• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PELAKSANAAN KEGIATAN PENELITIAN DI LAPANGAN,

C. Analisis Data

1. Analisis Hasil Uji Coba Tes Diagnostik a. Analisis Validitas

Dalam uji coba tes diagnostik jumlah soal secara keseluruhan ada 5 nomor dimana nomor 1 sampai nomor 4 setiap nomornya terdiri dari 6 soal dan nomor 5 terdiri dari 3 soal. Namun dalam melakukan perhitungan uji validitas dilakukan setiap nomor karena masih saling terkait dan merupakan satu kesatuan sehingga apabila terdapat ketidakvalidan tidak mungkin dilakukan penggantian soal pada salah satu anak soal saja.

Dari data (Tabel 4.2) selanjutnya dilakukan perhitungan dengan rumus korelasi product moment yaitu

Proses perhitungan validitas dapat dilihat pada lampiran C. Setelah dilakukan proses perhitungan menggunakan rumus korelasi product moment diperoleh kesimpulan hasil analisis yakni soal nomor 1 tidak valid sehingga soal perlu direvisi dan soal nomor 2 sampai nomor 5 valid dengan hasil perhitungan sebagai berikut :

Tabel 4.6 Validitas Item Soal

No. Soal r hitung r tabel Keterangan Kriteria

1 0, 304 0, 361 Tidak valid Rendah

2 0, 777 0, 361 Valid Tinggi

3 0, 620 0, 361 Valid Tinggi

4 0, 567 0, 361 Valid Cukup

b. Analisis Reliabilitas

Uji reliabilitas yang digunakan adalah koefisien alpha karena soal berbentuk uraian.

Rumus alpha

1) Mencari variansi setiap butir soal

=

Proses perhitungan reliabilitas dapat dilihat pada lampiran C dan hasil perhitungannya sebagai berikut:

Tabel 4.7 Variansi Setiap Butir Soal No Soal Variansi 1 1, 166 2 31, 766 3 9, 49 4 5, 223 5 6, 49 ∑σi² 54, 135

2) Mencari variansi total

=

Hasilnya adalah 97, 166

3) Mencari koefisien korelasi reliabilitas

Dalam uji realibilitas diperoleh nilai realibilitasnya 0, 554 dengan tingkat reliabilitas cukup sehingga ujicoba soal tes diagnostik dapat digunakan sebagai tes diagnostik.

2. Analisis Tes

Tes diagnostik bertujuan untuk mengetahui kesulitan-kesulitan siswa dalam memahami konsep segiempat dan sifat-sifatbya yang ditinjau dari sisi, sudut dan diagonalnya. Kesulitan-kesulitan tersebut diperoleh dengan menganalisis kesalahan siswa pada saat menjawab soal-soal tes diagnostik. Hasil analisis kesulitan siswa akan digunakan untuk mengecek serta merevisi media pembelajaran yang akan digunakan untuk membantu siswa dalam memperbaiki pemahaman konsep segiempat dan sifat-sifatnya melalui pembelajaran remedial. Tahapan yang dilakukan dalam menganalisis kesulitan siswa sebagai berikut:

a. Mengindentifikasi siswa yang mengalami kesulitan

Dari hasil tes diagnostik yang dilakukan pada 32 siswa di kelas VII C SMP Pangudi Luhur Sedayu diperoleh data bahwa nilai tertinggi adalah 89 sedangkan nilai terendah adalah 39. Dari analisis yang dilakukan diperoleh sebanyak 23 siswa yang belum tuntas karena nilainya belum memenuhi KKM yaitu 73.

