• Tidak ada hasil yang ditemukan

AKUNTABILITAS KEUANGAN

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

C. AKUNTABILITAS KEUANGAN

Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya serta untuk mencapai target rencana kinerja juga ditentukan oleh penyediaan anggaran melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2017 yang terdiri dari :

1. DIPA (01) Badan Urusan Administrasi meliputi : Belanja Pegawai, Belanja Barang (Non Operasional dan Operasional) dan Belanja Modal.

2. DIPA (03) Badan Peradilan Umum meliputi : Belanja Barang (Non Operasional dan Operasional)

Berdasarkan alokasi anggaran Pengadilan Negeri Rote ndao tahun anggaran 2017, rincian pagu dan relisasi anggaran untuk DIPA (01) Badan Urusan Administrasi DIPA (03) Badan Peradilan Umum adalah sebagai berikut :

1. Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya (DIPA 01)

Pagu Realisasi Sisa Persentase(%)

Rp 3.006.660.000 Rp 2.925.557.772 Rp 81.102.228 97,30%

Dengan realisasi Belanja sebagai berikut :

Kegiatan Pagu Realisasi Sisa %

Belanja pegawai

Rp 2.112.848.000 Rp 2.080.281.496 Rp 32.566.504 98,46%

Belanja barang Rp 893.812.000 Rp 815.276.276 Rp 78.535.724 91,21%

20

eBelanja jasa Rp 45.600.000 Rp 35.763.619 Rp 9.836.381 78,43%

Belanja pemeliharaan

Rp 234.956.000 Rp 223.026.739 Rp 11.929.261 94,92%

Belanja perjalanan biasa

Rp 186.900.000 Rp186.891.210 Rp 8.790 100%

Pagu anggaran tidak terserap seluruhnya karena adanya mutasi Hakim dan Pegawai sehingga terjadinya penurunan realisasi belanja pegawai serta anggaran belanja barang yang belum terserap secara maksimal .

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Mahkamah Agung.

Dengan realisasi belanja sebagai berikut :

Pagu Realisasi Sisa %

Rp 232.500.000 Rp 232.500.000 Rp 95.000 99,96%

3. Program Peningkatan Manajemen Peradilan Umum.

Dengan realisasi belanja sebagai berikut :

Kegiatan Pagu Realisasi Sisa %

Layanan Pos Bantuan Hukum

Rp 19.200.000 Rp 19.200.000 Rp - 100%

Perkara yang diselesaikan ditingkat Pertama dan Banding yang tepat waktu

Rp 54.684.000 Rp 43.554.320 Rp 11.129.680 79,65%

Perkara Peradilan Umum yang

diselesaikan melalui Pembebasan Biaya Perkara/Prodeo

Rp 1.620. 000 Rp - Rp - 0%

Dalam tahun 2017 perkara prodeo tidak ada sehingga anggaran yang ada tidak terserap juga anggaran untuk perjalanan biasa terserap sangat minim karena jumlah perkara yang sedikit dan jumlah pemberitahuan putusan yang kecil.

21

Dalam melaksanakan tugas peradilannya dan demi kelancaran dalam upaya pelayanan publik Pengadilan Negeri Rote Ndao telah dilengkapi dengan perangkat IT.

Perangkat IT tersebut terdiri dari perangkat lunak dan perangkat keras.

1. Perangkat Keras

a) Personal Komputer (PC) : 14 unit b) Laptop (Notebook) : 7 unit

c) Printer : 12 unit

d) Scanner : 1 unit

e) Server SIPP/CTS : 3 unit

Dari 14 PC yang ada, 4 diantaranya sudah mengalami kerusakan, printer 10 unit juga mengalami kerusakan dan menunggu untuk dilakukan pengajuan penghapusan oleh petugas SIMAK BMN agar tahun berikutnya bisa dianggarkan untuk pengadaan.

2. Perangkat Lunak

a) Sistem Operasi Komputer

b) Aplikasi Umum yang terpasang dan digunakan

 Web Browser : Mozilla Firefox, Google Chrome, Internet Explorer

 PDF Reader : Adobe Reader 10

 Office : Microsoft Office 2007, Microsoft Office 2010, Microsoft Office 2013

 Antivirus : Smadav, Avast, Kaspersky, AVG

c) Aplikasi Khusus yang terpasang dan digunakan untuk mendukung penyelesaian pekerjaan di Pengadilan

 Administrasi Perkara : SIPP/CTS versi 3.2.0-2

 Administrasi Umum dan Keuangan : SAIBA, SAS, GPP

 Administrasi Kepegawaian/SDM : SAPK, SIKEP, Komdanas

 Administrasi Aset : SIMAK BMN, Persediaan, Simantap

 Adminstrasi Perencanaan Anggaran : RKAKL, SIMAN, Simari, Monev Anggaran

Selain Perangkat Lunak yang disebutkan di atas Pengadilan Negeri Rote Ndao juga sudah mempunyai website dengan nama domain www.pn-rotendao.go.id, selain itu aplikasi

22

SIPP/CTS dapat diakses secara online melalui situs www.sipp.pn-rotendao.go.id untuk mempermudah akses informasi.

