BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.2. Deskripsi Data
4.2.2. Analisis Data
Jenis dan Analisis Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, maka data yang diperoleh tidak hanya berbentuk pernyataan dari hasil penyebaran kuesioner, melainkan ditampilkan dari hasil penelitian yang berbentuk angka yang kemudian diolah. Skala yang dipakai dalam kuesioner adalah skala ordinal, dimana pilihan jawaban terdiri atas 4 item yang memiliki option berbeda akan tetapi memiliki poin yang sama antara pertanyaan 1 (satu) sampai dengan 40 (empat puluh), yaitu option STS bernilai 1, TS bernilai 2, BS bernilai 3, S bernilai 4, SS bernilai 5. Dengan Asumsi semakin tinggi nilai yang diperoleh dari kuesioner, maka semakin baik pula pada Efektivitas Komunikasi Antarpribadi, pada penelitian ini peneliti menggunakan keterbukaan (openness), empati (empathy), sikap mendukung (supportiveness), sikap positif (positiveness), dan kesetaraan (equality) Devito (2011:286-291). Pengambilan data dari hasil yang diperoleh responden melalui kuesioner mengenai tanggapan responden tentang Efektivitas Komunikasi Antarpribadi yang terdiri dari 26 butir pernyataan yang diisi oleh 87 responden tersebut. dari 26 butir pernyataan yang dapat dilihat pada uraian berikut ini :
Tabel 4.4
Kesan yang kuat terhadap komunikasi
NO JENIS
TANGGAPAN
JUMLAH
FREKUENSI PERSENTASE
1 Sangat Tidak Setuju 0 0,00%
2 Tidak Setuju 0 0,00%
3 Ragu-ragu 13 14,94%
4 Setuju 55 63,22%
5 Sangat Setuju 19 21,84%
Total Soal 87 100,00%
Sumber : Diolah oleh penulis berdasarkan pertanyaan nomor 1, 2014
Berdasarkan dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa terdapat responden yang menyatakan sangat setuju 19 responden ada 21,84%, menyatakan setuju 55 responden ada 63,22%, menyatakan ragu-ragu 13 responden ada 14,94% dan sisanya menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju 0 responden ada 0%. Hal ini menunjukan bahwa hasil penyataan dalam tabel 4.4 termasuk dalam kategori besar mengenai pernyataan bahwa penyampaian kesan yang kuat terhadap komunikasi. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden setuju dengan pernyataan bahwa penyampaian kesan yang kuat terhadap komunikasi. Menurut Agus M. Hardjana memiliki perilaku spontan yang dilakukan karena desakan emosi dan tanpa sensor serta revisi ecara kognitif artinya keadaan fasilitator saat berkomunikasi dengan masyarakat terkait programnya memberikan keyakinan positif kepada masyarakat dalam setiap pertemuan, contoh musyawarah rencana pembangunan desa (musrenbangdes).
Tabel 4.5
Faktor emosional (bersemangat, ceria) di dalam pekerjaan
NO JENIS
TANGGAPAN
JUMLAH
FREKUENSI PERSENTASE
1 Sangat Tidak Setuju 0 0,00%
2 Tidak Setuju 1 1,15%
3 Ragu-ragu 34 39,08%
4 Setuju 31 35,63%
5 Sangat Setuju 21 24,14%
Total Soal 87 100,00%
Sumber : Diolah oleh penulis berdasarkan pertanyaan nomor 2, 2014
Berdasarkan dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa terdapat responden yang menyatakan sangat setuju 21 responden ada 24,14%, menyatakan setuju 31 responden ada 35,63%, menyatakan ragu-ragu 34 responden ada 39,08%, menyatakan tidak setuju 1 responden ada 1,15% dan sisanya menyatakan sangat tidak setuju 0 responden ada 0%. Hal ini menunjukan bahwa hasil penyataan dalam tabel 4.5 termasuk dalam kategori ragu mengenai pernyataan bahwa faktor emosional yang terlibat dalam pekerjaan. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden ragu-ragu dengan pernyataan bahwa aktifitas bekerja lebih melibatkan faktor emosional (bersemangat, ceria). Hal ini dibuktikan dengan keadaan yang tidak baik/sedang mempunyai masalah pribadi sehingga mudah memancing sikap malas terhadap suasana pekerjaan di lapangan yang mendorong Fasilitator mempunyai komunikasi yang kurang efektif pada saat sosialisasi ke masyarakat mengenai Program Gerbang Ratu dan kegiatan lainnya, padahal seharusnya disaat bekerja seseorang harus profesional dan yakin terhadap sikap faktor emosional yang di alaminya. Hal ini memiliki perilaku spontan yang dilakukan karena desakan emosi dan tanpa sensor serta revisi secara kognitif.
