• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

B. Analisis Hasil Penelitian

Tes pemahaman konsep pada penelitian ini berupa tes tertulis yang terdiri atas 7 soal uraian. Tes dilaksanakan setelah materi bangun ruang sisi datar diajarkan kepada siswa dikelas secara daring oleh guru. Pemberian tes tertulis dan wawancara dilakukan secara daring melalui madia whatsapp.

Hasil tes siswa selanjutnya diperiksa oleh penulis sesuai dengan pedoman penskoran tes pemahaman konsep. Nilai tes kemampuan pemahaman konsep yang diperoleh oleh siswa sebanyak 28 siswa dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.2 Hasil Tes Kemampuan Pemahaman Konsep Kode

Siswa

Nilai Kriteria Ketuntasan

P1 78,57 Tinggi Tuntas

P16 92,86 Sangat Tinggi Tuntas P17 17,86 Sangat Rendah Tidak Tuntas

P18 64,29 Tinggi Tidak Tuntas

Dari hasil wawancara yang dilakukan dengan guru matematika SMPK St. Yusup Tropodo Sidoarjo, diketahui bahwa nilai KKM pada materi bangun ruang sisi datar yaitu 75. Hasil tes kemampuan pemahaman konsep yang diperoleh tersebut, dapat dilihat bahwa sebanyak 14 siswa nilainya berada dibawah KKM. Hal ini mengartikan bahwa 50% siswa pada kelas tersebut sudah mampu memperlihatkan kemampuannya dalam mamahami konsep dari permasalahan yang diberikan dengan baik.

Berdasarkan hasil tes tersebut juga, Presentase kemampuan pemahaman konsep siswa kelas VIII 4 SMPK St. Yusup Tropodo Sidoarjo pada materi Bangun Ruang Sisi Datar dengan mengunakan exel diperoleh hasil seperti berikut ini:

Gambar 4.1 Presentase Kategori Pemahaman Konsep

Berdasarkan hasil perolehan skor pemahaman konsep dan diagram di atas, dapat dijabarkan penjelasan seperti berikut:

a. Terdapat 32% atau sebanyak 9 siswa berada pada kategori pemahaman konsep sangat tinggi. Hal tersebut mengartikan bahwa sebanyak 32% siswa mampu memperlihatkan kemampuannya dalam mamahami konsep dari permasalahan yang diberikan dan memiliki pemahaman konsep yang sangat tinggi.

b. Terdapat 29% atau sebanyak 8 siswa berada pada kategori pemahaman konsep tinggi. Hal tersebut mengartikan bahwa sebanyak 29% siswa mampu memperlihatkan kemampuannya dalam mamahami konsep dari permasalahan yang diberikan dan memiliki pemahaman konsep yang tinggi.

c. Terdapat 21% atau sebanyak 6 siswa berada pada kategori pemahaman konsep sedang. Hal tersebut mengartikan bahwa

32%

Sangat Tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat Rendah

sebanyak 21% siswa mampu memperlihatkan kemampuannya dalam mamahami konsep dari permasalahan yang diberikan dan memiliki pemahaman konsep yang sedang.

d. Terdapat 14% atau sebanyak 4 siswa berada pada kategori pemahaman konsep rendah. Hal tersebut mengartikan bahwa sebanyak 14% siswa mampu memperlihatkan kemampuannya dalam mamahami konsep dari permasalahan yang diberikan namun memiliki pemahaman konsep yang rendah

e. Terdapat 4% atau sebanyak 1 siswa berada pada kategori pemahaman konsep sangat rendah. Hal tersebut mengartikan bahwa sebanyak 4% siswa mampu memperlihatkan kemampuannya dalam mamahami konsep dari permasalahan yang diberikan namun memiliki pemahaman konsep yang sangat rendah.

