• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V ANALISA DATA

5.2. Analisa Faktor Keamanan Lereng

Faktor keamanan lereng pada lubang bukaan tambang CV. Putri Surya Pratama Natural akan dipengaruhi oleh beberapa parameter antara lain. Parameter material yang sangat mempengaruhi nilai faktor keamanan adalah karakteristik sifat fisik dan sifat mekanik material penyusun lereng yang meliputi nilai bobot isi material atau density (γ) dalam kN/m3, nilai kohesi (c) dalam kN/m3 dan sudut geser dalam (θ) derajat.

Untuk mendapatkan nilai dari parameter ini harus didapatkan dengan uji point load index terhadap material yang akan dianalisis. Hasil pengujian sampel harus

75

dilakukan dengan baik agar dapat mewakili karakteristik material penyusun lereng yang sebenarnya. Hasil yang didapatkan akan di inputkan ke dalam software slide v.6.0 untuk nilai faktor keamanan.

1. Bobot Isi Batuan

Bobot isi material menyatakan perbandingan antar berat dengan volume material tersebut. Semakin jenuh material maka nilai bobot isi semakin besar dan beban yang ditanggung badan lereng semakin besar, sebaliknya material dalam kondisi kering, bobot isinya akan semakin kecil sehingga bebannya akan semakin kecil. Pengaruh terhadap faktor keamanan adalah jika nilai bobot isi material semakin besar maka faktor keamanannya semakin kecil dan semakin kecil nilai bobot isi maka faktor keamanannya menjadi semakin besar, dengan ketinggian dan kemiringan lereng serta propertis material yang lain seperti kohesi dan sudut geser dalam adalah sama. Nilai bobot isi material yang digunakan untuk analisis kestabilan lereng adalah nilai material yang didapat dari hasil pengujian sifat fisik batuan, untuk batu lanau sebesar 13,6 dan batu pasir sebesar 11,23.

2. Kohesi

Nilai kohesi didapatkan dari hasil perhitungan kualitas massa batuan (rock mass rating). Dari hasil perhitungan tersebut didapat nilai kohesi pada lampiran 7 diperoleh nilai kohesi batu lanau sebesar 30 kN/m2 dan batu pasir sebesar 54,17 kN/m2

3. Sudut Geser Dalam

Sudut geser dalam merupakan sudut yang terbentuk dari hubungan tegangan normal dan tegangan geser didalam material batuan. Sudut geser dalam adalah

76

sudut rekahan yang terbentuk jika suatu batuan dikenakan tegangan yang melebihi tegangan gesernya. Semakin besar sudut geser dalam suatu material, maka material tersebut akan lebih tahan manerima tegangan luar yang dikenakan dengan ketentuan ketinggian dan kemiringan lereng dan propertis material yang lain seperti kohesi dan bobot isi adalah sama.

Kekuatan material lereng penambangan untuk menahan longsoran sangat tergantung pada daya ikat antar butirnya (kohesi) dan sudut geser dalam.

Besarnya nilai kohesi dan sudut geser dalam ini mempengaruhi besar kecilnya kekuatan geser sehingga nilai faktor keamanan juga akan berbeda. Dengan memperhatikan persamaan kekuatan geser Mohr Coulomb dimana semakin besar nilai kohesi dan sudut geser dalam suatu material, maka semakin besar kekuatan geser material tersebut untuk menahan longsor. Sebaliknya semakin kecil nilai kohesi dan sudut geser dalam maka semakin kecil pula kekuatan geser material untuk menahan longsoran.

Nilai sudut geser dalam dari material penyusun lereng dapat diketahui dari hasil perhitungan pada lampiran 7 maka diperoleh nilai sudut geser dalam batu lanau sebesar 40° dan batu pasir sebesar 10,22°

. Adapun rekapitulasi hasil data penelitian dapat dilihat pada tabel 5.1 dibawah ini.

77

Tabel 5.1Rekapitulasi Hasil Data Penelitian

No Perhitungan Jenis Batuan Hasil Keterangan 1 Rock Mass Rating Batua lanau dan

pasir

67 Kelas massa batuan baik

2 Faktor Keamanan Batuan lanau dan pasir

4,533 Lereng stabil

Berdasarkan hasil dari perhitungan diatas maka dapat diperoleh nilai RMR batulanau 67 dengan kelas massa batuan baik. Menggunakan bantuan software slide v.6.0 metode janbu simplified didapatkan nilai faktor keamanan sebesar 4,533. Menurut pendapat Bowles 1989 jika faktor keamanan besar dari 1,25 lereng dikatakan stabil.

