BAB IV TEMUAN DAN ANALISIS DATA
B. Analisis Framing Pemberitaan ISIS (Islamic State of Iraq and
1. Berita Terkait Isu Pemberitaan ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) di Merdeka.ComEdisi September 2014
Merdeka.Com menampilkan pemberitaan mengenai isu ISIS pada edisi September 2014 sebanyak 145 berita. Dari sekian banyak berita tersebut, disini penulis hanya akan menampilkan 3 berita yang akan di frame. Berita tersebut antara lain :
Tabel 4.6
Berita dan Artikel yang terkait dengan isu ISIS di Republika edisi September 2014
Tanggal Judul
3 September 2014 ISIS rilis video wartawan Amerika Steven Sotloff digorok
14 September 2014
Gelar rapat Minggu sore, SBY bahas ISIS
19 September 2014
Kota dikuasai ISIS, ribuan warga Suriah ngungsi ke Turki
2. Frame Merdeka.Comterkait isu pemberitaan ISIS (Islamic State of Iraq and Syria)
Dari keseluruhan berita terkait isu pemberitaan ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) periode September 2014, penulis memilih 3 berita yang menjadi objek penelitian. Berita-berita tersebut adalah berita
pada tanggal 3 September 2014 yang berjudul “ISIS rilis video wartawan Amerika Steven Sotloff digorok”, tanggal 14 September
2014 yang berjudul “Gelar rapat Minggu sore, SBY bahas ISIS”, dan
yang terakhir adalah berita tanggal 19 September 2014 yang berjudul
“Kota dikuasai ISIS, ribuan warga Suriah ngungsi ke Turki”.
Berikut penulis paparkan dalam tabel di bawah ini :
Tabel 4.7
Frame Berita dan Narasumber Berita
Judul Isi Berita Narasumber
ISIS rilis video wartawan Amerika Steven Sotloff digorok
Kelompok militan negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kembali merilis video penggorokan tawanan Amerika Serikat yang kedua, wartawan Steven Sotloff.
Barak Barfi (juru bicara keluarga Sotloff), kantor berita Reuters, militan ISIS.
Gelar rapat Minggu sore, SBY bahas ISIS Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY)Minggu sore menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri dan Wakil Presiden Boediono di Kantor Presiden, Jakarta. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
ribuan warga Suriah ngungsi ke Turki
menanti dibukanya pintu perbatasan saat hendak mengungsi ke wilayah Sanli Urfa, Turki.
3. Analisis Framing Robert N. Entman Pemberitaan Merdeka.Com a. Merdeka.Com: Rabu, 03 September 2014
Judul : ISIS rilis video wartawan Amerika Steven Sotloff digorok
Kelompok militan negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kemarin kembali merilis video penggorokan tawanan Amerika Serikat yang kedua, wartawan Steven Sotloff.
Anggota ISIS bertopeng hitam dalam video itu juga menyampaikan ancaman terhadap tawanan asal Inggris yang mereka sebut bernama David Haines. Mereka memperingatkan pemerintah Inggris untuk menyingkir dari sekutu bersama Amerika melawan ISIS).
Tabel 4.8
Perangkat Framing Entman Problem
Identification
Video penggorokan tawanan Amerika Serikat yang kedua, wartawan Steven Sotloff sebagai bentuk ancaman ISIS terhadap AS yang ditujukan kepada Obama
Causal
Interpretation
Video penggorokan wartawan Amerika Serikat yang dirilis oleh ISIS
Moral Evaluation Video pemenggalan Wartawan AS dianggap benar keasliannya dan dianggap sebagai aksi yang mengancam.
Treatment
Recommendation
Video tersebut menjadi harga yang harus dibayar AS terhadap ISIS.
Problem Identification. Merdeka.Com mengidentifikasi adanya video penggorokan wartawan Steven Sotloff yang kedua, yang mana merupakan bentuk ancaman ISIS terhadap AS yang ditujukan kepada Obama. Sebagaimana dalam berita:
"Saya kembali, Obama, saya kembali karena kebijakan luar negeri Anda yang sombong terhadap ISIS, karena Anda tetap mengebom kami di Amerli, Zumar, dan Mosul, meski kami sudah memperingatkan," ujar pria bertopeng hitam itu kepada Presiden Amerika Barack Obama.
"Sebagaimana rudal-rudal kalian terus menyerang orang-orang kami, begitu pula pisau kami akan terus menggorok leher warga kalian."15
Causal Interpretation. Dalam berita ini Merdeka.Com
menilai video penggorokan Wartawan AS yang dirilis oleh militan ISIS dianggap sebagai penyebab masalah, karena di dalam video tersebut memperlihatkan proses eksekusi tawanan AS yang kedua, yaitu wartawan Steven Sotloff. Yang mana dalam video tersebut ISIS menyatakan bahwa ia melakukan aksi pembunuhan tersebut guna mengancam AS dan memperingatkan pemerintah Inggris,
15
yang ditujukan kepada Obama karena telah bersekutu melakukan serangan terhadap ISIS.