Selain dari pengkategorian di atas, dapat dilihat juga rata-rata skor pemahaman konsep pada setiap indikator atau soal tes pemahaman konsep yang ditunjukkan pada tabel berikut:

Tabel 4.3 Rata-rata Skor Tiap Indikator Pemahaman Konsep

Perolehan skor tiap Indikator

Berdasarkan tabel 4.3, dari 7 butir soal yang diberikan diktahui bahwa rata-rata pada setiap indikator di antaranya indikator 1 rata-ratanya 2,57, indikator 2 rata-ratanya 3,39, indikator 3 rata-ratanya 2,82, indikator 4 rata-ratanya 2,07, indikator 5 rata-ratanya 3,79, indikator 6 rata-ratanya 1,79 dan indikator 7 rata-ratanya 2,00. Dari hasil tersebut, dapat dilihat bahwa indikator mengembangkan syarat perlu/syarat cukup dari suatu konsep memiliki rata-rata paling tinggi yaitu 3,64 dan indikator menggunakan, memanfaatan, memilih prosedur atau operasi tertentu memiliki rata-rata paling rendah yaitu 1,79.

Tabel 4.4 Ketercapaian Indikator Pemahaman Konsep

Kode Siswa Katercapaian Indikator Pemahaman Konsep

1 2 3 4 5 6 7

P21 − √ − √ √ √ −

√: Memenuhi Indikator (memperoleh skor 4)

−: Tidak memenuhi indikator

Pada tabel di atas siswa yang mampu menjawab dengan benar sehingga memperoleh hasil sesuai dengan yang ditanyakan akan diberi centang. Siswa-siswa tersebut memperoleh skor 4 pada masing-masing soal dan hal ini mengartikan bahwa siswa tersebut telah mampu memenuhi indikator dari soal yang diberikan dan memperoleh jawaban yang tepat. Dari hasil tes yang dapat dilihat pada tabel 4.4 juga, diperoleh presentase kemampuan pemahaman konsep siswa kelas VIII 4 SMPK St. Yusup Tropodo Sidoarjo dengan menggunakan exel yaitu seperti berikut:

0%

Gambar 4.2 Presentase Ketercapaian Indikator Pemahaman Konsep

Berdasarkan gambar 4.2 dapat dijelaskan bahwa dari tes pemahaman konsep sebanyak 7 soal yang diberikan kepada siswa kelas VIII 4 SMPK St.

Yusup Tropodo Sidoarjo pada materi bangun ruang sisi datar diperoleh ketercapaian siswa dalam kemampuan pemahaman konsep yaitu: 1) 32%

siswa dapat memenuhi indikator kemampuan pemahaman konsep yaitu menyatakan ulang sebuah konsep. 2) 39% siswa dapat memenuhi indikator kemampuan pemahaman konsep yaitu mengklasifikasi objek menurut sifat-sifat tertentu yang sesuai dengan konsepnya. 3) 36% siswa dapat memenuhi indikator kemampuan pemahaman konsep yaitu memberikkan contoh dan bukan contoh dari suatu konsep. 4) 14% siswa dapat memenuhi indikator kemampuan pemahaman konsep yaitu menyajikan konsep dalam bentuk representasi matematis. 5) 93% siswa dapat memenuhi indikator kemampuan pemahaman konsep yaitu mengembangkan syarat perlu / syarat cukup dari suatu konsep. 6) 29% siswa dapat memenuhi indikator kemampuan pemahaman konsep yaitu menggunakan, memanfaatan, memilih prosedur atau operasi tertentu. 7) 29% siswa dapat memenuhi indikator kemampuan pemahaman konsep yaitu mengaplikasikan konsep atau algoritma dalam pemecahan masalah.

2. Hasil Angket Disposisi Matematis

a. Hasil Angket Disposisi Matematis Keseluruhan

Angket yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 20 pernyataan dan diberikan menggunakan google form dan dengan 4 pilihan jawaban. Angket diberikan setelah tes pemahaman konsep dan link google form dibagikan melalui whats app grup. Perolehan skor angket disposisi matematis siswa dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Tabel 4.5 Hasil Tingkat Disposisi Matematis

Kode Siswa Skor Kriteria

P1 72,50 Tinggi

P23 71,25 Tinggi

P24 82,5 Sangat Tinggi

P25 63,75 Tinggi

P26 72,5 Tinggi

P27 71,25 Tinggi

P28 61,25 Tinggi

Rata-rata 77,50

Dari hasil angket siswa tersebut, diperoleh rata-rata seluruhnya sebesar 77,50 dan berada pada kategori tinggi. Jika dibandingkan antara nilai rata-rata tersebut dengan hasil skor angket disposisi matematis yang diperoleh siswa, sebanyak 13 siswa berada dibawah rata-rata. Jika dilihat berdasarkan rata-rata, dapat disebutkan bahwa skor disposisi matematis siswa kelas VIII 4 SMPK St. Yusup Tropodo Sidoarjo pada materi Bangun Ruang Sisi Datar rata-ratanya sebesar 77,50.