Tabel 4.6
Fasilitator yang bertugas selalu memberikan informasi terbaru
NO JENIS
TANGGAPAN
JUMLAH
FREKUENSI PERSENTASE
1 Sangat Tidak Setuju 0 0,00%
2 Tidak Setuju 16 18,39%
3 Ragu-ragu 44 50,57%
4 Setuju 25 28,74%
5 Sangat Setuju 2 2,30%
Total Soal 87 100,00%
Sumber : Diolah oleh penulis berdasarkan pertanyaan nomor 3, 2014
Berdasarkan dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa terdapat responden yang menyatakan sangat setuju 2 responden ada 2,30%, menyatakan setuju 25 responden ada 28,74%, menyatakan ragu-ragu 44 responden ada 50,57%, menyatakan tidak setuju 16 responden ada 18,39% dan sisanya menyatakan sangat tidak setuju 0 responden ada 0%. Hal ini menunjukan bahwa hasil penyataan dalam tabel 4.6 termasuk dalam kategori ragu mengenai pernyataan bahwa fasilitator yang bertugas dari kabupaten dan kecamatan selalu memberikan informasi terbaru. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden ragu-ragu dengan pernyataan bahwa fasilitator yang bertugas dari kabupaten dan kecamatan selalu memberikan informasi terbaru mengenai pekerjaan maupun luar pekerjaan. Hal ini dibuktikan dengan setiap informasi seputar arahan, berita seputar kegiatan di kecamatan lain, yang disampaikan dalam forum komunikasinya masih tidak efektif atau belum benar yang dilontarkan fasilitator pada lingkup sehari-hari. Menurut Agus M. Hardjana hal ini menjadi perilaku sadar karena dianggap sesuai dengan situasi yang ada menimbulkan sikap terbuka, saling menghargai saling mengembangkan kualitas
hubungan antarpribadi yang menjalin komunikasi, tetapi kenyataannya komunikasi yang dsampaikan fasilitator kurang efektif menurut responden.
Tabel 4.7
Fasilitator memberikan arahan dengan cara berkomunikasi yang terbuka
NO JENIS
TANGGAPAN
JUMLAH
FREKUENSI PERSENTASE
1 Sangat Tidak Setuju 0 0,00%
2 Tidak Setuju 6 6,90%
3 Ragu-ragu 15 17,24%
4 Setuju 51 58,62%
5 Sangat Setuju 15 17,24%
Total Soal 87 100,00%
Sumber : Diolah oleh penulis berdasarkan pertanyaan nomor 4, 2014
Berdasarkan dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa terdapat responden yang menyatakan sangat setuju 15 responden ada 17,24% menyatakan setuju 51 responden ada 58,62%, menyatakan ragu-ragu 15 responden ada 17,24%, menyatakan tidak setuju 6 responden ada 6,90% dan sisanya menyatakan sangat tidak setuju 0 responden ada 0%. Hal ini menunjukan bahwa hasil penyataan dalam tabel 4.7 termasuk dalam kategori Setuju mengenai pernyataan bahwa fasilitator memberikan arahan dengan cara berkomunikasi yang terbuka. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden setuju dengan pernyataan bahwa fasilitator memberikan arahan dengan cara berkomunikasi yang terbuka. Ditinjau dari komunikasi pembangunan seorang komunikator yang harus memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menyebarluaskan pesan yang menunjukkan dengan gaya fasilitator yang selalu memberikan arahan yang terbuka dan jujur sebagai penggerak kegiatan di kecamatan.
