• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Data

Dalam dokumen Pengaruh Likuiditas Profitabilitas Struk . (Halaman 89-97)

METODE PENELITIAN

HASIL DAN PEMBAHASAN 1.7. Analisis Deskriptrif

1.8. Alat Analisis

5.2.2. Analisis Data

5.2.2.1. Analisis Regresi Berganda

Penelitian ini menggunakan analisis linear berganda untuk menguji hipotesis, yaitu untuk mengetahui pengaruh variabel bebas yaitu ukuran perusahaan, risiko bisnis, pertumbuhan asset dan kemampulabaan. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan bantuan program SPSS. Hasil yang diperoleh selanjutnya akan diuji kemaknaan model tersebut secara simultan dan

Model Summaryb .460a .211 .141 .35869 1.769 Model 1 R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Durbin-Watson Predictors: (Constant), Ukuran Perusahaan, Struktur Aktiva,

Profitabilitas, Likuiditas a.

Dependent Variable: Struktur Modal b.

secara parsial. Koefisien regresi dilihat dari nilai unstandardized coefficient karena semua variabel independen maupun dependen memiliki skala pengukuran yang sama yaitu rasio.

Tabel 5.11

Hasil Uji Regresi Berganda

Menurut Zing (2012:2) jika data yang digunakan merupakan hasil transformasi (transformasi logaritma natural), maka model persamaan regresinya menjadi sebagai berikut:

ln Y = a + β ln x

kerena transformasi yang digunakan dalam peelitian ini adalah transformasi akar (Square root), maka model regresi adalah sebagai berikut.

SQRT(Y) = 1.674 – 0.734 SQRT(X1)+ 0.027 SQRT (X2)- 1.350 SQRT (X3) + 0.241 SQRT (X4) atau : = 1.674 - 0.734 1 + 0.027 2 - 1.350 SQRT 3 + 0.241 4 Coefficientsa 1.674 1.956 .855 .397 -.734 .229 -.471 -3.204 .002 .027 .393 .009 .068 .946 -1.350 .601 -.324 -2.245 .030 .241 .357 .090 .673 .504 (Constant) Likuiditas Profitabilitas Struktur Aktiva Ukuran Perusahaan Model 1 B Std. Error Unstandardized Coefficients Beta Standardiz ed Coefficients t Sig.

Dependent Variable: Struktur Modal a.

Selanjutnya, menurut Steele (2012 :76) mentransformasikan model ini (Square root model) kembali pada unit asli, menghasilkan model :

= a + b 1

Y = (a + b 1)2

= a2 + 2ab 1 + b2 12

Maka dalam penelitian ini, persamaan regresinya adalah sebagai berikut

= ( 1.674 - 0.734 1 + 0.027 2 - 1.350 SQRT 3 + 0.241 4 ) 2

= 2.802 + 0.539 X1 + 0.001 X2 +1.823 X3 + 0.058 X4 – 2,457 1 + 0.090 2 - 4.51 3 + 0.807 4– 0.040 + 1.982

- 0.354 – 0.073 + 0.013 + 0.651

Model persamaan regresi diatas dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Untuk nilai constanta sebesar 1.674 artinya bahwa jika variabel independen dalam penelitian ini diabaikan atau bersifat konstan, maka Struktur Modal (Y) adalah sebesar (1.674)2 atau sebesar 2.802.

2. Setiap perubahan likuiditas (X1) sementara variabel lain bernilai tetap atau

bersifat konstan, maka akan mengubah nilai Y sebesar

0.539 X1 – 2,457 1– 0.040 + 1.982 - 0.354 . Misalnya, perubahan X1 sebesar 1, akan menurunkan tingkat struktur modal (Y) sebesar 1,918.

3. Setiap perubahan profitabilitas (X2) sementara variabel lain bersifat konstan, maka akan mempengaruhi nilai tingkat struktur modal sebesar

Misalnya, perubahan nilai profibailitas (X2) sebesar 1, akan meningkatkan nilai Struktur Modal (Y) sebesar 0.091.

4. Setiap perubahan nilai struktur aktiva (X3) sementara variabel lain bersifat konstan, maka akan mempengaruhi nilai Y sebesar 1.823 X3 - 4.51 3 + 1.982 – 0.073 + 0.651 Misalnya, perubahan Struktur Aktiva (X3) sebesar 1, akan menurunkan tingkat struktur modal (Y) sebesar 2,787.