Dukungan teknologi dalam hal ini perangkat keras maupun perangkat lunak tersebut digunakan demi menunjang kelancaran pekerjaan sehari-hari dalam pelayanan administrasi terhadap masyarakat pencari keadilan maupun dalam sistem aplikasi seperti Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), Direktori Putusan, Informasi Panggilan Delegasi (verhoor delegatie), Transparansi Biaya Perkara, Aplikasi elektronik lainnya seperti: SIMAK-BMN, SIMAN, SIKEP, Komdanas, SAIBA, SIMARI, BAPENAS, RKAKL/DIPA dan lainnya sesuai dinamika kebutuhan yang setiap saat selalu berkembang. dan juga diharapkan dapat menjawab tuntutan akan keterbukaan informasi peradilan yang dapat diakses oleh pencari keadilan.

23 BAB IV PENUTUP

A. Kesimpulan

Laporan Akuntabilitas Kinerja Pengadilan Negeri Rote Ndao Tahun 2017 merupakan gambaran capaian kinerja yang akuntabel dan dapat dipertanggung jawabkan sekaligus sebagai alat ukur dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi melaksanakan amanah yang diberikan berdasarkan peraturan yang berlaku. Secara umum hasil capaian kinerja Pengadilan Negeri Rote Ndao Tahun 2017 telah dapat memenuhi target sesuai rencana kinerja yang ditetapkan, namun ada beberapa yang belummencapai target dan menjadi bahan perbaikan untuk tahun 2017.

Adapun keberhasilan maupun kendala atau hambatan dalam pencapaian kinerja diPengadilan Negeri Rote Ndao pada tahun 2017 diuraikan sebagai berikut:

1. Keberhasilan

Keberhasilan atas capaian target dari rencana kinerja tahun 2016 yang telah ditetapkan tidak dapat lepas dari peran serta semua pihak yang terlibat di dalamnya.

Keberhasilan suatu kinerja adalah cermin dari berjalannya suatu sistem yang telah diterapkan, yang kemudian secara konsisten dilaksanan oleh semua aparatur pengadilan.

Keberhasilan pencapaian kinerja Pengadilan Negeri Rote Ndao di tahun 2017 antara lain :

 Pelaksanaan tertib administrasi perkara di Pengadilan Negeri Rote Ndao yang pada umumnya sudah berjalan baik walaupun belum maksimal.

 Proses penyelesaian perkara kurang dari 5 (lima) bulan.

 Peningkatan sumber daya manusia melalui pegawai yang telah lulus diklat.

 Peningkatan akses informasi para pencari keadilan melalui website Pengadilan Negeri Rote Ndao telah dilaksanakan.

 Target penyediaan sarana dan prasarana sebagai pendukung tugas pokok dan fungsi yang ada dalam DIPA telah dapat direalisasikan.

24 2. Kendala/Hambatan

Dalam pelaksanaan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan oleh satuan kerja tentunyaditemui sejumlah kendala atau hambatan yang dapat menghambat prosespelaksanaannya. Hal tersebut wajar apabila kendala atau hambatan tersebut dapatlangsung dicari jalan keluar atau solusinya. Kendala atau hambatan yang ditemui diPengadilan Negeri Rote Ndao diantaranya :

 Dalam upaya mediasi, para pihak selalu bersikukuh dengan pendapatnya, sehingga sulit ditemukan jalan keluar.

 Kurangnya advokad di Kabupaten Rote Ndao, menyebabkan kuasa hukum para pihak berasal dari luar Kabupaten Rote Ndao, hal ini mempengaruhi kehadiran para pihak di persidangan, karena moda transpotasi laut dan udara kadang tidak ada akibat cuaca buruk.

 Tenaga Pegawai masih kurang sehingga banyak pegawai yang merangkap pekerjaan misalnya Jurusita merangkapBendahara, Panmud merangkap PP.

 Cuaca buruk sering menjadi kendala dalam mengakses jaringan internet sehingga pekerjaan yang menggunakan sistem aplikasi jadi terganggu.

B. Saran

Setelah permasalahan dapat diidentifikasi maka perlu dicarikan jalan keluar atau solusi untuk mengatasi masalah atau kendala tersebut. Saran untuk mengatasi kendala atau hambatan seperti tersebut diatas adalah :

 Perlunya penambahan SDM di Pengadilan Negeri Rote Ndao.

 Perlunya penambahan anggaran pemeliharaan dan belanja modal

 Dalam melaksanakan Tupoksinya harus sesuai dengan SOP

 Perlunya Diklat Teknis dan non teknis untuk peningkatan kualitas SDM.

 Perlu peningkatan komitmen bersama untuk menerapkan System Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), sebagai instrument control yang obyektif dan transparan dalam merencanakan, menetapkan dan mengukur kinerja Pengadilan Negeri Rote Ndao sesuai dengan ciri khas dari tugas dan funginya dan keterampilan sumber daya manusia dalam rangka peningkatan penyelesaian perkara.

25

Dokumen terkait