• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III ANALISIS PSIKOLOGI TOKOH UTAMA PADA NOVEL SERIBU

3.2 Analisis Kondisi Psikologis dan Struktur Kepribadian

3.2.3 super ego

Saat itulah Kikuji bisa mengerti semuanya. Kekasihnya yang meninggalkannya, memperlihatkan seolah dirinya baru saja di aniaya. Siapa yang pergi membawa barang bukti.

Dia di sini……

Seorang kekasih yang menghianati kekasihnya Kikuji berkata’’Dengan ini, semua sudah berakhir’’

Analisis

Cuplikan di atas menjelaskan superego Kikuji hadir setelah dia mengetahui siapa membantunya dalam memuaskan Id nya itu. Siapa yang membantunya menghilangkan jejak pembunuhan, dan siapa yang berusaha menghilangkan bukti bahwa Kikuji membunuh kekasihnya sendiri. Ternyata ada seorang sahabat yang rela mengubah penderitaannya menjadi kebahagiaan.

Superego yang ada di dalam dirinya meyakinkan dirinya untuk berkelakuan sesuai aturan-aturan ataupun norma-norma yang berlaku, agar Kikuji kelak tidak menjadi seorang yang amat jahat kedepannya.

Cuplikan 2 ( Hal 142 )

Kikuji akhirnya bisa menyadarinya. Yang menjadi kawannya bukanlah surga, tapi penyesalannya yang amat dalam. Dia bersyukur mempunyai seorang sahabat. Begitulah yang dirasakan Kikuji.’’Iya dengan ini semuanya sudah berakhir. Mulai sekarang tidak akan terulang lagi kesalahan yang sama.’’ Kikuji mengangguk sambil memandang mata sahabatnya.

Bel pintu berbunyi. Kikuji berjalan ke pintu sambil memandang kebun teh dengan perasaan jernih.

Analisis

Dari cuplikan di atas terlihat bahwa Kikuji menyadari besarnya kasih saying seorang sahabat. Kata syukur yang di ucapkan Kikuji, dan juga kebebasan atas beban yang dideritanya menandakan bahwa superego behasil mengontrol Id dan ego nya sehingga ketiga struktur kepribadian atau kejiwaannya berjalan selaras.

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

4.1 Kesimpulan

Dari analisis yang telah dilakukan terhadap Tokoh Utama Dalam Novel Seribu Bangau karya Yasunari Kawabata, dapat di ambil kesimpulan sebagai berikut :

1 Dilihat dari segi kepribadian, Id dari Tokoh Utama banyak mendominasidan banyak dibantu Ego dalam mencapai kepuasan. Namun ada juga peran Ego dan Superego yang menjadi penghalang ketika keinginan Id sudah diluar norma, aturan dan tidak sesuai dengan hati nurani. Jadi bisa dikatakan bahwa Ego dan Superego terkadang berhasil menekan Id.

2 Id dari Kikuji yaitu berkeinginan untuk membunuh dirinya dan membunuh kekasihnya sendiri yang dianggap menghianati cintanya. Id

tersebut juga di dominasi oleh Insting seperti Insting internal dan eksternal.

3 Ego dari sikap Kikuji menuruti keinginan dari Id, yaitu membunuh kekasihnya. Kikuji melakukan pembunuhan dengan amat hati-hati agar jejaknya tidak dapat diselidiki dantidak masuk penjara. Kikuji juga tidak peduli akan kesedihan yang dirasakannya. Yang ada di pikirannya hanyalah kepuasan hatinya. Kecemasan yang berlebihan membuat Kikuji lupa akan nilai-nilai moral yang berlaku dalam kehidupan ini. Sehingga Ego tidak dapat mengontrol keinginan dari Id.

4 Superego Kikuji pada akhirnya hadir dan mengharuskan Kikuji untuk melupakan segala peristiwa yang menimpa dirinya. Hati Kikuji tersadar ketika ia mengetahui bahwa sahabatnya selalu setia untuknya bahkan dalam melakukan tindak kejahatan sekalipun. Kikuji menyadari kekhawatiran yang dirasakan sahabatnya atas semua perbuatannya dan jika ia terus saja menjadi pembunuh. Maka Kikuji menyadari bahwa perbuatannya itu sudah melampaui batas.