5. Setiap perubahan nilai Ukuran Perusahaan (X4) sementara variabel lain

diabaikan atau bersifat konstan, maka akan meningkatkan nilai Y sebesar

0.058 X4 + 0.807 4 - 0.354 + 0.013 + 0.651 .

Misalnya, perubahan Ukuran Perusahaan (X4) sebesar 1, Struktur modal (Y) akan meningkat sebesar 0.807.

5.2.2.2. Uji Hipotesis

1. Uji Signifikansi Simultan (Uji statistik f)

Pengujian hipotesis uji F ini digunakan untuk melihat apakah secara keseluruhan variabel bebas mempunyai pengaruh yang bermakna terhadap variabel terikat. Apabila probabilitas (signifikansi) lebih besar dari α (0,05) maka

variabel independen secara bersama-sama tidak berpengaruh terhadap variabel debt to equity ratio, tetapi jika probabilitas (signifikansi) lebih kecil dari α (0,05)

maka variabel independen secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel debt to equity ratio.

Hipotesis untuk uji Simultan adalah diduga likuiditas, profitabilitas, struktur aktiva dan ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Dari hasil pengujian simultan diperoleh sebagai berikut :

Tabel 5.12

Hasil Uji Signifikasi Simultan

Data Tabel 5.12 diatas dapat diketahui bahwa model persamaan ini memiliki nilai Fhitung sebesar 3.013 dan dengan tingkat signifikansi 0,028. Karena

memiliki signifikansi lebih kecil dari α (0,05) yaitu sebesar 0,028 menunjukkan bahwa variabel independen dalam penelitian ini secara bersama-sama (simultan) berpengaruh terhadap variabel dependen yaitu struktur modal.

Olehnya, dapat disimpulkan bahwa likuiditas, profitabilitas, struktur aktiva dan ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap struktur modal perusahaan manufaktur sektor industri konsumsi sub sektor makanan & minuman di Bursa Efek Indonesia. Dengan demikian, hipotesis pertama diterima.

Analisis determinasi atau biasa disebut Rsquare dalam regresi linear berganda digunakan untuk mengetahui persentase sumbangan pengaruh antara variabel independen (X1, X2, X3 dan X4) secara simultan terhadap variabel dependen (Y). Nilai koefisien determinasi adalah diantara nol dan satu. Adapun hasil perhitungan dapat dilihat pada Tabel di bawah ini:

ANOVAb 1.551 4 .388 3.013 .028a 5.790 45 .129 7.340 49 Regression Residual Total Model 1 Sum of

Squares df Mean Square F Sig.

Predictors: (Cons tant), Ukuran Perusahaan, Struktur Aktiva, Profitabilitas , Likuiditas a.

Dependent Variable: Struktur Modal b.

Tabel 5.13 Hasil Uji Determinasi

Pada Tabel 5.13 menunjukkan bahwa koefisien determinasi yang ditunjukkan dari nilai adjusted RSquare sebesar 0,141. Hal ini berarti bahwa 14.1% variabel dependen yaitu struktur modal dapat dijelaskan oleh empat variabel independen yaitu likuiditas, profitabilitas, struktur aktiva dan ukuran perusahaan, sedangkan sisanya sebesar 85,9% yang berarti bahwa struktur modal dijelaskan oleh variabel atau sebab-sebab lainnya diluar model.

2. Uji Signifikansi Parsial (Uji statistik t)

Uji signifikansi parsial (uji t) dimaksudkan untuk menguji signifikansi pengaruh masing-masing variabel independen (Xi) terhadap variabel dependen (Y). Uji statistik t digunakan untuk menguji hipotesis kedua sampai dengan hipotesis kelima. Untuk lebih jelasnya, pengujian hipotesis pengaruh dari keempat variabel independen tersebut terhadap struktur modal adalah sebagai berikut : 1) Pengujian Hipotesis 2

H2 : Likuiditas berpengaruh signifikan terhadap struktur modal perusahaan manufaktur sektor industri konsumsi sub sektor makanan & minuman di Bursa Efek Indonesia.

Berdasarkan Tabel 5.14 didapatkan hasil pada variabel likuiditas dengan nilai t = - 3,204 dengan probabilitas sebesar 0,02. Nilai signifikansi lebih rendah dari 0,05 menunjukkan bahwa variabel likuiditas memiliki pengaruh yang

Model Summaryb .460a .211 .141 .35869 Model 1 R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Es timate Predic tors: (Constant), Ukuran Perusahaan, Struktur Aktiva, Profitabilitas, Likuiditas

a.

