• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisa Sinetron Emak Ijah Pengen ke Mekkah

Analisis isi yang diterapkan peneliti yaitu analisis isi oleh Phillip Mayring. Pada hasil temuan peneliti. Peneliti menemukan beberapa kategori yang terdapat dalam dialog para pemain pada sinetron ini di episode 24 part 1.

Langkah pertama yang peneliti ambil, yaitu menentukan kategori yaitu ibadah dan akhlak. Langkah kedua, peneliti memasukkan data- data yang ditemukan peneliti ke dalam dua kategori tersebut. Selanjutnya, peneliti memaparkan dengan penjelasan terhadap dua kategori tersebut. Selanjutnya, pengecekan terhadap data-data yang telah dimasukan ke dalam dua kategori tersebut. dan menginterprentasikannya.

 Adapun yang pertama adalah kategori aqidah. Kategori ini terdapat di dalam sinetron Emak Ijah Pengen ke Mekkah di dalam dialog antara Abbas dan Munaroh.

Kalau emang lu ada masalah, abang insya Allah bisa bantu, kalau ga bisa juga, Allah bisa bantu lu.

Tidak hanya itu, terdapat makna aqidah juga di saaat Abbas pamit dengan Emaknya dan meyakini bahwa rezeki seseorang tidak akan salah dan Allah selalu memberi jalan kepada hambaNya yang berusaha.

Puasa itu nggak jadi alasan buat abbas

 Kategori kedua yaitu syari’ah. Di dalam teks dialog antar pemain sinetron Emak Ijah Pengen ke Mekkah terdapat makna syari’ah yaitu

muamalah yaitu dialog yang dilakukan Zacky bertemu dan mendengar suara Ocit.

Alhamdulillah suara bang Ocit bagus ajah, kenapa bang Ocit nggak gabung aja beking vokal bend soneta, atau beking vokal cerry bell, bang Kored juga bagus banget narinya.

Dialog Kored dan Anisa yang bertemu di pertengahan jalan.

Nih nisa tau nih pasti cang kesini, nemui nisa mau menghina nisa lagi kan, menghina bang Abbas kan?

Ibadah lisan, dalam sinetron Emak Ijah Pengen ke Mekkah yang termasuk dalam ibadah lisan yaitu perkataan Zacky yang mengucapkan kalimat tahmid (Alhamdulillah, alhamdulillah) saat ia diam di depan rumahnya dan istigfar (Astagfirullahal Adzhim) saat ia berkomunikasi dengan Kored dan Abbas.

Tidak hanya itu, di dalam dialog pun yang termasuk ibadah lisan adalah perkataan salam (Assalamualaikum) yang diucapkan Kored pertama kali saat berjumpa dengan Ustadz Aswan dan Zacky. Kalimat salam juga yang diucapkan oleh mas Tedjo kepada Ustadz Aswan. Dan ucapan salam ketika Kored berpisah dari Ustadz Aswan dan Zacky. Salam disini maksudnya adalah ibadah lisan bahkan hak muslim sesama muslim, salah satunya adalah wajib menjawab salam. Salam adalah sebuah doa keselamatan.

Enggak nisa, enggak. Cang lagi sedih lihat nisa sedih, karena nisa sedih karena Abbas lagi kan? Cang joged untuk menghibur nisa gitu. Eh, kepeleset. Yaudah sih, Abbas dipikirin mulu, tukang Bajai dipikirin mulu. Mending mikirin Allah, dapat pahala, lebih deket, mumpung mau ramadhan.bener ga?

 Yang ketiga yang termasuk ke dalam kategori akhlak. Banyak data- data yang ditemui peneliti mngenai data yang termasuk kategori akhlak.

Dalam dialog juga terdapat hinaan dan caci maki termasuk akhlak tercela ketika Kored bertemu dengan Zacky.

Assalamualaikum ya ahli kubur

Disaat itu, Zacky dalam keadaan sakit. Tidak hanya itu, peneliti juga menemukan kalimat suuzhon (berburuk sangka) dan hinaan, saat Kored bertemu dengan Annisa

Nih, Nisa tau nih , cang kesini Cuma mau menghina Nisa kan, menghina bang Abbas kan.

