• Tidak ada hasil yang ditemukan

AKUNTABILITAS KINERJA

3.2 ANALISIS CAPAIAN KINERJA

Analisa capaian kinerja diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab keberhasilan dan ketidakberhasilan kinerja yang pada akhirnya dapat disimpulkan adanya masalah kinerja sebagai bahan pengambilan keputusan manajemen untuk meningkatkan kinerja melalui alokasi, distribusi dan regulasi. Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Gresik sebagai Satuan Kerja Perangkat Daerah yang didalamnya terdapat beberapa sub pelaksana baik setingkat bidang maupun sub bidang sebagai pelaksana program dan kegiatan maka segala pencapaian komponen

BKD KABUPATEN GRESIK 21

Rencana Strategis tidak dapat dilepaskan dengan tugas dan fungsi masing-masing sub pelaksana program dan kegiatan sesuai dengan tingkat kewenangan yang diberikan. Secara garis besar berbagai pencapaian kinerja yang telah dicapai Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Gresik pada Tahun 2014 dapat diuraikan sebagai berikut:

1. Sasaran “Meningkatnya Pelayanan Administrasi Perkantoran”

dengan indikator capaian sebagai berikut :

a. Untuk memenuhi target kinerja tersedianya peralatan kantor yang memadahi guna meningkatkan pelayanan di bidang kepegawaian, pada Tahun 2015 telah dilaksanakan pengadaan Alat Tulis Kantor dan Bahan Cetakan, serta penyediaan jasa kurir untuk proses surat menyurat. Sehingga target yang ditetapkan dapat terpenuhi 100%; b. Ketersediaan sarana dan prasarana kantor yang represantatif guna

mendukung pelayanan yang berkualitas secara bertahap perlu dilakukan secara terus-menerus. Pada Tahun 2015 target pada indikator ini telah terpenuhi 100% yaitu dengan pengadaan beberapa peralatan dan perlengkapan kantor diantaranya 5 unit filling kabinet, 2 unit mesin lemari arsip, 1 unit lemari arsip, 1 unit vacuum cleaner, 6 unit komputer PC, 1 unit komputer Notebook, 6 unit printer, 1 unit Megaphone TOA, 1 unit paket gorden, 1 unit Kamera Digital Pocket, 1 paket CCTV,dan 1 unit Portable Wirreles, penyediaan jasa service bagi peralatan dan perlengkapan yang kondisinya kurang baik, serta penyediaan fasilitas kelistrikan yang menunjang atas beroperasinya seluruh perangkat elektronik.

c. Untuk memenuhi target meningkatnya Indeks kepuasan masyarakat khususnya dalam pelayanan di bidang kepegawaian, pada Tahun 2015 telah disiapkan bahan bacaan untuk ruang tamu BKD serta pengadaan jasa kebersihan guna meningkatnya kenyamaan tamu BKD, disamping itu pula disusun dokumen sistem dan prosedur pelayanan kepegawaian daerah guna lebih mensosialisasikan

tentang persyaratan pelayanan kepegawaian dan guna

memudahkan stakeholder di dalam memperoleh pelayanan kepegawaian. Pada pada Tahun 2015 ini pula telah dilakukan survey

Laporan Kinerja BKD Kab. Gresik 2015

BKD KABUPATEN GRESIK 22

untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan kepegawaian, Indeks Kepuasan Masyarakat yang ditargetkan sebesar 81,5 terealisasi sebesar 74,51 (belum memenuhi target). Angka ini menunjukkan bahwa beberapa simpul layanan yang ada pada Badan Kepegawaian Daerah perlu diperbaiki lagi di waktu-waktu yang akan datang.

