BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
C. Analisis Data…
1. Analisis Deskriptif…
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah daftar-daftar pertanyaan (kuesioner). Jumlah pertanyaan seluruhnya adalah 18 butir pertanyaan, yakni enam butir pertanyaan untuk karakteristik membangkitkan reaksi emosional (emotional reaction/X1), tiga butir petanyaan untuk karakteristik delight effect (X2), tiga butir pertanyaan untuk karakteristik inspirational (X3), tiga butir pertanyaan untuk karakteristik melampaui ekspektasi (satisfied/X4) dan tiga butir pertanyaan untuk word of mouth marketing pada film Laskar Pelangi (Y).
Kuesioner disebarkan kepada mahasiswa/i S1 reguler Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara sebagai responden berisikan pertanyaan-pertanyaan mengenai karakteristik-karakteristik yang dimiliki film Laskar Pelangi, meliputi reaksi emosional (emotional reaction/X1), delight effect (X2), inspirational (X3), satisfied (X4) sehingga mampu menciptakan word of mouth marketing pada film Laskar Pelangi (Y).
Penulis sebelum mengetahui hasil dari analisis deskriptif, terlebih dahulu membagi karakteristik responden sebagai berikut:
a. Pembagian Responden Berdasarkan Jenis Kelamin dan Stambuk
Mahasiswa/i
Berikut ini adalah tabulasi karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin dan stambuk mahasiswa/i:
Tabel 4.8
Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin dan Stambuk Mahasiswa/i
Stambuk Jumlah
Pria Wanita Persentase (%) n % n % 2005 28 16 11,59 12 8,7 20,29 2006 37 5 3,62 32 23,19 26,81 2007 36 6 4,35 30 21,74 26,09 2008 37 6 4,35 31 22,46 26,81 Total 138 33 23,91 105 76,09 100
Sumber: Data primer dengan pengolahan (2009)
Berdasarkan Tabel 4.8 dapat dilihat bahwa dari 138 responden yang paling banyak dalam penelitian ini adalah wanita sebanyak 76,09%, sedangkan pria sebanyak 23,91%. Jika dilihat dari stambuk mahasiswa/i, maka jumlah responden relatif proporsional tiap stambuk, yaitu 20,29% untuk responden stambuk 2005, 26,81% untuk responden stambuk 2006, 26,09% untuk responden stambuk 2007 dan 26,81% untuk responden stambuk 2008.
b. Pembagian Responden Berdasarkan Frekuensi Menonton dan
Berikut ini adalah tabulasi karakteristik responden berdasarkan frekuensi menonton dan program studi mahasiswa/i:
Tabel 4.9
Karakteristik Responden Berdasarkan Frekuensi Menonton dan Program Studi Mahasiswa/i
Program Studi Jumlah Frekuensi Menonton Persentase (%) 1 kali > 1 kali n % n % Manajemen 52 31 22,46 21 15,22 37,68 IESP 36 31 22,46 5 3,62 26,08 Akuntansi 50 31 22,46 19 13,78 36,24 Total 138 93 67,38 45 32,62 100
Sumber: Data primer dengan pengolahan (2009)
Berdasarkan Tabel 4.9 dapat dilihat bahwa responden yang telah menonton sebanyak 1 kali berjumlah lebih dominan dalam penelitian ini, yaitu sebanyak 67,38%. Karakteristik program studi mahasiswa/i terlihat relatif proporsional berdasarkan persentase jumlah responden yaitu 37,68% responden dari program studi Manajemen, 26,08% responden dari program studi IESP (Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan) dan 36,24% responden dari program studi Akuntansi.
Penulis setelah mengetahui karakteristik dari responden penelitian, berikut ini akan ditampilkan hasil olahan data primer yang merupakan deskriptif penelitian berdasarkan pendapat responden mengenai karakteristik film Laskar Pelangi antara lain emotional reaction (X1), delight effect (X2), inspirational (X3) dan satisfied (X4).
Pendapat Responden Terhadap Variabel Emotional
Reaction/X1 Sumber: Data primer dengan pengolahan SPSS (2009)
Pada Tabel 4.10 dapat dilihat bahwa:
a. Pada indikator pertama, dari 138 responden terdapat 37,7% yang menyatakan sangat setuju bahwa mereka bangga telah menonton film Laskar Pelangi, 58,7% menyatakan setuju, 0,7% menyatakan kurang setuju dan 2,9% menyatakan tidak setuju.
b. Pada indikator kedua, 24,6% responden menyatakan sangat setuju bahwa responden mengatakan kepada orang lain bahwa mereka
telah menonton film Laskar Pelangi, 55,1% menyatakan setuju, 15,2% menyatakan kurang setuju dan 5,1% menyatakan tidak setuju.
c. Pada indikator ketiga, 19,6% responden menyatakan sangat setuju bahwa responden merasakan dirinya lebih baik setelah menonton film Laskar Pelangi, 57,2% menyatakan setuju, 19,6% menyatakan kurang setuju dan 3,6% menyatakan tidak setuju.