Tabel 4.8
Respon baik dan buruk terhadap diri fasilitator
NO JENIS
TANGGAPAN
JUMLAH
FREKUENSI PERSENTASE
1 Sangat Tidak Setuju 0 0,00%
2 Tidak Setuju 1 1,15%
3 Ragu-ragu 11 12,64%
4 Setuju 68 78,16%
5 Sangat Setuju 7 8,05%
Total Soal 87 100,00%
Sumber : Diolah oleh penulis berdasarkan pertanyaan nomor 5, 2014
Berdasarkan dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa terdapat responden yang menyatakan sangat setuju 7 responden ada 8,05%, menyatakan setuju 68 responden ada 78,16%, menyatakan ragu-ragu 11 responden ada 12,64%, menyatakan tidak setuju 1 responden ada 1,15% dan sisanya menyatakan sangat tidak setuju 0 responden ada 0%. Hal ini menunjukan bahwa hasil penyataan dalam tabel 4.8 termasuk dalam kategori Setuju mengenai pernyataan bahwa Respon baik dan buruk terhadap diri fasilitator. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden setuju dengan pernyataan bahwa Respon baik dan buruk terhadap diri fasilitator. Hal ini menunjukkan dengan kegiatan masyarakat yang membutuhkan fasilitator saat keadaan mendesak dan siap terjun langsung dan membantu dalam kegiatan kelompok simpan pinjam perempuan dengan dampak pekerjaan yang di rasakan oleh masyarakat dan sesama rekannya akan terlihat nyata dengan hasil baik atau buruk. Kaitannya di atas yang dikemukakan oleh Agus M. Hardjana yaitu mampu mengambil tindakan yang berguna bagi kita untuk mencapai tujuan komunikasi kita dengan kinerja fasilitator terlihat.
Tabel 4.9
Tanggapan fasilitator dalam respon dan keluhan Informasi Publik untuk kepentingan bersama
NO JENIS
TANGGAPAN
JUMLAH
FREKUENSI PERSENTASE
1 Sangat Tidak Setuju 0 0,00%
2 Tidak Setuju 1 1,15%
3 Ragu-ragu 6 6,90%
4 Setuju 46 52,87%
5 Sangat Setuju 34 39,08%
Total Soal 87 100,00%
Sumber : Diolah oleh penulis berdasarkan pertanyaan nomor 6, 2014
Berdasarkan dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa terdapat responden yang menyatakan sangat setuju 34 responden ada 39,08%, menyatakan setuju 46 responden ada 52,87%, menyatakan ragu-ragu 6 responden ada 6,90%, menyatakan tidak setuju 1 responden ada 1,15% dan sisanya menyatakan sangat tidak setuju 0 responden ada 0%. Hal ini menunjukan bahwa hasil penyataan dalam tabel 4.9 termasuk dalam kategori Setuju mengenai pernyataan bahwa Tanggapan fasilitator dalam respon dan keluhan informasi publik untuk kepentingan bersama. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden setuju dengan pernyataan bahwa tanggapan fasilitator dalam respon dan keluhan informasi publik untuk kepentingan bersama. Hal ini menunjukkan bahwa dengan adanya sosialisasi dan penyebaran informasi melalui forum Musyawarah antar desa di Kecamatan dan Musyawarah Desa di Desa, fasilitator cepat tanggap dalam penyampaian komunikasi terhadap respon dan keluhan dari masyarakat dan rekannya, lalu setelah sosialisasi selesai, tindak lanjut hasil dari forum akan dimuat dalam media massa/surat kabar dengan
bertujuan informasi yang berjalan diketahui oleh semua orang. Kaitannya di atas yang dikemukakan oleh Onong Uchjana Effendy yaitu komunikasi sangat dekat dengan kehidupan, setiap manusia yang hidup pasti berkomunikasi dengan tujuan komunikasi ikut serta dan partisipasi dalam komunikasi dengan orang lain.
