• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS BERORIENTASI OBJEK ANALISIS BERORIENTASI OBJEK

Dalam dokumen Modul Rekayasa Perangkat Lunak (Halaman 101-128)

Sistem Berorientasi ObjekSistem Berorientasi Objek

9.3. ANALISIS BERORIENTASI OBJEK ANALISIS BERORIENTASI OBJEK

9.3. ANALISIS BERORIENTASI OBJEK A.

A. Pengertian DasarPengertian Dasar Analisis

Analisis

Penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiriPenguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri serta hubungan antar bagian untuk memperoleh pengertian yang tepat dan pemahaman serta hubungan antar bagian untuk memperoleh pengertian yang tepat dan pemahaman arti keseluruhan.

arti keseluruhan.

Studi dari suatu permasalahan dengan cara memilah-milah permasalahan tersebutStudi dari suatu permasalahan dengan cara memilah-milah permasalahan tersebut sehingga dapat dipahami dan dievaluasi, sebelum diambil tindakan-tindakan tertentu. sehingga dapat dipahami dan dievaluasi, sebelum diambil tindakan-tindakan tertentu. Analisis Berorientasi Objek

Analisis Berorientasi Objek

Investigasi masalah untuk menemukan (mengidentifikasikan) dan mendefinisikanInvestigasi masalah untuk menemukan (mengidentifikasikan) dan mendefinisikan objek-objek atau konsep-konsep yang ada di ruang masalah.

objek-objek atau konsep-konsep yang ada di ruang masalah.

Proses untuk menentukan objek-objek potensial yang ada dalam sistem danProses untuk menentukan objek-objek potensial yang ada dalam sistem dan mendeskripsikan karakterisitik dan hubungannya dalam sebuah notasi formal.

mendeskripsikan karakterisitik dan hubungannya dalam sebuah notasi formal.

Aplikasi konsep berorientasi objek untuk memodelkan permasalahan dan sistem, baikAplikasi konsep berorientasi objek untuk memodelkan permasalahan dan sistem, baik untuk lingkup perangkat lunak maupun non-perangkat lunak.

untuk lingkup perangkat lunak maupun non-perangkat lunak. Tujuan Analisis

Tujuan Analisis

Memahami permasalahan secara menyeluruh.Memahami permasalahan secara menyeluruh.

Mengungkapkan apa yang harus dikerjakan oleh sistem untuk memenuhi kebutuhanMengungkapkan apa yang harus dikerjakan oleh sistem untuk memenuhi kebutuhan  pemakai.

 pemakai.

Mengetahui ruang lingkup produk (Mengetahui ruang lingkup produk ( product  product spacespace) dan pemakai yang akan) dan pemakai yang akan menggunakan produk tersebut.

menggunakan produk tersebut. Tahap Analisis

Tahap Analisis

Mempelajari permasalahanMempelajari permasalahan

Menentukan kebutuhan pemakaiMenentukan kebutuhan pemakai

Mengubah kebutuhan yang belum terstruktur menjadi model-model atau gambar-Mengubah kebutuhan yang belum terstruktur menjadi model-model atau gambar-gambar dengan memanfaatkan metode dan teknik analisis tertentu.

gambar dengan memanfaatkan metode dan teknik analisis tertentu.

Mendokumentasikan hasil analisis, misalnyaMendokumentasikan hasil analisis, misalnya Software Requirement SpecificationSoftware Requirement Specification (SRS).

(SRS). B.

B. Metode Analisis Berorientasi ObjekMetode Analisis Berorientasi Objek

Pengertian

Pengertian

Cara kerja yang sistematis untuk mengerjakan tahap analisis berdasarkan pendekatanCara kerja yang sistematis untuk mengerjakan tahap analisis berdasarkan pendekatan objek.

objek.