Hasil pada tabel 4.5 dapat dilihat tingkatan disposisi matematis siswa kelas VIII 4 SMPK St. Yusup Tropodo Sidoarjo Tahun Ajaran 2020/2021 dengan menggunakan exel dalam bentuk diagram sebagai berikut.

Gambar 4.3 Diagram Tingkat Disposisi Matematis

Berdasarkan gambar 4.3 penjelasan mengenai tingkat disposisi matematis siswa kelas VIII SMPK St. Yusup Tropodo Sidoarjo Tahun Ajaran 2020/2021 dapat dijabarkan seperti berikut:

a) Diperoleh 14% atau sebanyak 4 siswa memiliki tingkat disposisi sangat tinggi. Hal tersebut mengartikan bahwa sebanyak 14%

siswa memiliki ketertarikan dan rasa ingin tahu yang sangat tinggi akan matematika. Dengan disposisi matematis yang sangat tinggi, mereka mampu menjadi individu yang tangguh, ulet, bertanggung jawab, memiliki motif untuk memiliki prestasi yang tinggi, serta dapat mencapai hasil terbaiknya.

b) Diperoleh 82% atau sebanyak 23 siswa memiliki tingkat disposisi matematis yang tinggi. Hal tersebut mengartikan bahwa sebanyak 82% siswa memiliki ketertarikan dan rasa ingin tahu yang sangat tinggi akan matematika. Dengan disposisi matematis yang tinggi juga, mereka mampu menjadi individu

0%

Sangat Tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat Rendah

Presentase Kategori Disposisi Matematis

yang tangguh, ulet, bertanggung jawab, memiliki motif untuk memiliki prestasi yang tinggi, serta dapat mencapai hasil terbaiknya. Namun demikian siswa masih perlu meningkatkan disposisi matematisnya dengan cara meningkatkan kembali beberapa aspek disposisi matematis.

c) Diperoleh 4% siswa atau sebanyak 1 siswa yang memiliki tingkat disposisi matematis sedang. Hal tersebut mengartikan bahwa 4% siswa memiliki ketertarikan dan rasa ingin tahu yang sedang akan matematika atau berada diantara tinggi dan rendah.

Siswa dengan tingkat disposisi yang sedang ini menunjukkan bahwa siswa masih memiliki ketertarikan dan rasa ingin tahu akan matematika. Akan tetapi, siswa masih cenderung tidak konsisten artinya mereka masih menunjukkan sikap kurang tertarik dan masih mudah menyerah dalam menyelesaikan permasalahan matematis.

b. Hasil Analisis Disposisi Matematis pada Tiap Indikator

Berdasarkan hasil angket disposisi matematis siswa SMPK St.

Yusup Tropodo Sidoarjo, selanjutkan akan dilihat presentase disposisi matematis siswa pada setiap indikator. Berikut tabel presentase disposisi matematis siswa pada setiap indikator yaitu:

Tabel 4.6 Hasil dan Presentase Disposisi Matematis Siswa Pada Setiap Indikator

No. Indikator Jumlah Skor

Berdasarkan tabel 4.6 dapat dibuat diagram presentase disposisi matematis pada setiap indikator dengan menggunakan exel seperti berikut:

Gambar 4.4 Diagram Presentase Disposisi Matematis Siswa Pada Setiap Indikator

Berdasarkan gambar 4.4 menjelaskan bahwa berdasarkan angket disposisi matematis sebanyak 20 pernyataan yang diberikan kepada siswa kelas VIII 4 SMPK St. Yusup Tropodo Sidoarjo pada materi

dapat memenuhi indikator disposisi matematis yaitu rasa percaya diri dalam belajar dan menyelesaikan masalah matematika. 2) 76% siswa dapat memenuhi indikator disposisi matematis yaitu fleksibel dalam pembelajaran matematika dan mencoba berbagai alternatif dalam menyelesaikan masalah matematika. 3) 86% siswa dapat memenuhi indikator disposisi matematis yaitu gigih dan tekun dalam mengerjakan latihan dan tugas matematika. 4) 70% siswa dapat memenuhi indikator disposisi matematis yaitu memiliki ketertarikan dan rasa ingin tahu yang tinggi dalam belajar matematika. 5) 76% siswa dapat memenuhi indikator disposisi matematis yaitu melakukan refleksi terhadap cara berpikir dan kinerja dari diri sendiri pada pembelajaran matematika. 6) 70% siswa dapat memenuhi indikator disposisi matematis yaitu menghargai aplikasi matematika dalam bidang lain dan dalam kehidupan sehari-hari. 7) 77% siswa dapat memenuhi indikator disposisi matematis yaitu menghargai peran matematika dalam bidang lain dan dalam kehidupan sehari-hari.

