BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1.2 Uji Coba
4.1.2.1 Analisis Hasil Angket/ Cheklist
Media pembelajaran yang telah dibuat diujikan kepada 2 dosen Teknik Elektro dan 2 guru yang berkompeten dalam bidangnya, untuk memvalidasi program dan kemudian diujicobakan pada sejumlah siswa untuk mencari tanggapan dan sikap siswa terhadap program media pembelajaran yang telah dibuat.
Proses pengujian peneliti mengujikan kepada 2 orang guru program keahlian teknik instalasi listrik dari SMK Negeri 1 Semarang. Para guru yang dihadirkan telah menjawab pernyataan dan pertanyaan dengan baik dan benar dalam arti seluruh pertanyaan angket dijawab semua. Hasil analisis skor angket untuk kriteria pendidikan yang telah diisi oleh guru ditunjukkan pada tabel 4.1.
Tabel 4.1 Data Angket Kriteria Pendidikan (Guru) No Indikator Skor Max (N) Skor yang dicapai (n) Persentase ( ) 1. Kurikulum 8 7 87,5 2. Pembelajaran
- Program memiliki topik yang jelas 8 7 87,5 - Program dapat digunakan untuk
pembelajaran individu 8 7 87,5
- Program dapat digunakan sebagai
bahan ajar 8 6 75
- Program dapat digunakan sebagai
pengganti guru 8 6 75
3.
Materi
- Isi materi lengkap 8 6 75
- Program berisi materi konsep dan
soal tes 8 7 87,5
- Soal-soal sesuai dengan materi 8 6 75
4.
Interaksi (Interaction)
- Program bersifat fleksibel 8 6 75
- Program bersifat responsif 8 6 75
5.
Balikan
- Balikan bersifat korektif 8 6 75
- Balikan mempunyai respon yang
bervariasi 8 6 75
Hasil analisis skor angket untuk kriteria tampilan program yang telah diisi oleh guru ditunjukkan pada tabel 4.2.
Tabel 4.2 Data Angket Kriteria Tampilan Program (Guru)
No Indikator Skor Max (N) Skor yang dicapai (n) Persentase ( ) 1. Pewarnaan 8 5 62,5
2. Pemakaian kata dan bahasa
- Menggunakan huruf atau karakter
sesuai 8 6 75
- Menggunkan bahasa Indonesia 8 8 100
3. Tampilan pada layar
- Terdapat navigasi 8 8 100
- Multimedia tersedia secara lengkap 8 7 87,5
4. Program bersifat portable 8 8 100
5. Grafis (Graphics)
- Gambar membuat tampilan lebih
menarik 8 7 87,5
- Gambar membantu mengingat
informasi yang dipelajari 8 6 75
- Gambar terlihat jelas 8 7 87,5
6. Animasi 8 6 75
7. Suara (sound) 8 6 75
8. Perintah, menu dan ikon
- Program mudah dioperasikan 8 6 75
- Program mempunyai menu dan
ikon 8 6 75
- Tersedia menu pilihan dan ikon 8 6 75
9. Desain Interface
- Terdapat splash screen 8 7 87,5
- Desain antar muka interaktif 8 6 75
Hasil analisis skor angket untuk kriteria kualitas teknis yang telah diisi oleh guru ditunjukkan pada tabel 4.3.
Tabel 4.3 Data Angket Kriteria Kualitas Teknis (Guru)
No Indikator Skor Max (N) Skor yang dicapai (n) Persentase ( ) 1. Pengoperasian program
- Program mudah dalam penginstalan 8 8 100
- Program dapat dioperasikan
dengan mudah 8 8 100
- Program dapat dijalankan tanpa
menggunakan CD 8 8 100
2. Reaksi pemakai
- Pemakai merasa senang
menggunakan program 8 6 75
- Pemakai tidak merasa bosan
menggunakan program 8 6 75
3. Keamanan program 8 6 75
4.
Fasilitas pendukung dan tambahan 8 6 75
Penilaian selanjutnya oleh pakar media dosen Jurusan Teknik Elektro yang berkompeten. Dalam pengisian angket oleh dosen yang telah dilakukan dengan baik dan benar, dan diperoleh hasil oleh tabel 4.4.
