Top PDF perairan darat dan laut

perairan darat dan laut

perairan darat dan laut

Teknik ini ditempuh dengan menggunakan tali panjang yang ujungnya diikat dengan bandul timah sebagai pemberat. Dari sebuah kapal tali diturunkan hingga bandul menyentuh dasar laut. Selanjutnya panjang tali diukur dan itulah kedalaman laut. Cara ini sebenarnya tidak begitu tepat karena tali tidak bisa tegak lurus akibat pengaruh arus laut. Di samping itu kadang-kadang bandul tidak sampai ke dasar laut karena tersangkut karang. Cara ini juga memerlukan waktu lama. Namun demikian cara ini memiliki kelebihan yaitu dapat mengetahui jenis batuan di dasar laut, suhu dan juga mengetahui apakah di dasar laut masih terdapat organisme yang bisa hidup.
Baca lebih lanjut

45 Baca lebih lajut

Keadaan Hidrologi Kepulauan Indonesia

Keadaan Hidrologi Kepulauan Indonesia

KONDISI UMUM HIDROLOGI INDONESIA Secara umum perairan indonesia terdiri dari dua jenis, yaitu perairan darat dan perairan laut, Dan yang dibahas dalam ilmu hidrologi adalah perairan dar[r]

45 Baca lebih lajut

makalah perairan darat

makalah perairan darat

Air di planet bumi selalu mengalir dan bergerak. Bentuknya bervariasi antara lain berupa cair,uap,dan es.Pergerakan dan perubahan bentuk air selalu berputar dan berulang.Hal demikian disebut siklus hidrologi.Air di bumi yang meliputi air laut,air danau, dan air sungai akan mengalami penguapan yang disebabkan oleh pemanasan sinar matahari.Dalam hidrologi,penguapan dari badan air secara langsung disebut evaporasi. Penguapan air yang terkandung dalam tumbuhan disebuttranspirasi.Jika penguapan dari permukaan air bersama-sama dengan penguapan dari tumbuh-tumbuhan disebut evapotranspirasi.Penguapan air dari dedaunan dan batang pohon yang basah disebutintersepsi. Hujan dalam istilah hidrologi disebut presipitasi yakni tetes air dari awan yang jatuh kepermukaan tanah.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

ParaniPi IO Prosiding SemnasTangkapIPB

ParaniPi IO Prosiding SemnasTangkapIPB

Permintaan akhir sektor ikan darat dan hasil perairan darat lebih besar dibandingkan dengan sektor ikan laut dan hasil laut lainnya dan permintaan akhir yang tercipta pada ketiga sektor perikanan tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan permintaan antaranya, hal ini mengindikasikan bahwa output sektor-sektor perikanan tersebut lebih cenderung digunakan untuk memenuhi konsumsi langsung baik terhadap pengeluaran konsumsi rumah tangga, pembentukan modal tetap, perubahan stok dan untuk ekspor. Permintaan akhir yang diciptakan dari sektor perikanan seperti ikan hasil tangkapan maupun budidaya selama ini lebih banyak dikonsumsi langsung oleh masyarakat dibandingkan dengan untuk proses produksi pada sektor yang lain pada permintaan antaranya..
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Keterkaitan&Dampak PengandaPiJateng ProsidingRisetSosialEkonom 2006

Keterkaitan&Dampak PengandaPiJateng ProsidingRisetSosialEkonom 2006

Nilai keterkaitan output tidak langsung ke depan sektor-sektor perikanan, seperti sektor ikan laut dan hasil laut lainnya (1.16466), dan sektor ikan darat dan hasil perairan darat (1.13897), dengan masing-masing pada peringkat ke-29, dan 30, hal ini menunjukkan rendahnya nilai keterkaitan tersebut yang berimplikasi terhadap masih kecilnya output yang dihasilkan yang akan digunakan oleh sektor-sektor yang lain baik secara langsung maupun tidak langsung untuk meningkatkan permintaan total per unit.

