APLIKASI PRESENSI DAN LAPORAN UPAH PEGAWAI PADA PT
3. Analisis dan Rancangan Sistem 1 Analisis Data Pegawa
Pada tahap ini dilakukan pengumpulan data pegawai. Untuk data pegawai didapat dari mandor di lapangan yang mencatat semua pegawai yang bekerja. Selanjutnya data tersebut akan dimodelkan ke dalam bentuk Entity Relationship Diagram atau biasa disebut ERD. Hal ini seperti yang dikemukan oleh Fathansyah, dimana basis data adalah himpunan kelompok data yang saling berhubungan yang diorganisasi sedemikan rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah [2]. Perancangan ERD pada penelitian ini dijelaskan pada gambar 1 di bawah ini.
Gambar 3. Entity Relationship Diagram 3.2. Perancangan Tampilan Pengguna
3.2.1. Rancangan Halaman Presensi
Halaman presensi pada gambar 2 di bawah ini berguna untuk menambah pegawai baru, mengubah data pegawai dan menghapus data pegawai.
3.2.2. Rancangan Halaman Proyek
Halaman proyek pada gambar 3 di bawah ini menampilkan data presensi pegawai tiap minggu tiap proyek yang sedang dikerjakan. Halaman ini memiliki fitur tambah data proyek, ubah data proyek, memasukkan dan mengubah data presensi serta menghapus data presensi dan proyek.
Gambar 5. Rancangan Halaman Proyek 4. Hasil dan Pembahasan
Perancangan aplikasi ini berbasis web dan menggunakan perangkat lunak Dreamweaver. Menurut Madcoms dalam bukunya, “Dreamweaver merupakan software utama yang digunakan oleh Web Programmer dalam mengembangkan suatu situs web. Hal ini disebabkan ruang kerja, fasilitas dan kemampuan Dreamweaver yang mampu meningkatkan produktifitas dan efektivitas dalam desain maupun membangun sebuah situs web [3].
4.1. Halaman Tambah Data Proyek
Gambar 6. Halaman Tambah Data Proyek
Tampilan ini merupakan hasil input yang sudah pernah dilakukan di minggu yang lalu. Untuk memasukkan daftar proyek yang baru, pengguna dapat menekan Tambah Proyek. Selanjutnya pengguna dapat memasukkan presensi pegawai dengan terlebih dahulu menentukan lokasi proyek dan mengganti periode minggu berikutnya.
Pada halaman ini pengguna dapat mengambil langsung data pegawai yang sudah pernah dimasukan sebelumnya atau bisa juga menambah data pegawai baru apabila terdapat penambahan pegawai. Tampilan gambar 5 menjelaskan input data pegawai yang datanya sudah ada atau sudah pernah diinput sebelumnya. Disini pengguna hanya mengganti periode kerja dari pegawai tersebut. Untuk isian Nama Proyek bisa diganti berdasarkan tempat kerja pegawai, dimana bisa terjadi nama Pegawai yang sama bekerja di proyek yang berbeda dalam satu periode minggu. Sebagai contoh pegawai bernama Danu pada hari Minggu – Rabu bekerja di proyek Taman Cibaduyut Indah Blok G93, dan pada hari Kamis – Sabtu bekerja di proyek Taman Kopo Indah Blok E221.
Gambar 7. Halaman Input Data Pegawai
Untuk data pegawai yang bekerja harus diinput satu persatu untuk proyek dengan lokasi yang baru. Untuk data pegawai baru yang harus diisi adalah Nama Proyek (tempat dimana pegawai akan bekerja), Tanggal Masuk (satu periode minggu saat pegawai tersebut bekerja), Nama Pegawai (nama sesuai dengan KTP, disini nama tidak boleh sama, apabila terjadi nama sama maka akan dibuat pembeda), Jabatan (terdapat jabatan sebagai Mandor/Tukang/Semi Tukang/Laden/Semi Laden), Upah Harian/Gaji Tetap (masing-masing memiliki salah satu upah, biasanya upah tetap diberikan untuk jabatan Mandor), dan Ekstra Mingguan (uang tambahan yang diberikan pada satu peride minggu untuk pegawai tertentu).
4.3. Halaman Input Data Presensi Pegawai
Di bawah ini merupakan tampilan setelah pengguna mengisi kehadiran pegawai. Terdapat 4 pilihan kehadiran untuk setiap pegawai dalam satu periode minggu yaitu
• , yang berarti pegawai tersebut sedang bekerja di lokasi proyek yang berbeda dalam periode minggu yang sama
• √, yang berarti pegawai tersebut hadir satu hari • 1/2, yang berarti pegawai tersebut hadir setengah hari • χ, yang berarti pegawai tersebut tidak hadir
Jumlah lembur merupakan jumlah jam di luar jam kerja (jam kerja 08.00 – 16.00), apabila pegawai bekerja melebihi jam kerja maka akan dihitung dalam kelebihan jam/lembur dengan perhitungan (Jumlah Lembur / 6) x Upah Harian. Untuk mandor tidak ada kelebihan uang lembur, sehingga Gaji Tetap yang diberikan sudah termasuk lembur. Kasbon merupakan uang upah yang diambil sebagian, biasanya pegawai mengambil uang kasbon pada hari Rabu. Untuk data presensi pegawai yang sama namun bekerja di lokasi yang berbeda, perhitungan upah yang diberikan akan diperhitungkan dalam satu periode minggu yang sama.
Gambar 8. Halaman Input Data Presensi 4.4. Halaman Cetak Laporan Total Upah dan Kasbon Pegawai
Hasil akhir dari menu pengeluaran jasa pegawai adalah Laporan Pengeluaran Jasa berdasarkan satu periode minggu. Dalam laporan satu periode minggu ini termasuk di dalamnya beberapa lokasi proyek yang berbeda-beda namun menampilkan keseluruhan data pegawai yang bekerja. Gambar di bawah ini adalah tampilan saat pengguna memasukkan periode minggu yang akan dibuat laporannya. Laporan ini selanjutnya dapat dicetak untuk diberikan kepada Mandor untuk proses upah kepada masing-masing pegawai.
Gambar 9. Tampilan Cetak Laporan Total Upah dan Kasbon Pegawai
5. Penutup 5.1. Kesimpulan
Dari hasil penelititan yang dilakukan yaitu mengenai aplikasi presensi dan laporan upah pegawai, maka dapat diambil beberapa kesimpulan yaitu:
1. Aplikasi yang dibuat sangat membantu pengguna dalam mengisi daftar kehadiran pegawai dan mengurangi tingkat kesalahan yang dapat terjadi dibandingkan mengisi daftar kehadiran secara manual.
2. Aplikasi membantu pengguna dalam merekap segala pengeluaran pegawai baik itu total pengeluaran tiap minggu atau total pengeluaran tiap proyek tiap minggu.
5.2. Saran
Beberapa saran yang dapat digunakan sebagai hasil pembahasan dan pengembangan lebih lanjut adalah sebagai berikut:
1. Untuk pengembangan ke depan, aplikasi akan dibuat versi mobile sehingga pengguna dapat menginput, merekap, dan mengakses data di mana saja.
2. Diperlukan pemeliharaan berlanjut untuk mempertahankan kejelasan dan ketepatan data.
Daftar Pustaka
[22]Rinawati, Pitri Candrawati. Sistem Informasi Absensi Karyawan Pada PT. Harja Gunatama Lestari. 2013: Vol. 7 (No.2): Halaman 96 - 105
[23]Mardi. Sistem Informasi Akuntansi. Bogor: Ghalia Indonesia. 2011. [24]Fathansyah. Basis Data. Bandung: Informatika. 2012.