Tabel 4.4 Data Angket Kriteria Pendidikan (Dosen)
No Indikator Skor Max
(N) Skor yang dicapai (n) Persentase ( ) 1. Kurikulum 8 6 75 2. Pembelajaran
- Program memiliki topik yang jelas 8 7 87,5 - Program dapat digunakan untuk
pembelajaran individu 8 7 87,5
- Program dapat digunakan sebagai
bahan ajar 8 7 87,5
- Program dapat digunakan sebagai
pengganti guru 8 6 75
3.
Materi
- Isi materi lengkap 8 7 87,5
- Program berisi materi konsep dan
soal tes 8 8 100
- Soal-soal sesuai dengan materi 8 8 100
4.
Interaksi (Interaction)
- Program bersifat fleksibel 8 8 100
- Program bersifat responsif 8 6 75
5.
Balikan
- Balikan bersifat korektif 8 6 75
- Balikan mempunyai respon yang
bervariasi 8 5 62,5
Hasil analisis skor angket untuk kriteria tampilan program yang telah diisi oleh pakar multimedia ditunjukkan pada tabel 4.5.
Tabel 4.5 Data Angket Kriteria Tampilan Program (Dosen)
No Indikator Skor Max (N) Skor yang dicapai (n) Persentase ( ) 1. Pewarnaan 8 7 87,5 2.
Pemakaian kata dan bahasa
- Menggunakan huruf atau karakter
sesuai 8 7 87,5
- Menggunkan bahasa Indonesia 8 8 100
3.
Tampilan pada layar
- Terdapat navigasi 8 7 87,5
- Multimedia tersedia secara lengkap 8 6 75
4. Program bersifat portable 8 8 100
5.
Grafis (Graphics)
- Gambar membuat tampilan lebih
menarik 8 7 87,5
- Gambar membantu mengingat
informasi yang dipelajari 8 7 87,5
- Gambar terlihat jelas 8 7 87,5
6. Animasi 8 7 87,5
7. Suara (sound) 8 5 62,5
8.
Perintah, menu dan ikon
- Program mudah dioperasikan 8 6 75
- Program mempunyai menu dan
ikon 8 6 75
- Tersedia menu pilihan dan ikon 8 6 75
9.
Desain Interface
- Terdapat splash screen 8 6 75
- Desain antar muka interaktif 8 6 75
Hasil analisis skor angket untuk kriteria kualitas teknis yang telah diisi oleh pakar multimedia ditunjukkan pada tabel 4.6.
Tabel 4.6 Kriteria Kualitas Teknis (Dosen)
No Indikator Skor Max (N) Skor yang dicapai (n) Persentase ( ) 1. Pengoperasian program
- Program mudah dalam penginstalan 8 7 87,5 - Program dapat dioperasikan dengan
mudah 8 7 87,5
- Program dapat dijalankan tanpa
menggunakan CD 8 7 87,5
2.
Reaksi pemakai
- Pemakai merasa senang
menggunakan program 8 8 100
- Pemakai tidak merasa bosan
menggunakan program 8 5 62,5
3. Keamanan program 8 7 87,5
4. Fasilitas pendukung dan tambahan 8 7 87,5
Jumlah 48
Setelah media tervalidasi selanjutnya media diujicobakan terhadap siswa siswi program keahlian teknik instalasi tenaga listrik. Ujicoba terhadap siswa dilaksanakan di SMK N 1 Semarang pada tanggal 27 Maret 2013. Peneliti menghadirkan 30 siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Instalasi Listrik. Para siswa yang dihadirkan telah menjawab pernyataan dan pertanyaan dengan baik dan benar dalam arti seluruh pertanyaan angket dijawab semua. Hasil analisis skor angket untuk mencari tanggapan siswa ditunjukkan oleh tabel 4.7.
