Capaian Predikat 85-100 70 s/d <85 55s/d< 70 0s/d < 55 Sangat Berhasil Berhasil Cukup Berhasil Kurang Berhasil Terwujudnya pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan publik
yang berkualitas, transparan, akuntabel, efektif dan efisien di bidang pengelolaan keuangan dan aset daerah
100%
√ 1. Persentase Pelaksanaan Administrasi
Perkantoran
100%
√ 2. Persentase Pemenuhan Kebutuhan
Sarana dan Prasarana Aparatur
100% √
3. Persentase Pelaksanaan Admnistrasi Capaian Kinerja dan Keuangan
100%
√ Terlaksananya pelayanan administrasi dan penyusunan laporan
keuangan serta proses APBD Kota Malang
109,36% 4. Jumlah Naskah Perjanjian Hibah Daerah
Yang Diterbitkan
662,96% √
5. Jumlah Terbitnya Surat Penyediaan Dana
112,06%
√
6. Jumlah SP2D Yang Terbit 113,9% √
7. Jumlah Daftar Gaji Yang Terbit 90,95,% √ Terlaksananya tertib administrasi dan sistem informasi
pengelolaan aset daerah dan barang milik daerah
100% √
8. Jumlah Benda Berharga Yang Terporforasi
100%
√ 9. Jumlah SKPD Yang Melakukan Asistensi
Laporan Barang Milik Daerah
100%
√ 10. Jumlah Lahan Aset Daerah Yang
Bersertifikat
100% √
3.3. CAPAIAN INDIKATOR KINERJA SASARAN DAN PERBANDINGAN CAPAIAN INDIKATOR KINERJA SASARAN 5 (LIMA) TAHUN DALAM RENSTRA
Secara umum Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah telah dapat melaksanakan tugas dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Tahun 2013 – 2018. Jumlah sasaran yang ditetapkan untuk mencapai misi dan visi Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah pada Rencana Strategis Tahun 2013 – 2018 sebanyak 3 sasaran strategis dengan 20 indikator kinerja yang ditetapkan yang meliputi 10 Indikator Kinerja Utama dan 10 Indikator
PENDAHULUAN BAB I
AKUNTABILITAS KINERJA BAB III
indikator kinerja sasaran 5 ( lima ) tahun sesuai Rencana Strategis Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Tahun 2013-2018:
Tabel 3.9
Capaian Indikator Sasaran Tahun 2014 dibandingkan Capaian Indikator Sasaran Jangka Menengah 5 ( lima ) tahun sesuai Rencana Strategis
SASARAN STRATEGIS / INDIKATOR KINERJA UTAMA/INDIKATOR SASARAN
TARGET 5 TAHUN REALISASI TAHUN 2014 REALISASI 2014 DIBANDING TARGET 5 TAHUN Terwujudnya pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan publik yang berkualitas, transparan, akuntabel, efektif dan efisien di bidang pengelolaan keuangan dan aset daerah
Frekuensi Penyelenggaraan
Konsultasi dan Koordinasi Daerah 100% (132 kali90,86% dalam daerah dan 36 kali luar daerah)
90,86%
Persentase Pelaksanaan Administrasi Perkantoran
100% 100% 100%
Persentase Pemenuhan Kebutuhan Sarana dan Prasarana Aparatur
100% 100% 100%
Persentase Pelaksanaan Administrasi Capaian Kinerja Kuangan
100% 100% 100%
Nilai Pengukuran Indeks Kepuasan
Masyarakat 80 76,37 95,46%
Adanya SOP Pelayanan Informasi
Publik Ada Ada 100%
Terlaksananya Pelayanan Administrasi dan Penyusunan Laporan Keuangan serta proses APBD Kota Malang
Jumlah Naskah Perjanjian Hibah Daerah yang Diterbitkan
675 895
132,59% Jumlah Terbitnya Surat Penyediaan
Dana
1.410 316
22,41%
Jumlah SP2D yang terbit 100.850 28.481 28,24%
Jumlah Daftar Gaji yang terbit 2.450 432 17,63%
