• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS CAPAIAN PROGRAM/KEGIATAN

Presentase Realisasi Anggaran

3.6. ANALISIS CAPAIAN PROGRAM/KEGIATAN

Dalam rangka mencapai tujuan yang terlah ditetapkan dalam Rencana Strategis Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Tahun 2013-2018, telah ditentukan sasaran yang mencerminkan sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah dalam jangka waktu tertentu yang lebih pendek dan dijabarkan dalam arah kebijakan dan strategi melalui penentuan program, yaitu penjabaran dalam bentuk upaya yg berisi satu atau lebih beberapa kegiatan dengan menggunakan

PENDAHULUAN BAB I

AKUNTABILITAS KINERJA BAB III

Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah. Pengukuran capaian program dengan menggunakan indikator program yaitu ukuran atas hasil ( outcome) dari suatu program yang merupakan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi organisasi. Berikut ini pengukuran capaian program tahun 2014 :

Tabel 3.20

Capaian Program dan Anggaran Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Tahun 2014

Sasaran 1:

: Terwujudnya pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan publik yang berkualitas, transparan, akuntabel, efektif dan efisien di bidang pengelolaan keuangan dan aset daerah

Strategi : Meningkatkan pelayanan administrasi perkantoran

Kebijakan : Meningkatkan kuantitas dan kualitas bidang pengelolaan administrasi keuangandan aset daerah Program/Indikator Capain Indikator

Kinerja Anggaran Target (Rp) Realisasi (Rp) % Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 2.576.280.697,00 2.310.326.035,00 89,68 Persentase Pelaksanaan Administrasi Perkantoran 100% Frekuensi Penyelenggaraan Konsultasi dan Koordinasi Daerah

132 kali kedalam daerah dan 36 kali keluar daerah

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

599.680.000,00 589.609.982,00 98,32 Persentase Pemenuhan

Kebutuhan Sarana dan Prasarana Aparatur

100%

Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

1.053.755.600,00 1.018.078.450,00 96,61 Persentase Pelaksanaan

Administrasi Capaian Kinerja dan Keuangan

100%

Nilai Pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat

76,37

Adanya SOP Pelayanan Informasi Publik

Ada

Jumlah 4.229.716.297,00 3.918.014.467,00 92,63

Sasaran 2 : : Terlaksananya pelayanan administrasi dan penyusunan laporan keuangan serta proses APBD Kota Malang

Strategi : Mengembangkan pengelolaan keuangan daerah

Kebijakan

: 2. Merumuskan penetapan pengelolaan keuangan daerah

4. Merumuskan sistem dan prosedur akuntansi pengelolaan keuangan daerah.

5. Merumuskan pedoman penyusunan laporan keuangan dan pertanggung jawaban keuangan daerah.

Program Capain Indikator Kinerja

Anggaran

PENDAHULUAN BAB I

AKUNTABILITAS KINERJA BAB III

Jumlah Naskah Perjanjian Hibah Daerah Yang Diterbitkan

895 NPHD Jumlah Terbitnya Surat

Penyediaan Dana 316 SPD Jumlah SP2D Yang Terbit 28.481 SP2D Jumlah Daftar Gaji Yang

Terbit 432 Daftar

Jumlah Pejabat Penatausahaan Keuangan yang Dapat Menyajikan Laporan Keuangan dengan Benar Berdasarkan Standart Akuntansi Keuangan

50 PPK-SKPD

Opini BPK terhadap Laporan Keuangan Daerah WTP

Jumlah 3.396.552.100,00 3.148.332.532,00 92,69

Sasaran 3 : : Terlaksananya tertib administrasi dan sistem informasi pengelolaan aset daerah dan barang milik daerah

Strategi : Mengembangkan manajemen aset daerah

Kebijakan : 3. Merumuskan pengelolaan barang milik daerah ( BMD ) 4. Meningkatkan manajemen aset/ barang milik daerah Program Capaian Indikator

Kinerja Anggaran Target (Rp) Realisasi (Rp) % Program Penataan penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah 115.000.000,00 98.360.000,00 85,53 Jumlah Pendapatan Asli

Daerah dari Pemanfaatan Bidang Lahan Aset

Rp 3.250.451.895,00 Persentase Bidang Lahan

Aset Daerah Penyumbang Pendapatan Asli Daerah

58,95% Program Penyelesaian Konflik-konflik Pertanahan 110.537.014,00 101.508.625,00 91,83 Persentase Penyelesasian Sengketa Lahan Aset Daerah