Tabel 4.7 Data Angket Variabel Tanggapan Siswa
No Indikator Skor Max
(N) Skor yang dicapai (n) Persentase ( )
1. Program mempunyai topik yang jelas 120 102 85
2. Isi materi lengkap 120 88 73,33
3. Terdapat soal tes 120 96 80
4. Program bersifat portable 120 98 81,67
5. Pemakaian warna sesuai 120 88 73,33
6. Menggunakan huruf dan karakter sesuai
120 94 78,33
7. Teks terlihat jelas 120 99 82,5
8. Menggunakan Bahas Indonesia baik dan benar
120 103 85,83
9. Gambar terlihat jelas 120 98 81,67
10. Gambar membuat materi lebih menarik
120 97 80,83
11. Animasi menarik 120 92 76,67
12. Sound dapat didengarkan dengan jelas dan sudah tepat
120 82 68,33
13. Program mempunyai menu dan ikon 120 94 78,33 14. Terdapat splash screen sesaat sebelum
program berjalan
120 97 80,83
15. Desain antar muka interaktif 120 99 82,5
16. Program dapat dioperasikan dengan mudah
120 97 80,83
17. Fungsi program tidak dapat diubah oleh pengguna
120 75 62,5
18. Program memiliki fasilitas lain sebagai pendukung proses belajar mengajar
120 95 79,17
Hasil analisis skor angket untuk mencari sikap siswa ditunjukkan pada tabel 4.8.
Tabel 4.8 Data Angket Variabel Sikap Siswa
No Indikator Skor Max
(N) Skor yang dicapai (n) Persentase ( )
1. Kalimat – kalimat dalam materi dapat saya pahami
120 103 85,83
2.
Konsep isi materi acak dalam
penyampainya, sehingga
membingungkan
120 85 70,83
3. Program dapat digunakan untuk pembelajaran individu
120 101 84,17
4. Program tidak dapat digunakan sebagai pengganti guru
120 88 73,33
5. Program bersifat fleksibel (saya dapat menyesuaikan penggunaannya)
120 96 80
6. Saya tidak dapat mengoreksi kesalahan dalam memasukkan input
120 81 67,5
7. Saya suka dengan warna – warna yang ada dalam program
120 91 75,83
8. Gambar tidak dapat membantu mengingat informasi yang dipelajari
120 93 77,5
9. Animasi program mempermudah pemahaman saya.
120 104 86,67
10. Suara dalam program ini terdapat banyak noise (gangguan)
120 81 67,5
11. Tidak terdapat navigasi untuk memudahkan penjelajahan
120 83 69,17
12. Cara menggunakan program ini mudah bagi saya.
120 102 85
13. Program menyulitkan saya dalam peng-instalan
120 95 79,17
14. Saya dapat belajar secara mandiri dengan menggunakan program ini
120 104 86,67
15. Ketika menggunakan program ini saya tidak pernah jenuh.
120 89 74,17
16.
Saya lebih tertarik belajar secara manual dibanding belajar menggunakan program ini
No Indikator Skor Max (N) Skor yang dicapai (n) Persentase ( ) 17.
Saya lebih tertarik belajar tentang Teknik Instalasi Tenaga Listrik setelah menggunakan program ini.
120 95 79,17
18.
Saya tidak senang dengan program ini karena membingungkan saya dalam memahami materi.
120 92 76,67
19.
Ketika sudah menjalankan program dalam waktu yang relative lama, saya merasa bosan dengan program
120 86 71,67
20. Saya dapat latihan soal mandiri untuk belajar.
120 89 74,17
Jumlah 1849
4.1.2.2 Analisis Jawaban Pertanyaan Terbuka
Dari jawaban yang diberikan oleh responden atas pertanyaan dalam instrumen, maka terdapat banyak hal yang harus ditulis tentang program tersebut. Menurut siswa program ini memiliki kelebihan sebagai berikut: bahan ajar ini layak digunakan sebagai bahan ajar teknik instalasi tenaga listrik pokok bahasan mengoperasikan sistem kendali elektromagnetik karena bahan ajar ini dijelaskan secara teori dan visualisasinya dalam bentuk animasi seperti nyata sehingga memudahkan siswa dalam praktek, Menurut guru program ini dapat membantu siswa dalam praktek mengoperasikan sistem kendali elektromagnetik serta membantu siswa dalam belajar mandiri, sedangkan menurut dosen program ini bersifat interaktif, mampu menampilkan visualisasi praktikum serta didukung dengan animasi dalam penjelasan materinya.