17 Baca lebih lajut

Perairan Darat Klasifikasi dan Manfaatny

Perairan Darat Klasifikasi dan Manfaatny

Manfaat rawa yaitu sebagai tempat pemeliharaan ikan tambak, misalnya bandeng dan udang atau bisa juga untuk sawah pasang surut. Di rawa-rawa yang airnya asam, tidak terdapat kehidupan binatang. Berdasarkan sifat airnya, rawa terbagi atas rawa air payau; rawa air tawar; dan rawa air asin. Keadaan air di rawa, ada yang tidak mengalami pergantian (tidak mengalir). Ciri airnya sangat asam, berwarna merah, tidak dapat dijadikan air minum, tidak ada organisme yang hidup, dan sukar dimanfaatkan. Akan tetapi banyak juga rawa yang keadaan airnya selalu mengalami pergantian, misalnya karena pengaruh pasang surut air laut atau karena luapan sungai. Gambut yang terdapat di rawa untuk masa yang akan datang bisa dipergunakan untuk bahan bakar karena gambut itu sifatnya mudah terbakar.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

darah mengandung air 74,4%, abu 2,2%, protein 19,5% dan lemak 2,5%. Kerang bulu memiliki kadar protein 6,8-11,9%, lemak 4,2-6,2%, karbohidrat 2,3-4,4%, air 77,6- 82,64% dan abu 1,3-2,1% (Arnanda et al., 2005). Kerang jago dari perairan Semarang memiliki kandungan air 78,9-80,5%, karbohidrat 1,1-3,8% , protein 12,0-13,2%, lemak 2,3-3,3% dan kadar abu 2,1-3,1% (Syahfril et al., 2004). Selain itu, dari peneitian terdahulu (Tanjung, 2013), diperoleh bahwa kandungan protein pada pensi adalah 9%, sedangkan pada tutut sebesar 12% dari berat basahya. Terdapatnya perbedaan kandungan proksimat, terutama protein, dalam sampel pensi dan tutut yang diambil pada waktu yang berbeda dan pada berbagai spesies Anadara tersebut diduga karena faktor umur, ukuran tubuh, siklus reproduksi, habitat, jenis kelamin dan faktor lingkungan (Arnanda et al., 2005; Nurjanah et al., 2005). Kerang pisau (Solen spp.) mengandung 9,8% protein, 0,3% lemak dan 4,9% karbohidrat (Nurjanah et al., 2008). Dibandingkan dengan kerang pisau dan Anadara sp. pensi dan kijing mengandung protein yang lebih rendah (Tabel 1).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Pengelolaan perikanan bertujuan untuk meningkatkan produksi ikan dan memeliharanya pada tingkat hasil yang stabil mendekati produksi optimumnya (Hasri et al., 2011). Oleh karena itu data dan informasi mengenai pertumbuhan, laju eksploitasi dan reproduksi sangat diperlukan untuk optimalisasi pemanfaatan sumber daya ikan tersebut pada suatu perairan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti beberapa aspek pertumbuhan, laju eksploitasi dan biologi reproduksi ikan nila di Waduk Cirata. Informasi ini penting sebagai dasar pengelolaan ikan nila di Waduk Cirata. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam usaha pengelolaan ikan nila di Waduk Cirata.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Danau Towuti merupakan salah satu danau oligotrofik di kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Danau ini memiliki keanekaragaman sumberdaya ikan endemik yang tinggi dan bernilai ekonomis guna mendukung masyarakat disekitarnya. Pengelolaan sumberdaya ikan endemik secara berkelanjutan melalui penetapan kawasan konservasi belum dikembangkan di danau ini. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui konsentrasi unsur hara dan klorofil-a untuk digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam memilih calon kawasan konservasi sumberdaya ikan endemik di Danau Towuti. Penelitian dilakukan diwilayah litoral danau yang mencakup 7 stasiun pada tahun 2009 serta 10 dan 11 stasiun pada tahun 2010 dan tahun 2011. Lokasi mencakup stasiun di kawasan Tominanga dan Kawatang. Sampel air untuk pengamatan amoniak, nitrat, total nitrogen, total fosfor, fosfat dan klorofil-a diambil secara stratifikasi menurut kedalaman danau dan dianalisis mengikuti prosedure metode standar (APHA, 1992). Rata-rata konsentrasi nitrat, amonia, total nitrogen, fosfat, total fosfor dan klorofil pengamatan tahun 2009 menunjukkan kondisi perairan alami atau oligotrofik. Pengamatan 2010 dan 2011 di stasiun di kawasan Kawatang, konsentrasi TP menunjukkan nilai yang tinggi dengan kisaran masing-masing 0,180 – 0,265 mg/L dan < 0,001 – 0,950 mg/L. Demikian juga TN, amonia dan klorofil-a pada tahun 2011 beberapa stasiun dikawasan ini menunjukkan konsentrasi yang tinggi dengan kisaran masing-masing 0,903 – 2,810 mg/L; 0,001 – 0,146 mg/L dan 0,0 – 23,665 µg/L. Di stasiun kawasan Tominanga selama kurun waktu pengamatan konsentrasi TN, TP, nitrat, fosfat, klorofil-a umumnya menunjukkan kondisi perairan alami, sedangkan amonia konsentrasinya bervariasi. Berdasarkan konsentrasi unsur hara dan klorofil-a, disimpulkan kawasan Tominanga lebih sesuai dipilih sebagai kawasan konservasi sumberdaya ikan endemik di Danau Towuti.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