Ada kumpulan aturan-aturan tertentu yang harus diikuti untuk menyelesaikanAda kumpulan aturan-aturan tertentu yang harus diikuti untuk menyelesaikan  pekerjaan analis

 pekerjaan analisis tersebut.is tersebut.

Mempunyai urut-urutan aktivitas, teknik, dan alat bantu (Mempunyai urut-urutan aktivitas, teknik, dan alat bantu (toolstools) tertentu untuk) tertentu untuk memodelkan (mendokumentasikan) hasil dari setiap aktivitas.

memodelkan (mendokumentasikan) hasil dari setiap aktivitas.

Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk melakukan analisis berorientasiAda beberapa metode yang dapat digunakan untuk melakukan analisis berorientasi objek, dan diantaranya adalah sebagai berikut.

objek, dan diantaranya adalah sebagai berikut. Metode Coad & Yourdan

Metode Coad & Yourdan

Diperkenalkan oleh Peter Coad dan Edward Yourdan pada tahun 1990.Diperkenalkan oleh Peter Coad dan Edward Yourdan pada tahun 1990.

Disebut juga dengan namaDisebut juga dengan nama Object Oriented AnalysisObject Oriented Analysis (OOA), dan dipandang sebagai(OOA), dan dipandang sebagai salah satu teknik yang mudah untuk dipelajari.

salah satu teknik yang mudah untuk dipelajari.

 Notasi  Notasi model model relatif relatif sederhana sederhana karena karena didasarkan didasarkan pada pada struktur struktur fisik fisik dunia dunia nyata, nyata, dandan  petunjuk untuk

 petunjuk untuk melakukan analisis cukumelakukan analisis cukup jelas.p jelas.

Tahap atau skema pelaksanaan:Tahap atau skema pelaksanaan: -- Identifikasi kelas dan objekIdentifikasi kelas dan objek -- Identifikasi strukturIdentifikasi struktur

Struktur "Struktur "generalization-specificationgeneralization-specification””

Struktur “Struktur “whole-part whole-part ” atau” atau“a-part-of “a-part-of ””

Identifikasi subjekIdentifikasi subjek

Definisikan atributDefinisikan atribut

-- Atribut implisi objekAtribut implisi objek

-- Koneksi instan (Koneksi instan (instance connectioninstance connection))

Definisikan layananDefinisikan layanan

-- Layanan implisit objekLayanan implisit objek

-- Layanan yang berasosiasi dengan atributLayanan yang berasosiasi dengan atribut

-- Layanan yang berasosiasi dengan “Layanan yang berasosiasi dengan “message-connectionmessage-connection”” Metode Rumbaugh

Metode Rumbaugh

Diperkenalkan oleh James Rumbaugh, Michael Blaha, William Premerlan, FrederickDiperkenalkan oleh James Rumbaugh, Michael Blaha, William Premerlan, Frederick Eddy dan William Lorensen pada tahun 1991.

Eddy dan William Lorensen pada tahun 1991.

Lebih dikenal denganLebih dikenal dengan Object Modeling TechniqueObject Modeling Technique (OMT) yang dapat digunakan baik(OMT) yang dapat digunakan baik untuk analisis maupun desain.

untuk analisis maupun desain.

Selain model-model fisik dari objek, pendekatan analisis dilkukan juga untuk model-Selain model fisik dari objek, pendekatan analisis dilkukan juga untuk model-model dinamik dan model-model fungsional.

model dinamik dan model fungsional.