Berikut ini adalah analisis ketercapaian hasil tes diagnostik berdasarkan indikator-indikator pembelajaran:

1) Mengelompokkan bangun segiempat

2) Mengidentifikasi sifat-sifat segiempat yang ditinjau dari sisi, sudut dan diagonal

x 100 % = 39, 13 %

3) Menjelaskan pengertian bangun segiempat

x 100 % = 57, 48 %

4) Menjelaskan hubungan antar bangun segiempat

x 100 % = 50, 54 %

5) Menggunakan sifat segiempat dalam pemecahan masalah

x 100 % = 84, 34 %

b. Kesulitan siswa berdasarkan jawaban tes diagnostik

Hasil analisis pekerjaan siswa dalam tes diagnostik dapat dijadikan gambaran akan kesulitan siswa dalam memahami konsep segiempat dan sifat-sifatnya. Berikut ini adalah analisis kesulitan siswa berdasar pada indikator pembelajaran:

Keterangan: Tanda (---) pada tabel menunjukkan siswa tidak mengalami kesulitan dimana jawaban siswa sudah benar.

Tabel 4. 8 Analisis Kesulitan Siswa

Nama Siswa

Nomor

Soal Analisis Kesulitan

Siswa 1

1

Pemahaman siswa dalam mengelompokkan bangun segiempat masih kurang. Karena siswa masih mengelompokkan berdasarkan kemiripan bentuk. Tidak hanya itu siswa juga menganggap bahwa persegi panjang termasuk persegi.

2 Siswa belum paham terhadap sifat-sifat bangun segiempat. Dalam sifat jajargenjang siswa belum dapat menentukan perpotongan diagonalnya

Nama Siswa

Nomor

Soal Analisis Kesulitan

karena menurut siswa jajargenjang memiliki diagonal yang berpotongan tegak lurus. Untuk belah ketupat dan trapesium siswa belum dapat mengidentifikasi sifat yang ditinjau dari sudutnya. Sedangkan untuk layang-layang siswa belum paham sama sekali dilihat dari jawaban siswa yang menyebutkan bahwa layang-layang sisinya sejajar.

3

Peneliti menduga siswa masih bingung antara pengertian dan sifat-sifat karena cenderung siswa tidak menjelaskan pengertian akan tetapi menyebutkan sifat-sifat.

4

Dalam menentukan hubungan antar segiempat siswa belum bisa menjelaskan alasannya. Dan siswa menentukan hubungannya itu berdasar perbedaan atau kesamaan dari satu sifat saja.

5 ---

Siswa 2

1 ---

2

Peneliti menduga siswa masih kesulitan dalam menentukan perpotongan diagonal persegi panjang dimana diagonalnya berpotongan tegak lurus. Dalam sifat jajargenjang siswa masih kesulitan dalam menentukan sudut dimana siswa mnyebutkan bahwa tapat sepasang sudut yang berhadapan sama besar. Peneliti juga menduga bahwa siswa kesulitan dalam mengidentifikasi sifat sudut dalam belah ketupat dimana siswa menjawab bahwa sudutnya siku-siku. Untuk layang-layang siswa belum dapat mengidentifikasi sisi-sisinya karena siswa menjawab bahwa sisi yang berhadapan sejajar dan sama panjang.

3

Peneliti menduga siswa masih bingung antara pengertian dan sifat-sifat karena cenderung siswa tidak menjelaskan pengertian akan tetapi menyebutkan sifat-sifat.

4

Peneliti menduga siswa masih kesulitan menentukan hubungan antar segiempat karena siswa menjawab alasan berdasar perbedaan atau kesamaan dari satu sifat saja.

5

Dalam aplikasi siswa tidak dapat menjelaskan kaitannya antara jawaban dengan sifat yang dimiliki persegi panjang. Terlihat siswa menjawab bahawa persegi panjang bagian dari jajargenjang.

1

Pemahaman siswa dalam mengelompokkan bangun segiempat masih kurang. Karena siswa masih mengelompokkan berdasarkan kemiripan bentuk.

Nama Siswa

Nomor

Soal Analisis Kesulitan

Siswa 3

2

Pemahaman siswa terhadap sifat-sifat segiempat masih kurang. Peneliti menduga siswa kesulitan dalam mengidentifikasi sifat sudut pada trapesium karena siswa menjawab bahwa sudut-sudut yang berhadapan sama besar.

3

Siswa masih cenderung menuliskan pengertian segiempat dengan menuliskan sifat-sifatnya. Siswa belum paham tentang pengertian persegi panjang karena siswa tidak menjawabnya sama sekali.

