Top PDF Penerapan Ragam Hias Pada Bahan Keras

Penerapan Ragam Hias Pada Bahan Keras

Penerapan Ragam Hias Pada Bahan Keras

Ragam hias atau ornamen untuk hiasan dapat berupa motif tum bu han, hewan, manusia dan geometris yang di- gunakan un tuk memperindah bidang dua dan tiga di mensi. Mo tif ra gam hias dua dimensi dapat diterapkan pada ben da ke- ra jinan anya man, ukiran maupun bagian dari sisi ba ngu nan rumah tradi si o nal. P a d a r a g a m h i a s y a n g b e r s i f a t t i g a di men si dijumpai pada barang-barang rumah tangga dan kerajinan

14 Baca lebih lajut

Bab 9 Penerapan Ragam Hias pada Bahan Keras

Bab 9 Penerapan Ragam Hias pada Bahan Keras

Indonesia memiliki kekayaan dalam seni ragam hiasnya yang sangat beragam. Ragam hias melambangkan makna bagi masyarakat pendukungnya. Ragam hias diterapkan pada bangunan rumah, pusaka, perhiasan, pakaian, peralatan rumah tangga, serta alat-alat untuk keperluan adat dan upacara. Ragam hias memiliki makna dan simbol berbeda, baik bentuk maupun ornamen yang dibuat. Ornamen bunga teratai misalnya melambangkan keagungan. Bunga melati melambangkan kesucian. Di bawah ini terdapat beberapa ragam hias yang diterapkan pada beberapa benda dengan bahan yang berbeda.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

KISI KISI UKK SENI BUDAYA KELAS 8 K 13 WWW SOALBAGUS COM

KISI KISI UKK SENI BUDAYA KELAS 8 K 13 WWW SOALBAGUS COM

Penerapan Ragam hias pada bahan keras Disajikan soal tentang ragam hias budaya daerah nusantara, diharapkan siswa dapat menjawab pertanyaan tersebut.. Disajikan pertanyaan tentang pener[r]

5 Baca lebih lajut

RPP Seni Rupa VIII.2.1

RPP Seni Rupa VIII.2.1

A. Cara-cara mengeksplorasi (Observasi, bertanya) tentang penerapan ragam hias flora, fauna dan geometrik pada kriya dari bahan keras dengan berbagai teknik dilakukan dengan cara membuka fasilitas internet tentang “Motif Hias Ukir”, majalah artikel seni, tayangan TV acara “Desa Seni”, perajin di daerah sekitar dll B. Cara-cara merencanakan (asosiasi) tentang penerapan ragam hias flora, fauna

15 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMP NEGERI 5 SLEMAN TAHUN AJARAN 2014/2015.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMP NEGERI 5 SLEMAN TAHUN AJARAN 2014/2015.

• Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan motif ragam hias daerah, bahan, alat , teknik dan prosedur pembuatan karya kerajinan modifikasi dari bahan limbah organik lunak atau keras yang ada di lingkungan wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa. Mengasosiasi

201 Baca lebih lajut

1 Silabus Prakarya Kerajinan SMP Kls 8 d

1 Silabus Prakarya Kerajinan SMP Kls 8 d

 Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan motif ragam hias daerah, bahan, alat , teknik dan prosedur pembuatan karya kerajinan dari bahan limbah organik lunak atau keras yang ada di lingkungan wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

15 Baca lebih lajut

27. silabus Seni Budaya SMP versi 120216

27. silabus Seni Budaya SMP versi 120216

Materi Pembelajaran Materi Pembelajaran Materi Pembelajaran Kelas VII Kelas VIII Kelas IX bahan dan teknik  Prosedur penerapan ragam hias pada bahan alam  Pembuatan karya dengan me[r]

29 Baca lebih lajut

27. silabus Seni Budaya SMP versi 120216

27. silabus Seni Budaya SMP versi 120216

Materi Pembelajaran Materi Pembelajaran Materi Pembelajaran Kelas VII Kelas VIII Kelas IX bahan dan teknik  Prosedur penerapan ragam hias pada bahan alam  Pembuatan karya dengan me[r]

29 Baca lebih lajut

Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Kayu

Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Kayu

Ragam hias diterapkan pada per muka- an bahan kayu yang berbentuk bidang dua dan tiga dimensi. Penerapan ragam hias pada bahan kayu ini dilakukan dengan menggambar atau mengukir. Penerapan ragam hias pada bahan kayu juga terdapat pada benda-benda seni kerajinan daerah seperti tameng dan topeng. Ragam hias ini dikerjakan dengan cara digambar kemudian diberi warna.