Indikator Penelitian (Pertanyaan)
Frekuensi Pendapat Responden (%)
Total Skor: 5 SS Skor: 4 S Skor: 3 KS Skor: 2 TS Skor: 1 STS n % n % n % n % n % n % 1 52 37,7 81 58,7 1 0,7 4 2,9 0 0 138 100 2 34 24,6 76 55,1 21 15,2 7 5,1 0 0 138 100 3 27 19,6 79 57,2 27 19,6 5 3,6 0 0 138 100 4 43 31,2 88 63,8 7 5,1 0 0 0 0 138 100 5 16 11,6 89 64,5 29 21 4 2,9 0 0 138 100 6 38 27,5 91 65,9 7 5,1 2 1,4 0 0 138 100 Rata-rata (%) 25,37 60,87 11,11 2,65 0 100
d. Pada indikator keempat, 31,2% responden menyatakan sangat setuju bahwa film Laskar Pelangi memperkaya pengalaman mereka, 63,8% menyatakan setuju dan 5,1% menyatakan kurang
setuju.
e. Pada indikator kelima, 11.6% responden menyatakan sangat setuju bahwa film Laskar Pelangi sesuai dengan aspirasi mereka, 64,5% responden menyatakan setuju, 21% responden menyatakan kurang setuju dan 2,9 % menyatakan tidak setuju.
f. Pada indikator keenam, 27,5% responden menyatakan sangat setuju bahwa film Laskar Pelangi memiliki arti tersendiri bagi responden, 65,9% menyatakan setuju, 5,1% menyatakan kurang setuju dan 1,4% menyatakan tidak setuju.
Berdasarkan penjelasan tersebut, rata-rata responden menyatakan setuju bahwa film Laskar Pelangi menimbulkan reaksi emosional. Hal ini ditunjukka n melalui perolehan rata-rata hasil sebesar 60,87% pada skor empat (Setuju) dari total enam pertanyaan yang ada.
Berikut ini akan ditampilkan tabel distribusi pendapat responden terhadap karakteristik delight effect (X2):
Tabel 4.11
Pendapat Responden Terhadap Variabel Delight Effect/X2
Sumber: Data primer dengan pengolahan SPSS (2009)
Pada Tabel 4.11 dapat dilihat bahwa:
a. Pada indikator pertama, dari 138 responden terdapat 48,6% yang menyatakan sangat setuju bahwa responden senang menonton film Laskar Pelangi, sedangkan 51,4% menyatakan setuju.
b. Pada indikator kedua, 22,5% responden menyatakan sangat setuju bahwa responden menceritakan film Laskar Pelangi dengan senang hati, sedangkan 64,5% menyatakan setuju, 12,3% kurang setuju dan 0,7% menyatakan tidak setuju
c. Pada indikator ketiga, 42% responden menyatakan sangat setuju bahwa responden menyukai film Laskar Pelangi, sedangkan 57,2% responden menyatakan setuju dan 0,7% kurang setuju.
Berdasarkan penjelasan tersebut, rata-rata responden menyatakan setuju bahwa film Laskar Pelangi menimbulkan delight effect (X2). Hal ini ditunjukkan dengan perolehan rata-rata hasil sebesar 57,71% pada skor empat (Setuju) dari total tiga pertanyaan yang ada.
Berikut akan ditampilkan tabel distribusi pendapat responden terhadap karakteristik inspirational (X3):
Tabel 4.12
Pendapat Responden Terhadap Variabel Inspirational/X3
Indikator Penelitian (Pertanyaan) Skor: 5 SS Skor: 4 S Skor: 3 KS Skor: 2 TS Skor: 1 STS Total n % n % n % n % n % n % 1 67 48,6 71 51,4 0 0 0 0 0 0 138 100 2 31 22,5 89 64,5 17 12,3 1 0,7 0 0 138 100 3 58 42 79 57,2 1 0,7 0 0 0 0 138 100 Rata-rata (%) 37,71 57,71 4,34 0,24 0 100
Sumber: Data primer dengan pengolahan SPSS (2009)
Pada Tabel 4.12 dapat dilihat bahwa:
a. Pada indikator pertama, dari 138 responden terdapat 40,6% yang menyatakan sangat setuju bahwa responden dapat menangkap ide pesan yang ingin disampaikan dalam film Laskar Pelangi dengan
baik, sedangkan 57,2% responden menyatakan setuju, 1,4% kurang setuju dan 0,7% tidak setuju.
b. Pada indikator kedua, 34,8% responden menyatakan sangat setuju bahwa responden merasakan ada gagasan baru yang ingin disampaikan melalui film Laskar Pelangi, sedangkan 61,6% responden menyatakan setuju, 2,9% menyatakan kurang setuju dan 0,7% responden menyatakan tidak setuju.
c. Pada indikator ketiga, 25,4% responden menyatakan sangat setuju bahwa film Laskar Pelangi menginspirasi responden dengan cara yang terbaik, sedangkan 66,7% responden menyatakan setuju, 7,2% menyatakan kurang setuju dan 0,7% responden menyatakan tidak setuju.