Moral Evaluation. Video pemenggalan wartawan AS yang dirilis oleh ISIS dianggap sebagai penyebab masalah, maka penilaian moral yang diambil adalah video penggorokan tersebut telah dianggap benar keasliannya dan dianggap sebagai aksi yang mengancam. Sebagaimana dalam berita :
Pernyataan dikeluarkan dari keluarga Sotloff melalui juru bicaranya menyatakan video itu asli.
"Keluarga mengetahui ada video ini dan mereka tengah berkabung secara pribadi. Tidak akan ada komentar langsung dari pihak keluarga di masa-masa menyedihkan ini," ujar juru bicara keluarga Barak Barfi.
Gedung Putih belum mengeluarkan pernyataan buat memastikan kebenaran video itu. Namun sejumlah pejabat Amerika mengatakan video itu asli.16
Treatment Recommendation. Dalam berita ini, Republika
Online melihat bahwa isu pemberitaan pemenggalan wartawan AS
yang kedua merupakan video asli dan menjadi harga yang harus dibayar AS karena telah melakukan serangan terhadap ISIS meski sudah diperingatkan. Sebagaimana disajikan dalam berita :
Dalam video itu Sotloff mengatakan dia sedang membayar harga akibat intervensi Amerika di Irak.17
b. Merdeka.Com: Minggu, 14 September 2014
Judul : Gelar rapat Minggu sore, SBY bahas ISIS
16
http://www.merdeka.com/dunia/isis-rilis-video-wartawan-amerika-steven-sotloff-digorok.htmldiakses pada 05 Mei 2015 pukul 14:05
17
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) di Minggu sore (14/9) menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri dan Wakil Presiden Boediono di Kantor Presiden, Jakarta. Agenda utama yang dibahas yakni terkait penangkapan 7 orang, yakni 4 WN Turki dan 3 WNI yang diduga dari kelompok ISIS di Poso, Sulawesi Tengah.
Tabel 4.9
Perangkat Framing Entman Problem
Identification
Presiden SBY menggelar rapat kabinet terbatas bersama Menteri dan Wakil Presiden bahas ISIS.
Causal
Interpretation
Penangkapan 7 orang yang diduga dari kelompok ISIS.
Moral Evaluation Indonesia harus tetap waspada akan bahaya keberadaan ISIS.
Treatment Recommendation
Presiden SBY mengajak berfikir proaktif untuk mencari solusi terbaik tentang ISIS.
Problem Identification.Merdeka.Com mengidentifikasi bahwa Presiden SBY menggelar rapat terbatas membahas soal ISIS. Frame Republika online adalah mengenai penggelaran rapat terbatas yang diadakan oleh SBY bersama sejumlah menteri dan Wakil Presiden di kantor Kepresidenan, Jakarta. Hal tersebut disajikan sebagaimana dalam berita :
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) di Minggu (14/9) sore ini menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri dan Wakil Presiden Boediono di Kantor Presiden, Jakarta.
Dalam rapat terbatas ini, tampak Hadir Wakil Presiden Boediono, Menkopolhukam Djoko Suyanto, Mendagri Gamawan Fauzi, Menlu Marty Natalegawa, Menhan Purnomo Yusgiantoro, Kapolri Jenderal Pol Sutarman, Panglima TNI Jenderal Moeldoko.18
Causal Interpretation. Dalam berita ini Republika Online
lebih menonjolkan bahwa penyebab masalahnya adalah terkait penangkapan tujuh orang yang diduga merupakan anggota jaringan liberal kelompok ISIS. Sebagaimana dalam berita :
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) di Minggu (14/9) sore ini menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri dan Wakil Presiden Boediono di Kantor Presiden, Jakarta. Agenda utama yang dibahas yakni terkait penangkapan 7 orang, yakni 4 WN Turki dan 3 WNI yang diduga dari kelompok ISIS di Poso, Sulawesi Tengah.19
Dalam berita tersebut dijelaskan bahwa kini ISIS telah memasuki wilayah Indonesia, terkait dengan ditangkapnya tujuh orang yang diduga merupakan komplotan jaringan kelompok ISIS yang sebagian di antaranya adalah Warga Negara Turki, dan sebagian lainnya adalah WNI yang bertempat di Poso, Sulawesi Tengah.