Akhlak Terpuji

Peneliti menemukan akhlak terpuji yang dilakukan para pemain sinetron ini, seperti ketika Abbas mencium tangan Emak Ijah saat ingin pamit mengendarai bajai.

Sikap yang sama, yang dilakukan Munaroh ketika bertemu dengan abangnya (Abbas) yaitu ia juga mencium tangan abangnya (Abbas).

Selain itu, hal yang sama dilakukan Akmal dan Lala yang mencium tangan kedua orang tuanya ketika ia bertemu dengan kedua orangtuanya.

Dakwah

Peneliti menemukan adanya unsur kalimat dakwah ketika Ustadz Aswan bertemu dengan Tedjo mengungkapkan “Alhamdulillah. Boleh persiapan lebaran juga pulang kampung, tapi ingat bahwa pulang kampung

itu bukan merupakan suatu kewajiban dikhawatirkan akan ada unsur

pemaksaan kehendak sehingga akan merugikan diri sendiri”.

Saling memaafkan.

Peneliti juga menemukan makna kalimat yang bermakna memaafkan pada adegan dialog ketika Akmal dan Lala meminta maaf kepada bapaknya (Zacky) kemudian mereka memeluk ayahnya begitu sebaliknya ayahnya memeluk kedua anaknya.

Pesan yang coba disampaikan dalam sinetron ini adalah untuk menyampaikan pesan pesan Islam, dimana sinetron ini dibuat dengan tujuan untuk memotivasi masyarakat untuk menunaikan ibadah haji, untuk tidak terlepas dari kejenuhan dan ketertarikan pemirsa terhadap sinetron ini, maka sinetron religi ini juga dibarengi dengan komedian.

Setelah menghibur dan memotivasi masyarakat, maka tentu saja ketika memotivasi ibadah haji tentu saja harus melibatkan ustadz dan ustadzah. Sehingga, dalam sinetron Emak Ijah Pengen ke Mekkah ini,

sangat banyak melibatkan da’i-da’i kondang, bahkan sinetron ini lebih memotivasi tempat syuting itu sendiri dibandingkan pemirsa televisi, dikarenakan di luar lokasi syutting, para da’i-da’i ini mengadakan acara tabligh yang menyampaikan tentang haji kemudian kegiatan sosial dan santunan anak yatim serta para janda tua.

Jadi, di dalam sinetron ini menggabungkan antara pesan-pesan Islam, mistik dan komedian. Sehingga, sinetron ini mencapai rating yang tinggi dan merupakan sinetron unggulan SCTV. Hal ini dapat terlihat jelas dari adegan para aktor sinetron ini dimana Emak Ijah yang hidup dalam

kekurangan harta namun memiliki niat yang tinggi untuk menunaikan ibadah haji. Kemudian, Hajjah Idah yang kaya raya selalu umroh dengan memamerkan ibadahnya kepada masyarakat.

Adapun pesan – pesan Islam dalam sinetron ini meliputi aqidah,

syari’ah dan akhlak. Seperti kalimat – kalimat yang mengandung unsur aqidah yang sering diucapkan oleh pemeran utama yaitu Emak Ijah serta sikap rendah hati yang dimilikinya. Adapun sikap pesan non verbal dalam sinetron ini, salah satunya adalah dengan gesture, penampilan, ekspresi wajah dan tindakan yang memaknakan bahwa di tanda atau gerakan seorang pemain tersebut ada sebuah pesan yang diungkapkan. Sikap yang dimiliki oleh dua tokoh utama yaitu Emak Ijah dan Hajjah Idah terdapat dalam sebuah hadits yang berbunyi :

لقةرير يبانع

:

ملس يلع للا لص للا سرلق

:

امعا مكب لق لارظنينكل مكلا ما مكر ص لارظنيا للانا

مكل

(

ملسمها ر

)

Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah SAW. bersabda:

“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa kalian dan harta kalian akan tetapi Allah melihat kepada hati-hati kalian dan perbuatan-perbuatan