Tabel 4.10
Jawaban atas pertanyaan dari masyarakat
NO JENIS
TANGGAPAN
JUMLAH
FREKUENSI PERSENTASE
1 Sangat Tidak Setuju 25 28,74%
2 Tidak Setuju 43 49,43%
3 Ragu-ragu 16 18,39%
4 Setuju 3 3,45%
5 Sangat Setuju 0 0.00%
Total Soal 87 100,00%
Sumber : Diolah oleh penulis berdasarkan pertanyaan nomor 7, 2014
Berdasarkan dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa terdapat responden yang menyatakan sangat setuju 0 responden ada 0%, menyatakan setuju 3 responden ada 3,45%, menyatakan ragu-ragu 16 responden ada 18,39%, menyatakan tidak setuju 43 responden ada 49,43% dan sisanya menyatakan sangat tidak setuju 25 responden ada 28,74%. Hal ini menunjukan bahwa hasil penyataan dalam tabel 4.10 termasuk dalam kategori tidak setuju mengenai pernyataan bahwa jawaban atas pertanyaan dari masyarakat. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden tidak setuju dengan pernyataan bahwa jawaban atas pertanyaan dari masyarakat terhadap fasilitator. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat di wilayah kabupaten serang masih belum puas dengan komunikasi yang diberikan fasilitator kepada masyarakat, karena fasilitator sendiri mempunyai masalah pribadi sehingga jawaban seputar kegiatan
PNPM Mandiri Perdesaan tidak jelas di informasikan pada beberapa kec. seperti baros, pabuaran dan pamarayan. Kaitannya di atas yang dikemukakan oleh Agus M. Hardjana yaitu komunikasi yang aktif bukan pasif, komunikasi antarpribadi bukan hanya komunikasi dari pengirim kepada penerima pesan dan sebaliknya melainkan komunikasi timbal balik antara pengirim dan penerima pesan.
Tabel 4.11
Partisipasi fasilitator dalam berkomunikasi dengan masyarakat
NO JENIS
TANGGAPAN
JUMLAH
FREKUENSI PERSENTASE
1 Sangat Tidak Setuju 0 0,00%
2 Tidak Setuju 0 0,00%
3 Ragu-ragu 0 0,00%
4 Setuju 40 45,98%
5 Sangat Setuju 47 54,02%
Total Soal 87 100,00%
Sumber : Diolah oleh penulis berdasarkan pertanyaan nomor 8, 2014
Berdasarkan dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa terdapat responden yang menyatakan sangat setuju 47 responden ada 54,02%, menyatakan setuju 40 responden ada 45,98%, menyatakan ragu-ragu 0 responden ada 0%, menyatakan tidak setuju 0 responden ada 0% dan sisanya menyatakan sangat tidak setuju 0 responden ada 0%. Hal ini menunjukan bahwa hasil penyataan dalam tabel 4.11 termasuk dalam kategori sangat setuju mengenai pernyataan bahwa partisipasi fasilitator dalam berkomunikasi dengan masyarakat. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden sangat setuju dengan pernyataan bahwa partisipasi fasilitator dalam berkomunikasi dengan masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa fasilitator berperan aktif pada saat tugas
menyampaikan komunikasi searah, partisipasi dengan masyarakat setiap sosialisasi musyawarah desa, melakukan kesempatan masyarakat dan fasilitator saling berkomunikasi. Kaitannya di atas yang dikemukakan oleh Rakhmat Jalaludin berpendapat pola komunikasi mempunyai efek yang berlainan pada hubungan antarpribadi maka makin sering orang melakukan komunikasi dengan orang lain makin baik hubungannya.
Tabel 4.12
Gaya komunikasi non verbal (gerak tubuh, bahasa dan tulisan) fasilitator
NO JENIS
TANGGAPAN
JUMLAH
FREKUENSI PERSENTASE
1 Sangat Tidak Setuju 1 1,15%
2 Tidak Setuju 31 35,63%
3 Ragu-ragu 38 43,68%
4 Setuju 16 18,39%
5 Sangat Setuju 1 1,15%
Total Soal 87 100,00%
Sumber : Diolah oleh penulis berdasarkan pertanyaan nomor 9, 2014
Berdasarkan dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa terdapat responden yang menyatakan sangat setuju 1 responden ada 1,15%, menyatakan setuju 16 responden ada 18,39%, menyatakan ragu-ragu 38 responden ada 43,68%, menyatakan tidak setuju 31 responden ada 35,63% dan sisanya menyatakan sangat tidak setuju 1 responden ada 1,15%. Hal ini menunjukan bahwa hasil penyataan dalam tabel 4.12 termasuk dalam kategori Ragu-ragu mengenai pernyataan bahwa gaya komunikasi non verbal fasilitator. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden ragu-ragu dengan pernyataan bahwa gaya komunikasi non verbal fasilitator. Hal ini menunjukkan bahwa fasilitator melakukan komunikasi non verbal di tempat bekerja, tanpa di sadari komunikasi
yang dilakukan tidak tepat sasaran, dalam kegiatan musrenbangdes seharusnya komunikasi yang dilakukan dengan cara verbal/langsung karena masyarakat cenderung masih muda. Kaitannya di atas sesuai dengan tujuan PNPM Mandiri Perdesaan yang meliputi mendorong terbentuk dan berkembangnya kerjasama antar desa dalam pengelolaan pembangunan dan kemungkinan tidak ragu dengan terjadinya komunikasi antarpribadi sebagai komunikasi antara orang-orang secara tatp muka, yang memungkinkan setiap pesertanya menangkap reaksi orang lain secara langsung kutipan dari Deddy Mulyana.