Moral Evaluation. Frame adanya penangkapan tujuh orang yang diduga dari kelompok ISIS sebagai penyebab masalah didukung dengan maraknya aksi-aksi kekerasan yang dilakukan
18
http://www.merdeka.com/peristiwa/gelar-rapat-minggu-sore-sby-bahas-isis.htmldiakses pada 05 Mei 2015 pukul 14:15
19
oleh kelompok ISIS di tengah masyarakat dunia. Maka penilaian moral yang dikenakan dalam berita ini adalah Negara Indonesia harus tetap waspada akan bahaya keberadaan ISIS, meski tidak terkena dampaknya secara langsung. Hal ini dijelaskan dalam paragraf empat berita :
"Ini berarti jangan kita terninabobo, jangan kita terlena seolah-olah yang berbahaya itu di luar negeri di Timur Tengah, tetapi kalau kita tidak waspada dan tidak melakukan sesuatu yang tepat bisa juga terjadi di negeri kita tindakan kekerasan seperti itu," pungkas SBY.20
Treatment Recommendation. Dalam berita tersebut
Merdeka.Com melihat bahwa SBY mengajak berfikir proaktif
untuk mencari solusi terbaik tentang ISIS yang telah memasuki wilayah Indonesia. Hal ini disajikan sebagaimana dalam berita :
"Saya kira semua mengikuti perkembangan situasi di Syria, Irak dan sejumlah negara. Dan kemudian gaduh, masyarakat dunia dan lebih bagus kita berpikir menjemput, berpikir proaktif apa yang perlu kita lakukan di Indonesia ini atau kontribusi apa yang bisa Indonesia lalukan bersama-sama masyarakat dunia dapat menghentikan berbagai tindak kekerasan atau tragedi kemanusiaan dari manapun itu datangnya," ujar SBY dalam pembukaan ratas, di Kantornya, Minggu (14/9).21
c. Merdeka.Com: Jum’at, 19 September 2014
Judul : Kota dikuasai ISIS, ribuan warga Suriah ngungsi ke Turki
20
http://www.merdeka.com/peristiwa/gelar-rapat-minggu-sore-sby-bahas-isis.htmldiakses pada 05 Mei 2015 pukul 14:15
21
Ribuan warga Suriah tengah menanti dibukanya pintu perbatasan saat hendak mengungsi ke wilayah Sanli Urfa, Turki. Mereka terpaksa mencari perlindungan ke negara tetangga setelah kampung halamannya dikuasai oleh ekstremis Negara Islam (IS) atau Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).
Tabel 4.5
Perangkat Framing Entman
Problem Identification Ribuan warga Suriah mengungsi ke Turki
Causal Interpretation ISIS menguasai 21 desa di kota Kurdi, Suriah.
Moral Evaluation Aparat menghadang ribuan warga Suriah
Treatment Recommendation
Warga Suriah menunggu pintu perbatasan dibuka
Problem Identification. Republika Online mengidentifikasi adanya ribuan Warga Kurdi asal Suriah yang mengungsi ke Turki demi melindungi diri dari aksi kelompok ISIS yang telah menguasai wilayah kampung halaman mereka. Hal ini dijelaskan sebagaimana dalam berita :
Ribuan warga Suriah tengah menanti dibukanya pintu perbatasan saat hendak mengungsi ke wilayah Sanli Urfa, Turki, Kamis (18/9). Mereka terpaksa mencari perlindungan ke negara
tetangga setelah kampung halamannya dikuasai oleh ekstremis Negara Islam (IS) atau Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).22
Causal Interpretation. Dalam berita ini Merdeka.Com
mengungkapkan bahwa yang menjadi penyebab masalah adalah kelompok ISIS yang telah berusaha menguasai 21 desa di kota Kurdi, Suriah. Hingga warga Suriah terpaksa harus berpindah dan mengungsi ke wilayah Turki guna mencari perlindungan. Seperti yang tertulis dalam paragraf tiga :
Baru-baru ini, ekstremis ISIS menggencarkan serangan besar-besaran dan berhasil menguasai 21 desa di kota Kurdi.23
Moral Evaluation. Kelompok ISIS dianggap sebagai penyebab masalah karena telah berusaha menguasai 21 desa di kota Kurdi, Suriah. Maka penilaian moral yang dikenakan dalam berita ini adalah anggota militer Turki yang sedang berjaga di wilayah perbatasan menghadang perjalanan warga Suriah yang ingin memasuki wilayah Turki. Sebagaimana dalam berita :
Anggota militer Turki menghadang ribuan warga Suriah yang hendak memasuki wilayah Sanli Ulfa, Turki, Kamis (18/9).24
Treatment Recommendation. Dalam berita tersebut
Republika Online melihat bahwa meskipun perjalanan ribuan
22
http://www.merdeka.com/foto/dunia/kota-dikuasai-isis-ribuan-warga-suriah-ngungsi-ke-turki.htmldiakses pada 05 Mei 2015 pukul 14:30
23
http://www.merdeka.com/foto/dunia/kota-dikuasai-isis-ribuan-warga-suriah-ngungsi-ke-turki.htmldiakses pada 05 Mei 2015 pukul 14:30
24
warga Suriah menuju Sanli Ulfa, Turki terhadang oleh anggota militer Turki yang sedang berjaga-jaga di wilayah perbatasan, namunwarga Suriah tetap menunggu hingga pintu perbatasan tersebut dibuka pada hari Jum’at.
C. Analisis Perbandingan Framing antara Republika Online dan