• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Data Informan

Dalam dokumen Motivasi anak bermain ketoprak (Halaman 48-96)

a. Kebutuhan Fisiologis

Kebutuhan Fisiologis Informan 1 dapat terpenuhi dari keterlibatannya di dunia ketoprak. Hal ini ditunjukan dimana Andi pernah berpikir imbalan yang ia dapat bisa menjadi tambahan untuk uang sakunya. Selain itu, fasilitas seperti konsumsi saat latihan juga menunjang dirinya saat latihan karena tenaganya terkuras saat latihan. Reaksi psikologi yang muncul saat informan 1 ditanyai mengenai dorongan untuk bermain ketoprak berupa imbalan adalah nampak sedikit malu untuk mengakui. Hak tersebut nampak dari bagaimana informan menjawab secara singkat dan dengan volume suara kecil.

b. Kebutuhan akan Rasa Aman

Informan 1 telah mencapai kebutuhan akan rasa aman yang ditunjukan dengan relasi informan 1 dengan temannya yang juga bermain ketoprak. Relasi yang terjalin dengan teman-temannya menggambarkan bila informan 1 merasa nyaman dan aman ketika bersama dengan teman-teman yang juga bermain ketoprak. Berdasarkan data yang didapat, saat bermain ketoprak informan 1 tidak lagi mementingkan berapa jumlah imbalah yang akan dia dapat karena baginya yang terpenting adalah kebersamaannya dengan teman-temannya. Bahkan, informan 1 tidak mementingkan ia akan mendapat imbalan atau tidak dari bermain ketoprak. Lebih pentingnya kebersamaan dengan teman-temannya menunjukkan bila informan 1 merasa nyaman dan aman ketika bersama dengan mereka.

Ketoprak bagi informan 1 bukan sekedar menjadi sarana baginya untuk menampilkan diri, akan tetapi juga sebagai sarana untuk bersosialisasi. Dengan terlibat dalam ketoprak, informan 1 bisa mencari dan mendapatkan teman baru. Informan 1 mengakui bila ia selalu merasa aman dan nyaman ketika berada bersama dengan teman-temannya. Mendapatkan teman baru membuat informan 1 semakin memiliki banyak teman, sehingga membuat informan 1 merasa semakin merasa aman dan nyaman.

Ketika informan 1 berada bersama teman-temannya, ia selalu merasakan senang. Jarang terjadi konflik antara informan 1 dengan teman-temannya. Ia dan teman-temamnnya selalu berbagi dan tertawa bersama. Saat informan 1 dan teman-tamannya melaksanakan kegiatan latihan ketoprak, mereka berusaha membuat suasana menjadi seru dengan saling membuat guyonan. Di luar kegiatan latihan ketoprak, informan 1 dan teman-temannya saling mengunjungi rumah satu sama lain dan mengadakan kegiatan lain seperti pergi bermain bersama dan memancing. Pertemuan dan kebersamaan informan 1 dengan teman-temannya ini membuat informan 1 mampu menghilangkan beban pikiran yang ia rasakan ketika mendapatkan masalah.

Informan 1 mengungkapkan bila ia ingin selalu berada dan bersama dengan teman-temannya. Ada keinginan supaya sering ada kegiatan ketoprak yang membuat informan 1 dapat sering bertemu dengan teman-temannya. Keinginan untuk sering bertemu ini menunjukkan adanya perasaan nyaman dana aman ketika informan 1 berada bersama teman-temannya.

Saat membahas mengenai kebutuhan rasa aman yang berkaitan dengan figur orang-orang di sekitarnya, informan 1 menunjukkan keantuasiasannya. Hal ini nampak dengan informan menceritakan pengalamannya dengan cukup detail. Selain itu, informan 1 juga nampak senang terlihat dari raut wajahnya ketika ditanyai hal yang berkaitan dengan rasa aman.

c. Kebutuhan akan rasa memiliki dan cinta

Kebutuhan akan rasa memiliki dan cinta telah dicapai oleh informan 1 yang digambarkan dengan relasi informan 1dengan temannya yang juga pemain ketoprak. Informan 1 merasa ia dan teman-temannya menjadi satu tim yang saling berkomitmen. Hal ini menunjukkan bila terdapat rasa saling memiliki antara informan 1 dan teman-temannya. Kedekatan informan 1 dan teman-temannya yang juga bermain ketoprak sudah seperti keluarga.