5 Dari rangkaian peristiwa, beban psikologos mulai terlihat ketika sudah beranjak dewasa ketika Kikuji mengetahui bahwa kekasihnya berselingkuh.

Peristiwa-peristiwa berikutnya adalah peristiwa yang menyakitkan dan menempatkan Kikuji pada posisi yang lemah sehingga memicu munculnya beban psikologisnya secara terus menerus. Beban-beban yang dialami Kikuji yaitu perasaan malu dan penyesalan yang amat dalam pada pandangan masyarakat mengenai dirinya.

4.2 Saran

Saran penulis terhadap pembaca setelah membaca dan memahami isi skripsi ini diharapkan pembaca dapat mengontrol kepribadian Id, yaitu keinginan-keinginan yang muncul dari dalam diri yang bertentangan dengan Ego dan Superego. Meski Id itu terasa benar dan mungkin sulit untuk di lawan, sebagai makhluk sosial yang memiliki akal dan budi pekerti, kita harus berusaha berfikir rasional dan jangan terlalu mudah dalam mengambil keputusan sesuai perasaan kita. Ada aturan serta norma yang harus dipatuhi dan dijalankan, apalagi di dalam

kehidupan masyarakat. Sebaiknya kita tidak selalu melakukan sesuatu dengan keinginan kita sendiri, sebelum melakukan sesuatu kita harus memikirkan terlebih dahulu apa dampak yang akan terjadi setelahnya. Supaya kita tidak menyesali tindakan yang telah kita lakukan, ataupun supaya tindakan yang kita lakukan tidak merugikan orang lain. Karena ada masanya dimana kita memenuhi keinginan tersebut dan ada pula masa dimana kita tidak boleh memenuhinya. Kita boleh melakukan apa pun yang kita inginkan selama itu tidak menyimpang dari norma-norma yang berlaku di dalam kehidupan.

DAFTAR PUSTAKA

Albertine.2010. Psikologi sastra, karya sastra, metode, teori dan contoh kasus.

Jakarta : Yayasan Pustaka Obor Indonesia

Alwisol.2009. Pikologis Kepribadian. Malang: Muhammadiyah Malang Press

Aminuddin.2000. Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: PT Gramedia Pustaka Umum

Badrun. 1983:Teori Sastra. Surabaya : Usaha Nasional

Budianto.1989. Psikologi Sastra. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Umum Hall, Calvin S.1995. Teori Kepribadian Freud. Jakarta : Delapratasa Joko Subagyo.1997. Metode Sastra : PT Sinar Baru

Koeswara, E. 1991. Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta : Gadjah mada University Press

Nurgyantoro. 1995. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta : Gadjah mada

Nugrahaesi Eko Wantari.2009. Kamus Istilah Sastra. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Umum

Poerwadaminta.1996. Fondasi Fisikologi Perkembangan: Yogyakarta: Pustaka Belajar

Pradopo,wellek,weren.2002.Teori karya sastra. Yogyakarta: Gadjah Mada Sugihastuti,2007. Teori dan Apresiasi Sastra. Yogyakarta : Pustaka Belajar

http://rizky-wijayanti-fib13.web.unair.ac.id/artikel_detail-98434-

Etika%20Kepribadian-teori%20Kepribadian%20menurut%20Sigmund%Freud.html(diakses pada tanggal 20 Juli 2017)

ABSTRAK

ようし

,要旨

Alasan yang melatar belakangi penulis melakukan penelitian ini adalah karena penulis tertarik melihat adanya masalah kejiwaan pada Tokoh Utama Kikuji di dalam novel ini.

ほんけんきゅう

,本研究の実施

じ っ し

もくてき目的は同 小 説どうしょうせつの喜久治という主人公 しゅじんこうたい対して

心理的し ん り て きもんだい問題が多数た す う

Berbeda dengan novel lain yang menceritakan dengan nuansa romantis.

のためである。

,他のロマンチックに語

かたられるしょうせつ小 説 と違ちが

Novel ini juga menceritakan tentang kisah Kikuji yang tertekan bathin dikarenakan putus cinta dan mempunyai gangguan tingkah laku.

う。

Dari sekian banyak novel di seluruh dunia, ternyata novel Seribu Bangau ini banyak diminati oleh pembaca.