Tahap atau skema pelaksanaan:Tahap atau skema pelaksanaan: -- Tentukan ruang lingkup masalahTentukan ruang lingkup masalah -- Buat model objekBuat model objek

Identifikasi kelas yang relevan dengan permasalahanIdentifikasi kelas yang relevan dengan permasalahan

Definisikan atribut dan asosiasiDefinisikan atribut dan asosiasi

Definisikan keterkaitan (Definisikan keterkaitan (link link ) antar kelas dan objek) antar kelas dan objek

Organisasikan kelas objek dengan menggunakan pewarisanOrganisasikan kelas objek dengan menggunakan pewarisan -- Buat model dinamikBuat model dinamik

Siapkan skenarioSiapkan skenario

Definisikan kejadian (event) dan buat penelusurannya untuk setiap skenarioDefinisikan kejadian (event) dan buat penelusurannya untuk setiap skenario

Bangun diagram aliran kejadian (event flow diagram)Bangun diagram aliran kejadian (event flow diagram)

Buat diagram keadaan (Buat diagram keadaan (state diagramstate diagram)) -- Buat model fungsional sistemBuat model fungsional sistem

Identifikasikan masukan dan keluaranIdentifikasikan masukan dan keluaran

Gunakan diagram aliran data untuk merepresentasikan aliran transformasiGunakan diagram aliran data untuk merepresentasikan aliran transformasi

Buat spesifikasi proses untuk setiap fungsiBuat spesifikasi proses untuk setiap fungsi Metode Jacobson

Metode Jacobson

Diperkenalkan oleh Ivar Jacobson dengan namaDiperkenalkan oleh Ivar Jacobson dengan nama Object Oriented SoftwareObject Oriented Software  Engineering

 Engineering(OOSE) pada tahun 1992.(OOSE) pada tahun 1992.

Merupakan versi yang juga sederhana dari metode berorientasi objek.Merupakan versi yang juga sederhana dari metode berorientasi objek.

Sudut pandang atau fokus analisis ditekankan pada “Sudut pandang atau fokus analisis ditekankan pada “use caseuse case”, yaitu deskripsi atau”, yaitu deskripsi atau skenario yang menggambarkan bagaimana pemakai berinteraksi dengan produk atau skenario yang menggambarkan bagaimana pemakai berinteraksi dengan produk atau sistem yang akan dikembangkan.

sistem yang akan dikembangkan.

Tahap atau skema pelaksanaan:Tahap atau skema pelaksanaan:

-- Identifikasi pemakai sistem dan semua tanggung jawabnyaIdentifikasi pemakai sistem dan semua tanggung jawabnya -- Buat model kebutuhanBuat model kebutuhan

Definisikan aktor dan tanggung jawabnyaDefinisikan aktor dan tanggung jawabnya

Identifikasi use-case untuk setiap aktorIdentifikasi use-case untuk setiap aktor

Inisialisasi gambaran sistem objek dan hubungannyaInisialisasi gambaran sistem objek dan hubungannya -- Buat model analisisBuat model analisis

Identifakasi antarmuka objekIdentifakasi antarmuka objek

Buat gambaran struktural dari antarmuka objekBuat gambaran struktural dari antarmuka objek

Representasikan perilaku objekRepresentasikan perilaku objek

Isolasi sub-sistem dan buat masing-masing modelnyaIsolasi sub-sistem dan buat masing-masing modelnya Metode Booch

Metode Booch

Diperkenalkan oleh Grady Booch pada tahun 1994.Diperkenalkan oleh Grady Booch pada tahun 1994.

Meliputi proses pengembangan makro dan mikro, dengan anggapan bahwa analisisMeliputi proses pengembangan makro dan mikro, dengan anggapan bahwa analisis dan desain merupakan rangkaian kesatuan aktivitas yang tidak dipisahkan.

dan desain merupakan rangkaian kesatuan aktivitas yang tidak dipisahkan.