Dependent Variable: Struktur Modal b.

signifikan terhadap struktur modal. Dengan demikian berarti bahwa hipotesis 2 diterima.

2) Pengujian Hipotesis 3

H3 : Profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap struktur modal perusahaan manufaktur sektor industri konsumsi sub sektor makanan & minuman di Bursa Efek Indonesia.

Berdasarkan Tabel 5.14 pada variabel profitabilitas, diperoleh nilai t = 0,68 dengan probabilitas sebesar 0,946. Nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 membuktikan bahwa variabel profitabilitas tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap struktur modal. Dengan demikian berarti bahwa hipotesis 3 tidak terbukti.

3) Pengujian Hipotesis 4

H4 : Struktur aktiva berpengaruh signifikan terhadap struktur modal perusahaan manufaktur sektor industri konsumsi sub sektor makanan & minuman di Bursa Efek Indonesia.

Pada Tabel 5.14 didapatkan hasil pada variabel struktur aktiva dengan nilai t = -2.245 dengan probabilitas sebesar 0.030. Nilai signifikansi yang diperoleh lebih rendah dari 0,05 membuktikan bahwa variabel struktur aktiva memiliki pengaruh yang signifikan terhadap struktur modal. Dengan demikian berarti bahwa hipotesis 4 diterima.

4) Pengujian Hipotesis 5

H5 : Ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap struktur modal perusahaan manufaktur sektor industri konsumsi sub sektor makanan & minuman di Bursa Efek Indonesia.

.Tabel 5.14 menunjukan bahwa pada variabel ukuran perusahaan diperoleh nilai t sebesar 0,673 dengan signifikansi sebesar 0.504. nilai signifikansi yang diperoleh lebih sebar dari pada 0,05 membuktikan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Olehnya, hipotesis 5 ditolak.

Tabel 5.14

Hasil Uji Signifikansi Parsial

Selanjutnya, guna memperjelas hasil pengujian seluruh hipotesis penelitian, maka hasil pengujian hipotesis penelitian ditampilan pada Tabel 5.15 berikut. Coefficientsa 1.674 1.956 .855 .397 -.734 .229 -.471 -3.204 .002 .027 .393 .009 .068 .946 -1.350 .601 -.324 -2.245 .030 .241 .357 .090 .673 .504 (Constant) Likuiditas Profitabilitas Struktur Aktiva Ukuran Perusahaan Model 1 B Std. Error Unstandardized Coefficients Beta Standardiz ed Coefficients t Sig.

Dependent Variable: Struktur Modal a.

Tabel 5.15 Hasil Uji Hipotesis

Hipotesis Nilai

Signifikansi

Standar

Signifikansi Keterangan H1 Likuiditas, profitabilitas, struktur aktiva dan

ukuran Perusahaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap struktur modal perusahaan manufaktur sektor industri konsumsi sub sektor makanan & minuman di Bursa Efek Indonesia.

0.028 0.05 Diterima /

Signifikan

H2 Likuiditas berpengaruh signifikan terhadap struktur modal perusahaan manufaktur sektor industri konsumsi sub sektor makanan & minuman di Bursa Efek Indonesia.

0.002 0.05 Diterima /

Signifikan

H3 Profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap struktur modal perusahaan manufaktur sektor industri konsumsi sub sektor makanan & minuman di Bursa Efek Indonesia.

0.946 0.05

Ditolak / Tidak Signifikan

H4 Struktur aktiva berpengaruh signifikan terhadap struktur modal perusahaan manufaktur sektor industri konsumsi sub sektor makanan & minuman di Bursa Efek Indonesia.

0.030 0.05 Ditolak/

Signifikan

H5 Ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap struktur modal perusahaan manufaktur sektor industri konsumsi sub sektor makanan & minuman di Bursa Efek Indonesia.

0.0504 0.05

Ditolak / Tidak Signifikan

Sumber: hasil penelitian

1.9.Pembahasan

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, penelitian ini menunjukkan bahwa struktur modal dapat dijelaskan oleh likuiditas, profitabilitas, struktur aktiva dan ukuran perusahaan. Selanjutnya akan dilakukan pembahasan hasil dari analisis tersebut.

1.3.1. Pengaruh Likuiditas, Profitabilitas, Struktur Aktiva dan Ukuran

Dalam dokumen Pengaruh Likuiditas Profitabilitas Struk . (Halaman 89-97)

Dokumen terkait