HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
2. Analisa Bivariat
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada 45 orang ibu di Dusun Sudirejo Desa Namorambe, dinyatakan perilaku ibu baik dengan peran petugas kesehatan baik sebanyak 6 orang (60%), perilaku ibu cukup dengan peran petugas kesehatan cukup sebanyak 9 orang (47.3%), sedangkan perilaku ibu kurang dengan peran petugas kesehatan kurang sebanyak 9 orang (56.2%). Hal ini dapat dilihat dari Tabel 5.2.
Tabel 5.3.
Hubungan Perilaku Ibu Dengan Peran Petugas Kesehatan Dalam Pemberian Imunisasi Pada Anak Bayi Umur 0-12 Bulan Di Dusun Sudirejo Desa
Namorambe Kecamatan Deli Tua Tahun 2012 Perilaku
Ibu
Peran Petugas Kesehatan Total
% P-value
Baik Cukup Kurang
f % f % f %
Baik 6 60 4 21.1 5 31.3 15 33.3
Cukup 3 30 9 47.3 2 12.5 14 31.1 0.036
Kurang 1 10 6 31.6 9 56.2 16 35.6
Total 10 100 19 100 16 100 45 100
Analisa yang digunakan adalah statistik chi-square untuk mengetahui hubungan antara perilaku ibu dalam pemberian imunisasi dasar terhadap peran petugas kesehatan dengan menggunakan derajat kemaknaan alpa =0.05 (derajat kepercayaan 95%). Bila nilai p<0.05 maka hasil statistik dikatakan ada hubungan. Dapat dilihat bahwa nilai p=0.036, maka nilai p lebih kecil dari pada 0.05 maka dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara perilaku ibu dengan peran petugas kesehatan dalam pemberian imunisasi dasar pada bayi 0-12 tahun.
B. Pembahasan
Dalam pembahasan akan dijabarkan hasil penelitian tentang hubungan perilaku ibu dengan peran petugas kesehatan dalam pemberian imunisasi dasar pada bayi 0-12 bulan di Dusun Sudirejo Desa Namorambe Kecamatan Namorambe dengan jumlah sampel sebanyak 45 orang.
1. Interpretasi dan Diskusi Hasil a) Karakteritik Responden
Berdasarkan Tabel 5.1 Mayoritas responden berumur 20-30 tahun dengan frekuensi 39 orang (86.6%), dan minoritas responden berumur 31-40 tahun dengan frekuensi 6 orang (13.4%), sedangkan latar belakang pendidikan dari 45 responden mayoritas responden berpendidikan SLTP dengan frekuensi 17 orang (37.8%) dan minoritas responden yaitu tidak sekolah dan pendidikan SMU dengan frekuensi 6 orang (13.3%), jika dilihat dari pekerjaan mayoritas responden mempunyai pekerjaan sebagai ibu rumah tangga (IRT) dengan frekuensi 13 orang (28.9%) dan minoritas responden tidak mempunyai pekerjaan dengan frekuensi 9 orang (20.0%).
Sesuai dengan pendapat Notoadmojo (2007) yang menyatakan konsep dasar pendidikan adalah suatu proses belajar yang berarti dalam pendidikan itu terjadi proses pertumbuhan, perkembangan, atau perubahan ke arah yang lebih dewasa, lebih baik, lebih matang pada diri individu, kelompok atau masyarakat. Bertitik tolak dari konsep pendidikan tersebut, maka proses belajar pada individu, kelompok atau masyarakat dari tidak tahu tentang masalah nilai-nilai kesehatan menjadi tahu, dari tidak mampu mengatasi masalah-masalah kesehatannya sendiri menjadi mampu. Hal ini bertujuan untuk melihat bahwa semakin tinggi pendidikan yang dimiliki oleh
responden maka semakin mudah dalam menyerap informasi serta ide-ide yang ada. Tingginya pendidikan seseorang diharapkan pada pengetahuan dan kemampuan yang dimilikinya untuk berprilaku hidup sehat.