Tahap atau skema pelaksanaan:Tahap atau skema pelaksanaan: -- Identifikasi kelas dan objekIdentifikasi kelas dan objek

Identifikasi kandidat objekIdentifikasi kandidat objek

Identifikasi skenario yang relevanIdentifikasi skenario yang relevan

Definisikan atribut dan layanan untuk setiap kelasDefinisikan atribut dan layanan untuk setiap kelas -- Identifikasi Semantik dari kelas dan objekIdentifikasi Semantik dari kelas dan objek

Pilih skenario kemudian analisisPilih skenario kemudian analisis

Pilih objek dan daftar peran serta tanggung jawabnyaPilih objek dan daftar peran serta tanggung jawabnya

Cari colaborasi diantara objek-objekCari colaborasi diantara objek-objek

-- Identifikasi hubungan diantara kelas dan objekIdentifikasi hubungan diantara kelas dan objek

Definisikan ketergantungan yang ada diantara objekDefinisikan ketergantungan yang ada diantara objek

Jelaskan peran dari setiap objekJelaskan peran dari setiap objek

Validasi berdasarkan skenarioValidasi berdasarkan skenario

Buat diagram yang berhubungan dengan langkah-langkah di atasBuat diagram yang berhubungan dengan langkah-langkah di atas

Implementasikan kelas dan objekImplementasikan kelas dan objek C.

C. Metode Analisis Secara UmumMetode Analisis Secara Umum

Pada prinsipnya semua metode analisis berorientasi objek adalah sama, perbedaanPada prinsipnya semua metode analisis berorientasi objek adalah sama, perbedaan hanya terletak pada sudut pandang dan teknis pelaksanaannya.

hanya terletak pada sudut pandang dan teknis pelaksanaannya.

Secara umum, metode analisis berorientasi objek mencakup representasi kelas danSecara umum, metode analisis berorientasi objek mencakup representasi kelas dan hirarki kelas, model hubungan objek, dan model perilaku objek.

hirarki kelas, model hubungan objek, dan model perilaku objek.

Tahap atau skema pelaksanaan analisis berorientasi objek :Tahap atau skema pelaksanaan analisis berorientasi objek :

-- Tentukan kebutuhan pemakai untuk sistem berorientasi objekTentukan kebutuhan pemakai untuk sistem berorientasi objek -- Identifikasi kelas dan objekIdentifikasi kelas dan objek

-- Identifikasi atribut dan layanan untuk setiap objekIdentifikasi atribut dan layanan untuk setiap objek -- Definisikan struktur dan hirarkiDefinisikan struktur dan hirarki

-- Buat model hubungan objekBuat model hubungan objek -- Buat model perilaku objekBuat model perilaku objek

Menentukan Kebutuhan Pemakai untuk Sistem Berorientasi Objek Menentukan Kebutuhan Pemakai untuk Sistem Berorientasi Objek

Mengidentifikasikan Mengidentifikasikan proses-proses proses-proses bisnis bisnis dan dan kebutuhan kebutuhan pemakai pemakai dandan mengekspresikan dengan ‘

mengekspresikan dengan ‘use-caseuse-case”.”.

Sebenarnya bukan merupakan aktivitas analisis berorientasi objek, karena tidakSebenarnya bukan merupakan aktivitas analisis berorientasi objek, karena tidak membicarakan pembahasan tentang objek.

membicarakan pembahasan tentang objek.

Diperlukan karena dapat menjelaskan aktivitas-aktivitas apa saja yang harusDiperlukan karena dapat menjelaskan aktivitas-aktivitas apa saja yang harus dikerjakan oleh sistem, dan menjelaskan juga perilaku dari komponen-komponen dikerjakan oleh sistem, dan menjelaskan juga perilaku dari komponen-komponen sistem.

sistem.

Ada diagram tertentu yang dapat merepresentasikan model kebutuhan dari “Ada diagram tertentu yang dapat merepresentasikan model kebutuhan dari “use-caseuse-case”” yang diperoleh.