Partisipan 1 merasakan kesepian dan jenuh ketika lama tidak diadakan latihan ketoprak ataupun tidak telibat di kegiatan ketoprak. Bagi informan 1 setiap latihan ketoprak memiliki cerita tersendiri bersama dengan teman-temannya. Informan 1 memiliki hubungan saling membutuhkan dengan teman-temannya. Ketika informan 1 membutuhakan bantuan, temannya akan membantu begitu pula sebaliknya. Meskipun informan 1 jarang bertemu dengan teman-temannya, informan 1 tetap berusaha menjaga hubungan baik. Informan 1 mengatakan bila selalu bersama dengan teman-temannya, informan 1 sudah menganggap teman-temannya seperti keluarganya sendiri.

Informan nampak antusias ketika ditanyai mengenai relasi dengan teman-teman ketoprak berkaitan dengan tema kebutuhan akan rasa memiliki dan cinta. Hal tersebut nampak dari jawaban informan

yang mau menceritakan secara detail kegiatan yang sering mereka lakukan bersama.

d. Kebutuhan akan Harga diri

Kebutuhan akan harga diri ditunjukan dengan keinginan untuk berprestasi dan menjadi pribadi yang bermutu dari informan 1. Pada awal informan 1 bermain ketoprak, kelompoknya mendapat apresiasi dari Forum komunikasi ketoprak Bantul, hal ini membuat informan 1 mendapat dorongan untuk berkembang. Berawal dari situ, informan 1 mampu berprestasi di dunia ketoprak. Informan 1 pernah menjadi bagian dalam pementasan 400 pemain ketoprak dan penabuh gamelan pentas bersama dalam rangka memecahkan rekor MURI. Selain itu, informan informan 1 bersama kontingen ketoprak Kabupaten Bantul pernah menjuarai Festival Ketoprak antar Kabupaten se-DIY sebanyak 3 kali. Pada tahun 2007, informan 1 juga mampu menjadi pemenang dari kategori aktor utama terbaik dalam festivtal ketoprak antar kabupaten se-DIY tersebut. Selain itu, informan 1 masih memiliki keinginan untuk bisa membawa Kecamatan Jetis menjadi yang terbaik di Kabupaten Bantul dalam bidang ketoprak.

Informan 1 menjadi pribadi yang bermutu dengan bermain ketoprak yang ditunjukan dengan ia merasa mendapatkan banyak pelajaran terutama mengenai unggah-ungguh atau sopan santun yang tidak didapatkan oleh anak muda di luar sana. Informan 1 juga

mendapat nilai-nilai dari bermain ketoprak yang membuat dia yang membuat dia dipandang sebagai pribadi yang bermutu. Di kesempatan tertentu, ketika di kampung Andi ada kegiatan dan pembawa acara berhalangan, biasanya Andi diminta untuk menggantikan. Hal ini menunjukkan bila Andi di akui oleh orang-orang di sekitarnya sebagai pribadi yang unggul.

Informan 1 mengakui bila ia dipandang oleh orang-orang di sekitarnya sebagai pribadi yang unggul dari apa yang ia dapatkan di ketoprak. Informan 1 megakui bila apa yang ia dapatkan di ketoprak sangat berguna di kehidupan bermasyarakat, terutama ketika harus berkomunikasi dengan orang yang lebih tua. Informan 1 pun meyakini bila orang-orang di sekitarnya pasti dapat menilai bagaimana sopan-santunnya.

Informan 1 menunjukkan raut wajah yang bangga ketika menceritakna mengenai capaian yang ia dapat dalam bermain ketoprak. Selain itu, informan 1 juga nampak antusias dengan menceritkan capaian apa saja yang ia dapat secara detail. Reaksi senang juga nampak ketika informan satu menceritakan bagaimana ia mendapat pujian dari orang-orang di sekitarnya saat ia mendapatkan prestasi. Hal tersebut nampak dari senyum yang nampak dari informan.

e. Kebutuhan Aktualisasi Diri

Kebutuhan akan Aktualisasi diri yang terpenuhi ditunjukan dengan informan 1 dengan mampu mengenali dirinya sendiri dan potensi yang ada dalam dirinya. Informan 1 menyadari apa yang ia dapatkan bisa berguna untuk genersi muda berikutnya. Ada keinginan dari informan 1 untuk mengajarai dan memberi tahu generasi muda berikutnya tentang ketoprak. Informan 1 ingin mengembangkan anak-anak muda di kampungnya agar lebih mengenal ketoprak. Hal ini karena masih banyak anak muda yang masih menyepelekan kesenian ketoprak yang dianggap sebagai hiburan bagi orang tua.