Program ini masih mempunyai kekurangan-kekurangan sebagai berikut: suara narasi kurang jelas, animasi kurang banyak, warna kabel sama sehingga membingungkan pengguna. Untuk mengatasi kekurangan- kekurangan tersebut guru dan dosen memberikan saran perbaikan program antara lain: suara narasi diganti dengan yang lebih bagus, animasi diperbanyak, warna kabel perlu dibedakan. Berdasarkan saran yang diterima, penulis telah melakukan perbaikan pada progam ini. Sedangkan pertanyaan apakah program ini layak digunakan sebagai bahan ajar, menurut siswa, guru dan dosen sudah layak digunakan sebagai bahan ajar dengan beberapa tambahan memperbaiki atau membenahi bahan ajar ini agar lebih sempurna.
2.5 Pembahasan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dari hasil angket yang telah diberikan dan diisi dengan baik dan benar, dalam arti seluruh pertanyaan angket dijawab semua oleh 2 dosen dan 2 orang guru, program layak untuk dijadikan bahan ajar teknik instlasi tenaga listrik pada pokok
bahasan “Mengoperasikan Sistem Kendali Elektromagnetik” yang telah
melalui proses validasi program dan selanjutnya dapat dilakukan ujicoba kepada responden siswa. Menurut guru, program ini mempunyai nilai keseluruhan sebesar 229 dengan persentase keseluruhan program 81,79% yang termasuk dalam kategori “Baik”, dengan rincian sebagai berikut : kriteria pendidikan mempunyai nilai 76 dengan persentase 79,17% dapat dilihat pada tabel 4.1, kriteria tampilan program mempunyai nilai 105 dengan
persentase 81,25% dapat dilihat pada tabel 4.2, kriteria kualitas teknis mempunyai nilai 48 dengan persentase 85,71% dapat dilihat pada tabel 4.3. Menurut dosen, program ini mempunyai nilai keseluruhan 235 dengan persentase keseluruhan program 84,30% yang termasuk dalam kategori
“Baik”, dengan rincian sebagai berikut : kriteria pendidikan mempunyai nilai 81 dengan persentase 84,38% dapat dilihat pada tabel 4.4, kriteria tampilan program mempunyai nilai 106 dengan persentase 82,81% dapat dilihat pada tabel 4.5, kriteria kualitas teknis mempunyai nilai 48 dengan persentase 85,71% dapat dilihat pada tabel 4.6.
Hasil angket yang diberikan kepada 30 siswa kelas XI Teknik Instalasi Tenaga Listrik 1 mempunyai nilai 3543 dengan persentase 77,70% menunjukkan bahwa program ini sudah layak untuk digunakan di SMK program keahlian teknik instalasi tenaga listrik, dengan rincian sebagai berikut: hasil angket variabel tanggapan siswa mempunyai nilai 1694 dapat dilihat pada tabel 4.7. Persentase tanggapan siswa terhadap program ini 78,43% termasuk dalam kategori baik. Skor tertinggi pada variabel tanggapan siswa adalah pada indikator pemakaian kata dan bahasa, yaitu pernyataan nomor 8 (Menggunakan Bahas Indonesia baik dan benar) dengan skor 103 dengan persentase sebesar 85,83%, sedangkan skor terendah pada indikator keamanan program, yaitu pernyataan nomor 17 (Fungsi program tidak dapat diubah oleh pengguna) dengan skor 75 dengan persentase 62,5%.