Tabel 4.13
Pertemuan selalu melakukan gaya simbolik (salam dan berjabatan tangan)
NO JENIS
TANGGAPAN
JUMLAH
FREKUENSI PERSENTASE
1 Sangat Tidak Setuju 0 0,00%
2 Tidak Setuju 21 24,14%
3 Ragu-ragu 57 65,52%
4 Setuju 8 9,20%
5 Sangat Setuju 1 1,15%
Total Soal 87 100,00%
Sumber : Diolah oleh penulis berdasarkan pertanyaan nomor 10, 2014
Berdasarkan tabel tersebut di atas dapat dilihat bahwa terdapat responden yang menyatakan sangat setuju 1 responden ada 1,15%, menyatakan setuju 8 responden ada 9,20%, menyatakan ragu-ragu 57 responden ada 65,52%, menyatakan tidak setuju 21 responden ada 24,14% dan sisanya menyatakan sangat tidak setuju 0 responden ada 0%. Hal ini menunjukan bahwa hasil penyataan dalam tabel 4.13 termasuk dalam kategori Ragu-ragu mengenai pernyataan bahwa gaya komunikasi non verbal fasilitator. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden ragu-ragu dengan pernyataan bahwa
gaya komunikasi non verbal fasilitator. Hal ini menunjukkan bahwa fasilitator melakukan kebiasaan berjabat tangan dan salam hanya sepintas, keinginan dari responden harus ada penyampaian pesan komunikasi dan membahas program kerjasehingga tidak berjumpa dengan terburu-buru. Kaitannya di atas yang dikemukakan oleh Rakhmat Jalaludin berpendapat pola komunikasi mempunyai efek yang berlainan pada hubungan antarpribadi maka makin sering orang melakukan komunikasi dengan orang lain makin baik hubungannya..
Tabel 4.14
Motivasi pekerjaan untuk lebih semangat kepada fasilitator dan masyarakat
NO JENIS
TANGGAPAN
JUMLAH
FREKUENSI PERSENTASE
1 Sangat Tidak Setuju 0 0,00%
2 Tidak Setuju 21 24,14%
3 Belum Memutuskan 9 10,34%
4 Setuju 48 55,17%
5 Sangat Setuju 9 10,34%
Total Soal 87 100,00%
Sumber : Diolah oleh penulis berdasarkan pertanyaan nomor 11, 2014
Berdasarkan tabel tersebut di atas dapat dilihat bahwa terdapat responden yang menyatakan sangat setuju 9 responden ada 10,34%, menyatakan setuju 48 responden ada 55,17%, menyatakan ragu-ragu 9 responden ada 10,34%, menyatakan tidak setuju 21 responden ada 24,14% dan sisanya menyatakan sangat tidak setuju 0 responden ada 0%. Hal ini menunjukan bahwa hasil penyataan dalam tabel 4.14 termasuk dalam kategori setuju mengenai pernyataan bahwa motivasi pekerjaan untuk lebih semangat kepada fasilitator dan masyarakat. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden setuju dengan pernyataan bahwa motivasi pekerjaan untuk lebih semangat kepada
fasilitator dan masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa saat bekerja di lingkungan kantor upk selalu sama-sama memberikan semangat dan motivasi kerja kepada setiap pegawai, baik fasilitator ke masyarakat bahkan sebaliknya, komunikasi yang terjadi selalu menimbulkan kesan yang kuat, karena berdampak dalam bekerja lebih disiplin.