2. Sasaran “Meningkatnya Kualitas Perencanaan Program dan Kualitas Pelaporan Kinerja SKPD”dengan indikatorcapaian sebagai berikut : a. Sesuai dengan target yang telah ditetapkan, pada tahun ini telah

disusun dokumen-dokumen anggaran diantaranya adalah Dokumen Rencana Kerja (RENJA) Tahun 2016, Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) Tahun 2015, Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2015, Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) Tahun 2015, Rencana Kinerja (RK) Tahun 2015, dan dokumen Penetapan Kinerja Tahun 2015. Pada tahun 2015 juga direncanakan disusun dokumen rencana strategis Badan Kepegawaian Daerah Tahun 2016-2021, akan tetapi dikarenakan adanya penundaan jadwal pelaksanaan pemilukada sehingga RPJMD disusun pada Tahun 2016 maka dokumen Rencana Strategis pun nantinya disusun pada tahun 2016.

b. Pada tahun ini juga telah ditetapkan target penyusunan 3 dokumen evaluasi dan pelaporan kinerja SKPD. Dokumen tersebut dapat disusun dengan baik yaitu Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Tahun 2014, Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2014, serta Laporan monitoring dan evaluasi kinerja APBD Tahun 2014.

3. Sasaran “Meningkatnya Kualitas Pengelolaan dan Pelaporan Keuangan SKPD” dengan indikator capaian sebagai berikut :

a. Kinerja penyerapan keuangan APBD ditargetkan sebesar 100% dapat terserap sebesar 84,8%, hal ini disebabkan adanya efisiensi anggaran pada beberapa kegiatan, adanya sisa anggaran dari kontrak serta adanya 2 kegiatan yang tidak dilaksanakan yaitu

BKD KABUPATEN GRESIK 23

kegiatan Penyusunan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah dan Seleksi Penerimaan Calon PNS;

b. Target lain yang ditetapkan yaitu tersusunnya 3 dokumen pelaporan atas pengelolaan keuangan SKPD. Target ini telah dapat dicapai dengan tersusunnya 3 dokumen laporan pengelolaan keuangan SKPD yaitu Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Neraca, dan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) yang untuk saat ini terangkum dalam Dokumen Laporan Keuangan SKPD, serta buku-buku laporan keuangan yang lain.

c. Dari target yang telah ditetapkan, 3 dokumen laporan keuangan SKPD berhasil di susun tepat waktu yaitu dokumen Laporan Keuangan SKPD yang meliputi Realisasi Anggaran (LRA), Neraca, dan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK).

4. Sasaran “Meningkatnya Kualitas Rekrutmen Calon Pegawai Negeri

Sipil” dengan indikator capaian sebagai berikut :

a. Target pada indikator terpenuhinya jumlah formasi yang dibutuhkan dalam seleksi penerimaan CPNS yang ditetapkan 100% tidak dapat dipenuhi dikarenakan adanya Moratorium (penghentian) perekrutan Pegawai Negeri Sipil (PNS) selama 5 tahun kedepan oleh Kemenpan dan RB, rencana tersebut dilakukan karena biaya belanja pegawai semakin membengkak dan membuat APBN dan APBD kewalahan. Akan tetapi pada Tahun 2015 Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Gresik telah melaksanakan Fasilitasi penyelenggaraan penerimaan Calon Praja IPDN telah dilaksanakan pada tanggal 6 Oktober s/d 5 Desember 2015. Mengingat tahapan seleksi yang begitu ketat, dari jumlah pelamar sebanyak 30 orang, untuk Tahun 2015 hanya 2 orang yang bisa diterima menjadi Calon Praja IPDN.

b. Sedangkan untuk indikator Persentase Jumlah Pegawai Dengan Kebutuhan Organisasi telah ditetapkan Target sebesar 100% namun hanya terealiasi 77,9%, Hal ini berdasarkan hasil kegiatan Analisis Kebutuhan PNS telah ditetapkan kebutuhan

Laporan Kinerja BKD Kab. Gresik 2015

BKD KABUPATEN GRESIK 24

PNS pada organisasi Pemerintah Kabupaten Gresik sejumlah 12.300 Orang, sedangkan untuk kondisi saat ini jumlahnya hanya 9.583 Orang.

