• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisa Sektor Penataan Bangunan dan Lingkungan

Tujuan, Sasaran dan Strategi Sektor Sanitasi

A. Analisa Sektor Penataan Bangunan dan Lingkungan

1. Kondisi jalan yang rusak dapat menghambat semua kegiatan atau aktivitas penduduk sekitarnya. Apalagi jika didesa tersebut memiliki potensi wisata yang dapat meningkatkan perekonomian penduduk sekitarnya terutama di desa tabanio. Oleh karena itu perlu adanya tindakan peningkatan infrastruktur jalan agar kondisi jalan tersebut lebih baik dari kondisi sebelumnya. Dengan kondisi jalan yang lebih baik maka akan memperlancar semua kegiatan dan aktivitas penduduk sehingga meningkatkan potensi wisata yang ada yang berdampak positif pada perekonomian warga sekitarnya. 2. Untuk menarik para wisatawan yang akan berkunjung, wisata makam harus dilengkapi

dengan adanya sarana dan prasarana pendukung. Sarana dan prasarana ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung wisata makam tersebut. Dengan sarana dan prasarana yang lengkap maka akan lebih menarik jumlah wisatawan yang berkunjung ke lokasi makam dan secara tidak langsung dapat meningkatkan perekonomian penduduk sekitarnya terutama penduduk desa tabanio itu sendiri.

3. Kegiatan ataupun aktivitas dilokasi makam dapat ditingkatkan dengan memberikan penerangan yang baik. dengan adanya penerangan yang baik maka seluruh kegiatan dapat dilakukan baik pada siang hari maupun pada malam hari. hal ini juga akan mendukung untuk keamanan di lokasi makam itu sendiri.

4. Keamanan lokasi makam juga sangat penting karena menyangkut kenyamanan pengunjung makam itu sendiri. pengamanan terhadap lokasi tersebut dapat diwujudkan

Review Rencana Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPI2-JM) Tahun 2017-2021 Kabupaten Tanah Laut

berupa bangunan fisik ataupun dari partisipasi masyarakat unruk menjaga keamanan lokasi tersebut. yang terpenting adalah dengan upaya peningkatan keamanan dapat memberikan rasa aman bagi pengguna dan pengunjung lokasi wisata religius tersebut. 5. Suatu lokasi wisata akan dapat dikenali dengan mudah oleh pengunjung wisata yang

salah satunya adalah dengan keberadaan gapura atau gerbang masuk lokasi wisata. tidak hanya itu, jika lokasi wisata jaraknya masih jauh dari pintu gerbang maka masih diperlukan berupa penunjuk arah baik itu berupa bangunan fisik maupun berupa taman atau vegetasi dikanan kiri jalan sepanjang jalan menuju lokasi yang berfungsi sebagai vegetasi pengarah menuju lokasi wisata baik wisata makam K H Abdus Samad Khairi maupun wisata benteng Tabanio.

6. Untuk membatasi ruang gerak masyarakat terhadap peninggalan Benteng Tabanio baik itu masyarakat desa Tabanio itu sendiri maupun masyarakat dari luar, perlu adanya upaya pengamanan agar tidak semua orang dapat keluar masuk seenaknya dan dengan bebasnya memanfaatkan benda peninggalan sejarah tersebut, sehingga benda-benda peniggalan tersebut akan tetap terjaga keutuhannya.

7. Gerbang masuk atau gapura penanda keberadaan situs sangat penting fungsinya sebagai media pemberi informasi bagi para pengunjung atau wisatawan. dengan adanya gapura ini dapat memperkenalkan potensi wisata yang dimiliki oleh desa Tabanio terutama wisata peninggalan sejarah berupa Benteng Tabanio yang juga berfungsi sebagai wisata pendidikan bagi para pelajar.

8. Keberadaan ruang terbuka hijau sangat penting terutama bagi penduduk suatu permukiman. karena ruang terbuka hijau dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan ruang terbuka di dalamnya terdapat area hijau atau taman dengan vegetasi yang tertata serta sebagai wadah untuk mengakomodasi kegiatan bermain anak serta kegiatan olahraga bagi penduduk desa Tabanio.