66,66% Program Peningkatan

Status Hukum Aset 224.248.986,00 151.397.440,00 67,51 Jumlah Lahan yang

Bersertifikat ( bidang dan luas )

27 bidang/70.706 m2 Persentase Lahan Aset

yang Sudah Bersertifikat 31,62% Program Peningkatan

Manajemen Aset/ Barang Milik Daerah

1.449.845.603,00 1.066.718.460,00 73,57 Jumlah SKPD Yang

Melakukan Asistensi Laporan Barang Milik Daerah 100 SKPD Program Pembangunan Sistem Pendaftaran Tanah 0 0 0 - -Program Penyelamatan dan pelestarian dokumen/arsip daerah 232.000.000,00 230.489.500,00 99,34 Jumlah Benda Berharga

PENDAHULUAN BAB I

AKUNTABILITAS KINERJA BAB III

Inventarisasi Tanah dan Bangunan Aset Daerah Jumlah Dokumen Benda Berharga dan Aset Daerah yang Dilestarikan

1.500

Jumlah 2.131.631.603,00 1.648.474.025,00 77,33%

Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa capaian indikator program Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Malang Tahun 2014 dari 9 ( sembilan ) Program yang dilaksanakan tercapai :

 6 ( enam ) program predikat “ Sangat Berhasil” yaitu : 1)Program Pelayanan Administrasi Perkantoran, 2)Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Kantor

3)Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

4)Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah 5)Program Penataan Penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan

tanah

6)Program Penyelamatan dan Pelstarian Dokumen/Arsip Daerah  1 ( satu ) program predikat “Berhasil” yaitu :

1) Program Peningkatan Manajemen Aset/Barang Milik Daerah  2 (dua ) program predikat “Cukup Berhasil” yaitu :

1) Program penyelesaian Konflik-konflik Pertanahan 2) Program Peningkatan Status Hukum Aset

Namun demikiandari hasil evaluasi terhadap kinerja dapat disimpulkan bahwa target kinerja sasaran yang ditetapkan pada Rencana Strategis Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah untuk tahun 2014 dikategorikan “ Sangat Berhasil “ dicapai karena nilai capaiannya rata-rata mencapai 103,12%.

PENDAHULUAN BAB I

AKUNTABILITAS KINERJA BAB III

BAB IV

PENUTUP

Laporan Kinerja Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Tahun 2014disusun sebagaibentuk akuntabilitas dari pelaksanaan tugas dan fungsi yang dipercayakan kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah atas penggunaan anggaran dan perwujudan pertanggungjawaban atas kinerja Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah tahun 2013-2018. Di dalamnya diuraikan tentang capaian Indikator Kinerja Utama dan Indikator Kinerja Sasaran, sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Penetapan Kinerja Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah pada tahun 2014..

Mengacu pada 3 (tiga) sasaran strategis yang dijabarkan dalam 20 ( dua puluh ) indikator kinerja, 18 ( delapan belas ) telah berhasil dicapai, bahkan 3 ( tiga) indikator melebihi target yang ditetapkan. 2 ( dua ) indikator belum tercapai yaitu persentase penyelesaian sengketa lahan aset daerah, dari yang ditargetkan 15 ( limabelas ) kasus, masuk sebesar 20 (duapuluh) kasus dan yang telah difasilitasi sebanyak 10 (sepuluh) kasus, sisanya 10 (kasus) dalam proses fasilitasi. Selain itu adalah indikator persentase lahan aset yang sudah bersertifikat, masih mencapai 67,5%. Persentase lahan aset yang sudah bersertifikat sesungguhnya mencapai target yang telah ditetapkan yaitu jumlah bidang namun dari luasannya tidak sesuai yang ditargetkan. Target indikator ini pada tahun 2014 adalah sebanyak 20 bidang dengan luas 27.322 m2, terealisasi sebanyak 27 bidang dengan luas 70.706 m2. Realisasi target indikator ini tidak dapat diperhitungkan capaiannya secara parsial, karena sepenuhnya dipengaruhi oleh proses sertifikasi yang dilakukan di BPN, artinya dari 307 bidang lahan yang diajukan proses sertifikasinya sampai pada tahun 2018, kecepatan dan realisasi sertifikasi atas bidang lahan tidak dapat ditentukan. Namun demikian capaian target indikator ini mencapai 100%, dari ditargetkan 20 bidang terealisasi 27 bidang. Dikemukakan bahwa target capaian jumlah bidang lahan aset yang telah diajukan proses sertifikasinya sampai dengan tahun 2018 sebanyak 1.121 bidang atau luas 3.412.329 m2. Sampai dengan tahun 2014 bidang lahan aset yang bersertifikasi sebanyak 837 dengan luas 2.890.123 m2. Perhitungan persentase capaian indikator sampai dengan tahun ke 5 (lima ) sebesar 837:

PENDAHULUAN BAB I

AKUNTABILITAS KINERJA BAB III

luas lahan aset daerah. Prosentase lahan aset bersertifikat sebesar 2.890.123: 9.131.330,48 x 100 % = 31,65% untuk luasan aset dan 837: 8.256 x 100%= 10,13 % untuk bidang lahan, didapat dari membandingkan bidang luas aset daerah yang sudah bersertikat dibanding bidang luas aset seluruh yang dimiliki Pemerintah Kota Malang.

Dari hasil evaluasi terhadap kinerja dapat disimpulkan bahwa target kinerja sasaran yang ditetapkan pada Rencana Strategis dikategorikan “Sangat Berhasil“ dicapai karena nilai capaiannya rata-rata mencapai103,12%.

Berdasarkan uraian capaian kinerja sasaran yang merupakan capaian Indikator Kinerja Utama dan atau Indikator Kinerja Sasaran, pengukuran kinerja masing-masing sasaran dapat diuraikan sebagai berikut :

 Sasaran 1 : Terwujudnya pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan publik yang berkualitas, transparan, akuntabel, efektif dan efisien di bidang pengelolaan keuangan dan aset daerah, mencapai rata-rata 100%, predikatsangat berhasil;

 Sasaran 2 : Terlaksananya pelayanan administrasi dan penyusunan laporan keuangan serta proses APBD Kota Malang, mencapai rata-rata 109,36% predikat sangat berhasil;

 Sasaran 3 : Terlaksananya tertib administrasi dan sistem informasi pengelolaan aset daerah dan barang milik daerah, mencapai rata-rata 100% predikatsangat berhasil.

Sementara pada kinerja keuangan, realisasi penyerapan anggaran tahun 2014 adalah sebesar Rp 8.714.821.024,00 ( Delapan milyar tujuh ratus empat belas juta delapan ratus duapuluh satu ribu duapuluh empat rupiah ) atau sebesar 89,31 %.

Secara umum, pencapaian sasaran strategis telah sesuai dengan target yang ditetapkan, walaupun masih ada hal-hal lainnya yang harus diperhatikan agar kinerja Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah lebih baik lagi, yaitu : (1) Penguatan kualitas aparatur Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah agar lebih bersinergi dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi sebagai badan yang baru saja terbentuk; (2) Peningkatan kualitas pelayanan, tertib administrasidan pengembangan sistem manajemen pengelolaan keuangan daerah; dan (3) Peningkatan kualitas,tertib administrasi dan pengembangan sistem informasi pengelolaan aset daerah dan barang milik daerah .

PENDAHULUAN BAB I

AKUNTABILITAS KINERJA BAB III

Namun demikian, disadari sepenuhnya bahwa keterbatasan yang ada menjadikan LAKIP Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Tahun 2014 ini masih belum sempurna. Oleh karenanya, perbaikan-perbaikan perlu segera dilakukan, utamanya menyangkut perbaikan terhadap penetapan indikator kinerja, dimana Indikator Kinerja Utamabelum ditetapkan dengan Peraturan Walikota Malang, namun masih tetap merujuk Indikator Kinerja Utama yang termaktub dalam RPJMD Kota Malang tahun 2013-2018. Selain itu adalah pengumpulan data yang lebih sistematis dan terstruktur.

Akhirnya semoga Laporan Akuntabilitas Kinerja Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah ini dapat menjadi referensi yang representatif serta kredibel dalam menjelaskan kinerja Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Tahun 2014, dan dapat menjadi titik balik bagi perbaikan kinerja Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah di tahun selanjutnya.

KEPALA BADAN PENGELOLA KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA MALANG

Ir. SAPTO P.SANTOSO, Msi

Pembina Utama Muda

NIP. 19610329 199103 1 005

PENDAHULUAN BAB I

Dokumen terkait