Identifikasi Kelas dan Objek Identifikasi Kelas dan Objek

Mengidentifikasi kelas-kelas dan objek-objek yang ada dalam lingkup aplikasi:Mengidentifikasi kelas-kelas dan objek-objek yang ada dalam lingkup aplikasi: -- eksplisit pada pernyataan masalaheksplisit pada pernyataan masalah

-- implisit pada lingkup aplikasi atau pengetahuan atas lingkup aplikasiimplisit pada lingkup aplikasi atau pengetahuan atas lingkup aplikasi

Kelas dan objek dapat diidentifikasi dari:Kelas dan objek dapat diidentifikasi dari:

-- entitasentitas eksternal yang memproduksi dan memakai informasi yang akan digunakaneksternal yang memproduksi dan memakai informasi yang akan digunakan oleh sistem berbasis komputer

oleh sistem berbasis komputer

-- sesuatu yang merupakan bagian dari wilayah informasi dari permasalahansesuatu yang merupakan bagian dari wilayah informasi dari permasalahan

-- kejadian, misalnya prosedur operasional, yang muncul dalam lingkup operasionalkejadian, misalnya prosedur operasional, yang muncul dalam lingkup operasional sistem

sistem

--  peran yang dimainka peran yang dimainkan oleh orang-orang yn oleh orang-orang yang berinteraksi deang berinteraksi dengan sistemngan sistem -- unit organisasi yang relevan dengan aplikasiunit organisasi yang relevan dengan aplikasi

-- tempat yang menentukan ruang lingkup masalah dan seluruh fungsi dari sitemtempat yang menentukan ruang lingkup masalah dan seluruh fungsi dari sitem -- struktur yang mendefinisikan kelas dari objek atau yang menghubungkan kelas-struktur yang mendefinisikan kelas dari objek atau yang menghubungkan

kelas-kelas objek. kelas objek.

Abaikan kelas dan objek yang tidak tepat karena:Abaikan kelas dan objek yang tidak tepat karena: -- redundenredunden

-- tidak relevantidak relevan

-- lebih tepat berupa atributlebih tepat berupa atribut -- lebih tepat berupa operasilebih tepat berupa operasi -- lebih tepat berupa peranlebih tepat berupa peran

-- lebih merupakan konstruksi implementasi.lebih merupakan konstruksi implementasi. Identifikasi Atribut dan Layanan

Identifikasi Atribut dan Layanan

Mengidentifikasi atribut dan layanan yang terkait untuk setiap atribut tersebut.Mengidentifikasi atribut dan layanan yang terkait untuk setiap atribut tersebut.

Atribut diidentifikasi dari elemen-elemen data yang dapat menggambarkanAtribut diidentifikasi dari elemen-elemen data yang dapat menggambarkan (mencirikan) sebuah objek secara utuh.

(mencirikan) sebuah objek secara utuh.

Layanan diidentifikasi dari perilaku spesifik yang dapat menunjukkan peran danLayanan diidentifikasi dari perilaku spesifik yang dapat menunjukkan peran dan tanggung jawab suatu objek.

tanggung jawab suatu objek.

Abaikan atribut yang tidak tepat karena:Abaikan atribut yang tidak tepat karena: --  berupa objek berupa objek

--  berupa qualifier berupa qualifier --  berupa nama berupa nama

--  berupa identifie berupa identifier pada implementasir pada implementasi -- menyatakan status internal objekmenyatakan status internal objek

-- merupakan atribut yang sangat kecil (minor)merupakan atribut yang sangat kecil (minor) --  bertentangan de bertentangan dengan atribut lainngan atribut lain

Definisi Struktur dan Hirarki Definisi Struktur dan Hirarki

Mendefinisikan struktur dan hirarki dari objek yang akan mengorganisasikan kelasMendefinisikan struktur dan hirarki dari objek yang akan mengorganisasikan kelas objek.

objek.

Mengatur dan menyederhanakan objek-objek menjadi kelas-kelas objek melaluiMengatur dan menyederhanakan objek-objek menjadi kelas-kelas objek melalui konsep agregasi dan pewarisan.

konsep agregasi dan pewarisan.