B. Rekomendasi

1. Peningkatan jalan lingkungan menuju area makam sepanjang 500 meter 2. Perencanaan sarana dan prasarana pendukung bangunan makam 3. Perencanaan penerangan lokasi makam

4. Pembuatan pagar pembatas untuk keamanan bangunan makam

5. Perencanaan dan rehab gapura dan taman atau vegetasi pengarah menuju lokasi 6. Pembuatan pagar pembatas lokasi benteng tabanio

7. Pembuatan gapura sebagai penanda keberadaan lokasi situs bersejarah 8. Perencanaan ruang terbuka hijau dilokasi yang diusulkan

Review Rencana Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPI2-JM) Tahun 2017-2021 Kabupaten Tanah Laut

Tabel 3.22

Analisa Penanganan Dan Rekomendasi Pengembangan Kawasan Nelayan Tabanio

Bidang Ananlisa penanganan Rekomendasi

Kegiatan Penataan Lingkungan Permukiman

Permukiman Tradisional dan bersejarah dan Kawasan Wisata pantai tabanio.

 Kondisi jalan yang rusak dapat menghambat semua kegiatan atau aktivitas penduduk sekitarnya.

 Untuk menarik para wisatawan yang akan berkunjung, wisata makam harus dilengkapi dengan adanya sarana dan prasarana pendukung.

 kegiatan ataupun aktivitas dilokasi makam dapat ditingkatkan dengan memberikan penerangan yang baik.

 keamanan lokasi makam juga sangat penting karena menyangkut kenyamanan pengunjung makam itu sendiri.

 suatu lokasi wisata akan dapat dikenali dengan mudah oleh pengunjung wisata yang salah satunya adalah dengan keberadaan gapura atau gerbang masuk lokasi wisata.

 untuk membatasi ruang gerak masyarakat terhadap peninggalan Benteng Tabanio baik itu masyarakat desa Tabanio itu sendiri maupun masyarakat dari luar, perlu adanya upaya pengamanan agar tidak semua orang dapat keluar masuk seenaknya

 gerbang masuk atau gapura penanda keberadaan situs sangat penting fungsinya sebagai media pemberi informasi bagi para pengunjung atau wisatawan.

 Peningkatan jalan lingkungan menuju area makam sepanjang 500 meter

 Perencanaan sarana dan prasarana pendukung bangunan makam

 perencanaan penerangan lokasi makam

 Pembuatan pagar pembatas untuk keamanan bangunan makam

 rehab gapura dan vegetasi pengarah menuju lokasi

 pembuatan pagar pembatas lokasi benteng Tabanio

 pembuatan gapura sebagai penanda keberadaan lokasi situs bersejarah

Ruang Terbuka Hijau

 keberadaan ruang terbuka hijau dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan ruang terbuka yang di dalamnya terdapat area hijau atau taman dengan vegetasi yang tertata serta sebagai wadah untuk mengakomodasi kegiatan bermain anak serta kegiatan olahraga bagi penduduk desa Tabanio.

 perencanaan ruang terbuka hijau dilokasi yang diusulkan yaitu di Jalan Pantai.

 Pembangunan sarana RTH

Analisa Kebutuhan Sektor Penataan Bangunan dan Lingkungan Kawasan Perkotaan Pelaihari A. Analisa

1. Perlu adanya pengendalian perilaku masyarakat terhadap lingkungan permukiman untuk mengeliminir dampak lingkungan yang akan timbul.

2. Perlu adanya panduan untuk pencegahan kebakaran di Kabupaten/kota sebagai acuan dalam penanggulangan kebakaran untuk mengeliminir kerugian dan korban jiwa akibat dari kejadian kebakaran.

3. Perlu adanya panduan tentang rencana induk sistem proteksi kebakaran untuk bangunan dan gedung yang didalamnya juga memuat perencanaan penyebaran hydrant kebakaran.