Hasil angket variabel sikap siswa mempunyai nilai 1849 dapat dilihat pada tabel 4.8. Persentase sikap siswa terhadap program ini
menunjukkan 77,04% termasuk dalam kategori baik. Skor tertinggi pada variabel sikap siswa adalah pada indikator reaksi pemakai, yaitu pernyataan nomor 14 (Saya dapat belajar secara mandiri dengan menggunakan program ini) dengan skor 104 dan persentase 86,67%, sedangkan skor terendah pada indikator Interaksi (Interaction), yaitu pernyataan nomor 6 (Saya tidak dapat mengoreksi kesalahan dalam memasukkan input) dengan skor 61 dan persentase 67,5%.
Secara keseluruhan, responden menilai program pembelajaran ini cukup menarik, interaktif, dan telah memenuhi indikator keberhasilan sebesar 81,26% atau dalam kategori “Baik” (hasil ini didapat dari rata-rata keseluruhan persentase yang didapat), tetapi masih ada beberapa kekurangan pada program pembelajaran ini. Berdasarkan hasil tanggapan angket dari siswa, guru dan dosen dapat diketahui kelebihan dan kekurangan dari program ini. Kelebihan-kelebihan program sebagai berikut:
1. Program ini dapat membantu siswa dalam memahmi materi mengoperasikan sistem kendali elektromagnetik.
2. Animasi gambar dibuat seperti gambar nyatanya sehingga mempermudah siswa dalam mempelajari praktek.
3. Program ini dapat digunakan untuk belajar mandiri ataupun instruktur praktek karena sesuai dengan kurikulum serta terdapat visualisasi praktek. 4. Belajar menggunakan program ini lebih efektif dan efisien.
5. Program ini mudah dalam pemakaiannya dan ada bantuaan penggunaan. 6. Terdapat latihan soal.
Sedangkan kekurangan-kekurangan dari program sebagai berikut: 1. Suara narasi kurang jelas.
2. Animasi pada materi masih kurang.
3. Warna kabel sama sehingga membingungkan pengguna.
Perubahan yang diperlukan dalam bahan ajar interaktif ini antara lain:
1. Mengganti suara narasi dengan kualitas suara yang lebih baik. 2. Mengganti gambar pada materi dengan gambar animasi. 3. Pemberian warna kabel yang berbeda.
Dari hasil uji kelayakan oleh siswa dan guru SMK N 1 Semarang, serta dosen Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang menyatakan bahwa bahan ajar mengoperasikan sistem kendali elektromagnetik ini layak digunakan sebagai bahan ajar interaktif di SMK.
Kekurangan–kekurangan dalam pengujian yang belum terealisasi akan menjadi pengembangan program selanjutnya. Pengembangan program yang dapat dilakukan adalah adanya animasi yang lebih menarik sehingga pengguna tidak bosan untuk menggunakan program ini. Penggunaan media gambar perlu dilakukan agar tampilan tidak monoton. Pemakaian warna perlu disesuaikan agar tampilan lebih menarik. Kualitas suara perlu ditingkatkan sehingga suara yang dihasilkan lebih jernih.
52
5.1 Simpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan sebelumnya, dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Program bahan ajar interaktif untuk mata pelajaran “Teknik Instalasi
Tenaga Listrik” dapat dikembangkan dengan bantuan program macromedia flash. Diwujudkan dengan merencanakan naskah, membuat format naskah, pemrograman lengkap, ujicoba program, dan evaluasi. 2. Hasil ujicoba media pembelajaran secara keseluruhan responden, dari
pakar multimedia menyatakan 84,30% dengan kriteria baik, dari guru menyatakan 81,79% dengan kriteria baik, dari siswa di bagi dua variabel yaitu tanggapan dari siswa menyatakan 78,43% dengan kriteria baik dan sikap siswa menyatakan 77,04% dengan kriteria baik. Menurut hasil ujicoba kepada seluruh responden bahan ajar interaktif pada mata
pelajaran “Teknik Instalasi Tenaga Listrik” ini layak digunakan sebagai bahan ajar di SMK dan telah memenuhi indikator keberhasilan dengan persentase rata-rata sebesar 81,26% atau dalam kategori baik.