Informan 1 mampu mengenal dirinya dengan baik hal ini ditunjukan dengan ia menyadari bila ia sudah mencintai ketoprak. Informan 1 berusaha membagi waktu sebaik mungkin sehingga ia bisa bermain ketoprak, ia pun mau untuk bermain ketoprak tanpa menerima imbalan karena informan 1 sudah mencintai ketoprak. Informan 1 sudah mengatakan bila ketoprak sudah menjadi bagian hidupnya. Informan 1 mengakui seiring berjalannya waktu ia merasa memang mempunyai potensi di bidang ketoprak. Meskipun merasa memiliki potensi, Informan 1 masih ingin terus mengembangkan potensi yang ia miliki.

Informan 1 tergabung dalam Forum Ketoprak Muda Bantul dimana informan 1 dan teman-temannya menggagas forum tersebut sebagai tempat belajar mengenai ketoprak. Selain itu, di kecamatan

Jetis, kecamatan informan 1 sendiri, ia sedang mencari cara untuk dapat membuat ketoprak menjadi lebih baik lagi. Di kampungnya sendiri, informan 1 dan teman-temannya merencanakan untuk mengadakan pertemuan setiap bulan untuk memberi pelajaran mengenai ketoprak kepada pemuda dan anak-anak.

Informan 1 juga berharap ia dapat menyalurkan potensinya dengan terus menjaga dan melestarikan kesenian ketoprak. Informan 1 juga berharap untuk mengembangkan dan memajukan potensi ketoprak di kecamatan Jetis. Selain itu, partsipan satu juga berusaha menerapkan apa yang ia dapatkan di ketoprak di kehidupan sehari-hari. Harapan informan 1 untuk menyalurkan potensinya membuat informan 1 mau untuk bermain ketoprak di tempat baru, dengan teman-teman baru bahkan tanpa mendapat imbalan.

Reaksi yang muncul ketika membahas mengenai mewujudnyatakan kemampuan yang informan 1 miliki adalah antusias. Informan 1 nampak percaya diri dengan apa yang ia ceritakan bila dirinya ingin mengadakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan ketoprak. Raut wajah senang juga nampak pada diri informan 1 ketika ditanyai mengenai hal ini.

2. Analisis Informan 2 a. Kebutuhan Fisiologis

Kebutuhan fisiologis ditemukan dari bagaimana informan 2 merasakan kebutuhan dalam dirinya mampu terpenuhi. Informan 2

mengakui bila selama mengkuti latihan ketoprak ia merasa terjamin dengan makanan dan minuman yang disediakan oleh tim produksi. Di pentas kedua, informan 2 mendapat imbalan uang sebesar 75.000 rupiah, hal tersebut membuat informan informan 2 bersyukur karena ia mendapatkan tambahan uang saku. Saat informan 2 duduk di bangku SMA ia merasa senang ketika banyak terlibat dalam event ketoprak karena ia bisa mendapatkan tambahan uang saku. Informan 2 beranggapan memiliki hobi bermain ketoprak menguntungkan baginya karena informan 2 dapat menyalurkan hobinya bermain ketoprak namun ia juga dibayar.

Informan 2 menunjukkan reaksi yang kurang antusias ketika ditanya mengenahi kebutuhan mendasar ini. Hal tersebut nampak dengan jawaban yang cukup singkat ketika ia ditanyai mengenai hal ini.

b. Kebutuhan akan Rasa Aman

Informan 2 mampu memenuhi kebutuhan akan rasa aman. Hal ini ditunjukan dari kedekatan informan 2 dengan teman-temannya. Informan 2 dan kelompoknya pernah diminta untuk mementaskan ketoprak atau ditanggap oleh temannya yang sedang memiliki hajat, karena temannya sendiri yang meminta, informan 2 dan teman-temannya memasang tarif yang berbeda. Hal ini sebagai bentuk gotong-royong untuk membantu temannya. Partisispan 2 yakin bila sekarang dia membantu temannya, di kemudian hari sewaktu Informan 2

membutuhkan bantuan, informan 2 yakin bila temannya juga akan membantu.