antara 25 – 32°C. Suhu air antara 20 – 30°C juga optimum bagi pertumbuhan fitoplankton di perairan (Effendi, 2003). Turbiditas atau kekeruhan perairan cenderung bernilai 0 NTU kecuali pada stasiun Kali Dambu yang relatif dekat dengan pemukiman dan karakteristiknya yang sudah berupa aliran sungai. Turbiditas yang tinggi tersebut (40,50 NTU) diakibatkan oleh adanya partikel sedimen yang terbawa oleh aliran air, sementara kondisi turbiditas yang 0 di wilayah rawa tersebut terjadi karena kondisi air yang cenderung bersifat lentik/menggenang dan tidak banyak aktivitas manusia sehingga endapan gambut tidak tersuspensi dalam badan air. Fluktuasi turbiditas tersebut sejalan dengan nilai total padatan terlarut (TDS) yang memang saling berhubungan satu sama lain.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Bab 7 Hidrosfer dan Dampaknya terhadap Kehidupan di Bumi

Bab 7 Hidrosfer dan Dampaknya terhadap Kehidupan di Bumi

Hidrosfer berasal dari kata hydro yang berarti air dan sphaira yang berarti lapisan. Jadi, hidrosfer berarti lapisan air yang mengelilingi bumi berupa sungai, danau, rawa, gletser, air tanah, hujan, samudera, dan laut. Bagian terbesar hidrosfer merupakan samudera dan laut. Perbandingan antara luas perairan dan daratan adalah 72 : 26. Jadi, dapat dikatakan bahwa luas perairan di bumi 2,5 kali luas daratan. Luas perairan yang hampir tiga per empat menutupi daratan bumi itu jumlahnya tetap, tetapi bentuknya saja yang selalu berubah-ubah karena mengalami siklus air.
Baca lebih lanjut

38 Baca lebih lajut

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

112 Hasil pengujian di lembah Sungai Progo sebelah timur Candi Pawon menunjukkan bahwa endapan lempung tersebut memiliki kandungan organik banyak, kaya akan kandungan pollen, spora fungi dan paku-pakuan (Gambar 7). Kenampakan butiran baik. Organik umumnya berwarna kuning, bening, coklat dan hitam. Kandungan fosil yang terdapat pada sampel ini adalah pollen: Commelina sp, (57 spesimen), Cyperaceae (223 spesimen), Gramineae (33 spesimen), Labiateae (78 spesimen), Nuphar sp. (1 spesimen), (Pinus (2 spesimen), Scabratemonocolpites sp (4 spesimen), dan Triporites sp, (1 spesimen). Selain itu juga terdapat spora: Equisetum sp. (32 spesimen), Selaginella. sp (40 spesimen), Davallia sp. (34 spesimen), Lycopodium sp. (15 spesimen), Hymenophylluyopteris sp. (4 spesimen), Dryopteris sp. (7 spesimen), Polypodiaceae (13 spesimen), dan Pteris (2 spesimen). Dengan banyak dijumpainya taksa dari tumbuhan perairan air tawar, seperti: Commelina sp., Equisetum sp dan fungal spore, serta taksa dari tumbuhan semak, seperti Cyperaceae, Gramineae dan Labiatae, maka diperkirakan sampel ini
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

latihan soal un sd mi ipa paket 1

latihan soal un sd mi ipa paket 1

pada siang hari suhu udara di laut lebih tinggi daripada di darat sehingga angin bertiup dari darat ke laut.. Pada saat membakar sampah, asap yang membumbung tinggi terasa panas.[r]

14 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  STUDI PENGEMBANGAN BANDAR UDARA HANG NADIM BATAM.