Struktur dan hirarki yang mungkin didefinisikan:Struktur dan hirarki yang mungkin didefinisikan: -- Struktur “Struktur “generalization-specificationgeneralization-specification””

Contoh: Contoh: FURNITURE FURNITURE CHABLE CHAIR CHABLE CHAIR

-- Struktur “Struktur “whole-part whole-part ” atau “” atau “a-part-of a-part-of ”” Contoh:

Contoh:

D

DOOCCUUMMEENNTT PPAARRAAGGRRAAPPHH SSEENNTTEENNCCEE

Buat Model Hubungan Objek Buat Model Hubungan Objek

Mendefinisikan hubungan (asosiasi atau koneksi) antar kelas, yaitu ketergantunganMendefinisikan hubungan (asosiasi atau koneksi) antar kelas, yaitu ketergantungan antar satu kelas atau lebih dengan kelas lainnya.

antar satu kelas atau lebih dengan kelas lainnya.

Asosiasi dapat berbentuk:Asosiasi dapat berbentuk:

-- lokasi fisik atau penempatan (next, to, part, of contained in)lokasi fisik atau penempatan (next, to, part, of contained in) -- aksi terarah (drive)aksi terarah (drive)

-- komunikasi (transmit to, acquires from)komunikasi (transmit to, acquires from)

-- kepemilikan (incorporated by, is composed of)kepemilikan (incorporated by, is composed of)

--  pemenuhan kondi pemenuhan kondisi (si (manages, coordinates, controlsmanages, coordinates, controls))

Jenis-jenis asosiasi:Jenis-jenis asosiasi:

-- Asosiasi 1 – 1 (Asosiasi 1 – 1 (one-to-one associationone-to-one association)) Contoh: Contoh: COUNTY COUNTY Name Name CITY CITY Name Name has-capital has-capital

-- Asosiasi 1 – n (Asosiasi 1 – n (one-to-many associationone-to-many association)) Contoh: Contoh: COMPUTER COMPUTER Type Type TERMINAL TERMINAL Type Type has has

-- Asosiasi n – n (Asosiasi n – n (many-to-many associationmany-to-many association)) Contoh: Contoh: LINE LINE Name Name POINT POINT Name Name intersect intersect

-- Ternary AssociationTernary Association Contoh: Contoh: PROJECT PROJECT PERSON PERSON LANGUAGE LANGUAGE -- KualifikasiKualifikasi

Hubungan asosiatif berkualifikasi antara 2 kelas objek. Hubungan asosiatif berkualifikasi antara 2 kelas objek. Contoh:

Contoh:

C

COOMMPPAANNYY officeoffice PPEERRSSOONN o

orrggaanniizzaattiioonn ooffffiiccee

-- OrderingOrdering

Hubungan berdasarkan urutan kejadian. Hubungan berdasarkan urutan kejadian. Contoh: Contoh: W WIINNDDOOWW SSCCRREEEENN {ordered} {ordered}

 Nama  Nama hubungan hubungan dan dan garis garis atau atau anak anak panah panah digunakan digunakan untuk untuk menyatakan menyatakan hubunganhubungan antar kelas-kelas tersebut.

antar kelas-kelas tersebut.

Abaikan asosiasi yang tidak tepat karena:Abaikan asosiasi yang tidak tepat karena: -- asosiasi antara kelas yang diabaikanasosiasi antara kelas yang diabaikan -- asosiasi implementatif atau tidak relevanasosiasi implementatif atau tidak relevan -- asosiasi yang berupa aksiasosiasi yang berupa aksi

-- asosiasi ternaryasosiasi ternary -- asosiasi turunanasosiasi turunan

Buat Model Perilaku Objek Buat Model Perilaku Objek

Menyatakan bagaimana sistem berorientasi objek akan menanggapi kejadian atauMenyatakan bagaimana sistem berorientasi objek akan menanggapi kejadian atau stimuli eksternal (memunculkan sifat dinamis objek).

stimuli eksternal (memunculkan sifat dinamis objek).