Tabel 4.15
Kesulitan pekerjaan yang dimotivasi oleh fasilitator
NO JENIS
TANGGAPAN
JUMLAH
FREKUENSI PERSENTASE
1 Sangat Tidak Setuju 0 0,00%
2 Tidak Setuju 0 0,00%
3 Ragu-ragu 0 0,00%
4 Setuju 36 41,38%
5 Sangat Setuju 51 58,62%
Total Soal 87 100,00%
Sumber : Diolah oleh penulis berdasarkan pertanyaan nomor 12, 2014
Berdasarkan dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa terdapat responden yang menyatakan sangat setuju 51 responden ada 58,62%, menyatakan setuju 36 responden ada 41,38%, menyatakan ragu-ragu 0 responden ada 0%, menyatakan tidak setuju 0 responden ada 0% dan sisanya menyatakan sangat tidak setuju 0 responden ada 0%. Hal ini menunjukan bahwa hasil penyataan dalam tabel 4.15 termasuk dalam kategori sangat setuju mengenai pernyataan bahwa kesulitan pekerjaan bagi rekan dan masyarakat yang di motivasi oleh fasilitator. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden sangat setuju dengan pernyataan bahwa kesulitan pekerjaan bagi rekan dan masyarakat yang di motivasi oleh fasilitator. Hal ini menunjukkan bahwa peranan penting motivasi fasilitator bagi rekan dan masyarakat, pada kegiatan membangun
sarana dan prasarana (masjid) mempunyai kendala dan masalah yang terjadi saat itu, dengan adanya fasilitator yang memperhatikan aktifitas masyarakat yang sedang melakukan pekerjaan tersebut, fasilitator memberikan motivasi dan membantu masyarakat yang sulit menyelesaikan pekerjaannya sehinggapekerjaan mudah di selesaikan.
Tabel 4.16
Saran dan masukan bila terjadi hambatan yang sulit dipecahkan
NO JENIS
TANGGAPAN
JUMLAH
FREKUENSI PERSENTASE
1 Sangat Tidak Setuju 0 0,00%
2 Tidak Setuju 0 0,00%
3 Ragu-ragu 0 0,00%
4 Setuju 31 35,63%
5 Sangat Setuju 56 64,37%
Total Soal 87 100,00%
Sumber : Diolah oleh penulis berdasarkan pertanyaan nomor 13, 2014
Berdasarkan dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa terdapat responden yang menyatakan sangat setuju 56 responden ada 64,37%, menyatakan setuju 31 responden ada 35,63%, menyatakan ragu-ragu 0 responden ada 0%, menyatakan tidak setuju 0 responden ada 0% dan sisanya menyatakan sangat tidak setuju 0 responden ada 0%. Hal ini menunjukan bahwa hasil penyataan dalam tabel 4.16 termasuk dalam kategori sangat setuju mengenai pernyataan bahwa Saran dan masukan bila terjadi hambatan yang sulit dipecahkan sesama fasilitator. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden sangat setuju dengan pernyataan bahwa saran dan masukan bila terjadi hambatan yang sulit dipecahkan sesama fasilitator . Hal ini menunjukkan bahwadari kegiatan musyawarah di lingkungan kecamatan yang membahas dana bantuan 1
milyar mendapatkan kendala, dari rencana anggaran belanja (rab) harus di buat seperti apa,di sinilah peran fasilitator memberikan saran dan masukan sehingga komunikasi yang disampaikannya mudah di mengerti oleh rekan dan orang-orang yang terlibat di dalamnya.
. Tabel 4.17
Komunikasi sesama fasilitator tidak harmonis, dengan hal ini butuh dukungan pimpinan
NO JENIS
TANGGAPAN
JUMLAH
FREKUENSI PERSENTASE
1 Sangat Tidak Setuju 0 0,00%
2 Tidak Setuju 3 3,45%
3 Ragu-ragu 52 59,77%
4 Setuju 29 33,33%
5 Sangat Setuju 3 3,45%
Total Soal 87 100,00%
Sumber : Diolah oleh penulis berdasarkan pertanyaan nomor 14, 2014
Berdasarkan dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa terdapat responden yang menyatakan sangat setuju 3 responden ada 3,45%, menyatakan setuju 29 responden ada 33,33%, menyatakan ragu-ragu 52 responden ada 59,77%, menyatakan tidak setuju 3 responden ada 3,45% dan sisanya menyatakan sangat tidak setuju 0 responden ada 0%. Hal ini menunjukan bahwa hasil penyataan dalam tabel 4.17 termasuk dalam kategori ragu-ragu mengenai pernyataan bahwa Komunikasi sesama fasilitator tidak harmonis, dengan hal ini butuh dukungan pimpinan. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden ragu-ragu dengan pernyataan bahwa Komunikasi sesama fasilitator tidak harmonis, dengan hal ini butuh dukungan pimpinan. Hal ini menunjukkan bahwa fasilitator dengan fasilitator kecamatan lainnya jarang melakukan
komunikasi mengenai pekerjaan di kecamatan masing-masing atau berbagi pengalaman, fasilitator hanya mementingkan kegiatan di kecamatan sendiri dan fokus kepada pekerjaan yang ada, dalam hal ini sebaiknya pelaku PNPM Mandiri Perdesaan yang ada di Provinsi dan Kabupaten harus memberikan aktifitas rutin kepadafasilitator di kecamatan dengan fasilitator lainnyasaling terjaga dengan melakukan rapat rutinitas dalahal evaluasi program PNPM Mandiri Perdesaan, sehingga pada rapat tersebut terjalin komunikasi yang harmonis dan mempererat tali silaturahmi.