Review Rencana Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPI2-JM) Tahun 2017-2021 Kabupaten Tanah Laut

4. Area eks lapangan golf masih dalam tahap perencanaan yang difungsikan sebagai RTH untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas RTH kawasan perkotaan.

B. Rekomendasi

1. Penyusunan Perda bangunan gedung di wilayah Kabupaten Tanah Laut 2. Perlu adanya penyusunan Rencana Induk Sistem Proteksi Kebakaran (RISPK) 3. Penyusunan Perda bangunan gedung dan rumah negara

4. Prioritas Pelaksanaan perencanaan eks lapangan golf sebagai RTH

5. Perlu penyusunan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) kawasan pusat kota Adapun tabel permasalahan, analisa penanganan, dan rekomendasi bidang penataan bangunan dan lingkungan kawasan perkotaan Pelaihari adalah sebagai berikut:

Tabel 3.23

Analisa Penanganan dan Rekomendasi Pengembangan Kawasan Perkotaan Pelaihari

Bidang Analisa penanganan Rekomendasi

Kegiatan Pembinaan Teknis Bangunan Dan Gedung

Bangunan Gedung  Perlu adanya pengendalian perilaku terhadap lingkungan untuk mengeliminir dampak lingkungan  Perlu adanya panduan untuk

pencegahan kebakaran di Kabupaten/kota sebagai acuan dalam penanggulangan kebakaran untuk mengeliminir kerugian dan korban jiwa akibat dari kejadian kebakaran.

 Perlu adanya panduan tentang rencana induk sistem proteksi kebakaran untuk bangunan dan gedung yang didalamnya juga memuat perencanaan penyebaran hydrant kebakaran.

 Penyusunan Perda bangunan gedung di wilayah Kabupaten Tanah Laut

 Perlu adanya penyusunan Rencana Induk Sistem Proteksi Kebakaran (RISPK)

Gedung dan rumah negara  Penyusunan Perda

bangunan gedung dan rumah negara di wilayah Kabupaten Tanah Laut Rencana Tata Bangunan dan

Lingkungan

Untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan perekonomian masyarakat kota Pelaihari perlu adanya penataan bangunan dan lingkungan Pasar Kota Pelaihari.

 penyusunan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan pasar Pelaihari

Kegiatan Penataan Lingkungan Permukiman

Ruang Terbuka Hijau  Area eks lapangan golf masih dalam tahap perencanaan

 Prioritas Pelaksanaan perencanaan eks lapangan golf sebagai RTH perkotaan

Review Rencana Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPI2-JM) Tahun 2017-2021 Kabupaten Tanah Laut

Analisa Kebutuhan Sektor Penataan Bangunan dan Lingkungan Kawasan Nelayan Muara Asam-Asam

A. Analisa Sektor Penataan Bangunan dan Lingkungan

Keberadaan ruang terbuka hijau sangat penting terutama bagi penduduk suatu permukiman. karena ruang terbuka hijau dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan ruang terbuka di dalamnya terdapat area hijau atau taman dengan vegetasi yang tertata serta sebagai wadah untuk mengakomodasi kegiatan bermain anak serta kegiatan olahraga bagi penduduk desa Tabanio.

B. Rekomendasi

Perencanaan ruang terbuka hijau dilokasi yang diusulkan dengan luas 60 meter x 90 meter

Tabel 3.24

Analisa Penanganan Dan Rekomendasi Penataan Bangunan Dan Lingkungan Kawasan Nelayan Muara Asam-Asam

Bidang Ananlisa penanganan Rekomendasi

Kegiatan Penataan Lingkungan Permukiman

Ruang Terbuka Hijau  keberadaan ruang terbuka hijau sangat penting terutama bagi penduduk suatu permukiman. karena ruang terbuka hijau dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan ruang terbuka di dalamnya terdapat area hijau atau taman dengan vegetasi yang tertata serta sebagai wadah untuk mengakomodasi kegiatan bermain anak serta kegiatan olahraga bagi penduduk desa Tabanio.