54 A. Kesimpulan

Sinetron Emak Ijah Pengen ke Mekkah yang merupakan objek penelitian ini, data yang disajikan berbentuk gambar adegan- adegan dan dialog yang mewakili komunikasi verbal dan komunikasi non verbal. Dalam menganalisa data, penulis menggunakan metode analisis isi

(content analysis). Content analysis atau biasa dinamakan kajian isi. Holsti menyatakan kajian isi adalah teknik apapun yang digunakan untuk menarik kesimpulan melalui usaha menemukan karakteristik pesan. Dan dilakukan secara objektifitas dan sistematis.

Sinetron Emak Ijah Pengen ke Mekkah ini terdapat pesan ajaran Islam yang terdapat dalam sinetron ini, dibagi menjadi pesan ajaran Islam verbal dan nonverbal yang dibagi menjadi tiga kategori meliputi: aqidah, syari’ah dan akhlak.

Kategori pertama yaitu aqidah dimana setiap manusia memiliki keyakinan, seperti dicontohkan dalam sinetron ini terdapat beberapa sikap seseorang yang memiliki keyakinan, salah satunya yakin atau percaya kepada Allah, ditunjukan dalam sikap Abbas yang bertawakal kepada Allah SWT. Kategori kedua yaitu syari’ah, artinya adanya hubungan antar manusia dengan Tuhannya atau pun hubungan manusia terhadap sesama. Kategori ketiga yaitu akhlak, sinetron Emak Ijah Pengen ke Mekkah dapat banyak dijumpai akan sikap-sikap terpuji (baik) dan tercela (buruk).

Peneliti menemukan beberapa akhlak terpuji seperti Akmal dan Lala yang mencium tangan kedua orangtuanya dan Abbas yang selalu mencium tangan Emak Ijah sebelum berangkat mengendarai bajai.

B. Saran

Dari kesimpulan di atas, maka ada beberapa saran yang disampaikan agar dapat dijadikan bahan pertimbangan serta evaluasi terhadap sebuah sinetron yang bernuansa islam, sekaligus memberikan inspirasi baru guna untuk kemajuan teknik pembuatan sebuah sinetron di Indonesia, diantaranya:

1. Bagi para penggemar sinetron, hendaknya tidak hanya menjadikan sinetron sebagai hiburan saja tetapi bisa dilihat makna apa yang terdapat di dalam sinetron tersebut. Apabila sinetron yang ditonton terdapat adegan yang baik dan menunjukkan bahwa sinetron tersebut ke arah yang baik, maka dapat ditiru di dalam kehidupan nyata. Namun, tetap pilihlah sinetron yang memberikan pencerahan dan hindarilah sinetron yang dapat merusak moral dan akhlak kita.

2. Bagi pembuat sinetron dan tim produksi, semoga dapat memproduksi sinetron- sinetron Indonesia yang bergenre religi agar adegan secara audio dan visualnya pun dapat bermakna islam atau pun mengandung pesan yang baik agar para penontonpun dapat meniru di dalam kehidupan nyata.

A.W Widjaja.Komunikasi dan Hubungan Masyarakat. Jakarta: Bumi Akasara. 1993.

Azis, Moh Ali. Ilmu Dakwah. Jakarta: Prenada Media. 2004.

Dermawan, Andy. Metodologi Ilmu Dakwah. Yogyakarta: Lembaga Studi Filsafat Islam. 2002.

Egon, Guba & Yvona S. Lincoln. Effective Evalution dalam Lexy J. Moleong, Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. 2012.

Hidajat, M.S. Public Speakiing dan Teknik Presentasi. Yogyakarta: Graha Ilmu. 2006

Ilaihi, Wahyu. Komunikasi Dakwah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. 2010.

Jumroni. Metodelogi Penelitian Komunikasi. Jakarta: UIN Jakarta Press. 2006. Kuswandi, Wawan. Komunikasi Massa (Sebuah Analisis Media Televisi). Jakarta:

PT. Rineka Cipta. 1996.