78

BAB VI PENUTUP

Dari hasil pengolahan dananalisa data yang telah dilakukan dapat diambil beberapa kesimpulan dan saran yakni sebagai berikut:

6.1. Kesimpulan

Setelah dilakukan penelitian dan dilakukan perhitungan nilai faktor keamanan dan pengolahan data, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Kelas massa batuan berdasarkan Rock Mass Rating pada lereng lubang bukaan tambang tergolong batuan baik dengan bobot 67.

2. Faktor keamanan yang dianalisis menggunakan metode janbu simplified dengan bantuan software slide.v.6.0 setelah dianalisis didapatkan nilai FK = 4,533. Nilai tersebut tergolong lereng stabil.

6.2. Saran

1. Diperlukan pengawasan terhadap kestabilan lereng pada lubang bukaan tambang CV. Putri Surya Pratama Naturalsecara berkala, dengan cara melakukan pemantauan pergerakan kekar. Serta mempehatikan kondisi keairan, khususnya pada bagian atas lereng. Dan merapikan batuan gantung untuk menjaga keamanan dalam kegiatan penambangan.

2. Penelitian lanjutan pada lereng lubang bukaan tambang CV. Putri Surya Pratama Natural sangat dianjurkan untuk melengkapi data yang sudah ada.

DAFTAR PUSTAKA

Arin Chandra Kusuma, dkk,maret-agustus 2015.Analisa Kestabilan Lereng di PIT Pajajaran PT.Tambang Tondano Nusajaya Sulawesi Utara.Jurnal TeknikP ertambangan Vol.1, no.1, ISSN: 2347-6742

Gebi rahman putra (2018).analisis kestabilan lereng di sekitar lubang bukaan tambang menggunakan metode rock mass ratting dan software slide.

6.0 di pt.nusa alam lestari kota sawahlunto. Jurnal STTIND padang Ike bermana, agustus 2016.Klasifikasi geomorfologi untuk pemetaan geologi

yang telah di bakukan, Jurnal geologi, FMIPA, UNPAD volume 4,no 2, ISSN:161-173

Ikhwan, M. (2018).Analisis Kestabilan Lereng Berdasarkan Kualitas Massa BatuanRock Mass Rating (Rmr) Di Sekitar Lubang Bukaan Bmk 17 Tambang Batubara Cv. Bara Mitra Kencana Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat. Jurnal STTIND Padang.

Irwandy Arif, 2016. Geoteknik Tambang, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Made Astawa Rai & Suseno Kramadibrata, 2011. Mekanika Batuan, Institut Teknologi Bandung, Bandung

Refky adi nata dkk, desember 2017.Kajian Geoteknik Kestabilan Lereng Pada PT.Indoasia Cemerlang Site Kintap Kecamatan Sungai cuka Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kaimantan Selatan, Jurnal sains dan teknologi sttind padang vol.2 no.17

Refky adi nata dkk, juni 2019, Analisis Kestabilan lereng Pit B Tambang PT.Miyor Pratama Coal, Desa Kumanis Atas Kec.Talawi, Sawahlunto Sumatera Barat. Promine journal, vol. 7 page 15-19

ThyacKorah, januari 2014, Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Janbu ( Studi Kasus:Kawasan Citraland).Jurnal Teknik Sipil, Vol.2 no.1, ISSN:

2337-6732

Teguh Samudera Parameswara dan Budi Setiawan, 2014. “Analisis Kestabilan Lereng Dengan Menggunakan Metode Rmr, Smr, Dan Keseimbangan Batas Pada Tambang Terbuka Kabupaten Belitung Timur”. Program Studi Teknik Geologi, UNSRI, Palembang. https://anzdoc.com/nugroho-aji-satriyo-pusat-penelitian-geoteknologi-lipi-penda.html.

LEMBAR KONSULTASI

Nama : Bima Aldrean Putra NPM : 1510024427027 Program Studi : TeknikPertambangan

Judul : ANALISIS KESTABILAN LERENG MENGGUNAKAN METODE JANBU DI CV. PUTRI SURYA PRATAMA NATURAL KECAMATAN TALAWI SAWAHLUNTO PROVINSI SUMATERA BARAT

No Tanggal Catatan/ Saran/ Perbaikan Paraf

1

 Diagram alir perbaiki

 Bagian yang copast cek ulang spasi nya

 (Spasi penulisan after)

 Bab 1 tujuan penelitian diganti

 Penulisan rumus

 Kerangka konseptual perbaiki dan cocokan dengan diagram alir

 Timeline penelitain di robah

 Peta di cetak ulang kertas A3 masuk ke lampiran

 Lanjut seminar proposal

……… DosenPembimbing,

Rizto Salia Zakri, ST., MT NIDN:002107920

LEMBAR KONSULTASI

Nama : Bima Aldrean Putra NPM : 1510024427027 Program Studi : TeknikPertambangan

Judul: ANALISIS KESTABILAN LERENG MENGGUNAKAN METODE JANBU DI CV. PUTRI SURYA PRATAMA NATURAL KECAMATAN TALAWI SAWAHLUNTO PROVINSI SUMATERA BARAT

No Tanggal Catatan/ Saran/ Perbaikan Paraf

1

 Perbaiki tahun pada cover

 Ceritakan identifikasi masalah dalam latar belakang

 Perbaiki penulisan

 Penjelasan pada table harus ada pada tinjauan pustaka

 Screen gambar dari software secara utuh

 Atur jarak spasi

 Tampilkan referensi.