11 Baca lebih lajut

Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Tekstil

Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Tekstil

Penerapan ragam hias flora, fauna, dan geometris pada bahan tekstil banyak dijumpai di berbagai daerah di Indonesia. Penerapan ragam hias pada bahan tekstil dapat dilakukan dengan cara membatik, menenun, membordir, menyulam dan melukis. Bahan tekstil dibuat dengan menjalin benang pakan dan lungsi dengan beragam pola jalinan. Membuat bahan tekstil bisa dilakukan dengan alat tenun tradisional maupun yang modern.

10 Baca lebih lajut

Silabus Seni Rupa VIII

Silabus Seni Rupa VIII

Menerapkan ragam hias flora, fauna dan geometrik pada kriya dari bahan keras dengan berbagai teknik keras Membaca buku tentang konsep dan prosedur membuat motif ragam hias flora dan fa[r]

6 Baca lebih lajut

SILABUS SENI Rupa SMP 7

SILABUS SENI Rupa SMP 7

Menerapkan ragam hias flora, fauna dan geometrik pada kriya dari bahan keras dengan berbagai teknik Teknik ragam hias flora, fauna dan geometrik pada kriya dari bahan keras Mengamati [r]

5 Baca lebih lajut

8. SILABUS SenBud SMP

8. SILABUS SenBud SMP

Menerapkan ragam hias flora, fauna dan geometrik pada kriya dari bahan keras dengan berbagai teknik Teknik ragam hias flora, fauna dan geometrik pada kriya dari bahan keras Mengamati [r]

104 Baca lebih lajut

SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 7 PURWOREJO

SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 7 PURWOREJO

Ragam hias yang mengulang suatu bentuk baku dengan ukuran tertentu pada komposisi yang seimbang di sebut ragam hias : A.. Berdasarkan polanya, ragam hias yang bentuk polanya disusun den[r]

4 Baca lebih lajut

KREASI RAGAM HIAS UIS BARAT.

KREASI RAGAM HIAS UIS BARAT.

Pengeret-ret merupakan lambang dari hewan cicak yang memiliki kepala dua pada kedua ujung badan cicak. Ragam hias pengeret-ret itu melambangkan ikatan keluarga yang terjalin terus- menerus dan tidak pernah putus, pengeret-ret juga melambangkan kekuatan agar masyarakat karo terhindar dari kekuatan roh-roh jahat serta melambangkan kewaspadaan. Pengeret-ret biasanya diletakan pada dinding rumah adat karo. Pengeret-ret berbahan ijuk ataupun rotan dimana berfungsi sebagai pengikat antara papan satu dengan papan yang lainnya. Papan yang diikat dengan pengeret-ret akan membuat dinding rumah adat karo tersebut menjadi kokoh dan kuat. Pengikatan pengeret-ret itu tampak seperti pola anyaman berbentuk cicak, hal ini yang dinamkan ragam hias pengeret-ret.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Bab 2 Menggambar Ragam Hias

Bab 2 Menggambar Ragam Hias

Ragam hias atau ornamen merupakan bentuk karya seni rupa yang sudah berkembang sejak zaman prasejarah. Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki banyak ragam hias. Ragam hias di Indonesia dipengaruhi oleh faktor lingkungan alam, lora dan fauna, serta budaya masing-masing daerah. Keinginan untuk menghias merupakan naluri atau insting manusia. Selain itu, pembuatan ragam hias juga didasarkan atas kebutuhan masyarakat baik yang bersifat praktis maupun yang terkait dengan kepercayaan atau agama. Terdapat ragam hias memiliki makna simbolis karena mengandung nilai-nilai budaya yang terdapat di masyarakat pendukungnya. Menggambar ragam hias dapat dilakukan dengan stilasi (penggayaan) dengan menyederhanakan bentuk objek yang menjadi sumbernya dengan pertimbangan keindahan. Selain itu, gambar hias juga harus disesuaikan dengan fungsinya.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Menggambar Ragam Hias Flora Geometris Figuratif Fauna Prosedur Alat dan Bahan Teknik Pola Susunan Motif