Berdasarkan penjelasan tersebut, rata-rata responden menyatakan setuju bahwa film Laskar Pelangi mampu menimbulkan Indikator
Penelitian (Pertanyaan)
Frekuensi Pendapat Responden (%)
Total Skor: 5 SS Skor: 4 S Skor: 3 KS Skor: 2 TS Skor: 1 STS n % n % n % n % n % n % 1 56 40,6 79 57,2 2 1,4 1 0,7 0 0 138 100 2 48 34,8 85 61,6 4 2,9 1 0,7 0 0 138 100 3 35 25,4 92 66,7 10 7,2 1 0,7 0 0 138 100 Rata-rata (%) 33,6 61,85 3,85 0,7 0 100
inspirasi bagi penonton. Hal ini ditunjukkan melalui perolehan rata-rata hasil sebesar 61,85% pada skor empat (Setuju) dari total tiga pertanyaan yang ada.
Berikut ini akan ditampilkan tabel distribusi pendapat responden terhadap karakteristik satisfied (X4):
Tabel 4.13
Pendapat Responden Terhadap Variabel Satisfied /X4
Sumber: Data primer dengan pengolahan SPSS (2009)
Pada Tabel 4.13 dapat dilihat bahwa:
a. Pada indikator pertama, dari 138 responden terdapat 16,7% yang menyatakan sangat setuju bahwa film Laskar Pelangi sesuai dengan harapan responden, sedangkan 65,9% menyatakan setuju, 15,2%
kurang setuju dan 2,2% menyatakan tidak setuju.
b. Pada indikator kedua, 29,7% reponden menyatakan sangat setuju bahwa mereka puas menonton film Laskar Pelangi, sedangkan 61,6% menyatakan setuju, 8% kurang setuju dan 0,7% menyatakan tidak setuju.
c. Pada indikator ketiga, terdapat 25,4% responden yang menyatakan sangat setuju bahwa mereka berharap untuk dapat menonton film Laskar Pelangi setelah menontonnya pertama kali, sedangkan Indikator
Penelitian (Pertanyaan)
Frekuensi Pendapat Responden (%)
Total Skor: 5 SS Skor: 4 S Skor: 3 KS Skor: 2 TS Skor: 1 STS n % n % n % n % n % n % 1 23 16,7 91 65,9 21 15,2 3 2,2 0 0 138 100 2 41 29,7 85 61,6 11 8 1 0,7 0 0 138 100 3 35 25,4 75 54,3 20 14,5 8 5,8 0 0 138 100 Rata-rata (%) 23,93 60,6 12,57 2,9 0 100
54,3% menyatakan setuju, 14,5% kurang setuju dan 5,8% menyatakan tidak setuju.
Berdasarkan penjelasan tersebut, rata-rata responden menyatakan setuju bahwa film Laskar Pelangi mampu memuaskan harapan mereka. Hal ini ditunjukkan melalui perolehan rata-rata hasil sebesar 60,6% pada skor empat (Setuju) dari total tiga pertanyaan yang ada.
Berikut ini akan ditampilkan tabel distribusi pendapat responden terhadap word of mouth marketing pada film Laskar Pelangi:
Tabel 4.14
Pendapat Responden Terhadap Variabel Word of Mouth
Marketing pada film Laskar Pelangi (Y)
Sumber: Data primer dengan pengolahan SPSS (2009)
Pada Tabel 4.14 dapat dilihat bahwa:
a. Pada indikator pertama, dari 138 responden terdapat 13,8% responden yang sangat setuju bahwa mereka hanya memiliki hal-hal yang positif untuk diceritakan saat berbicara tentang film
Laskar Pelangi dengan orang lain, sedangkan 59,4% menyatakan setuju, 24,6% kurang setuju dan 2,2,% menyatakan tidak setuju. b. Pada indikator kedua, 23,2 % responden menyatakan sangat setuju
bahwa mereka merekomendasikan film Laskar Pelangi ke orang Indikator
Penelitian (Pertanyaan)
Frekuensi Pendapat Responden (%)
Total Skor: 5 SS Skor: 4 S Skor: 3 KS Skor: 2 TS Skor: 1 STS n % n % n % n % n % n % 1 19 13,8 82 59,4 34 24,6 3 2,2 0 0 138 100 2 32 23,2 90 65,2 13 9,4 3 2,2 0 0 138 100 3 32 23,2 87 63 15 10,9 4 2,9 0 0 138 100 Rata-rata (%) 20,07 62,53 14,97 2,43 0 100
lain, sedangkan 65,2% menyatakan setuju, 9,4% kurang setuju dan 2,2% menyatakan tidak setuju.
c. Pada indikator ketiga, 23,2% responden menyatakan sangat setuju bahwa mereka mendorong orang lain untuk menonton film Laskar Pelangi, sedangkan 63% menyatakan setuju, 10,9% kurang setuju dan 2,9% menyatakan tidak setuju.
Berdasarkan penjelasan tersebut, rata-rata responden menyatakan setuju terhadap pernyataan dari variabel Y yang merupakan variabel word of mouth marketing pada film Laskar Pelangi. Hal ini ditunjukkan dengan perolehan rata-rata hasil sebesar 62,53% pada skor empat (Setuju) dari total tiga pertanyaan yang ada.