Ketoprak membuat informan informan 2 mempunyai banyak teman. Informan 2 beranggapan bila mengikuti kegiatan ketoprak adalah ajang baginya untuk srawung atau bersoialisasi. Festival ketoprak antar Kecamatan se-Kabupaten Bantul diikuti informan 2 membuat ia menjadi memiliki banyak teman dari kecamatan-kecamatan lain. Hal ini membuat informan 2 merasa puas dan nyaman karena memiliki banyak teman. Ketika berada bersama teman-temnnya, informan 2 lebih sering merasa senang dari pada duka. Informan juga mengakui bila ia merasa aman dan nyaman ketika berada bersama dengan teman-temannya. Saat latihan ketoprak, informan 2 tidak ragu untuk menitipkan dan meninggalkan barang-barang berharganya seperti tetepon genggam dan dompet pada teman-temannya ketika ia harus latihan. Hal ini dikarenakan ada kepercayaan dari informan 2 terhadap teman-temannya yang membuat dia merasa aman. Ketika lama tidak berproses latihan ketoprak, informan 2 selalu memiliki keinginan untuk berproses kembali agar dapat bertemu dengan teman-temannya.

Informan 2 cukup antusias ketika mencertiakan mengenai tema kebutuhan rasa aman ini. Hal ini nampak dari bagaimana informan menceritakan pengalamannya secara lengkap. Terdapat raut wajah yang senang ketika informan 2 menceritakan bila ia memiliki banyak teman di banyak tempat karena keterlibatannya di ketoprak.

c. Kebutuhan akan Rasa Memiliki dan Cinta

Kebutuhan akan rasa memilik dan cinta ditemukan dalam diri Informan 2 yang ditunjukan dengan kedekatannya dengan teman-temannya yang juga bermain ketoprak. Informan 2 mengatakan bila ia memang sangat akrab dengan teman-temannya yang juga bermain ketoprak. Hal ini membuat informan 2 dan teman-tamannya tidak pernah marah ketika mereka saling bertukar umpatan. Keakraban dengan teman-teman ini terbangun dari proses latihan yang dijalani informan 2. Informan 2 sudah menganggap teman-temannya tersebut seperti keluarga. Kekeluargan informan 2 dengan teman-temannya terjalin dengan erat.

Eratnya rasa kekeluargaan informan 2 dengan teman-temannya tidak berhenti saat proses latihan ketoprak saja. Ketika berada di luar ketoprak hubungan ini tetap terjalin. Informan 2 merasa masih dianggap keluarga meskipun di luar proses latihan ketoprak yang ditunjukan dengan bantuan yang diberikan teman-temannya ketika informan 2 membutuhkan. Selain itu, ketika informan 2 memilik jadwal yang bertabrakan dengan proses ketoprak, informan 2 akan mengudurkan diri dari proses ketoprak. Namun, informan 2 tetap memberi dukungan dengan membantu teman-teman dari tim artistik yang waktunya tidak bertabarakan dengan kegitan informan 2. Ketika informan 2 tidak dapat mengikuti proses latihan ketoprak, informan 2 akan mencari waktu

untuk menyempatkan diri menengok teman-temannya yang sedang latihan. Hal ini dikarenakan memang informan 2 sudah cinta dan nyaman dengan teman-temannya. Informan 2 mengatakan bila hal tersebut bukan paksaan melainkan ia merasa memiliki panggilan untuk guyub dengan teman-temannya.

Dalam pertemanan informan 2 dengan teman-temannya tidak pernah ada rasa benci di antara mereka, meskipun mereka saling memanggil dengan sapaan yang tidak lazim. Hal ini merupakan bentuk dari keakraban mereka. Ketika informan 2 lama tidak bertemu dengan teman-temannya ia merasa rindu. Informan 2 dan teman-temannya menghilangkan rasa rindu dengan saling menyapa melalui grup whatsapp. Informan 2 memiliki harapan ia dapat terus bermain ketoprak dengan teman-temannya.

Reaksi senang muncul ketika membahas tema kebutuhan akan rasa memiliki dan cinta. Hal ini nampak ketika informan menceritakan tentang bagaimana relasi antara informan dan teman-temannya. Informan 2 juga nampak antusias dengan menceritakannya dengan cukup detail.

d. Kebutuhan akan Harga Diri

Informan 2 mampu memenuhi kebutuhan akan harga diri yang ditunjukan dengan ia mampu menjadi pribadi yang bermutu dan dapat berprestasi. Bagi informan 2 bermain ketoprak adalah tempat untuk

menimba pengalaman yang juga berarti dapat membuat ia menjadi pribadi yang bermutu. Informan 2 juga belajar banyak mengenai sopan santun dan bahasa Jawa di ketorak. Selain itu, melalui ketoprak, informan 2 juga belajar mengenai sejarah di Yogyakarta. Informan 2 pun mengakui bila ia merasa ada kemajuan setelah ikut terlibat bermain ketoprak. Salah satu contohnya informan 2 tidak tahu mengenai sejarah, setelah bermain ketoprak informan 2 menjadi tahu mengenai sejarah. Informan 2 merasa ilmu yang ia dapat di Ketoprak bisa ia terapkan dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam bertingkah laku dan bersosialisasi dengan orang lain.