Jumlah Pejabat Penatausahaan Keuangan yang Dapat Menyajikan Laporan Keuangan dengan Benar Berdasarkan Standart Akuntansi Keuangan
316 50 15,82%
Opini BPK terhadap Laporan
Keuangan Daerah WTP
Terlaksananya Tertib Administrasi dan Sistem Informasi Pengelolaan Aset Daerah dan Barang Milik Daerah
Jumlah Pendapatan Asli Daerah dari pemanfaatan bidang lahan aset daerah Rp 22.493.074.000, 00 Rp 3.250.451.895, 00 14,45%
Persentase Penyelesaian Sengketa
Lahan Aset Daerah 100% 66,66% 66,66%
Persentase Bidang Lahan Aset Daerah Penyumbang Pendapatan Asli Daerah 51,13% ( 3.764.763 m2: 7.362.514,25 m2) 58,95% ( 5.380.035,08:9 .141.330,48) 115,29% Jumlah Benda Berharga yang
Terporforasi 85.007.950 15.905.781 18.71%
Adanya Hasil Inventarisasi Tanah
dan Bangunan Aset Daerah Ada/6.000obyek
Ada/1.500
obyek Ada/25%
Jumlah Dokumen benda berharga
dan Aset Daerah yang Dilestarikan 7.500 9.923 132,3%
Jumlah SKPD yang melakukan
Asistensi Laporan Barang Milik Daerah 100 SKPD 100 SKPD 100% Jumlah Lahan yang Bersertifikat
( bidang dan luas)
120 bid/3.147.889 m2 27 bidang/70.706 m2 22,5%/2,25%
PENDAHULUAN BAB I
AKUNTABILITAS KINERJA BAB III
:9.141.330,48m 2)
m2:9.141.330, 48m2 ) 3.4. EVALUASI DAN ANALISIS KINERJA
Evaluasi dan analisis kinerja dilakukan dengan menggunakan formulir pengukuran kinerja sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Adapun seluruh capaian tujuan yang diuraikan dalam capaian sasaran dapat diuraikan pada tabel pengukuran kinerja sebagai berikut.
SASARAN 1 : Terwujudnya pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan publik yang berkualitas, transparan, akuntabel, efektif dan efisien di bidang pengelolaan keuangan
dan aset daerah
Tabel 3.10.
Pengukuran Kinerja Sasaran Terwujudnya pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan publik yang berkualitas, transparan, akuntabel, efektif dan efisien di bidangpengelolaan keuangan dan
aset daerah Tahun 2014
Misi 1: Meningkatkan profesionalisme aparatur lembaga di bidang pengelolaan keuangan dan aset daerah
Tujuan 1: Menerapkan Tata Pemerintahan Yang Baik Dalam Rangka Memberikan Pelayanan Publik yang Berkualitas, Transparan, Akuntabel, Efektif dan Efisien di Bidang PengelolaanKeuangan dan Aset Daerah
Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Realisasi % Terwujudnya pelaksanaan
tugas dan fungsi pelayanan publik yang berkualitas, transparan, akuntabel, efektif dan efisien di bidangpengelolaan keuangan dan aset daerah
Persentase Pelaksanaan
Administrasi Perkantoran 100% 100% 100 % Persentase Pemenuhan
Kebutuhan Sarana dan
Prasarana Aparatur 100% 100% 100%
Persentase Pelaksanaan Admnistrasi Capaian Kinerja dan Keuangan
100% 100% 100%
Rata - rata 100%
Hasil evaluasi capaian kinerja sasaran terwujudnya pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan publik yang berkualitas, transparan, akuntabel, efektif dan efisien di bidangpengelolaan keuangan dan aset daerahdengan 3 indikator kinerja sasaran menunjukkan
PENDAHULUAN BAB I
AKUNTABILITAS KINERJA BAB III
dan 3.3, capaian indikator kinerja dan perbandingan capaian indikator kinerja 5 (lima) tahun dalam renstra.