3. Hasil Analisis Hubungan Pemahaman Konsep dan Disposisi Matematis.

Untuk mengetahui hubungan antara pemahaman konsep dan disposisi matematis siswa pada penelitian ini, dilakukan dengan menganalisis secara kualitatif. Analisis kualitatif yang dilakukan yaitu dengan membandingkan hasil tes pemahaman konsep dengan disposisi

matematis siswa. Berikut disajikan tabel perbandingan perolehan pemahaman konsep dan disposisi matematis siswa:

Tabel 4.7 Perbandingan Perolehan Kemampuan Pemahaman Konsep dan Disposisi Matematis

Kode Disposisi Nilai siswa

Berdasarkan Tabel 4.7 menunjukkan bahwa siswa dengan tingkat disposisi matematis tinggi mendominasi memiliki kemampuan pemahaman konsep yang berada pada kategori sangat rendah hingga sangat tinggi. Dari tabel 4.7 juga diperoleh informasi yang dapat dijabarkan seperti berikut:

a) Siswa dengan kemampuan pemahaman konsep sangat tinggi memiliki tingkat disposisi matematis yang sangat tinggi sebanyak 2 siswa dan tinggi sebanyak 7 siswa. Hal tersebut menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan pemahaman konsep sangat tinggi didominasi oleh siswa yang memiliki tingkat disposisi matematis yang tinggi.

b) Siswa dengan kemampuan pemahaman konsep tinggi memiliki tingkat disposisi matematis yang sangat tinggi sebanyak 1 siswa dan tinggi sebanyak 7 siswa. Hal tersebut menunjukkan bahwa siswa dengan tingkat disposisi matematis yang tinggi lebih unggul dalam kemampuan pemahaman konsep. Siswa dengan kemampuan pemahaman konsep yang tinggi menunjukkan bahwa siswa sudah memanfaatkan konsep yang diketahui dan menerapkannya dalam memecahkan suatu masalah pada setiap soal yang diberikan meskipun masih ditemukan beberapa kesalahan.

c) Siswa dengan kemampuan pemahaman konsep sedang memiliki tingkat disposisi matematis yang tinggi sebanyak 6 siswa. Disposisi matematis yang tinggi artinya siswa memiliki motif untuk memiliki prestasi yang tinggi, serta membantu individu mencapai hasil terbaiknya. Sedangkan kemampuan pemahaman konsep sedang artinya siswa telah mampu memahami konsep dan menerapkannya dalam menyelesaikan permasalahan dengan cukup baik meskipun belum maksimal.

d) Siswa dengan kemampuan pemahaman konsep rendah memiliki tingkat disposisi matematis yang sangat tinggi sebanyak 1 siswa, tinggi

sebanyak 2 siswa dan sedang sebanyak 1 siswa. Hal tersebut menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan pemahaman konsep rendah didominasi oleh siswa yang memiliki tingkat disposisi matematis yang bisa dikatakan tinggi.

e) Siswa dengan kemampuan pemahaman konsep sekaligus tingkat disposisi matematis yang tinggi yaitu sebanyak 1 siswa. Hal tersebut menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam memahami konsep matematika masih belum optimal. Selain itu, siswa memiliki kasalahan-kesalahan dalam menerapkan konsep tersebut dalam menyelesaikan soal atau permasalahan yang diberikan.

Berdasarkan hasil tes kemampuan pemahaman konsep dan angket disposisi matematis, akan dihitung nilai r untuk mengetahui hubungannya.

Berikut hasil dari nilai r:

𝑟 = 𝑛 ∑ 𝑥𝑦 − ∑ 𝑥 ∑ 𝑦

Jadi, diperoleh nilai r nya adalah 0,30

Dokumen terkait