Informan 2 ikut terlibat di kontingen ketoprak kecamatan Bantul. Informan 2 mengatakan bila kecamatan dimana dia terlibat pada awalnya jarang mendapat juara dalam Festival ketoprak antar kecamatan se-Kabupaten Bantul. Namun, seiring berjalannya waktu karena usaha informan 2 dan teman-temannya mereka selalu mendapat peringkat ketika festival diselenggarakan dan selalu masuk 5 besar. Di kontingen kecamatan ini, selain menjadi pemain dalam ketoprak, ia juga dipercaya sebagai koordinator tim artistik. Kepercayaan menjadi koordinator sekaligus pemain ini didapatkan informan 2 setelah sekian lama bergabung dengan kontingen Kecamatan Bantul. Sampai saat ini, informan 2 masih dipercaya untuk terlibat di kontingen kecamatan. Selain terlibat di kontingen kecamatan Bantul, informan 2 juga terlibat di kontiengen Kabupaten Bantul untuk Festival Ketoprak antar

kabupaten se-DIY. Informan 2 mengatakan bila untuk bergabung di kontingen Kabupaten Bantul harus melalui seleksi yang ketat dan informan 2 sejak pertama kali lolos, ia selalu terlibat hingga saat ini. Informan 2 mengatakan bila kontingen Kabupaten Bantul selalu masuk 3 besar dalam festival ketoprak antar kabupaten se-DIY.

Informan 2 mengakui dulunya ia adalah pribadi yang urakan, namun setelah ia bermain ketoprak, ia merasakan perubahan karena menjadi tahu bagaimana bertingkah laku yang baik dan benar. Perubahan ini pun mendapatkan respon yang positif dari orang-orang di sekitarnya. Informan 2 mendapat banyak pujian karena ia kini menjadi orang yang lebih tahu mengenai unggah-ungguh atau sopan santun dan juga karena ia dapat menerapkan apa yang didapat di ketoprak dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, informan 2 juga mendapat pujian dari orang-orang di sekitarnya karena prestasi yang didapat di dunia ketoprak seperti menjuarai Festival Ketoprak antar Kabupaten se-DIY. Informan 2 pun merasa bangga dengan prestasi yang telah ia dapat selama ini. Informan 2 berharap agar kelompok ketoprak yang ia ikuti dapat terus berprestasi dan mendapatkan penghargaan. Informan 2 juga berharap ia mampu mendapatkan penghargaan individu.

Saat menceritakan prestasi dan capaian informan 2 di dunia ketoprak, reaksi informan dua cukup antusias. Informan 2 nampak bangga dengan capaiannya terutama mengenai perubahan yang ia dapat

setelah ia ikut bermain ketoprak. Raut wajah senang juga nampak ketika ia ditanyai mengenai prestasi yang didapat dari bermain ketoprak.

e. Kebutuhan akan Aktualisasi Diri

Terpenuhinya kebuuhan akan aktualisasi diri dari informan 2 ditunjukan dengan bagaimana ia mampu mengenal dirinya dengan baik dan berusaha untuk menyalurkan potensi yang ia miliki. Informan 2 menyadari bila ia sudah mencintai ketoprak. Hal tersebut terbukti ketika informan 2 mendapatkan bayaran untuk pertama kalinya, ia mendapatkan uang sebesar 75.000 rupiah. Uang tersebut memang tidaklah sesuai bila dibanding dengan pengeluaran informan informan 2 selama latihan ketoprak. Namum, meskipun demikian, informan 2 tetap mau untuk bermain ketoprak. Hal lain yang menunjukkan ia telah mencintai ketoprak adalah informan 2 dan teman-teman tidak pernah mengeluh ketika harus diminta untuk setiap hari latihan. Informan 2 selalu rindu untuk berproses ketoprak ketika ia lama tidak ada latihan ketoprak. Rasa rindu ini dikarenaka ia sudah mencintai ketoprak itu sendiri. Informan 2 mengatakan bila ketoprak sudah menjadi bagian dalam hidupnya.