5. Sasaran “Meningkatnya Disiplin dan Kesejahteraan Pegawai” dengan

indikator keberhasilan sebagai berikut :

a. Target indikator persentase PNS yang disiplin mencapai 99,9% dari 100% yang ditetapkan. Berbagai upaya untuk meningkatkan disiplin kerja dan performa PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik telah dilakukan oleh Badan Kepegawaian Daerah diantaranya adalah :

 Melaksanakan kegiatan Pengambilan Sumpah atau Janji PNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik sebanyak 332 orang pada tanggal 2 Desember 2015 di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik;

 Pengadaan ID Card (Keplek) untuk seluruh pejabat struktural dan non struktural sejumlah 1.140 buah;

 Pengadaan mesin check clock untuk daftar hadir PNS sejumlah 8 unit yang didistribusikan ke UPT Dispendik Kecamatan Wringinanom, UPT Dispendik Kecamatan Driyorejo, UPT Dispendik Kecamatan Banjeng, UPT Dispendik Kecamatan Balong Panggang, UPT Dispendik Kecamatan Kedamean, UPT

Dispendik Kecamatan Ujung Pangkah, UPT Dispendik

Kecamatan Panceng, UPT Dispendik Kecamatan Panceng dan UPT Dispendik Kecamatan Duduk Sampean;

 Pembinaan disiplin PNS secara rutin ke beberapa SKPD;

 Sosialisasi Peraturan Kepegawaian yang dilaksanakan pada 27 Mei 2015 di P. Bawean dan 27 Nopember 2015 di Kantor Bupati Gresik;

 Sosialisasi pelaporan pajak-pajak pribadi yang dilaksanakan pada tanggal 12 Juni 2015, yang mana bertujuan untuk meningkatkan ketaatan terhadap pembayaran pajak dan pelaporannya.

BKD KABUPATEN GRESIK 25

b. Sebagai upaya pemberian reward kepada PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik yang telah bekerja dengan penuh disiplin dan berkinerja secara terus-menerus, pada Tahun 2015 telah ditetapkan target 1.000 orang. Berdasarkan usulan dari Kepala SKPD terhadap PNS untuk mendapatkan penghargaan Satya Lancana Karya Satya kepada PNS sejumlah 689 orang yang terbagi dalam 2 tahap, dan dari jumlah usulan tersebut ternyata seluruhnya dinyatakan memenuhi syarat untuk menerima penghargaan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia dengan rincian :

 Penghargaan Satya Lancana Karya Satya Sepuluh Tahun sebanyak 158 orang;

 Penghargaan Satya Lancana Karya Satya Duapuluh Tahun sebanyak 280 orang;

 Penghargaan Satya Lancana Karya Satya Tigapuluh Tahun sebanyak 251 orang;

Selain pemberian penghargaan diatas Badan Kepegawaian Daerah juga telah memberikan kesempatan kepada 19 orang PNS yang berprestasi untuk melanjutkan tugas belajar baik S1 dan S2 ke berbagai Perguruan Tinggi terkemuka di Indonesia.

Badan Kepegawaian Daerah juga telah mengadakan Bimbingan Teknis kepada 180 orang PNS yang akan memasuki purna tugas, agar setelah pensiun memiliki kesiapan mental dan juga meiliki ketrampilan dalam berwiraswasta (berbisnis).

6. Sasaran “Meningkatnya Sistem Pembinaan Karier PNS secara

Obyektuf dan Transparan” dengan indikator keberhasilan sebagai berikut :

a. Dalam rangka untuk mengisi formasi jabatan struktural yang telah ditetapkan, Badan Kepegawaian Daerah secara bertahap telah melaksanakan pengisian di beberapa pos jabatan struktural yang kosong baik karena adanya pejabat yang memasuki masa pensiun maupun karena adanya lembaga / organisasi yang baru dibentuk. Dari target yang telah ditetapkan sebesar 100% terealisasi 89,82%,

Laporan Kinerja BKD Kab. Gresik 2015

BKD KABUPATEN GRESIK 26

sehingga masih terdapat formasi jabatan struktural yang belum terisi sejumlah 107 jabatan atau 10,18%. Pengisian jabatan struktural pada Tahun 2015 telah dilaksanakan sebanyak 2 kali dengan jumlah pejabat yang dilantik sebanyak 196 orang dengan rincian :