Sebagai upaya mencapai misi, tujuan, dan sasaran ini maka Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah menuangkan ke dalam 3 ( tiga ) program dan 23 ( dua puluh tiga ) kegiatan sebagai berikut :
Tabel 3.11 Program dan Kegiatan
Pencapaian Sasaranterwujudnya pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan publik yang berkualitas, transparan, akuntabel, efektif dan efisien di bidangpengelolaan keuangan dan aset
daerah
No. Program/Kegiatan Target Realisasi %
A PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN
1. Kegiatan Penyediaan jasa surat menyurat
Input Rp 40.433.000,- Rp 40.402.375,- 99,92%
Output : 7000 surat 3.500 surat 50%
Outcome Lancarnya kegiatan surat menyurat 12 bulan 12 bulan 100 % 2. Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya
Air dan Listrik
Input Rp 36.000.000,-- Rp 34.957.653,- 36.41
Output : Pembayaran rekening telepon 12 bulan 12 bulan 100 % Outcome Kelancaran operasional kantor 12 bulan 12 bulan 100 % 3. Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan
Input Rp 114.884.000,- Rp106.756.500,- 92,92%
Output : Lancarnya proses administrasi keuangan
12 bulan 12 bulan 100 % Outcome : Administrasi keuangan terlaksana
dengan baik
12 bulan 12 bulan 100 % 4. Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor
Input Rp 42.764.086,-- Rp 42.764.086,- 100%
Output : Kebersihan lingkungan kerja 10 ruangan/16 jenis
10 ruangan/16 jenis
100 % Outcome : Terciptanya lingkungan kerja yang
bersih dan nyaman
12 bulan 12 bulan 100 % 5. Penyediaan Jasa Perbaikan Peralatan Kerja
Input Rp 84.600.000,-- Rp 81.348.000,- 96.16%
Output : Perbaikan peralatan kerja 5 jenis alat 5 jenis alat 100 % Outcome : Kondisi peralatan kerja yang
memadai
12 bulan 12 bulan 100 % 6. Penyediaan Alat Tulis Kantor
Input Rp 65.000.000,-- Rp 61.126.300,- 94.04%
Output : tersedianya alat tulis kantor 55 jenis 55 jenis 100 % Outcome : proses administrasi lancar 12 bulan 12 bulan 100 % 7. Penyediaan Barang Cetakan dan
Penggandaan
Input Rp 63.409.300,- Rp 62.659.750,- 98,81%
Output : tersedianya barang cetakan dan penggandaan
17 jenis 17 jenis 100 % Outcome : proses administrasi lancar 12 bulan 12 bulan 100 % 8. Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan
Kantor
Input Rp655.471.600,- Rp 579.361.000 88,39%
Output : terpenuhinya sarana kantor 14 jenis 14 jenis 100 % Outcome : terpenuhinya sarana kantor 12 bulan 12 bulan 100 % 9. Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan
Perundang-undangan
Input Rp 14.000.000,- Rp 14.000.000,- 100% Output : tersedianya bahan bacaan 12 bulan 12 bulan 100 %
PENDAHULUAN BAB I
AKUNTABILITAS KINERJA BAB III
Input Rp 86.425.000,- Rp 82.158.000,- 95,06%
Output : tersedianya makanan minuman rapat dan tamu
12 bulan 12 bulan 100 % Outcome : terpenuhinya jamuan makan
minum tamu dan rapat
12 bulan 12 bulan 100 % 11. Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar
daerah
Input Rp 401.623.511,- Rp 234.557.371,- 58,04%
Output : lancarnya rapat-rapat koordinasi dan konsultasi 150 kali dalam daerah, 36 kali keluar daerah 132 kali dalam daerah, 37 kali keluar daerah 100 %
Outcome : lancarnya rapat rapat koordinasi dan konsultasi
12 bulan 12 bulan 100 % 12. Operasional UPT PerkantoranTerpadu
Input Rp 971.670.000- Rp 970.235.000,- 99,85%
Output : lancarnya operasional UPT 12 bulan 12 bulan 100 % Outcome : tugas pemerintahan perkantoran
terpadu berjalan lancer
12 bulan 12 bulan 100 % B. PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN
PRASARANA APARATUR
13. Pengadaan Kendaraan Dinas Operasional
Input Rp 33.930.000,- Rp 32.010.000,- 94,34%
Output : kendaraan dinas operasional 2 unit sepeda motor
2 unit sepeda motor