Matutu, Nur. Dua Kalimat Syahadat. Makkah Al- Mukarramah. 1431 H. 2009 M. Moleong J, Lexy. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Rosdakarya, ed.

Revisi. 2007.

Mubarok, Ahmad. Psikologi Dakwah. Bandung: Benang Merah Press. 2004. Muhyidin, Asep & Agus Ahmad Safei. Metode Pengembangan Dakwah.

Bandung: Pustaka Setia. 2002.

Munir, M dan Wahyu Ilaihi.Manajemen Dakwah. Jakarta: Kencana. 2006. Rakhmat, Jalaluddin. Metode Penelitian Komunikasi. Bandung: PT. Remaja

Rosdakarya. 2007.

Setiawan, Bambang. Metode Penelitian Komunikasi. Jakarta: Universitas Terbuka. 2004.

Gramedia Pustaka Utama. 1992. http://id.wikipedia.org/wiki/Amanah_Surga_Productions http://id.wikipedia.org/wiki/Amanah_Surga_Productions#Daftar_Penghargaan http://www.zumamannheim.de/research/en/methods/textanalysis/. http://helloskyblu.blogspot.com/2013/09/episode-1-7-sinetron-emak-ijah- pengen.html.

M.Liputan6.com. Jumat, 14 November 2014. Cho/Rul. M.Kompasiana.com/post/read/642905.

Forumdetik.com. Ray/Yb. 24 Oktober 2014. http://dekaka.blogspot.com/

http:/belajar-tauhid.blogspot.com/2005/05/ibadah-pengertian-macam-dan- keluasan.html.

Tahun Award Kategori Nominasi Hasil 2013 SCTV Awards 2013 Sinetron Terfavorit Emak Ijah Pengen Ke Mekah Menang 2013 SCTV Awards 2013 Aktris Terfavorit Aty Cancer Zein Menang 2013 SCTV Awards 2013 Aktris

Terfavorit Shinta Muin Menang

2013 SCTV Awards 2013 Aktor Terfavorit Aldiansyah Taher Ucup Nirin Bobby Maulana Nominasi 2014 SCTV Awards 2014 Drama Seri Terfavorit Emak Ijah Pengen Ke Mekah Nominasi 2014 SCTV Awards 2014 Artis Cilik Terfavorit Sony Wakwaw Menang 2014 SCTV Awards 2014 Artis Cilik Terfavorit Andero Trinanda Nominasi 2014 SCTV Awards 2014 Artis Cilik Terfavorit Mischa Fortuna Nominasi 2014 SCTV Awards 2014 Artis Cilik

Terfavorit Sekar Nominasi 2015 Infotainment Awards 2015 Artis Cilik Paling Bersinar Sony Wakwaw Menang 2015 Infotainment Awards 2015 Artis Cilik Paling Bersinar Andero Trinanda Nominasi 2015 Infotainment Awards 2015 Artis Cilik Paling Bersinar Mischa Fortuna Nominasi

2015 Panasonic Gobel Awards 2015 Aktor terfavorit Aliando Syarief Nominasi 2015 Panasonic Gobel Awards 2015 Aktris Terfavorit Prilly Latuconsina Menang 2015 Panasonic Gobel Awards 2015 Aktris

Terfavorit Jessica Mila Nominasi

2015 Panasonic Gobel Awards 2015 Program Terfavorit Emak Ijah Pengen ke Mekah Nominasi

Suara Gendang Marawis

Zacky : Alhamdulillah, menghibur sekali Kored : Eh emang ane lumbacon

Zacky : Bukan lumba-lumba. Kored : Ape tuh?

Zacky : Uler keket

Kored : Astagfirullahal azhim

Assalamualaikum ustadz Aswan

Ustadz Aswan : Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh Zacky : Bang Kored.

Kored : Iya?

Zacky : Ko aye ga disalamin Kored : .... suara musik

Oh ye, Assalamualaikum zacky, ya ahlil kubur Zacky : (sambil tersenyum) .Eh,

Alhamdulillah, Bang Kored jangan gitu ah. Itu namanye nyumpehin aye mati.