4

Peneliti menduga siswa masih kesulitan menentukan hubungan antar segiempat karena siswa menjawab alasan berdasar perbedaan atau kesamaan dari satu sifat saja.

5

Siswa tidak dapat menjelaskan alasan atas jawabannya. Belum paham terhadap sifat diagonal yang dimiliki persegi panjang.

Siswa 4

1 ---

2

Peneliti menduga siswa kesulitan dalam mengidentifikasi sifat persegi, persegi panjang, jajargenjang, belah ketupat dan trapesium yang ditinjau dari sudutnya karena siswa menjawab bahwa terdapat tepat sepasang sudut yang berhadapan sama besar. Untuk layang-layang siswa belum dapat mengidentifikasi sisi-sisinya karena siswa menjawab bahwa sisi yang berhadapan sejajar dan sama panjang. Siswa juga kesulitan dalam menentukan perpotongan diagonal dalam persegi panjang terlihat bahwa siswa menyebutkan diagonalnya berpotongan

Nama Siswa

Nomor

Soal Analisis Kesulitan

tegak lurus. Dan kesulitan dalam sudut belah ketupat, siswa menjawab bahwa sudutnya siku-siku.

3

Siswa pada soal nomor 3 menjawab dengan asal-asalan. Sama sekali tidak menjawab tentang pengertian dari bangun-bangun segiempat akan tetapi siswa menjelaskan tentang pengelompokan.

4

Peneliti menduga siswa belum paham tentang konsep hubungan antar bangun segiempat, terlihat jawaban nomor 4 asal-asalan. Misalnya, karena persegi panjang berawal dari persegi. Siswa mengganggap persegi panjang termasuk jajargenjang karena jika ditarik dari sisi yang atas akan menjadi jajargenjang.

5 ---

Siswa 5

1 ---

2

Peneliti menduga siswa belum paham dalam mengidentifikasi sifat-sifat segiempat terlihat dari jawaban siswa yang masih kurang lengkap. Pada bangun jajargenjang dan trapesium siswa sama sekali tidak menjawab. 3 Siswa masih kurang dalam memahami pengertian persegi dan persegi

panjang karena siswa menjelaskan bahwa semua sudutnya sama besar.

4

Peneliti menduga siswa masih belum paham dalam konsep hubungan antar segiempat. Terutama hubungan persegi panjang dengan persegi, belah ketupat dengan persegi, belah ketupat dengan jajargenjang dan jajargenjang dengan persegi panjang. Karena siswa tidak dapat menjelaskan sama sekali alasan jawabannya.

5 Siswa tidak dapat menjelaskan alasan atas jawabannya. Belum paham terhadap sifat diagonal yang dimiliki persegi panjang.

Siswa 6

1

Peneliti menduga siswa masih kesulitan dalam mengelompokkan gambar yang termasuk persegi karena siswa menjawab yang termasuk persegi adalah persegi panjang dan belah ketupat.

2

Siswa belum paham akan sifat-sifat yang dimiliki trapesium dan layang-layang terutama dalam sisi-sisi yang dimilikinya. Terlihat bahwa siswa menjawab sisi-sisi yang berhadapan sejajar dan sama panjang. Siswa juga masih kesulitan dalam mengidentifikasi sifat trapesium dan layang-layang yang ditinjau dari sudutnya, siswa menyebutkan terdapat tepat sepasang sudut yang berhadapan sama besar.

Nama Siswa

Nomor

Soal Analisis Kesulitan

karena pada bangun belah ketupat, layang-layang dan trapesium siswa tidak menjelaskan pengertian akan tetapi menyebutkan sifat-sifat.

4

Peneliti menduga siswa masih kesulitan menentukan hubungan antar segiempat karena siswa menjawab alasan berdasar perbedaan atau kesamaan dari satu sifat saja.

5 ---

Siswa 7

1

Peneliti menduga siswa masih kesulitan dalam mengelompokkan gambar yang termasuk persegi karena siswa menjawab yang termasuk persegi adalah persegi panjang dan belah ketupat.