100 % Outcome : meningkatnya operasional kantor 12 bulan 12 bulan 100 % 14. Pemeliharaan rutin/berkala gedung Kantor
Pelayanan Terpadu
Input Rp 152.250.000,- Rp 150.906.500,- 99,11%
Output : terawatnya gedung kantor 1 paket 1 paket 100 % Outcome :tugas pemerintahan lancar 12 bulan 12 bulan 100 % 15. Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor
Input Rp 25.000.000,- Rp 24.777.500,- 99.11%
Output : terpeliharanya gedung kantor 20 ruang 20 ruang 100 % Outcome :tugas pemerintahan lancar 12 bulan 12 bulan 100 % 16. Pemeliharaan rutin berkala kendaraan dinas
operasional
Input Rp 88.500.000,- Rp 87.614.482,- 99%
Output : terpeliharanya kendaraan dinas 4 mobil , 3 sepeda motor
4 mobil , 3 sepeda motor
100 % Outcome : kelancaran operasional dan
mobilitas kantor
12 bulan 12 bulan 100 % 17. Pengadaan sarana dan prasarana
Perkantoran Terpadu
Input Rp 300.000.000,- Rp 294.301.500,- 98,10%
Output : terpeliharanya kendaraan dinas 5 jenis 5 jenis 100 % Outcome : kelancaran operasional dan
mobilitas kantor
12 bulan 12 bulan 100 % C. PROGRAM PENINGKATAN PENGEMBANGAN
SISTEM PELAPORAN CAPAIAN KINERJA DAN KEUANGAN
18. Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD
Input Rp 15.353.000,- Rp 10.207.500,- 66,48%
Output : LAKIP TA 2013 15 buku/2 bulan 15 buku/2 bulan 100 % Outcome : Terealisasinya pelaporan kinerja
dan keuangan
12 bulan 12 bulan 100 % 19. Penyusunan Pelaporan Keuangan Akhir
Tahun
Input Rp 14.026.000,- Rp 13.876.000,- 98,93%
Output : Laporan Keuangan SKPD Tahun 2014
9 buku 9 buku 100 %
Outcome : Terealisasinya kinerja19 12 bulan 12 bulan 100 % 20. Penyusunan Standard Pelayanan Publik dan
IKM
Input Rp 20.000.000,- Rp 18.461.000,- 92,30%
Output : Tersusunnya SPP dan IKM 10 bk SPP dan 8 bk IKM
10 bk SPP dan 8 bk IKM
100 % Outcome : Peningkatan pelayanan publik 12 bulan 12 bulan 100 %
PENDAHULUAN BAB I
AKUNTABILITAS KINERJA BAB III
Outcome : Tersusunnya rencana kegiatan dan anggaran
12 bulan 12 bulan 100 % 22. Penyusunan Standard Operasional Prosedur
Input Rp 216.443.000- Rp 211.006.150,- 97,49%
Output : Tersusunnya SOP 20 buku SOP, 1 kl Bimtek
20 buku SOP, 1 kl Bimtek
100 % Outcome : Tersusunnya SOP 1 tahun 1 tahun 100 % 23. Penata usahaan keuangan PPKD
Input Rp 767.933.600- Rp 744.557.550,- 96,96%
Output: Teralisasinya pembayaran hibah, Bantuan Sosial, Pembiayaan, Utang Piutang dan belanja tidak terduga
12 bulan 12 bulan 100 %
Outcome : Terwujudnyapelayanan penatausahaan pengelola keuangan daerah pada PPKD dan terlaksananya fungsi BUD
12 bulan 12 bulan 100 %
Berdasarkan uraian tabel program dan kegiatan tersebut di atas, nampak capaian program dan kegiatan rata-rata sesuai dengan target yang ditetapkan. Namun demikian, pada proses pencapaian sasaranterwujudnya pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan publik yang berkualitas, transparan, akuntabel, efektif dan efisien di bidangpengelolaan keuangan dan aset daerah, berdasarkan hasil evaluasi yang dilaksanakan setiap akhir penyelenggaraan kegiatan, secara umum aparatur Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah masih sangat membutuhkan wawasan terkait pengelolaan keuangan dan aset, terlebih mengingat Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah yang baru terbentuk.
Sebagai gambaran beberapa masalah dan upaya pemecahan masalah yang dihadapi dalam pencapaian sasaran ini adalah :
1. Masih belum optimalnya penyediaan sarana dan prasarana kantor dibandingkan dengan tuntutan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi yang tinggi. Mengupayakan secara maksimal segala sumber daya yang ada agar tidak menghambat pelaksanaan tugas dan fungsi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.
