Top PDF BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu (quasi eksperimen) dimana sampel penelitian tidak dikelompokkan secara acak, tetapi menerima keadaan sampel apa adanya (Ruseffendi, 2006: 2). Adapun desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah "non-equivalent groups pretest-posttest design".Dimana desain ini terdapat dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Menurut Schumacher (2001:342), desain ini dapat digambarkan sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen

BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen karena sesuai dengan tujuan penelitian yaitu melihat hubungan antara variabel- variabel penelitian. Variabel-varibel penelitian yang dimaksud adalah pembelajaran matematika menggunakan pendekatan problem posing sebagai variabel bebas, dan kemampuan adaptive reasoning (penalaran adaptif) siswa SMP sebagai variabel terikat. Jadi, peneliti akan melakukan perlakuan berupa variabel bebas dan melihat perubahan yang terjadi pada variabel terikat
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Eksperimen

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Eksperimen

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Eksperimen karena penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran kanji tingkat dasar melalui ilustrasi dan story bisa efektif atau tidak. Dengan kata lain penulis ingin meneliti hubungan antara variabel bebas, yaitu ilustrasi dan story dan variabel terikat, yaitu pembelajaran kanji tingkat dasar. Adapun alasan digunakannya metode eksperimen ini, karena sesuai dengan definisi yaitu:

14 Baca lebih lajut

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen.

METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Eksperimen yang dilakukan adalah pengukuran laju infiltrasi secara langsung di lapangan dan uji sifat fisis tanah berupa tekstur, kerapatan, dan kadar air tanah. Pengukuran laju infiltrasi dilakukan dengan menggunakan infiltrometer cincin ganda di UPI dan Sariwangi.

8 Baca lebih lajut

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen

BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain “Control Group Pretest-Postest Design”, yaitu satu kelompok subyek sebagai kelompok eksperimen dan kelompok yang kedua sebagai kelompok kontrol (Tabel 3.1). Kelompok eksperimen menggunakan pembelajaran dengan metode LIBAT, sedangkan kelompok kedua dengan pembelajaran konvensional.

10 Baca lebih lajut

BAB III METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen.

BAB III METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Kerlinger (Takona, 2002:47) mengartikan eksperimen sebagai “A scientific investigation in which an investigator manipulates and controls one or more independent variables and observes the dependent variable or variables for variation concomitant to the manipulation of the independent variables”.

15 Baca lebih lajut

BAB III METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen

BAB III METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan penelitian subyek tunggal yaitu suatu metode yang bertujuan untuk memperoleh data yang diperlukan dengan melihat hasil ada tidaknya dampak yang akan terjadi dari suatu intervensi yang diberikan.Tawney dan Gast (1984:10) menjelaskan bahwa penelitian subyek tunggal merupakan bagian yang integral dari analisis perilaku (behavior analytic). Penelitian subyek tunggal mengacu pada strategi penelitian yang dikembangkan untuk mendokumentasikan perubahan tentang tingkah laku subyek secara individu. Melalui seleksi dan penggunaan yang teliti atas desain-desain yang ditanamkan dalam teks ini mungkinlah bagi kita untuk memperlihatkan hubungan fungsional antara intervensi dan perubahan didalam perilaku . Memperlihatkan hubungan fungsional pelaku eksperimen, guru dan pelaku intervensi memiliki keyakinan- melalui verifikasi empiris- bahwa perubahan perilaku terjadi disebabkan oleh terjadinya intervensi dan bukan alasan-alasan sejenis lainnya.
Baca lebih lanjut

39 Baca lebih lajut

BAB III METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksperimen.

BAB III METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksperimen.