2

Peneliti menduga siswa belum mampu memahami maksud dari soal. Hal itu terlihat bahwa siswa mengerjakan tiap poin soal hanya 1 jawaban yang dipilih. Dan itupun masih ada yang salah.

3

Peneliti menduga siswa masih bingung antara pengertian dan sifat-sifat karena cenderung siswa tidak menjelaskan pengertian akan tetapi menyebutkan sifat-sifat.

4

Peneliti menduga siswa masih kesulitan menentukan hubungan antar segiempat karena siswa menjawab alasan berdasar perbedaan atau kesamaan dari satu sifat saja.

5

Peneliti menduga siswa masih bingung dalam menerapkan sifat panjang diagonal persegi panjang dalam soal aplikasi. Dikarenakan siswa menjawab sifat dari sudut persegi panjang bukannya menjawab panjang diagonal dari persegi panjang

Siswa 8

1

Peneliti menduga siswa masih kesulitan dalam pengelompokkan persegi karena siswa menjawab belah ketupat termasuk persegi. Untuk layang-layang siswa menjawab berdasarkan kemiripan bentuk saja.

2

Peneliti menduga siswa masih kesulitan dalam mengidentifikasi sifat dari jajargenjang yang ditinjau dari sudut karena siswa menjwab bahwa terdapat tepat sepasang sudut yang berhadapan sama besar. Dalam menentukan perpotongan diagonal trapesium dan layang-layang siswa juga masih mengalami kesulitan. Hal itu terlihat dari jawaban siswa

Nama Siswa

Nomor

Soal Analisis Kesulitan

yang menyebutkan kedua diagonal berpotongan di satu titik dan saling membagi dua sama panjang.

3 Siswa masih kesulitan dalam menjelaskan pengertian jajar genjang karena siswa menyebutkan sifat-sifat dari jajargenjang.

4

Peneliti menduga siswa masih kesulitan menentukan hubungan antar segiempat karena siswa menjawab alasan berdasar perbedaan atau kesamaan dari satu sifat saja dan beberapa soal tidak dijawab.

5

Peneliti menduga siswa belum paham dalam menerpakan sifat panjang diagonal persegi panjang dalam soal aplikasi karena siswa sama sekali tidak menjawabnya.

Siswa 11

1

Pemahaman siswa dalam mengelompokkan bangun segiempat masih kurang. Karena siswa masih mengelompokkan berdasarkan kemiripan bentuk.

2

Peneliti menduga siswa masih kesulitan dalam mengidentifikasi sudut dalam jajargenjang karena siswa menyebutkan bahwa terdapat tepat sepasang sudut yang berhadapan sama besar. Siswa juga kesulitan dalam menentukan perpotongan diagonal dalam layang-layang. Hal itu terlihat karena siswa menjawab kedua diagonal berpotongan di satu titik dan saling membagi dua sama panjang.

3

Peneliti menduga siswa masih bingung antara pengertian dan sifat-sifat karena cenderung siswa tidak menjelaskan pengertian akan tetapi menyebutkan sifat-sifat.

4

Peneliti menduga siswa masih kesulitan menentukan hubungan antar segiempat karena siswa menjawab alasan berdasar perbedaan atau kesamaan dari satu sifat saja.

Nama Siswa

Nomor

Soal Analisis Kesulitan

5

Siswa masih kesulitan dalam menerapkan sifat yang dimiliki persegi panjang dalam soal aplikasi karena siswa menjawab tentang sisi dan sudut bukan diagonalnya.

Siswa 12

1

Pemahaman siswa dalam mengelompokkan bangun segiempat masih kurang. Karena siswa masih mengelompokkan berdasarkan kemiripan bentuk.

2

Peneliti menduga siswa masih kesulitan dalam mengidentifikasi sifat persegi panjang karena siswa menjawab bahwa persegi panjang memiliki tepat sepasang sisi sejajar dan diagonalnya tegak lurus. Dalam jajargenjang siswa juga mengalami kesulitan dalam menentukan perpotongan diagonalnya terlihat siswa menyebutkan bahwa diagonalnya tegak lurus. Itu juga terjadi dalam mengidentifikasi layang-layang karena siswa menjawab kedua diagonal berpotongan di satu titik dan membagi dua sama panjang. Untuk trapesium siswa kesulitan dalam mengidentifikasi sudut. Hal itu terlihat bahwa siswa menyebutkan terdapat tepat sepasang sudut yang berhadapan sama besar.