b) Perilaku Ibu Dalam Pemberian Imunisasi Dasar
Berdasarkan Tabel 5.2 hasil penelitian menunjukkan ibu yang berperilaku kurang ada 16 orang (35.6%).dan ibu yang berperilaku cukup ada 14 orang (31.1%). Hal ini sejalan Bates mengemukakan hasil penelitian Becher yang mendapatkan bahwa ibu –ibu yang anaknya jarang terserang penyakit adalah mereka yang lebih sering memanfaatkan sarana-sarana kesehatan. Mereka mengaku bahwa dengan memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap sarana dan melakukan usaha pencegahan yang teratur, anak mereka dapat terhindar dari sakit. Perilaku ibu yang membawa bayinya untuk di imunisai tidak terjadi dengan sendirinya tetapi pembentukan perilaku ini berlangsung dalam interaksi dan berkaitan dengan peran petugas kesehatan.
Peran seorang ibu pada program imunisasi sangat penting. Oleh karena itu ibu diharapkan mempunyai motivasi yang kuat untuk memberikan imunisasi kepada balitanya Motivasi merupakan suatu kekuatan yang dapat mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu perbuatan, artinya adalah motivasi merupakan suatu pendorong yang mengubah energi dalam diri seseorang ke dalam bentuk aktifitas nyata untuk mencapai tujuan tertentu (Bahri, 2002)
c) Peran Petugas Kesehatan Dalam Pemberian Imunisasi Dasar
Berdasarkan Tabel 5.2 hasil penelitian menunjukkan peran petugas kesehatan yang berperilaku cukup ada 19 orang (42.2%). Dan peran petugas
kesehatan yang berperilaku baik ada 10 orang (22.2%).peran petugas kesehatan (Bidan, Perawat, Dokter) berperan dalam peningkatan derajat kesehatan bayi dan balita, juga untuk merubah perilaku masyarakat yang tidak sehat ke arah perilaku sehat. Dalam menjalakan perannya, tenaga kesehatan harus mampu menyadarkan masyarakat khususnya ibu – ibu yang memiliki bayi dan balita tentang pentingnya imunisasi dasar lengkap. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Hj. Hartaty, dkk(2000) tentang perilaku ibu terhadap pelayanan kesehatan anak di kelurahan Bara-baraya Makasar, perilaku ibu akan semakin baik bila didukung oleh peran aktif dari petugas kesehatan dalam hal pemberian imunisasi pada bayi 0-12 bulan.
d) Hubungan Perilaku Ibu Dengan Peran Petugas Kesehatan
Berdasarkan hasil analisa statitik yang diperoleh, bila nilai p<0.05 maka hasil statistik dikatakan ada hubungan. Dapat dilihat bahwa nilai p=0.036, maka nilai p lebih kecil dari pada 0.05 maka dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara perilaku ibu dengan peran petugas kesehatan dalam pemberian imunisasi dasar pada bayi 0-12 tahun.Menurut observasi yang dilakukan oleh peneliti bahwa Perilaku Ibu dalam memberikan imunisasi pada bayi 0-12 bulan dipengaruhi oleh peran aktif petugas kesehatan. Hasil ini juga sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Ahmad Rizani, dkk (2009) di Banjarmasin yang mengatakan bahwa perilaku ibu yang positif yang membawa bayinya untuk diimunisasi tidak terjadi dengan sendirinya, tetapi pembentukan perilaku ini terjadi dari hasil interaksi dengan peran petugas kesehatan
Pada penelitian ini, peneliti merasakan masih banyak keterbatasan yang dihadapi dalam melaksanakan penelitian, dari proses pengumpulan data hingga penyajian hasil.
3. Implikasi penelitian
Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa ada hubungan antara perilaku ibu dengan peran petugas keehatan dalam pemberian imuniasi dasar pada bayi 0-12 bulan. Oleh sebab itu Bagi pelayanan kebidanan diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan informasi bagi tenaga kesehatan
BAB VI