 Pada tanggal 6 Februari 2015 jumlah pejabat yang dilantik sebanyak 1 orang, yang terdiri atas hanya dari pejabat eselon II;  Pada tanggal 26 Maret 2015 jumlah pejabat yang dilantik

sebanyak 195 orang, yang terdiri dari eselon II sebanyak 2 orang, eselon III sebanyak 28 orang, eselon IV sebanyak 108 orang dan pejabat fungsional sebanyakl 57 orang.

b. Target 100% terhadap pejabat struktural yang telah sesuai dengan pendidikan pada tahun ini masih belum dapat dicapai, namun secara bertahap penempatan pejabat struktural berdasarkan kompetensi pendidikan akan mendapat prioritas di masa-masa mendatang. c. Untuk memenuhi target persentase pejabat struktural yang telah

memenuhi persyaratan kepangkatan sebesar 100%, Badan Kepegawaian Daerah telah penyusunan Daftar Urut Kepangkatan PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun 2015, sebagai salah satu bahan pertimbangan Baperjakat untuk pengangkatan jabatan struktural. Dan juga telah dilaksanakan Ujian Dinas Tingkat I dan Tingkat II guna memenuhi persyaratan kenaikan pangkat dengan peserta sejumlah 76 orang dengan tingkat kelulusan peserta 77,63 % atau sebanyak 59 Orang dinyatakan lulus ujian dinas.

7. Sasaran “Terdistribusinya Pegawai sesuai dengan Formasi dan

Kebutuhan masing-masing SKPD” dengan indikator capaian sebagai berikut :

a. Target persentase jabatan fungsional yang terisi sebesar 100%, tidak dapat dipenuhi sepenuhnya. Dari kebutuhan yang mencapai 7.858 orang, sampai dengan akhir Tahun 2015 jumlah pejabat fungsional khusus hanya sejumlah 6.122 orang atau sejumlah 88% dari target. Guna menunjang peran Pejabat Fungsional Khusus yang ada pada Pemerintah Kabupaten Gresik, Badan Kepegawaian

BKD KABUPATEN GRESIK 27

Daerah menyelenggarakan Sosialisasi Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian, Pranata Komputer dan Arsiparis yang pada Tahun 2015 dilaksanakan pada tanggal 27 s/d 30 Oktober 2015 di Ruang Mandhala Bhakti Praja.

b. Sedangkan untuk target rasio pejabat fungsional yang telah sesuai dengan pendidikan formal yang sebesar 100%, ditetapkan bahwa target tersebut telah terpenuhi sepenuhnya. Mengingat ketatnya aturan-aturan terkait jenjang jabatan dan kepangkatan dalam jabatan fungsional.

c. Target persentase jabatan non struktural yang terisi yang ditetapkan sebesar 100%, dengan kondisi jumlah jabatan non struktural yang ada sampai dengan akhir tahun 2015 yang sebesar 2.516 orang dari jumlah kebutuhan sejumlah 3.390 orang maka ditetapkan ketercapaian target indikator ini hanya sebesar 74%.

d. Untuk indikator rasio pejabat non struktural yang telah sesuai dengan pendidikan dari target yang ditetapkan 100 %, bisa disampaiakn bahwa target tersebut dapat dipenuhi dikarenakan di dalam penempatan PNS Badan Kepegawaian Daerah sangat memprioritaskan faktor pendidikan. Dengan harapan pelaksanaan tugas dan fungsi ketika ada kesesuaian antara tupoksi dan pendidikan nantinya bisa berjalan dengan baik, cepat dan tepat.