3

Peneliti menduga siswa masih bingung antara pengertian dan sifat dari belah ketupat dan layang-layang. Karena siswa tidak menjelaskan pengertiannya akan tetapi menyebutkan sifat-sifatnya.

4

Peneliti menduga siswa masih kesulitan menentukan hubungan antar segiempat karena siswa menjawab alasan berdasar perbedaan atau kesamaan dari satu sifat saja dan beberapa soal tidak dijawab.

5 ---

Siswa 15

1

Pemahaman siswa dalam mengelompokkan bangun segiempat masih kurang. Karena siswa masih mengelompokkan berdasarkan kemiripan bentuk.

2 Peneliti menduga siswa masih kesulitan dalam menentukan sisi-sisi dari persegi panjang dan jajargenjang karena siswa menjawab bahwa

Nama Siswa

Nomor

Soal Analisis Kesulitan

bangun tersebut memiliki tepat sepasang sisi sejajar. Selain itu siswa juga kesulitan dalam menetukan sudut persegi panjang dan jajargenjang, siswa menyebutkan bahwa terdapat tepat sepasang sudut yang berhadapan sama besar. Untuk trapesium dan layang-layang siswa masih mengalami kesulitan dalam menentukan perpotongan diagonalnya karena siswa menjawab kedua diagonal berpotongan di satu titik dan saling membagi dua sama panjang, diagonal trapesium juga berpotongan tegak lurus.

3

Peneliti menduga siswa masih bingung antara pengertian dan sifat. Karena siswa tidak menjelaskan pengertiannya akan tetapi menyebutkan sifat-sifatnya.

4

Pemahaman siswa dalam menentukan hubungan antar segi empat masih sangat kurang karena terlihat bahwa siswa menjawabnya dengan asal-asalan. 5 --- Siswa 16 1 --- 2

Pemahaman siswa akan sifat-sifat segiempat masih sangat kurang terlihat siswa hanya menjawab beberapa sifat secara umum. Peneliti menduga siswa masih sulit mengidentifikasi sisi-sisi pada persegi panjang, jajargenjang dan layang-layang karena siswa menjawab bahwa bangun tersebut memiliki tepat sepasang sisi sejajar. Siswa juga belum dapat mengidentifikasi sudut dalam trapesium dikarenakan siswa menyebutkan bahwa keempat sudutnya siku-siku.

3

Peneliti menduga bahwa siswa belum paham tentang konsep pengertian belah ketupat, layang-layang dan trapesium karena dalam menjawab siswa menyebutkan sifat-sifat yang dimiliki bangun tersebut.

4

Peneliti menduga siswa masih kesulitan menentukan hubungan antar segiempat karena siswa menjawab alasan berdasar perbedaan atau kesamaan dari satu sifat saja.

5 ---

1

Pemahaman siswa dalam mengelompokkan bangun segiempat masih kurang. Karena siswa masih mengelompokkan berdasarkan kemiripan bentuk. Dalam mengidentifikasi sifat-sifat segiempat siswa belum paham pada bangun trapesium dan layang-layang. Siswa belum

Nama Siswa

Nomor

Soal Analisis Kesulitan

Siswa 17

memahami pengertian dari bangun-bangun segimpat terlihat dari jawaban siswa,,,yang ditulis sifat-sifatnya. Siswa juga belum paham dalam hubungan antar segiempat.

2

Peneliti menduga siswa masih kesulitan dalam mengidentifikasi sisi-sisi dan dalam menentukan perpotongan diagonal pada jajargenjang karena siswa menyebutkan bahwa jajargenjang memiliki tepat sepasang sisi sejajar dan diagonal-diagonalnya berpotongan tegak lurus.Untuk trapesium siswa juga masih mengalami kesulitan di dalam mengidentifikasi sifatnya dikarenakan siswa tidak menjawabnya. Siswa juga belum dapat mengidentifikasi sisi-sisi dalam layang-layang . Hal itu terlihat dari jawaban siswa yang menjawab bahwa sisi-sisi yang berhadapan sejajar dan sama panjang.