Tahap-tahap untuk membuat model perilaku objek:Tahap-tahap untuk membuat model perilaku objek:

-- evaluasi semua “use-case” untuk memahami urutan interaksi yang ada dalamevaluasi semua “use-case” untuk memahami urutan interaksi yang ada dalam sistem

sistem

-- identifikasi kejadian yang menggerakkan urutan interaksi, dan pahami bagaimanaidentifikasi kejadian yang menggerakkan urutan interaksi, dan pahami bagaimana kejadian-kejadian tersebut berhubungan dengan objek tertentu

kejadian-kejadian tersebut berhubungan dengan objek tertentu --  buat penelusura buat penelusuran kejadian untuk setn kejadian untuk setiap “use-case”iap “use-case”

--  buat diagram transi buat diagram transisi keadaan untuk sissi keadaan untuk sistemtem

Contoh Hasil Analisis Berorientasi Objek dengan Metode Coad-Yourdon Contoh Hasil Analisis Berorientasi Objek dengan Metode Coad-Yourdon

Identifikasi Objek, Atribut, danIdentifikasi Objek, Atribut, dan ServicServicee KOLEKSI KOLEKSI ld_Koleksi ld_Koleksi Judul Judul Tahun Tahun Tipe Tipe Status Status Kelas Kelas Subkelas Subkelas Didaftar  Didaftar  Dipinjam Dipinjam Dikembalikan Dikembalikan Dipesan Dipesan Dihapus Dihapus BUKU BUKU Pengarang Pengarang Edisi Edisi TA/THESIS TA/THESIS Pembuat Pembuat Edisi Edisi JURNAL JURNAL Bulan Bulan Penerbit Penerbit Volume Volume PELAYANAN PELAYANAN Tanggal Tanggal ld_Koleksi ld_Koleksi Tipe Tipe Id_Anggota Id_Anggota Create Create PEMINJAMAN PEMINJAMAN Tanggal_Kembali Tanggal_Kembali PEMESANAN PEMESANAN Tanggal_Pengambilan Tanggal_Pengambilan PENCARIAN PENCARIAN Status_Pencarian Status_Pencarian Simpan_Peminjaman Simpan_Peminjaman Update_Peminjaman Update_Peminjaman Simpan_pemesanan Simpan_pemesanan Nama Nama Tanggal_Daftar  Tanggal_Daftar  DaftarAnggota_Baru DaftarAnggota_Baru Hapus_Anggota Hapus_Anggota DOSEN DOSEN NIP NIP Tanggal_diangkat Tanggal_diangkat MAHASISWA MAHASISWA NIM NIM  ANGGOTA  ANGGOTA REGISTRASI

REGISTRASI PEMINJAMANPEMINJAMAN

ld_Rak ld_Rak Kapasitas Kapasitas Status Status Tanggal Tanggal Pendaftaran Pendaftaran Penghapusan Penghapusan Didaftar  Didaftar  Diisi Diisi Dihapus Dihapus

Identifikasi StrukturIdentifikasi Struktur

Struktur Generalisasi – Spesialisasi Struktur Generalisasi – Spesialisasi

Id_Koleksi Id_Koleksi Judul Judul Tahun Tahun Tipe Tipe Status Status Kelas Kelas Subkelas Subkelas TA/THESIS TA/THESIS Pembuat Pembuat Topik Topik JURNAL JURNAL Bulan Bulan Penerbit Penerbit Volume Volume KOLEKSI KOLEKSI BUKU BUKU Didaftar  Didaftar  Dipinjam Dipinjam Dikembalikan Dikembalikan Dipesan Dipesan Dihapus Dihapus Pengarang Pengarang Edisi Edisi Nama Nama Tanggal_Daftar  Tanggal_Daftar  MAHASISWA MAHASISWA NIM NIM  ANGGOTA  ANGGOTA DOSEN DOSEN DaftarAnggota_Baru DaftarAnggota_Baru Hapus_Anggota Hapus_Anggota NIP NIP Tanggal_diangkat Tanggal_diangkat Tanggal Tanggal Id_Koleksi Id_Koleksi Tipe_Koleksi Tipe_Koleksi Id_Anggota Id_Anggota PEMESANAN PEMESANAN Tanggal_Pengambilan Tanggal_Pengambilan PENCARIAN PENCARIAN Status_Pencarian Status_Pencarian PELAYANAN PELAYANAN PEMINJAMAN PEMINJAMAN Create Create Tanggal_Kembai Tanggal_Kembai Simpan_Peminjaman Simpan_Peminjaman Update_Peminjaman