 perencanaan ruang terbuka hijau dilokasi yang diusulkan

Analisa Kebutuhan Sektor Penataan Bangunan dan Lingkungan Kawasan Nelayan Tanjung Dewa A. Analisa Sektor Penataan Bangunan dan Lingkungan

1. Wisata pulau datu adalah wisata religius dengan skala pelayanan tingkat provinsi. Di pulau ini sering dilakukan kegiatan yang bersifat keagamaan dan banyak wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata tersebut. Untuk meningkatkan kualitas wisata tersebut maka pulau datu membutuhkan sarana dan prasarana yang lengkap untuk memberikan fasilitas wisata yang memadai agar pengunjung merasa nyaman dan tertarik untuk berkunjung ke lokasi wisata tersebut serta untuk menampung kegiatan rutin yang dilakukan warga masyarakat.

2. Perlu adanya perbaikan gapura atau gerbang masuk lokasi wisata agar lebih baik dan menarik serta lebih komunikatif.

Review Rencana Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPI2-JM) Tahun 2017-2021 Kabupaten Tanah Laut

3. Potensi wisata pantai tanjung dewa yang cukup baik harus ditunjang dengan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan ataupun aktivitas pengunjung lokasi wisata tersebut.

B. Rekomendasi

1. Peningkatan sarana dan prasarana wisata religius pulau datu. 2. Rehab gapura atau gerbang masuk lokasi wisata desa tanjung dewa. 3. Revitalisasi kawasan pantai desa Tanjung Dewa.

Adapun tabel permasalahan, analisa penanganan, dan rekomendasi bidang penataan bangunan dan lingkungan kawasan desa Tanjung Dewa adalah sebagai berikut :

Tabel 3.25

Analisa Penanganan Dan Rekomendasi Bidang Penataan Bangunan Dan Lingkungan Kawasan Nelayan Tanjung Dewa

Bidang Analisa penanganan Rekomendasi

Kegiatan Penataan Lingkungan Permukiman

Permukiman Tradisional dan bersejarah dan Kawasan Wisata pantai Tanjung Dewa.

 untuk meningkatkan kualitas wisata Pulau Datu membutuhkan sarana dan prasarana yang lengkap untuk memberikan fasilitas wisata yang memadai.

 perlu adanya perbaikan gapura atau gerbang masuk lokasi wisata agar lebih baik dan menarik serta lebih komunikatif.  potensi wisata pantai Tanjung Dewa yang

cukup baik harus ditunjang dengan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan ataupun aktivitas pengunjung lokasi wisata tersebut.

 Peningkatan sarana dan prasarana wisata religius Pulau Datu.  rehab gapura atau

gerbang masuk lokasi wisata desa Tanjung Dewa.

 revitalisasi kawasan pantai desa Tanjung Dewa.

Review Rencana Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPI2-JM) Tahun 2017-2021 Kabupaten Tanah Laut

Pet a 3 .6 : U sul an Prog ra m P ena taa n B angunan dan L in gkungan Kaw as an K TP 2D D am it

Review Rencana Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPI2-JM) Tahun 2017-2021 Kabupaten Tanah Laut

Pet a 3 .7 : U sul an Prog ra m P ena taa n B angunan dan L in gkungan Kaw as an T aba n io

Review Rencana Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPI2-JM) Tahun 2017-2021 Kabupaten Tanah Laut

Pet a 3 .8 : U sul an Prog ra m P ena taa n B angunan dan L in gkungan Kaw as an T anj ung D ewa

Review Rencana Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPI2-JM) Tahun 2017-2021 Kabupaten Tanah Laut

Pet a 3 .9 : U sul an Prog ra m P ena taa n B angunan dan L in gkungan Kaw as an Mua ra A sa m A sa m

Review Rencana Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPI2-JM) Tahun 2017-2021 Kabupaten Tanah Laut

Review Rencana Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPI2-JM) Tahun 2017-2021 Kabupaten Tanah Laut

Tabel 3.26