3

Peneliti menduga siswa masih bingung antara pengertian dan sifat. Karena siswa tidak menjelaskan pengertiannya akan tetapi menyebutkan sifat-sifatnya. Namun untuk pengertian belah ketupat siswa sudah paham.

4

Peneliti menduga siswa masih kesulitan menentukan hubungan antar segiempat karena siswa menjawab alasan berdasar perbedaan atau kesamaan dari satu sifat saja. Dan untuk 3 poin soal yang terakhir sama sekali tidak dikerjakan.

5 ---

Siswa 19

1

Peneliti menduga siswa belum paham karena masih terbalik-balik dalam mengelompokkannya. Siswa mengelompokkan jajargenjang, persegi panjang dan belah ketupat dalam persegi. Untuk layang-layang hanya bentuk yang mirip layang-layang saja. Sedangkan yang termasuk persegi panjang adalah jajargenjang dan belah ketupat.

2

Peneliti menduga siswa masih kesulitan dalam mengidentifikasi sisi-sisi dalam persegi dan persegi panjang dilihat dari jawaban siswa yang menyebutkan bahwa bangun-bangun tersebut memiliki tepat sepasang sisi sejajar. Siswa juga belum dapat mengidentifikasi sifat-sifat dalam trapesium. Hanya satu pilihan yang siswa jawab dan itupun masih salah yaitu tentang mengidentifikasi sudut trapesium, siswa menyebutkan bahwa sudut-sudut yang berhadapan sama besar.

3 Dalam pemahaman pengertian siswa hanya belum dapat menjelaskan pengertian pada layang-layang dan trapesium. Peneliti menduga siswa

Nama Siswa

Nomor

Soal Analisis Kesulitan

masih kesulitan dalam membedakan pengertian dan sifat-sifat dalam bangun-bangun tersebut.

4

Peneliti menduga siswa masih kesulitan menentukan hubungan antar segiempat karena siswa menjawab alasan berdasar perbedaan atau kesamaan dari satu sifat saja.

5 ---

Siswa 20

1

Pemahaman siswa dalam mengelompokkan bangun segiempat masih kurang. Karena siswa masih mengelompokkan berdasarkan kemiripan bentuk.

2

Peneliti menduga siswa belum mampu memahami maksud dari soal. Hal itu terlihat bahwa siswa mengerjakan tiap poin soal hanya 1 jawaban yang dipilih. Dan itupun masih ada yang salah. Siswa masih kesulitan dalam menentukan sisi-sisi pada jajargenjang terlihat siswa menjawab bahwa semua sisinya sama panjang dan tepat sepasang sisi sejajar. Untuk trapesium siswa kesulitan dalam mengidentifikasi sudutnya, siswa menyebutkan bahwa keempat sudutnya siku-siku. Layang-layang juga begitu siswa kesulitan dalam menentukan sudut karena menurut siswa sudut-sudut yang berhadapan sama besar.

3

Peneliti menduga siswa masih bingung antara pengertian dan sifat. Karena siswa tidak menjelaskan pengertiannya akan tetapi menyebutkan sifat-sifatnya. Siswa juga hanya menjawab 2 poin soal saja yang lain tidak dikerjakannya.

4

Siswa belum paham akan konsep hubungan antar segiempat. Karena siswa menganggap bahwa semua sifat persegi sama dengan sifat persegi panjang. Siswa juga hanya melihat bentuknya saja.

5 Peneliti menduga siswa belum paham dalam menerapkan sifat panjang diagonal persegi panjang dalam soal aplikasi.

1

Pemahaman siswa dalam mengelompokkan bangun segiempat masih kurang. Karena siswa masih mengelompokkan berdasarkan kemiripan bentuk.