PENDAHULUAN STUDI PENGEMBANGAN BANDAR UDARA HANG NADIM BATAM.

Peningkatan kondisi ekonomi, sosial dan pertumbuhan penduduk menyebabkan meningkatnya tuntutan manusia terhadap sarana transportasi. Untuk menunjang kelancaran pergerakan manusia, pemerintah berkewajiban memberikan pelayanan dan pengaturan yang memadai baik prasarana maupun sarana. Seperti halnya Kota Batam, peningkatan yang pesat terutama pengaruh dari sektor pariwisata, dan perdagangan menyebabkan meningkatnya tuntutan penduduk kota Batam terhadap sarana transportasi. Propinsi kepulauan Riau terdiri dari beberapa kepulauan, salah satunya adalah pulau Batam yang terletak 20 km di pesisir selatan Negara Singapura dan termasuk dalam wilayah Barelang yang tersebar menjadi beberapa pulau yaitu pulau Rempang, pulau Galang dan beberapa pulau disekitarnya dengan luas 715 km 2 atau 71.500 Ha (Lihat Gambar 1.1.), sedangkan pulau Batam sendiri memiliki luas 415 km² atau 41.500 Ha (Lihat Gambar 1.2.), ketika dibangun pada tahun 1970-an awal kota ini hanya dihuni sekitar 6.000 penduduk, namun hingga Desember 2008 telah berpenduduk 915.882 jiwa, yang tersebar dibeberapa pulau yang termasuk dalam wilayah Barelang. Wilayah Batam meliputi daratan dan juga perairan.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Pengantar Ilmu Kelautan dan Perikanan

Pengantar Ilmu Kelautan dan Perikanan

a. Laut Transgresi (laut yang meluas), terjadi karena adanya perubahan permukaan laut secara positif (secara meluas). Perubahan permukaan ini terjadi karena naiknya permukaan air laut atau daratannya yang turun, sehingga bagian-bagian daratan yang rendah tergenang air laut. Perubahan ini terjadi pada zaman es. Contoh laut jenis ini adalah laut Jawa, laut Arafuru dan laut Utara.

13 Baca lebih lajut

66 paket soal ujian nasional sd (terbaru, lengap, dan lebih terprediksi) IPA 18

66 paket soal ujian nasional sd (terbaru, lengap, dan lebih terprediksi) IPA 18

pada siang hari suhu udara di laut lebih rendah daripada di darat sehingga angin bertiup dari darat ke laut 24.. Contoh perpindahan panas secara radiasi terjadi pada peristiwa.[r]

3 Baca lebih lajut

SOAL UASBN IPA PAKET 1

SOAL UASBN IPA PAKET 1

pada siang hari suhu udara di laut lebih tinggi daripada di darat sehingga angin bertiup dari darat ke laut.. Pada saat membakar sampah, asap yang membumbung tinggi terasa panas.[r]

15 Baca lebih lajut

SOAL LATIHAN US SD KELAS 6 IPA PAKET 1

SOAL LATIHAN US SD KELAS 6 IPA PAKET 1

pada siang hari suhu udara di laut lebih tinggi daripada di darat sehingga angin bertiup dari darat ke laut.. Pada saat membakar sampah, asap yang membumbung tinggi terasa panas.[r]

15 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pengaruh Model Pembelajaraan Kooperatif Tipe Think Pair Share terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar.

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pengaruh Model Pembelajaraan Kooperatif Tipe Think Pair Share terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar.

Angin yang berhembus dari darat menuju laut dan terjadi pada malam hari disebut…... Angin yang berhembus dari laut menuju darat dan terjadi pada siang hari disebut….[r]

47 Baca lebih lajut

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian Karakterisasi hidroklimatologi dan penetapan status sumberdaya perairan darat Danau Tempe dengan sumber pendanaan DIPA Pusat Penelitian Limnologi, LIPI tahun anggaran 2012. Penulis mengucapkan terima kasih kepada Fajar Setiawan selaku koordinator kegitan penelitian ini dan bantuannya dalam pembuatan peta lokasi penelitian, serta kepada seluruh anggota tim kegiatan penelitian yang telah membantu dalam analisis kualitas air dan pengambilan sampel.

15 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...