2. Pengetahuan dan wawasan aparatur tentang pengelolaan keuangan dan aset daerah yang dimiliki masih belum memadai untuk struktur organisasi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah yang masih baru saja terbentuk. Sehingga kegiatan penyusunan Standar Pelayanan Publik dan Penyusunan Standar Operasional Prosedur, yang didalamnya telah diselenggarakan bimbingan teknis tentang Standar Operasional Prosedur, diharapkan mampu menambah wawasan dan pengetahuan terhadap tugas pokok dan fungsinya.Dengan demikian diharapkan aparatur dapat bersinergi demi mencapai visi, misi, tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
PENDAHULUAN BAB I
AKUNTABILITAS KINERJA BAB III
3. Disamping itu pula, perlu ditingkatkan koordinasi dan konsultasi ke Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan atau Pemerintah Kabupaten/Kota lain ataupun lembaga-lembaga terkait pengelolaan keuangan dan aset daerah.
SASARAN 2 : Terlaksananya pelayanan administrasi dan penyusunan laporan keuangan serta proses APBD Kota Malang
Tabel 3.12.
Pengukuran Kinerja Sasaran 2: Terlaksananya pelayanan administrasi dan penyusunan laporan keuangan serta proses APBD Kota Malang
Tahun 2014
Misi 2: Mengembangkan sistem manajemen pengelolaan keuangan daerah dalam rangka terciptanya akuntabilitas keuangan daerah
Tujuan 2 : Meningkatkan sistem informasi keuangan daerah yang lebih handal, transparan, akuntabel serta pengelolaan keuangan daerah yang lebih efektif dan efisien
Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Realisasi % Terlaksananya
pelayanan administrasi dan penyusunan laporan keuangan serta proses APBD Kota Malang
Jumlah Naskah Perjanjian Hibah Daerah Yang Diterbitkan
135 895 132,6%
Jumlah Terbitnya Surat
Penyediaan Dana 282 100%
Jumlah SP2D Yang Terbit
25.000 SP2D, 8.000 Daftar Penguji 28.481 SP2D, 8.516 Daftar Peguji 113,9%
Jumlah Daftar Gaji Yang
Terbit 475 432 90,95,%
Rata-rata 109,36%
Hasil evaluasi capaian kinerja sasaran Terlaksananya pelayanan administrasi dan penyusunan laporan keuangan serta proses APBD Kota Malangdengan 4( empat ) indikator kinerja sasaran menunjukkan predikat “ sangat berhasil”, dengan uraian masing-masing pencapaian indikator pada tabel 3.2 dan 3.3, capaian indikator kinerja dan perbandingan capaian indikator kinerja 5 (lima) tahun dalam renstra.
Sebagai upaya mencapai misi, tujuan, dan sasaran ini maka Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah menuangkan ke dalam 1( satu ) program dan 26 ( dua puluh enam ) kegiatan sebagai berikut :
PENDAHULUAN BAB I
AKUNTABILITAS KINERJA BAB III
Program dan Kegiatan
Pencapaian Sasaran Terlaksananya pelayanan administrasi dan penyusunan laporan keuangan serta proses APBD Kota Malang
No. Program/Kegiatan Target Realisasi %
A PROGRAM PENINGKATAN DAN PENGEMBANGAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH
1. Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2015
Input Rp 506.407.000,- Rp 418.576.114,- 82,66%
Output : Tersusunnya Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Ta hun Anggaran 2015
200 buku 200 buku 100%
Outcome: Buku Rancangan APBD dan Penjabaran TA 2015 sebagai bahan pembahasan dan penetapan bersama DPRD
200 buku 200 buku 100 %
2. Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2014
Input: Rp 373.338.000,- Rp 361.015.300,- 96,69% Output : Tersusunnya Rancangan
Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD TAhun Anggaran 2014
200 buku 200 buku 100 %
Outcome Buku Rancangan Perubahan APBD dan Penjabaran TA 2013 sebagai bahan pembahasan dan penetapan bersama DPRD
200 buku 200 buku 100 %