5.2 Saran
Berdasar penelitian yang telah dilakukan, dapat disarankan bahwa : 1. Program bahan ajar interaktif ini sebaiknya digunakan sebagai bahan
ajar tambahan untuk mata pelajaran teknik instalasi tenaga listrik. 2. Perlu diadakannya penelitian lanjutan tentang pengembangan Program
bahan ajar interaktif dengan model yang lain sebagai tambahan sarana pembelajaran.
DAFTAR PUSTAKA
__________, 2006. Jalan Pintas Menguasai Flash MX. Yogyakarta: CV. Andi
Ali, Mohammad. 1998. Penelitian Kependidikan Prosedur dan Strategi. Bandung : Angkasa.
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : PT. Rineka Cipta.
Arikunto, Suharsimi. 2002. Dasar – Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara.
Arsyad, Azhar. 1997. Media Pembelajaran. Jakarta : PT. Garfindo persada.
Chandra. 2006. 7 Jam Belajar Interaktif Flash Profesional 8 Untuk Orang Awam. Palembang: CV. Maxicom
Darsono & Punidjo, Agus. 1980. Petunjuk Praktek Listrik 2. Departemen Pendidikan Menengah Kejuruan Depdikbud.
Depdiknas.2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka
Fauzi, Muchamad. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif. Semarang: Walisongo Press
Ibrahim, R & Syaodih S, Nana. 2003. Perencanaan Pengajaran. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Koesnandar, Ade. 2003. Pembelajaran Interaktif Dengan Komputer. Jurnal teknodik. Edisi no. 13/VII/ Desember.
MADCOMS. 2007. Macromedia Flash Pro 8. Yogyakarta: CV. Andi.
Majid, Abdul. 2007, Perencanaan Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Sunaryo. 1989. Strategi Belajar Mengajar Dalam Pengajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Depdikbud.
Supranto, J. 2003. Metode Riset Aplikasiny Dalam Pemasaran. Jakarta: PT. Rineka Cipta
LAMPIRAN 1
DAFTAR NAMA RESPONDEN PAKAR MULTIMEDIA
No. Nama Responden NIP Asal Instansi
1. Feddy Setio Pribadi, S.Pd, M.T 197808222003121002 UNNES 2. Drs. Subiyanto, M.T 195003121978031002 UNNES
DAFTAR NAMA RESPONDEN GURU PAKAR
No. Nama Responden NIP Asal Instansi
1. Drs. Maryuni 196308042008011004 SMK N 1 Semarang
2. Hery Prabowo, S.Pd - SMK N 1 Semarang
DAFTAR NAMA RESPONDEN SISWA
No. Nama Responden Asal Instansi
1. Muhamad Bayu Marjoko SMK N 1 Semarang
2. Jafar Sodiq SMK N 1 Semarang
3. Lilik Adi P SMK N 1 Semarang
4. Odi meifyga P SMK N 1 Semarang
6. M. Ifnu R SMK N 1 Semarang
7. Aris Subyanto SMK N 1 Semarang
8. Zaki Raihan Mahdy SMK N 1 Semarang
9. Ferah Suhalang SMK N 1 Semarang
10. Arif Nurracman SMK N 1 Semarang
11. Nur Chalim SMK N 1 Semarang
12. Rian Nugroho SMK N 1 Semarang
13. Wimada Prasota SMK N 1 Semarang
14. Rifqi Maulana SMK N 1 Semarang
15. Rifqi Raeinaki SMK N 1 Semarang 16. Yuli andre G.S SMK N 1 Semarang
17. Bagus Acung B SMK N 1 Semarang
18. Iman Rachmad Santoso SMK N 1 Semarang 19. Dio Wishananta SMK N 1 Semarang
20. Faiq Zaki SMK N 1 Semarang
22. Arief Setio Budhi SMK N 1 Semarang
23. Rahmatia W.Ch SMK N 1 Semarang
24. Cahya Fajar santosa SMK N 1 Semarang
25. Danu Waluyo SMK N 1 Semarang
26. Annisa Andriyani SMK N 1 Semarang 27. Renaldi Priyatna SMK N 1 Semarang
28. Hardi SMK N 1 Semarang
29. Amat Tori SMK N 1 Semarang