 Tambah kankalimat penjelas pada landasan teori

 Tambah kansatuan pada pengolahan data

 Peta kesampaian daerah buat dengan skala, tidak pakai gambar map.

 Lanjut sidang akhir

DosenPembimbing I,

AhmadFadhly.ST,MT NIDN:1025119001

LEMBAR KONSULTASI

Nama : Bima Aldrean Putra NPM : 1510024427027 Program Studi : TeknikPertambangan

Judul : ANALISIS KESTABILAN LERENG MENGGUNAKAN METODE JANBU DI CV. PUTRI SURYA PRATAMA NATURAL KECAMATAN TALAWI SAWAHLUNTO PROVINSI SUMATERA BARAT

No Tanggal Catatan/ Saran/ Perbaikan Paraf

1

-rumus di tulis persamaan aja pada bab III

-penomoran di cek lagi -Teliti tulisan di jelaskan di software

-Tambahkan kata keterangan antar gambar

-kata-kata pada tutorial software di perbaiki

-tambahkan satuan hasil pada lampiran

-cari gambar yang lebih jelas pada bab II

-koreksi huruf besar pada awalan kalimat

……… DosenPembimbing,

Rizto Salia Zakri, ST., MT NIDN:002107920

LEMBAR KONSULTASI

Nama : Bima Aldrean Putra NPM : 1510024427027 Program Studi : TeknikPertambangan

Judul: ANALISIS KESTABILAN LERENG MENGGUNAKAN METODE JANBU DI CV. PUTRI SURYA PRATAMA NATURAL KECAMATAN TALAWI SAWAHLUNTO PROVINSI SUMATERA BARAT

No Tanggal Catatan/ Saran/ Perbaikan Paraf

1

 Kerangka metodologi di perbaiki

 Sistematika penulisan

 Bab III revisi total

 Perbaiki diagram alir penelitian

 Perbaiki kerangka konseptual

 Tambahkan foto masalah pada bab 1

 Perbaiki daftar pustaka

 Acc seminar proposal

DosenPembimbing I,

AhmadFadhly.ST,MT NIDN:1025119001

1. Perhitungan factor koreksi

No

D D W1 W2 P

(cm) (cm) (cm) (cm) (Kg/Cm2) BatuPasir

1 2,835 2,72 1,82 1,99 24

2 2,63 2,685 2,18 2,075 25

3 2,885 2,61 2,11 2,045 18

BatuLanau

1 2,93 2,77 2,165 2,12 45

2 2,88 2,68 2,17 2,11 35

3 2,83 2,74 2,12 2,03 25

Mengetahui Pendamping Pengujian

Refky Adi Nata, ST., MT

NIDN. 1028099002

a. Batu Pasir

Rata- rata factor koreksi

= 0,274 + 0,265 +0,277

2. Perhitungan nilai PLI

= 0,274 (24/2,75 ) = 0,2625 (25/7,7209225) =0.847kg/cm2

3. Perhitungan nilai UCS

a. Batu Pasir

2) Sampel 2

Perhitungannilai RQD

RQD = 100 (0,1 λ + 1) e-0,1λ Keterangan :