Seiring berjalannya waktu, informan 2 mengatakan bila ia menyadari bila memiliki potensi di bidang ketoprak. Informan 2 juga mengatakan bila ia ingin menyalurkan potensi yang ia miliki. Kebutuhan fisiologis, rasa aman, cinta dan harga diri tidak menjadi

yang utama lagi bagi informan 2 yang ditunjukan dengan pernah pentas ketoprak dimana ia belum mengenal lawan mainnya dan tanpa menerima upah dari bermain ketoprak. Informan 2 juga mampu menerapkan nilai-nilai yang ia dapat di ketoprak dalam kehidupan sehari-hari.

Reaksi yang muncul ketika informan 2 membahas tema aktualisasi diri adalah cukup antusias. Informan 2 nampak serius dalam menjawab pertanyaan yang diberikan. Hal tersebut juga nampak ketika ia menceritakan bila ketoprak sudah menjadi bagian hidupnya.

3. Analsisis data Informan 3 a. Kebutuhan Fisiolgis

Informan 3 mampu memenuhi kebutuhan fisiologisnya dalam keterlibatannya di dunia ketoprak. Hal ini ditunjukan dengan informan 3 mampu membeli kebutuhan sehari-harinya dengan uang yang didapat dari bermain ketoprak. Informan 3 juga berpikir dengan bermain ketoprak ia bisa mendapatkan uang imbalan yang membuatnya mau untuk bermain ketoprak lagi. Uang imbalan yang didapat dari bermain ketoprak dapat dijadikan informan 3 sebagai tambahan uang saku. Ketiga hal tersebut menunjukkan bila kebutuhan fisiologis informan 3 dapat terpenuhi dari uang imbalan yang didapat.

Informan 3 tidak cukup antusias ketika membahas tema mengenai kebutuhan fisiologis. Hal ini nampak dari jawaban informan 3 yang cenderung singkat.

b. Kebutuhan akan rasa aman

Kebutuhan akan rasa aman informan 3 mampu terpenuhi dari bermain ketoprak. Terpenuhinya kebutuhan akan rasa aman ditunjukan dengan informan 3 satu merasa nyaman dengan ketelibatannya di dunia ketoprak karena bagi informan 3 ketoprak sudah menjadi dunianya. Ketika lama tidak bermain ketoprak, informan 3 sering merasa rindu untuk berproses kemabli. Rasa nyaman bermain ketika bermain ketoprak dan segala hal yang berkaitan dengan teater menunjukkan bila informan 3 merasa nyaman dengan suatu pekerjaan.

Bermain ketoprak membuat informan 3 mampu memperluas pertemanan dan mendapatkan teman-teman baru. Mendapatkan teman dekat baru juga menjadi penunjang terpenuhinya kebutuhan akan rasa aman informan 3. Proses ketoprak kontingen Kabupaten Bantul membuat informan 3 menjadi memiliki banyak teman. Memiliki banyak teman membuata informan tiga merasa nyaman dan aman. Hal ini ditunjukan dengan pengakuan dari informan 3 bila ia merasa nyaman ketika bersama dengan teman-temannya yang juga bermain ketoprak. Rasa aman juga nampak tergambar dari keyakinan informan bila dengan memiliki banyak teman ia jadi merasa aman ketika ingin

berpergian karena jika terjadi hal yang tidak diinginkan pasti akan ada temannya yang membantu. Saat berpergian, informan 3 juga tidak merasa takut karena ia memiliki teman yang menemani.

Informan 3 juga merasakan hal yang dapat menunjang terpenuhinya kebutuhan akan rasa aman saat melaksanakan proses latihan ketoprak. Rasa aman dan nyaman didapatkan informan ketika teman-teman yang lebih tua dari informan 3 memberikan nasehat dan membimbing informan 3. Hal ini membuat informan 3 merasa diayomi. Selain itu, dengan teman-temannya yang seumuran, informan 3 merasa nyambung ketika mengobrol dan bercerita dengan mereka yang membuat informan 3 merasa nyaman. Informan 3 dan teman-temannya seumuran juga sering saling bertukar pikiran dan memberikan pendapat

Dalam dokumen Motivasi anak bermain ketoprak (Halaman 48-96)

Dokumen terkait