3 Sosialisasi Sistem dan Kebijakan Akuntansi Berbasis Akrual
Input Rp 149.436.000,- Rp 143.062.000,- 95,73%
Output : Terlaksananya sosialisasi Sistem dan Kebijakan Akuntansi Berbasis Akrual 1kl/100 SKPD, 3 BUMD 1kl/100 SKPD, 3 BUMD 100 %
Outcome : Terlaksananya Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah
12 bulan 12 bulan 100 %
4. Penyusunan dan Sosialisasi Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah
Input Rp 131.823.000,- Rp 119.439.980,- 90,61%
Output : Tersedianya Perwal tentang Sistem dan Prosedur Tetap Pengelolaan Keuangan Daerah
1 kl kegiatan/150 bk 1 kl kegiatan/150 bk 100 %
Outcome : Terwujudnya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel sesuai ketentuan
12 bulan 12 bulan 100 %
5. Penataan Arsip Administrasi Perbendaharaan dan Pengelolaan Kas
Input Rp 56.760.000,- Rp 56.495.000,- 99,53%
Output : Tertatanya arsip administrasi Perbendaharaan dan Pengelolaan Kas
100 SKPD 100 SKPD 100 % Outcome : Arsip tertata dengan rapi
dan tertib serta mudah ditemukan
12 bulan 12 bulan 100 % 6. Peningkatan Pelayanan dan
Penatausahaan Perbendaharaan
Input Rp 264.237.500,- Rp 253.833.400,- 96,06%
Output : Tercetaknya SP2D dan Daftar Penguji 25.000 SP2D, 8.000 Daftar Penguji/12 bulan 28.481 SP2D, 8.516 Daftar Penguji/12 bulan 100 %
Outcome Terlaksananya pembayaran pelaksanaan kegiatan di setiap SKPD Pemerintah Kota Malang
12 bulan 12 bulan 100 %
7. Pengadaan Sistem Aplikasi Pengelolaan Keuangan Daerah Berbasis Akrual dengan Web based ( e-finance)
PENDAHULUAN BAB I
AKUNTABILITAS KINERJA BAB III
Output : Tersedianya aplikasi sistem Pengelolaan Keuangan Daerah berbasis akrual dengan Web based ( e-finance)
1 paket 1 paket 100%
Outcome : Terlaksananya Sistem Akuntansi Berbasis Akrual
12 bulan 12 bulan 100%
8. Pelatihan Aplikasi Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah Berbasis Akrual dengan Web Based ( e-finance)
Input Rp 92.977.900,- Rp 90.231.115,- 97,05% Output : Terlaksananya pelatihan
sistem aplikasi pengelolaan keuangan daerah berbasis akrual dengan web based ( e-finance)
1 kl/ 100 SKPD 1 kl/ 100 SKP 100%
Outcome : Terlaksananya Sistem Akuntansi Berbasis Akrual
12 bulan 12 bulan 100%
9. Pendampingan Aplikasi Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah Berbasis Akrual dengan Web Based ( e-finance)
Input Rp 63.075.000,- Rp 62.992.500,- 99,87% Output : Terlaksananya pendampingan
sistem aplikasi pengelolaan keuangan daerah berbasis akrual dengan web based ( e-finance)
1 kl/ 100 SKPD 1 kl/ 100 SKP 100%
Outcome : Terlaksananya Sistem Akuntansi Berbasis Akrual
12 bulan 12 bulan 100%
10. Peningkatan Pelayanan Gaji PNS
Input Rp 196.682.500,- Rp 186.348.638,- 94,75%
Output : Terlaksananya pencetakan rekapan gaji pegawai dan SKPP bagi yang purna tugas
100 Daftar Gaji, 750 SKPP/12 bulan
432 Daftar Gaji, 271 SKPP/12 bulan
100 %
Outcome : Terwujudnya pelayanan gaji PNS yang tertib dan lancar
12 bulan 12 bulan 100 % 11. Penghitungan Penetapan dan
Pengetikan Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD)
Input Rp 60.800.000,- Rp 58.977.500,- 97%
Output : Tercetaknya tagihan wajib retribusi daerah
5.239 SKRD 4.147 SKRD 100 % Outcome :Data pembayaran wajib
retribusi yang akurat
12 bulan 12 bulan 100 % 12. Penyusunan Dokumen Naskah
Perjanjian Hibah Daerah
Input Rp 70.000.000,- Rp 69.971.000,- 99,96%
Output : Tersusunnya NPHD 1 tahun 895 NPHD/ 1 tahun 100 % Outcome : Sebagai dasar pemberian
hibah daerah TA 2014
1 tahun 1 tahun 100 %
13. Fasilitasi Penyusunan RKA dan DPA SKPD
Input Rp 70.000.000,- Rp 68.976.000,- 98,54%