8. Sasaran “Meningkatnya Pelayanan Administrasi Kepegawaian”

dengan indikator keberhasilan sebagai berikut :

a. Target jumlah SK kenaikan pangkat yang selesai tepat waktu sejumlah 2.000 terealisasi 1.302 atau tercapai 93,8% sehingga kurang 6,2% dari target yang ditetapkan;

b. Jumlah SK Pensiun yang selesai tepat waktu dengan target 150, tercapai 178 atau tercapai 167,66%.

c. Jumlah SK Gaji Berkala yang selesai tepat waktu dengan target 1.000 terealisasi 4.225 atau 620%.

9. Sasaran “Meningkatnya Kualitas Penyelenggaraan Diklat Pra

Jabatan dan Diklat Kepemimpinan” dengan indikator keberhasilan sebagai berikut :

Laporan Kinerja BKD Kab. Gresik 2015

BKD KABUPATEN GRESIK 28

c. Sebagaimana target yang ditetapkan dalam penetapan kinerja 2015, dari jumlah pejabat yang telah dilantik sebanyak 945 Orang yang telah mengikuti diklat kepemimpinan baik tingkat II, III maupun IV semestinya sebanyak 945 Orang pula. Akan tetapi sampai dengan akhir tahun 2015 hanya terdapat 671 orang atau 71% pejabat yang sudah mengikuti diklat kepemimpinan sesuai jenjangnya. Dengan

adanya perubahan kebijakan Pemerintah Pusat terkait

penyelenggaraan Diklatpim, maka pada Tahun 2015 Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Gresik bekerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan PMI Jawa Timur Cabang Gresik guna menyelenggarakan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV secara mandiri. Akan tetapi karena keterbatasan sarana dan prasana, maka peserta Diklatpim IV pada Tahun 2015 hanya 30 Orang sedangkan pengiriman peserta diklatpim III ke Badan Diklat Provinsi Jawa Timur sebanyak 21 Orang pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik. Adapun secara rinci sebagai berikut :

 Untuk Diklat Kepemimpinan Tingkat III telah dikirimkan sebanyak 21 Orang selama periode 27 Mei s/d 4 Desember 2015 dengan rincian PNS Golongan III sebanyak 8 Orang dan Golongan IV sebanyak 13 Orang, dari jumlah peserta tersebut seluruhnya dinyatakan lulus 100%;

 Sedangkan untuk Diklat Kepemimpinan Tingkat IV telah dilaksanakan pada tanggal 21 April s/d 14 Agustus 2015 bagi Pejabat Struktural eselon IV sejumlah 30 Orang bertempat di Pusat Pendidikan dan Pelatihan PMI Jawa Timur Cabang Gresik dengan rincian PNS Golongan III sebanyak 27 Orang dan Golongan IV sebanyak 3 Orang, dari jumlah peserta tersebut seluruhnya dinyatakan lulus 100%.

d. Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Gresik bekerjasama dengan Badan Diklat Propinsi Jawa Timur telah melaksanakan Diklat Pra Jabatan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil sebanyak 19 orang yang bersumber dari Dokter Formasi Khusus dengan tingkat kelulusan

BKD KABUPATEN GRESIK 29

sebesar 100%. Adapun dengan Target diklat pra jabatan yang telah ditetapkan sejumlah 300 orang dapat tercapai.

10. Sasaran “Meningkatnya Kualitas Penyelenggaraan Diklat Teknis dan

Fungsional” dengan indikator keberhasilan sebagai berikut :

a. Jumlah Diklat Kepemimpinan, Diklat Teknis dan Diklat Fungsional yang dilaksanakan dengan target 6 jenis diklat, dapat direalisasikan 5 jenis diklat atau terealisasi 66,67% diantaranya adalah :

 Pendidikan dan Pelatihan Fungsional Penyuluh Pertanian pada tanggal 25 s/d 29 Mei 2015 dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang bertempat di Ruang Mandhala Bhakti Praja Kabupaten Gresik;

 Pendidikan dan Pelatihan Pengelolaan Keuangan Berbasis Akrual pada tanggal 5 s/d 13 Mei 2015 di Ruang Mandhala Bhakti Praja Kabupaten Gresik; dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang yang berasal dari Pejabat Pengelola Keuangan pada setiap SKPD;