Kored : Engga, ane ga menghina, ane cuma mau nasehatin. Warge- warge disini kan banyak yang dinasehatin. Ada orang melenceng imannya. Ane samperin, ane nasehatin, termasuk ente, ente kan maling dulunya. Makanya sampai sekarang ane nasehatin. Begitu. Zacky : Alhamdulillah.

Kored : Iyee.

Zacky : Bismillahirrahmanirrahim. Bang kored. Bang kored, ngapain cegah kita berdua, mau menghina ustadz juga ya.? Tidak boleh Kored : Kalo ane tidak menghina ustadz, Soalnya kan sederajat ilmunya.

Ilmunya setingkat gitu kalo ama pak ustadz. jadi ga mungkinlah kita saling mendahului, ye.(sambil ketawa). Begitu ye. Yaudah kalo gitu ye. Musik (suara musik marawis). Assalamualaikum

Tedjo : Abe,, a..be, abe , abengawal solo. (sambil nyanyi). Zacky : Sini pak Ust.

Tedjo : Assalamualaikum pak ustadz Aswan.

Zacky dan Ust.Aswan : wa’alaikum salam mas tedjo.

Tedjo : Pasti pak ustadz Aswan mau naik ojek Tedjo lagi. Monggo. Zacky : mohon maaf mas Tedjo, pak ustadz Aswan ga suka naik ojek,

sukanya naik helikopter.

Tedjo : welehweleh (sambil geleng kepala).

Mas zacky tanya sama pak ustadz Aswan, waktu pak ustadz Aswan ceramah di kampung sebelah naik ojeknya siapa pak ?

Ustadz Aswan : Mas Tedjo ingat saja, tapi mohon maaf sekarang saya tidak naik ojek mas tedjo dulu, saya sudah ada jemputan.

Zacky : Kasihan deh lu

Ustadz Aswan : Mas tedjo rajn bangat sekarang ya?

Tedjo : Iya pak ustadz. Biasa pak ustadz buat modal lebaran.

Ustadz Aswan : Alhamdulillah. Boleh persiapan lebaran juga pulang kampung, tapi ingat bahwa pulang kampung itu bukan merupakan suatu kewajiban dikhawatirkan akan ada unsur pemaksaan kehendak sehingga akan merugikan diri sendiri.

Oh ya, jemputan saya sudah datang. Makasih ya sudah antar saya. Zacky : sama – sama pak ustadz

Ustadz Aswan : Insya Allah kalau ada kesempatan, mampir kerumah Zacky : Boljug

Ustadz Aswan : Apa itu boljug? Zacky : Boleh Juga.

Ustadz Aswan : (Ketawa sedikit) yuk mas. Assalamualaikum

Zacky & Tedjo: Wa’alaikum salam pak ustadz, hati – hati pak ustadz. Zacky : Alhamdulillah

Zacky : Apa tuh? Tedjo : Model lu lagi.

Zacky : Tapi saya yang nyetir. Suara motor yang berjalan

Zacky : Alhamdulillah. Mas Tedjo mana? Gocengan. Tedjo : Ada. Ada.

Zacky : Buruan mas Tedjo, gerimis nih. Tedjo : cukup sepuluh ribu?

Zacky : Cukup cukup. Alhamdulillah. Assalamualikum Tedjo : Wassalamualaikum

Eh Zacky, ko jadi saya yang bayar? Ini kan ojeknya Tedjo. Wah sampean ngapusin. Zacky. Wah jalare kamu Zacky

Suara alunan gendnag marawis Kored : Aduh, aduh, tolongin dong Annisa : Nah tuh, kena kan tuh

Kored : bantuin dong, udah dibayarin mahal juga lu. Pelan-pelan. Tulang belikat kena ga nih. Bahaya nih

Annisa : Makanya cang, jangan suka menghina orang. Nih nisa tau nih pasti cang kesini, nemui nisa mau menghina nisa lagi kan, menghina bang Abbas kan?