Output : Tersusunnya RKA/DPA SKPD 100 SKPD 100 SKPD 100 % Outcome : Pelaksanaan perencanaan
kegiatan dan anggaran sesuai dengan ketentuan
100 SKPD 100 SKPD 100 %
14.. Penatausahaan Pembukuan Penerimaan Pendapatan dan Pembukuan Belanja
Input Rp 87.337.500,- Rp 82.384.500,- 94,32%
Output : tersusunnya buku laporan pembukuan penerimaan dan belanja daerah
275 buku 275 buku 100 %
Outcome : Tersedianya data realisasi penerimaan pendapatan dan belanja daerah
12 bulan 12 bulan 100 %
15. Asistensi Penyusunan Laporan Keuangan SKPD di lingkungan Pemkot Malang
PENDAHULUAN BAB I
AKUNTABILITAS KINERJA BAB III
Laporan Keuangan SKPD dengan benar sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan
16. Penagihan dan Pemanggilan Wajib Retribusi
Input Rp 100.000.000,- Rp 47.160.000,- 47,16%
Output : Tertagihnya Wajib Retribusi 5239 WR 5239 WR 100% Outcome : meningkatnya Pendapatan
Retribusi Daerah
12 bulan 12 bulan 100 % 17. Pengendalian Pelaksanaan Anggaran
Input Rp 50.000.000,- Rp 49.322.000,- 98,65%
Output : Terlaksananyapengendalian terhadap pelaksanaan APBD
12 bulan 12 bulan 100 % Outcome : Pelaksanaan APBD yang
tertib dan sesuai ketentuan
12 bulan 12 bulan 100 % 18. Penyusunan Pedoman APBD Tahun
Anggaran 2015
Input Rp 35.000.000,- Rp 34.964.000,- 99,9%
Output : Tersusunnya pedoman APBD Tahun Anggaran 2015
200 buku 200 buku 100 % Outcome : Penyusunan RKA SKPD
yang optimal
100 SKPD 100 SKPD 100 % 19 Pemberian Ijin Sewa Tempat-Tempat
Tertentu yang Dikuasai oleh Pemerintah Kota Malang
Input Rp 124.420.000,- Rp 120.928.500,- 97,19%
Output : Terlaksananya pemberian ijin pemakaian tempat yang dikuasai oleh Pemkot Malang
300 ijin 279 ( 183 ijin perpanjangan, 96
ijin Balik Nama )
100 %
Outcome : Legalitas pemakaian tempat-tempat tertentu yang dikuasai oleh Pemerintah Kota Malang
60 bulan 60 bulan 100 %
20 Pendampingan Aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan SKPD
Input Rp 168.625.000,- Rp 167.815.000,- 99,5%
Output : Terlaksananya pengembangan dan pemeliharaan Software SIP SKPD
100 SKPD 100 SKPD 100 % Outcome : pengelolaan keuangan
SKPD dilingkungan Pemkot Malang berjalan lebih tertib dan sesuai aturan
12 bulan 12 bulan 100 %
21 Pengembangan dan Pemeliharaan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah
Input Rp 65.325.000,- Rp 62.965.000,- 96.34%
Output : Pengembangan dan pemeliharaan software SIP PPKD
1 software 1 software 100 % Outcome : Pengelolaan keuangan
daerah berjalan lebih tertib dan lancar
12 bulan 12 bulan 100 % 22 Penatausahaan, Analisis dan Evaluasi
Pengelolaan Kas
Input Rp 107.807.000,- Rp 105.620.245,- 97,97%
Output : Terlaksananya validasi dan entry data penerimaan dan pengeluaran kas dan rekonsiliasi data
302 laporan/12 bulan
302 laporan/12 bulan
100%
Outcome :Penatausahaan dan pelaporan pengelolaan kas daerah
12 bulan 12 bulan 100%
23. Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2013
Input Rp 109.251.500,- Rp 108.876.500,- 99,66% Output : Terlaksananya penyusunan
Laporan Keuangan Daerah ( LRA,Neraca, LAK, CALK)
128 buku 128 buku 100%
Outcome : Tersusunnya Laporan Keuangan Daerah Tahun 2013
12 bulan 12 bulan 100%
24 Penyusunan Ranperda dan Ranperwal Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD
Input Rp 133.240.500,- Rp 124.822.030,- 93,68%
Output : Terlaksananya penyusunan Ranperda dan Ranperwal Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD
PENDAHULUAN BAB I
AKUNTABILITAS KINERJA BAB III
2013
25 Monitoring dan Evaluasi Realisasi Pendapatan Asli Daerah
Input Rp 59.326.100,- Rp 36.122.710,- 60,89% Output : Terlaksananya monitoring dan
evaluasi atas PAD
15 SKPD dan 3 BUMD