Struktur

Struktur Whole – PartWhole – Part

Tanggal Tanggal Id_Koleksi Id_Koleksi Tipe Tipe Id_Anggota Id_Anggota PELAYANAN PELAYANAN Create Create Id_Koleksi Id_Koleksi Judul Judul Tahun Tahun Tipe Tipe Status Status Kelas Kelas Subkelas Subkelas KOLEKSI KOLEKSI Didaftar  Didaftar  Dipinjam Dipinjam Dikembalikan Dikembalikan Dipesan Dipesan Dihapus Dihapus Nama Nama Tanggal_Daftar  Tanggal_Daftar   ANGGOTA  ANGGOTA DaftarAnggota_Baru DaftarAnggota_Baru Hapus_Anggota Hapus_Anggota 0 0,,mm 11,,mm 0 0,,11 00,,mm

Identifikasi SubjekIdentifikasi Subjek

 ANGGOTA  ANGGOTA PELAYANAN PELAYANAN KOLEKSI KOLEKSI RAK RAK

(KE OBJEK ANGGOTA) (KE OBJEK ANGGOTA)

(KE OBJEK KOLEKSI) (KE OBJEK KOLEKSI) (KE OBJEK PELAYANAN)

(KE OBJEK PELAYANAN)

(KE OBJEK RAK) (KE OBJEK RAK)

Pengiriman Message Antar ObjekPengiriman Message Antar Objek

RAK RAK REGISTRASI

REGISTRASI

JURNAL

JURNAL TAH/THESISTAH/THESIS BUKU

BUKU

D

DOOSSEENN MMAAHHAASSIISSWWAA

PEMESANAN

PEMESANAN PENCARIANPENCARIAN PEMINJAMAN

PEMINJAMAN

9.4. Perancangan Berorientasi Objek 9.4. Perancangan Berorientasi Objek

Pengertian Dasar Pengertian Dasar

Perancangan

Perancangan

Proses untuk merencanakan atau mengatur segala sesuatu menurut tahapan tertentu,Proses untuk merencanakan atau mengatur segala sesuatu menurut tahapan tertentu, sebelum bertindak, mengerjakan, atau melakukan sesuatu tersebut [KBBI].

sebelum bertindak, mengerjakan, atau melakukan sesuatu tersebut [KBBI].

Proses untuk mengaplikasikan berbagai macam teknik dan prinsip untuk tujuanProses untuk mengaplikasikan berbagai macam teknik dan prinsip untuk tujuan  pendefinisian

 pendefinisian secara rinci suatu perasecara rinci suatu perangkat, proses atau sistengkat, proses atau sistem agar dapat direalisasm agar dapat direalisasikanikan dalam suatu bentuk fisik [PRE97].

dalam suatu bentuk fisik [PRE97].

Membuat solusi logika atau caar bagaimana kebutuhan-kebutuhan yang ada dipenuhiMembuat solusi logika atau caar bagaimana kebutuhan-kebutuhan yang ada dipenuhi (diselesaikan) oleh sistem [LAR98].

(diselesaikan) oleh sistem [LAR98].

Pendefinisian arsitektur perangkat lunak, komponen, modul, antarmuka, pendekatanPendefinisian arsitektur perangkat lunak, komponen, modul, antarmuka, pendekatan

Dalam dokumen Modul Rekayasa Perangkat Lunak (Halaman 101-128)