2 Peneliti menduga siswa belum paham dalam mengidentifikasi sifat-sifat segiempat. Siswa masih kesulitan dalam mengidentifikasi sisi-sisi pada

Nama Siswa

Nomor

Soal Analisis Kesulitan

Siswa 21

persegi panjang dan belah ketupat, dari jawaban siswa menyebutkan bahwa tepat sepasang sisinya sejajar. Untuk trapesium siswa kesulitan dalam mengidentifikasi sudut yang berhadapan karena siswa menjawab bahwa tepat sepasang sudut yang berhadapan sama besar. Sedangkan untuk layang-layang siswa masih kesulitan dalam menentukan perpotongan diagonalnya, siswa menjawab bahwa kedua diagonlanya berpotongan di satu titik dan membagi dua sama panjang.

3

Siswa kesulitan dalam menjelaskan pengertian layang-layang karena yang dijelaskan sifat-sifat yang dimiliki layang-layang. Dan siswa tidak menjawab pengertian dari trapesium.

4

Pemahaman konsep hubungan antar segiemapat masih kurang. Siswa masih terbalik-balik dalam menghubungkan bangun yang satu dengan satunya.

5 ---

Siswa 24

1

Peneliti menduga siswa masih kesulitan dalam mengelompokkan gambar yang termasuk persegi karena siswa menjawab yang termasuk persegi adalah persegi panjang dan belah ketupat.

2

Peneliti menduga siswa masih kesulitan dalam megidentifikasi sisi-sisi pada jajargenjang karena siswa menganggap terdapat sepasang sisi yang sejajar pada jajargenjang. Siswa kesulitan juga dalam menentukan perpotongan diagonal pada trapesium, siswa menyebutkan bahwa kedua diagonalnya berpotongan tegak lurus. Untuk layang-layang siswa kesulitan dalam mengidentifikasi sudutnya siswa menjawab bahawa sudu-sudut yang berhadapan sama besar.

3

Siswa masih kesulitan dalam menjelaskan pengertian jajargenjang. Karena siswa mengartikan bahwa jajargenjang itu trapesium. Untuk pengertian belah ketupat, layang-layang dan trapesium siswa tidak menuliskan pengertiannya akan tetapi menyebutkan sifat-sifatnya. 4 Peneliti menduga siswa masih kesulitan menentukan hubungan antar

Nama Siswa

Nomor

Soal Analisis Kesulitan

segiempat karena siswa menjawab alasan berdasar perbedaan atau kesamaan dari satu sifat saja.

5

Peneliti menduga siswa belum paham dalam menerapkan sifat panjang diagonal persegi panjang dalam soal aplikasi. Siswa justru menjelaskan tentang sudut persegi panjang.

Siswa 26

1

Pemahaman siswa dalam mengelompokkan bangun segiempat masih kurang. Karena siswa masih mengelompokkan berdasarkan kemiripan bentuk.

2

Peneliti menduga siswa belum mampu memahami maksud dari soal. Hal itu terlihat bahwa siswa mengerjakan tiap poin soal hanya 1 jawaban yang dipilih. Dan itupun masih ada yang salah. Siswa kesulitan dalam mengidentifikasi sisi-sisi dalam persegi panjang karena siswa menjawab bahwa terdapat tepat sepasang sisi sejajar. Dalam jajargenjang, belah ketupat dan trapesium siswa kesulitan dalam mengidentifikasi sudut-sudutnya. Hal itu terlihat dari jawaban siswa yang menjawab bahwa jajargenjang memiliki tepat sepasang sudut yang berhadapan sama besar, keempat sudut dalam belah ketupat siku-siku dan sudut-sudut yang berhadapan dalam trapesium sama besar.

3

Peneliti menduga siswa masih bingung antara pengertian dan sifat. Karena siswa tidak menjelaskan pengertiannya akan tetapi menyebutkan sifat-sifatnya.

4

Peneliti menduga bahwa siswa belum paham tentang konsep hubungan antar segiempat. Hal itu dapat dilihat dari jawaban siswa yang asal-asalan dalam menjelaskan alasan dan juga ada beberapa yang sama sekali tidak dijawab.

Dokumen terkait