Menggambar Ragam Hias Flora Geometris Figuratif Fauna Prosedur Alat dan Bahan Teknik Pola Susunan Motif

Ragam hias atau ornamen merupakan bentuk karya seni rupa yang sudah ber- kembang sejak zaman prasejarah. Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki banyak ragam hias. Ragam hias di Indonesia di- pengaruhi oleh faktor lingkungan alam, flora dan fauna, serta budaya masing- masing daerah. Keinginan untuk menghias merupakan naluri atau insting manusia. Selain itu, pembuatan ragam hias juga di- dasarkan atas kebutuhan masyarakat baik yang bersifat praktis maupun yang ter- kait dengan kepercayaan atau agama. Ada ragam hias memiliki makna simbolis karena mengandung nilai-nilai budaya masyarakat pendukungnya. Meng gambar ragam hias dapat dilakukan dengan stilasi (penggayaan) dengan menyederhanakan bentuk objek yang menjadi sumbernya dengan pertimbangan keindahan. Selain itu, gambar hias juga harus disesuaikan dengan fungsinya.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

TATA RUANG DAN ELEMEN ARSITEKTUR PADA RU (2)

TATA RUANG DAN ELEMEN ARSITEKTUR PADA RU (2)

Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan kecenderungan penggunaan elemen, ragam hias, dan ruang. Yang paling sering digunakan adalah ragam hias flora dan alam. Seiring dengan meningkatkan hirarki bangunan, maka akan ditambah dengan fauna, dan selanjutnya agama. Yang paling sering untuk dihias adalah berturut-turut senthong, dalem, pringgitan, dan pendopo Saran bagi Penelitian Lanjut

16 Baca lebih lajut

Silabus Ragam Hias Tekstil

Silabus Ragam Hias Tekstil

Mata kuliah ini terdiri dari teori dan praktek yang membahas tentang: ruang lingkup ragam hias tekstil, konsep pelayanan prima dan prosedur mengerjakan ragam hias tekstil yang sesuai dengan konsep K 3, mencipta desain motif ragam hias tekstil dengan menerapkan unsur-unsur dan prinsip desain, sumber ide dan pengembangannya. Teknik membesarkan dan mengecilkan pola ragam hias tekstil.Teknik memindahkan motif pada desain struktur. Macam-macam tusuk hias tekstil, Teknik membuat sulaman putih, sulaman berwarna dan sulaman istimewa dari bahan benang, pita, manik-manik dan kain/tekstil. Menghias benda fungsional dan dekoratif dengan teknik sulaman, serta teknik mengemas benda fungsional yang telah dihias.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

ragam hias kreasi utuh

ragam hias kreasi utuh

Motif merupakan bagian dari ragam hias. Motif lebih diartikan sebagai corak. Dengan demikian, motif hias dapat diartikan sebagai corak hiasan yang terdapat pada suatu produk/benda, atau ruang tertentu. Corak ini sangat dipengaruhi lingkungan sosial dan budayanya, sehingga muncul beberapa nama motif yang sesuai dengan nama acuan viasualnya atau bahkan sesuai dengan wilayah kemunculan motif itu sendiri. Tidaklah heran jika Indonesia yang merupakan negara kepulauan memiliki banyak nama motif yang terhampar diseluruh nusantara ini, karena memiliki banyak wilayah, budaya, dan sumber alam (flora dan fauna) yang kaya. Misalnya motif-motif klasik pada batik: motif parang gondosuli, parang baris, parang centong, parang curiga, parang jenggot, parang kirna, parang klitik, parang kurung, parang menang parang ngesti, parang rusak, parang kusuma, parang pancing, parang peni, parang sarpa, parang sawut, parang sobrah, parang sonder, dan parang suli. Selain kelompok motif parang tersebut, masih banyak motif klasik yang dapat dikenali pada batik, diantaranya: cakar melik, kawung picis, kawung beton, kawung pijetan, nitik rengganis, semen gurdo, semen kasut, semen Yogya, dan semen gebel. Di hamparan nusantara ini dikenal ribuan motif. Pada batik saja dikenal 207 motif klasik.
Baca lebih lanjut

59 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...