Kored : Engga nisa, engga. Cang lagi sedih lihat nisa sedih, karena nisa sedih karena Abbas lagi kan? Cang joged untuk menghibur nisa gitu. Eh, kepeleset. Yaudah sih, Abbas dipikirin mulu, tukang Bajaj dipikirin mulu. Mending mikirin Allah, dapat pahala, lebih deket, mumpung mau ramadhan. bener ga? Kalau gitu musik lagi deh. Zacky : Subhanallah, subhanaalh subhanallah

Munaroh : Bang, Alhamdulillah ye, sekarang abang berubah banget Zacky : Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah

Munaroh : Mudeh-mudehen aje, abang sembuh dari penyakit abang Zacky : Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah

Abbas : Lah, ini laki lu kenapa begini sih? Pake baju begini? Apa gara- gara dia mau mati kemaren? Ga jadi?

Zacky : Astagfirullahal Azhim Munaroh : tau bang, udah insyaf kali Abbas : Insyaf? Selamat ya

Zacky : Alhamdulillah, Alhamdulillah Munaroh : (Nangis)

Abbas : Lu kenapa roh? Lu ada masalah? Lu cerita sama abang, kalau emang lu ada masalah, abang insya Allah bisa bantu, kalau ga bisa juga, Allah bisa bantu lu. Abang yakin. Roh?

Munaroh : Bang Zacky bang, bang Zacky kanker studium empat, umurnya seminggu lagi

Abbas : Sabar ya

Zacky : Iya bang, Astagfirullahal Azhim Abbas : Ema, Abbas berangkat dulu ya

Emak : Oh narik bajai? Baru pulang, udah mau jalan aja. Biar bulan puasa, semangatnya tetap tinggi kaga pernah kendor.

Abbas : Ema, tadi abbas lewat rumah munaro, si zaky sakit mak.

Emak : emak udah tau, mudah-mudahan cepet sembuh deh, ini nggak ape-ape nih puasa-puasa narik bajai.

Abbas : Puasa itu nggak jadi alasan buat abbas Emak : nggak lemes?

Abbas : nggaklah.

(abbas sambil tertawa dengan emak, tiba-tiba jamilah dateng) Jamilah : pada mau kemana nih?

Emak : eh jamilah ko nggak nggak ngucapin salam? Kan pahala ngucapin salam itu apa lagi bulan puasa gini, pahalanya bisa berlipat ganda. Jamilah : iyh mak aye lupa, Assalamu’alaikum.

Abbas : neng, kalau naik bajai nggak perlu kenek, kalau naik metro mini iye pake kenek

Jamilah : hehe tapi kalau sama ane pake kenek.

(jamilah naik bajai dan duduk didepan, Abbas bingung) Abbas : neng, kalau naik bajai jangan didepan, nanti abang gimane? Jamilah : disini (sambil menepuk kursi disampingnya.

Abbas : nggak bisa neng, pindah didepan ye? Jamilah : sendiri dunk aye?

Abbas : ya iyah lah.

Jamilah : turunin aye ampe pangkalan aja yah? Abbas : iye-iye, Udah kebelakang.

Zacky : astagfirullahal azim (sambil duduk sama istrinya, dan kedua anaknya bermain didekatnya) ayang beb maaf yah kalau selama ini abang membuat hidup ayang beb dan anak-anak jadi belansak hidupnya.

Munaroh : abang jangan mati dulu dunk, kasiankan ntu anak masih pada kecil, tolong bilangin sama Allah.

(akamal dan lala berlari kedepan ayahnya zaky dan tidak segaja menginjak kakinya)

Lala : kenapa ibu sama bapak sedih?

Akmal : bapak, bapak, bapak nggak punya uang yah buat beliin baju

lebaran buat akmal, akmal nggak minta ko”

Munaroh : abang nggak ape-apekan? Sakit ye? (sambil melihat zaky yang menangis)

Zacky : di injek (sambil menunjuk kakinya yang diinjek akmal. Akmal : udah ke injek dari tadi, nggak sengaja.

Zaky : udah keinjek dari tadi.

Akmal lala : maaf yah pak (sambil meluk ayahnya zaky kemudian dilepas). Zacky : (sambil ingin memeluk akmal dan lala lagi tapi akmal dan lala

Jamilah : udah abang diem aja aye bayar ini.