Dari penjelasan tentang macam dan bentuk metode eksperimen di atas, peneliti memilih metode quasi experimental design dengan bentuk nonequivalen control group design. Quasi eksperimental design merupakan salah satu metode eksperimen yang mempunyai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol namun, kelompok kontrol ini tidak berfungsi banyak untuk mengontrol variabel- variabel luar yang mempengaruhi pelaksanaan penelitian. Menurut Sugiyono (2009:77) menjelaskan bahwa “Desain ini mempunyai kelompok kontrol, tetapi tidak dapat berfungsi sepenuhnya untuk mengontrol variabel-variabel luar yang mempengaruhi pelaksanaan eksperimen”. Lanjut lagi Sugiyono (2009:75) mengatakan bahwa “quasi eksperimental design, digunakan karena pada kenyataannya sulit mendapatkan kontrol yang digunakan untuk penelitian”.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

BAB III METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen

BAB III METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang menggunakan Design One Group Pretest – Posttest, dimana dalam penelitian ini kepada unit percobaan dikenakan perlakuan dengan dua kali pengukuran. Pengukuran pertama dilakukan sebelum perlakuan diberikan, dan pengukuran kedua dilakukan sesuadah perlakuan dilaksanakan.

13 Baca lebih lajut

BAB III METODE PENELITIAN. metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Desain eksperimen

BAB III METODE PENELITIAN. metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Desain eksperimen

Penelitian ini memberikan perlakuan kepada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Perlakuan yang diberikan kelas eksperimen berupa perlakuan pembelajaran matematika yang dimanipulasi sedemikian hingga, sehingga metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Desain eksperimen yang digunakan adalah Kuasi Eksperimen, karena peneliti tidak dapat mengontrol secara penuh terhadap kelas penelitian baik kelas kontrol maupun kelas eksperimen, sehingga untuk hal lain yang tidak diteliti, pada kedua kelas penelitian tersebut diasumsikan sama. Desain yang digunakan adalah “Pretest- Postest Control Group Design” (desain kelompok pretest-postest). Pretest dilakukan sebelum pembelajaran dan postest diberikan sesudah pembelajaran. Secara singkat, desain penelitiannya sebagai berikut (Sundayana, 2010):
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen, dengan alasan pengontrolan yang dilakukan hanya pada satu variabel yaitu tingkat kecerdasasan siswa yang akan ditetapkan sebagai sampel dianggap sama. Metode eksperimen juga digunakan untuk melihat gambaran peningkatan keterampilan proses sains dan penguasaan konsep siswa.

15 Baca lebih lajut

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat pengaruh pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap peningkatan keterampilan proses sains anak usia dini. Hal ini dimaksud agar dapat dilihat pengaruh atau gejala yang muncul akibat dari suatu perlakuan tertentu yang dapat diamati dan dikontrol secermat mungkin. Desain eksperimen yang digunakan adalah jenis one group design (pre- eksperimen) yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Metode Eksperimen adalah metode untuk menguji efektivitas dan efisiensi dari suatu pendekatan, metode, teknik, atau media pengajaran dan pembelajaran, sehingga hasilnya bisa diterapkan jika memang baik, atau tidak digunakan jika memang tidak baik dalam pengajaran yang sebenarnya (Sutedi, 2009 : 54).

32 Baca lebih lajut

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen.

C. Instrumen Penelitian Instrumen yang dipakai dalam penelitian ini antara lain: 1. Rancangan Pembelajaran Rancangan pembelajaan disusun untuk mengetahui bagaimana strategi penggunan media film bisu dalam pembelajaran menulis. Penelitian dilakukan dalam empat kali pertemuan dengan empat Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan alokasi waktu 2 x 45 menit. RPP disusun secara bertahap dimulai dari penggunaan media film bisu secara sederhana hingga yang cukup kompleks sesuai dengan tema yang dipelajari pada sub- bab saat itu. Ini dimaksudkan agar reaksi / respon dari siswa sebagai sumber data terhadap film bisu dapat diamati dengan baik.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen

3.2.2 Angket Kata angket berasal dari bahasa latin, inquirere atau inquiro yang artinya bertanya, mencari, memeriksa, meneliti, mengusut atau mencari bukti. Sementara itu kata kuesioner berasal dari bahasa latin, question, yang artinya suatu angket atau kuesioner adalah instrument penelitian yang berisi serangkaian pertanyaan yang akan dijawab oleh responden mengenai kehidupan, kenyatan atau sikap mereka. Angket untuk menghimpun data dengan cara mengajukan pertanyaan yang disusun dengan sistematis itu kemudian disebarkan pada responden dengan cara tertentu.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen

Nurihsan, M. Pd, 2) Dr. Ilfiandra, M. Pd dan 3) Dr. Ipah Saripah, M. Pd, dan format analisis yang sudah disediakan. Ketiga pakar inilah yang akan menentukan layak atau tidaknya kuesioner untuk disebarkan kepada siswa. Berdasarkan pertimbangan para ahli tersebut ada beberapa pernyataan item yang dinilai tidak relevan karena harus disesuaikan dengan subjek penelitian yaitu siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama, dengan tata bahasa yang mengikuti pemahaman remaja tingkat SMP, sehingga pada akhirnya disepakati sebanyak 44 Pernyataan untuk disebarkan kepada siswa yang selanjutnya untuk dilakukan uji validitas dan reliabilitas.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen,

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen,

Dalam penelitian ini terdapat kelompok ekperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen memperoleh perlakuan berupa pembelajaran matematika dengan penerapan metode inkuiri, sementara itu kelompok kontrol tidak mendapat perlakuan khusus. Pada kedua kelompok tersebut akan dibandingkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Pengelompokkan subjek pada penelitian ini dilakukan secara acak (A) kemudian mendapatkan pretest (O) dan posttest (O). Desain eksperimennya adalah:

10 Baca lebih lajut

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen.

guru, serta mengamati responden dalam melaksanakan metode storytelling dengan media panggung boneka, peneliti mengamati responden membacakan cerita. Setelah seluruh kegiatan pembelajaran selesai, memberikan posttest pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan menyimak dan berbicara anak usia dini antara yang menggunakan metode storytelling dengan media panggung boneka dengan pembelajaran konvesional melalui membacakan cerita. Dalam tahap pelaksanaan, dilakukan penerapan metode storytelling dengan media panggung boneka yang telah dituangkan dalam rencana pembelajaran dengan jadwal kegiatan tercantum sebagaimana tabel berikut :
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen,

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen,

1) Program multimedia interaktif (MMI) dinamis merupakan media pembelajaran dalam bentuk program multimedia yang dibuat dengan software Macromedia Flash 8.0 berupa media visual gerak, yang memuat teks, gambar, garis, simbol, grafik, audio dan video bernarasi yang relevan dengan konsep sisterm reproduksi manusia serta dilengkapi dengan kontrol navigasi. Dalam penelitian ini MMI yang digunakan adalah model tutorial yang bertujuan memberikan pemahaman secara tuntas (mastery learning) kepada siswa mengenai materi pelajaran yang dipelajari.

24 Baca lebih lajut

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan

2. Tahap Pelaksanaan Tahap pelaksanaan penelitian merupakan tahap implementasi pembelajaran di sekolah. Langkah pertama yang dilakukan adalah pemberian pretest kepada siswa sebagai acuan awal dalam menentukan seberapa besar peranan pembelajaran menggunakan software pembelajaran elektrokimia menggunakan konteks kearifan lokal keris yang akan dilakukan. Setelah itu pembelajaran dilakukan berdasarkan rencana pelaksanaan pembelajaran yang telah disusun. Pada saat pembelajaran berlangsung dilakukan observasi berupa rekaman video dan pengamatan oleh beberapa observer. Kegiatan observasi ini digunakan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran di kelas berdasarakan tahapan-tahapan literasi sains menggunakan software pembelajaran elektrokimia. Langkah selanjutnya adalah pemberian posttest setelah pembelajaran selesai dilakukan. Instrumen lain yang digunakan adalah angket untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap pembelajaran sebagai bahan pendukung untuk menjelaskan hasil penelitian. Jadwal pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan dapat dilihat pada tabel 3.1 di bawah ini.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...