaan pemerintahan dipandang perlu untuk menugaskan Wakil Presiden melaksanakan tugas sehari-hari Presiden selama berlangsungnya kunjungan tersebut;

2 Baca lebih lajut

Keputusan Presiden No 11 th 2007

Keputusan Presiden No 11 th 2007

Menimbang : bahwa sehubungan dengan pelaksanaan Kunjungan Kerja Presiden ke Malaysia mulai tanggal 27 sampai dengan 29 Mei 2007, maka untuk menjaga lancarnya pelaksanaan pemerintahan dipandang perlu untuk menugaskan Wakil Presiden melaksanakan tugas sehari-hari Presiden selama berlangsungnya kunjungan tersebut;

2 Baca lebih lajut

Keputusan Presiden no 14 th 2006

Keputusan Presiden no 14 th 2006

Menimbang : bahwa sehubungan dengan pelaksanaan Kunjungan Kerja/- Kenegaraan Presiden ke Finlandia, Norwegia, dan Cuba mulai tanggal 9 September 2006 sampai dengan 19 September 2006, maka untuk menjaga lancarnya pelaksanaan pemerintahan dipandang perlu untuk menugaskan Wakil Presiden melaksanakan tugas sehari-hari Presiden selama berlangsungnya kunjungan tersebut; Mengingat : 1. Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik

2 Baca lebih lajut

Keputusan Presiden No 19 th 2006

Keputusan Presiden No 19 th 2006

Menimbang : bahwa sehubungan dengan pelaksanaan Kunjungan Kerja/- Kenegaraan Presiden ke Republik Rakyat Cina mulai tanggal 27 Oktober 2006 sampai dengan 31 Oktober 2006, maka untuk menjaga lancarnya pelaksanaan pemerintahan dipandang perlu untuk menugaskan Wakil Presiden melaksanakan tugas sehari-hari Presiden selama berlangsungnya kunjungan tersebut;

2 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...