Abbas : bukan begitu neng abang juga mau narik yang lain Jamilah : apa bedanya penumpang lain sama aye, sama aje kan? Abbas : neng turun aje yeh?

Jamilah : meningan abang nyanyi ajadeh dari pada abang berisik ngomelin aye mulu.

Abbas : masyaAllah, neng, udah eneng turun aja deh yeh?

Jamilah : dengerin aye nyanyi hip hop, jo you bro my hap 4x yo yo bro whatsapp bro

Abbas : neng, lu kepedesan.

Jamilah : kaga, nyanyi (sambil nerusin nyanyinya dan hampir nabrak) Abbas : udah dua kali gini neng ah

Jamilah nyanyi lagi

Jamilah : kemana-kemana kemana, kuharus mencari kemana, bang pulang aja bang (kemudian nyanyi sambil nangis)

Abbas : obatnye abis nih kayaknya nih.

(Munaroh dan zacky berjalan dan bertemu dengan Kored dan Ocit yang sedang berjalan sambil sholawatan.)

Zacky : Alhamdulillah suara bang Ocit bagus ajah, kenapa bang Ocit nggak gabung aja beking vokal bend soneta, atau beking vokal cerry bell, bang Kored juga bagus banget narinya.

Bang Kored : Alhamdulillah.

Zacky : kenapa tidak menjadi penari latarnya agnes monica.

Ocit: zaky kalau gitu kebekasi aja dah, luh ngomong apa sih? Zacky : Alhamdulillah

Kored : ane bingung nih yah, demi Allah ane bingung lihat sikoret penampilannya pake peci pake gamis pake sorban, ini kayaknya si Zacky kebanyakan makan kulit pisang ye? Jadi begini potongannye.

munaro.

Munaroh : bang koret kenapa sih ngurusin banget urusan orang.

Ocit : welcam tu beksikel, munaroh asal lu tau, sekarang begini ajah, lu pilih aja lelaki yang tepat, yang oke, siapa lagi kalau bukan, rasid al-kepret saik hehehe

Zacky : astagfirullah, subhanallah, walhamdulillah, (Sambil tersenyum) bismillahirrahmanirrahim. Bang rasit terimakasih sudah mencintai istri saya itu artinya istri saya di sukai orang banyak, subhanallah mohon maaf saya tidak bisa membalas pantunnya dan ceng-

cengannya kerna saya sudah taubat, Assalamu’aslikum, (sambil

menggandeng istrinya yaitu munaroh) Ocit, Kored : wa’alikumsalams

Kored : biasa semua orang mau bener kita lihat aja benernye sampai kapan.

(Kemudian Ocit dan Kored pun meneruskan perjalannya sambil bernyanyi-nyanyi)

No. Kutipan Dialog Katgeori Sub Kategori 1. Kalau emang lu ada masalah,

abang insya Allah bisa bantu, kalau ga bisa juga, Allah bisa

bantu lu.

Aqidah Iman kepada Allah

2. Puasa itu nggak jadi alasan buat abbas

Aqidah Iman kepada Qadha dan Qadhar 3. Alhamdulillah, menghibur

sekali

Syari’ah Ibadah 4. Astagfirullahal azhim Syari’ah Ibadah 5. Assalamualaikum ustadz

Aswan

Syari’ah Muamalah 6. Alhamdulillah. Boleh

persiapan lebaran juga pulang kampung, tapi ingat bahwa pulang kampung itu bukan merupakan suatu kewajiban dikhawatirkan akan ada unsur pemaksaan kehendak sehingga

akan merugikan diri sendiri.

Syari’ah Ibadah dan Muamalah

7. Buruan mas Tedjo, gerimis nih. cukup sepuluh ribu. Cukup cukup. Alhamdulillah.

Assalamualikum

Akhlak Akhlak Tercela

8. Eh Zacky, ko jadi saya yang bayar? Ini kan ojeknya Tedjo.

Wah sampean ngapusin.

Dokumen terkait