15 SKPD dan 3 BUMD
100 % Outcome : Tercapainya target
penerimaan daerah
12 bulan 12 bulan 100 % 26 Penyusunan Bahan Sistem dan
Kebijakan Akuntansi Pemerintah Daerah Berbasis Akrual
Input Rp 67.189.600,- Rp 64.639.500,- 96,20%
Output : Terlaksananya penyusunan Bahan Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Daerah Berbasis Akrual
1 paket 1 paket 100%
Outcome : Terlaksananya Sistem Akuntansi Berbasis Akrual
12 bulan 12 bulan 100%
Pencapaian Sasaran kedua,Terlaksananya pelayanan administrasi keuangan dan penyusunan laporan keuangan serta proses APBD Kota Malangtelah tercapai dengan predikat “Sangat Berhasil“. Akan tetapi, hasil evaluasi dari pelaksanaan program ini masih terdapat beberapa kendala. Berikut ini uraian masalah dan pemecahan yang akan dilakukan :
1. Inovasi dan model-model aplikasi baru terkait pengelolaan keuangan dan aset daerah yang dilaksanakan sebagai amanat peraturan perundang-undangan yang dikeluarkan Pemerintah Pusat, sangat membutuhkan ketrampilan, keahlian dan pengetahuan yang memadai bagi aparatur Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. Namun demikian pencapaian inovasi tidak dapat dilakukan secara tergesa-gesa karena dapat berpengaruh pada sistem pengelolaan keuangan secara keseluruhan. Pemecahannya adalah secara intensif meningkatkan koordinasi, melakukan kerja sama dengan konsultan/rekanan penyedia jasa pengembangan aplikasi kedalam bentuk pendampingan dan maupun pemeliharaan softwarenya.
2. Secara terus menerus melakukan update sofware dan aplikasinya dalam rangka penyempurnaan, peningkatan dan pengembangan pengelolaan keuangan daerah.
3. Belum optimalnya kemampuan Pejabat Penatausahaan Keuangan ( PPK-SKPD ) dalam pemahaman software aplikasi pengelolaan keuangan daerah dan pelaporan keuangan daerah. Pemecahannya adalah melaksanakan koordinasi, bimbingan teknis serta asistensi /pendampingan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah ( SKPD ) di lingkungan Pemerintah Kota Malang.
PENDAHULUAN BAB I
AKUNTABILITAS KINERJA BAB III
SKPD penghasil dapat mengkomunikasikan hambatan yang ditemui dalam rangka pencapaian target penerimaan daerah.
SASARAN 3 : Terlaksananya tertib administrasi dan sistem informasi pengelolaan aset daerah dan barang milik daerah
Tabel 3.14.
Pengukuran Kinerja Sasaran 3 Terlaksananya tertib administrasi dan sistem informasi pengelolaan aset daerah dan barang milik daerah
Tahun 2014
Misi 3: Meningkatkan Sistem Manajemen Pengelolaan Aset Daerah Dalam Rangka Terciptanya Akuntabilitas Aset Daerah
Tujuan 3 : Meningkatkan Sistem Informasi Aset Daerah yang Lebih Handal, Transparan, Akuntabel serta Pengelolaan Aset Daerah yang Lebih Efektif dan Efisien
Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Realisasi % Terlaksananya tertib
administrasi dan sistem informasi pengelolaan aset daerah dan barang milik daerah
Jumlah Benda Berharga
Yang Terporforasi 17.000.950 100%
Jumlah SKPD Yang Melakukan Asistensi Laporan Barang Milik Daerah
100 SKPD 100 SKPD 100% Jumlah Lahan Aset
Daerah Yang Bersertifikat 20 bidang/ 27.
27 bidang/
70.706 m2 100% Rata-rata 100%
Hasil evaluasi capaian kinerja sasaran dengan 3 ( tiga ) indikator kinerja sasaran Terlaksananya tertib administrasi dan sistem informasi pengelolaan aset daerah dan barang milik daerahmenunjukkan predikat “sangat berhasil”dengan uraian masing-masing pencapaian indikator pada tabel 3.2 dan 3.3, capaian indikator kinerja dan perbandingan capaian indikator kinerja 5 (lima) tahun dalam renstra.
Sebagai upaya mencapai misi, tujuan, dan sasaran ini maka Badan Pengelola