 Pendidikan dan Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat pada tanggal 28 Juli s/d 4 Agustus 2015 di Ruang Mandhala Bhakti Praja Kabupaten Gresik dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang yang terdiri atas Kasi Ekonomi di kantor kecamatan dan kelurahan;

 Pelaksanaan Pembinaan Organisasi, Tata Kerja dan

Pengembangan Kinerja Aparatur (On The Job Training) pada tanggal 12 s/d 13 Mei 2015 dengan peserta sebanyak 322 orang yang merupakan CPNS Formasi Tahun 2014;

 Pelaksanaan Workshop Penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai yang dilaksanakan pada tanggal 17 s/d 18 Februari 2015 dengan peserta sebanyak 200 orang.

b. Jumlah PNS yang dikirim untuk mengikuti Diklat Fungsional, Workshop, Sosialisasi dan Lokakarya dengan target 80 orang terealisasi 75 orang atau 93,75%. Jumlah tersebut dilaksanakan dalam 2 kegiatan yakni pengiriman 69 Orang PNS untuk mengikuti Diklat Fungsional, Sosialisasi, Workshop, Seminar dan Lokakarya

Laporan Kinerja BKD Kab. Gresik 2015

BKD KABUPATEN GRESIK 30

dan pengiriman 6 orang PNS untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan bagi Penyidik Pegawai Negeri Sipil pada tanggal 6 April s/d 20 Juni 2015 di Pusdiklat Reskrim POLRI Kabupaten Bogor.

c. Adapun kebutuhan Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa yang bersertifikat dengan target 100% terealisasi 180%. Perlu kami informasikan bahwa target Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa yang bersertipikat sampai dengan akhir Tahun 2015 sejumlah 210 orang, namun pada akhir Tahun 2015 telah tercapai 379 orang, sehingga ada kelebihan target sebanyak 80%, hal ini karena adanya kebijakan-kebijakan dari Pemerintah Daerah guna meningkatkan PNS yang bersertifikat ahli pengadaan. Tahun 2015 bimbingan teknis dan ujian sertifikasi pengadaan barang/jasa pemerintah dilaksanakan dari tanggal 2 s/d 6 Maret 2015 di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik dengan jumlah peserta 80 orang, sedangkan yang lulus sebanyak 24 orang.

11.Sasaran “Meningkatnya Pengelolaan Dokumentasi dan Data

Kepegawaian” dengan indikator keberhasilan sebagai berikut :

a. Jumlah data PNS yang telah diarsip kedalam dosir dengan target 9.384 orang terealisasi sejumlah 9.583 orang atau terealisasi sejumlah 104%;

b. jumlah PNS yang telah divalidasi dengan target 11.732 orang terealisasi sejumlah 9.583 orang atau 83,41%. Perlu diketahui kondisi jumlah PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik sampai dengan saat sejumlah 9.583 orang artinya bahwa validasi data PNS sebetulnya telah selesai 100%. Target validasi sebesar 11.583 orang tersebut diasumsikan bahwa sejak tahun 2011 Pemerintah Kabupaten Gresik akan merekrut pegawai dari jalur umum sejumlah 600 orang per tahun sesuai dengan formasi pegawai yang dibutuhkan.

12. Sasaran “Meningkatnya Kualitas Sistem Informasi Manajemen

Kepegawaian (SIMPEG)” dengan indikator capaian keinerja sebagaiberikut :

BKD KABUPATEN GRESIK 31

a. Target tersedianya Sistem Informasi Kepegawaian telah tercapai 100% dalam hal in Badan Kepegawaian Daerah telah memiliki Sistem Informasi Kepegawaian yang handal dengan semakin meningkatnya informasi atau data PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik yang telah divalidasi ke dalam Sistem Informasi Kepegawaian;

b. Target tersedianya website BKD yang up to date telah tercapai 100%, dalam hal ini Badan Kepegawaian Daerah telah memiliki website yang memadahi guna menginformasikan semua jenis layanan dan semua informasi yang terkait dengan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Gresik.

Dokumen terkait