Tabel 4.18
Jawaban fasilitator yang interaktif seputar kegiatan
NO JENIS
TANGGAPAN
JUMLAH
FREKUENSI PERSENTASE
1 Sangat Tidak Setuju 0 0,00%
2 Tidak Setuju 0 0,00%
3 Belum Memutuskan 13 14,94%
4 Setuju 55 63,22%
5 Sangat Setuju 19 21,84%
Total Soal 87 100,00%
Sumber : Diolah oleh penulis berdasarkan pertanyaan nomor 15, 2014
Berdasarkan tabel tersebut di atas dapat dilihat bahwa terdapat responden yang menyatakan sangat setuju 19 responden ada 21,84%, menyatakan setuju 55 responden ada 63,22%, menyatakan ragu-ragu 13 responden ada 14,94%, menyatakan tidak setuju 0 responden ada 0% dan sisanya menyatakan sangat tidak setuju 0 responden ada 0%. Hal ini menunjukan bahwa hasil penyataan dalam tabel 4.18 termasuk dalam kategori setuju mengenai pernyataan bahwa jawaban failitator yang interaktif seputar kegiatan yang dilaksanakan. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden setuju dengan
pernyataan bahwa jawaban failitator yang interaktif seputar kegiatan yang dilaksanakan. Hal ini menunjukkan bahwa selama kegiatan program gerbang ratu berjalan pihak masyarakat dan wartawan pula ikut berpartisipasi untuk mengekspos tentang gerbang ratu, jadi fasilitator dengan caranya yang interaktif dan jujur memberikan informasi secara terbuka.
Tabel 4.19
Fasilitator dalam memberikan informasi baik seputar kegiatan yang sedang dilaksanakan
NO JENIS
TANGGAPAN
JUMLAH
FREKUENSI PERSENTASE
1 Sangat Tidak Setuju 0 0,00%
2 Tidak Setuju 1 1,15%
3 Ragu-ragu 34 39,08%
4 Setuju 31 35,63%
5 Sangat Setuju 21 24,14%
Total Soal 87 100,00%
Sumber : Diolah oleh penulis berdasarkan pertanyaan nomor 16, 2014
Berdasarkan dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa terdapat responden yang menyatakan sangat setuju 21 responden ada 24,14%, menyatakan setuju 31 responden ada 35,63%, menyatakan ragu-ragu 34 responden ada 39,08%, menyatakan tidak setuju 1 responden ada 1,15% dan sisanya menyatakan sangat tidak setuju 0 responden ada 0%. Hal ini menunjukan bahwa hasil penyataan dalam tabel 4.19 termasuk dalam kategori ragu-ragu mengenai pernyataan bahwa fasilitator dalam memberikan informasi baik seputar kegiatan yang sedang dilaksanakan. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden ragu-ragu dengan pernyataan bahwa Fasilitator dalam memberikan informasi baik seputar kegiatan yang sedang dilaksanakan. Hal ini
menunjukkan bahwa selama kegiatan program gerbang ratu berjalan dengan kondisi fasilitator yang memberikan infomasi apapun dengan baik, malah di tentang oleh rekan dan masyarakat, penyebab ini karena kekhawatiran rekan dan masyarakat yang menilai fasilitator jarang di tempat kerja. Seharusnya hal seperti ini fasilitator selalu adadi tempat pada saat jam bekerja, sehingga informasi apapun mudah di informasikan dengan baik.
Tabel 4.20
Fasilitator dapat terjun langsung bekerja di luar bidangnya saat situasi membutuhkan tenaga dan pikiran