「千羽鶴せ ん ば づ る」というしょうせつ小 説 は日本に ほ んから由来し、インドネシア語ゆ ら い ほんやく

Hal yang sama terdapat pula dalam novel ini.

翻訳

Bercerita tentang penyesalan dan juga kenangan yang menghubungkan betapa dekat yang hidup dengan yang mati.

見つかれる。

Penulis ingin mengkaji lebih dalam novel tersebut.

語る。

ひっしゃ

,筆者は同 小 説

どうしょうせつ

ふか深く研 究けんきゅう

Analisis psikologis di lakukan dengan cara pembacaan dan pemahaman yang mendalam.

Penulis juga terfokus membahas tentang psikologi Tokoh Utama dan Struktur jiwa Tokoh Utama pada Id, Ego dan Superego.

ひっしゃ

Salah satu unsur insrtinsik yang akan di telaah dalam novel Seribu Bangau ini adalah tokoh.

「千羽鶴せ ん ば づ る」というどうしょうせつ同 小 説 の分析ぶんせきされるないいんせい内因性は登 場 人 物とうじょうじんぶつ Pada penelitian ini, teori yang digunakan adalah teori Sigmund Freud.

である。

ほんけんきゅう

,本研究に使用

し よ う

される論理はSigmund Freudの論理ろ ん り ろ ん り Yang membahas tentang masalah kejiwaan pada karya sastra.

である。

どうろんり

,同論理では文学作品

ぶんがくさくひん

せいしん精神の問題もんだいについてけんきゅう Struktur kejiwaan ada tiga yaitu Id, Ego, dan Superego.

研 究 することである。

せいしん

,精神の構造

こうぞう

みっ三つあり、それらはId、エゴ及およ

Metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif.

びスーパーエゴである。

ひっしゃ

,筆者が本 研 究

ほんけんきゅう

に使用される研 究 方 法し よ う けんきゅうほうほうきじゅつほうほう記述方法である。

Manfaat yang di dapat dari penelitian ini adalah memberikan informasi dan pengetahuan mengenai tema, alur cerita, penokohan dan mengenai psikologi Tokoh Utama.

Unsur instrinsik dan unsur ekstrinsik yang mendasari struktur cerita yang terdapat dalam novel Seribu Bangau.

えることである。

「千羽鶴せ ん ば づ る」のしょうせつ小 説 における物 語ものがたりこうぞう構造を基もとづくないいんせいおよ内因性及び外因性がいいんせい

Sumber data adalah novel Seribu Bangau karya Yasunari Kawabata.

じょうほうもと

,情報元は康成川端

やすなりかわばた

によって書かれた「千羽鶴 せ ん ば づ る

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rangkaian peristiwa yang membangun alur novel tersebut yang memiliki penyesalan pada akhir cerita.

」である。

けんきゅう

,研究した結果

け っ か

ものがたり物 語 の終わりにいちれん一連のイベントが後悔こうかい

Akibat kecemasan yang dialami Kikuji melakukan tindakan pembunuhan.

持 つことである。

ふあん

,不安を感

かんじた喜久治のせいで殺人 さつじんをした。

Dan pada akhirnya menyesali perbuatannya.

さいご

,最後に後悔

こうかい

Dan tidak akan melakukan kesalahan yang sama lagi kedepannya.

になった。

そのため、同

おな

じ間違いを繰り返ま ち が かえ

Kikuji merasa malu telah bertindak salah dalam mengambil keputusan yang salah.

さなくなる。

喜久治は間違ま ち がけってい決定をしたことで恥

Hal tersebut dapat dilihat dari ciri khas novel Seribu Bangau yang merupakan gambaran kehidupan masyarakat dan remaja sejak novel tersebut lahir hingga saat ini.

ずかしがる。

それは作成さくせいされた以降、「千羽鶴い こ う せ ん ば づ る」というどうしょうせつ同 小 説 の特 徴とくちょうげんざい現在の社会及しゃかいおよ

わかもの はんえい

Penulis juga menjelaskan bahwa kejadian yang digambarkan dalam novel Seribu Bangau ini merupakan kejadian yang pernah terjadi dalam pergaulan remaja sekarang.

筆者

ひっしゃも「千羽鶴」という小 説せ ん ば づ る しょうせつにおける事件が現在じ け ん げんざいわかもの若者に発生はっせい

しているものである。

Dokumen terkait