λ : Jumlah kekar permeter e : Exponensial

1. RQD 0-1 meter

RQD = 100 (0,1 λ + 1) e-0,1λ RQD = 100 (0,1 x 1 + 1) e-0,1.1

RQD = 99,582 % 2. RQD 1-2 meter

RQD = 100 (0,1 λ + 1) e-0,1λ RQD = 100 (0,1 x 1 + 1) e-0,1 x 1 RQD = 99,582%

3. RQD 2-3 meter

RQD = 100 (0,1 λ + 1) e-0,1λ RQD = 100 (0,1 x 0 + 1) e-0,1x0 RQD = 100%

4. RQD 3-4 meter

RQD = 100 (0,1 λ + 1) e-0,1λ RQD = 100 (0,1 x 0 + 1) e-0,1x0 RQD = 100%

5. RQD 4-5 meter

RQD = 100 (0,1 λ + 1) e-0,1λ

6. RQD 5-6 meter

RQD = 100 (0,1 λ + 1) e-0,1λ RQD = 100 (0,1 x 0 + 1) e-0,1x 0 RQD = 100%

7. RQD 6-7 meter

RQD = 100 (0,1 λ + 1) e-0,1λ RQD = 100 (0,1 x 0 + 1) e-0,1x0 RQD = 100%

8. RQD 7-8 meter

RQD = 100 (0,1 λ + 1) e-0,1λ RQD = 100 (0,1 x 1 + 1) e-0,1x1 RQD = 99,582%

9. RQD 8-9 meter

RQD = 100 (0,1 λ + 1) e-0,1λ RQD = 100 (0,1 x 1 + 1) e-0,1x1 RQD = 99,582%

10. RQD 9-10 meter

RQD = 100 (0,1 λ + 1) e-0,1λ RQD = 100 (0,1 x 0 + 1) e-0,1x0 RQD = 100%

11. RQD 10-11 meter

RQD = 100 (0,1 λ + 1) e-0,1λ RQD = 100 (0,1 x 0 + 1) e-0,1x0 RQD = 100%

RQD = 100 (0,1 x 1 + 1) e RQD = 99,582%

13. RQD 12-13 meter

RQD = 100 (0,1 λ + 1) e-0,1λ RQD = 100 (0,1 x 1 + 1) e-0,1x1 RQD = 99,582%

14. RQD 13-14 meter

RQD = 100 (0,1 λ + 1) e-0,1λ RQD = 100 (0,1 x 1 + 1) e-0,1x1 RQD = 99,582%

15. RQD 14-15 meter

RQD = 100 (0,1 λ + 1) e-0,1λ RQD = 100 (0,1 x 0 + 1) e-0,1x0 RQD = 100%

Untukmempermudahpekerjaandilapanganbiasanyaparaahligeotekmenggunakancaracepatyaitudengancar amembagiscalinelerengdenganjumlahkekar yang didapat.

RQD

RQD = 100 (0,1 λ + 1) e-0,1λ

RQD = 100 (0,1 x 2,14 + 1) e-0,1.2,14 RQD = 100 (0,214 + 1) e-0,1.2,14 RQD = 98,012%

Keterangan

Sampel 1

Batu pasir

2 Batu Lanau Berat Natural (Wn) 90.5 gr 90.0 gr

Berat Kering (Wo) 89.5 gr 88.8 gr Berat Jenuh (Ws) 28.7 gr 11.8 gr Berat Melayang (Ww) 94.0 gr 89.7 gr

Mengetahui Pendamping Pengujian

Refky Adi Nata, ST., MT

NIDN. 1028099002

a. Bobot isi natural

b. Bobot isi kering

c. Bobot isi jenuh

Rata- rata bobot isi

f. Porositas

g. Angka pori

2. Sampel 2 (batu lanau)

a. Bobot isi natural

c. Bobot isi jenuh

Rata- rata bobot isi

1) Kohesi

γ (KN/m³)

C

(KN/m²) Ø (°)

18,5 89,24 16,85

2) Sudut Geser Dalam

d. Kadar air asli

e. Derajat kejenuhan

f. Porositas

g. Angka pori

Yang bertandatangan di bawah ini :

Nama : Bima Aldrean Putra NPM : 1510024427027 Program Studi : TeknikPertambangan

Dengan ini menyatakan bahwa Tugas Akhir yang saya susun dengan judul :

“ANALISIS KESTABILAN LERENG MENGGUNAKAN METODE JANBUDI CV. PUTRI SURYA PRATAMA NATURAL KECAMATAN TALAWI

SAWAHLUNTO PROVINSI SUMATERA BARAT”

Adalah benar-benarhasil karya saya sendiri dan bukan merupakan plagiat skripsi orang lain. Apabila kemudian dari pernyataan saya tidak benar, maka saya bersedia menerima sanksi akademis yang berlaku (dicabut predikat kelulusan dan gelar kesarjanaan nya).

Demikian Pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya, untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Padang, 17 Agustus 2020

Bima Aldrean Putra NPM.1510024427027

BIODATA WISUDAWAN/TI

No. Urut :

Nama : Bima Aldrean Putra JenisKelamin : Laki-laki

Tempat/TglLahir : Lagan Gadang Mudik, 20-03-1998 Nomor Pokok

Mahasiswa

: 1510024427027

Program Studi : Teknik Petambangan Tanggal Lulus :

IPK : 3,23 Predikat Lulus :

JudulSkripsi : Analisis kestabilan lereng menggunakan metode janbu di cv.putri surya pratama natural kecamatan talawi sawahlunto sumatera barat

DosenPembimbing : 1. Ahmad Fadhly ST, MT 2. Rizto Salia Zakri ST,MT Asal SMTA : SMKN 1 Painan

Nama Orang Tua : Ayah : Murlisman Ibu : Ernawati

Alamat :

Bukit putus luar, kecamatan linggo sari baganti,pesisir selatan

No HP/WA : 082260376063

Email : [email protected]